Vol 3 No. 1 Januari 2026 P-ISSN : 3047-2792 E-ISSN : 3047-2032. Hal 164 - 177 JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Halaman Jurnal: https://journal. id/index. php/jimat Halaman UTAMA Jurnal : https://journal. DOI: https://doi. org/10. 69714/r03wzy77 PENGARUH FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL ATTITUDE TERHADAP FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR DENGAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang Sekar Intan Guphita a*. Tri Widiastuti b. Rita Meiriyanti c a Ekonomi dan Bisnis / Manajemen. sekarintanguphita@gmail. Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang. Indonesia b Ekonomi dan Bisnis / Manajemen. tri_widiastuti@usm. Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang. Indonesia c Ekonomi dan Bisnis / Manajemen. mey15@gmail. Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang. Indonesia * Penulis Korespondensi: Sekar Intan Guphita ABSTRACT This study to examine and analyze the influence of Financial literacy and financial attidudes on Financial Management Behavior, with Locus of Control as a mediating variable among Generation Z in Batang City. This research is quantitative. The population in this study was gwnwration Z in Batang City, with a sample size of 100 respondents. Data collection was conducted by distributing an online questionnaire via Goggle Form. Data analysis techniques in this study used structural model analysis (Inner Mode. , measurement model analysisis (Outer Mode. , and hypothesis testing. Data processing was performed using SmartPLS 4 The result showed that Financial literacy had no significant effect on Financial Management Behavior, while Financial Attitude had a significant effect on Financial Management Behavior. Financial literacy significantly affected Locus of Control. Financial Attitude significantly affected Locus of Control, and Locus of Control did not significantly affect Financial Management Behavior. Locus of Control was unable to mediate the influence of Financial literacy and financial attitudes on Financial Management Behavior. Keywords: Financial literacy. Financial Attitude. Locus of Control. Financial Management Behavior. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Finacial Literacy dan Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior dengan Locus of Control sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Kota Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z di Kota Batng dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui Google Form. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis model strutural (Inner Mode. , analisis model pengukuran (Outer Mode. , serta uji hipotesis. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan sofware SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial literacy tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Management Behavior, sedangan Financial Attitude berpengaruh signifikan terhadap Financial Management Behavior. Financial literacy signifikan terhadap Locus of Control. Financial Attitude berpengaruh signifikan terhadap Locus of Control dan Locus of Control tidak berpengaruh terhadap Financial Management Behavior. Locus of Control belum mampu memediasi pengaruh Financial literacy dan Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior. Kata Kunci: Financial literacy. Financial Attitude. Locus of Control. Financial Management Behavior. Naskah Masuk 17 Desember 2025. Revisi 20 Desember 2025. Diterima 24 Desember 2025. Tersedia 26 Desember 2025 Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 PENDAHULUAN Fenomena kemajuan teknologi telah membuat Generasi Z menjadi kelompok paling siap dan aktif dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Di Indonesia, sekitar 60% Gen Z memanfaatkan aplikasi keuangan untuk mengatur uang mereka. Namun, meskipun teknologi mudak diakses, hal ini berlawanan dengan tingkat literasi keuangan yang masih rendah. Pada tahun 2022, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya mencapai 49,68%, walaupun akses ke layanan keuangan sudah tinggi, yaitu 85,10%. Kesenjangan yang besar ini menunjukkan