Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. STRATEGI PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QURAoAN DI TPQ DARUSSALAM DESA BANDUNG KECAMATAN KEBUMEN Indah Sukmaningsih. Benny Kurniawan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen E-mail: Indahmahage@gmail. Abstract Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ) is an institution or community group that organizes nonformal Islamic religious education that aims to provide teaching in reading the Qur'an from an early age, as well as understanding the basics of Islamic dinul in kindergarten, elementary school and / or madrasah ibtidaiyah (SD / MI) or college. The purpose of this study is to find out how teacher strategies in improving the ability to read the Qur'an of students and to find out the results of using teacher strategies in improving the ability to read the Qur'an of TPQ Darussalam students. This research is a type of field research using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. Data validity techniques use source tringulation, adequacy of reviewers and attending research. The results showed that the strategies used by TPQ Darussalam teachers were . Getting used to reading prayers and short letters before learning began. Familiarize the culture of queuing by compiling qira'ati or the Qur'an on the teacher's desk before learning begins. Familiarize students to read the Qur'an with the rules of good and correct tajweed. Familiarize students to write material that has been delivered by the . Call students to recite using props and recite individually. Asr prayer in congregation. Apply a culture of greetings to teachers. Keywords: Strategy. Qur'an Reading Ability Abstrak Taman Pendidikan Al QurAoan (TPQ) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan nonformal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al QurAoan sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak, sekolah dasar dan atau madrasah ibtidaiyah (SD/MI) atau perguruan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al QurAoan santri dan untuk mengetahui hasil dari penggunaan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al QurAoan santri TPQ Darussalam. mPenelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan . ield researc. dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan tringulasi sumber, kecukupan resensi dan menghadiri penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru TPQ Darussalam yaitu . Membiasakan membaca doAoa dan surat-surat pendek sebelum pembelajaran dimulai. Membiasakan budaya mengantri dengan menyusun qiraAoati atau Al Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. QurAoan diatas meja guru sebelum pembelajaran dimulai. Membiasakan santri membaca Al QurAoan dengan kaidah ilmu tajwid yang baik dan benar. Membiasakan santri menulis materi yang sudah disampaikan oleh guru. Memanggil santri untuk mengaji menggunakan peraga dan mengaji secara individual. Sholat Ashar berjamaAoah. Menerapkan budaya salam terhadap Kata Kunci: Strategi. Kemampuan Membaca Al QurAoan PENDAHULUAN Pendidikan sangat penting dalam meraih kesuksesan dan cita-cita, tanpa pendidikan sesuatu yang diharapkan tidak akan tercapai. 1 Pendidikan akan merubah pola pikir anak, baik jasmani maupun rohani yang ada pada pendidikan formal maupun non formal serta pendidikan akan mengantarkan manusia untuk menggali potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, dan menciptakan kepribadian yang bertanggung jawab. Taman Pendidikan Al QurAoan (TPQ) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan non formal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al QurAoan sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak, sekolah dasar dan atau madrasah ibtidaiyah (SD/MI) atau perguruan tinggi. 