YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini Heru Hermawan,1 Abdul Kholik Munthe,2 Nia Febridayanti,3 Siti Hajar,4 Reni Azzahra5 heruhermawan496@gmail. com,1 abdulkholikmunthe@gmail. com,2 febridayantinia@gmail. sitihajar030899@gmail. com,4 reniazzahra83@gmail. STIT Al-Ittihadiyah Labura,1,2 PIAUD STIT Al-Ittihadiyah Labura3,4,5 ABSTRAK ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pendidik dalam perkembangan anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai peran pendidik dalam perkembangan dan pertumbuhan anak melalui konsep psikologi perkembangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan peneliti studi pustaka . tudi literatu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teoritik terdapat tiga teori terdahulu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, diantaranya adalah teori Piaget, teori Vygotsky, dan Bowlby. Menurut Piaget, anak usia dini memiliki pikiran yang pra-operasional dimana anak sudah mampu mengembangkan tindakan terstruktur untuk menghadapi lingkunganny. Selanjutnya menurut Vygotsky perkembangan anak pada masa menuju prasekolah didasari oleh jenis-jenis interaksi yang dimiliki anak di lingkungan sosialnya yang berpusat pada pencapaian tugas perkembangan. Dan menurut Bowlby dengan teorinya yaitu attachment . anak berkosentrasi pada kebutuhan mereka untuk mempertahankan kedekatanya kepada orang tuanya atau pengasuhnya . ermasuk pendidi. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu faktor internal . dan faktor eksternal . uar/lingkunga. This study aims to explain the role of educators in early childhood development. This paper reviews the role of educators in the development and growth of children through the concept of developmental psychology. The approach used is qualitative involving researchers of literature studies . iterature The results of this study indicate that theoretically there are three previous theories in child development and growth, including Piaget's theory. Vygotsky's theory, and Bowlby. According to Piaget, early childhood has a preoperational mind where children are able to develop structured actions to deal with their environment. Furthermore, according to Vygotsky child development in the period leading to preschool is based on the types of interactions that children have in their social environment which are centered on achieving developmental tasks. And according to Bowlby with his theory of attachment, children concentrate on their need to maintain closeness to their parents or caregivers . ncluding educator. There are many factors that cause children's growth and development, namely internal . and external . xternal / environmenta. KATA KUNCI: Anak usia dini. KEYWORDS: Early childhood, developmental psychology, the role of PENDAHULUAN Anak memiliki pola tingkah laku yang unik, perilaku yang menarik, dan sering menarik perhatian orang sekitar seperti orang dewasa. Aktivitas anak dalam kehidupan sehari-hari beraneka ragam, sesuai dengan tingkat usianya masing-masing. Baik usia bayi, bayi dibawah tiga tahun . , bayi dibawah lima tahun . , anak usia TK . -6 tahu. , sampai pada anak usia sekolah dasar (SD). Semua tingkat usia tersebut dikelompokkan STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 sebagai masa anak usia dini. Usia dini . -6 tahu. merupakan usia dimana sangat menentukan bagaimana suatu karakter anak akan terbentuk, begitu pula dengan kepribadian anak. Karena masa usia dini merupakan usia emas . olden ag. bagi anak mengalami pertumbuhan dan perkembangannya yang sangat pesat. Pertumbuhan dan perkembangan seorang anak tidak lepas dari tanggung jawab orang tua, keluarga