Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 POTENSI TUMBUHAN PAKAN LEBAH MADU (Apis ceran. DI WILAYAH MATA AIR PASIR LEUTIK DAN HUTAN RAKYAT DI DESA TUNDAGAN KECAMATAN HANTARA KABUPATEN KUNINGAN Nurhaliza Rahma AisyahA*. Ika KaryaningsihA. NurdinA AProdi Ilmu Kehutanan. Prodi Ilmu Lingkungan. Fakultas Kehutanan dan Lingkungan. Universitas Kuningan. Jalan Cut Nyak Dhien No 36A Cijoho. Kuningan, 45513. Indonesia AFakultas Kehutanan dan Lingkungan. Universitas Kuningan. Jalan Cut Nyak Dhien No 36A Cijoho. Kuningan. Jawa Barat 45513. Indonesia *e-mail: 20180710031@uniku. ABSTRAK Tumbuhan berbunga merupakan bahan makanan bagi lebah, berupa nektar dan Lebah madu (Apis ceran. berperan melakukan penyerbukan terhadap tumbuhan. Pakan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi peternakan lebah madu. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi tanaman pakan lebah madu di Hutan Rakyat Citundagan dan Mata Air Pasir Leutik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survey ke lokasi menggunakan metode garis kotak-kotak secara sistematis. Petak sampel dibentuk areal melingkar dengan radius A 350 meter dengan petak contoh 8 petak. Hasil pengamatan menunjukkan di Hutan Rakyat Citundagan ditemukan 53 jenis tanaman, 31 jenis diantaranya merupakan jenis tanaman yang menjadi pakan lebah madu atau 58,5 % dari seluruh tanaman. Mata Air Pasir Leutik ditemukan 45 jenis tanaman, terdapat 26 jenis tanaman sumber pakan lebah madu atau 57,7 %. Indeks keanekaragaman jenis (HA. pakan lebah madu di Hutan Rakyat Citundagan sebesar 11,45 artinya tinggi. Indeks keanekaragaman jenis HAo di Mata Air Pasir Leutik yaitu sebesar 9,78 artinya tinggi. Indeks kelimpahan jenis tumbuhan pakan lebah madu di Hutan Rakyat Citundagan sebesar 24,19 artinya persebaran mengelompok, demikian pula di Mata Air Pasir Leutik dengan Jenis Kelimpahan . sebesar 17,55. Indeks Dominansi (ID) jenis tumbuhan pakan lebah madu di Hutan Rakyat Citundagan sebesar 0,58 artinya didominasi beberapa spesies, demikian pula di Mata Air Pasir Leutik dengan Indeks Dominansi sebesar 0,86. Jadi peluang untuk pembudidaya lebah madu akan lebih baik di daerah Hutan Rakyat Citundagan daripada di dekat Mata Air. Kata Kunci : Apis cerana. Pakan Lebah Madu. Nektar Pollen PENDAHULUAN Bunga adalah sumber makanan bagi lebah, yang menggunakan nektar dan serbuk sari untuk menyerbuki tumbuhan lain. Lebah mengumpulkan nektar dan serbuk sari dari bunga, yang kemudian dikumpulkan oleh pekerja. Nektar adalah cairan manis yang disekresikan oleh kelenjar nektar tumbuhan. Cairan ini dapat berkembang menjadi bunga, daun, dan batang. Lebah mengumpulkan nektar dan serbuk sari untuk sumber Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 makanannya, yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Zat-zat ini penting untuk pertumbuhan, perkembangan, perbaikan jaringan, dan stimulasi kelenjar hipofaring lebah (Abrol, 2. Pakan sangat penting bagi peternak lebah madu untuk mempertahankan koloni dan Jika pakan tidak cukup, hal ini dapat menyebabkan masalah seperti lebah madu tidak berkembang dengan baik dan menghasilkan lebih sedikit madu, serbuk