KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 https://bestjournal. id/index. php/kovalen Sintesis dan Karakterisasi Katalis Bentonit Termodifikasi TiO2 dan Terinpregnasi Logam Ni [Synthesis and Characterization of TiO2 Modified Bentonite Catalyst and Ni Metal Impregnate. Mohamad Mirzan. Nining Austi Duda. Khairuddin. Nurakhirawati. RuslanA Jurusan Kimia. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako Jalan Soekarno-hatta Km 9. Kampus Bumi Tadulako Tondo Palu. Indonesia Abstract. TiO2-modified and Ni-impregnated bentonite catalysts have been synthesized and characterized to determine their physicochemical properties. Ni(NO. 6H2O was used as a precursor for impregnation. The physicochemical properties determined include surface acidity by acid-base titration method. FTIR spectrum, and XRF and XRD data. The highest surface acidity value was obtained from the Ni-TiO2/bentonite catalyst sample of 57 mmol/g. The results of FTIR analysis showed that the peak at wave number 3441 cm -1 in TiO2/bentonite shifted to 3458 cm-1 in Ni-TiO2/bentonite. The distribution of bentonite content after being pillared with TiO 2 = 8. and impregnated with NiO = 0. The success of nickel metal impregnation into the TiO 2/bentonite support was obtained from XRD data, which was marked by the appearance of a typical Ni peak at 2 = 37. 70A d = 2. 38 yI, 2 = 39. 39A d = 2. 28 yI, 2 = 43. 02A d = 2. 10 yI, 2 = 51. 38Ad = 1. 77 yI. Keywords: Bentonite, impregnation, modification. XRD. FTIR. XRF Abstrak. Katalis bentonit termodifikasi TiO2 dan terimpregnasi Ni telah disintesis dan dikarakterisasi untuk mengetahui sifat fisika-kimianya. Ni(NO. 6H2O digunakan sebagai precursor untuk impregnasi. Sifat fisika-kimia yang ditentutkan meliputi keasaman permukaan dengan metode titrasi asam-basa, spektrum FTIR, data XRF dan XRD. Nilai keasaman permukaan tertinggi diperoleh dari sampel katalis Ni-TiO2/bentonit sebesar 1,57 mmol/g. Hasil analisis FTIR menunjukan puncak pada bilangan gelombang 3441 cm -1 pada TiO2/bentonit mengalami pergeseran menjadi 3458 cm-1 pada Ni-TiO2/bentonit. Distribusi kandungan bentonit setelah dipilar TiO2 = 8,68% dan setelah diimpregnasi NiO = 0,58%. Keberhasilan logam nikel terimpregnasi kedalam penyangga TiO2/bentonit diperoleh dari data XRD yang ditandai dengan munculnya puncak khas Ni pada 2 = 37,70A d = 2,38 yI. 39,39A d = 2,28 yI. 2 = 43,02A d = 2,10 yI. 2 = 51,38A d = 1,77 yI. Kata kunci: Bentonit, impregnasi, modifikasi. XRD. FTIR. XRF Diterima: 14 September 2024. Disetujui: 31 Desember 2024 Sitasi: Mirzan. Dua. Khairuddin. Nurakhirawati. , dan Ruslan. Sintesis dan Karakterisasi Katalis Bentonit Termodifikasi TiO2 dan Terinpregnasi Logam Ni. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. : 233-243. LATAR BELAKANG berjalan lancar karena menggunakan energi Pecahnya molekul karbon rantai panjang yang lebih sedikit untuk memutus rantai karbon menjadi molekul karbon yang lebih ringan atau (Dupain et al. , 2. Katalis yang digunakan lebih pendek disebut perengkahan. Bantuan dalam proses perengkahan adalah katalis yang katalis membantu proses perengkahan dapat stabil pada suhu tinggi dan mudah dipisahkan dari produknya. Misalnya, katalis heterogen Corresponding author E-mail: Ruslan_abdullah66@yahoo. dengan logam sebagai bahan aktif dan lempung sebagai bahan pendukung . atalis https://doi. org/10. 