Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan PENGARUH METODE DEMONSTRASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MICROSOFT EXCEL KELAS X MANAJEMEN PERKANTORAN DI SMK NEGERI 1 MAGETAN Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 Universitas Negeri Surabaya1. Universitas Negeri Surabaya 2 pos-el: mila. 22115@mhs. id1 , novitrisnawati@unesa. ABSTRAK Kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran menjadi salah satu ukuran keberhasilan proses belajar mengajar. Akan tetapi, hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di SMK Negeri 1 Magetan tergolong rendah karena metode pembelajaran yang diterapkan belum sepenuhnya membantu siswa memahami prosedur penggunaan Excel secara konkret. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 1 Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian quasi experimental design menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu X MP3 sebagai kelas eksperimen dan X MP2 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas. Independent Sample t-test, serta perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kedua kelas. Nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 57,91, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 38,81. Terdapat pengaruh penerapan metode demonstrasi menggunakan video pembelajaran interaktif efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel. Kata kunci : Metode Demonstrasi. Video Pembelajaran Interaktif. Hasil Belajar. Microsoft Excel ABSTRACT StudentsAo ability to understand learning material is one of the key indicators of the success of the teaching and learning process. However, studentsAo learning outcomes in Microsoft Excel material at SMK Negeri 1 Magetan are still relatively low because the learning methods used have not fully helped students comprehend the procedures for using Excel concretely. This study aims to analyze the effect of implementing the demonstration method using interactive video learning media on improving the learning outcomes of Grade X Office Management students at SMK Negeri 1 Magetan. The research employed a quantitative approach with a quasiexperimental design using a nonequivalent control group design. The sample consisted of two classes, namely X MP3 as the experimental class and X MP2 as the control class, each consisting of 36 students. Data were collected through pretest and posttest, then analyzed using normality and homogeneity tests, the Independent Sample t-test, and N-Gain calculations. The results showed a significance value of 0. 000 < 0. 05, indicating a significant difference in learning outcomes between the two classes. The average N-Gain score of the experimental class was 57. higher than that of the control class at 38. It can be concluded that the implementation of the demonstration method using interactive video learning media effectively improves studentsAo learning outcomes in Microsoft Excel material. Keywords: Demonstration Method. Interactive Learning Video. Learning Outcomes. Microsoft Excel Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan proses terencana yang berperan dalam membentuk karakter, sikap, dan keterampilan peserta didik beradaptasi dengan perkembangan zaman yang penyampaian pengetahuan dasar. Kegiatan pembelajaran menjadi sarana sebagai wujud nyata dari implementasi Proses pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan terencana yang dilakukan pendidik untuk memfasilitasi peserta didik mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Hermawan et al. , 2. Berdasarkan makna tersebut, dapat disimpulkan interaksi aktif antara pendidik yang mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui komponen pembelajaran yang Komponen pembelajaran meliputi peserta didik, metode pengajaran, pembelajaran (Dhea et al. , 2. Keberhasilan pembelajaran diukur melalui hasil belajar yang berfungsi kemampuan peserta didik. Hasil Belajar merupakan perubahan perilaku yang mencakup penguasaan konsep, sikap, nilai, dan keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman belajar (Purnomo Aji & Sri Wulandari, 2. Program keahlian manajemen perkantoran di SMK Negeri 1 Magetan untuk materi Microsoft Excel menjadi bagian bagian penting dalam menunjang kompetensi siswa di bidang administrasi dan pengolah kata. Berdasarkan tujuan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan pembelajaran pada mata pelajaran informatika, yaitu : . Melakukan integrasi konten aplikasi perkantoran seperti, pengolah