Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati JURNAL Edueco Universitas Balikpapan PEKERJAAN DAN ANALISIS PEKERJAAN (Jobs and Job Analysi. Nurwahida1. Rachmat Ghafur Hamran2. Rika Dwi Ayu Parmitasari3. Alim Syariati4 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar1. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar2. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar3. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar4 Pos-el : nurwahidaharis03@gmail. com1, rachmatghafurhamran@gmail. com2, rparmitasari@uinalauddin. id3, alim. syariati@uin-alauddin. ABSTRAK Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen vital dalam keberlangsungan dan kesuksesan sebuah organisasi, termasuk perspektif islam yang menekankan niilai spiritual, etika dan tanggung jawab. Artikel berikut tujuannya guna memberi pemahaman komprehensif mengenai pentinggnya analisis pekerjaan . ob analysi. sebagai fondasi utama dalam praktik manajemen SDM modern. Dengan menggunakan metode kajian Pustaka, penelitian ini menelaah konsep-konsep utama seperti deskripsi pekerjaan (Job Descriptio. , desain pekerjaan (Job Desig. , spesifikasi pekerjaan (Job Specificatio. , serta keterkaitannya dengan prinsip-prinsip islam. pembahasan juga mencakup tujuuan dan manfaat analisis pekerjaan dalam mendukung perencanaan SDM, perekrutan, pelatihan, evalusasi kinerja, serta pengembangan karier berbasis kompetensi. Temuan menunjukkan bahwa analisis pekerjaan . on analysi. yang tepat bukan hanya mengoptimalkan efisiensi organisasi, namun juga membentuk lingkungan kerja yang amanah, adil, serta produktif berdasarkan nilai-nilai Islam, dengan demikian analisis pekerjaan menjadi instrument strategis dalam manajemen SDM Berkelanjutan Kata Kunci: Analisis Pekerjaan. Deskripsi Pekerjaan. Manajemen SDM ABSTRACT Human Resource Management (HRM) is a vital element in the sustainability and success of an organization, including the Islamic perspective that emphasizes spiritual values, ethics and This piece seeks to offer an in-depth insight into the significance of job analysis as the main foundation in modern HRM practices. Using the Literature review method, this study examines key concepts such as job descriptions, job specifications, and job design, and their relationship to Islamic principles. The discussion also includes the objectives and benefits of job analysis in supporting HR planning, recruitment, training, performance evaluation, and competency-based career development. The findings show that proper job analysis not only improves organizational efficiency, but also creates a fair, trustworthy, and productive work environment in accordance with Islamic values. Thus, job analysis becomes a strategic instrument in Sustainable HRM Keywords: Job Analysis. Job Description. HRM PENDAHULUAN Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) bukan suatu hal yang nampak secara tiba-tiba. Sejak manusia mulai hidup berkelompok dalam suatu organisasi, kebutuhan akan pengelolaan Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 SDM telah menjadi bagian tak Berbagai jenis organisasi, baik di bidang pemerintahan, ekonomi, maupun sosial, memerluukan unit khusus untuk menangani aspek sumber daya manusianya. Dalam konteks islam, pengelolaan SDM perlu berlandaskan Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati padda nilai-nilai yang relevan dan Islam memandang manusia secara menyeluruhh, meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual, sehingga pendekatan SDM berbasis islam kebutuhan karyawan secara utuh termasuk kebutuhan finansial, sosial, dan spiritual. Perkembangan Perusahaan dan meningkatnya pemanfaatan tenaga kerja, para pelaku mulai memikirkan system pengelolaan tenaga kerja, para pelaku usaha mulai memikirkan system pengelolaan tenaga kerja yang lebih (Bukhari Ibrahim. Muhammad Wahyuddin Abdullah. Rika Dwi Ayu Parmitasar, 2. Dalam dunia kerja yang dinamis dan komprehensif saat ini, organisasi