2 Didalam kegiatan pembelajaran materi yang disampaikan tidak hanya membaca Al QurAoan saja melainkan materi yang bervariasi seperti doAoa-doAoa harian, bacaan sholat . , hafalan surat-surat pendek, hafalan tajwid, hafalan ghorib serta muskilat. Sehingga hal ini menjadi suatu lembaga yang berperan dalam mencapai tujuan pendidikan. Al QurAoan adalah firman Alloh SWT sekaligus muAojizat agung yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril3. Prinsip pembelajaran Al QurAoan pada dasarnya bisa dilakukan dengan bermacam-macam metode antara lain sebagai berikut : Pertama. Fatimah. Siti. Suhartono, and Umi Mahmudah. "A Robust Approach to Analyzing the Factors Influencing Quality Education in Indonesia. " The New Educational Review 49 . : 77-90. Muntoha. Jamroni dkk. Pemanduan Manajemen Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) di Masjid Arofah. Dusun Bandung dan Dusun Songbanyu 1. Kecamatan Songbanyu. Gunung kidul Daerah Istimewa Yokyakarta, (Yokyakarta: jurnal Inovasi dan Kewirausahaan. Sayyid Muhammad ibnu Alwi Al-Maliki. Al-Itqon fi Ulumil QurAoan (Bairut Libanon: Darul Fikri, 2. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. guru membaca terlenih dahulu kemudian disusul santrinya, kedua, murid membaca di depan guru, sedangkan guru menyimaknya, ketiga, guru mengulang-ulang bacaan sedangkan santri mernitukan kata perkata dan kalimat perkalimat secara berulang-ulang hingga terampil dan benar. 4 Untuk dapat membaca Al QurAoan dengan tartil dan sesuai kaidah-kaidah yang berlaku diperlukaan suatu bidang disiplin ilmu yang lazim disebut ilmu tajwid. 5 Ilmu yang dapat mengantarkan para pembaca Al QurAoan mampu membaca dengan benar, indah dan fasih sehingga terhindar dari kekeiruan dalam membacanya. 6 Apabila bacaan Al QurAoan tidak diikat dengan kaidah ilmu tajwid, maka akan timbul suatu rangkaian lagu atau irama yang cenderung mengubah bacaan Al QurAoan dan sudah pastinya pembacanya tidak akan mendapatkan rahmat dari Al QurAoan melainkan mendapatkan murka, karena membaca Al QurAoan tidak dengan kaidah ilmu tajwid yang ada. Sahabat Nabi yang bernama Anas ibnu Malik berkata. Aubetapa banyak para pembaca Al QurAoan itu mendapatkan murka Alloh SWT disebabkan cara membacanyaAy. Pendidikan di TPQ bertujuan untuk menekankan pemberian dasar-dasar membaca Al QurAoan serta membantu pertumbuhan anak agar lebih memahami dan mencintai Al QurAoan sejak dini serta membentuk atau mewujudkan santri yang memiliki karakter yang baik, berakhlak mulia serta bisa membaca Al QurAoan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan hukum yang Menyadari banyaknya anak yang malas dan bosan dalam belajar membaca Al QurAoan serta merasa kesulitan dalam mengucapkan huruf-huruf Al QurAoan, menyebabkan anak-anak kurang tertarik dalam belajar Al QurAoan. Hal tersebut terjadi lantaran cara ustadz-ustadzahnya yang terimplementasikan dengan baik. Cara yang digunakan dalam pembelajarn setiap harinya yaitu membaca, menulis serta menghafal tanpa diberi variasi agar santri lebih tertarik mengikuti Ahmad Syarifuddin. Mendidik Anak Menulis. Membaca dan Mencintai Al QurAoan. (Jakarta. Gema Insani, 2. , 1. Hasanah. Uswatun. Zulfah Uswatun Khoiriyah. Siti Fatimah, and Imam Subarkah. "Peningkatan Kemampuan Siswa Hafalan Al-QurAoan Melalui Metode Talaqqi Kelas XI di MA Salafiyah SyafiAoiyah. " Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2, no. : 264-277. Umah. Nasikhatul. Nur Rodiatul Munawaroh. Siti Ayisah, and Siti Fatimah. "Implementasi Metode Qiroati Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Kelas VII Di Mts Al-Falah. " Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2, no. : 414-425. Abu Hamid Al Ghazali, op. ,451. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. pembelajaran seperti penyampaian materi menggunakan metode bernyanyi atau yang lainnya. Selain itu, pemicu keterlambatan santri dalam membaca Al QurAoan juga bisa disebabkan karena kurang tegasnya peraturan-peraturan terhadap santri dan ustadzahnya seperti masih ada santri yang terlambat tanpa di beri sanksi, santri masih meninggalkan sholat berjamaah tanpa ada sanksi dari guru, santri masih banyak yang keluar-keluar kelas saat pembelajaran, atau bahkan dari ustadznya sendiri seperti datang terlambat ke TPQ, sehingga kelasnya tidak terkondisikan dengan baik, masih ada guru yang mengajar sambil membawa anaknya, bahkan ada guru yang belum memenuhu standar mengajar TPQ secara resmi. Dari permasalahan diatas, maka dituntut strategi guru agar proses pembelajaran bisa berlangsung dengan baik dan tujuan pembelajaran bisa tercapai, karena kegiatan awal yang dilakukan guru merupakan hal yang pertama kali diterima dan diikuti oleh santri/peserta didik. Sehingga strategi guru sangat penting didalam proses pembelajaran agar anak menjadi lebih semangat dalam belajar Al QurAoan dan cepat menerima materi yang disampaikan. Disamping memiliki strategi, guru harus mempunyai metode dalam pengajaran membaca Al QurAoan. Metode digunakan agar ilmu yang kita sampaikan bisa diterima dan ditangkap dengan baik. Guru harus memiliki pengetahuan dan kemampuan menyampaikan materi, melalui metode yang tepat maka ilmu akan mudah dipahami. Informasi awal terkait kondisi kemampuan santri dalam membaca Al QurAoan yaitu terlihat ketika berada di kelas QurAoan. Dimana masih banyak santri yang belum mahir ataupun belum sesuai kaidah ilmunya dalam membacakan ayat-ayat Al QurAoan. Bahkan ada juga beberapa santri yang harus dipaksa ikut masuk kedalam kelas Al QurAoan karena usianya yang sudah beranjak dewasa. Selain itu, berdasarkan hasil observasi di TPQ Darussalam Desa Bandung Kecamatan Kebumen yaitu rendahnya semangat untuk belajar membaca Al QurAoan yang masih banyak dijumpai. Seperti kurangnya keseriusan dalam membaca Al QurAoan. Permasalahan tersebut dapat menghambat proses belajar membaca Al QurAoan, di karenakan kurangnya motivasi. Sehubungan dengan hal tersebut, maka penulis merasa perlu melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul AuStrategi Peningkatan Kemampuan Membaca Al QurAoan di TPQ Darussalam Desa Bandung Kecamatan KebumenAy. METODE PENELITIAN Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah . ebagai lawannya adalah eksperime. dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara tringulasi . , analisis data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. 8 Dalam penelitian ini, adapun lokasi penelitian yang diteliti yaitu TPQ Darussalam Desa Bandung yang beralamat di Kompleks Masjid Darussalam. RT 02 RW 02. Bandung. Kebumen. Adapun waktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mulai dari bulan Mei hingga bulan Juli. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif di TPQ Darussalam Desa Bandung tahun 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan yang dilakukan peneliti yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara serta dikuatkan dengan bukti dalam bentuk dokumentasi. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Strategi Pembelajaran Al QurAoan di TPQ Darussalam Strategi pembelajaran Al QurAoan menurut Zarkasyi adalah sebagai berikut: 9 Sistem seorangan atau individu . Dalam praktiknya santri atau siswa bergiliran satu persatu sesuai kemampuan membacanya . ungkin satu, dua, tiga atau bahkan lebi. Klasikal individu. Dalam praktiknya sebagian waktu guru digunakan untuk menerangkan pokok-pokok pelajaran, sekedar satu atau dua halaman dan seterusnya, sedangkan membacanya sangat ditekankan, kemudian dinilai prestasinya. Klasikal baca simak. Dalam praktiknya guru menerangkan pokok pelajaran yang rendah . Kemudian para santri atau siswa pada pelajaran ini di tes satu persatu dan disimak oleh semua santri, demikian seterusnya sampai pada pokok pelajaran berikutnya Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif. Cetakan keenam, (Bandung: Alfabeta, 2010,1. Zarkasyi, op. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Berdasarkan referensi penelitian terdahulu yang berjudul Upaya Guru TPQ dalam Pembelajaran Membaca Al QurAoan pada Masa Pandemi Covid-19 di TPQ Al MubtadiAoin Desa Triwarno Tahun Pelajaran 2020/202110, pada penelitian ini dalam meningkatkan kemampuan membaca Al QurAoan menggunakan sistem pembelajaran klasikal dan sorogan. Strategi lainnya yang diterapkan yaitu, media pembelajaraanya menggunakan sistem online. Untuk alokasi waktu pembelajaraannya di TPQ lebih sedikit dari TPQ tempat peneliti melakukan riset. Metode yang digunakan pun berbeda, jika di TPQ Darussalam menggunakan metode pembelajaran Qiroati sedangkan pada referensi jurnal ini menggunakan metode pembelajaran Selain strategi diatas ada juga strategi tambahan lainnya. Setelah melakukan wawancara dan observasi didapatkan hasil penelitian tentang strategi lain yang digunakan oleh guru TPQ Darussalam yaitu : Membiasakan membaca doAoa dan surat-surat pendek sebelum pembelajaran dimulai Membiasakan budaya mengantri dengan menyusun QiraAoati atau Al QurAoan diatas meja guru sebelum pembelajaran dimulai Membiasakan santri membaca Al QurAoan dengan kaidah ilmu tajwid yang baik dan Membiasakan santri menulis materi yang sudah disampaikan oleh guru Memanggil santri untuk mengaji menggunakan peraga dan mengaji secara individual Sholat Ashar berjamaAoah Menerapkan budaya salam terhadap guru Berdasarkan pengamatan peneliti bahwa strategi pembelajaran Al QurAoan yang diterapkan di TPQ Darussalam ini cukup efektif, pembelajaran Al QurAoan diawali dengan membaca doAoa bersama . oAoa lapanga. , dilanjutkan dengan klasikal yang dipimpin oleh guru dengan materi sesuai jilidnya masing-masing. Santri diminta mengikuti bacaan guru secara bergantian, hal tersebut dimaksudkan agar memudahkan santri ketika membaca sendirian didepan guru sesuai dengan catatan buku prestasi harian dan hafalan. Imroatussakinah. Upaya Guru TPQ dalam Pembelajaran Membaca Al QurAoan pada Masa Pandemi Covid19 di TPQ Al MubtadiAoin Desa Triwarno Tahun Pelajaran 2020/2021. Jurnal Tarbi: IAINU Kebumen 2. , 115. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Pembelajaran Membaca Al QurAoan TPQ Darussalam Pengelolaan alokasi waktu pembelajaran Al QurAoan di TPQ Darussalam sangat berpengaruh terhadap hasil pembelajaran Al QurAoan. Waktu pembelajaran Al QurAoan di TPQ Darussalam dimulai pukul 14. 00 WIB. Dengan adanya alokasi waktu yang cukup lama di harapkan bisa memaksimalkan proses belajar Al QurAoan. Kualitas Kemampuan Membaca Al QurAoan Setiap strategi yang diterapkan dalam pembelajaran akan mempengaruhi hasil belajar Hasil belajar pada pembelajaran membaca Al QurAoan adalah peningkatan kemampuan santri dalam membaca Al QurAoan. Kemampuan membaca Al QuraAoan yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah kelancaran membaca dan ketepatan dalam membaca Al QurAoan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti ketika santri di tes dalam rangka evaluasi, kriteria yang digunakan oleh TPQ Darussalam dalam menentukan kualitas kemampuan membaca Al QurAoan santri adalah : Kelancaran santri dalam membaca materi jilid atau Al QurAoan . Ketetapan santri ketika membaca Al QurAoan dalam melafadzkan setiap huruf Al QurAoan yang dibaca . ifat huruf dan makhorijul huru. Kemampuan santri dalam membaca