Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. PKM Pendampingan Agroeduwisata Sebagai Upaya Preventif Dan Represif Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Desa Pekan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Nelvitia Purba . Alkausar Saragih . Muhammad Yusuf Dibisono. Nanda Reyriski. Nurhikmatus Salsabila. Universitas Muslim Nusantara Al- Washliyah Istitut Teknologi Sawit Indonesia Abstraks Pendampingan Agroeduwisata Sebagai Upaya Preventif Dan Represif Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Desa Pekan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok budidaya ikan GULE Jaya terkait 3 aspek permasalahan yang dihadapi yaitu : 1. permasalahan penyalahgunaan narkotika yang tinggi , 2. manajemen bibit tanaman hortikultura dan 3. permasalahan budidaya ikan. Program ini dilaksanakan di Desa Pekan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai, dimana pada kagiatan agroeduwisata di fokuskan pada dua kegiatan yaitu budidaya ikan dan budidaya tanaman melalui pembibitan tanaman Oleh karena kegiatan budidaya ikan telah ada, maka focus kegiatan ada pengembangan manajemen usaha produk bibit tanaman hortikultura. dan budidaya ikan lele,nila, gurami dan ikan bawal . Diharapkan kegiatan ini menjadi solusi preventif dan refresif bagi penyalahgunaan narkotika dan motor penggerak ekonomi Desa Pekan Tanjung Beringin. Serdang Bedagai sebagai model usaha agroeduwisata ekonomi kreatif produk khas. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah metode penyambungan bibit tanaman yang masih tradisional dengan menggunakan pisau cutter sebagai alat pemotong batang bawah dan batang atas sehingga memerlukan waktu yang lama dan resiko keberhasilan penyambungann bibit tanaman yang tinggi serta jumlah bibit sambung per harinya terbatas tergantung kepada keahlian orang yang menyambungnya. Di samping itu pemasaran bibit dan juga ikan sebagai focus kegiatan agroeduwisata belum tersosialisasi secara lokal dan nasional sehingga belum menunjukkan peningkatan pendapatan bagi kelompok tersebut. Selain itu, pencatatan keuangan usaha belum dilakukan dengan baik, sehingga pengelolaan keuangan kurang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengusul memperkenalkan beberapa solusi inovatif, di antaranya: Alat penyambung bibit tanaman AoGraftingAy yang lebih efektif dan efisien, mampu mempercepat proses penyambungan bibit tanaman dengan memperkecil resiko kegagalan penyambungan yang rendah dan meningkatkan jumlah bibit yang disambung. Digitalisasi pemasaran melalui pembuatan akun agroeduwisata sebagai media promosi. Hasil yang telah dicapai meliputi: A Peningkatan produksi bibit hasil penyambungan baik secara berkualitas dan kuantitas A Pembuatan akun agroeduwisata sebagai media informasi pemasaran untuk menarik minat masyarakat lokal dan nasional Dengan penerapan solusi ini, mitra telah mengalami peningkatan dalam efisiensi produksi, kualitas pemasaran, serta pengelolaan keuangan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelompok budidaya ikan GULE Jaya di Desa Pekan Tanjung Beringin. Serdang Bedagai dan meningkatkan kesejahteraan mitra serta masyarakat sekitar. Kata Kunci : Agroeduwisata. Preventif dan Represif. Penyalahgunaan Narkotika Submit: Juni 2024 Diterima: Agustus 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 PENDAHULUAN narkotika baik secara medis dan sosial dan juga pendekatan keagamaan Melalui Pembetulan Nilai Pendidikan Ibadah. Akidah , dan Akhlak. Salah satu upaya P4GN yang dilakukan BNN Kabupaten Serdang Bedagai berupa penyuluhan narkoba kepada berbagai kalangan masyarakat di dalam menangani penyalahgunaan