maupun pendidik. Orang tua dan keluarga adalah orang-orang terdekat dengan kehidupan anak sejak lahir dan memberi pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Setelah anak memiliki umur yang cukup untuk masuk pada sekolah PAUD, maka orang yang berpengaruh selanjutnya adalah pendidik. Setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda pula. Vygotsky meyakini bahwa pengetahuan interaksi sosial anak merupakan hal yang penting bagi perkembangan dalam proses berpikir anak (Fakhruddin, 2. Suatu pembelajaran akan menjadi pengalaman yang bermakna bagi anak jika ia dapat melakukan sesuatu atas lingkungannya. Segala potensi anak, khususnya potensi inteligensi akan berkembang pesat tergantung pada orang tua dan pendidik . uru di sekola. , dan faktor pendukung lainnya. Pola asuh yang melekat adalah siapa yang paling dekat dengan seorang anak. Apabila yang paling dekat adalah ibu, maka watak ibu akan berpengaruh. Begitu pula bila ternyata pendidik di sekolah yang paling dekat, maka perilaku anak akan mengikuti gurunya. Beberapa orang tua menceritakan bahwa anaknya sering mengikuti sikap guru yang Semakin anak menyukai gurunya, maka setiap perkataan dan tingkah laku gurunya juga diikuti . oleh anak. Menjadi pendidik yang bisa memberikan stimulasi, pendidikan, bimbingan, kasih sayang, motivasi, dan perhatian dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak didik, maka pendidik harus memiliki pemahaman tentang bagaimana pentingnya peran pendidik dalam konsep psikologi perkembangan anak. Peran pendidik yang maksimal dan saling bekerja sama dengan orang tua secara positif akan menghasilkan anak yang luar biasa dalam potensi yang dimilikinya. Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik dikarenakan peran pendidik yang mengoptimalkan stimulasi pada semua aspek perkembangan yang dapat memunculkan potensi anak dalam pengasuhan yang dilakukan secara maksimal. Dengan demikian pendidik juga sangat berpengaruh dan bertanggung jawab terhadap perkembangan anak didik agar berguna bagi lingkungannya, dunia, dan masa depannya sehingga anak mampu berkembang sesuai dengan tahapan Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa peran pendidik dalam konsep psikologi perkembangan anak usia dini memiliki hubungan. Proses belajar seorang anak dimulai sejak menit-menit pertama dalam hidupnya. Murid atau peserta didik berkah mendapatkan pelayanan yang bermakna . , seperti lingkungan yang bermanfaat untuk proses belajar yang efektif (Leikin & Dinur, 2. Maka dari itu, penelitian ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya peran pendidik dalam kehidupan masa depan dan mengembangkan potensi anak usia dini. 13 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 Selain orang tua, pendidik memberikan semua bimbingan, motivasi, kasih sayang dan stimulus pada semua aspek perkembangan anak. Penelitian ini tujuan yakni agar peran pendidik PAUD tidak lagi dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Dalam penelitian ini juga peneliti ingin mengungkapkan bagaimana pendidik PAUD dapat berperan dengan baik sebagai agen pembelajaran dalam mengimplementasikan konsep psikologi perkembangan anak. Salah satu komponen pedagogik pendidik / guru PAUD adalah memahami pengetahuan tentang psikologi perkembangan anak. Pendidik harus memahami dunia anak-anak. Pengetahuan tentang perkembangan anak dapat membantu anak dalam mengembangkan diri dan memecahkan masalah yang dihadapinya, melalui pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan anak. Pendidik merupakan sebutan untuk seorang yang mendidik (Setiawan, 2. Dalam konteks penelitian ini yang dimaksud sebagai pendidik