Jurnal AbdiMU : Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 No. 2 | November 2025 : hal 144-152 DOI: 10. https://jurnal. id/index. php/abdimu e-ISSN: 2797-3468 Pendampingan Implementasi Website Sistem Informasi PHBS Rumah Tangga untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Data Utami Aryanti1. Moh. Taufan Anwar2. Sofia Dewi3. Rifdah Naasiyah4 1,3,4Sistem Informasi. Universitas MaAosoem. Indonesia 2Informatika. Universitas MaAosoem. Indonesia taufan0264@gmail. Received : OctAo 2025 Revised : OctAo 2025 Accepted : OctAo 2025 Published : NovAo 2025 ABSTRACT Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important indicator in improving public health. However, the process of collecting data and fostering PHBS in households in the Cicalengka DTP Community Health Center (Puskesma. is still done manually, often causing obstacles in data management and reporting. This community service activity aims to assist the Puskesmas in digitizing the process of collecting data and fostering PHBS through the creation of a information system website. The implementation method includes needs analysis, system design, implementation, user training, and field evaluation. The results of the activity indicate that the developed website can facilitate officers in collecting household data, monitoring PHBS indicators, and providing more structured guidance. In addition, the training activity increases officers' understanding of the use of information technology to support public health programs. Keywords :PHBS. Community Service. Community Health Center. Information Systems. Website. ABSTRAK Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Namun, proses pendataan dan pembinaan PHBS rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Cicalengka DTP masih dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan kendala dalam pengelolaan data dan pelaporan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu pihak Puskesmas dalam mendigitalisasi proses pendataan dan pembinaan PHBS melalui pembuatan website sistem informasi. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah participatory action meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pelatihan penggunaan, serta evaluasi penerapan di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website yang dikembangkan mampu mempermudah petugas dalam mendata rumah tangga, memantau indikator PHBS, serta melakukan pembinaan secara lebih terstruktur. Selain itu, kegiatan pelatihan meningkatkan pemahaman petugas mengenai pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Kata Kunci : PHBS. Pengabdian Masyarakat. Puskesmas. Sistem Informasi. Website. PENDAHULUAN Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Melalui PHBS, masyarakat diharapkan mampu menerapkan kebiasaan hidup sehat, seperti Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Namun, berdasarkan hasil observasi di Puskesmas Cicalengka DTP Kabupaten Bandung, masih ditemukan banyak rumah tangga yang belum memenuhi indikator PHBS. Salah satu penyebabnya adalah terbatasnya sarana pendataan dan pelaporan kegiatan pembinaan, yang masih dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam penyimpanan, rekapitulasi, dan analisis data rumah tangga sehat, serta keterlambatan dalam pelaporan ke Dinas Kesehatan. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah petugas kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Cicalengka DTP. Petugas dan kader memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam pendataan serta pembinaan PHBS rumah tangga. Namun, kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi informasi masih terbatas. Dengan adanya digitalisasi sistem, diharapkan mereka dapat lebih mudah mendokumentasikan hasil kunjungan rumah tangga dan memantau indikator kesehatan lingkungan secara real-time. Masalah utama yang dihadapi oleh Puskesmas adalah belum tersedianya sistem informasi terintegrasi yang mampu menampung data PHBS rumah tangga secara sistematis. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan penyusunan laporan dan minimnya data akurat sebagai dasar pengambilan keputusan program kesehatan masyarakat. Selain itu, kegiatan pembinaan masyarakat sering dilakukan tanpa data yang terbarui, sehingga sulit menilai perubahan perilaku rumah tangga dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah solusi berbasis teknologi yang dapat membantu proses pendataan, pembinaan, dan pelaporan PHBS secara lebih efisien dan akurat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan website sistem informasi pendataan serta pembinaan PHBS rumah tangga berbasis Website yang dapat digunakan oleh petugas Puskesmas dan kader kesehatan. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian juga memberikan pelatihan penggunaan sistem kepada petugas dan kader, sehingga mereka dapat mengoperasikan aplikasi secara mandiri. Dengan demikian, program PHBS dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan di lingkungan Puskesmas Cicalengka DTP. Secara teoretik, kegiatan ini didasarkan pada konsep sistem informasi manajemen kesehatan yang berperan dalam mendukung pengambilan keputusan dan peningkatan layanan publik. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi berbasis web mampu meningkatkan efisiensi pendataan kesehatan serta mempercepat pelaporan ke instansi terkait . Berdasarkan landasan tersebut, pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital di sektor kesehatan masyarakat. Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi Universitas MaAosoem bekerja sama dengan Puskesmas Cicalengka DTP Kabupaten Bandung. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama empat bulan, dimulai dari tahap perencanaan, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi website, hingga pelatihan dan evaluasi penerapan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action, di mana tim pelaksana dan mitra terlibat secara aktif dalam setiap tahap kegiatan untuk memastikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Adapun tahapan Ae tahapan yang dilakukan pada penelitian ini diantara nya : Analisis Perancangan Implementasi dan Uji Coba Pelatihan dan Sosialiasi Evaluasi dan Pendampingan Gambar 1. Tahapan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahap Analisis Kebutuhan Tahap awal dimulai dengan observasi dan wawancara terhadap petugas Puskesmas serta kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Cicalengka DTP. Tujuan tahap ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi, alur kerja pendataan PHBS rumah tangga, serta permasalahan yang dihadapi dalam proses Hasil analisis menunjukkan bahwa proses pencatatan masih menggunakan formulir kertas dan data dikompilasi secara manual, sehingga menimbulkan risiko kehilangan data dan keterlambatan laporan. Tahap Perancangan Sistem Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, tim pengabdian merancang sistem informasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Basis data dirancang dengan MySQL, meliputi tabel-tabel utama seperti data rumah tangga, indikator PHBS, kegiatan pembinaan, dan laporan hasil pembinaan. Desain Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 antarmuka dibuat sederhana agar mudah digunakan oleh petugas dan kader, dengan mempertimbangkan prinsip user-friendly interface yaitu antarmuka pengguna yang mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, bahkan tanpa harus memiliki pengetahuan teknis yang mendalam. Tahap Implementasi dan Uji Coba Setelah tahap perancangan selesai, sistem diimplementasikan dan diuji di lingkungan internal Puskesmas. Fitur utama website meliputi: pendataan rumah tangga, pengelolaan indikator PHBS, pencatatan kegiatan pembinaan, pembuatan laporan otomatis, serta dashboard monitoring. Uji coba dilakukan bersama petugas Puskesmas dan kader dengan metode user acceptance test (UAT) untuk memastikan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna . Tahap Pelatihan dan Sosialisasi Tahap berikutnya adalah pelatihan penggunaan sistem kepada petugas dan kader kesehatan. Pelatihan dilakukan di aula Puskesmas Cicalengka DTP dengan metode demonstrasi langsung serta praktik mandiri menggunakan laptop masingmasing peserta. Materi pelatihan mencakup cara login, input data rumah tangga, pembaruan data pembinaan, dan cara menghasilkan laporan digital. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi literasi digital bagi peserta agar mampu mengoperasikan teknologi informasi dengan baik. Tahap Evaluasi dan Pendampingan Evaluasi dilakukan setelah sistem digunakan selama dua minggu di Tim pengabdian melakukan wawancara dan survei kepuasan pengguna untuk menilai kemudahan penggunaan, keandalan sistem, serta manfaat yang Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 80% pengguna merasa sistem membantu mempercepat proses pendataan dan pelaporan PHBS. Selain itu, tim pelaksana juga melakukan pendampingan teknis pasca pelatihan untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan sistem di Puskesmas Cicalengka DTP. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Cicalengka DTP menghasilkan website sistem informasi pendataan dan pembinaan PHBS rumah tangga berbasis website yang dapat digunakan secara efektif oleh petugas kesehatan dan kader. Website ini telah diuji dan diterapkan pada kegiatan pembinaan rumah tangga sehat di wilayah kerja Puskesmas. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan efisiensi dalam proses pencatatan, pelaporan, dan pengawasan kegiatan PHBS, sekaligus memperkuat kapasitas digital para petugas kesehatan di Hasil Implementasi Sistem Sistem informasi yang dikembangkan memiliki beberapa fitur utama, yaitu: Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 Pendataan Rumah Tangga Ae Petugas dapat memasukkan data rumah tangga, termasuk identitas kepala keluarga, alamat, dan status indikator PHBS. Gambar 2. Halaman Pendataan Rumah Tangga Pendataan PHBS Ae Fitur ini digunakan untuk pendataan PHBS rumah tangga di Puskesmas Cicalengka DTP. Formulir ini berisi pertanyaanpertanyaan tentang indikator PHBS rumah tangga yang harus diisi oleh Sistem menyediakan 10 indikator utama PHBS rumah tangga sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu Proses persalinan dibantu oleh tenaga kesehatan. Memberi bayi ASI eksklusif. Menimbang bayi dan balita. Menggunakan air bersih. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun. Menggunakan jamban sehat. Memberantas jentik di rumah. Makan buah dan sayur setiap hari. Melakukan aktivitas fisik setiap hari. Tidak merokok di dalam rumah. Gambar 3. Halaman Pendataan PHBS Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 Catatan Pembinaan Ae Fitur ini memungkinkan petugas mencatat hasil dan menentukan tindak lanjut. Halaman ini merupakan halaman yang menunjukkan saran tentang status bahwa keluarga tersebut termasuk keluarga yang ber-PHBS atau tidak PHBS. Gambar 4. Halaman Catatan Pembinaan LaporanAe Sistem mampu menghasilkan laporan otomatis berdasarkan periode tertentu . ingguan, bulanan, tahuna. yang dapat diekspor dalam format PDF. Gambar 6. Halaman Laporan PHBS Dari hasil uji coba, sistem terbukti mampu mengurangi kesalahan input dan mempercepat proses rekapitulasi data hingga 40% lebih cepat dibandingkan metode manual. Selain itu, penyimpanan data berbasis MySQL memudahkan petugas untuk melakukan pencarian data secara cepat dan efisien. Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 Dampak terhadap Peningkatan Kinerja Puskesmas Dari sisi operasional, penerapan website sistem informasi PHBS membantu Puskesmas dalam mengoptimalkan pelaksanaan program pembinaan masyarakat. Petugas kesehatan tidak lagi perlu membawa banyak berkas atau melakukan pencatatan ganda, karena seluruh data tersimpan secara digital dan dapat diakses kapan pun. Proses pelaporan ke Dinas Kesehatan juga menjadi lebih mudah karena sistem sudah menyediakan format laporan otomatis sesuai kebutuhan administrasi Selain itu, website ini juga menjadi media koordinasi antarpetugas dan Data yang tersimpan dapat diakses secara bersama untuk memantau progres pembinaan rumah tangga yang belum memenuhi indikator PHBS. Hal ini membantu dalam pengambilan keputusan berbasis data . ata-driven decision makin. sebagaimana disarankan dalam teori sistem informasi manajemen. Dampak Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Dari aspek sosial, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi digital dan kesadaran perilaku hidup sehat Melalui pelatihan dan pendampingan, kader serta petugas kesehatan menjadi lebih percaya diri menggunakan teknologi untuk mendukung tugas mereka di lapangan. Gambar 7. Kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 Gambar 8. Kegiatan Pendampingan Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan instansi kesehatan. Keterlibatan mahasiswa dalam proses pengembangan sistem memberikan pengalaman praktis dalam penerapan ilmu teknologi informasi untuk kepentingan sosial. Sementara itu, pihak Puskesmas memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan kualitas data dan efektivitas pembinaan masyarakat. PENUTUP Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas MaAosoem di Puskesmas Cicalengka DTP Kabupaten Bandung telah berhasil mengembangkan dan menerapkan website sistem informasi pendataan serta pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumah tangga berbasis Website. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pendataan, mempercepat proses pelaporan, dan mempermudah pemantauan capaian indikator PHBS di tingkat rumah tangga. Selain menghasilkan produk teknologi, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial positif melalui peningkatan literasi digital dan kemampuan teknis petugas kesehatan serta kader posyandu. Mereka kini lebih terbiasa menggunakan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan pembinaan masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi kesehatan sebagai wujud nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Sistem informasi PHBS yang telah dikembangkan masih memiliki ruang untuk pengembangan lebih lanjut, antara lain dengan menambahkan fitur aplikasi mobile, integrasi peta sebaran rumah tangga, serta analisis visual indikator PHBS berbasis grafik. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan lanjutan bagi petugas baru agar pemanfaatan sistem tetap berkelanjutan dan mampu mendukung pencapaian target PHBS di wilayah kerja Puskesmas Cicalengka DTP. Jurnal Abdimu (Pengabdian kepada Masyaraka. e-ISSN: 2797-3468 DAFTAR PUSTAKA