e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. IMPLEMENTATION OF THE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS METHOD IN THE SELECTION OF PROSPECTIVE SCHOLARSHIP RECIPIENTS Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (Ah. Pada Pemilihan Calon Penerima Beasiswa Heru Purwanto1. Marianus Lase2. Program Studi Sistem Infomasi1,Program Studi Informatika 2 Fakultas Teknik Informatika1 . Fakultas Teknologi Informatika2 Universitas Bina Sarana Informatika1. Universitas Nusa Mandiri2 hrp@bsi. id1, marianus. mle@nusamandiri. Received: October 15. Revised: November 19, 2023. Accepted: November 23, 2023 Issue Period: Vol. 7 No. Pages 436-446 Abstrak: Prestasi belajar mahasiswa menjadi barometer keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memotivasi mahasiswa agar meningkatkan prestasi belajar adalah memberikan beasiswa sebagai bentuk apresiasi dari instansi atau lembaga pendidikan tempat mereka belajar Melalui Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat membantu para pimpinan atau bagian berwenang dalam mengambil keputusan yang tepat untuk pemilihan dan pemberian beasiswa berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini memberikan kriteria yang lebih penting untuk menentukan alternatif pemilihan bagi calon penerima beasisswa. Penelitian ini menggunakan Metode Analytical Hierarchy Proses (AHP). Perbandingan berpasangan diberikan untuk memperoleh tingkat kepentingan dari kriteria. Indek Prestasi Kumulatif (IPK). Keadaan Ekonomi dan Prestasi. Kriteria keadaan ekonomi memiliki sub kriteria perbadingan berpasangan berupa penghasilan orang tua dan jumlah saudara, sedangkan prestasi memiliki sub krieria apakah memiliki prestasi baik lokal. Nasional dan Internasional atau tidak memiliki prestasi. Perbadingan Kriteria berpasangan dimana IPK memiliki nilai terbesar yaitu 0,63 yang diikuti dengan prestasi dengan nilai 0,26 dan keadaan ekonomi dengan nilai 0,11. , sehingga dari hasil perhitungan tiga alternative didapatkan peringkat teratas dengan perolehan nilai 0,531337 Kata kunci: SPK. AHP . Beasiswa DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Abstract: Student achievement is a barometer of success in teaching and learning One way that can be done to motivate students to improve learning achievement is to provide scholarships as a form of appreciation from the institution or educational institution where they study. Through the Decision Support System (SPK) can assist leaders or authorities in making the right decisions for the selection and awarding of scholarships based on predetermined criteria The purpose of this study provides more important criteria for determining selection alternatives for prospective beasiswa recipients. This research uses the Analytical Hierarchy Process (AHP) Method. Pairwise comparisons are given to derive the importance of the criteria. Cumulative Achievement Index (GPA). Economic State and Achievement. The criteria for economic conditions have sub-criteria for pairwise comparison in the form of parental income and number of siblings, while achievements have sub-criteria whether they have achievements both locally, nationally and internationally or not have achievements This electronic document is a "live" template. The various components of your paper . itle, text, heads, etc. ] are already defined on the style sheet, as illustrated by the portions given in this document. Don't use special characters, symbols, or equations in your title or abstract. The authors must follow the instructions given in the document for the papers to be published. You can use this document as both an instruction set and as a template into which you can type your own text. Comparison of paired criteria where GPA has the largest value of 0. 