Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol. No. September 2018 ISSN: 2541-1004 e-ISSN: 2622-4615 Analisa dan Perancangan Tata Kelola Akses Internet Gratis pada Cafy Roose Menggunakan Mikrotik Rb 750 Ari Syaripudin Fakultas Teknik. Universitas Pamulang. Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang Barat. Tangerang Selatan e-mail: dosen00671@unpam. Abstract Free internet access provided at a cafy is expected to increase the interest of cafy visitors. Cafe Roose provides free internet access to consumers, it is expected that with free internet access, the number of visitors to the cafy will increase. Free internet access is spread through WIFI devices that use a 2. 4 Ghz This wifi is used because almost all communication devices are used such as Smart Phones and laptops using WIFI. The problem that arises is that internet access on public networks requires high protection so as not to be misused, the increasing number of users causes the internet access to be Officers also cannot control the use of internet access. From these problems, the governance of free internet access was made on roose cafy using mikrotik rb 750. Kata Kunci: Internet. Wifi. Mikrotik Pendahuluan Tidak dapat dipungkiri kebutuhan akan internet sudah tidak dapat dipisahkan lagi dari kebutuhan pokok manusia. Kemajuan teknologi berdampak terhadap meninggkatnya penggunaan internet dalam proses pertukaran informasi. Internet meniadakan dinding pemisah jarak dalam komunikasi, orang dari belahan bumi manapun dapat melakukan pertukaran informasi dengan biaya murah melalui internet. Hal ini berpengaruh terhadap kebutuhan yang tinggi terhadap akses Pada saat ini Akses internet dijadikan bagian dari strategi marketing para pengusaha rumah makan, cafe dan fasilitas publik lainnya untuk menarik calon konsumen. Banyak cafe yang memberikan akses internet gratis kepada konsumennya atau sering disebut HOTSPOT. HOTSPOT menggunakan jaringan nirkabel seperti WIFI yang menggunakan frekuensi 2. 4 Ghz. Wifi ini digunakan karena hampir semua perngakat komunikasi yang digunkan seperti Smart Phone sudah menggunakan WIFI. Cafe Roose menyediakan akses internet gratis kepada konsumennya, diharapkan dengan adanya akses internet gratis, jumlah pengunjung cafy tersebut meningkat. Akses internet yang diberikan menggunakan modem wireless, dengan keamanan WPA2 yang ada pada modem wireles Pengunjung yang datang ke cafe dapat menggunakan akses internet dengan cara meminta password modem wireless tersebut kepada http://openjournal. id/index. php/informatika Permasalahan yang muncul adalah jaringan publik membutuhkan proteksi yang tinggi supaya tidak disalah gunakan, semakin banyaknya pengguna menyebabkan akses internet yang didapat menjadi tidak stabil. Petugas juga tidak dapat melakukan kontrol terhadap penggunaan Mikrotik merupakan perangkat jaringan yang memiliki banyak fitur seperti manajemen bandwith. HOTSPOT. DHCP untuk IP Address Client, dan Manajement User. Mikrotik sering digunakan untuk meningkatkan proteksi terhadap keamanan pada jaringan komputer. Manajemen bandwith pada mikrotik dapat meningkatkan kestabilan akses internet. Manajemen user pada mikrotik dapat meningkatkan kontrol terhadap pengguna jaringan komputer. Berdasarkan uraian di atas maka dibuatlah penelitian dengan judul AuANALISA DAN PERANCANGAN TATA KELOLA INTERNET GRATIS PADA CAFyO ROOSE MENGGUNAKAN MIKROTIK RB 750. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Network Develovment Life Cycle atau disingkat NDLC. Diagram Network Develovment Life Cycle digambarkan sebagai Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol. No. September 2018 Gambar 1. Diagram alir pada Metode Network Develovment Life Cycle Tahap Analisis Pada tahap Analisis peneliti menganalisa permasalahan yang ingin diselesaikan dan perangkat keras yang di butuhkan dalam pengembangan sistem ini. Gambar 2. komponen pada sistem berjalan Tahap Perancangan Perancangan Toplogi yang digunakan saat ini setelah menggunakan mikrotik dan acces point. Tahap Simulasi Uji coba dilakukan pada sistem skala kecil yaitu koneksi pada Smartphone petugas cafy dan komputer admin cafy. Tahap Implementasi Sistem yang baru akan menerapkan fitur DHCP Server, bandwidth management, hotspot. User Manager, dan Network Address Translation menggunakan Winbox. Tahap Monitoring Monitoring dilakukan dengan memantau aktifitas user, melakukan pengukuran bandwith pada perangkat yang terkoneksi, memastikan pengguna aktif sesuai dengan daftar pengguna yang terdaftar dan memantau trafic apakah sudah sudah sesuai atau belum. Tahap Manajemen http://openjournal. id/index. php/informatika ISSN: 2541-1004 e-ISSN: 2622-4615 Berikut langkah-langkah yang akan dilakukan pada tahap ini . Mengaktifkan DHCP Server agar setiap device yang terhubung mendapatkan IP secara dinamis tanpa perlu melakukan pengisiian ip secara manual. Mengaktifkan login HOTSPOT agar hanya pelanggan atau karyawan yang diberikan hak akses yang dapat mengakses jaringan Manajemen menyesuaikan kecepatan akses yg dimiliki cafy Roose. Supaya jaringan stabil. Melakukan backup pengaturan mikrotik, untuk mencegah kerusakan terhadap jaringan dan dapat dengan mudah dikembalikan ke pengaturan semula. Hasil dan Pembahasan Cafy Roose memiliki akses internet yang digunakan untuk kebutuhan internal perusahan dan juga untuk jaringan Hotspot yang di bangun untuk meningkatkan minat pengunjung cafy Kecepatan akses internet cafy Roose sebesar 10 mbps yang bersal dari ISP Indyhome. Kecepatan akses tersebut tidak dikelola dengan baik sehingga menjadi tidak maksimal. Penggunaan IP Static pada device internal perusahaan dan ip dynamic pada jaringan hotspot membuat koneksi tidak stabil karena terkadang terjadi duplikasi IP address. Tidak ada juga kontrol terhadap pengguna jaringan Hotspot. Pengguna jaringan hotspot di berikan password Cafy Roose menggunakan perangkat yang diberikan oleh IndyHome yang terdiri dari modem wireless dan android tv. Pada komputer perusahaan yang ditambahkan pada komputer tersebut untuk dapat Implementasi Hotspot Server pada cafy Roose menggunakan Perangkat mikrotik RB 750, acces point, kabel UTP. Kabel UTP digunakan hanya untuk menghubungkan modem indyhome, mikrotik dan Acces Point sedangkan koneksi client menggunakan perangkat wireless. Metode pengalamatan dengan menggunakan IP versi 4. Identifikasi Masalah Dari wawancara dan pengumpulan data di lapangan masalah yang dihadapi adalah sbb: Tidak adanya proteksi yang tinggi terhadap jaringan sehingga orang lain dapat dengan Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol. No. September 2018 mudah mengakses jaringan pada cafy Tidak pemberian IP addres dan manajemen bandwith sehingga koneksi menjadi tidak Tidak adanya kontrol terhadap pengguna sehingga pegawai cafy tidak bisa melakukan pengawasan terhadap pengguna. Rumusan Masalah Rumusan identifikasi masalah diatas adal sbb: Bagaimana membuat proteksi yang tinggi terhadap jaringan sehingga orang lain tidak dapat dengan mudah mengakses jaringan pada cafy tersebut? Bagaimana membuat pengaturan terhadap IP addres dan manajemen bandwith sehingga koneksi menjadi stabil? Bagaiman membuat kontrol terhadap pengguna sehingga pegawai cafy/admin jaringan bisa melakukan pengawasan terhadap pengguna? Desain Desain setelah