KAFFAH: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol. 4 No. Page 63-77 ISSN: 2985-9662 http://jurnal. id/index. php/kaffah/article/view/1476 TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PAI DAN IMPLIKASI GAYA BELAJAR SISWA DI SDN 4 KEUSIK Syerli Apri Rahmawati1. Nisaul Fadilah2. Mumu Zainal Mutaqin3. Saepul Bahri4. Muslim5 Universitas MathlaAoul Anwar Banten syerliapri4@gmail. com,1 nisaulfadilah429@gmail. mutaqin@gmail. com,3 muruypisan@gmail. muslim@unmabanten. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan dampaknya terhadap gaya belajar siswa di SDN 4 Keusik. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pembelajaran PAI di sekolah semakin didorong untuk memanfaatkan berbagai media digital yang dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Teknologi yang digunakan mencakup berbagai aplikasi, video pembelajaran, dan platform e-learning yang diharapkan dapat mengakomodasi beragam gaya belajar siswa, seperti visual, auditori, dan kinestetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi pembelajaran PAI di SDN 4 Keusik memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Selain itu, teknologi tersebut juga memperlihatkan dampak yang signifikan terhadap cara siswa belajar, dengan beberapa siswa cenderung lebih mudah memahami materi melalui media visual, sementara yang lainnya lebih mudah menyerap informasi melalui pendekatan audio atau interaksi langsung. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penyesuaian penggunaan teknologi dengan gaya belajar masing-masing siswa agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik di SDN 4 Keusik terus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi secara kreatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Teknologi Pembelajaran. PAI. Gaya Belajar ABSTRACT This study aims to explore the application of technology in Islamic Religious Education (PAI) learning and its impact on students' learning styles at SDN 4 Keusik. Along with the development of information technology. PAI learning in schools is Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 63 increasingly encouraged to utilize various digital media that can enrich students' learning experiences. The technology used includes various applications, learning videos, and e-learning platforms that are expected to accommodate various student learning styles, such as visual, auditory, and kinesthetic. The method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and document analysis. The results of the study indicate that the application of PAI learning technology at SDN 4 Keusik has a positive effect on increasing student engagement and understanding of learning materials. In addition, the technology also shows a significant impact on the way students learn, with some students tending to understand material more easily through visual media, while others find it easier to absorb information through audio approaches or direct The implication of this study is the importance of adjusting the use of technology to each student's learning style so that learning becomes more effective and enjoyable. Therefore, it is recommended that educators at SDN 4 Keusik continue to develop and utilize technology creatively to improve student learning outcomes. Keywords: Learning Technology. PAI. Learning Style PENDAHULUAN Pendidikan Agama Islam merupakan sebuah ilmu pengetahuan dengan tujuan yang sangat mulia. Tujuannya adalah untuk membimbing para peserta didik di dunia maupun di akhirat apabila diterapkan dan dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya. Islam adalah agama yang tidak menutup diri dengan pesatnya perkembangan zaman, termasuk teknologi. Untuk melihat kecukupan teknologi pembelajaran PAI dan penerimaan Pelajaran Agama Islam dalam menoleransi halhal yang positif (Unik Hanifah,2. Kata teknologi sendiri sudah tidak terdengar asing di telinga masyarakat, karena penggunaan teknologi sudah menjadi kebutuhan yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari semua orang tanpa mengenal waktu dan tempat. Perkembangan teknologi saat ini sangat mempengaruhi perubahan dalam kehidupan manusia di seluruh dunia, salah satunya adalah pendidikan. Dalam pendidikan, teknologi memiliki dampak besar pada semua kegiatan yang