63 followed by achievement with a value of 0. 26 and economic conditions with a value of 0. , so that from the calculation results of three alternatives obtained the top rank with the acquisition of scores 0,531337 Keywords: SPK. AHP . Scholarship PENDAHULUAN Mendapat kesempatan belajar merupakan hak semua warga negara Indonesia , hal ini tercantum dalam Undang Ae undang Dasar 45 pasal 31 ayat 1. Peningkatan dan pemerataan pendidikan , mengurangi mahasiswa yang putus kuliah ditengah proses pemberlajaran dikarenakan kurang mampu dalam biaya pendidikan menjadi perhatian khusus dan perlu dukungan dari semua pihak. Pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi merupakan salah satu solusi yang dapat diberikan dari pihak perguruaan tinggi . timbul berbagai pertanyaan mengenai pemberian beasiswa ini, misalnya apakah sudah sesuai dengan sasaran dan kriteria dalam pemberiannya, sehingga sering kali dalam pendistribusian beasiswa tersebut tidak tepat sasaran. Banyaknya mahasiswa yang mengajukan untuk mendapatkan beasiswa dan memiliki nilai yang sama mejadi kesulitan tersendiri dalam menentukan siapa yang berhak mendapatkan beasiswa . Diperlukan sebuah cara untuk membantu dalam menentukan mahasiswa yang berhak dan layak untuk mendapatkan beasiswa. Sistem Penunjang Keputusan merupakan sebuah sistem yang mampu mengkomunikasikan dan meyelesaikan masalah yang bersifat semi terstruktur dan terstruktur[Aris Kurniaw. Untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam pemberian beasiswa yang kurang tepat dan membuat data penyeleksian beasiswa lebih tersistemisasi maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan sebagai alat bantu bagi para pengambil keputusan dengan menambahkan kebijaksanaan manusia menggunakan metode Analytical Hierarcy Proces (AHP) . kurang tepat sasaran dalam pemberianbeasiswa sekolah dikarenakan tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkanSolusi dari masalah di atas maka dalampenelitian ini akan di kembangkandengan menerapkan sistem pendukung keputusanuntuk seleksi pemberian beasiswa menggunakan metode Analytical Hierarchy Process . pemilihan metode AHP dikarenakan dapat menyelesaikan penentuan pemberian beasiswa DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. [Hermand. Dalam penentuan pemberian beasiswa metode AHP membantu untuk pengambilan keputusan . AHP digunakan untuk menghasilkan bobot pada setiap kriteria sesuai dengan prioritas dari kriteria pemberian beasiswa. II. METODE DAN MATERI Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data diperlukan dalam penelitian untuk mendapatkan kejelasan dari permasalahan dan memberikan input bagi peneliti sehingga hasil yang didapat mendukung pengambilan keputusan yang bersifat manajerial. Observasi Berawal dari sebuah kegiatan yang memerlukan sebuah keputusan untuk menentukan siapa yang berhak menerima beasiswa sehingga membantu dalam pengambilan keputusan. observasi dilakukan pada Universitas BSI yang dibantu oleh Pak