e-ISSN: 2988-3660 SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA Volume 1. No 2. Juni 2023 DOI: http://doi. org/10. 32832/jpmuj. pp: 82-92 EDUKASI MANFAAT LITERASI MEMBACA DAN MENULIS DI SMK PGRI 3 BOGOR Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Universitas Ibn Khaldun Bogor. INDONESIA E-mail: andriyanisitikomalasari@gmail. com, desmyriany@gmail. Submited: 20 Juli, 2023 | Revision: 25 Juli 2023 | Accepted: 28 Juli 2023 |Published: 31 Juli 2023 Abstract Vocational High School (SMK) PGRI 3 BOGOR. North Bogor District. The problems that arise in this school are related to the students' lack of interest in reading and low interest in writing. To overcome these problems, an activity is needed to develop these skills. One of the programs that can develop reading and writing skills is the Educational Activities on the Benefits of Reading and Writing Literacy. Literacy activities do refer to a person's basic ability to optimize brain performance because it is often used for reading and writing activities. Reading helps a person to see the problem from his point of view and see it as a challenge that must be solved. There are many benefits of reading, including helping the development of thinking and clarifying ways of thinking, increasing knowledge, improving memory and understanding. reading often, a person develops the ability to process knowledge, learn various disciplines, and apply it in life. Reading literacy culture is not an easy thing to build because it takes awareness and enthusiasm to bring about change. Reading literacy is not just an ordinary reading activity but an activity that can build culture itself. Keywords: literacy reading, creative writing, library Abstrak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 3 Bogor Kecamatan Bogor Utara. Permasalahan yang muncul di sekolah ini terkait kurangnya minat membaca siswa dan rendahnya minat Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperlukan suatu kegiatan untuk mengembangkan keterampilan tersebut. Salah satu program yang bisa mengembangkan keterampilan membaca dan menulis ini ialah kegiatan Edukasi Manfaat Literasi Membaca dan Menulis. Kegiatan literasi memang merujuk pada kemampuan dasar seseorang dalam mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis. Dengan membaca seseorang terbantu untuk melihat permasalahan dari sudut pandang dan menganggapnya sebagai tantangan yang harus diselesaikan. Ada banyak manfaat membaca, di 82 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor antaranya membantu pengembangan pemikiran dan menjernihkan cara berfikir, meningkatkan pengetahuan, meningkatkan memori dan pemahaman. Dengan sering membaca, seseorang mengembangkan kemampuan untuk memproses ilmu pengetahuan, mempelajari berbagai disiplin ilmu, dan menerapkan dalam hidup. Budaya literasi membaca bukanlah sebuah hal mudah untuk dibangun karena butuh kesadaran dan semangat untuk membawa perubahan. Literasi membaca bukanlah sekedar kegiatan membaca biasa melainkan sebuah kegiatan yang bisa membangun budaya itu sendiri. Kata-kata Kunci: Literasi membaca,menulis kreatif,perpustakaan PENDAHULUAN Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor sangatlah berperan penting terhadap minat baca para siswa/i yang berada disana. Akan tetapi cara agar perpustakaan tersebut banyak dikunjungi oleh para siswa/i maka sekolah membuat kebijakan yang menarik minat siswa/i dengan cara memfasilitasi perpustakaan dengan baik dan memadai, maka Perpustakaan SMK PGRI 3 BOGOR memberi kenyamanan di ruangan perpustakaan dengan menyediakan fasilitas pojok baca agar pengunjung lebih nyaman berada diperpustakaan ketika sedang membaca dan bukan hanya ruangannya saja yang nyaman tetapi pustakawan nya pun sangat ramah terhadap pengunjung. Ada