menambahkan mikrotik dan Acces Point pada cafy Roose menjadi sbb: ISSN: 2541-1004 e-ISSN: 2622-4615 terhubung ke mikrotik. Remote dilakukan menggunak bantuan aplikasi Winbox. Selanjutnya melakukan pengaturan di dalam winbox tersebut. Berikut langkah-langkah pengaturan. Penggunaan Winbox Jalankan Aplikasi winbox kemudian pada kolom Connect To masukan IP address atau Mac Address Mikrotik RB750, masukan juga Password pada kolom Password jika mikrotik tersebut menggunakan password. Gambar 4. Antarmuka Aplikasi Winbox Versi Pengaturan pada mikrotik Setelah aplikasi winbox terhubung dengan Mikrotik lakukan langkah berikut: Pengaturan IP address Either1_Modem Pilih Menu IP>Addresses kemudin klit tanda Au Au pada Address List seperti pada gambar Gambar 3. Desain jaringan pada cafy Roose Simulasi Simulasi dilakukan pada sistem skala kecil yaitu koneksi pada Smartphone petugas cafy dan komputer admin cafy. Setelah dilakukan tahap Implementasi. Implementation Software Imlementasi menghubungkan perangkat sesuai dengan topologi perancangan kemudian melakuakn pengaturan mikrotik memlui remote dari komputer yang http://openjournal. id/index. php/informatika Gambar 5. Pengaturan IP Modem Setting IP Address Either2_AP Lakukan sama seperti cara di atas pilih either2 masukan IP seperti gambar berikut. Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol. No. September 2018 ISSN: 2541-1004 e-ISSN: 2622-4615 Gambar 9. Penambahan Address Routes Gambar 6. Pengaturan IP untuk Acces Point Pengaturan Pada Menu Domain Name Server Setting DNS Seperti gambar berikut. Pengaturan firewall pada Network Address Translation Pengaturan firewall pada Network Address Translation perlu dilakukan agar seluruh client pada jaringan cafy Roose mendapatkan akses Gambar 7. Pengaturan pada menu Domain Name Server Pengaturan pada menu DHCP Langkah Selanjutnya memilih menu DHCP Server. DHCP Server berfungsi untuk memberikan IP Address otomatis pada setiap perangkat yang terhubung Gambar 10. Pengaturan Firewall pada Network Address Translation Pengaturan pada menu Hotspot pengaturan hotspot ditunjukan pada gambar Gambar 11. Pengaturan Hotspot pada Mikrotik Gambar 8. Pengaturan pada menu DHCP Konfiigurasi Routes Pilih menu Routes, pada kolom IP gateway masukan 192. 125 (IP yang digunakan pada Mode. , seperti ditunjukan gambar berikut ini. http://openjournal. id/index. php/informatika Pengaturan Bandwith Pengaturan bandwith diperlukan untuk membatasi penggunaan bandwith, sehingga tidak ada pengguna internet yang menggunakan bandwith secara curang. Langkahnya adalah sebagai berikut. Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol. No. September 2018 Pilih submenu Simple Queues pada menu Queues kemudiaan isi kolom bandwith seseuai gambar ISSN: 2541-1004 e-ISSN: 2622-4615 dan backup terhadap pengaturan pada mikrotik yang sudah dilakukan. Kesimpulan Kesimpulan dari penelitian ini sebagai Gambar 12. Pengaturan bandwith Hotspot Membuat User Pembuatan user diperlukan agar client dapat menggunakan hotspot melului username dan password yang di berikan. Berikut gambar pembuatan user. Gambar 13. Pembuatan User melalui Userman Pemantauan pada router Pemantauan dilakukan dengan melihat grafik pemakaian bandwith pada masing-masing client apakah sudah sesuai aturan yang diterapkan pada mikrotik. sistem baru memiliki proteksi tinggi, sehingga kemungkinan penyalahgunaan acces internet menurun. Banyaknya pengguna tidak mempengaruhi kestabilan akses internet karena pemberian ip dynamic dan manajement bandwith meminimalkan hal itu. Petugas juga dapat melakukan kontrol terhadap penggunaan hotspot melalui remote mikrotik melaui Daftar Pustaka