Cep Adiwiharja sebagai ketua Unit prestasi Kemahasiswaan. Studi Pustaka Peneliti juga melakukan kajian ilmu pengetahuan yang didapatkan melalui media informasi seperti jurnal, e-book, dan lainnya untuk mendapatkan gambaran solusi pemecahan masalah. Studi Literatur Metode AHP Merupakan suatu model pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty[Prasety. AHP melalui desain prosedur sampai pada suatu skala preferensi diantara berbagai pilihan untuk menangkap persepsi seseorang yang berhubungan sangat erat dengan permasalahan tertentu . AHP membagi penyelesaian masalah dengan beberapa level hirarki . Hirarki mendefinisikan beberapa level tingkatan yatiu :tujuan , kriteria dan alternatif. AHP dapat mengatasi masalah dan memberikan solusi. , diantaranya : . Menentukan pilihan prioritas Menghasilkan alternative Menentukan alternatif yang terbaik Menetapkan berbagai persyaratan Mengalokasikan sumberdaya Memprediksi hasil dan resiko Mengukur prestasi Memberikan alternatif solusi Memecah permasalahan Metode AHP dapat menyelesaikan permasalahan yang tidak terstruktur, memberi nilai numerik pada kepentingan relative yang dipertimbangan secara subyektif pada setiap variable, yang tersusun dalam suatu hirarki dan mengintegrasikan elemen untuk dapat dipertimbangkan dalam menentukan prioritas pada suatu kondisi [Dima. Prinsip dasar yang perlu dipahami dalam menyelesaikan masalah dengan metode AHP , berikut prinsip dasar dari penelitian yang dilakukan dalam . Membuat Hirarki adalah kegiatan pengambilan keputusan berdasarkan pemecahan masalah yang terbagi kedalam tingkatan level kriteria dan alternatif. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Gambar 1. Tingkatan level AHP Goal atau tujuan merupakan capaian akhir dari kegiatan penelitan yaitu memberikan prioritas pilihan yang lebih Pemilihan kriteria-kriteria dan alternatif didasarkan pada kebutuhan yang relevan yang saling Penilaian kriteria dan alternatif Dalam mengekspresikan pendapat dilakukan dengan membandingkan kriteria dan alternatif berupa nilai pilihan 1 sampai 9. Analisis ditujukan pada tabel 1 yang menunjukan Nilai dan definisi pendapat kualitatif. Aksioma berlaku dalam penilaian kepentingan dua elemen timbal balik artinya bila elemen ke-i dinilai 5x lebih penting dibanding nilai ke-j, maka nilai elemen j 1/5 kali pentingnya dari nilai elemen i. Selain itu, untuk nilai elemen i dan j akan bernilai 1 untuk kepentingan yang sama. Rasio nilai perbandingan berpasangan berdasarkan Saaty (Saaty, 1. dalam penelitian. Tabel 1. Rasio perbandingan nilai Pasangan elemen memiliki kepentingan yang sama Satu elemen yang sedikit lebih penting daripada elemen yang lainnya satu elemen lebih penting dari elemen lainnya jelas lebih mutlak kepentingan satu daripada elemen lainnya Kepentingan mutlak daripada elemen lainnya 2,4,6,8 Kebalikan Pertimbangan nilai berdekatan antara dua elemen Untuk nilai elemen i yang terpilih akan mendapat perbandingan nilai terbalik dari elemen Memilih Prioritas Melakukan perbandingan berpasangan perlu dilakukan pada setiap kriteria dan alternative. Nilai bobot dan prioritas dihasilkan dari perbandignan seluruh nilai relative. Nilai Bobot dan prioritas dihitung dengan menghitung matriks perbandingan melalui aplikasi Ms. Excel. Konsistensi Logis. Merupakan Pengelompokan kriteria tertentu dari objek berdasarkan relevansi dan keseuaian serta tingkat Dalam pembuatan keputusan, konsistensi penting untuk diketahui. Hal ini dapat dilakukan melalui perhitungan Consistensi Index (CI) dengan menggunakan rumus : CI = ( max Oe yc. Oe. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. di mana n = banyaknya elemen Perhitungan Ratio Konsistensi (Consistency Ratio = CR) CR = CRa. RI = Nilai yang diperoleh dari tabel Random Consistency Index pada n tertentu Tabel 2. Daftar random indeks konsistensi Ukuran Matrik Nilai IR 0,00 0,58 0,90 1,12 1,24 1,32 1,41 1,45 1,49 1,51 1,48 1,56 1,57 1,59 5 Memilih Ahli Pada penelitian ini , para ahli yang terdiri dari Ketua dan staf kemahasiswaan unit prestasi diminta untuk memberikan penilaian. kedua orang tersebut memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan untuk menentukan pemberian beasiswa sehingga paham dan mengerti kinerja dari pemberian beasiswa. Para ahli membandingakan tiap elemen dari masing-masing tingkatan level secara berpasangan untuk mendapatkan nilai tingkat kepentingan 6 Diagram Kegiatan Penelitian Pedoman dalam melakukan proses penelitian adalah sebuah kerangka kerja yang dirancang secara sistematis sehingga memudahkan kegiatan penelitian. Adapun diagram penelitian dapat dilihat pada gambar 2. Merumuskan masalah Observasi dan studi Literatur Menentukan Struktur Hirarki Kriteria Sub kriteria DOI: 10. 52362/jisicom. Alternatif Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Melakukan wawancara dan pengisian kuesioner perbandingan berpasangan Melakukan Pengolahan dan Nilai Perbandingan berpasangan Sistesis kriteria Sistesis Sub Kriteria Perhitungan Alternatif Gambar 2 Tahapan Kegiatan Penelitian Merumuskan Masalah Rumusan masalah diperlukan untuk menghilangkan keraguan dalam mencari jawaban. Referensi berupa konsep dan teori yang relevan digunakan untuk mendukung fakta empiris penelitian, dimana penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian yang akan dibuat. Penggunaan metode analisis dan pengambilan kesimpulan menjadi dasar dalam merumuskan masalah. 2 Menentukan Hirarki Struktur hirarki dibentuk dengan membagi permasalahan berdasarkan level tingkatan menjadi unsur terpisah dan saling terhubung dalam proses pengambilan keputusan. Melakukan wawancara dan pengisian kuesioner perbandingan berpasangan. Ketua Unit Prestasi dijadikan sebagai sumber data. Setelah ditentukan kriteria dan alternatif. Berikutnya menyusun pertanyaan yang mudah dipahami untuk memberikan perbandingan dan bobot nilai pada masing Ae masing pasangan kriteria melalui sejumlah pertanyaan pada kuesioner. Melakukan Perhitungan data Kegiatan ini memiliki tujuan untuk menghitung data dan melakukan pengujian dengan metode Analytical Hiearchy Process (AHP). Tahapan dengan melakukan perhitungan : Nilai Perbandingan berpasangan DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Sistesis kriteria Sistesis Sub Kriteria Perhitungan Alternatif 65 Membuat kesimpulan dan saran Kesimpulan dibuat untuk memberikan jawaban atas permasalahan yang didapat, kekurangan yang ada pada penelitian ini dapat dijadikan saran untuk dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya. PEMBAHASAN DAN HASIL Gambar 3 Hirarki Penerimaan Beasiswa 1 Perbandingan data berpasangan kriteria Data perbandingan berpasangan dari ahli untuk kriteria ditunjukkan pada Tabel 3. Dengan melakukan Perbandingan secara berpasangan melalui wawancara