dituntut untuk memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap struktur pekerjaan yang ada di dalamnya. Satu diantara metode guna memperoleh pemahaman tersebut ialah melalui prosedur analisis pekerjaan . ob Analisis pekerjaan ialah kegiatan yang terstruktur guna mengkaji suatu pekerjaan dengan mengidentifikasi kewajiban, tugas, dan tanggung jawab yang terkait, serta keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi yang pekerjaan pada sebuah instansi. (Mohamad, 2. Analisis pekerjaan memainkan peran yang krusial dan tidak boleh diabaikan pada manajemen sumber daya manusia, sebagai elemen kunci dalam usaha mewujudkan keberhasilan suatu lembaga atau organisasi. Analisis pekerjaan bertujuan untuk menempatkan pekerja pada tempat yang sesuai, memberi kepuasan kepada pekerja, serta membentuk kondisi dan suasana kerja yang mendukung. (Mohamad, 2. Analisis pekerjaan bisa memprediksi perluasan atau peningkatan tugas serta penyederhanaan pekerjaan di masa Berbagai langkah dalam manajemen sumber daya manusia Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan bergantung pada data yang diperoleh dari analisis pekerjaan yang sudah (Ismadinah et al. , 2. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan kerja, bentuk dan jenis pekerjaan lingkungan kerja, bentuk dan jenis Hal ini, menuntut pembaruan terhadap metode dan pendekatan dalam melakukan analisis pekerjaan agar tetap relevan dengan (Amelliya et al. , 2. Oleh karenanya, tulisan ini berfokus pada pemaparan yang mendetail tentang peran, ide, dan signifikansi analisis manajemen sumber daya manusia yang lebih efisien. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang dipakai pada artikel berikut ialah kajian pustaka atau bisa juga dikenal dengan istilah . ibrary researc. Kajian pustaka merupakan metode riset yang dijalankan dengan menghimpun data dan informasi dari beragam sumber yang ada dalam sebelumnya yang relevan, buku rujukan, catatan, artikel, serta jurnal akademik yang berhubungan dengan tema yang Tahapan ini berlangsung dengan cara yang sistematis memakai metode menghimpun, menganalisis, menarik simpulan data berdasarkan masalah atau solusi yang menjadi fokus riset. (Sari. HASIL DAN PEMBAHASAN Job Description (Deskripsi Pekerjaa. Sesuai dengan Perspektif Islam Dalam jurnal yang ditulis oleh Sastri Ayu Wiranitania et al, dinyatakan bahwa menurut Dessler . , deskripsi dokumen yang memuat rincian tugas. Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati hubungan pelaporan, tanggung jawab, keadaan kerja, serta tanggung jawab yang melekat pada suatu posisi, yang merupakan hasil dari proses analisis Keberadaan job description sangat krusial bagi kelanngsungan kerja karyawan karena membantu memastikan bahwa setiap individu menjalankan tugas sesuai perannya, mencegah terjadinya tumpeng tindih tanggung jawab, serta mendukung terbentuknya komunikasi dan kerja yang efektif antar rekan kerja. (Wiranitania et al. , 2. Dalam perspektif islam, deskripsi pekerjaan . ob descriptio. ialah penjabaran tugas, hak, tanggung jawab, serta wewenang individu pada suatu posisi kerja yang diselaraskan dengan prinsip-prinsip syariah. pekerjaan tidak hanya di anggap sebagai aktivitas duniawi, tetapi juga sebagai wujud ibadah bila dijalankan dengan niatan yang benar, jujur serta berdasarkan etika (Malihah et al. , 2. Islam mendorong umatnya untuk tidak mengabaikan kewajiban setelah ibadah, bekerja keras, serta menjaga generasi berikutnya dari kesusahan iman dan ekonomi. Beberapa hadits Nabi menekankan pentingnya generasi kuat, mandiri dan tidak bergantung pada orang Ajaran iislam juga mendorong Sebagaimana firman Allah dalam Al-QurAoan surah Almulk ayat 15 : a AIA A eOA e A aEa eO eE a a AaO a a aE Ea aE aI eEa eA e AN aaO EacA a ca eO aIIa aE a aN aO aEEa eO aI eI a ca e aC nN aOaEa eO aN EIA AyA u A eO aA Terjemahnya: AuDialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu . embali setela. Ay (Q. Al-Mulk :. (Departemen & RI, 