Al QurAoan dengan tartil Kebenaran dalam setiap bacaan yang mengandung hukum tajwid seperti hukum nun sukun atau mim sukun Mampu menjawab setiap pertanyaan yang diberikan seputaran ilmu tajwid yang diajarkan sesuai dengan materinya . Mampu menghafalkan materi tambahan seputar surat-surat pendek dan doa-doa harian sesuai dengan materi jilid yang diajarkan . Untuk santri yang sudah menyelsaikan materi jilid 6, maka ditambah dengan materi Ghorib Al QurAoan Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Tidak berbeda jauh dengan kualitas kemapuan membaca Al QurAoan di TPQ Darussalam dengan Majeli Taklim SAMARA. Seperti yang dipaparkan dalam sebuah jurnal yang berjudul Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Al QurAoan di Majelis Taklim SAMARA Desa CandirejoKecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah11. Pada sadarnya agar mampu membaca Al QurAoan dengan lancar, baik dan benar maka perlu dilakukan kegiatan membeca Al QurAoan secara berulang-ulang serta didasari dengan ilmu membaca Al QurAoan yang benar. di TPQ Darussalam dan di Majelis Taklim SAMARA pun sama-sama mengajarkan terkait makhorijul huruf, ilmu tajwid serta cara membaca Al QurAoan dengan tartil dan fasih. Selain itu, kegiatan yang sama dan selalu diulang-ulang tentunya sangat rawan mendatangkan kebosanaan, oleh karena itu pra gurunya tida bosan-bosannya untuk selalu mensuport dan memotivasi para santri dan Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Pembelajaran Al QurAoan di TPQ Darussalam Dengan adanya strategi yang dilakukan TPQ Darussalam dalam meningkatkan kemampuan membaca Al QurAoan, tentunya ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam pencapaian pelaksanaannya tersebut. Adapun upaya yang mendukung yaitu dengan memberikan motivasi, arahan ataupun memberikan materi dengan metode yang mudah dipahami seperti menggunakan metode qiraAoati. Adanya minat dan dukungan dari orang tua dan gurunya itu sendiri, serta kelengkapan sarana dan prasarana sudah bisa mencukupi sebagai penunjang keberhasilan meningkatkan kualitas di TPQ Darussalam. Dari hasil wawancara dan juga sudah terlamir didalam laporan penanggung jawaban pengurus periode 2021-2022 disebutkan bahwa faktor penghambat yang ada adalah sebagai berikut : Intan Winarsih. Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Al QurAoan di Majelis Taklim SAMARA Desa CandirejoKecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal PAI: UIN Raden Intan Lampung, 2. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Dari Pihak Guru atau Tenaga Pendidik . Menurunnya semangat guru dalam memberikan pembelajaran yang inovatif, kreatif dan menyenangkan . Jumlah guru yang masih kurang jika dilihat dari perbandingan jumlah santri yang belajar di TPQ Darussalam . Keaktifan guru yang berkurang karena kebanyakan guru perempuan sudah memiliki keluarga dan hamil/melahirkan Dari Pihak Santri . Kurang aktifnya santri yang rumanya agak jauh dari TPQ Darussalam di dukung dengan faktor cuaca saat musim hujan menjadikan santri ketinggalan pelajaran . Santri yang sudah lulus dari Sekolah Dasar (SD) biasanya akan jarang masuk atau bahkan keluar dari TPQ, karena mereka melanjutkan ke MTs atau SMP yang mana pulangnya sudak sangat siang, sehingga mereka kecapean dan sering . Melemahnya semangat belajar santri bahkan mengalami kejenuhan. Dari Segi Metodologi Pembelajaran Dalam sebuah proses belajar guru dapat menggunakan dengan berbagai metode yang sesuai dengan anak didiknya, tujuan, situasi dan fasilitas. Sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan tujuan yang telah dirumuskan dalam kurikulum TPQ dapat tercapai. Metode yang digunakan dalam TPQ Darussalam mayoritas merupakan metode yang terdahulu, yaitu metode klasikal, motivasi