dan pengisian kuisioner kepada ahli. Sintesis kriteria Tabel 3 Sintesis Kriteria Matrik perbandingan IPK Keadaan Ekonomi Prestasi Non Akademik IPK Keadaan Ekonomi Prestasi Non Akademik 0,20 0,33 1,53 9,00 0,33 4,33 DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Tabel 4 Matrik Perbandingan Nilai Kriteria IPK Keadaan Ekonomi Prestasi Non Akademik IPK Keadaan Ekonomi Prestasi Non Akademik Jumlah 0,65 0,13 0,22 0,56 0,11 0,33 0,69 0,08 0,23 1,90 0,32 0,78 0,63 0,11 0,26 Nilai Prioritas menunjukan adanya tingkat kepentingan dimana Indeks Prestasi Kumulatif memiliki nilai yang paling tinggi sehingga menjadi pertimbangan utama dalam Pemberian beasiswa. Selanjutnya melakukan perhitungan Consistensi Ratio (CR) dengan tahapan sebagai berikut: Menentukan nilai A Maksimum dengan melakukan perhitungan akumulasi dari masing-masing kriteria dengan prioritas maka didapatkan nilai 3,06 Menghitung Consistensi Index dan Consistensi Ratio dengan menggunakan rumus CI = ( max Oe yc. Oe . CI = . ,06 Oe . = 0,03 . Oe . CR = CI 3,06 = 0,05 Data yang didapat dari perhitungan CI dan CR kurang dari 0,1 sehingga dapat dikatakan valid dan konsisten. 3 Sintesis Sub Kriteria 1 Sub kriteria Indeks Prestasi kumulatif (IPK) Tabel 5 Sub kriteria Indeks Prestasi kumulatif IPK >3. 0,06 0,19 0,31 0,44 0,04 0,11 0,32 0,54 0,04 0,07 0,22 0,66 >3. 5 jumlah 0,09 0,23 0,12 0,49 0,20 1,05 0,60 2,23 Prioritas 0,06 0,12 0,26 0,56 Nilai lamba =4,18 ( max Oe yc. CI = . Oe . DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. CI = ,18Oe. = 0,06 CI 0,06 CR = = 0,07 Nilai CI dan CR dibawah 0,1 maka konsisten dan valid Oe. Tabel 6 kriteriaKeadaan Ekonomi Keadaan Ekonomi Pengahasilan Orang tua Baik Cukup Jumlah 0,67 0,33 1,33 0,67 0,67 0,33 0,67 0,33 Nilai max = 2 . Nilai CI = 0 dan Nilai CR=0, valid Tabel 7 Sub Kriteria Penghasilan orang tua Penghasilan Ortu 0,68 0,23 0,10 0,69 0,23 0,08 0,64 0,27 0,09 2,01 0,73 0,26 0,67 0,24 0,09 Nilai max = 3,01 . Nilai CI = 0,01 dan Nilai CR=0,01 valid Tabel 8 Sub kriteria jumlah saudara Jumlah Saudara 0,09 0,27 0,64 0,05 0,16 0,79 jumlah prioritas 0,11 0,25 0,083 0,15 0,58 0,193 0,74 2,17 0,724 Nilai max = 3,11 . Nilai CI = 0,06 dan Nilai CR=0,10 valid Prestasi Non Akademik Tabel 9 Sub Kriteria Prestasi Non Akademik Tidak Lokal Nasional Internasional Punya Tidak Punya Lokal 0,06 0,19 0,03 0,09 0,05 0,05 0,08 0,10 0,22 0,42 0,05 0,11 Nasional Internasional 0,19 0,56 0,26 0,62 0,15 0,75 0,14 0,69 0,74 2,62 0,18 0,65 Nilai max = 4,26 . Nilai CI = 0,09 dan Nilai CR=0,10 valid Tabel 10 Data Nilai alternatif DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. Alternatif IPK Penghasilan Orang tua Jumlah Prestasi Non Akademik Mahasiswa 1 Mahasiswa 2 Mahasiswa 3 3,25 1,85 3,72 4,3 jt 2,75 jt 5,5 jt Nasional Tidak Ada Internasional Tabel 11 Hasil Akhir Alternatif IPK Mahasiswa 1 Mahasiswa 2 Mahasiswa 3 0,1638 0,0378 0,3528 Penghasilan Orang tua Jumlah Prestasi Non Akademik Total 0,017688 0,049379 0,006633 0,006897 0,026136 0,002904 0,046 0,013 0,169 0,235185 0,126315 0,531337 Hasil Akhir perhitungan Mahasiswa dengan nilai tertinggi adalah 0,531337 sehingga berhak untuk KESIMPULAN Tingkat kepentingan kriteria dan sub kriteria menjadi point penting dalam menentukan bobot prioritas yang dijadikan acuan untuk menentukan hasil Akhir. Perbandingan tingkat kepentingan Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) memiliki