22487/kovalen. 2477-5398/ A 2024 Mirzan et al. This is an open-access article under the CC BY-SA license. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. yang didukung loga. Lempung memiliki porositas besar, stabil pada suhu tinggi, dan Darmawan dkk . melaporkan bahwa memiliki aktivitas katalitik tinggi dalam sistem larutan pilar TiCl4 dapat digunakan untuk katalis yang didukung logam, sehingga katalis menghasilkan lempung pilar titanium oksida sulit untuk menggumpal (Liu et al. , 2. (TiO. Dibandingkan dengan lempung yang Salah Al2O3. Fe2O3 Cr2O3. tidak dimodifikasi, lempung pilar TiO2 memiliki mempunyai kandungan utama mineral smektit luas permukaan, stabilitas termal, jarak dasar, . dengan kandungan 80-90% adalah bentonit. Bentonit dapat digunakan Bronsted-Lewis yang lebih tinggi. sebagai pendukung katalis karena mempunyai Metode sintesis dan kandungan logam keunggulan yaitu mempunyai volume pori yang mempengaruhi sifat katalis, selanjutnya sifat mudah dimodifikasi dan strukturnya fleksibel katalis mempengaruhi selektivitas dan aktivitas (Vaccari, 1. Penggunaan bentonit sebagai katalis (Wegener et al. , 2. Nikel berguna katalis mempunyai kelemahan yaitu luas untuk menutupi permukaan bentonit yang tidak permukaan dan volume pori yang kecil serta aktif, maka sisi aktif pada permukaan bentonit stabilitas termal yang rendah (Kloprogge et al. Aktivitas katalitik bentonit sebagai dibandingkan sebelum dilakukan modifikasi pendukung katalis dapat ditingkatkan dengan Penggunaan logam Ni sebagai komponen aktif memodifikasi struktur bentonit. katalis dapat meningkatkan luas permukaan Metode modifikasi dilakukan dengan proses interkalasi menggunakan kation hidroksi komponen penyangga. Suyati, dkk . logam sebagai pemilar ke dalam antarlapis . Ni/zeolit dengan metode impregnasi, dimana berguna sebagai tiang atau pilar diantara sebelum diimpregnasikan dengan logam Ni lapisannya (Figueras, 1. Struktur bentonit luas permukaan zeolit sebesar 53,16 m2/g, dan akan mengalami dehidrasi dan dehidroksilasi setelah diimpregnasikan dengan logam Ni luas saat proses interkalasi, sehingga menghasilkan permukaannya menjadi 75,66 m2/g. alumina-silika oksida logam diantara lapisan alumina-silika. Bentonit Mirzan . melaporkan bahwa terjadi peningkatan TiO2 hingga 11,16% pada katalis stabilitas termal tinggi dan ruang antarlapis TiO2-Lempung, dan NiO meningkat menjadi dalam dimensi molekuler (Kloprogge et al. 0,87% menunjukkan adanya peningkatan komposisi Metode penelitian ini karena memiliki kelebihan, salah satunya yaitu tidak mengubah struktur dasar bentonit setelah dilakukan proses interkalasi. Menurut Data dari Ni setelah dilakukan impregnasi. Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan, kami berupaya mensintesis bentonit yang dimodifikasi dengan TiO2 dan lempung pilar TiO2 secara umum memiliki sifat diimpregnasi dengan logam Ni yang kemudian fisik dan kimia yang lebih unggul dalam hal dikarakterisasi sifat fisika-kimianya. Modifikasi peningkatan luas permukaan spesifik dan bentonite dengan TiO2 dan Ni belum pernah Wijaya Ni/TiO2-Lempung. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. kebaharuan dari penelitian ini. pengaduk magnetik selama 5 jam dengan kecepatan 220 rpm. Untuk menghilangkan etanol yang tersisa dari pori-pori bentonit. METODOLOGI PENELITIAN padatan yang terbentuk dipisahkan secara Bahan dan Peralatan dekantasi dan dikeringkan selama lima jam Bahan yang digunakan antara lain: dalam oven pada 120AC, bentonit berasal dari daerah Tangerang yang digerus sampai halus setelah dikeringkan. dibeli dari NIO Chemical. TiO2 (Titanium Dikalsinasi selama lima dioksid. Ni(NO. 6H2O, aquadest, etanol, 400AC dan diayak menggunakan ayakan 200 NaOH. HCl, indikator phenolphthalein . , mesh (Darmawan et al. , 2. kertas saring. Sintesis Ni-TiO2/Bentonit jam pada suhu Peralatan yang digunakan, yaitu refluks. Impregnasi logam Ni [Ni 1 % . ] pada sentrifugator, desikator, hotplate, magnetic TiO2/bentonit dilakukan dengan menggunakan stirrer, oven, furnace kalsinasi, ayakan, gelas metode impregnasi basah. Sebanyak 0,07533 ukur, batang pengaduk, gelas kimia, cawan g Nikel nitrat heksahidrat dilarutkan dalam 50 petri, kurs porselen, lumpang alu, instrumen fourier Transform infrared TiO2/bentonit, direfluks sambil diaduk dengan Diffraction (FT-IR). X-Ray (XRD) dan X-Ray Fluorescence (XRF). temperatur 80oC. Hasil impregnasi kemudian Prosedur dikeringkan dengan oven pada temperatur Preparasi sampel Setelah itu sampel dikalsinasi pada Sebanyak temperatur 400oC dan dialiri gas N2 dengan laju dengan ukuran 200 mesh selama 15 menit. alir 20 mL/menit selama 2 jam. Setelah Larutan dikalsinasi, sampel direduksi dengan cara disentrifugasi dengan kecepatan 2000 rpm mengalirkan gas H2 pada temperatur 300oC selama 15 menit sehingga diperoleh endapan dengan laju alir 20 mL/menit selama 2 jam. dan filtrat. Selanjutnya sampel dicuci sebanyak Setelah itu sampel disimpan dalam desikator. 3 kali dengan akuadesrasio bentonit/akuades Katalis yang diperoleh dinamakan katalis Ni- 1/10 . Endapan dan filtrate yang diperoleh TiO2/bentonit dengan berat 1 % (Rustam, kemudian dikeringkan pada temperatur 100 AC dan digerus sampai halus kemudian diayak menggunakan ayakan 200 mesh selama 15 Penentuan Proses Pembuatan TiO2 terimpregnasi pada bentonit dilakukan dengan cara mencampurkan 10 g bentonit dengan 0,5 g TiO2. Kemudian ditambahkan dengan 10 mL etanol absolut dan permukaan menggunakan titrasi asam basa. Sintesis katalis TiO2-bentonit Dimasukkan erlenmeyer 250 ml. Sampel yang digunakan TiO2/bentonit. Ni-TiO2/Bentonit . %). Kemudian ditambahkan 15 ml larutan NaOH 0,1 M sambil diaduk dengan pengaduk magnet KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. selama 20 menit dengan kecepatan 350 rpm. Ditambahkan Karakterisasi katalis dengan XRD Analisis XRD phenolphthalein . sampai berwarna merah memasukkan sampel sebanyak 0,5 gram yang telah halus ke dalam sample holder. Cetakan Campuran dititrasi dengan larutan HCl 0,1 M ini berukuran 20 x 10 mm dan tebal 1 mm. sampai berubah warna putih yaitu warna dari Pengukuran pola difraksi pada sudut rentang bentonit (Diantariani, 2. Kemudian dihitung 2 dari 2o sampai dengan 10o dan 10o sampai menggunakan Persamaan 1. dengan 80o dengan kondisi pengoperasian . danya Kat = NaOH . mol NaOH awal-mmol NaOH beba. Berat sampel A. Karakterisasi katalis dengan FTIR yaitu 40 kV dan 30 mA menggunakan radiasi Cu-K . ,542 yI). HASIL DAN PEMBAHSAN Analisis FTIR dilakukan menggunakan teknik KBr pelet yaitu padatansampel digerus Sintesis Katalis TiO2/Bentonit Sampel diperkecil hinggan ukuran 200 dalam mortar kecil bersama padatan