kata (Microsoft Wor. , pengolah angka (Microsoft Exce. , dan presentasi (Microsoft Power Poin. , . Menggunakan fitur lanjut aplikasi perkantoran, dan . Menyajikan hasil kerja dalam bentuk representasi yang mudah dipahami dan Berdasarkan pembelajaran fokus pembelajaran mata pelajaran informatika dapat disimpulkan tujuan pembelajaran Microsoft Excel membekali peserta didik dengan keterampilan dasar dalam mengelola Oleh karena itu, siswa diharapkan mampu memahami serta menerapkan berbagai fungsi dan rumus dalam Microsoft Excel untuk mendukung kompetensi mereka di dunia kerja. Sehingga pembelajaran materi Microsoft Excel pembelajaran yang tepat dan mampu memfasilitasi siswa dalam memahami langkah-langkah penerapan konsep Excel. Pemilihan metode yang sesuai pengetahuan, keterampilan, serta motivasi siswa. Metode pembelajaran kegiatan mencontohkan suatu proses secara langsung kepada peserta didik (Cut Rina. TB. Endayani. Metode demonstrasi merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan meningkatkan daya pikir serta penggunaan alat atau bahan ajar dengan cara diperagakan secara langsung di depan kelas (Pardanus. Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 Berdasarkan kedua perspektif pembelajaran yang menekankan pada peragaan langsung suatu proses, situasi, atau objek, baik nyata maupun tiruan, yang dipadukan dengan penjelasan lisan untuk membantu siswa memahami materi secara konkret serta melatih daya pikir dan Pada penelitian ini pelaksanaan metode demonstrasi menggunakan Teori Kognitif Sosial Albert Bandura sebagai dasar teori. Teori Kognitif sosial memiliki 4 komponen penting, . Attention, siswa memperhatikan dengan saksama apa yang didemonstrasikan, . Retention , menyimpan informasi yang telah diamati dalam ingatan, . Motor Reproduction, berdasarkan informasi yang tersimpan, dan . Motivation, adanya dorongan untuk mengulang atau menerapkan kembali pengetahuan tersebut dalam Penggunaan media pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi serta daya tarik proses belajar mengajar. Penerapan metode demonstrasi yang dipadukan dengan media visual yang menarik terbukti efektif membantu peserta didik memahami materi secara lebih mendalam dengan lebih baik. Pemanfaatan video pembelajaran interaktif mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga berdampak positif pada hasil belajar. Berdasarkan hasil wawancara awal di SMK Negeri 1 Magetan, diketahui bahwa proses pembelajaran pada mata Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Microsoft Excel menggunakan metode penugasan. Metode kemandirian siswa (Sutikno et al. Namun dalam pelaksanaanya kurang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Excel karena minimnya bimbingan langsung dan keterbatasan waktu eksplorasi mandiri. Akibatnya, sebagian besar siswa belum mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Pada kelas X MP1 hanya 40% siswa yang mencapai KKM, kelas X MP2 sebanyak 36%, dan kelas X MP3 Data menunjukkan rendahnya penguasaan siswa terhadap materi Microsoft Excel serta perlunya penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan Salah satu alternatif yang potensial adalah penggunaan metode demonstrasi menggunakan media Pendekatan ini memungkinkan siswa pembelajaran secara langsung melalui visualisasi video, sekaligus memberi mengulang materi secara mandiri. Meski penelitian tentang metode demonstrasi telah banyak dilakukan, sebagian besar masih berfokus pada mata pelajaran teori seperti Bahasa Indonesia. IPS, dan IPA, tanpa mengintegrasikan penggunaan media video interaktif secara khusus pada pembelajaran berbasis perangkat lunak seperti Microsoft Excel. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki fokus baru demonstrasi dengan dukungan video interaktif pada konteks pembelajaran Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 Penelitian ini bertujuan untuk demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di SMK Negeri 1 Magetan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis siswa melalui pembelajaran yang lebih konkret dan aplikatif. Penelitian dilakukan oleh (Natalia & Tacoh, 2. yang berjudul AuPengaruh Metode Demonstrasi peningkatan hasil belajar siswa pada penggunaan Google DocsAy yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kognitif kelas eksperimen dan kontrol. Penelitian lain yang dilakukan oleh (Angela, 2. yang berjudul Au Pengaruh Metode Demonstrasi disertai video animasi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas Vi