berhubungan dengan pembelajaran. Ketika teknologi diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, maka dapat memaksimalkan proses belajar mengajar yang lebih menarik dan berdampak positif bagi pendidik maupun peserta didik. Penerapan teknologi dalam Pendidikan Agama Islam juga memerlukan adaptasi agar peserta didik maupun pendidik merasakan dampak perkembangan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, penerapan teknologi dalam Pendidikan Agama Islam harus sesuai dengan tujuan dan syariat agama Islam, serta dapat dimanfaatkan denga baik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 64 Proses belajar mengajar merupakan aktivitas antara guru dengan siswa di dalam kelas. Dalam pembelaran terdapat proses untuk menyiapkan materi yang akan di sampaikan diantaranya media, guru, siswa, dalam proses belajar mengajar adalah dengan keaktifan siswanya dengan gurunya dengan menyiapkan rangkaian materi yang akan disampaikan ole guru ke siswanya. Dalam proses belajar mengajar,strategi sangatlah dibutuhkan sekali untuk tercapaikan kegiatan belajar mengajar yg efektif dan berkualitas sehingga siswa bisa menerima materi yang di sampaikan oleh gurunya dan bisa mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari (Suyuti, 2. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penentu dalam membentuk karakteristik manusia sebagaimana yang diuraikan diatas. PAI tidak hanya membahas tentang ibadah namun ada juga masalah muamalah, oleh karena itu tanggung jawab guru agama/guru PAI sangatlah berat sekali tidaklah mudah, guru PAI harus mempersiapkan materi yang akan disampaikan kepada anak didiknya sehingga bisa terampil secara vertikal maupun horizontal (Zayadi, 2. Langkah strategis yang tepat pada masa akhir akhir ini yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang ada di sekeliling kita,karna alat bantu teknologi sangatlah membantu sekali untuk memudahkan proses belajar mengajar. Teknologi Pendidikan bukan hanya tentang perangkat keras atau perangkat lunak semata, tetapi juga mencakup penerapan metode dan strategi berbasis teknologi yang dapat memperkaya pengalaman belajar, meningkatkan efektivitas pengajaran, dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Dengan memanfaatkan teknologi pendidikan secara maksimal, kita dapat membuka akses yang lebih luas terhadap ilmu pengetahuan, mempercepat proses distribusi informasi, serta memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih fleksibel dan menyenangkan. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, teknologi memiliki potensi besar untuk mengubah paradigma Misalnya, penggunaan platform digital, aplikasi pembelajaran, video interaktif, dan sumber daya online lainnya dapat membantu menyampaikan materi PAI dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami. Dengan adanya teknologi, materi agama yang kompleks dan mendalam, seperti kajian tafsir, fiqh, atau hadis, bisa disampaikan dalam format yang lebih dinamis, interaktif, dan bahkan disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Penggunaan teknologi juga memungkinkan materi pembelajaran diakses kapan saja dan di mana saja, memberikan fleksibilitas waktu yang sangat dibutuhkan oleh para siswa (Muhammad Yusuf, 2. Namun, setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, seperti gaya belajar visual, auditori, kinestetik, dan lainnya. Gaya belajar ini mempengaruhi Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 65 bagaimana siswa menyerap informasi dan mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana teknologi pembelajaran dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa untuk mencapai hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana teknologi pembelajaran di SDN 4 Keusik diterapkan dalam mata pelajaran PAI dan bagaimana implikasinya terhadap gaya belajar siswa. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di SDN 4 Keusik Lebak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana penerapan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 4 Keusik Lebak serta implikasinya terhadap gaya belajar siswa. Adapun teknik pengumpulan data dalam pennelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi berupa foto untuk melengkapi data yang kurang dari metode wawancara dan observasi. Dengan metode penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas tentang bagaimana teknologi pembelajaran mempengaruhi gaya belajar siswa dalam mata pelajaran PAI di SDN 4 Keusik Lebak, serta memberikan rekomendasi yang berguna bagi pengembangan pembelajaran di sekolah tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Teknologi Pembelajaran PAI Karena istilah teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan mereka, hampir semua orang sering menggunakannya. Dengan kata lain. Secara etimologis, kata "teknologi" berasal dari kata "teknikhos" dan "logos", yang masing-masing mengandung arti "strategi", yaitu metode untuk mencapai tujuan yang nyata, sementara Logos berisi makna ilmu. Merancang sebagai basis teknologi juga mengacu pada cara mengelola, mengerjakan, menangani, dan mengubah masalah. Dengan kata lain, teknologi juga mengacu pada teknik khusus, terutama dalam pengujian logika, serta strategi untuk mencapai tujuan. Teknologi juga dapat digambarkan sebagai kemampuan untuk bergantung pada informasi tertentu yang bergantung pada siklus merancang tertentu (Budiyono, 2. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 66 Teknologi pendidikan Islam adalah teori dan praktik yang dimaksudkan untuk mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan mengevaluasi pembelajaran melalui penggunaan media pendidikan Islam. Teknologi ini tidak hanya berfokus pada proses psikologis anak-anak, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat mengkomunikasikan dan menumbuhkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik (Elihami, & Saharuddin, 2. Menurut Association for Educational Communication Technology, teknologi pendidikan Islam adalah bidang yang bertanggung jawab untuk menyediakan kesempatan untuk belajar kepada manusia melalui upaya sistematis untuk menemukan, mengembangkan, mengorganisasikan, dan memanfaatkan sumber pembelajaran serta mengelolanya. Menurut Hartback, teknologi pendidikan Islam terdiri dari dua ide tentang proses pembelajaran, yaitu: . Suatu proses tersistem di mana pengetahuan diterapkan untuk memecahkan masalah selama proses pembelajaran. Produk teknologi pendidikan islam dapat berupa buku pembelajaran, program televisi, program audio, program software, dll. Pekerjaan dan bagian pendidikan tertentu. Pendidikan agama islam, atau PAI, adalah subjek di berbagai jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi, dan membutuhkan sistem dan prosedur yang efektif dan dinamis dalam penyampaiannya sehingga siswa dapat memahaminya dengan mudah. Dalam paparan di atas disebutkan bahwa Islam bersifat adaptif dan tidak menutup atau memotong dirinya dari perkembangan zaman saat ini. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran mata pelajaran PAI adalah salah satu peningkatan metodologi dan seni manajemen pembelajaran PAI. Nabi Muhammad bersabda "Kamu lebih mengetahui tentang urusan duniamu," (HR. Musli. Sebagian dari hadits Nabi di atas menunjukkan bahwa Nabi Muhammad W tidak membatasi masalah dunia kepada teman atau orang lain. itu adalah keuntungan dari masalah dunia, terutama masalah dunia yang berarti meningkatkan pembelajaran dalam bidang pengajaran berkat kemajuan mekanis. adalah sangat direkomendasikan untuk membantu sistem pembelajaran di sekolah. Teknologi pembelajaran dianggap sebagai komponen utama teknologi pendidikan karena fakta bahwa bimbingan . tau pembelajara. sangat penting untuk sekolah yang direncanakan dan terkendali. Teknologi telah menjadi alat yang membantu manusia dalam berbagai bidang, dan perkembangan ini juga membantu guru mencapai tujuan akademik. Teknologi membantu pendidikan dengan caracara berikut: . Memungkinkan pengembangan pengetahuan dan ketrampilan dasar yang lebih efektif daripada metode Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 67 konvensional . Mengajarkan konsep dan ketrampilan berpikir pada tingkat tinggi yang tidak dapat dicapai tanpa bantuan teknologi . Memudahkan tenaga pendidik untuk mengatur lingkungan belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka (Hasibuan, 2. Penggunaan teknologi dalam pendidikan dianggap dalam perspektif Islam sebagai upaya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sebenarnya. Selain itu, teknologi berguna dalam proses pembelajaran PAI untuk memaksimalkan