dengan kristal KBr kering dalam jumlah yang sedikit . ,5-2 mg cuplikan 100 mg KBr kerin. Setelah itu digunakan hydrolytic press untuk menekan campuran menjadi pelet transparan. Untuk menghindari kondensasi uap dari udara sekitar, lebih baik menumbuk KBr di bawah Spektrofotometer menetralkan tablet sampel tipis dengan lubang mengarah ke dalam menuju radiasi Ka. Bilik ukur diisi dengan serbuk KBr sebagai blanko, yang ditempatkan pada wadah yang berbeda. Pengukuran pengukuran blanko. Estimasi diselesaikan mesh untuk mendapatkan luas permukaan yang besar. Luas permukaan besar akan memudahkan interaksi antara katalis dan reaktan (Ruslan et al. , 2. Pencucian bentonit dengan akuades bertujuan untuk menghilangkan pengotor baik organik maupun anorganik yang ada pada permukaan bentonit sehingga tidak menghambat proses interkalasi. Filtrat dilakukan sentrifuse bertujuan untuk memisahkan antara endapan dan filtrat bentonit. Pengeringan pada suhu 100AC bertujuan untuk untuk menguapkan molekul air yang masih terperangkap pada antarlapis benotonit. Ukuran akhir dari padatan bentonit adalah 200 mesh. Pembuatan ditetapkan dari 300-4500 cm-1. TiO2/bentonit metode sol gel dengan mencampurkan bentonit dan TiO2 kemudian ditambahkan etanol absolut Karakterisasi katalis dengan XRF dan akuades ke dalam gelas kimia. Selama memasukkan sampel yang telah halus ke lima jam, campuran diaduk dengan pengaduk dalam sample holder, selanjutnya sampel magnet (Andronic et al. , 2. Pengadukan ini disinari dengan sinar-X. setelah itu akan diperoleh data berupa persen unsur yang terkandung pada sampel yang diuji. memastikan campuran dapat tercampur secara Analisis XRF TiO2 Dekantasi memisahkan campuran yang dihasilkan dan KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. menghilangkan etanol yang tersisa. Untuk TiO2/bentonit, dan Ni-TiO2/bentonit 1 %. Prinsip dari titrasi asam basa yang dilakukan yaitu situs TiO2/bentonit asam pada permukaan bentonit direaksikan dikeringkan selama lima jam dalam oven pada dengan basa (NaOH) berlebih, dan sisa OH- suhu 120AC (Fatimah et al, 2. Kalisnasi . ang tidak bereaksi dengan situs asam pada TiO2/bentonit bertujuan untuk membersihkan permukaan bentoni. dititrasi dengan asam pori dari pengotor yang masih menempel (HC. sehingga jumlah zat-zat yang bereaksi (Wahyu, 2. ekuivalen satu sama lainnya. Hasil yang TiO2/bentonit. Sintesis katalis Ni-TiO2/Bentonit Pembuatan Ni-TiO2/bentonit TiO2/bentonit direfluks sambil diaduk untuk mendapatkan campuran homogen dan mempercepat proses TiO2/bentonit. Kalsinasi pada temperatur 400AC dengan laju alir gas N2 20 mL/menit berfungsi untuk memodifikasi komposisi kimia dari suatu sampel (Handoko, 2. Proses Ni- TiO2/bentonit memiliki nilai keasaman paling tinggi yaitu sebesar 1,57 mmol/g. Pengaruh kalsinasi dan penambahan pengemban logam pada bentonit terpilar akan meningkatkan situs keasaman total (Adriati, 2. Tabel 1. Hasil Sampel Rata-rata. mol/g. Bentonit preparasi 1,26 TiO2/bentonit 1,45 Ni-TiO2 /bentonit 1,57 mengalirkan gas H2 yang berfungsi untuk mengubah ion logam menjadi atom logam yang diembankan ke dalam bentonit. Katalis yang diperoleh dinamakan katalis Ni-TiO2/bentonite (Changqing et al, 2. Keasaman katalis dipengaruhi oleh situs asam Lewis dan asam Bronsted. Logam Ni berperan sebagai asam Lewis (Trisunaryanti, 2. dan bentonit