ataupun sorogan. Karena metode terdahulu terasa lambat, sehingga kurang menyeimbangkan dengan perkembangan zaman yang begitu pesat. Lain-lain . Minimnya fasilitas, sarana dan prasarana Kurangnya dana operasional Dalam sebuah riset yang berjudul Strategi Pembelajaran Al QurAoan dalam Memingkatkan Kemampuan Baca Al QurAoan Santri di TPQ Al Haasani Gampingan Pagak Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Malang12 juga menjelaskan bahwa fakto pendukung dan penghambat yang ada di TPQ tersebut tidak berbeda jauh dengan riset yang dilakukan peneliti di TPQ Darussalam. Faktor pendukung diantanya, semangat dewan guru untuk mengajarkan Al QurAoan kepada santri, santri yang aktif masuk dan memiliki semangat belajar mengaji Al QurAoan, alokasi waktu pembelajaran yang cukup lama, serta memiliki lingkungan yang kondusif. Sedangkan faktor penghambat yang ada yaitu, keaktifan guru yang berkurang, kurangnya fasilitas sarana dan prasarana, serta kesejahteraan guru yang masih kurang. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dipaparkan peneliti, maka dapat ditarik kesimpulan guna menjawab semua rumusan masalah yang ada, antara lain: Dalam pelaksanaan pembelajaan Al QurAoan di TPQ Darussalam menerapkan strategi dalam pembelajarannya agar dapat meningkatkan kemampuan baca Al QurAoan santri. Strategi penyampaian dalam pembelajaran dikelas menggunakan model klasikal dan sorogan, untuk pengelompokan belajar disesuaikan dengan kemampuan santri. Strategi lainnya yang diterapkan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al QurAoan yaitu : membiasakan membaca doAoa-doAoa harian dan surat-surat pendek sebelum pembelajaran dimulai, membiasakan santri membaca Al QurAoan dengan kaidah ilmu tajwid yang berlaku, membiasakan santri menulis materi tambahan yang disampaikan oleh guru, sholat AoAshar berjamaAoah, menerapkan budaya salam terhadap guru dan teman, serta guru tidak bosanbosannya untuk memberikan motivasi belajar kepada para santrinya. Untuk pelaksanaan pembelajaran santri di TPQ Darussalam dilaksanakan rutin pada hari Sabtu-Kamis mulai pukul 00 WIB. Selain di TPQ, alokasi waktu pembelajaran juga bisa dilaksanakan di rumah guru terdekat setiap baAoda Maghrib. Untuk metode yang digunakan sama, yaitu menggunakan metode QiraAoati. Hal tersebut dirasa akan lebih memudahkan santri dalam melafalkan bacaan Al QurAoan. Hal yang membedakan antara belaja di TPQ dan di rumah guru terletak pada fasilitas yang disediakan dan penggunakan waktu pembelajaran. Kualitas kemampuan Mahin Mufti. Strategi Pembelajaran Al QurAoan dalam Memingkatkan Kemampuan Baca Al QurAoan Santri di TPQ Al Haasani Gampingan Pagak Malang (UIN Maulana Malik Ibrahim Malan. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 126-137 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. membaca Al QurAoan santri dirasa peneliti sudah cukup baik. Hal tersebut dibuktikan dengan guru yang menggunakan kriteria berdasarkan kelancaran dan ketepatan membaca, dan pastinya harus tartil, jelas, serta sesuai kaidah ilmu tajwid agar santri bisa lolos ketahap berikutnya. Faktor pendukung pembelajaran Al QurAoan di TPQ Darussalam diantaranya : dewan guru yang baik dan selalu semangat untuk mengajarkan Al QurAoan kepada santri, keaktifan santri mengaji di TPQ dan di rumah guru, metode pembelajaran yang diterapkan serta lingkungan yang kondusif berupa dukungan dari masyarakat dan wali santri. Sedangkan faktor penghambatnya adalah menurunnya semangat guru dalam memberikan pembelajaran yang inovatif, keaktifan guru dan santri dalam pembelajaran Al QurAoan, kurangnya fasilitas sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya manusia tenaga pendidik, serta kesejahteraan guru yang dirasa masih DAFTAR PUSTAKA