empat tahap keterampilan yang harus dimiliki peserta didik dalam menerapkan program literasi ini . Tahap pertama yaitu ketertampilan membaca. Menurut Sudarso . keterampilan membaca sebagai salah satu aktivitas yang sangat komplek. Tidak hanya melibatkan kemampuan membaca, tetapi juga melibatkan kemampuan kognitif, kemampuan untuk mengamati dan atau kemampuan berkomunikasi. Tahap kedua yaitu keterampilan menulis. Menurut The Liang Gie . , keterampilan menulis adalah keterampilan dalam pembuatan huruf, angka, nama, suatu tanda bahasa apapun dengan suatu alat tulis pada suatu halaman tertentu. Sedangkan mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada masyarakat pembaca untuk dipahami. Tahap ketiga yaitu keterampilan berbicara. Menurut Arsjad dan Mukti U. mengemukakan bahwa kemampuan berbicara adalah kemampuan mengucapkan kalimatkalimat untuk mengekspresikan, menyatakan, menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Tahap keempat yaitu keterampilan menyimak. Menurut Poerwadarminta . 4: . Menyimak adalah mendengar atau memerhatikan baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca 83 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Keempat keterampilan tersebut memiliki hubungan keterampilan yang mencakup satu dengan yang lainnya dan tidak dapat dipisahkan. Karena rendahnya minat baca generasi saat ini erat kaitannya dengan keberadaan dan daya tarik perpustakaan di sebuah sekolah. Dengan adanya kegiatan penerapan edukasi manfaat literasi membaca dan menulis diharapkan peserta didik mampu menguasai keterampilan Ae keterampilan tersebut. Literasi pada dasarnya adalah kemampuan seseorang dalam keterampilan membaca dan Hal tersebut sesuai dengan pengertian literasi sekolah menurut kementerian pendidikan dan kebudayaan adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Pengertian tersebut menjelaskan bahwa, dengan siswa melakukan kegiatan minimal membaca dan menulis, berarti siswa juga sudah melakukan kegiatan literasi. Bagi siswa, literasi sekolah adalah suatu hal yang positif. Dengan kemampuan literasi yang baik, mampu membuat siswa memahami ilmu yang disampaikan dan juga yang diterima oleh dirinya, baik dalam bentuk lisan, tulisan, maupun visual. Tanpa kemampuan literasi yang baik, siswa tidak dapat menerima ilmu dengan optimal. Ilmu tidak mungkin hanya diberikan oleh guru secara terus menerus. Oleh karena itu siswa dituntut harus mampu menggali dan mencari ilmu dan informasi dari berbagai sumber sebagai menambah wawasan pengetahuan. Dengan literasi yang baik, siswa mampu mencari, memproses dan memahami ilmu dengan baik sehingga menjadikan generasi bangsa sebagai manusia yang berkualitas yang mampu menghadapi tuntutan perkembangan zaman. METODE PENELITIAN Kegiatan KKN-GTM (Kuliah Kerja Nyata Gagasan Tertulis Mandir. ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juli sampai dengan 11 Agustus 2022 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak kampus. Di laksanakan di Sekolah SMK PGRI 3 BOGOR JL. P dan K NO 24 Kedung Halang Bogor Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deksriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Menurut I Made Winartha . , metode analisis deskriptif kualitatif adalah menganalisis, menggambarkan, dan meringkas berbagai kondisi, situasi dari berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawacara atau pengamatan mengenai masalah yang diteliti yang terjadi di lapangan. 84 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Penelitian dilakukan dengan melalui tiga tahapan pada kegiatan program edukasi manfaat literasi membaca dan menulis dilaksanakan. Tahap pertama yaitu observasi. Menurut Sevilla . : Observasi atau pengamatan dalam arti sederhana merupakan proses dimana peneliti melihat situasi dari penelitian. Untuk metodenya harus sesuai yang digunakan pada penelitian yang berupa pengamatan interaksi atau kondisi dari belajar mengajar, tingkah laku dan juga interaksi dari kelompok. Tahap kedua yaitu wawancara. Menurut Lexy. Wawancara merupakan percakapan dengan tujuan tertentu. Yang mana percakapan tersebut dilakukan oleh dua pihak atau lebih, yaitu pewawancara . ang mengajukan pertanyaa. dan diwawancarai . ang memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaanny. Tahap ketiga yaitu dokumentasi. Menurut Sugiyono . dokumentasi adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka dan gambar yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung Alasan peneliti memilih penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti ingin mendeskripsikan keadaan yang akan diamati dilapangan dengan lebih spresifik. Penelitian ini berusaha menggambarkan kejadian sehingga data yang akan terkumpul bersifat deskriprtif untuk mengidentifikasi siswa/i di SMK PGRI 3 Bogor. HASIL DAN PEMBAHASAN Minimnya budaya literasi dialami oleh generasi muda yang masih dalam proses pendidikan, bahkan salah satu kajian menunjukan bahwa anak-anak Indonesia hanya membaca buku sebanyak 17 halaman selama satu tahun atau 1 . halaman dalam setiap 2 . minggu (Wandasari, 2. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bahwa generasi muda yang diharapkan mampu menjadi generasi yang unggul secara praktis tidak memiliki budaya literasi yang baik dan tidak menganggap literasi akan mampu membawa perbaikan bagi individu yang bersangkutan maupun bagi masyarakat di masa yang akan datang. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi memberikan berbagai kemudahan kepada anak-anak dan pemuda untuk mengakses literasi yang tidak hanya secara tradisional dimana mereka mendatangi perpustakaan atau membeli buku yang menunjang proses belajar mereka. Berbagai buku elektronik dan bahan bacaan lainnya tersedia secara daring . , baik itu 85 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor yang disediakan oleh pemerintah maupun oleh organisasi swasta dan bisnis (Akbar & Anggraeni, 2017. Silvana & Cecep, 2. Aktivitas membaca memang mudah. Tetapi ternyata sulit untuk memahami makna sebuah Ada yang mampu tentang literasi, tetapi tidak mau mengembangkan literasi. Sehingga kualitas literasinya berkurang. Banyak aspek yang memungkinkan tak peduli dengan literasi. Kebiasaan terhadap segala sesuatu yang praktis, membuatnya tidak mengetahui bahwa proses berkembang itu dengan membaca. Seringkali kita mengabaikan dan meremehkan hal-hal kecil. Misalnya saja mengabaikan tanda, gambar, kata singkat berisi peringatan, larangan, atau Hal itu bisa mencelakakan diri sendiri atau orang lain. Bahkan, bisa juga menimbulkan dampak sosial yang buruk di mata masyarakat. Program KKN-GTM yang dilaksanakan di Perpustakaan Smk Pgri 3 Bogor ini memberikan program berupa Edukasi Manfaat Literasi Membaca dan Menulis yang mana pada kegiatan KKN-GTM ini lebih memfokuskan pada pembinaan dan pengembangan membaca dan menulis karya siswa. Tujuannya untuk menumbuhkan budi pekerti terhadap siswa. Dan dalam jangka panjang, diharapkan dapat menghasilkan siswa yang memiliki kemampuan literasi tinggi, yaitu mampu mengakses, memahami,dan menggunakan informasi dengan cerdas. Supaya kegiatan ini bisa terealisasikan maka penulis melakukan tahapan tahapan berdasarkan tabel 1 dibawah ini. Tabel 1. Realisasi tahapan pelaksanaan KKN GTM Tahap Pertama (Melakukan Penulis survey ke objek yang akan di tuju yaitu ke Smk Survey Pgri 3 Bogor Jl. P dan K no 24 Kedung Halang Bogor dan Perizinan Terkait Utara untuk melakukan perizinan kepada mitra yaitu Program KKNGTM kepala sekolah agar terlaksananya kegiatan ini secara dengan Mitr. Tahap Kedua Setelah penulis mendapat izin dari mitra penulis (Melakukan Wawancara dengan Perpustakaan dengan koordinator Perpustakaan dan Koordinator penulis diberi pengarahan terkait bagaimana system Perpustakaan SMK kunjungan di Perpustakaan tersebut. PGRI 3 Bogo. 86 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Tahap Ketiga Jadwal kegiatan yang akan penulis realisasikan (Menerapkan dan terhadap siswa Smk Pgri 3 Bogor yaitu dalam satu menjalankan Program pekan KKNGTM) pertemuan dengan siswa dilaksanakan setiap hari senin setelah selesai upacara penulis mengumpulkan siswa untuk kunjungan ke Perpustakaan dan penulis melakukan sosialisasi terlebih dahulu dan pengenalan seputar manfaat literasi membaca dan menulis, penulis juga memberikan contoh buku-buku literasi yang menarik untuk dibaca oleh siswa tersebut, selain itu siswa pun harus bisa memahami isi dari buku literasi tersebut supaya siswa nantinya bisa meningkatkan kemampuan menulis dan melatih otak agar dapat berfikir lebih kritis maupun menganalisis adanya masalah yang tersaji dalam apa yang telah siswa baca Tahap Keempat (Membuat Penulis juga akan mengambil data dari hasil kegiatan Laporan ini bahwa kegiatan ini benar benar terlaksana, dan KKNGTM Perpustakaan di penulis akan membuat laporan hasil dari KKN-GTM ini SMK yang sudah terealisasikan PGRI 3 Bogo. Adapun hasil wawancara dengan koordinator Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor terkait kunjungan Perpustakaan di sekolah tersebut. Siapakah yang mengelola Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor saat ini ? Bagaimana Peran Pustakawan dalam meningkatkan kunjungan di Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor? Bagaimana keadaan minat kunjungan peserta didik di Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor? Kendala apa yang sering terjadi dalam pengembangan budaya literasi di sekolah? Bagaimana cara guru menanamkan cinta literasi terhadap siswa? Hal hal apa saja yang menyebabkan kemampuan literasi siswa siswa sekolah menjadi Tabel 2. Hasil wawancara dan jawaban dari responden terhadap KKN GTM 87 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Responden Respon Pertanyaan 1 Pengelola Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor ialah Pustakawan yang bertugas menyelenggarakan dengan mengelola dan menjalankan fungsi perpustakaan sekolah sesuai aspek dan kaidah yang berlaku sehingga perpustakaan sekolah dapat berfungsi dengan baik. Pertanyaan 2 Memfasilitasi dan memfungsikan lingkungan fisik sekolah melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah, antara lain Perpustakaan dengan ruangan ber AC, pojok baca koleksi buku literasi seperti novel, komik majalah dll . Untuk menumbuhkan minat baca warga sekolah. Pertanyaan 3 Faktor eksternalnya berasal dari kurang memadainya sarana dan prasarana seperti ruangannya yang kurang luas, serta penataan perabotan dan buku-buku perpustakaan yang kurang tertata membuat kesan ruangan menjadi sempit itulah salah satu faktor yang membuat siswa terkadang enggan untuk mengunjungi Perpustakaan. Pertanyaan 4 Poin penting mengenai kendala yang dihadapi dalam pembelajaran literasi adalah sulitnya memahami makna kata dalam bacaan, sumber bacaan tidak bervariasi, sering merasa bosan ketika membaca serta sulitnya melaksanakan pembiasaan literasi siswa ketika belajar di rumah, rendahnya minat baca siswa, kurangnya referensi yang dimiliki oleh guru. Pertanyaan 5 Menumbuhkan kesadaran betapa pentingnya membaca pada Siswa. Mengoptimalkan Peran dan Fungsi Perpustakaan Sekolah. Pertanyaan 6 Pengaruh rendahnya minat baca atau literasi yang terjadi juga disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama, belum ada kebiasaan membaca sejak dini. Kedua, fasilitas pendidikan yang masih minim. Dan yang terakhir adalah karena masih kurangnya koleksi buku di Perpustakaan sekolah. Berikut ditampilkan hasil gambar 1 wawancara dan pengisian kuesioner. 