narkoba. Selanjutnya menjalin kerjasama atau kemitraan dengan dunia usaha salah satunya kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) GULE (Gurame dan Lel. JAYA Desa Pekan Tanjung Beringin. Kolaborasi POKDAKAN GULE Jaya Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menggalakkan program P4GN agar dapat mengubah pola pikir masyarakat daerah rawan, baik dengan pendekatan secara agama, peningkatan kualitas diri dan bahkan melalui kearifan lokal dilakukan untuk mendukung kegiatan ini. Bisnis usaha kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Gule . urame Dan Lele ) Jaya dimulai dengan dana modal awal sebesar 3 juta. Sejak merintis di tahun 2022, hingga 2024. aat in. total pembangunan kolam yang sudah mencapai 4 unit dengan luas 300 M2 ( 30 M x 10 M) Penyalahgunaan narkotika terus meningkat setiap tahunnya bahkan setiap hari 49-50 generasi muda Indonesia mati sia-sia. Kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp63 triliun yang mencakup kerugian akibat belanja narkoba, kerugian akibat barang-barang yang dicuri, kerugian akibat biaya rehabilitasi dan lainnya. Sumatera Utara merupakan daerah dengan pecandu narkoba terbesar di Indonesia Prevalensinya sebesar 2,53 persen yang melebihi prevalensi Nasional yang hanya 1,8 persen. , di Sumatera Utara diperkirakan 1,5 Juta jiwa jumlah Korban penyalahgunaan narkoba menghambat kemajuan bangsa Indonesia, pecandunya semakin bertambah dan meluas keseluruh lapisan masyarakat termasuk juga mahasiswa, kelompok masyarakat yang mampu maupun golongan masyarakat ekonomi rendah. Tidak hanya di kota, bahkan kampung dan hingga pelosok Desa , tidak terkecuali di Desa Pekan Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai. Dalam Surat Edaran Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor : SE/65/VII/KA/PM. 01/2021/BNN tentang Data Kawasan Rawan Narkoba Tahun 2021 Sebagai Rujukan Pelaksanaan Sinergi Kegiatan di Lingkungan BNN tanggal 8 Juli 2021 terdapat kawasan rawan narkoba di Kabupaten Serdang Bedagai. Kawasan Rawan Narkoba yang ditemukan berada di 5 . kecamatan dengan kategori AuBahayaAy. Kecamatan Perbaungan dan Sei Rampah merupakan kecamatan yang memiliki kawasan rawan narkoba yang paling banyak dimana BNN Kabupaten Serdang Bedagai lebih memfokuskan dalam melaksanakan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan juga di setiap kolamnya. Gambar1. Panen Ikan Gurame Gambar2. Panen Ikan Lele Oleh karena hasil yang diperoleh masih minim sedangkan lahan masih cukup luas, maka dalam upaya memaksimalkan lahan untuk menambah pendapatan dapat dilakukan dengan membentuk kebun bibit berupa tanaman-tanaman unggul seperti kelapa , mangga, durian dll. Dengan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 demikian keadaan kolam ikan yang disekitarnya ini ditanami dengan pohonpohonan , dapat menjadi destinasi agroeduwisata baru yaitu wisata pendidikan berbasis pertanian yang tidak hanya menghasilkan produk ikan gurame sehat organik berkualitas tinggi tetapi juga (Grafting berkunjung ke lokasi ini. Dengan demikian kegiatan agroeduwisata ini akan mampu mendukung ekonomi lokal bagi masyarakat Desa Pekan Tanjung Beringin yang juga berkontribusi pada pelestarian sumber daya . dan Manajemen Edukasi Agrowisata yang didalamnya mencakup beberapa tujuan. Meningkatkan penyalahgunaan narkotika Meningkatkan penyalahgunaan narkotika Meningkatkan pendapatan mitra. Menghasilkan kualitas produksi ikan Lele/Nila/Gurame/Bawal Mitra Meningkatkan kuantitas produksi Ikan Lele/Nila/Gurame/Bawal Mitra. Meningkatkan grafting bibit tanaman kepada mitra Meningkatkan keterampilan digital marketing Mitra. Meningkatkan pengetahuan manajemen sumberdaya manusia Mitra. Kedelapan indikator tujuan mitra akan di ukur pada saat pre test dan post test kegiatan dilaksanakan melalui kuesioner/ angket yang diberikan kepada mitra Tujuan kegiatan terkait pada Program MBKM yang dicanangkan oleh KEMDIKBUDRISTEKDIKTI , terkhusus dari 8 program MBKM terkait 3 Program Kampus Mengajar. Membangun Desa. Kewirausahaan Pada Program Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dan keterkaitannya pada Program MBKM , keduanya memiliki Indikator Kinerja Utama yang Adapun indikator kerja utama adalah sebagai berikut : Ao Gambar 3 dan 4. Rencana Pembentukan kebun bibit di sekitar kolam Agar rencana dari kelompok budidaya ikan GUlE Jaya terealisasi dalam membentuk kawasan agroeduwisata diperlukan pendampingan untuk melatih ketrampilan tentang hal ini. Melalui pengabdian kemitraan masyarakat (PKM), kegiatan ini dapat terealisasi sehingga dapat mendukung program pemerintah di dalam upaya preventif dan represif terhadap penyalahgunaan narkotika di Desa Pekan Tanjung Beringin. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk membantu permasalahannya , permasalahan utama mitra adalah Proses penyelesaianan masalah penyalahgunaan narkotika , peningkatan kesejahteraan ekonomi. Mahasiswa mendapat pengalaman diluar Kampus. Mahasiswa memiliki jiwa wirausaha. Dosen berkegiatan diluar Kampus. Hasil Kerja Dosen digunakan oleh Masyarakat. Peningkatan pendapatan mitra A 20% Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 dari kondisi saat ini. Produk Berkualitas Peningkatan Penjualan Memiliki legal Hukum berwirausaha. Memiliki akun sosial media sebagai media promosi. Memiliki kemampuan mengelolah permasalahan yang sudah di alami pada tahun belakangan ini , namun dengan berbagai tindakan yang dilakukan belumlah maksimal dari hasil yang di dapat. Pada tahun 2020 kondisi semakin terpuruk akibat penyalahgunaan narkoba , membuat kepala desa Pekan Tanjung Beringin berpikir lebih keras agar meminimalkan penyalahgunaan narkotika ini . Untuk percepatan selain ada beberapa solusi yang di tawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang di hadapi mitra yang diantaranya adalah : Untuk meminimalkan penyalahgunaan Bimtek tentang perbaikan kuantitas Lele/Nila/Gurami/Bawal Mengajarkan pembibitan secara grafting dan Gurame dan lele organik sehingga menghasilkan berkualitas Membimbing secara teknis untuk penggunaan peralatan \ mesin penyambungan bibit (Graftin. yang Mendampingi mendapatkan surat Ae surat ijin dari instansi pemerintahan seperti Dinas kehutanan serta dinas pariwisata. Pendampingan dan bimbingan teknis Digital Marketing melalui media sosial dan Bimbingan teknik pembuatan akun disosial media dan aplikasi promosi Bimtek tentang pengelolan bibit tanaman hortikultura secara grafting. Bimtek pengelolaan administrasi dan Agroeduwisata . Pemasalahan Mitra Pada kagiatan agroeduwisata di fokuskan pada dua kegiatan yaitu budidaya ikan dan budidaya tanaman melalui pembibitan tanaman hortikultara. Oleh karena kegiatan budidaya ikan telah nila, gurami dan ikan Diharapkan kegiatan ini menjadi preventif dan refresif bagi penyalahgunaan narkotika dan motor penggerak ekonomi Desa Pekan Tanjung Beringin. Serdang Bedagai sebagai model usaha agroeduwisata ekonomi kreatif produk Permasalahan yang dihadapi mitra dapat dibagi menjadi tiga , yaitu : 1. Permasalahan penyalahgunaan narkotika yang tinggi ,2. Pemasalahan manajemen bibit tanaman hortikultura dan 3. permasalahan budidaya ikan. Permasalahan penyalahgunaan narkotika yang tinggi adalah ketidakmampuan mitra dalam mencarikan solusi penanggulangannya, permasalahan manajemen bibit tanaman kewirusahaan , administrasi keuangan, serta manajemen mutu Sedangkan permasalahan budidaya ikan perlu peningkatan kuantitas berupa jumlah produksi jenis ikan dan kualitas berupa mutu jenis ikan. Dengan adannya agroeduwisata ini diharapkan para pecandu narkoba dapat menjadikannya sebagai preventif dan refresif. Solusi Permasalahan yang dialami merupakan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 Bimtek pengelolaan sumber daya manusia untuk meningkatkan keahlian dan ketrampilan. Pelatihan Pemberdayaan Kreativitas sistim Grafting, yang Meliputi : . penentuan visi dan misi, pembagian tugas, sistem aturan kerja, dan Planning,Organising. Actuating. Controling. Pengembangan produk, jenis, motif, kombinasi, serta ciri khas dan . Penyusunan Rencana bisnis (Business pla. yang meliputi semua aspek-aspek usaha. Metode pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk mendukung realisasi PKM seperti : . Mengadakan membicarakan masalah yang terjadi Mengadakan pertemuan untuk menggali masalahmasalah prioritas usaha, untuk dicarikan Berdasarkan pembicaraan bersama dengan mitra, masalah prioritas yang menyangkut pengelolaan bisnis usaha agroeduwisata pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan agroeduwisata , belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen , belum memiliki organisasi usaha Bersama, belum melakukan administrasi keuangan, baik uang keluar maupun uang yang masuk. Padahal, pada pengelolaan bisnis, pengadministrasian keuangan menjadi prioritas utama agar pengusaha mampu menjaga kelangsungan hidup dan mengembangkan usahanya. Kegiatan Pendampingan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat menghasilkan suatu output yang sangat bermanfaat baik bagi UMN Al Washliyah dan ITSI (Institut Teknologi Sawit Indonesi. secara umum maupun bagi Program Studi . Ilmu Hukum . Pertanian dan Pendidikan Agama Islam agroeduwisata dan terciptanya sistem tata kelola yang baik . ntara lain : data base hasil penelitian dan teknologi unggulan , data base kebutuhan klien, indeks kepuasan klien, pedoman kegiatan Pengabdian , mekanisme kerja unit pengabdian, menguntungkan antara UMN Al Washliyah . ITSI dengan Desa Pekan Tanjung Beringin . Pemkab Serdang Bedagai dan masyarakat pengguna jasa agroeduwisata , wirausaha baru dari dosen maupun mahasisw. Metode Pelaksanaan Kegiatan Metode pendekatan, ditunjuk untuk mentransfer Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek. dalam mengatasi permasalahan penyalahgunaan narkotika peningkatan wawasan pemahaman bagi Pelaksanaan pendampingan dan pelatihan direncanakan dilaksanakan di lokasi agroeduwisata Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai . Adapun ditetapkan oleh tim untuk mengatasi permasalahan, dan solusi mencapai target luaran yang telah ditetapkan yaitu Pelaksanaan solusi tersebut dibuat secara sistematis Masalah yang sudah diidentifikasi Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 mencapai tujuan . ondisi bar. yang telah ditetapkan, semuanya itu perlu direncanakan dalam tahap ini, yang terjadi dari sub tahapan, yaitu: . mencari alternatif pemecahan masalah. memilih salah satu alternatif yang Adanya dua sub tahapan itu perlu diperhatikan, karena bila tidak maka seseorang cenderung untuk loncat pada ide pertama muncul, dengan anggapan bahwa ide itu adalah satu-satunya cara yang terbaik. Masing-masing alternatif tentunya memiliki kekuatan dan sasaran dan kondisi calon-calon pelaksananya, maka dapatlah dipilih satu alternatif yang terbaik. Artinya satu pilihan pada yang paling banyak memberikan keuntungan, serta yang paling sedikit memiliki kelemahan dan paling sedikit memberikan kerugian. Meskipun sudah sampai pada tahap pelaksanaan, tetapi tidak berarti perencanaan sudah tidak diperlukan Justru pada tahap ini pelaksanaan kegiatan yang akan segera dilakukan itu harus direncanakan secara matang dan Penyusunan rencana kerja ini termasuk: . penetapan bagaimana kegiatan itu akan dilakukan. penetapan waktu pelaksanaannya. penetapan tempat- tempat pelaksanaan . penetapan orang-orang yang akan terlibat dalam kegiatan. Untuk penyusunan rencana kerja itu pendapat-pendapat dan saran-saran dari masyarakat sasaran sangat perlu untuk Sekali beranggapan bahwa kegiatan itu adalah kegiatan mereka, usaha mereka untuk masalah-masalah mereka hadapi dengan mendapatkan bantuan dari unsur perguruan tinggi, dan mungkin juga dari unsur-unsur lain, misalnya dari berbagai instansi yang relevan, sebaliknya harus dihindarkan tumbuhnya anggapan masyarakat bahwa kegiatan itu adalah kegiatan perguruan tinggi dan untuk keperluan perguruan tinggi, sehingga mereka hanyalah Dalam rencana kerja ini harus disahkan sebaik mungkin agar tugas, kewajiban dan tanggungjawab masing-masing pihak. Tumbuhnya rasa tanggung jawab pada pihak masyarakat sasaran sangat penting bagi keberhasilan kegiatan di kemudian hari. Selanjutnya, segala macam persiapan dan penyediaan sarana-sarana yang diperlukan yang diperlukan harus dilakukan dengan sebaik mungkin pada tahap ini. Termasuk didalamnya ialah persiapan para pelaksana dari perguruan tinggi sedemikian rupa sehingga mereka benar-benar dapat menjalankan tugasnya secara profesional, penuh keahlian dan Partisipasi pelaksanaan program Partisipasi mitra dalam pelaksanaan pekerjaan untuk turut serta dalam proses perencanaan hingga uji coba prototipe. Menyediakan bibit tanaman, bibit ikan lele dan bibit ikan gurame serta peralatan pendukung, mengumpulkan mengkoordinirnya untuk mengikuti pelatihan dengan menyiapkan sarana dan prasarana juga memastikan tempat agroeduwisata yang sudah sukses. Evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 lapangan setelah kegiatan selesai Setiap dievaluasi, sehingga timbul keyakinan bahwa segala yang telah diputuskan adalah benar, melangkah ketahap berikutnya secara aman. Namun tidak penyempurnaanpenyempurnan selama proses kegiatan Pentingnya adalah evaluasi terhadap hasil ataupun dampak dari seluruh kegiatan pengabdian masyarakat itu terhadap masyarakat sasaran. Proses evaluasi itu dapat mengikutsertakan unsur masyarakat, sehingga mereka tidak harus mengetahui hasil dari kegiatan selama ini, tetapi juga belajar bagaimana mengetahui dan mengukur perubahan-perubahan yang terjadi. Proses evaluasi ini harus dapat pertanggung jawaban dari segala hal yang telah dilakukan sebelumnya. Kalau disimpulkan bahwa kegiatan itu berhasil, maka perlu dijelaskan sejauhmana keberhasilannya, dan kalau tidak/kurang berhasil apa yang sudah dapat dicapai dan mengapa tidak dapat lebih baik lagi Hasil evaluasi ini tidak hanya administrasif, tetapi juga sangat penting untuk diketahui oleh semua orang yang terlibat, termasuk masyarakat sasaran. Kegiatan ini diharapkan terjalin kerjasama yang terus dengan para mitra sehingga perlu di evaluasi apakah memiliki dampak bagi mereka ataukah Evaluasi terhadap kegiatan ini akandilakukan 3 . bulan setelah kegiatan ini dilaksanakan. Adapun evaluasi yang akan dilakukan adalah Menghitung aktivitas yang terjadi pada e-marketing, yaitu jumlah aktivitas yang terjadi selama 3 bulan setelah kegiatan dilaksanakan. Melakukan wawancara mengenai persepsi mitra tentang agroeduwisata dan hasil Program Kemitraan Masyarakat secara umum yang sudah Tim UniversitasMuslim Nusantara Al Washliyah dan ITSI Medan Jika