ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 E-ISSN 2987-9175 | P-ISSN 2987-9183 Website: https://ejurnal-unisap. id/index. php/abdiunisap/index Email: ejurnal. abdiunisap@gmail. PENINGKATAN KUALITAS PENGLIHATAN LANSIA MELAUI PEMERIKSAAN MATA DAN PEMBAGIAN KACAMATA DI DESA AIKDEWA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Siti Nurul Hijah Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Islam Al-Azhar Email Korespondensi: nurulhijah. nh@gmail. comuO Info Artikel Histori Artikel: Masuk: 20 Mei 2025 Diterima: 16 Juni 2025 Diterbitkan: 17 Juni 2025 Kata Kunci: Aikdewa. Kacamata. Lansia. Pemeriksaan. ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan berdasarkan identifikasi kebutuhan masyarakat dan permohonan kepala desa Aikdewa. Desa Aikdewa yang berada di kecamatan Pringgasela kabupaten lombok timur memiliki banyak penduduk lansia yang tidak mampu membeli kacamata baca yang mereka butuhkan karena masalah keterbatasan ekonomi. Kondisi ini dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka, karena gangguan penglihatan dapat meningkatkan resiko jatuh, isolasi sosial, depresi hingga kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan mata dan sekaligus pembagian kacamata kepada para Kegiatan ini bekerja sama dengan VLOK Foundation Holland dan Gentle Care Indonesia dalam melakukan tindakan sosial yang berkontribusi pada masyarakat dengan memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis untuk para lansia di Desa Aikdewa. Metode yang digunakan dengan cara edukasi melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan kepada para lansia untuk menjaga kesehatan mata, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata. Manfaat dari kegiatan pemeriksaan mata dan bantuan kacamata bagi masyarakat lansia adalah dapat melihat dengan lebih jelas dan lebih leluasa untuk beraktivitas sehari-hari. Dari hasil pemeriksaan kesehatan mata bahwa mayoritas lansia memiliki gejala penglihatan kelainan refraksi yaitu pada jarak jauh (Miopi. dan jarak dekat (Hiperopi. sebanyak 194 orang dari total yang diperiksa sebanyak 226 orang dan sisanya sebanyak 32 orang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Penerima kacamata gratis telah didistribusikan kepada lansia yang membutuhkan. Program ini telah menghasilkan banyak manfaat bagi masyarakat lansia di Desa Aikdewa dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata. This is an open access article under the CC BY-SA license. PENDAHULUAN Mata memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai salah satu alat indera untuk melihat yang sangat vital yang digunakan dalam hampir semua aktivitas dan perlu dijaga Mata merupakan salah satu organ penting yang harus dipelihara dengan baik demi kelancaran dalam aktivitas sehari-hari. Mata adalah alat indera yang terdapat pada manusia yang secara konstan menyesuaikan diri terhadap jumlah cahaya yang masuk kemudian memusatkan cahaya pada objek yang dekat dan jauh, serta menghasilkan gambaran yang kontinyu yang segera dihantarkan ke Jika terjadi gangguan pada mata, hal tersebut dapat mengurangi penglihatan bahkan menghambat aktivitas manusia (Vallarino et al. , 2. Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan penurunan kesehatan mata, di antaranya mengusap mata, membaca dengan pencahayaan yang minim, membaca dalam posisi tiduran, paparan ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 layar komputer yang berlebihan, kebiasaan merokok dan kekurangan asupan vitamin yang penting bagi kesehatan mata seperti Vitamin A. Di sisi lain, kesenjangan akses terhadap layanan kesehatan mata dan minimnya edukasi tentang menjaga kesehatan mata menjadi salah satu permasalahan di berbagai daerah khususnya daerah terpencil atau pedesaan, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Aikdewa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memberikan pemeriksaan kesehatan mata secara langsung kepada masyarakat (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Pemeriksaan mata secara berkala merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi individu yang menderita kelainan mata. Mendeteksi gangguan penglihatan melalui vision screening dapat dilakukan secara rutin dan direkomendasikan WHO untuk mendeteksi gangguan penglihatan secara efisien. Skrining gangguan penglihatan . dimaksudkan untuk mencegah kejadian gangguan ketajaman penglihatan yang lebih serius pada populasi risiko tinggi. Pemeriksaan mata secara berkala dapat dilakukan setidaknya satu tahun sekali. Pemeriksaan mata sejak dini dilakukan agar kelainan mata yang terjadi dapat segera diketahui dan mendapatkan penanganan secepatnya (Simarmata et al. , 2. Usia tua adalah bagian dari proses kehidupan, tidak bisa dihindari, dan semua orang Selama fase ini, manusia mengalami banyak perubahan fisik dan mental, serta berbagai fungsi dan kemampuan yang pernah dimiliki menurun. Lansia adalah orang yang berusia 60 tahun ke atas (Zelika et al. , 2. Seiring bertambahnya usia, banyak orang dewasa yang lebih tua mengalami masalah dengan fungsi fisik mereka. Salah satu perubahan sensorik yang ditandai dengan masalah penglihatan adalah hilangnya penglihatan yang terjadi seiring dengan proses penuaan. Masalah penglihatan merupakan faktor yang berkontribusi terhadap perubahan gaya hidup yang lebih tergantung (Syarifudin & Evi, 2. Penurunan penglihatan mungkin merupakan keluhan utama orang dewasa yang lebih tua, karena tanggapan persepsi terhadap lingkungan dikaitkan dengan rasa aman. Penurunan ketajaman visual . ow visio. dan fungsi visual yang dianggap normal seiring bertambahnya usia, termasuk penurunan fisiologi penglihatan, pembacaan mata, dan penglihatan warna (SyafiAoin & Wibowo, 2. Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang pemeriksaan mata pada individu diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan kesehatan mata mereka dan mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan (Limijadi et al. , 2. Dengan demikian, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat penulis bekerja sama dengan VLOK Foundation Holland dan Gentle Care Indonesia dalam melakukan tindakan sosial yang berkontribusi pada masyarakat dengan memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata baca gratis untuk para lansia di Desa Aikdewa Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan berdasarkan identifikasi kebutuhan masyarakat dan permohonan kepala desa Aikdewa. Desa Aikdewa yang berada di kecamatan Pringgasela kabupaten lombok timur memiliki banyak penduduk lansia yang tidak mampu membeli kacamata baca yang mereka butuhkan karena masalah keterbatasan ekonomi. Kondisi ini dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka, karena gangguan penglihatan dapat meningkatkan resiko jatuh, isolasi sosial, depresi hingga kesulitan berinteraksi dengan lingkungan Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan mata dan sekaligus pembagian kacamata kepada para lansia. Kegiatan ini menargetkan para lansia yang kurang mampu di daerah pedesaan yang memiliki akses yang minim dalam mendapatkan layanan kesehatan Selain itu, keterlibatan mitra internasional seperti VLOK Foundation Holland menjadikan kegiatan ini memiliki nilai kolaboratif lintas batas yang jarang ditemui dalam program pengabdian Manfaat dari kegiatan pemeriksaan mata dan bantuan kacamata bagi masyarakat lansia adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan mata, para lansia dapat melihat dengan lebih jelas dan lebih leluasa untuk beraktivitas sehari-hari. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 METODE PELAKSANAAN Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat metode yang digunakan dengan cara edukasi melalui penyuluhan kesehatan mata dengan memberikan pengetahuan kepada para lansia untuk menjaga kesehatan mata, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata. Pemeriksaan kesehatan mata ini dilaksanakan dengan melibatkan Tim paramedis dari Gentle Care Indonesia. Langkah-langkah sistematis yang dilakukan untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis adalah sebagai berikut: Persiapan dan koordinasi Sebelum pelaksanaan kegiatan tim pengabdian masyarakat melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa Aikdewa dan melakukan survei mendalam untuk mengetahui jumlah lansia yang membutuhkan kacamata dan jenis lensa yang dibutuhkan, dengan tujuan menentukan tempat, tanggal pelaksanaan dan jumlah peserta. Selanjutnya bekerjasama dengan optik atau lembaga terkait untuk mendapatkan kacamata baca dengan berbagai ukuran dan kekuatan lensa dengan memastikan kualitas kacamata terjamin dan sesuai dengan standar kesehatan mata. Pada tahap ini dilakukan juga sosialisasi untuk menginformasikan program kepada masyarakat lansia Desa Aikdewa dengan menjelaskan manfaat program dan cara mendapatkan kacamata. Edukasi dan penyuluhan Penyuluhan kepada masyarakat yang dilaksanakan sebelum melakukan kegiatan pemeriksaan mata. Kegiatan ini diawali dengan pendaftaran peserta dengan registrasi di meja pendaftaran dengan melakukan pengisian form pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan kesehatan mata kepada masyarakat tentang bagaimana menjaga kesehatan mata, dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan mata dan manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan tersebut. Pelaksanaan pemeriksaan mata Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan mata kepada para lansia dilakukan di Kantor Desa Aikdewa dengan Tim paramedis dari Gentle Care Indonesia. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari pada tanggal 22 Ae 23 Februari 2025 dengan total peserta sebanyak 226 orang untuk menentukan jenis lensa yang dibutuhkan oleh masing-masing lansia. Distribusi kacamata Pembagian kacamata, setelah melakukan pemeriksaan mata para peserta akan dibagikan kacamata dengan ukuran dan jenis lensa yang sesuai, berdasarkan hasil diagnosis masing-masing individu. Kemudian kegiatan ini diakhiri dengan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kacamata yang dibagikan digunakan dengan baik dan juga dilakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan program. HASIL DAN PEMBAHASAN Program kerja pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata bagi para lansia telah tepat Kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan mata dilaksanakan di Kantor Desa Aikdewa Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur, yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 22 Ae 23 Februari 2025. Pelaksanaan sosialisasi dengan cara edukasi melalui penyuluhan kesehatan mata kepada masyarakat bagaimana menjaga kesehatan