sari, dan royal jelly, yang dapat menurunkan pendapatan peternak lebah. (Agussalim, et al. Selain itu, kekurangan makanan koloni lebah dapat menyebabkan penurunan jumlah lebah pekerja, jumlah madu yang mereka hasilkan, jumlah serbuk sari dan royal jelly yang mereka hasilkan, dan produktivitas ratu. Desa Tundagan merupakan kawasan budidaya lebah madu yang potensial karena luas hutannya yang luas, namun selama ini pemanfaatan lebah madu masih sedikit karena masyarakat belum memahami potensinya sebagai sumber pendapatan utama. Namun, banyak masyarakat sekitar yang memanfaatkan hutan tanpa memikirkan kerusakan yang ditimbulkannya, sehingga laju kerusakan hutan terus meningkat dan dampaknya semakin dirasakan oleh seluruh umat manusia. Proses pengumpulan madu melibatkan perburuan madu ke dalam hutan. Jika perburuan tidak dilakukan dengan hati-hati, dapat merusak hutan dan mempersulit lebah untuk menemukan sarangnya. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penting dilakukan penelitian inventarisasi tumbuhan pakan lebah madu pada mata air pasir Leutik dan hutan rakyat di Desa Tundagan untuk mengetahui dan membandingkan jenis tumbuhan sumber pakan lebah. METODE PENELITIAN Bahan Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah tumbuhan pakan lebah madu (Apis Alat Alat-alat yang digunakan pada penelitian ini adalah pita meter, roll meter, klino meter, alat tulis, kamera dan buku morfologi tanaman. Prosedur Penelitian Menurut Nurdin . , metode penelitian berdasarkan daya jelajah lebah madu dalam radius terbang A 350 meter. Luas wilayah penelitian dengan radius A 350 meter adalah 10,55 ha. Pengumpulan data tumbuhan dilakukan dengan cara survey ke lokasi penelitian menggunakan metode garis kotak-kotak secara sistematis pada setiap lokasi pengamatan . utan rakyat dan mata air pasir leuti. Metode pengambilan sampel garis kotak-kotak adalah metode pengambilan sampel dengan menggunakan petak persegi. Petak-petak tersebut ditempatkan pada bidang melingkar dengan radius A 350 meter sebanyak 48 petak dengan ukuran petak 20 meter x 20 meter dengan anak petak masingmasing 10x10 meter, 5x5 meter, 2x2 meter dan 1x1 meter dengan luas total lokasi penelitian seluas 2 hektar. Plot ditempatkan pada 4 garis pengamatan seperti arah mata angin dengan interval antar plot 20 meter sehingga setiap jalur terdiri dari 12 plot Indeks Nilai Penting (INP) dihitung untuk menentukan pentingnya analisis vegetasi berdasarkan tahap pertumbuhan tanaman dengan menghitung Indeks Nilai Penting (INP) Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 yang merupakan jumlah dari kerapatan relatif (KR). Frekuensi relatif (FR). Dominansi Relatif (DR), untuk tiap tingkat pertumbuhan (Pohon, tiang, pancang, semai dan Selain itu INP digunakan untuk analisis indeks keanekaragaman, indeks kelimpahan dan indeks dominansi. Indeks Keanekaragaman Jenis (H') = -. iN)log. iN) Keterangan: ni = Indeks nilai penting dari jenis ke-i N = Total indeks nilai penting H = Indeks keragaman Shanon-Wiener Jika HAo > 3 maka keragaman jenis tinggi Jika 21, maka persebaran mengelompok Indeks dominansi (ID) = . cuycnN)2 Keterangan: ID = Indeks Dominansi ycuycn = Indeks Nilai Penting jenis ke-i N = Jumlah Indeks Nilai Penting seluruh jenis Jika C mendekati 0 = indeks semakin rendah atau didominasi oleh satu spesies Jika C mendekati 1 = indeks besar atau didominasi beberapa spesies HASIL DAN PEMBAHASAN Keanekaragaman jenis pakan lebah madu Mata Air Pasir Leutik Data survei lapangan menunjukkan bahwa jenis tanaman yang dapat dijadikan pakan lebah madu (Apis ceran. antara lain tanaman kehutanan, tanaman pertanian, semak dan herba (Tabel . Pada lokasi penelitian ditemukan 45 jenis tanaman yang menjadi tanaman pakan lebah. Berdasarkan observasi dan studi pustaka, ditemukan 26 jenis tanaman yang menjadi tanaman pakan lebah di Mata Air Pasir Leutik. Data menunjukkan bahwa 57,7% tumbuhan di daerah penelitian merupakan tumbuhan pakan lebah madu. Hasil penelitian menujukan bahwa ada 10 jenis tanaman penghasil nektar. Sedangkan tanaman penghasil Pollen ditemukan ada 6 jenis tanaman. Ada pun tanaman penghasil Nektar dan Pollen ada 10 jenis tanaman Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 Tabel 1. Jenis Pakan Lebah di Hutan Mata Air Pasir Leutik Nama Jenis Lokal Aren Babadotan bambu betung Bungur Cengkeh Durian Harendong Jambu biji Jati putih Jawer kotok Kaliandra Kemiri Kopi Lame Mahoni Mangga Melinjo Petay Pinus Pisang Puspa Putat Putri malu Randu Salak Sengon Latin Arenga Pinnata Ageratum conyzoides Bambosa bambos Lagerstroemia Syzygium aromaticum Durio Melastoma malabratikum Psidium guajava Gmelia arborea Coleus blume. Calliandra Aleurites moluccana Coffea arabica Alstonia scholaris swietenia macrophylla Mangifera indica Gnetum gnemon Parkia speciosa Pinus sp Musa paradisiaca Schima wallichii Planchonia valida Mimosa invisa Ceiba pentandra Salacca zalacca Paraserianthes falcataria N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P Pustaka Peternakan kita, 2022 Rahman, 1993 Sulistyorini, 2006 Masyarakat Setempat Masyarakat Setempat Agusalim et all, 2017 Sulistyorini, 2006 Agusalim et all, 2017 Mulyono et all, 2015 Nurdin, 2019 Sulistyorini, 2006 Agusalim et all, 2017 Mulyono et all, 2015 Hermita N, 2013 Mulyono et all, 2015 Noerdjito et all, 1986 Agusalim et all, 2017 Rusfidra, 2006 Singh, 1962 Agusalim et all, 2017 Damar, 2013 Masyarakat Setempat Rahman, 1993 Rusfidra, 2006 Rusfidra, 2006 Agusalim et all, 2017 Keterangan N : Nektar P : Pollen Hutan Rakyat Citundagan Data yang diperoleh dari survey lapangan diketahui bahwa jenis-jenis yang berpotensi sebagai pakan lebah madu Apis cerana terdiri dari tanaman kehutanan, tanaman pertanian, perdu dan herba (Tabel . Pada lokasi penelitian ditemukan 53 jenis tanaman yang berbeda. Berdasarkan observasi dan studi pustaka, teridentifikasi 31 jenis tumbuhan berbeda sebagai sumber pakan lebah (Apis ceran. Data menunjukkan bahwa 58,5% tumbuhan di daerah penelitian bermanfaat bagi lebah madu (Apis Ceran. Hasil penelitian menujukan bahwa ada 9 jenis tanaman penghasil Sedangkan tanaman penghasil Pollen ditemukan ada 9 jenis tanaman. Ada pun tanaman penghasil Nektar dan Pollen ada 13 jenis tanaman. Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 Tabel 2. Jenis Pakan Lebah di Hutan Rakyat Citundagan Nama Jenis Lokal Latin Alpukat Persea americana Arenga Pinnata Babadotan Ageratum conyzoides Bambu betung Bambosa bambos Bungur Lagerstroemia Cengkeh Syzygium aromaticum Coklat Theobroma cacao Durian Durio Harendong Melastoma malabratikum Jambu Psidium guajava Jati putih Gmelia arborea Jawer kotok Coleus blumei Kaliandra Calliandra Kecubung Datura suaveolen Kelapa Cocos nucifera Kemiri Aleurites moluccana Kopi Coffea arabica Lame Alstonia scholaris Mahoni swietenia macrophylla Mangga Mangifera indica Melinjo Gnetum gnemon Nangka Artocarpus heterophyllus Padi Oryza sativa Panili Vanilla planifolia Pinus Pinus sp Pisang Musa paradisiaca Puspa Schima wallichii Putri malu mimosa invisa Rambutan Nephelium lappaceum Salak Salacca zalacca Sengon Paraserianthes falcataria N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P N/P Pustaka Noerdjito et all, 1986 peternakan kita, 2022 Rahman, 1993 Sulistyorini, 2006 Masyarakat Setempat Masyarakat Setempat Agusalim et all, 2017 Rusfidra, 2006 Sulistyorini, 2006 Singh, 1962 Mulyono et all, 2015 Sulistyorini, 2006 Sulistyorini, 2006 Sulistyorini, 2006 Agusalim et all, 2017 Agusalim et all, 2017 Mulyono et all, 2015 Hermita N, 2013 Mulyono et all, 2015 Noerdjito et all, 1986 Agusalim et all, 2017 Agusalim et all, 2017 Rusfidra, 2006 Rusfidra, 2006 Singh, 1962 Agusalim et all, 2017 Damar, 2013 Rahman, 1993 Rusfidra, 2006 Rusfidra, 2006 Agusalim et all, 2017 Keterangan : N : Nektar P : Pollen Masa Pembungaan Penting untuk mengetahui kapan tanaman pakan lebah berbunga agar dapat merencanakan ketersediaan pakan lebah berupa nektar dan polen. Masa pembungan dapat di lihat pada Tabel 3. Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 Tabel 3. Kalender Masa Pembungaan No Nama Lokal Nama Latin Alpukat Persea americana Arenga Pinnata Babadotan Ageratum conyzoides Bambu betung Bambosa bambos Bungur Lagerstroemia Cengkeh Syzygium aromaticum Coklat Theobroma cacao Durian Durio Harendong Melastoma malabratikum Jambu Psidium guajava Jati putih Gmelia arborea Jawer kotok Coleus blumei Kaliandra Calliandra Kecubung Datura suaveolen Kelapa Cocos nucifera Kemiri Aleurites moluccana Kopi Coffea arabica Lame Alstonia scholaris Mahoni swietenia macrophylla Mangga Mangifera indica Melinjo Gnetum gnemon Nangka Artocarpus heterophyllus Padi Oryza sativa Panili Vanilla planifolia Petay Parkia speciosa Pinus Pinus sp Pisang Musa paradisiaca Putat Planchonia valida Puspa Schima wallichii Putri malu mimosa invisa Rambutan Nephelium lappaceum Randu Ceiba pentandra Salak Salacca zalacca Sengon Paraserianthes falcataria Waktu Berbunga Bulan ke 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 TMT P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P Pustaka P P P P P P P P P P P P Masyarakat setempat Rosmarlinasiah et al, 2020 Fadillah. D, 2022 Singh, 1962 Masyarakat setempat Kompasiana. com , 2021 Vadillah. D, 2022 Balitbu. Litbang. Sulistyorini, 2006 Vadillah. D, 2022 Rosmarlinasiah et al, 2020 Erwan et al,2022 Erwan et al,2022 Percipal, 1965 Erwan et al,2022 Vadillah. D, 2022 Erwan et al,2022 Rosmarlinasiah et al, 2020 Erwan et al,2022 