tingkat lebih penting dari kriteria kondisi ekonomi dan prestasi non akademik . Sub kriteria penghasilan orang tua memiliki tingkat lebih penting dari jumlah saudara maka dapat disimpulkan mahasiswa ke-3 berhak menerima beasiswa dengan perolehan nilai tertinggi 0,531337 REFERENASI Noviyanti. AuSistem Penunjang Keputusan Dalam Penerimaan Beasiswa Ppa Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (Ah. (Studi Kasus: Universitas Gunadarm. ,Ay J. Ilm. Teknol. dan Rekayasa, vol. 24, no. 35Ae45, 2019, doi: 10. 35760/tr. Apriana. AuPenerapan Profile Matching Untuk Menentukan,Ay J. Mantik Penusa, vol. 3, no. 1, pp. 15Ae21, . Saputra. Mardiono. Stephane, and R. Purwasih. AuSeleksi Penerimaan Beasiswa Bidikmisi Pada Stmik Indonesia Padang Menggunakan Metode (Ah. ,Ay J. Manaj. Inform. dan Sist. Inf. , vol. 4, no. 1, pp. 28Ae35, 2021, doi: 10. 36595/misi. Hakam and W. Mulyana. AuAuthor : Arya Hakam. Wide Mulyana. Syahril SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN CALON PENERIMA BEASISWA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS,Ay no. 11, pp. 172Ae177, 2021. Ferdadiningsih. AuPenerapan Metode Ahp Pada Sistem Pendukungkeputusan Penerimaan Beasiswa Sekolah,Ay Teknol. Terkini, vol. 2, no. 12, pp. 1Ae20, 2022, [Onlin. Available: http://teknologiterkini. org/index. php/terkini/article/view/341http://teknologiterkini. org/index. php/terkini/ar ticle/download/341/322. Ginting. Mesran, and K. Ulfa. AuSistem Pendukung Keputusan Pemilihan Beasiswa Pasca Sarjana Menerapkan Metode Analytic Hierarchy Process(AHP) dan Weight Aggregated Sum Product Assessment(WASPAS) (StudiKasus: STMIK Budi Darm. ,Ay Pros. Semin. Nas. Ris. Inf. Sci. , vol. 1, no. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. e-ISSN : 2597-3673 (Onlin. , p-ISSN : 2579-5201 (Printe. Vol. 7 No. 2 (December 2. JISICOM (Journal of Information System. Informatics and Computin. Website/URL: http://journal. id/index. php/jisicom Email: jisicom@stmikjayakarta. id , jisicom2017@gmail. September, p. 834, 2019, doi: 10. 30645/senaris. Uzun Ozsahin. Ahmed, and B. Uzun. AuAnalytical Hierarchy Process (AHP),Ay pp. 17Ae24, 2021, doi: 1007/978-3-030-64765-0_3. Putri. AuPemilihan Supplier Bahan Baku Pengemas Dengan Metode Ahp (Analytical Hierarchy Proces. ,Ay Widya Tek. , vol. 20, no. 1, pp. 25Ae31, 2012. Azza and A. Dores. AuSistem Informasi Manajemen Marketing Tools Serta Penerapan Metode Ahp (Analytical Hierarchy Proces. Pada Proses Uji Kualitas Barang (Studi Kasus : PT Edi Indonesi. ,Ay J. Cendikia. XVI, pp. 107Ae114, 2018. Zaki. Setiyadi, and F. Khasanah. AuSistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Terbaik Dengan Metode Analytical Hierarchy Process,Ay PIKSEL Penelit. Ilmu Komput. Sist. Embed. Log. , vol. 6, no. 1, pp. 75Ae 84, 2018, doi: 10. 33558/piksel. Sutrisno. Rahayu Setyaningsih, and J. Projetno Sugiono. AuSistem Pendukung Keputusan Pemilihan Penerima Beasiswa Di Madrasah Menggunakan Fuzzy Ahp,Ay J. Mnemon. , vol. 2, no. 2, pp. 24Ae31, 2019, doi: 36040/mnemonic. Hadi and G. Gushelmi. AuSistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Siswa Yang Berhak Mendapatkan Beasiswa Miskin Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Ah. ,Ay J. Teknol. Dan Sist. Inf. Bisnis, vol. 1, pp. 157Ae166, 2021, doi: 10. 47233/jteksis. DOI: 10. 52362/jisicom. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional.