Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. https://doi. org/10. 35877/panrannuangku4484 ISSN: 2798-1096 . Edukasi Penerapan Konsep Jarimatika Pada Operasi Hitung Siswa SD IT Wihdatul Ummah Takalar Inayanti Fatwa*. Yusniar. Andi Dewi Rizka Ainulia M. Hariani Harjuna, & Suci Wulandhani Universitas Patompo. Jl. Inspeksi Kanal Citraland No. 10 Makassar, 90233. Indonesia Abstract Metode jarimatika adalah teknik berhitung cepat dengan menggunakan jari sebagai alat bantu. Menyelesaikan operasi hitung dengan cara konvensional menjadi hal yang biasa dan terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Metode jarimatika salah satu cara yang dapat digunakan untuk membantu siswa menyelesaikan soal operasi hitung, terutama penjumlahan dan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk membekali peserta didik SD IT Wihdatul Ummah Takalar tentang pemahaman metode jarimatika dan mampu membantu siswa dalam menyelesaikan operasi hitung seperti penjumlahan dan pengurangan, serta meningkatkan semangat dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika. Metode yang digunakan yaitu pemberian pelatihan dan umpan balik. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil post-test siswa sebesar 30% dari hasil sebelumnya, serta terjadi peningkatan minat belajar siswa dilihat dari respon siswa yang antusias mengikuti kegiatan ini. Keywords: Jarimatika. Operasi Hitung, dan Siswa Sekolah Dasar. Pendahuluan* Matematika memiliki peranan penting dalam pendidikan karena banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih tegas lagi. Dajono . mengemukakkan tiga macam pengertian matematika, meliputi: . matematika sebagai ilmu pengetahuan tentang bilangan dan ruang, . matematika sebagai studi ilmu pengetahuan tentang klarifikasi dan konstruksi berbagai struktur dan pola yang dapat di imajinasi, . matematika sebagai kegiatan yang dilakukan oleh para matematisasi (Fadli et al. , 2. Ketika membahas mengenai matematika, kita tidak bisa lepas dari yang namanya perhitungan, yang merupakan bagian terpenting yang perlu dipahami. Hal ini sejalan dengan pendapat Depdiknas yang menyatakan bahwa berhitung sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari, terutama pada konsep bilangan yang merupakan dasar bagi pengembangan kemampuan matematis (Febrizalti & Saridewi, 2. Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar merupakan tahap awal pengenalan berhitung. Menurut Jujun S. Suriasumantri matematika adalah pengetahuan yang terorganisir secara deduktif. Dalam matematika sekolah dasar, siswa mengetahui, memahami dan menggunakan bilangan dalam kehidupan sehari-hari. Metematika pada jenjang pendidikan dapat menekankan pada pembentukan penalaran, sikap, dan keterampilan, terutama dalam penguasaan bilangan, termasuk berhitung (Yefri et al. , 2. Oleh karena itu, penguasaan konsep dasar matematika, sangat penting sejak dini, terutama kemampuan berhitung cepat. Pembelajaran matematika di SD bertujuan agar siswa dapat mengetahui konsep matematika, memecahkan masalah secara sistematik, mengomunikasikan hasil-hasilnya, menghargai dan menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari (Lintari Saputri et al. , 2. Adapun proses pembelajaran di kelas merupakan salah satu faktor penunjang keberhasilan tingkat pemahaman siswa. Berbagai cara yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di kelas, seperti menggunakan model pembelajaran yang bervariasi, penggunaan media pembelajaran, pemanfaatan teknologi. Corresponding author: E-mail address: inayantiazzahra@gmail. Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat is licensed under an Attribution-NonCommercial 4. 0 International (CC BY-NC 4. Fatwa et. al | Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2025, 5. : 170Ae174 dan lain-lain. Pada pembelajaran berhitung tingkat sekolah dasar, terutama pada operasi penjumlahan dan pengurangan sangat diperlukan metode pembelajaran yang menarik sehingga siswa dapat memahami materi dengan Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan sehingga siswa tertarik mengikuti pelajaran adalah dengan menggunakan metode jarimatika. Kita ketahui bahwa pembelajaran di kelas yang menoton terkadang membuat siswa kurang tertarik mengikuti Pada umumnya pembelajaran matematika di Indonesia masih menekankan menghapal rumus-rumus dan Bahkan, guru pun otoriter dengan keyakinan pada rumus-rumus atau pengetahuan matematika yang sudah ada. Padahal pembelajaran matematika itu harus mengembangkan logika, pemikiran, dan beragumentasi (Choiriyah et al. , 2. Metode jarimatika merupakan salah satu cara untuk meningkatkan semangat dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, khususnya berhitung cepat. Metode jarimatika lebih menekankan pada penguasaan konsep terlebih dahulu kemudian cara cepatnya, disampaikan secara menyenangkan sehingga anak-anak akan merasa senang dan mudah menerimanya. Teknik sepuluh jari atau jarimatika ini merupakan teknik yang bisa digunakan untuk anak dari taman kanak-kanak sampai sekolah menengah bahkan untuk orang dewasa (Maja et al. Teknik ini tidak hanya bisa digunakan oleh guru saja, tetapi orang tua juga bisa menggunakan teknik jarimatika ini di rumah. Prinsip dasar metode ini adalah memvisualisasikan masalah matematika dengan menggunakan jari-jari tangan yang mewakili angka-angka dalam masalah tersebut, sehingga siswa dapat memahami secara konkrit hubungan antar angka-angka tersebut (Najib & Utami, 2. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah SD IT Wihdatul Ummah Takalar. SD IT Wihdatul Ummah Takalar adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu yang terletak di Jalan Abdullah Dg. Ngalle Lorong 2. Tala Sompu. Kelurahan Sombala Bella. Kecamatan Pattallassang. Kabupaten Takalar. Sulawesi Selatan. Sekolah ini berdiri pada 1 Juli 2013 di bawah naungan Yayasan Ibnu Mubarok Wahdah Islamiyah. Kurikulum yang diterapkan menekankan pada nilai-nilai Islam dan mengajarkan ilmu pengetahuan secara terintegrasi, membentuk anak didik menjadi generasi berakhlak mulia, berilmu dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk membekali peserta didik SD IT Wihdatul Ummah Takalar tentang pemahaman metode jarimatika dan mampu membantu siswa dalam menyelesaikan operasi hitung terutama penjumlahan dan pengurangan dengan jari tangan agar lebih mudah dalam berhitung, yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta meningkatkan hasil belajar peserta didik. Sekolah ini menjadi sekolah sasaran, dikarenakan berdasarkan observasi di sekolah tersebut, diperoleh bahwa masih kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika, serta siswa yang masih menggunakan cara konvensional dalam berhitung, sehingga metode pembelajaran konsep jarimatika dapat dijadikan salah satu metode yang dapat menambah wawasan, meningkatkan semangat siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Metode Pelaksanaan Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni tahun 2025 tentang AuEdukasi Penerapan Konsep Jarimatika pada Operasi Hitung Siswa SD IT Wihdatul Ummah TakalarAy dimana kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta dari siswi kelas VIB Putri SD IT Wihdatul Ummah Takalar. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yakni tahap persiapan, pelaksanaan, serta tahap pelaporan. Adapun tahapan pelaksanaan yaitu: . memberikan soal-soal penjumlahan dan pengurangan sebelum penyampaian materi untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan melihat cara siswa menyelesaikan soal. menyampaikan materi secara lisan terkait metode jarimatika dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan. diskusi terkait metode jarimatika dan simulasi/latihan menyelesaikan soal dengan metode jarimatika secara individu, dan yang terakhir. memberikan soal-soal penjumlahan dan pengurangan kepada setiap siswa dengan menjawab soal secara individu menggunakan metode jarimatika, untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan kegiatan pengabdian ini. Mengedukasi siswa untuk menerapkan konsep jarimatika merupakan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sangat membantu dalam upaya menambah wawasan siswa akan pentingnya pemahaman konsep penggunaan jarimatika ditingkat sekolah dasar. Fatwa et. al | Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2025, 5. : 170Ae174 Hasil dan Pembahasan Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan tema AuEdukasi Penerapan Konsep Jarimatika pada Operasi Hitung Siswa SD IT Wihdatul Ummah TakalarAy yang terdiri atas tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan. Keseluruhan tahapan dilaksanakan dalam jangka waktu A 6 bulan. Tahap Persiapan Pada tahap ini, persiapan