Jurnal JAPS Volume 3. Nomor 3 Desember 2022 P-ISSN: 2722-161X E-ISSN: 2722-1601 DOI: 10. 46730/japs. Kajian Publik Terhadap Pelayanan Pembuatan KTP Elektronik Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto 1Hikmah Muhaimin, 2Desi Nur V, 3Nasihul Amin, 4Zelga Navy A. P, 5Azzara Rum Ghozali 1,2,3,4,5Universitas Islam Majapahit 6Universitas Mayjeng Sungkono Email: hikmahmuhaimin@gmail. Kata kunci Abstrak Kualitas, pelayanan. E-KTP adalah dokumen kependudukan yang berisi sistem keamanan atau pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional. EKTP ini digunakan sebagai identitas penduduk Indonesia. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan kualitas pelayanan yang unggul, menuju tertib administratif dan mengamanatkan adanya identitas tunggal bagi setiap penduduk, mendukung data yang akurat serta meningkatkan kualitas dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto yang belum maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder yang berkaitan dengan penilaian masyarakat terhadap kinerja pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto. menuai kritik masyarakat dikarenakan seringnya mengalami keterlambatan penyelesaian E-KTP dan kurangnya respon pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto terhadap pendaftar E-KTP secara online. Abstract E-KTP is a population document that contains a security or control system both in terms of administration and information technology based on the national population database. This E-KTP is used as the identity of the Indonesian population. This research was conducted as an effort to realize superior service quality, towards administrative order and mandate a single identity for each resident, support accurate data and improve the quality and facilitate services to the community in the Mojokerto Regency area that have not been The method used in this research is a type of qualitative research, the data sources used are primary data sources and secondary data sources related to community assessment of the performance of E-KTP making services at the Population and Civil Registration Office of Mojokerto Regency. Based on the results of questionnaires and interviews with researchers in the field, it can be seen that the service of making E-KTP at the Population and Civil Registration Office of Mojokerto Regency, has drawn a lot of public criticism due to the frequent delays in completing E-KTP and the lack of response of employees of the Population and Civil Registration Office of Mojokerto Regency to E-KTP registrants online. Keywords Quality, service. Pendahuluan Dari segi administrasi dan teknologi informasi, dokumen kependudukan yang dikenal dengan AuKTP ElektronikAy atau AuE-KTPAy ini. merupakan sistem pengamanan atau pengendalian yang berbasis database kependudukan nasional. Kartu Identitas ini berfungsi untuk mengidentifikasi penduduk Indonesia. Program KTP Elektronik atau EKTP diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada Februari Banyak alasan yang menjadi pertimbangan ketika. inisiatif pemerintah untuk menerbitkan E-KTP ini awalnya diluncurkan, terutama keuntungan yang mungkin diperoleh, seperti memiliki identitas tunggal. yang sulit ditiru. Pemilu online, baik pemilu . maupun pemilu kota . , dapat menggunakan surat suara palsu atau Meski hanya ada dua lembar data yang tersimpan dalam chip di E-KTP, namun tercatat 10 sidik jari untuk mendukung data tersebut. Hal ini dilakukan. sebagai upaya untuk menghemat biaya dibandingkan dengan biometrik tambahan lainnya karena sidik selalu memiliki bentuk yang sama dan tidak berubah meskipun tergores atau terluka. lebih akurat karena setiap pribadi manusia berbeda dan memiliki sidik jari yang unik, termasuk kembar identik. Kementerian Kesehatan. berpendapat bahwa pengaturan EKTP alasan ini tepat untuk mengurangi. kemungkinan penduduk menggandakan KTP, mempromosikan data yang akurat, meningkatkan kualitas, dan memfasilitasi penggunaan layanan publik. Kesalahan input operator, penduduk memilih untuk tidak mengaktifkannya karena. jarak dari kantor pemerintah, dan kerusakan peralatan di bawah standar semuanya berkontribusi. pada ketidakakuratan data yang memengaruhi pencatat data demografis dan layanan publik. Prosedur penyebaran E-KTP tidak segera dan menghadapi sejumlah. Pemerintah dan organisasi lain yang menuntut statistik demografis yang akurat terus memaksakan beberapa tantangan internal dan eksternal pada proses implementasi. Karena perolehan E-KTP bisa memakan waktu hingga