adalah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang kompetensi pendidik PAUD dikatakan bahwa pendidik anak usia dini merupakan tenaga professional yang bertugas merencanakan, melaksanakan pembelajaran, dan menilai hasil pembelajaran, serta melakukan pembimbingan, pelatihan, pengasuhan dan perlindungan (Depdikbud, 2. Konsep psikologi perkembangan memiliki teori-teori yang menjelaskan tentang proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam penelitian ini, peneliti hanya mengambil tiga ahli yaitu Piaget. Vygotsky, dan Bowbly. Teori Piaget Piaget berpendapat bahwa anak usia dini merupakan pikiran yang pra-operasional. Dalam periode ini anak mampu mengembangkan tindakan yang baik dan terstruktur untuk menghadapi lingkungan, anak mulai memahami simbol yang digunakan dalam sebuah objek tertentu (Patilima, 2. Dalam proses perkembangan anak menurut Piaget adalah proses secara genetik yang merupakan dasar dari mekanisme biologis dalam perkembangan bentuk syaraf. Semakin bertambah umur manusia maka semakin sempurna pula susunan syarafnya. Sehingga kemampuan yang dimilikinya akan mengalami Ketika seseorang mulai berkembang menuju tahap kedewasaan, maka akan mengalami adaptasi biologis terhadap lingkungannya yang akan menimbulkan perubahanperubahan secara kualitatif di dalam struktur kognitifnya. Namun. Piaget tidak melihat perkembangan kognitif secara kuantitatif. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda sesuai dengan tingkatan usia dengan kekuatan mental dalam perkembangan secara kualitatif (S. Arifin, 2. Jika terdapat keluarga yang memiliki anak berusia 0-2 tahun, maka anak tersebut harus dalam perhatian yang ekslusif dalam setiap perkembangannya. Menurut Piaget pada masa sensorimotor dan pra-operasional anak sangat berpengaruh dalam 0-2 tahun. Sebagai orang tua harus memperhatikan beberapa hal mencakup perkembangannya baik dalam pengawasan maupun dalam menjalankan perannya sebagai orang tua secara rinci dalam 14 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 perkembangan kognitif seorang anak dalam tahap sensorimotor (Paul, 2001, p. Berdasarkan hal tersebut, anak usia dini sedang berada pada tahap sensorimotor dan praoperasional. Pada tahap sensorimotorik, bayi mengalami kemajuan dalam mengambil Sedangkan tahap pra-operasional yang dimulai antara usia 2-7 tahun merupakan tahap kedua setelah tahap pertama dari Piaget. Dari tahap kedua, anak mulai memahami dunia dengan kata-kata dan gambar. Mereka mulai mengembangkan sebuah pemahaman yang stabil dan dapat melakukan penalaran (Pratiwi et al. , 2. Teori Vygotsky Vygotsky memandang bahwa perkembangan anak diawali pada masa awal yang menuju persiapan bersekolah didasari oleh jenis strategi yang dimiliki anak di lingkungan sosial maupun sekolahnya yang didasari oleh tugas pencapaian perkembangan anak. Pada zona perkembangan dekat (ZPD). Vygotsky memahami bahwa terdapat kerumitan relasi yang mencerminkan hubungan antara pembelajaran dengan perkembangan yang dinamis berbentuk siklus mental seorang anak yang memiliki manfaat bersama dalam bentuk ZPD yang digunakan oleh Vygotsky mendefinisikan bahwa perkembangan anak biasanya diartikan sebagai sebuah skala yang merupakan titik-titik dari hubungan dalam keterampilan dan kemampuan dalam sebuah kesatuan yang memiliki tingkat penguasaan yang berbeda-beda. Namun, seiring dengan perkembangan seorang anak yang memiliki ZPD tidak tetap akan sering berubah-ubah dalam proses pembelajaran. Jika anak melakukan sesuatu pada dirinya untuk proses belajar dari berikutnya (Roopnarine & Johnson, 2. Menurut Vygotsky, alat yang sangat berpengaruh dalam psikologis adalah ucapan. Karena ucapan mampu