berperan sebagai asam Karakterisasi TiO2/bentonit. Ni-TiO2/bentonit Bronsted (Lestari et al. , 2. Interkalasi Ti Keasaman permukaan dan kalsinasi mampu meningkatkan keasaman Banyaknya situs asam . sam bronsted bentonit terpilar . ,26 mmol/g menjadi 1,45 dan asam lewi. yang melekat pada setiap mmol/. (Tabel . Gyftopoulou et al. menyatakan bahwa keasaman permukaan permukaan bahan (Sinta et al, 2. Teknik lempung meningkat akibat distribusi agen titrasi asam basa digunakan untuk menentukan pemilar, dehidroksilasi pemilar dan lembaran- Metode lembaran lempung saat kalsinasi berlangsung. volumetrik meliputi titrasi, di mana situs asam Kation-kation pada permukaan lempung akan tersubtitusi dengan H , sehingga situs H NaOH volumenya ekuivalen . at yang bereaksi habis keasaman permukaan lempung akan semakin Titrasi asam basa digunakan dalam meningkat (Suarya, 2. proses karakterisasi keasaman permukaan Tingkat keasaman dari katalis akan pada sampel bentonit yang sudah dipilarisasi, mempengaruhi aktivitas katalis untuk reaksi KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. Pengikatan proton bebas selama Bilangan proses dehidroksilasi agen pemilar dan lapisan merupakan vibrasi regangan -OH yang terikat silikat bentonit memperlihatkan peran dari Al. Menurut Siregar dan Irma . , serapan asam Bronsted. Sedangkan agen pemilar yang pada 796,6 cm-1 menunjukkan vibrasi ulur -OH terikat Al3 pada bagian antarlapis bentonit. memperlihatkan sifat dari asam Lewis. Bentonit Serapan pada 1627 cm-1 diartikan sebagai dan senyawa yang bertindak sebagai pemilar vibrasi tekuk -OH dari molekul H2O yang yang menentukan kekuatan dari asam ini. Sifat teradsorpsi pada antarlapis bentonit. Serapan asam lempung terpilar dapat berguna pada pada 3410 cm-1 semakin mempertgas ikatan reaksi perengkahan (Gyftopoulou et al. , 2. hydrogen tersebut (Ritonga, 2. Karakterisasi FTIR Tabel 2 memperlihatkan puncak pada menentukan gugus fungsi katalis. Spektra bilangan 694 cm-1 dan 630 cm-1 pada bentonit inframerah mineral bentonit. TiO2/bentonit dan yang telah mengalami modifikasi dengan cara Ni-TiO2/bentonit pemilaran dengan TiO2 menunjukan adanya Mineral bentonit vibrasi tekuk dari Ti-O-Ti. Sari et al. memiliki puncak serapan khas berdasarkan melaporkan vibrasi tekuk dari Ti-O-Ti terjadi hasil spektrum FTIR yang terdeteksi pada pada bilangan gelombang 623,25 cm-1. Puncak panjang gelombang 470 cm-1 yang merupakan baru muncul pada bilangan 2854 cm-1 dan 2852 vibrasi tekuk . dari Si-O-Si (Gambar . cm-1 merupakan vibrasi kisi TiO2. Sari et al. Pada . , puncak serapan pada 2517,26 cm-1 gelombang 450-4000 gelombang 1049 cm-1 merupakan vibrasi ulur . dari Si-O-Si. Menurut Ritonga . , vibrasi tekuk dan ulur Si- O-Si terjadi pada masing- masing pita serapan 470 cm-1 dan 1008,7 cm-1. menunjukkan adanya serapan Ti-O. Tabel 2. Data FTIR TiO2/bentonit, dan Ni-TiO2/bentonit Bentonit TiO2/ Ni-TiO2/ Bentonit Trasnmitan (%) Ni/TiO2-bentonit TiO2-bentonit Interpretasi Intensitas kuat dari unsur logam Vibrasi tekuk Si-O-Si Vibrasi Ti-OTi Vibrasi tekuk Al-OH Vibrasi ulur Si-O-Si Vibrasi tekuk O-H Serapan Ti-O Vibrasi ulur O-H Panjang gelombang . /c. Gambar 1. Spektrum FTIR pada sampel bentonit. TiO2/bentonit dan NiTiO2/bentonit Puncak baru muncul pada hasil FTIR NiTiO2/bentonit pada bilangan gelombang 368 Menurut Wogo . Intensitas kuat