program berjalan dengan baik dapat dilanjutkan dengan program lainnya seperti membangun kelompok masyarakat program agroeduwisata , menggerakkan pemerintah setempat untuk mengerakkan bentuk kegiatan ini yang berkaitan dengan kegiatan agroeduwisata melalui kombinasi pertanian dan wisata sehingga kegiatan ini dapat dilanjutkan untuk kegiatan pengabdian HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat program PKM dengan judul AuPendampingan Agroeduwisata Sebagai Upaya Preventif Dan Represif Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Desa Pekan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang BedagaiAy dilaksanakan dengan Mitra kelompok kelompok ikan GULE JAYA desa esa Pekan Tanjung Beringin Kab. Serdang Bedagai . Kegiatan ini telah dilaksanakan 80% kegiatan yang telah tercapai sebagai berikut : ue Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada Mitra tentang kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat PKM Sosialisasi dilaksanakan secara di rumahketua kelompok ikan GULE JAYA bapak Fery Irawan selaku pihak yang berkaitan erat dengan kegiatan ini. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 ue Memberikan meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan alat metode grafting untuk penyambungan batang bawah menghasilkan bibit yang berkualitas ue Memberikan penggunaan alat metode grafting dan selanjutnya dilakukan pelatihan menggunakan alat metode grafting yang disumbangkan kepada mitra. grafting menggunakan alat inovasi Melakukan Kegiatan yang dilakukan dengan mendampingi mitra dalam menggunakan alat metode grafting dengan memberikan pelatihan secara langsung. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan Kegiatan masyarakat program PKM sampai saat ini masih berlangsung. Penyambungan bibit tanaman dengan menggunakan metode grafting telah dan akan dilakukan secara berkesinambungan dan langsung oleh kader perwakilan kelompok usaha yakni Bapak Fery Irawan. Selanjutnya akan dilakukan pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran kegiatan agroeduwisata dengan desain yang menarik . Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim pelaksana dari dosen dan mahasiswa Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah dan Institut Teknologi Sawit Indonesiam (ITSI), Medan. Untuk tahapan/langkah-langkah kegiatan yaitu: Melakukan dengan semua pihak yang terkait. Koordinasi yang dilakukan dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Inovasi UMN Al Washliyah dan kelompok usaha ikan asap tradisional Melakukan penjadwalan kegiatan yang akan dilakukan Tim pelaksana kegiatan membuat jadwal yang akan dilakukan disesuaikan terhadap kegiatan pelatihan penyambungan bibit batang bawah dengan batang atas dengan menggunakan metode Kegiatan masyarakat ini dilaksanakan pada JumAoat 20 September 2024 di Desa Pekan Tanjung. Kec. Sei Rampah. Kab. Serdang Bedagai Gambar 10 dan 11. Kegiatan Pengabdian Masyarakat PENERAPAN PRODUK TEKNOLOGI DAN INOVASI KE MASYARAKAT Produk Teknologi Dan Inovasi (Hard Dan Sof. Dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini, produk teknologi dan inovasi yang diterapkan kepada mitra di Desa Pekan Tanjung Beringin program agroeduwisata mencakup tiga penyalahgunaan narkotika yang tinggi , manajemen bibit tanaman hortikultura melalui penyambungan bibit dan teknologi budidaya ikan. Penerapan produk teknologi meningkatkan produktivitas usaha dengan memodernisasi sistem pemasaran yang lebih Aspek Penurunan Penyalahgunaan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 Narkotika Kegiatan agroeduwisata diharapkan dapat menjadi kegiatan para remaja di kelompok ikan GULE JAYA