dua tahun, perselisihan dapat muncul antara pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab atas pembelian dan penjualan blanko E-KTP, sehingga menciptakan peluang untuk mencari Beberapa pejabat korupsi bermunculan yang. membuat anggaran kosong tidak mencukupi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Salah satunya. warga Kabupaten Mojokerto. Risiko jual beli blangko E-KTP adalah dapat. digunakan untuk transaksi narkoba dan pejabat korup. Masyarakat telah merasakan manfaat dan kerugian dari program pemerintah. pertama kali muncul dengan diperkenalkannya KTP Elektronik. Beberapa orang percaya bahwa memiliki E-KTP adalah. salah satu cara terbaik untuk. mencegah dan mengurangi penipuan data kependudukan di Indonesia. Karena kemungkinan meretas kumpulan. elektronik yang sangat besar, tetapi ada juga beberapa orang yang. meragukan hal ini. Pemerintah menggunakan kebijakan publik. sebagai alat lebih dari satu cara, dan bukan hanya. karena hal itu mempengaruhi bagaimana. sumber daya publik dikelola. Istilah "kebijaksanaan" memiliki akar bahasa Latin. Yunani, dan Sanskerta, menurut Kata polis . egara kot. dan pur . , yang berasal dari bahasa Yunani dan Sanskerta, kemudian berkembang menjadi politia . egara bagia. Latin dan terakhir menjadi policie . ntuk mengelola urusan publik atau menjalankan. dalam bahasa Inggris Pertengahan. 52 William N. Dunm, 2003 Beberapa unsur yang berhubungan. langsung dengan keberhasilan implementasi kebijakan publik antara lain pertimbangan. pembuat kebijakan, komitmen yang kuat terhadap konsistensi dalam. mengeksekusi kebijakan, dan usulan yang tepat sasaran. Salah satu strategi. dalam menjalankan kebijakan publik adalah homogenitas. Gagasan Merilee S. Grindle menyatakan bahwa ada dua faktor kunci yang mempengaruhi seberapa baik pelaksanaan program E-KTP nasional. Secara khusus, konteks implementasi dan isi kebijakan. Menurut Grindle, substansi kebijakan tersebut adalah sebagai berikut: Sejauh mana kepentingan kebijakan, kelompok sasaran, atau kelompok sasaran dimasukkan? Jenis manfaat atau keuntungan yang diperoleh kelompok sasaran. Misalnya, masyarakat kumuh lebih memilih program akses air bersih dan energi daripada program peminjaman sepeda motor. Pelaksana/pelaksana suatu kebijakan telah ditentukan secara khusus oleh pelaksana program . rogram implemente. dari kebijakan tersebut. Sumber daya berkomitmen . untuk program dengan sumber daya yang memadai. Setting for Implementation Grindle mengidentifikasi hal-hal sebagai berikut: Kekuatan, kepentingan, dan strategi pemain . ekuatan, minat, dan taktik aktor dimiliki oleh aktor yang terlibat dalam implementasi kebijakan. Yang kami maksud dengan kepatuhan dan daya tanggap adalah tingkat kepatuhan terhadap target audiens kebijakan serta tingkat penerimaan Metode Jenis penelitian ini melibatkan penelitian kualitatif, yang didefinisikan sebagai. metodologi penelitian yang menghasilkan data deskriptif dari orang-orang melalui dan wawancara dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan. Strategi ini untuk menghadapi krisis Covid 19 yang belum sepenuhnya berakhir dan memiliki peluang yang kecil. Tujuan penelitian. kualitatif menurut Moleong . 7: . adalah untuk memahami suatu fenomena mengenai apa. yang dialami partisipan penelitian secara holistik melalui deskripsi dalam bentuk kata dan bahasa, dalam keadaan. alami tertentu, dengan memanfaatkan metodologi alami yang beragam. Pengalaman ini mungkin antara lain berupa tindakan, motivasi, penilaian, atau perilaku. Sedangkan penelitian digunakan untuk mengumpulkan data dari situs alam tertentu sebagai bagian dari teknik penelitian survei, tergantung seberapa alami lokasi tersebut . Memanfaatkan data survei, wawancara, dan observasi, penelitian dilakukan di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mojokerto sejak 28 November 2022 hingga 5 Desember 2022. Hasil dan Pembahasan Kabupaten mojokerto adalah sebuah kabupaten di provinsi jawa timur yang merupakan bagian dari wilayah metropolitan surabaya . secara resmi di didirikan pada tanggal 9 mei 1293 dan termasuk kedalam wilayah tertua ke-10 di provinsi jawa timur. Menanggapi persoalan kemunculan KTP Elektronik dan bagaimana Kajian publik Sebagian pemegang Elektronik KTP mungkin masih ada yang belum tertera masa berlaku seumur hidup. Seperti yang diketahui, program E-KTP sudah diluncurkan oleh pemerintah sejak tahun 2009, bentuk E-KTP ini diluncurkan untuk menggantikan bentuk KTP sebelumnya. Di dalam E-KTP terdapat sejumlah informasi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, tanggal lahir, dan alamat. Beberapa E-KTP juga terdapat keterangan masa berlaku kartu, namun sejak tahun 2014 masa berlaku dokumen kependudukan yaitu E-KTP sudah diterapkan seumur hidup. Seiring dengan laju perkembangan teknologi dan penciptaan inovasi, pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto menuai penilaian kinerja pengabdian kepada masyarakat: Hasil survey (Google For. dan wawancara dengan ahli di lapangan digunakan untuk mengetahui kualitas pelayanan pengajuan E-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto. Peneliti dapat menarik kesimpulan bagaimana cara menaikkan derajat kualitas pelayanan. di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto membuat E-KTP. Peneliti menyatakan sebagai . Ketepatan waktu prosedur pembuatan E-KTP. Layanan prima. Pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mojokerto baik dan ramah. Aksesibilitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto. Konfigurasi model layanan yang berbeda untuk menghubungkan EKTP dengan inovasi. Kemudahan lokasi layanan pembuatan E-KTP. Peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa pembuatan E-KTP oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten. Mojokerto dan evaluasi kinerja pelayanan oleh masyarakat tidak keduanya positif. Jika keenam. uraian yang dijadikan tolak ukur penilaian masyarakat terhadap pelayanan E-KTP ini diubah menjadi. persentase dari tanggapan kuesioner dan wawancara, maka terlihat bahwa pelayanan EKTP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mojokerto masih sangat kurang. Mereka. baik-baik saja, hanya menerima 35% dari keseluruhan 100%, karena masih banyak pegawai di Dinas Kependudukan. dan Pencatatan Sipil. Menurut evaluasi masyarakat, kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten. Mojokerto untuk pembuatan E-KTP dinilai kurang memadai pada 65% hasil survei dan wawancara yang dilakukan. peneliti di lapangan. Pelayanan E-KTP kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Mojokerto masyarakat tidak seefektif yang diharapkan pemerintah. Secara umum infrastruktur, kenyamanan dan kemudahan, serta sumber daya. manusia mulai dari kualitas pelayanan yang ditawarkan masih belum. cukup memuaskan masyarakat. Selain itu, pelayanan kependudukan dan Pencatatan sipil masih belum merespon. E-KTP secara online, menurut penilaian masyarakat. Meskipun banyak orang, terutama orang tua, yang tidak dapat. hadir karena hal-hal tertentu. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto hanya melayani. di dalam instansi. Mereka. tidak menawarkan layanan perekaman data seluler. Adapun hambatan-hambatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pembuatan KTP elektronik di bidang pelayanan pendaftaran penduduk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto antara lain : kurangnya peralatan yang memadai pendukung pembuatan KTP Elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto Kurangnya sarana informasi yang tersedia di dalam Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto Belum tersedianya anggaran yang cukup untuk memenuhi kekurangan fasilitas, sarana dan prasarana di Kabupaten Mojokerto Simpulan Berdasarkan temuan kajian dan KTP-E di Kabupaten Mojokerto yang berdasarkan penilaian masyarakat terhadap kinerja pelayanan, masih banyak masyarakat. yang tidak puas terhadap pelayanan, sarana dan prasarana yang diberikan. oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Populasi Temuan survei penulis dan percakapan. dengan penduduk setempat membuat ini jelas. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kualitas dan Prosedur Pelayanan dan Pembuatan E-KTP Kabupaten Mojokerto masih sangat Dinas Kependudukan. dan Pencatatan Sipil sama sekali tidak menanggapi pemohon E-KTP online, yang membuat banyak orang tidak puas. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto waktu penyelesaian pengisian E-KTP masih lebih. lama dari SOP (Standard Operational Procedur. yaitu 1 hari kerja. Akibatnya, orang menjadi tidak puas dengan waktu yang diberikan. Pelayanan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten. Mojokerto dalam pembuatan E-KTP cukup baik dan santun. Pelayanan E-KTP kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Mojokerto masyarakat tidak seefektif yang diharapkan pemerintah. Secara umum infrastruktur, kenyamanan dan kemudahan, serta sumber daya. manusia mulai dari kualitas pelayanan yang ditawarkan masih belum. cukup memuaskan masyarakat. Referensi