proses belajar mengajar dan meningkatkan pemahaman siswa tentang apa yang diajarkan oleh guru. Teknologi dalam pembelajaran PAI membantu siswa memahami materi yang diajarkan oleh guru, seperti menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan guru dan siswa, menggunakan aplikasi pertemuan ruang untuk membuat ruang kelas berbasis internet, dan penggunaan media audio dan visual. Islam sebagai agama rahmatan lilAoalamin yang diturunkan Allah melalui Nabi Muhammad SAW menjadi rahmat bagi seluruh mahluk yang ada di alam semesta. Pada perpekstif islam, teknologi, ilmu pengetahuan, serta seni yaitu suatu pengembangan potensi manusia yang telah diberikan oleh Allah SWT yaitu berupa akal dan budi. Pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada dasarnya untuk mengembangkan potensi serta akal pikiran yang telah Allah berikan kepada hamba-Nya sesuai dengan sunnatullah dan bukan untuk menciptakan serta membuat diluar hukum yang telah Allah tetapkan, islam sangat mendorong umatnya agar terus manju dengan menggali seluruh ilmu-ilmu yang ada baik melalui eksperimen dan juga penelitian. Teknologi selalu mengalami perkembangan seiring berkembangannya zaman dan membantu memudahkan urusan manusia misalnya dengan adanya internet untuk mecari segala informasi atau materi-materi pembelajaran yang dibutuhkan. (Muhaimin. , & Rahman, . ) Para sejarawan muslim saat era kekhalifahan beranggapan sebagai suatu ilmu yang perlu untuk dipelajari serta untuk dikembangkan. Hal ini sesuai dengan penemuan oleh sejarawan sains dan teknologi di barat era modern di abad Begitu juga dengan ajaran Islam yang terbuka dan tidak bertolak belakang dengan teori pemikiran-pemikiran modern yang terorganisir, teliti, lugas, dan cermat dalam analisis dan objektif. Di dalam islam justru begitu mendukung kemajuan dalam teknologi yaitu dengan melalui penelitian-penelitian. Salah satunya Pendidikan Islam mempunyai dasar yang salah satunya adalah alquran yang didalamnya telah menjelaskan tentang IPTEK antara ain dalam surat SabaAo yani Allah telah memerintahkan kepada Nabi Dawud tentang teknik mengecor besi. (QS. SabaAo. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 68 Dalam Al- Qur'an terdapat ayat-ayat Allah yang perlu dipelajari serta digali, misalanya dalam QS. Ali Imran ayat 190-191 yang artinya: AuSesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda . ebesaran Alla. bagi orangorang yang berakal, . orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi . eraya berkat. AuYa Tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci engkau, lindungilah kami dari azab neraka. Ay Tafsir Al Misbah Ayat ini mengundang manusia untuk berpikir, karena sesungguhnya dalam penciptaan, yakni benda-benda angkasa seperti matahari, bulan, dan jutaan gugusan bintang yang terdapat di langit atau dalam pengaturan sistem kerja langit yang sangat teliti serta kejadian dan perputaran bumi pada porosnya, yang melahirkan silih bergantinya malam dan siang perbedaannya, baik dalam masa maupun dalam panjang dan pendeknya terdapat tanda-tanda kemahakuasaan Allah bagiull-albAb, yakni orangorang yang memiliki akal yang (M. Quraish Shiha. Ayat ini dengan jelas menjelaskan bahwa segala sesuatu yang di atas dan di bawah ini penuh dengan rahasia agar kita dapat mengetahui kebenarannya, yaitu membantu orang yang bermanfaat melalui penelitian, termasuk bidang teknis itu Pesatnya perkembangan teknologi modern telah mempopulerkan produkproduk teknologi mutakhir, seperti Internet, peralatan komunikasi, televisi, dan barang-barang mewah lainnya, serta memberikan berbagai hiburan dan keajaiban bagi anak-anak, remaja, dan orang tua. Namun tentunya alat-alat yang digunakan akan berdampak positif dan negatif, dan mereka tidak bertanggung jawab atas akibatnya di kemudian hari. Namun, ini ada di pundakmanusia atau pengguna. Alat dan media informasi yang ada di dunia ini sangat banyak macamnya, sekarang sangat mudah untuk melakukan apa saja, hal ini ditentukan oleh faktor manusianya. Ayat ini juga menjelaskan beberapa ciri orang yang bernama Ull-albAb. Mereka adalah manusia, baik laki-laki maupun perempuan, yang senantiasa mengingat Allah dalam perkataan dan/atau hati dalam segala situasi dan kondisi. Objek dzikir adalah Allah, dan objek pikiran adalah semua makhlukNya. Akal telah diberi kebebasan yang paling luas untuk berpikir tentang fenomena alam, tetapi ada batasan untuk berpikir tentang sifat Tuhan. Tidak peduli apakah guru dan media pembelajaran digunakan sebagai alat pembelajaran atau sumber belajar, penerapan teknologi pendidikan tetap penting. Perancangan teknologi pendidikan ini mencakup rencana sistem pembelajaran, aturan penyampaian materi atau pembelajaran, strategi pembelajaran, dan karakteristik pembelajaran. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 69 Pengembangan sumber daya dan proses pembelajaran dapat mencakup pengembangan teknologi cetak, komputer, dan audiovisual. Menurut Ali & Erihadiana, ada hubungan antara teknologi pendidikan Islam dan pendidikan Islam, dengan tujuan sebagai berikut: . Memberi inspirasi kepada siswa untuk menjadi kreatif dalam belajar seiring berkembangnya ilmu pengetahuan teknologi (IPTEK) yang sesuai dengan akidah islam sebagai Dapat melatih keterampilan dengan memanfaatkan produk dari kemajuan teknologi sehingga tercipta kesejahteraan kehidupan manusia, terutama bagi umat Islam. Teknologi dapat memperkuat hubungan antara ilmu agama dan IPTEK serta mempererat hubungan dengan para ahli pengetahuan agama lainnya (Ali. , & Erihadiana, 2. Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran PAI di SDN 4 Keusik Saat ini, penerapan teknologi dalam dunia pembelajaran sangat bermanfaat karena dengan adanya teknologi, pendidik merasa terbantu dalam memberikan materi pembelajaran. Yakni, dengan teknologi yang tepat, peserta didik dapat menguasai dan memahami materi yang dijelaskan dengan lebih mudah oleh Oleh karena itu, pelaksanaannya memerlukan promosi pembelajaran keterampilan pendidik dalam memilih teknologi yang paling tepat selama studi. Sebagaimana wawancara dengan Bapak Nanang . tahun terkait pentingnya teknologi Pembelajaran PAI menyatakan bahwa penerapan teknologi dalam pembelajaran sangat bermanfaat. "Dengan adanya teknologi, kami sebagai pendidik merasa sangat terbantu dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik. Teknologi memungkinkan kami untuk menjelaskan materi dengan lebih mudah dan menyenangkan. Peserta didik pun lebih cepat menguasai materi yang disampaikan. Melalui teknologi, kami bisa menyampaikan materi yang tidak hanya berupa teks, tapi juga visual, audio, dan video yang lebih menarik bagi peserta didikAy (Wawancara, 8 April 2. Bu Neneng . tahun juga menjelaskan tentang teknologi berbasis audio dan audio-visual yang mereka gunakan. Teknologi berbasis visual, seperti penggunaan foto, poster, dan PowerPoint, kami sering gunakan untuk menjelaskan materi, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Gambar-gambar bergerak atau animasi juga bisa membantu peserta didik lebih mudah memahami ajaran agama Islam. Teknologi berbasis audio, seperti penggunaan radio atau pengeras suara, kami manfaatkan dalam beberapa kegiatan seperti mendengarkan ceramah agama. Selain itu, kami juga menggunakan video edukasi untuk memperkaya pemahaman peserta didik tentang sejarah Islam. Dengan adanya suara dan gambar yang menyertai materi, peserta didik lebih mudah mencerna informasiAy Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 70 (Wawancara, 8 April 2. Berdasarkan wawancara tersebut dapat digambarkan bahwa penerapan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar pada Pendidikan Agama Islam di SDN 4 Keusik yaitu: Teknologi berbasis Visual Teknologi berbasis visual adalah media yang dalam penerapannya mengutamakan indera penglihatan yang digunakan untuk mengarahkan perhatian peserta didik saat menyampaikan materi. Media visual ini dibedakan menjadi media gambar bergerak dan media diam. Penerapan sebuah teknologi berbasis media visual diam yang dapat digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan foto, poster, dan petak yang sesuai dengan pembelajaran Islam. Selanjutnya, contoh teknologi berbasis media visual bergerak dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah materi yang berisi PowerPoint untuk mempelajari ajaran agama Islam. Teknologi berbasis Audio Teknologi berbasis audio adalah media yang dalam penerapannya mengutamakan indera pendengaran. Contoh berbasis teknologi audio yang dapat diterapkan untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan radio, tape recorder, atau pengeras suara dalam penyampaian materi Pendidikan Agama Islam. Dengan menggunakan bantuan audio, maka peserta didik mungkin ingin tahu dan lebih mudah mengikuti Teknologi berbasis Audio-Visual Teknologi berbasis audio-visual ini merupakan media yang dalam penerapannya menggunakan indera pendengaran maupun indera penglihatan secara bersamaan. Contoh teknologi berbasis audio-visual yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu penggunaan video edukasi yang menjelaskan materi sejarah Islam yang meliputi tampilan gambar dan suara. Artinya, para peserta didik memiliki kesempatan untuk melihat gambaran sejarah Islam yang disertai dengan suara dalam penjelasannya. Sehingga diharapkan peserta didik lebih memahami materi tersebut. Saat ini, sekolah negeri maupun swasta mulai membenahi sistem Banyak program sekolah yang ditawarkan kepada masyarakat, institusi, maupun status sekolah, yaitu SSN (Sekolah Standar Nasiona. , unggul, model, internasional, akselerasi, dan sarana serta prasarana yang mendukungnya. Keberadaan teknologi harus dimaknai sebagai upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas, dan teknologi tidak lepas dari masalah, karena teknologi lahir dan berkembang untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh manusia. Dalam Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 71 kaitan ini, teknologi pendidikan juga dilihat sebagai suatu produk dan proses. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan diharapkan dapat melibatkan peserta didik dalam perubahan kehidupan yang cepat yang terus berubah melalui penggunaan berbagai produk teknologi dan informasi. Peserta didik dapat menggunakan alat teknologi informasi untuk meneliti, mencari, menganalisa, dan bertukar informasi secara efektif dan efisien. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru PAI dan observasi di kelas, dapat disimpulkan bahwa SDN 4 Keusik telah memanfaatkan berbagai teknologi dalam pembelajaran PAI. Beberapa teknologi yang digunakan meliputi penggunaan proyektor untuk menampilkan materi ajar, aplikasi pembelajaran berbasis internet seperti Google wordwall, quiz game, dan video pembelajaran untuk memperjelas pemahaman materi agama. Penerapan teknologi ini memberikan dampak positif terhadap keberagaman metode yang dapat diterapkan oleh guru dalam menyampaikan materi, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep-konsep yang diajarkan. Namun, beberapa kendala juga ditemukan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana teknologi di beberapa kelas, serta tingkat pemahaman siswa yang bervariasi terkait penggunaan Teknologi juga dianggap lebih efektif dan efisien dan menghasilkan nilai positif bagi guru dan siswa. Dengan perkembangan teknologi saat ini, berbagai teknologi berbasis software dan perangkat telah muncul yang sangat memudahkan orang untuk melakukan pekerjaan mereka. Selain itu, kemudahan mendapatkan informasi saat ini, baik melalui internet maupun media sosial, memungkinkan pendidikan untuk diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran tidak tertinggal oleh perkembangan dunia yang begitu pesat (Solviana. Karena guru generasi X masih kurang menguasai teknologi terbarukan. Penggunaan aplikasi seperti quizizz selama proses pembajaran juga membantu karena mengurangi efek bosan dalam belajar dan mengajar. Proses pembelajaran PAI tidak hanya mencakup penyampaian materi tetapi juga praktek ibadah yang harus dilakukan oleh guru. Guru dapat menggunakan aplikasi video singkat seperti Instagram dan TikTok untuk menyampaikan praktek ibadah yang kreatif dan menarik sambil mempertahankan kesan materi yang mudah dipahami siswa. Implikasi Gaya Belajar Siswa Di SDN 4 Keusik Implikasi teknologi pendidikan adalah Implikasi teknologi pendidikan merujuk pada efek atau dampak yang ditimbulkan oleh penerapan teknologi dalam sistem pendidikan. Teknologi pendidikan ini mencakup berbagai alat. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 72 aplikasi, platform, perangkat keras, dan perangkat lunak yang dirancang untuk membantu proses belajar-mengajar. Teknologi pendidikan tidak hanya mencakup penggunaan alat digital seperti komputer, internet, dan perangkat mobile, tetapi juga mencakup metode dan pendekatan baru dalam pembelajaran yang menggunakan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas Pendidikanimplikasi teknologi pendidikan merujuk pada pengaruh atau dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan. Secara spesifik, ada beberapa hal yang dijelaskan dalam kalimat tersebut: Upaya Meningkatkan Produktivitas Belajar Penerapan teknologi dalam pendidikan berpotensi besar dalam meningkatkan produktivitas belajar. Dalam pendidikan,produktivitas ini erat kaitannya dengan keberhasilan guru dalam pekerjaannya,yakni mencapai hasil yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Untuk dapatmemberhasilkan guru secara optimal, maka kepala sekolah harus memperhatikanmasalah produktivitas kinerja. 4Produktivitas belajar di sini dapat diartikan sebagai seberapa banyak atau seberapa efektif seorang siswa dapat belajar dalam jangka waktu tertentu. Dengan adanya teknologi, terutama perangkat yang mempermudah akses ke informasi dan materi pembelajaran, siswa dapat lebih cepat menguasai topik atau keterampilan tertentu. Misalnya, dengan adanya platform e-learning atau aplikasi pembelajaran berbasis video, siswa tidak lagi terbatas pada waktu dan tempat yang telah ditentukan. Mereka dapat mengakses berbagai sumber belajar kapan saja dan di mana saja, baik di rumah, di luar sekolah, atau bahkan saat perjalanan. Hal ini tentunya dapat meningkatkan produktivitas belajar mereka, karena tidak terikat dengan jadwal atau keterbatasan fisik di ruang kelas tradisional. Selain itu, gamifikasi dalam pendidikan, yang sering menggunakan teknologi, juga dapat meningkatkan produktivitas belajar siswa. Dengan mengubah materi yang harus dipelajari menjadi permainan yang menarik, siswa bisa lebih bersemangat dalam belajar, dan ini akan meningkatkan tingkat retensi dan pemahaman mereka terhadap materi . Mempercepat Laju Belajar Teknologi pembelajaran dengan mempercepat laju belajar siswa. Dalam konteks ini, laju belajar mengacu pada seberapa cepat seseorang dapat mempelajari suatu topik atau keterampilan. Teknologi memungkinkan akses cepat dan mudah ke berbagai sumber informasi yang sebelumnya sulit diakses. Misalnya, search engine, video pembelajaran, aplikasi edukasi, atau kursus Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 73 online memungkinkan siswa untuk menemukan penjelasan atau tutorial terkait topik yang sedang mereka pelajari dengan cepat. Membantu Guru Menggunakan Waktu Lebih Efektif Salah satu keuntungan besar dari penerapan teknologi dalam pendidikan adalah kemampuannya untuk membantu guru menggunakan waktu lebih efektif. Dalam konteks ini, "waktu lebih efektif" berarti memaksimalkan penggunaan waktu yang dimiliki oleh guru untuk kegiatan yang lebih produktif, bukan hanya untuk kegiatan administratif atau pengajaran yang berulang. Meningkatkan Hasil Belajar dan Menghemat Tenaga Penggunaan teknologi dalam pendidikan juga berkontribusi pada peningkatan hasil belajar siswa. Dengan adanya berbagai sumber belajar yang lebih variatif, metode pembelajaran yang lebih interaktif, serta umpan balik yang cepat dan personal, hasil belajar siswa dapat lebih Selain peran teknologi dalam pendidikan Islam, pendidikan agama Islam juga berperan dalam perkembangan teknologi. Pertama-tama, akidah dan etika menjadi landasan atau landasan pengoperasian atau penerapan teknologi. Fokuslah saat menggunakan teknologi dan jangan sampai terjadi hal-hal negatif. Kedua, hukum Syariah menjadi tolak ukur penggunaan teknologi. Seperti pemanfaatan teknologi untuk menentukan tempat yang baik, buruk, halal, dan suci. Pengaruh perkembangan dan kemajuan teknologi sangat nyata dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan agama Islam, menjawab pertanyaan tentang agama berdasarkan kandungan Al-Qur'an dan Hadits yaitu. Meningkatkan motivasi peserta didik untuk kreatif mengembangkan teknologi yang bersumber dari nilai-nilai Islam. Meningkatkan keterampilan dalam penggunaan teknologi untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Mewujudkan hubungan silaturahmi antara agama dan teknologi. Menambah wawasan dan mengetahui kemampuan dalam menggunakan teknologi sesuai atau bersumber dari ajaran agama. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menuntut adanya penyesuaian dalam pendekatan pembelajaran, termasuk dalam penggunaan teknologi dan pemahaman terhadap gaya belajar siswa. Hal ini menjadi perhatian utama di SDN 4 Keusik, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Nanang dan Ibu Neneng selaku guru PAI dan wali kelas dalam wawancara yang dilakukan barubaru ini. Menurut Bapak Nanang . , gaya belajar siswa memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran PAI yang sarat dengan nilai dan pemahaman konsep. AuBerdasarkan Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 74 hasil observasi dan wawancara dengan para siswa, kami menemukan bahwa gaya belajar mereka sangat beragam. Ada yang cenderung visual, auditori, bahkan kinestetik, bahwa keberagaman gaya belajar ini memiliki implikasi langsung terhadap cara siswa menyerap informasi, terutama saat teknologi pembelajaran AuSiswa dengan gaya belajar visual cenderung lebih mudah memahami materi jika disajikan melalui gambar atau video. Sementara itu, siswa auditori lebih tertarik mendengarkan penjelasan atau berdiskusi. Adapun siswa kinestetik, mereka lebih menyukai kegiatan praktik langsung,Ay (Wawancara, 8 April 2. Selain itu tidak boleh terlalu berlebihan karena bisa menimbulkan dampak negatif seperti. Menyebabkan ketergantungan. Siswa dapat menjadi tergantung pada teknologi untuk belajar dan mengakses informasi. Hal ini dapat menyebabkan siswa kehilangan kemampuan untuk belajar secara mandiri. Kecanduan penggunaan teknologi juga dapat menjadikan anak berperilaku . Mengurangi interaksi sosial. Fokus pada teknologi dan dapat mengurangi keterampilan sosial dan interaksi interpersonal siswa. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian . Merubah kehidupan social. Adanya perubahan perilaku, etika, norma, atau moral kehidupan. Penggunaan yang berlebih pada anak dapat karenaasyikpada dunia maya dibandingkan dunia nyata (Neneng, 2. Oleh karena itu, penting bagi guru dan pendidik untuk memanfaatkan teknologi bukan sebagai sumber informasi utama, tetapi sebagai media pembelajaran yang mendukung bahan ajar dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Dalam hal ini, teknologi harus digunakan sebagai alat untuk memperkaya pengalaman belajar, bukan menggantikan interaksi langsung antara guru dan siswa. Pada akhirnya, dengan pendekatan yang bijaksana, teknologi bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam. Teknologi yang digunakan dengan hatihati dan profesional akan mempermudah siswa untuk memahami materi ajar secara lebih dalam dan interaktif. SIMPULAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologiyang pesat dalam beberapa dekade terakhir telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan, ekonomi, kebijakan sosial, dan terutama Teknologi, sebagai kekuatan utama di era digital ini, mempengaruhi hampir setiap elemen dalam masyarakat, termasuk cara kita mengakses dan Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 75 memanfaatkan pengetahuan. Di bidang pendidikan, adanya peraturan yang mendukung pemanfaatan teknologi informasi dapat mendorong pengembangan Pendidikan Agama Islam menjadi lebih efisien dan efektif. Misalnya, undangundang terkait teknologi informasi dapat mengatur bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, menyediakan akses ke sumber-sumber materi ajar, dan melindungi hak privasi serta keamanan data Namun, perlu diingat bahwa teknologi memiliki dua sisi, seperti mata uang yang dapat membawa manfaat atau justru kerugian. Ketergantungan terhadap teknologi bisa menimbulkan masalah, seperti ketidakseimbangan dalam kehidupan sosial dan pribadi, atau bahkankecanduan yang bisa mengganggu proses belajar. Oleh karena itu, penting bagi guru dan pendidik untuk memanfaatkan teknologi bukan sebagai sumber informasi utama, tetapi sebagai media pembelajaran yang mendukung bahan ajar dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Dalam hal ini, teknologi harus digunakan sebagai alat untuk memperkaya pengalaman belajar, bukan menggantikan interaksi langsung antara guru dan siswa. Pada akhirnya, dengan pendekatan yang bijaksana, teknologi bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam. Teknologi yang digunakan dengan hati-hati dan profesional akan mempermudah siswa untuk memahami materi ajar secara lebih dalam dan interaktif. DAFTAR PUSTAKA