mengembangkan pikiran secara bebas dan perhatian pada pemahaman secara spontan. Selanjutnya Vygotsky berkata bahwa kebolehan untuk terlibat dalam percakapan secara batin terdapat tiga tahap, yaitu: . Kesatu, merupakan tujuan kepada objek yang tidak berlangsung dalam hubungan timbal balik anak dengan orang lain. Kedua, ketika anak memasuki usia antara tiga tahun tahun atau lebih, ia lebih memfokuskan terhadap ucapan yang sama terhadap diri sendiri. Ketiga, saat usia delapan tahun keatas, ujaran atau ungkapan dalam hati anak sama sekali tidak dapat didengar. Artinya percakapan batin pada anak pun memiliki perkembangan pada setiap usianya. Teori Bowlby Bowlby dengan teorinya yaitu attachment . menyatakan ada 4 tahap perkembangan pada anak usia dini. Pada fase pertama, respon anak tidak terpilah . sia lahir sampai 3 bula. Pada fase ini, bayi sangat menyukai wajah manusia dibandingkan dengan benda lainnya dan selalu tersenyum kepada semua orang yang dilihatnya. Artinya sikap yang ditunjukkan bayi ini adalah fakta kemelekatan bayi dengan semua orang yang ada di sekitarnya. 15 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 Fase kedua, usia 3-6 bulan, bayi hanya fokus pada wajah dan orang yang dikenalnya Karena pada tahap ini, bayi akan lebih selektif dalam memberikan respon senyum. Bayi hanya tersenyum kepada orang-orang dikenalnya. Sikap ini menunjukkan kemelekatan bayi hanya dengan orang yang dikenalnya. Selanjutnya pada fase ketiga, kemelekatan yang intens dan pencarian kedekatan yang aktif pada usia 6 bulan sampai 3 Pada fase ini bayi selalu menangis jika ditinggalkan ibunya, ia akan menunjukkan rasa cemas terhadap perpisahan. Bayi akan menangis jika ditinggalkan dan akan tersenyum jika ibunya kembali. Dan terakhir yaitu fase keempat, usia 3 tahun sampai pada masa kanakkanak anak akan mengalami masa tingkah laku persahabatan. Pada fase ini anak-anak berkonsentrasi pada kebutuhan mereka untuk mempertahankan kedekatannya kepada orang tuanya atau pengasuhnya . ermasuk pendidi. Teori kemelekatan Bowlby menunjukkan bahwa manusia sejak anak-anak tidak bisa hidup sendirian sebagai makhluk (Jhon W. Santrock, 2. Dari beberapa tahapan dan fase yang diuraikan tersebut dapat disimpulkan bahwa proses dari tingkah laku anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda sesuai dengan periode usia 0-6 tahun-tahun atau dari masa lahir sampai masa kanak-kanak akhir. Yang dimana pada masa kanak-kanak ini anak selalu memiliki hubungan dengan orang-orang sekitarnya, termasuk pendidik dalam membantu pertumbuhan dan perkembangannya. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian studi pustaka atau studi teks. Dalam penelitian studi pustaka atau studi teks mencakup beberapa bagian. Pertama telaah teori yang merupakan langkah disiplin ilmu yang perlu dilanjutkan secara empiris untuk memperoleh kebenaran secara empiris. Bagian berikutnya yaitu studi yang berupaya dalam mempelajari seluruh obyek penelitian secara teoritik yang terkait dengan validitas. Ketiga studi yang berupaya mempelajari teoritik linguistik. Kemudian keempat adalah studi karya sastra. Adapun penelitian ini lebih kepada studi pustaka yang mengkaji peran pendidik dalam pertumbuhan dan perkembangan dalam teori psikologi perkembangan. Tentunya penelitian ini akan sedikit membantu bagi para pendidik agar lebih memahami bahwa terdapat teori-teori yang membahas pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam lingkupan psikologi perkembangan. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Teori Piaget Piaget mengemukakan tentang bagaimana anak belajar. Auanak belajar melalui interaksi dengan lingkungannyaAy. Anak belajar melalui interaksi dengan lingkungannya. Menurut Piaget anak seharusnya mampu melakukan percobaan dan penelitian sendiri. anak harus berani bereksperimen dan guru bisa menuntun anak-anak dengan menyediakan bahan-bahan yang tepat. Tetapi yang terpenting agar anak dapat memahami sesuatu, anak harus membangun pengertian itu sendiri dalam dirinya dan harus menemukannya sendiri. 16 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 Menurut Piaget anak lahir dengan segala keunikan dan potensi yang ada dalam dirinya, yang antara satu dengan yang lainnya tidaklah sama pada setiap anak, bahkan anak kembar sekalipun. Tugas orang tua, guru, dan orang dewasa yang lain adalah menyiapkan lingkungan yang memungkinkan potensi-potensi yang dimiliki anak bisa berkembang dengan optimal baik potensi nalar . , rasa . , spiritual, maupun keterampilan . otorik dan sen. Pertumbuhan dan perkembangan anak selain didukung oleh adanya peran keluarga . rang tu. , peran pendidik juga sangat penting di sini. Karena pendidik merupakan orang tua kedua bagi anak selama anak dititipkan di tempat penitipan anak ataupun selama anak dalam sekolah. Hubungan yang positif dan kerjasama yang baik antara orang tua dan pendidik harus berjalan dengan harmonis sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak akan terstimulasi dengan optimal. Selain itu, seorang pendidik harus menyadari bahwa anak memiliki tingkat ketertarikan dan model belajar yang berbeda dan pada waktu yang berbeda pula. Misalnya, seorang anak perempuan berada di tahapan berpikir konkret, ia mulai berfikir secara logis, tetapi sebagian dari pikirannya tidak terlepass dari objek-objek dan aktivitas-aktivitas yang konkret. Dengan demikian, pembelajaran semestinya memberi kesempatan besar untuk anak agar ia mampu menghadapi kegiatan secara nyata. Misalnya, jika seorang guru TK ingin mengajarkan anak didik tentang tanaman bunga, tidak seharusnya guru memberikan materi secara umum dan dengan bahasa yang tidak tepat dengan usia anak usia dini. Hal yang harus diakui oleh setiap pendidik adalah setiap anak tidak mudah dalam menemukan hal baru dalam pengalaman pendidikan yang paling Dalam tahapan kognitif dapat membantu anak dalam pengetahuannya, tetapi anak memilih tahapan yang berbeda saat ia berada di tempat yang tidak dalam lingkungan tempat tinggalnya. Dengan demikian, dibutuhkan juga fungsi guru atau pendidik secara maksimal agar anak mampu memahami dan mengamati lebih dekat tentang Analisis Teori Vygotsky Menurut teori Vygotsky bahwa anak yang masuk dalam proses perkembangan diawali dengan proses kesiapan dalam memasuki lingkungan sekolah. Setiap anak yang dalam proses perkembangan memiliki titik-titik yang berhubungan dalam keterampilan dan kemampuan sesuai dengan tingkat penguasaan yang berbeda. Dengan demikian setiap orang tua selalu membantu anak dalam proses kesiapan memasuki lingungan sekolah yang bertujuan untuk dapat menjadikan seorang anak yang memiliki pribadi yang mandiri. Menurut Vygostky jika guru ingin mengetahui apa yang sudah siap dipelajari anak, kita tidak bisa melihat hanya pada apa yang bisa mereka lakukan saat bekerja sendirian, tetapi juga harus melihat jauh ke depan dan kemana ia akan berjalan saat diberikan sejumlah bantuan dari orang lain. Kontribusi terbesar pemikiran Vygotsky dibidang pendidikan adalah pentingnya kesadaran dalam pembelajaran, dalam pembahasan ini Vygotsky tidak menggunakan istilah tertentu, namun penelitiannya tentang bantuan 17 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 memori dan konsep-konsep ilmiah menunjukkan cara-cara anak menjadi sadar akan pemikiran dan gagasan mereka sendiri, yang kemudian mulai melatih sejumlah pengendalian atas dirinya. Menurut pandangan Vygotsky tentang anak TK yaitu setiap anak harus memulai sendiri terhadap pengetahuan, pemahaman dan pembelajaran mereka dan tidak terlepas dari peran orang tua maupun oang dewasa yang disekelilingnya yang berfungsi sebagai guru atau fasilitator dan moderator sangat berpengaruh bagi anak. Dalam pandangan diatas juga ditekankan bahwa perlu adanya keterlibatan orang dewasa, orang tua, dan keluarga yang melibatkan dalam proses pembelajaran seorang anak. Analisis Teori Bowbly Menurut Bowlby dengan teorinya yaitu attachment . menyatakan ada 4 tahap perkembangan pada anak usia dini. Pertama, fase pertama, respon tidak terpilah . sia lahir sampai 3 bula. Pada fase ini bayi sangat menyukai wajah manusia dibandingkan dengan benda lainnya. Pada usia 0-3 bulan bayi selalu tersenyum kepada semua orang yang Sikap ini menunjukkan kemelekatan bayi dengan semua ornag yang ada Fase kedua, fokus pada orang yang dikenal . sia 3-6 bula. Pada tahap ini bayi lebih selektif dalam memberikan senyum. Mereka hanya tersenyum kepada orangorang yang dikenalnya. Sikap ini menunjukkan kemelekatan bayi hanya dengan orang yang Fase ketiga, kemelekatan yang intens dan pencarian kedekatan yang aktif . sia 6 bulan sampai 3 tahu. Pada fase ini bayi selalu menangis jika ditinggalkan ibunya, dia menunjukkanrasa cemas terhadap perpisahan. Bayi akan menangis jika ditinggalkan dan akan tersenyum jika ibunya kembali. Fase keempat, tingkah laku persahabatan . sia 3 tahun sampai akhir masa kanak-kana. Pada fase ini anak-anak berkosentrasi pada kebutuhan mereka untuk mempertahankan kedekatannya kepada orang tuanya atau Teori kemelekatan Bowlby menunjukkan bahwa manusia sejak anak-anak tidak bisa hidup sendirian sebagai makhluk sosial. Setiap pertumbuhan dan perembangan anak tidak lepas dari kerja sama. Seperti prinsip-prinsip perkembangan yaitu bahwa seluruh aspek perkembangan saling bekerja sama antara satu sama lain yang memiliki tujuan ke arah yang positif, seperti motorik kasar dan motorik halus, kemampuan motorik halus mulai berkembang dan berfungsi dari sejak lahir dan berkembang secara bersamaan dalam tingkatan variasi sesuai dengan pengalaman kasus yang terdapat di lingkungan yang mempengaruhi kondisi fisik maupun lingkungan (Solihin et al. , 2. Pendidik yang memiliki visi dan misi searah dalam proses perkembangan dan pertumbuhan akan menjadikan anak tumbuh dan berkembang kearah Dengan demikian, pendidik dan orang tua harus memiliki tujuan kearah positif untuk menjadikan anak tumbuh dan kembang secara maksimal. Berdasarkan dari pendapat tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa setiap perkembangan pada masa usia dini menjadi acuan dalam proses perkembangan yang akan 18 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 datang menuju masa selanjutnya. Sehingga setiap proses perkembangan anak terealisasikan secara maksimal dengan fungsi dan tujuan paud yang telah ada. Menurut Piaget. Vygotsky teori kosntruktivistik, dan Bowbly difokuskan pada siswa yang pembelajaran dan penilian nya menggunakan autentik. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Anak Menurut Iskardah dalam Mukti Amini, fungsi ibu bapak dalam proses perkembangan anak adalah sebagai berikut: . memelihara kesahatan raga dan batin anak, . menanamkan pondasi kepribadian yang baik, . mengayomi dan memberikan dorongan anak untuk mengembangkan diri, . memberikan fasilitas yang maksiaml dalam pengembangan diri anak, . menciptakan suasana aman dan nyaman yang mendukung bagi perkembangan anak (Amini, 2. Berdasarkan pendapat diatas, terlihat bahwa peran pendidik harus dijalankan dengan sesuai