Erwan et al,2022 Masyarakat setempat Erwan et al,2022 Masyarakat setempat Hardi Yanto. S et al, 2016 Vadillah. D, 2022 Erwan et al,2022 Masyarakat setempat P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P Erwan et al,2022 Rosmarlinasiah et al, 2020 Rosmarlinasiah et al, 2020 Singh, 1962 Singh, 1962 P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P Tanaman yang berbunga sepanjang tahun adalah kopi. Babadotan. Jambu dan putri malu. Sedangkan untuk tanaman yang terhitung pada musim tanam diantaranya Jawer Kotok. Kaliandra. Melinjo. Padi dan Pisang. Tanaman yang berbunga pada bulan bulan tertentu diantaranya Alpukat. Bambu betung. Bungur. Cengkeh. Coklat. Durian. Jati Putih. Kecubung. Kelapa. Kemiri. Lame. Mahoni. Mangga. Nangka. Panili. Pinus. Rambutan. Randu. Salak dan Sengon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pakan lebah madu akan selalu tersedia disebabkan berbedanya masa berbunga. Kecukupan kebutuhan pakan lebah dapat terpenuhi dari tanaman lainnya saat beberapa tanaman tidak Indeks keanekaragaman (HA. Pola pemusatan . dan keanekaragaman jenis vegetasi disuatu kawasan dapat diketahui dengan cara menghitung indeks dominansi (ID) dan indeks keanekaragaman jenis (H') kawasan hutan tersebut (Nuraina I, et all, 2. Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 Gambar 1. Diagram Indeks Keanekaragaman (HA. Berdasarkan analisis vegetasi pada semua tingkat pertumbuhan di Hutan Kemasyarakatan Citundagan dan Mata Air Pasir Leutik diperoleh nilai indeks keanekaragaman (H') dengan nilai keanekaragaman pakan lebah madu sebesar 11,45 yang berarti tinggi. Demikian pula di Mata Air Pasir Leutik Indeks keanekaragaman jenis HAo sebesar 9,78 artinya tinggi. Data yang diperoleh sesuai dengan kriteria pengukuran keanekaragaman jenis, seperti yang dikemukakan oleh Shanon-Wiener dalam Nurdin . 9 yang menyatakan bahwa Jika HAo > 3 maka keragaman jenis tinggi Jika 21, maka persebaran mengelompok. Data penelitian ini berbeda dengan lokasi penelitian tempat lain. Nurdin,2019 memperoleh nilai 0,01 Ae 0,35 itu artinya persebaran acak, hal ini dikarenakan sebagian lokasi penelitian adalah lahan pertanian. Pros Sem Nas S. Vol 1 No 1 . | 176-185 Indeks Dominansi (ID) Menurut Nuraina, 2018, pola konsentrasi . dan keragaman jenis vegetasi pada suatu kawasan dapat diketahui dengan menghitung indeks dominansi. (ID) Gambar 3. Indeks Dominansi (ID) Hasil analisis untuk nilai indeks dominansi (ID) pada lokasi penelitian memperlihatkan besarnya nilai indeks dominansi pakan lebah madu di Hutan Rakyat Citundagan sebesar 0,58 artinya di dominasi beberapa spesies. Demikian pula di Mata Air Pasir Leutik Indeks Dominansi sebesar 0,86 artinya di dominasi beberapa spesies. Pada penelitian Nurdin . Indeks Dominansi berjumlah sebesar 0,9 yang artinya indeks besar atau didominasi beberapa spesies KESIMPULAN Potensi pakan lebah madu pada lokasi Hutan Rakyat Citundagan mempunyai potensi pakan lebah madu lebih tinggi dari pada lokasi penelitian Mata Air Pasir leutik. Jadi peluang untuk pembudidaya lebah madu akan lebih baik di daerah Hutan Rakyat Citundagan daripada di dekat Mata Air. UCAPAN TERIMA KASIH