dari unsur logam akan terlihat pada bilangan KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. gelombang 300-500 cm-1 yang memungkinkan pengaruh dari lingkungan disekitarnya yang adanya nikel dalam bentonit. Pita serapan memungkinkan bentonit mengadsorpsi atau karakteristik untuk vibrasi ulur OH mengalami mengalami pertukaran kation maupun anion. Selain itu, adanya logam juga bisa disebabkan gelombang yang lebih tinggi seperti pada barasal dari oksida-oksida bebas sebagai bilangan gelombang . 0 cm-1 . 3441 cm-1 . 3458 cm-. disebabkan oleh proses interkalasi. Hasil analisis Tabel 3 menunjukan bahwa Menurut Fitriyah . , terjadinya interkalasi bentonit mengalami penurunan persentase kandungan silikon dioksida yang disebabkan spektrum vibrasi kearah bilangan gelombang oleh proses pilarisasi. Selama proses kalsinasi yang lebih tinggi. yang menghasilkan pembentukan pilar TiO2. Karakterisasi XRF Analisis bentonit-TiO2 bentonit-Ni/TiO2 dengan XRF bertujuan untuk (Darmawan et al. , 2. Berdasarkan hasil analisis XRF, terjadi menganalisis distribusi unsur-unsur yang terkandung dalam bentonit. TiO2 proses modifikasi dan impregnasi berturutTabel 3. Hasil analisis komposisi kimia TiO2/bentonit, dan NiTiO2/bentonit Senyawa Komposisi Komposisi (%) (%) TiO2/ Bentonit Komposisi (%) Ni-TiO2/ SiO2 83,26 81,97 77,39 Fe2O3 5,83 5,59 6,15 SO3 4,85 CaO 3,46 2,36 1,59 TiO2 1,06 8,68 9,13 NiO 0,58 turut sebesar 8,68% meningkat menjadi 9,13%. Selain itu. Kandungan NiO muncul setelah dilakukan impregnasi sebesar 0,58%. Hal menunjukkan terjadinya modifikasi pada struktur bentonit setelah diimpregnasi dengan interkelasi berhasil dilakukan. Penelitian yang Widjaya kandungan unsur ketika dilakukan proses modifikasi menggunakan TiO2 pada bentonit Hasil XRF komponen utama penyusun bentonit adalah mengindikasikan bahwa saling berikatan pada antarlapis . Karakterisasi XRD SiO2 dan Fe2O3 (Tabel . SiO2 dan Fe2O3 Sifat kristalisasi dari katalis ditentukan pada bentonit memiliki komposisi terbesar dengan menggunakan XRD. Pengukuran jarak daripada komponen oksida logam lain, seperti antarlapis . dilakukan pada sudut SO3. CaO, dan TiO2. Kandungan SiO2 pada difraksi 2 antara 5-90o. Pola difraksi katalis bentonit sebelum dilakukan proses pilarisasi Fe2O3 83,26%, sebesar 5,83%. Logam Fe terkandung dalam bentonit karena adanya bentonit, bentonit-TiO2, dan bentonit- Ni/TiO2 diperlihatkan pada Gambar 2. Hasil Gambar memperlihatkan puncak spesifik bentonit yaitu pada 2 = 19,68A d = 4,50. 2 = 20,68A d = KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. 4,29 . 2 = 26,56A d = 3,35 yang merupakan bentonit termodifikasi TiO2 ditandai dengan puncak ciri khas mineral montmorillonit. Hasil munculnya pada puncak khas Ni pada 2 = ini sesuai dengan data COD (Crystallography 37,70A d = 2,38 yI . 2 = 39,39A d = 2,28 yI . Open Databas. Pola XRD montmorillonite 2 = 43,02A d = 2,10 yI . 2 = 51,38A d= umumnya berada pada 2 = 19,58o. 20,64o. 1,77 yI . 2 = 86,63A d = 1,12 yI . 