88 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Gambar 1. Wawancara dengan Koordinator Perpustakaan membahas terkait bagaimana system kunjungan di Perpustakaan tersebut Gambar 2 dan gambar 3 menceritakan pengenalan buku-buku literasi kepada siswa dan pembagian buku literasi. Sedangkan gambar 4 menceritakan tentang siswa membuat kesimpulan tentang literasi yang sudah ditentukan. Gambar 2. Pengenalan buku buku literasi di Perpustakaan SMK PGRI 3 Bogor 89 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Gambar 3. Pembagian buku literasi kepada siswa SMK PGRI 3 Bogor Gambar 4. Siswa menulis hasil rangkuman dari buku literasi yang telah di baca oleh siswa 90 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor Dari hasil wawancara tersebut dapat di simak bahwa ada beberapa faktor yang terjadi di sekolah ini. Solusi yang dapat diberikan penulis terhadap faktor tersebut yaitu : Membaca buku cerita/pengayaan selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai one day one Kegiatan membaca yang dapat dilakukan adalah membacakan buku dengan nyaring . ead alou. dan membaca dalam hati . ustained silent reading/SSR). Memperkaya koleksi bacaan untuk mendukung kegiatan 15 menit membaca. Meningkatkan kemampuan literasi di semua mata pelajaran dengan menggunakan buku pengayaan dan strategi membaca di semua mata pelajaran. Memfungsikan lingkungan fisik sekolah melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah, antara lain perpustakaan, sudut buku kelas, area baca dll. Untuk menumbuhkan minat baca warga sekolah. Melibatkan komunitas di luar sekolah yaitu perpustakaan keliling dalam kegiatan 15 menit membaca dan pengembangan sarana literasi, serta pengadaan buku-buku koleksi perpustakaan dan sudut buku kelas. Memilih buku bacaan yang baik . Menyediakan sarana perpustakaan yang representatif, pojok baca di tiap kelas, cafe literasi dan angkringan baca. KESIMPULAN Program literasi membaca dan menulis ini menciptakan media proses menulis kreatif di lingkungan sekolah dan membangun dunia pendidikan yang mencintai bahasa dan sastra Indonesia serta siswa dapat menguji keterampilan, wawasan dan pengetahuan yang Sehingga selama ini, strategi yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah menumbuhkan minat membaca dan menulis. Budaya literasi tentunya sangat penting ditingkatkan di sekolah. Kemampuan dasar literasi yang berupa kemampuan membaca dan menulis harus menjadi prioritas utama dalam dunia pendidikan. Banyak manfaat yang di mampu memenuhi tuntutan intelektual, meningkatkan minat terhadap suatu bidang, dan mampu meningkatkan konsentrasi. Selain itu siswa juga bisa mendapatkan hiburan seperti membaca cerpen, novel, serta membaca berita lainnya. Saran dari penulis alangkah baiknya seorang guru harus bersedia mengontrol peserta didiknya karena guru sebagai teladan bagi peserta didiknya dan memiliki peranan yang sangat penting. Maka, apabila minat peserta didik 91 | SINKRON: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT UIKA JAYA http://pkm. uika-bogor. id/index. php/JPMUJ: SINKRON Andriyani Siti Komalasari. Desmy Riani Edukasi Manfaat Literasi Membaca Dan Menulis DI SMK PGRI 3 Bogor terhadap budaya literasi kurang sangat diperlukan adanya peran seorang guru. Peranan guru dalam meningkatkan budaya literasi berupa meminta peserta didik untuk membaca buku di rumah dan menciptakan beberapa program atau kegiatan di sekolah yang mendukung gerakan Contoh kegiatan yang mendukung gerakan literasi adalah kunjung perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan minat membaca serta meningkatkan kemampuan membaca agar peserta didik dapat menambah pengetahuannya. DAFTAR PUSTAKA