dan masyarakat sekitarnya mengurangi/menghilangkan ketergantungan terhadap narkoba ini Aspek Manajemen Bibit Tanaman Hortikultura Penerapan produk inovasi yang menggunakan sarana dan alat metode grafting yang lebih meningkatkan mutu bibit baik secara kualitas dan kuantitas, demikian juga dengan teknologi budidaya ikan yang lebih modern akan meningkatkan meningkatkan pendapatan kelompok ikan GULE JAYA. Pemasaran Program Agroeduwisata Secara Digital (Onlin. o Mitra dilatih untuk menggunakan Agroeduwisata secara online sebagai media promosi sehingga menarik minat konsumen untuk datang/berkunjung ke Desa Pekan Tanjung untuk berwisata sembari belajar teknologi pembibitan sambung dan budidaya ikan o Pelatihan juga dilakukan untuk mengelola akun agroeduwisata dan memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. penerapan meliputi: Sosialisasi dan Edukasi. Dilakukan sosialisasi kepada mitra mengenai pentingnya penggunaan teknologi tepat guna dan inovasi dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar. Kegiatan ini mencakup demonstrasi penggunaan alat melalui metode grafting , serta penjelasan mengenai manfaat tanaman sambung dengan batang bawah dan batang atas yang berbeda. Pelatihan dan Pendampingan: Mitra menerima pelatihan intensif terkait pengoperasian alat grafting untuk proses penyambungan bibit. Pelatihan ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan mitra mengoperasikan teknologi yang diperkenalkan secara mandiri. Evaluasi dan Monitoring: o Setelah penerapan teknologi dan inovasi, tim pengusul melakukan evaluasi berkala untuk menilai efektivitas penggunaan alat dan penerapan pemasaran agroeduwisata secara digital. Monitoring dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan teknologi dan inovasi tersebut oleh mitra. Berikut adalah langkah-langkah penerapan teknologi dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta partisipasi mitra dalam kegiatan ini: Penerapan Teknologi dan Inovasi kepada Masyarakat (Relevansi dan Partisipasi Masyaraka. Proses penerapan teknologi dan inovasi dalam program ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, dimana masyarakat . dilibatkan secara aktif. Tahap-tahap Relevansi Penerapan Teknologi dan Inovasi Penerapan inovasi yang dilakukan memiliki relevansi tinggi terhadap masalah yang dihadapi oleh Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 mitra, terutama dalam aspek produksi, pemasaran agroeduwisata , dan manajemen A Produksi: Penggunaan alat metode grafting yang memungkinkan mitra untuk mendapat hasil bibit sambung yang berkualitas , sehingga dapat mengatasi kendala bibit yang terbatas jumlahnya yang sebelumnya sedikit proses produksi. A Pemasaran Digital: Pengenalan agroeduwisata berbasis digital, pelatihan penggunaan media sosial untuk promosi produk, membantu mitra mengatasi keterbatasan akses pasar. Dengan pemasaran digital, mitra dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak terbatas pada wilayah lokal. A Manajemen Keuangan: Penerapan sistem pencatatan keuangan digital melalui aplikasi Money Manager sangat dalam membantu mitra mengelola keuangan usaha dengan lebih mengingat usaha mereka sebelumnya tidak memiliki sistem pencatatan yang secara aktif mengikuti berbagai sesi pelatihan yang diadakan oleh tim Pelatihan ini meliputi pengoperasian penggunaan alat dengan metode grafting , akunagroeduwisata di media sosial. Partisipasi ini penting agar mitra tersebut secara mandiri. A Pengambilan Keputusan: Masyarakat juga dilibatkan dalam diskusi dan pengambilan keputusan terkait solusi yang diterapkan. Keterlibatan ini memastikan bahwa teknologi yang diperkenalkan sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas masyarakat. A Monitoring dan Evaluasi: Masyarakat ikut serta dalam proses monitoring dan evaluasi terhadap penerapan teknologi dan inovasi yang dilakukan. Mitra memberikan umpan balik secara langsung mengenai efektivitas alat dan sistem pemasaran yang diterapkan, serta memberikan masukan untuk perbaikan lebih lanjut. Keberlanjutan Program Partisipasi masyarakat dalam penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas mitra, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan program secara mandiri. Mitra diharapkan dapat: A Mengoperasikan alat secara mandiri dengan sedikit pendampingan. A Mengelola pemasaran agroeduwisata melalui platform digital. A Meningkatkan kapasitas usaha dan mempengaruhi masyarakat sekitar untuk ikut menerapkan teknologi Dengan penerapan teknologi dan inovasi yang relevan serta partisipasi aktif masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelompok usaha GULE JAYA Partisipasi Masyarakat Masyarakat, kelompok usaha ikan GULE JAYA , ikut serta dalam setiap tahapan kegiatan program PkM ini. Bentuk partisipasi masyarakat A Sosialisasi dan Edukasi: Masyarakat terlibat dalam sosialisasi program pengenalan teknologi, sepertipengguna alat dengan metode grafting, pelatihan pemasaran agroeduwisata secara digital. Keterlibatan masyarakat dalam sesi edukasi ini memungkinkan mereka memahami manfaat teknologi yang dihadirkan. A Pelatihan dan Pendampingan: Mitra Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 di Desa Pekan Tanjung Beringin , serta memperkuat daya saing mereka di pasar yang lebih luas. sambung, yang mampu mengatasi kendala perbanyakan bibit secara Digitalisasi Pemasaran: Kelompok usaha mitra kini telah memiliki akun agroeduwisata sebagai media promosi, memungkinkan produk ikan dan bibit tanaman asala sambung dapat dijual dengan jangkauan pasar yang lebih luas dan juga menarik minat pengunjung untuk berwisata secara edukatif baik local maupun nasional. Manajemen Keuangan: Pelatihan manajemen keuangan dengan aplikasi Money Manager telah dimulai, memberikan mitra alat untuk mencatat transaksi usaha secara lebih teratur dan Dengan kegiatan ini, mitra usaha ikan asap di Desa Pekan Tanjung Beringin mulai mengalami peningkatan baik dalam hal produksi dan pemasaran bibit tanaman asal sambung , maupun manajemen keuangan. Program ini tidak hanya memberikan solusi memperkenalkan mitra pada cara pemasaran program agroedukasi yang lebih efektif melalui platform digital. Impact (Kebermanfaatan Dan Produktivita. Penerapan teknologi dan inovasi ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi mitra, di antaranya: Peningkatan produktivitas: Dengan alat yang menggunakan metode Grafting yang lebih efisien, proses produksi bibit tanaman hortikultura menjadi lebih cepat dan berkualitas. Peningkatan daya saing produk: Dengan peningkatan kualitas dan kuantitas produk bibit sambung mitra diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk di pasar Pengelolaan agroeduwisata yang lebih baik: Melalui digitalisasi pemasaran dan pencatatan keuangan, mitra diharapkan dapat mengelola pendapatan, dan memperluas jaringan KESIMPULAN Program Pengabdian Masyarakat (PkM) AuPendampingan Agroeduwisata Sebagai Upaya Preventif Dan Represif Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Desa Pekan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang BedagaiAy telah mencapai 80% dari target yang direncanakan pada tahap pertama Beberapa pencapaian utama Inovasi Alat Produksi: Penggunaan metode grafting sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi pembibitan tanaman secara DAFTAR PUSTAKA