SMP Negeri 6 KerinciAy yang menunjukkan hasil nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil post-test kelas kontrol. Hipotesis dalam penelitian ini dapat di rumuskan menjadi hipotesis alternative (HC. dan hipotesis nihil (HCA) sebagai berikut : (HC. : Terdapat pengaruh metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di kelas X Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Magetan. (HCA) Tidak terdapat pengaruh metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di kelas X Manajemen Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Perkantoran SMK Negeri 1 Magetan. Berdasarkan latar belakang melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Metode Demonstrasi Menggunakan Media Video Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Microsoft Excel Kelas X Manajemen Perkantoran Di SMK Negeri 1 MagetanAy. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain Quasi Experimental Design Nonequivalent Control Group Design. Rancangan ini melibatkan eksperimen dan kelas kontrol, yang masing-masing diberikan pre-test dan post-test untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap hasil belajar (Sugiono, 2. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif. Penelitian ini dilaksanakan selama empat minggu, terhitung sejak 29 September hingga 24 Oktober 2025 pada semsetar ganjil tahun ajaran 2025/2026 di SMK Negeri 1 Magetan yang berlokasi di Jl. Kartini No. Kecamatan Magetan. Kabupaten Magetan. Jawa Timur. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas yaitu kelas X MP3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MP2 sebagai kelas kontrol. Setiap kelas terdiri dari 36 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 berdasarkan rekomendasi guru mata Instrumen penelitian meliputi perangkat pembelajaran dan pretset posttes yang sebelumnya diuji coba untuk mengetahui tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Soal terdiri dari 20 butir pilihan ganda mencakup penggunaan rumus dasar seperti SUM. AVERAGE. MIN. MAX, serta penerapan fungsi logika dan (IF. VLOOKUP. HLOOKUP). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik wawancara dan tes. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: . uji Kolmogorov-Smirnov. homogenitas menggunakan LeveneAos Test untuk memastikan kesamaan varians antar kelompok. uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test. perhitungan N-Gain Score untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Analisis ini dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistic 25. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian diperoleh melalui pelaksanaan pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum pembelajaran serta peningkatan hasil belajar setelah diterapkan metode Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan pencapaian siswa pada kelas eksperimen dan kontrol Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan terdapat perbedaan yang terlihat pada gambar berikut. Perbandingan Hasil Pretest dan Posttest Kelas Kontrol 30-45 46-55 56-65 66-75 76-85 86-100 Hasil Pretest Hasil Posttest Gambar 1. Hasil Kelas Kontrol Sumber : Diolah Peneliti . Berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest kelas kontrol, dapat dilihat adanya perubahan signifikan pada distribusi nilai siswa sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran. Pada saat pretest, nilai siswa cenderung dominan berada pada rentang rendah, dengan frekuensi tertinggi di kisaran 30Ae45, sementara tidak terdapat siswa yang mencapai rentang nilai tertinggi 86Ae100. Setelah dilakukan posttest, terlihat adanya pergeseran distribusi frekuensi nilai ke arah yang lebih tinggi. Hal ini kemampuan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran metode Jumlah siswa dengan nilai rendah menurun, sedangkan jumlah siswa dengan nilai sedang hingga tinggi mengalami peningkatan yang cukup Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan berdasarkan gambar diatas, hasil yang diperoleh kelas eksperimen mengalami peningkatan yang baik sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu dengan menerapkan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran Perbandingan Hasil Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen Hasil Pretest Gambar Eksperimen Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data hasil belajar berdistribusi normal dalam materi Microsoft Excel kelas X Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Magetan. Data dinyatakan berdistribusi normal apabila nilai Sig > 0,05. Tabel 1. Uji Normalitas Hasil Posttest Hasil Kelas Sumber : Diolah Peneliti . Sedangkan berdasarkan gambar perbandingan hasil pretest dan posttest kelas eksperimen, dapat dilihat adanya perubahan signifikan pada distribusi nilai siswa sebelum dan sesudah metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif. Pada saat pretest, sebagian besar siswa memperoleh nilai pada rentang 30Ae55, dengan frekuensi tertinggi berada pada kategori 46Ae55. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih berada pada tingkat rendah hingga Setelah dilakukan posttest, terjadi pergeseran distribusi nilai ke arah yang lebih tinggi. Jumlah siswa dengan nilai rendah mengalami penurunan yang sangat signifikan, sementara siswa Frekuensi berpindah ke rentang 76Ae85 dan terdapat beberapa siswa yang berhasil mencapai rentang nilai tertinggi 86Ae100. Apabila Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Sumber: Diolah Peneliti . Berdasarkan uji normalitas yang telah dilakukan dengan menggunakan taraf sig > 0,05. Hasil uji normalitas dengan menggunakan Shapiro Wilk menunjukkan bahwa hasil pretest kelompok eksperimen miliki nilai sig 65 > 0,05 dan hasil posttest kelompok eksperimen memiliki nilai sig 384 > 0,05. Hasil Pretest kelompok kontrol memiliki nilai sig 0. 96 > 0,05 dan hasil postetst kelompok kontrol memiliki nilai sig 255 > 0,05. Maka dapat disimpulkan hasil belajar siswa baik pretest maupun posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Uji Homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 mengetahui apakah varians data hasil belajar dinyatakan homogen apabila nilai Sig > dari 0,05. JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Tabel. 3 Uji Hipotesis Tabel 2. Uji Homogenitas Sumber: Diolah Peneliti . Sumber: Diolah Peneliti . Hasil menunjukkan hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif dan kelas kontrol yang menggunakan metode penugasan diperoleh nilai signifikansi (Sig. ) sebesar 0,920 > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa varians data hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah homogen. Berdasarkan Tabel menunjukkan bahwa nilai (Sig. 0,000 < 0,05 disimpulkan bahwa HCA ditolak dan HCa diterima, artinya penerapan metode demonstrasi pembelajaran interaktif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel di kelas X Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Magetan. Uji Hipotesis Uji menggunakan uji Independent Sample TTest digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan metode demonstrasi menggunakan media video interaktif dan siswa yang menggunakan metode Kriteria keputusan pada uji t adalah apabila nilai Sig. -taile. < 0,05 maka HCA ditolak dan HCa diterima. Sebaliknya, jika nilai Sig. -taile. > 0,05 maka HCA diterima dan HCa ditolak. Hasil uji hipotesis pada tabel berikut : Uji N-Gain Uji N-Gain dilakukan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diberikan treatment pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil uji NGain pada tabel berikut : Tabel. 4 Uji N-Gain Kelas Eksperimen Kontrol Mean Std. NMaximum Deviation Gain 57,91 38,81 20,29 17,82 Sumber : Diolah Peneliti . Berdasarkan hasil analisis uji NGain pada kelas eksperimen sebesar Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 57,91 tergolong dalam kategori Adapun rata-rata N-Gain pada kelas kontrol sebesar 38,81 termasuk dalam kategori sedang namun dengan nilai yang lebih rendah dibandingkan Hal menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada kelas kontrol penugasan tidak sebesar peningkatan pada kelas eksperimen. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi pembelajaran interaktif lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode Pengaruh metode demonstrasi pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa materi microsoft perkantoran SMK Negeri 1 Magetan Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji Independent Sample t-test sebesar 0,000 < 0,05, sehingga HCA ditolak dan HCa diterima. Artinya, metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel kelas X Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 1 Magetan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan pembelajaran interaktif pada kelas eksperimen menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol dengan metode Analisis membuktikan terdapat perbedaan Hasil ini sejalan dengan teori Kognitif Sosial Bandura . menyatakan bahwa pembelajaran terjadi melalui observasi dan Pada tahap attention, siswa diarahkan untuk memperhatikan setiap langkah yang diperagakan guru maupun yang ditampilkan dalam video interaktif. Daya tarik visual dan contoh nyata membuat siswa lebih mudah fokus dan terhindar dari Fokus perhatian ini konsentrasi belajar yang kuat karena langsung tentang penerapan konsep Excel dalam situasi nyata. Tahap retention terjadi ketika siswa menyimpan informasi yang diamati dalam ingatan jangka panjang. Melalui penjelasan dan demonstrasi mengingat prosedur kerja Microsoft Excel secara runtut. Media video berperan besar dalam memperkuat memori visual karena siswa dapat mengulang tayangan hingga benarbenar Selanjutnya, motor reproduction menuntut siswa untuk meniru dan mempraktikkan keterampilan yang telah diamati. Pada meningkat secara signifikan karena mereka berpartisipasi langsung dalam Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 proses belajar melalui praktik mandiri. Aktivitas ini menumbuhkan rasa percaya diri serta mengaktifkan keterampilan berpikir kritis dalam memecahkan masalah yang muncul selama praktik. Komponen motivation, menjadi faktor penggerak keterlibatan dan konsentrasi siswa. Ketika demonstrasi guru yang menampilkan langkah-langkah penggunaan Microsoft Excel muncul dorongan intrinsik untuk mencapai hasil yang sama. Selain itu, media video pembelajaran interaktif yang dibuat oleh peneliti dan disesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menambah motivasi belajar siswa. Video tersebut menampilkan langkahlangkah penerapan materi Microsoft Excel secara sistematis dan menarik, sehingga siswa lebih bersemangat dan fokus mengikuti setiap tahapan Hasil penelitian ini mendukung temuan sebelumnya oleh Natalia dan Tacoh . serta Angela . yang menunjukkan bahwa metode meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Selain itu, hasil ini juga diperkuat oleh penelitian Dhea et al. dan Falenti et al. yang menyimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi dengan bantuan pengalaman belajar yang lebih bermakna, meningkatkan pemahaman capaian hasil belajar yang lebih tinggi Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 2. Desember 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan dibandingkan metode pembelajaran Hasil penelitian ini secara keseluruhan membuktikan bahwa penerapan metode demonstrasi pembelajaran interaktif tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga memperkuat aspek kognitif dan Hal menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan demonstrasi langsung dengan media visual yang dirancang sesuai kurikulum mampu menciptakan pengalaman belajar yang KESIMPULAN Dari penelitian yang telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif pada materi Microsoft Excel kelas X Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 1 Magetan memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penerapan metode demonstrasi terbukti efektif dalam mengubah pembelajaran yang sebelumnya bersifat pasif menjadi lebih aktif dan interaktif, di mana siswa pengamatan, peniruan, dan penerapan langkah-langkah kerja melalui tayangan video pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif pada kelas eksperimen memperoleh rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode Hal ini membuktikan bahwa metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif mampu membantu siswa memahami materi Microsoft Excel secara lebih Mila Aprilia Suseno1. Novi Trisnawati2 konkret dan terstruktur. Penggunaan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif ini mendorong siswa belajar aktif melalui pengamatan dan praktik langsung, meningkatkan motivasi serta rasa percaya diri, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna Adapun keterbatasan dalam penelitian ini terletak pada ruang lingkup penelitian yang hanya difokuskan pada menggunakan media video pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel kelas X Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 1 Magetan. Berdasarkan hal tersebut, disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji penerapan metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif pada mata pelajaran atau program keahlian lain agar diperoleh gambaran yang lebih luas mengenai efektivitas metode ini. Selain itu, bagi pendidik metode demonstrasi menggunakan media video pembelajaran interaktif dapat dijadikan alternatif inovatif dalam kegiatan pembelajaran meningkatkan keterlibatan, konsentrasi, motivasi, serta hasil belajar siswa. DAFTAR PUSTAKA