2 = 89,85A 26,33o (Dewi et al. , 2. Berdasarkan hasil d = 1,09 yI. Hal ini sesuai dengan penelitian tersebut maka struktur bentonit termasuk tipe Syukri et al. , . Puncak khas Ni biasanya muncul pada 2 = 44,80 Bentonit 51,86. Hal montmorillonit dibedakan melalui komposisi alumina-silika berhasil terimpregnasi ke dalam penyangga konfigurasi 2:1 dengan sifat khas swelling menunjukan bahwa logam nikel telah TiO2 (Galuh & Wuryaningsih, 2. apat mengemban. dalam kerangka bentonit (Wibowo, 2. , sedangkan puncak spesifik = 27,72A dengan jarak d = 3,21 yI Kandungan kuarsa yang tinggi menunjukan bahwa sampel bentonit memiliki kandungan kuarsa (SiO. yang besar. Difraksi tersebut sesuai dengan puncak khas kuarsa yang dilaporkan oleh Mirzan . puncak kuarsa memiliki intensitas yang tinggi terjadi relative lebih stabil terhadap 400AC. Dari mengidentifikasi masuknya TiO2 ke dalam Gambar 2. Difraktogram XRD pada sampel a. bentonit, b. TiO2/bentonit dan c. NiTiO2/bentonit ruang antar lapisan bentonit. Menggunakan Tabel 4. Perubahan basal spacing d001 pedoman sinar-X (JCPDS No. 88-1175 dan 84- Sampel Bentonit (A) 5,80 TiO2/bentonit Ni-TiO2/ 1. , fase anatase dapat dilihat pada sudut 2 = 25A TiO2 (Thamaphat et al. , 2. Difraktogram sudut 2 = 25,11A yang belum pernah terlihat bentonit sebelumnya. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa TiO2 memiliki fasa anatase dan telah berhasil memasuki daerah interlayer bentonit sebagai penyangga. Pola Gambar Ni/TiO2 5,85 15,09 5,49 6,06 14,56 4,96 dilakukan pemilaran terhadap TiO2, terdapat 15,22 i d001 = d001 Ae 9,6 . I) 5,62 d001 . I) Tabel 4 menunjukan penurunan nilai basal spacing setelah proses modifikasi. Darmawan et al. bahwa pada suhu yang cukup tinggi, struktur dari pilar TiO2 yang terbentuk kurang stabil sehingga menyebabkan terjadinya penurunan Nugroho menjelaskan bahwa penggunaan kalsinasi KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 10. , 2024: 233-243 Mirzan et al. dengan temperatur lebih dari 350AC akan merusak struktur lapisan pada lempung mulai terjadinya lempung sehingga terjadi pergeseran puncak penurunan nilai basal spacing. KESIMPULAN Terjadi TiO2 setelah proses modifikasi dan impregnasi berturut-turut sebesar 8,68% 9,13%. Selain itu. Kandungan NiO muncul setelah dilakukan impregnasi sebesar 0,58% yang membuktikan bahwa interkelasi berhasil dilakukan. Vibrasi ulur -OH mengalami gelombang yang lebih tinggi . 0 cm-1. 3458,37 cm-. sebagai pita karakteristik dari Ni/TiO2-bentonit. Keasaman permukan yang ditentukan dengan metode titrasi asambasa Ni- Andronic. Perniu. Duta. Synergistic effect between TiO2 solAegel Degussa P25 Journal of Sol-Gel Science and Technology, 0928-0707 . Changqing. Yi. Wen. Hui. Liejin. Ziyang. Transition Metal Oxides as Catalysts for Hydrogen Production from Supercritical Water Gasification of Glucose. Catalysis Letters. DOI 1007/s10562-2017-2002-z. Darmawan. Suseno. and Purnomo. Sintesis Lempung Terpilar Titania. JSKA. , 8 . : 1-12. Dewi. Simpen. , dan Suarsa. Synthesis and characterization of Fe2O3 montmorillonite doped TiO2 and its photodegradation using visible light Chem. , 14. 82Ae8. Diantariani. Peningkatan Potensi Batu Padas Ladgeston sebagai Adsorben Ion Logam Berat Cr. dalam Air melalui Aktivasi Asam dan Basa. Kimia 4. TiO2/bentonit dengan hasil tertinggi sebesar 1,57 mmol/g. Katalis Ni/TiO2-bentonit selanjutnya sangat berpotensi dimanfaatkan pada reaksi perengkahan. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan Tim Peneliti haturkan kepada Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako yang telah memberikan dana Hibah Penelitian Skema Unggulan melalui dana DIPA Fakultas Nomor: 448. an/UN28. 2/PL/2021. DAFTAR PUSTAKA