2. Ayat Dialah Allah menciptakan dunia ini agar kamu dapat Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan dengan mudah menjelajah guna melaksanakan berbagai kegiatan yang Oleh karena itu, jelajahi semua sudutnya, berkelanalah ke setiap penjuru, dan nikmatilah sebagian dari rezeki-Nya yang telah disediakan Jangan lupa untuk bersyukur atas semua nikmat yang telah Ia berikan Bekerja manusia yang sekaligus menjadi Bekerja berdasrkan prinsip tauhidtidak hanya mencerminkan fitrah seorang muslim, namun juga meningkatkan martabatnya sebagai hambaa Allah dan Khalifah di bumi dalam menggelola alam semesta, sebagai bentuk rasa Syukur atas nikmat Allah. Prinsip ini mengarah pada pekerjaan yang dilakukan dengan integrritas, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menjalankan peran di dunia kerja sesuai dengan ajaran (Kholis, 2. Job Specification (Spesifiikasi Pekerjaa. Job specification atau yang lebih dikenal dengan spesifikasi pekerjaan merupakan sebuah ungkapan yang seharusnya dimiliki oleh individu guna mengisi posisi tertentu. Spesifikasi pekerjaan ialah elemen penting yang bisa dihasilkan dari analisis jabatan, sehingga bisa mengarah pada keputusan yang mengoptimalkan produktivitas pegawai. Spesifikasi pekerjaan adalah suatu menggambarkan tugas-tugas karyawan sebelumnya, tujuan dari jabatan tersebut, persyaratan-persyaratannya, keadaan-keadaannya. Spesifikasi pekerjaan digunakan untuk membantu individu pencari kerja memahami persyaratan rekrutmen. Dalam penulisan persyaratan khusus, namun tampak Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati bagaimana rincian tugas tersebut diterapkan dan diselaraskan dengan sistem manajemen perusahaan tersebut. Spesifikasi pekerjaan ialah suatu kriteria pekerjaan yang harus selaras dengan standar yang sudah ditentukan oleh perusahaan, di samping itu, pengalaman dan pendidikan khusus yang dimiliki individu atau calon karyawan bisa mendukung mereka dalam menjalankan suatu pekerjaan, hal tersebut tentunya tertuang pada spesifikasi pekerjaan. (Aura et al. , 2. Dalam perspektif Islam, suatu jabatan atau pekerjaan ialah amanah yang harus diemban sebaik mungkin, karena di balik amanah tersebut terdapat Amanah juga merupakan suatu amanah penting yang telah diberikan oleh seseorang dalam pekerjaannya,namun pada kenyataannya amanah tersebut telah disia-siakan bahkan dikhianati. tidak sedikit orang yang terang-terangan mengkhianati amanah ketaatan, mereka yang mengaku beriman namun ketika memiliki wibawa kepemimpinan justru mengabaikan aturan dan hukum Allah ta'aala. Sebagaimana firman Allah dalam QurAoan surah An-nisa ayat 58, yaitu : A aEeO a eN aE aNA a AcEEa Oa e aI a aE eI a eI a aacO eaI IA AaOaa acaI NA A a eI ae aE aI eO aE a e n aE acaI NA a caE eaI a eI aOeIa EIA aAcEEA a AIa a acI Oa aA AyA u AAO eA A aE eI a nN acaI NA a aA aI eO A a aAcEEa aEIA Terjemhnya : AuSesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada Apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaklah Sesungguhnya Allah pengajaran yang paling baik kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Ay (Q. S Annisa:. (Departemen & RI, 2. Ayat ini menyoroti signifikansi dalam melaksanakan tanggung jawab dan berperilaku adil, karena kedua aspek ini ialah landasan utama dalam etika Melakukan pekerjaan juga dianggap sebagai satu diantara bentuk Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan ibadah yang memberikan ganjaran, dikarenakan bekerja dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan diberi imbalan oleh Allah SWT dengan kebaikan. Bekerja juga dapat menghapus dosa sebagaimana yang tertera pada hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tabrani bahwa. AuIbnu Abbas RA berkata, aku mendengar Rasulullah SAW Barangsiapa yang merasa lelah di sore hari, karena pekerjaan yang dilakukan oleh kedua tangannya, maka ia mendapat ampunan dosa-dosanya oleh Allah SWT di sore hari tersebutAy (HR. Imam Tabran. (Malihah et al. Job Design (Desain Pekerjaa. Dalam tulisan Rosalina Ayu W, et al yang berjudul AuThe Influences of Job Design. Competence and Rewards on Job Satisfaction Employee Performance of PDAM Delta Tirta Sidoarjo RegencyAy. Mondy . mengemukakan bahwa Desain pekerjaan atau job design merupakan suatu proses yang melibatkan penetapan tugas-tugas spesifik yang harus dilakukan, metode yang dipakai dalam pelaksanaan tugas tersebut, dan bagaimana tugas-tugas tersebut saling berhubungan dengan pekekerjaan lain dalam organisasi. Beberapa indicator yang diigunakan untuk mengukur desain peekerjaan menurut mondy . antara lain: Pentingnya tugas Karyawan cenderung bekerja bekerja lebih baik ketikka mereka merasa bahwa pekerjaan yang di berikan oleh atasan mereka adalah tugas penting. Keyakinan ini memberi jjaminan bahwa setiap pekerjaan yang berkontribusi pada kekuatan dan kemajuan Perusahaan Pengembangan kemampuan Desain pekerjaan harus memungkinkan perkembangan Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati kemampuan karyawan, dengan memberikan kesempatan untuk memaksimalkan keahlian dan pengetahuan mereka dalam keberagaman tugas termotivasi dan bertahan lebih lama dalam pekerjaan mereka jika diberikan keberagaman Dengan memiliki variasi dalam pekerjaan, karyawan dapat terhindar dari kejenuhan dan (Apriyanti, 2. Tujuan dan Pentingnya Analisis Pekerjaan Analisis Perkerjaan Analisis kegiatan yang dilakukan secara sistematis untuk mengkaji suatu jenis pekerjaan dengan cara mengidentifikasi tugas, tanggung jawab, serta kewajiban yang melekat pada pekerjaan tersebut, termasuk keahlian, pengetahuan, dan kompetensi yang dibutuhkan guna (Sinambela, 2. Analisis pekerjaan memegang peran krusial dalam sebuah organisasi karena menjadi dasar bagi berbagai kegiatan MSDM, pengembangan, pelatihan, dan penilaian kinerja, serta perencanaan karier. Pemahaman karakteristik tiap posisi memungkinkan organisasi untuk menetapkan kualifikasi yang tepat, sehingga dapat merekrut dan mengembangkan individu yang paling sesuai dengan kebutuhan. Tujuan analisis Pekerjaan Analisis pekerjaan perlu dijalankan perekrutan karyawan dimulai. Adapun tujuan dari analisis pekerjaan antara lain adalah:(Mohamad, 2. Job description, mencakup informasi identifikasi pekerjaan. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan riwayat tugas, tanggung jawab utama, serta standar dan spesifikasi yang harus dipenuhi dalam pekerjaan tersebut. Job pengelompokan berbagai jenis pekerjaan ke dalam kategori atau klasifikasi tertentu berdasarkan suatu sistem yang terstruktur. Umumnya, sistem tradisional disusun berdasarkan struktur kewenangan dalam organisasi, isi dan sifat pekerjaan yang terkait dengan aspek teknologi, serta karakteristik pekerjaan yang dipengaruhi oleh perilaku Job evaluation. Suatu metode pekerjaan berdasarkan fungsinya relevansinya di pasar tenaga kerja luar yang terkait. Job mencakup upaya-upaya guna mendistribusikan dan mengatur kembali aktivitas-aktivitas kerja pada beragam kelompok. Personal perumusan spesifikasi atau syarat tertentu yang dibutuhkan pengetahuan, kecakapan, serta sifat dan karakteristik pribadi keberhasilan dalam menjalankan pekerjaan tersebut Performance appraisal, tujuan utama dari penilaian kinerja adalah untuk memengaruhi administratif, seperti promosi, pemutusan hubungan kerja sementara, mutasi, kenaikan gaji, serta memberikan umpan balik Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati menjalankan tugasnya sendirisendiri. Worker training, guna tujuan meningkatkan kualitas kariawan baik dari segi pengetahuan skill dan yang lainnya agar dapat bekerja lebih efektif dan efesien. Worker kepentingan mobilitas karier, seseorang dalam berbagai posisi, jenis pekerjaan, dan profesi Efficiency, hal ini meliputi penyatuan proses kerja yang efisien serta perancangan aspek keamanan pada fasilitas dan peralatan fisik lain, dengan mengacu pada aktivitas kerja mekanisme, tata cara, serta standar pelaksanaan kerja. Safety, mirip