mata dengan memberikan pengetahuan kepada para lansia untuk menjaga kesehatan mata, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan mata untuk memberikan pengertian dan informasi serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan mata dan apa saja manfaat yang didapatkannya. Kegiatan pemeriksaan kesehatan mata yang dilakukan, diikuti sebanyak 226 orang. Hasil dari pemeriksaan kesehatan mata yang telah dilakukan bahwa mayoritas lansia memiliki gejala penglihatan kelainan refraksi yaitu pada jarak jauh (Miopi. dan jarak dekat (Hiperopi. sebanyak 194 orang dan ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 sisanya sebanyak 32 orang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Adapun daftar nama masyarakat hasil pemeriksaan dan penerima kacamata sebagaimana yang terlihat pada gambar 1 dan 2 Gambar 1. Daftar Hasil Pemeriksaan Mata dan Penerima Kacamata ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 Gambar 2. Daftar Hasil Pemeriksaan Mata dan Penerima Kacamata Akibat Katarak ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 Gambar 3. Kepala Desa dan Team Kegiatan Pemeriksaan Mata Gambar 4. Suasana Penyuluhan dan Penjelasan Tahapan dalam Pemeriksaan Kesehatan Mata Kepada Masyarakat ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 Gambar 5. Persiapan Kacamata dan Registrasi Gambar 6. Pemeriksaan Kesehatan Mata Kepada Para Lansia ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 Pembagian kacamata telah didistribusikan selama 2 . hari kepada para lansia yang telah Kacamata yang diberikan memiliki berbagai jenis lensa sesuai dengan hasil pemeriksaan masing-masing penerima lansia. Sebagian besar penerima kacamata merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Mereka menyatakan bahwa kacamata tersebut sangat bermanfaat untuk membantu mereka dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kacamata baca yang diberikan telah membantu lansia dalam mengatasi masalah penglihatan, sehingga mereka dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Dengan penglihatan yang lebih baik, lansia dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan lebih aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Berikut beberapa foto kegiatan yang telah Gambar 7. Pembagian Kacamata Sesuai Hasil Pemeriksaan ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 3. Nomor 1. Juni 2025 Hasil kegiatan ini sejalan dengan temuan di beberapa program sejenis di wilayah lain di Indonesia, di mana prevalensi kelainan refraksi pada lansia juga mendominasi hasil pemeriksaan mata. Sebagai pembanding, (Nugroho et al. , 2. dalam program pengabdian masyarakat di Kelurahan Jatimelati. Kecamatan Pondok Melati dengan melakukan pemeriksaan mata. Dalam kegiatan ini, melaporkan bahwa dari 74 warga yang diperiksa, warga yang mengalami kelainan refraksi dominan di usia 46 tahun ke atas. Proporsi ini sangat mirip dengan hasil di Desa Aikdewa, menunjukkan bahwa penurunan fungsi mata akan terjadi seiringnya bertambah usia, khususnya para lansia. Kelainan refraksi mata menjadi salah satu masalah penglihatan yang sering dialami oleh kelompok lansia di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata di Desa Aikdewa sejalan dengan berbagai program serupa yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mata masyarakat, khususnya Perbedaan terletak pada fokus dan metode yang digunakan, namun tujuan utamanya tetap sama, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui deteksi dini dan penanganan gangguan PENUTUP Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh penulis bersama VLOK Foundation Holland dan Gentle Care Indonesia yaitu pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata di Desa Aikdewa. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kuratif melalui pemberian kacamata gratis, tetapi juga menekankan dalam edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini. Kegiatan ini telah mencapai tujuan utamanya, yaitu memperluas akses pelayanan kesehatan mata yang belum terlayani secara memadai dan memberikan dampak positif kepada para lansia yang sebelumnya mengalami keterbatasan dalam penglihatan, kini dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan penglihatan yang baik. Keberhasilan kegiatan ini menjadi titik awal yang penting dalam membangun sistem kesehatan masyarakat yang lebih inklusif. Kedepannya, perlu diadakanya pemeriksaan mata secara berkala agar dapat mendeteksi kelainan mata lebih dini sehingga dapat diberikan penanganan dengan cepat sebelum semakin parah. Melalui program ini masyarakat diharapkan mengetahui dan memahami tentang pentingnya kesehatan mata. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada keberhasilan program kerja pengabdian kepada masyarakat ini, terutama kepada VLOK Foundation Holland atas bantuan biaya kepada masyarakat lansia yang kurang mampu dan Gentle Care Indonesia yang telah melakukan pemeriksaan mata di Desa Aikdewa. Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Desa Aikdewa, relawan. Lembaga Pengabdian dan Penelitian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Al-Azhar Mataram, serta semua orang yang telah membantu dari awal hingga akhir. Semoga kerjasama yang baik ini terus berlanjut dan lebih banyak program serupa untuk meningkatkan kesehatan mata di masyarakat. DAFTAR PUSTAKA