yang dilakukan adalah menyusun proposal, membuat materi, jadwal, dan melakukan konfirmasi kepada peserta dan tempat kegiatan yaitu SD IT Wihdatul Ummah Takalar dimana rencana pelaksanaan dan jadwal pengabdian akan diinformasikan kepada peserta melalui kordinasi langsung dengan pihak sekolah. Sebelum pelaksanaan kegiatan, terlebih dahulu diadakan observasi seperti mengamati kelas kemudian melakukan wawancara kepada para guru produktif terkait minat siswa dalam pelajaran matematika. Tahap Pelaksanaan Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta dari siswi kelas VIB Putri SD IT Wihdatul Ummah Takalar. Pemaparan materi oleh narasumber dengan tema AuEdukasi Penerapan Konsep Jarimatika pada Operasi Hitung Siswa SD IT Wihdatul Ummah Takalar. Berikut gambar tentang suasana pemberian materi: Gambar 1. Proses pemberian materi kepada siswa Gambar 2. Proses tanya jawab bersama siswa Secara umum, kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Berikut hasil utama yang diperoleh: Tingkat Partisipasi Tinggi. Fatwa et. al | Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2025, 5. : 170Ae174 Sebanyak 23 siswa dari SDIT Wihdatul Ummah Takalar ikut serta dalam kegiatan ini. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan aktif berinteraksi selama sesi berlangsung. Peningkatan Pemahaman Konsep Operasi Hitung Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan pada kegiatan ini, terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa sebesar 30%. Ini menunjukkan bahwa metode jarimatika efektif dalam membantu siswa memahami operasi dasar matematika, terutama penjumlahan dan pengurangan. Peningkatan Minat Belajar Matematika Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa siswa merasa lebih tertarik dan senang belajar matematika dengan metode jarimatika dibandingkan dengan metode konvensional. Tahap Pelaporan Pada tahap pelaporan yang dilakukan adalah merampung materi dari narasumber dan dokumentasi sebagai acuan untuk menyusun laporan, serta absensi, surat keputusan tim pelaksanaan, dan dokumentasi kegiatan sebagai lampiran dari laporan yang akan disusun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode jarimatika merupakan alternatif yang tepat untuk membantu siswa memahami konsep operasi hitung dasar secara menyenangkan. Metode ini tidak hanya memberikan pendekatan visual dan kinestetik, tetapi juga membantu siswa dengan kemampuan belajar yang berbeda agar tetap bisa mengikuti Efektivitas metode ini tercermin dari peningkatan hasil tes dan semangat belajar siswa. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu praktik di luar jam pelajaran regular, variasi tingkat kemampuan siswa yang memerlukan pendekatan berbeda-beda, serta keterbatasan media peraga, sehingga perlu ditingkatkan untuk implementasi lebih luas. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar berbasis pendekatan inovatif dan menyenangkan. Kesimpulan Berdasarkan hasil kegiatan dan evaluasi, dapat disimpulkan bahwa: Metode jarimatika efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar, khususnya penjumlahan dan pengurangan. Minat dan antusiasme siswa terhadap pelajaran matematika meningkat secara signifikan setelah mengikuti kegiatan ini. Partisipasi aktif siswa menunjukkan bahwa metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan . Peningkatan hasil belajar siswa, yang ditunjukkan dari perbandingan nilai pre-test dan post-test, membuktikan bahwa pendekatan kinestetik seperti jarimatika mampu menjawab tantangan pembelajaran matematika di tingkat . Kegiatan ini turut memberikan kontribusi positif dengan menghadirkan inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan mudah diterapkan. Acknowledgements Terlaksananya kegiatan ini tidak lupa tim pengabdian kepada masyarakat mengucapkan terima kasih sebesarbesarnya kepada Universitas Patompo yang memberikan dukungan sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik. Kepada segenap keluarga besar SD IT Wihdatul Ummah Takalar, terutama siswi dan guru kelas VIB Putri sebagai partisipan yang memberikan ruang dan kesempatan, tanpanya kegiatan ini tidak dapat terlaksana, serta permohonan maaf sebesar-besarnya untuk segala kekurangan yang terjadi saat kegiatan berlangsung. Fatwa et. al | Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2025, 5. : 170Ae174 References