dengan efisiensi, namun lebih menitikberatkan penghapusan tindakan kerja yang lingkungan yang tidak aman. Human Kegiatan ini mencakup tindakan proaktif dan responsif yang dijalankan oleh suatu instansi guna menjamin ketersediaan jumlah dan jenis SDM yang sesuai, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dan aspek lainnya secara berkelanjutan. Legal/quasi legal requirements. Peraturan dan kebijakan lain jalannya organisasi Manfaat Analisis Pekerjaan Manfaat analisis begitu krusial pada manajemen sumber daya insani dan organisasi secara keseluruhan. Tindakan ini memberikan berbagai manfaat, diantaranya:(Hanggraeni, 2. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Menyediakan mengenai berbagai tantangan dari lingkungan sekitar yang dapat berdampak pada kinerja Menghapus persyaratan jabatan cenderung bersifat diskriminatif. Mengidentifikasi aspek-aspek meningkatkan atau mengurangi kualitas kerja karyawan. Menyusun perencanaan tenaga kerja untuk kebutuhan di masa Menyesuaikan kandidat pelamar dengan posisi pekerjaan yang Menunjang dalam merumuskan manajemen SDM, sebagaimana karir, pelatihan, dengan menilai apakah pegawai telah memiliki kompetensi yang sesuai atau masih memerlukan pelatihan karena adanya kesenjangan antara kemampuan dan tuntutan Menentukan tolok ukur kinerja yang dapat dicapai, yakni syaratsyarat yang harus dipenuhi supaya suatu pekerjaan dinilai berhasil, sehingga hasil kerja bisa dinilai dengan cara yang Memfasilitasi tahap penempatan pegawai supaya sejalan dengan keahlian, pengetahuan, serta pengalaman yang diperlukan untuk jabatan tertentu. Menentukan interaksi kerja antara karyawan bawahan dan Membantu proses perancangan khususnya saat terjadi merger, akuisisi, atau efisiensi organisasi. Menyediakan menentukan nilai kompensasi Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati yang layak bagi setiap jabatan lingkungan kerja, tanggung jawab, dan persyaratan jabatan. Analisis Pekerjaan Berbasis Kompetensi Kompetensi merupakan ciri mendasar yang dimiliki oleh seseorang dan secara langsung berkaitan sebagai penyebab terhadap standar atau kriteria tertentu efektivitas maupun keunggulan kinerja dalam lingkungan kerja atau pada situasi (Wahdati et al. , 2. Ciri khas yang diartikan dengan merujuk pada kompetensi yang sifatnya fundamental, meliputi aspek kepribadian individu serta mampu meramalkan perilaku seseorang dalam berbagai situasi dan Kompetensi merupakan bagian dari ciri khas individu yang tercermin melalui perilakunya di lingkungan kerja. Kompetensi ini terdiri dari lima karakteristik utama, yaitu:(Wattimury et , 2. Motives . internal yang memengaruhi keinginan dan pikiran individu secara konsisten sehingga mendorong adanya tindakan Sifat dan watak bawaan mencakup karakteristik serta kondisi alami yang dimiliki seseorang sejak lahir, yang dapat memengaruhi kinerjanya di lingkungan kerja. Ini bisa sebagaimana penglihatan yang tajam atau postur tubuh atletis, maupun sifat psikologis seperti kemampuan mengelola emosi, ketelitian tinggi, dan karakter personal lainnya. Self Concept (Konsep dir. merujuk pada cara individu memandang dirinya sendiri, termasuk nilai-nilai dan sikap Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan yang diyakini. Contohnya, kepercayaan diri yang tinggi cenderung memandang dirinya sebagai individu yang mampu meraih tujuan dalam berbagai situasi, baik dalam kondisi mudah maupun menantang. Knowledge (Pengetahua. menggambarkan informasi dan pemahaman yang dimiliki keahlian tertentu. Meskipun nilai akademik atau IPK sering kemampuan, indikator ini belum tentu mencerminkan kinerja nyata di dunia kerja. Hal ini karena sulitnya mengukur secara langsung keterampilan dan pengetahuan yang benarbenar digunakan dalam praktik Pengetahuan lebih seseorang untuk melakukan sesuatu, bukan tindakan aktual yang dilakukannya. skill (Keterampila. kapasitas seseorang dalam menjalankan berbagai aktivitas, baik yang bersifat fisik maupun Keterampilan dalam ranah mental atau kognitif mencakup kemampuan berpikir sebab-akibat, serta menyusun konseptual, yaitu memahami pola dari data yang kompleks. Oleh karna itu, penempatan pegawai berbasis kompetensi merupakan suatu bentuk pengelolaan sumber daya keputusannya dilakukan berdasarkan keselarasan diantara keahlian yang diperlukan oleh suatu posisi dengan keahlian yang dimiliki individu, guna Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati organisasi atau perusahaan. Hasil Analisis Pekerjaan dan Hubungan Analisis Pekerjaan dan Fungsi Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Setiap perusahaan memiliki beragam sumber daya yang berfungsi sebagai input untuk kemudian diolah menjadi produk atau layanan yang dikenal sebagai Satu diantara sumber daya yang paling vital ialah manusia, karena perannya yang sangat vital dalam operasional perusahaan. Untuk mengelola, merencanakan, dan mengontrol sumber daya ini secara efektif, diperlukan suatu pendekatan manajerial yang dikenal dengan Manajemen Sumber Daya Insani. Berikut adalah kerangka hubungan antara kecocokan orangorganisasi: Pentingnya Kesesuaian OrangOrganisasi ditunjukkan adanya hubungan yang signigikan antara kesesuaian dengan (Cyr et al. , 2. Dalam memahami bagaimana analisis pekerjaan berkaitan erat dengan fungsi-fungsi MSDM, dijabarkan sebagai berikut:(Sarnoto. Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Insani Proses ini mencakup dua aspek utama. Pertama, organisasi perencanaan kebutuhan tenaga kerja, baik untuk periode singkat Kedua, dilakukan analisis jabatan guna memahami struktur peran dalam Pengisian Kebutuhan Tenaga Kerja (Staffin. Setelah kebutuhan tenaga berikutnya ialah mengisi posisiposisi yang tersedia. Pada proses berikut, dua aktivitas penting rekrutmen untuk menarik calon pelamar, dan seleksi guna memilih kandidat yang paling sesuai dengan kualifikasi yang Evaluasi Kinerja Karyawan Setelah kandidat terpilih mulai bekerja, kinerjanya akan Apabila hasil kerja menunjukkan performa yang baik, maka penghargaan dapat Sebaliknya, jika kinerja tidak memenuhi harapan, evaluasi akan dilakukan untuk menentukan langkah perbaikan, seperti pemberian motivasi atau pelatihan tambahan. Peningkatan Kualitas Karyawan dan Lingkungan Kerja Terdapat tiga pendekatan dalam meningkatkan kualitas karyawan dan kondisi kerja. Pertama, organisasi menyusun pelatihan dan pengembangan kompetensi dan produktivitas Kedua, peningkatan mutu lingkungan kerja dilakukan lewat program kesejahteraan dan Nurwahida. Rachmat Ghafur Hamran. Rika Dwi Ayu Parmitasari. Alim Syariati Ketiga, aspek fisik melalui program kesehatan dan keselamatan kerja. Manajemen Sumber Daya Insani (MSDI) mencakup berbagai aktivitas, mulai dari Dengan memahami kaitan antara analisis pekerjaan dan fungsifungsi dalam manajemen SDI, kita dapat menguraikan peran pekerjaan dalam keseluruhan siklus MSDI. Oleh karena itu, dilakukan sejak awal proses manajemen SDI agar hasilnya berikutnya dan mempermudah organisasi dalam mewujudkan visi dan misinya. KESIMPULAN Analisis Pekerjaan merupakan komponen yang mendasari berbagai fungsi dalam manajemen sumber daya manusia, mulai dari perencanaan sampai pengembangan SDM. Dalam konteks islam, pekerjaan tidak hanya bersifat duniawi, tetapi juga bernilaii ibadah jika dilaksanakan dengan niat, amanah, dan etika yang benar. Melalui pemahaman yang mendalam terhadap deskripsi pekerjaan, spesifikasi jabatan, dan desain pekerjaan, organisasi dapat menempatkan individu yang tepat pada posisi yang ttepat serta menciptakan lingkungan kerja yang efektif dan Analisis pekerjaan juga membantu organisasi dalam menyusun kebijakan SDM yang adil dan sesuai sekaliguus meningkatkan kinerja dan Oleh karena itu, integrasi antara pendekatan profesional dan nilainilai spiritual dalam analisis pekerjaan menjadi landasan kuat bagi organisasi Jurnal Edueco Volume 8 Nomor 1. Juni 2025 dalam visi dan JURNAL Edueco Universitas Balikpapan DAFTAR PUSTAKA