secara maksimal dan optimal dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Menurut beberapa ahli pendidik, anak sangat dekat dalam pertumbuhan dan perkembangannya dilingkungan, baik lingkungan jasmani maupun lingkungan adat. Setiap orang yang berada dalam lingkungan anak sangat berperan dalam psikologi perkembangan Apabila anak dilahirkan dalam lingkungan yang baik, maka ketika ia besar nanti mempunyai pengaruh besar dalam perkembangan menuju masa selanjutnya, begitu pula Sebagai fasilitator maka pendidik perlu untuk mengkondisikan lingkungan yang kondusif dan menantang untuk memenuhi rasa ingin tahu peserta didik sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan(Mulyasa. Pendidik juga senantiasa membuat karyanya sendiri agar peserta didik ikut terinspirasi untuk membuat karyanya sendiri serta menjadikan suasana belajar mengajar sarat dengan pemberian inspirasi pada peserta didik. Peran guru sebagai pemberi inspirasi belajar . o giving learning inspiratio. , mempersyaratkan guru untuk mampu memerankan diri sebagai sosok yang memberikan inspirasi pembelajaran bagi peserta didik . nspiring teaching for studen. , sehingga kegiatan belajar dan pembelajaran dapat membangkitkan berbagai pemikiran, imajinasi, kreativitas, gagasan, dan ide-ide baru (I. Arifin, 2010. Mulyasa, 2. Pendidik dalam mengoptimalkan perkembangan dan pertumbuhan pada peserta didik sebagai kebutuhan dilakukan oleh pendidik agar proses belajar mengajar dapatpada peserta didik sebagai kebutuhan dilakukan oleh pendidik agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan efektif. Dalam penerapan pembelajarannya, pendidik senantiasa memberikan fasilitas belajar atau lingkungan pembelajaran yang menyenangkan . oyfull learnin. dan tidak membosankan bagi anak. Pendidik memiliki peran dalam memberikan kemudahan belajar . acilitate of learni. kepada seluruh peserta didik, agar dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan . appy/fu. , penuh semangat 19 | Heru Hermawan at. Peran Pendidik Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Terhadap Anak Usia Dini YATALATTOF: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 1 No. 1: SeptemberAeDesember 2021 . orale/anthusia. , tidak cemas . , dan berani mengemukakan pendapat . onfident to open opinio. (Mulyasa, 2. KESIMPULAN Perkembangan dan pertumbuhan anak sangat berpengaruh dengan lingkungannya. Jika setiap perkembangan dan pertumbuhan seorang anak dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tahapan perkembangan usianya, maka adanya peran pendidik yang mampu membantu dan mendukung secara penuh dalam setiap proses perkembangan anak secara Dalam konsep psikologi perkembangan terdapat teori Piaget. Vygotsky, dan Bowbly. Menurut teori Piaget, anak memiliki pemikiran secara pra-operasional. Pada periode ini anak mampu mengembangkan tindakan yang baik dan terstruktur untuk menghadapi lingkungan, anak mulai memahami simbol yang digunakan dalam sebuah objek tertentu. Sedangkan menurut teori Vygostky perkembangan anak pada masa awal yang mengarah ke persiapan sekolah yang didasari oleh tipe hubungan yang dimiliki anak di daerah sosial nya yang berkdudukan pada perolehan tugas perkembangan, berdasarkan pendapat Vygotsky mengenai Zona Perkembangan Dekat yang memberikan contoh kerumitan relasi antara perkembangan dan pembelajaran yang berenergi dalam bentuk pergantian dari cara belajar yang intelektual bersama dengan cara masing-masing. Dan menurut Bowbly ada fase usia 3 tahun sampai akhir masa kanak-kanak, anak berkosentrasi pada kebutuhan mereka untuk mempertahankan kedekatanya kepada orang tuanya atau pengasuhnya . ermasuk pendidi. DAFTAR PUSTAKA