bahwa meskipun Gen Z sangat mampu dan banyak menggunakan layanan keuangan digital, mereka masih kurang memahami prinsip-prinsip dasar keuangan. Kekurangan pemahaman ini, ditambah dengan banyaknya iklan yang hadir di media sosial, berpotensi membuat Gen Z terjebak dalam perilaku keuangan yang tidak sehat, seperti berbelanja berlebihan dan rentan terhadap utang . Hasil survei awal di Kota Batang mendukung temuan ini, di mana 63,3% mayoritas responden Gen Z tidak mengerti cara mengelola keuangan pribadi, 80% kesulitan menabung karena pengeluaran yang tidak terkontrol, dan 86,7% cenderung merasa bahwa keadaan keuangan mereka lebih dipengaruhi oleh Locus of Control eksternal. Literasi keuangan adalah kemampuan, pengetahuan, dan pemahaman seseorang dalam mengatur keuangan . Menurut Putri . literasi keuangan adalah keterampilan krusial yang membantu individu dalam merencanakan, mengatur, memilih produk, dan menggunakan uang dengan baik. Singkatnya, literasi keuangan adalah modal besar untuk meraih tujuan keuangan di masa depan dan meminimalkan risiko keuangann, tanpa memandang seberapa besar penghasilannya. Faktor lain yang mempengaruhi perilaku pengelolaan keuangan adalah financial attitude. Financial Attitude adalah cerminan dari cara berpikir, pandangan, serta penilaian seseorang terhadap uang. Sikap ini menunjukkan perasaan individu tentang masalah keuangan pribadi dan dinilai melalui tanggapan mereka. Financila attitude sangat penting karena membentuk tingkah laku dan tindakan seseorang dalam menjalankan uang, penyusunan anggaran, dan keputusan keuangan, yang terlibat dari kemampuan mengelola uang secara bijak demi masa depan yang lebih baik. Financial Attitude juga sangat berhubungann dengan cara seseorang mengatur perilaku dalam mengelola uangnya dan dalam membuat keputusan finansial yang benar (Pramedi & Haryono, 2. Semakin positif cara berpikir seseorang mengenai uang, maka semakin tinggi kesempatan ia memiliki prinsip-prinsip yang mendukung keuangan yang baik dan bertanggung jawab . Perilaku keuangan yang baik membutuhkan kendali diri dan pengambilan keputusan bijak. Locus of Control adalah faktor psikologis yang mengukur sejauh mana seseorang merasa memiliki kendali atas keputusan keuangannya, sehingg digunakan sebagai variabel mediasi dalam penelitian ini. Locus of Control adalah keyakinan seseorang tentang apakah hasil hidupnya dipengaruhi oleh dirinya sendiri atau oleh faktor luar . Jika seseorang memiliki Locus of Control internal, ia percaya bahwa usahanya sendiri menentukan hasil yang didapat. Sebaliknya, mereka yang memiliki locus eksternal merasa hidupnya dipengaruhi oleh nasib atau orang lain. Perbedaan ini mempengaruhi cara seseorang mengelola keuangan. Jika Locus of Control rendah, bisa muncul masalah dalam mengendalikan diri dan keuangan . TINJAUAN PUSTAKA Financial Management Behavior Menurut Rahmawati dan Haryono . Financial Management Behavior adalah cara seseorang memandang dan mengatur uang meraka melalui kebiasaan dan cara berpikir yang ada pada diri mereka. Financial Management Behavior merupakan salah satu konsep penting dalam disiplin ilmu keuangan yag mencakup kegiatan menentukan, memperoleh, membagi, serta menggunakan sumber daya keuangan . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Financial Management Behavior adalah kemampuan individu dalam mengelola keuangan secara efektif dan bertanggung jawab, yang tercermin melalui kebiasaan dalam merencanakan, menganggarkan, mengontrol, serta menggunakan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan keuangan pribadi. Menurut . terdapat empat indikator untuk mengukur Financial Management Behavior : . Konsumsi . , . Manajemen arus kas . ash-flow managemen. , . Tabungan dan investasi . aving and invesmen. , . Manajemen utang . redit managemen. 2 Financial literacy Financial literacy merupakan kemampuan memahami dan menggunakan pengetahuan tentang keungan agar dapat membuat keputusan yang tepat dengan percaya diri. Pandangan serupa dikemukakan oleh . , yang mendefinisikan literasi keuangan sebagai kombinasi antara pemahaman, kemampuan, dan Pengaruh Financial Literacy dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang (Sekar Intan Guphit. Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 kepercayaan yang membentuk sikap serta tindakan seseorang dalam mengatur keuangan untuk meningkatkan taraf hidup. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Financial literacy adalah kemampuan individu dalam memahami, mengelola, dan menerapkan pengetahuan keuangan secara percaya diri untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat demi mencapai kesejahteraan finansial. Menurut . , dalam terdapat empat indikator untuk mengukur Financial literacy : . Pengetahuan dasar pengelolaan keuangan, . Pengelolaan kredit, . Pengelolaan tabungan dan investasi, . Manajemen Risiko. 3 Financial Attitude Menurut Humaira & Sagoro . Financial Attitude atau sikap keuangan diartikan sebagai cara berpikir, pandangan, dan evaluasi seseorang tentang keuangan pribadi mereka, yang terlihat dalam perilaku keuangan sehari-hari. Selanjutnya, . menambahkan bahwa Financial Attitude mencakup pandangan individu terhadap uang, termasuk kecenderungan untuk menabung, merencanakan dana darurat, dan menyusun rencana keuangan jangka panjang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Financial Attitude dapat disimpulkan sebagai sikap, pandangan, dan penilaian individu terhadap keuangan pribadi, yang tercermin dalam cara mereka mengelola uang, mengambil keputusan, dan menerapkan prinsip-prinsip keuangan untuk mencapai tujuan keuangan. Menurut Furham dalam (Herdjiono & Damanik, 2. terdapat enam indikator financial attitude: . Obsesi . , . Kekuatan . , . Usaha . , . Kekurangan . , . Menyimpan . , . Keamanan . 4 Locus of Control Konsep Locus of Control pertama kali diperkenalkan oleh Rotter pada tahun 1966 untuk menggambarkan sejauh mana seseorang merasa memiliki kendali atas peristiwa yang terjadi dalam hidupnya . Menurut . menjelaskan bahwa Locus of Control berkaitan dengan keyakinan individu apakah suatu peristiwa dikendalikan oleh dirinya sendiri atau oleh faktor eksternal. Dengan demikian, dapar disimpulakn bahwa Locus of Control adalah keyakinan individu mengenai sejauh mana dirinya dapat mengendalikan peristiwa atau hasil yang terjadi dalam hidupnya. Menurut (Herleni & Tasman, 2. diadaptasi dari penelitian . terdapat tida indikator Locus of Control : . Kemampuan . , . Minat . , . Usaha . 5 Kerangka Teoritis Financial Literacy (X. Locus of Control (Z) Financial Attitude (X. Gambar 1 Model Empiris Penelitian Sumber : Dikembangkan untuk studi ini, 2025 Keterangan : Pengaruh langsung Pengaruh tidak langsung : Hipotesis : H1 : Financial literacy berpengaruh terhadap Financial Management Behavior H2 : Financial Attitude berpengaruh terhadap Financial Management Behavior H3 : Financial literacy berpengaruh terhadap Locus of Control H4 : Financial Attitude berpengaruh terhadap Locus of Control JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 164 - 177 Financial Managem Behavior (Y) Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 H5 : Locus of Control berpengaruh terhadap Management Behavior H6 : Financial literacy berpengaruh terhadap Financial Management Behavior melalui Locus of Control sebagai variabel mediasi H7 : Financial Attitude berpengaruh terhadap Financial Management Behavior melalui Locus of Control sebagai variabel intervening METODOLOGI PENELITIAN 1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan bersifat desktiptif karena bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas dan variabel terikat. 2 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah generasi Gen Z yang berada di Kota Batang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan pendekatan purposive sampling karena didasarkan pada pertimbangan atau kriteria tertentu. Jumlah populasi tidak dapat diketahui secara pasti, maka dihitung menggunakan rumus Lameshow (Zainuddin & Wardhana, 2. Berdasarkan rumus tersebut, jumlah sampel yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu 96 responden. Berikut adalah perhitungannya: Keterangan : n = Jumlah Sampel z = Skor Zdfx ada kepercayaan 95% atau . p = Maksimal estimasi 0,5 d = Alpha . ,100 atau sampling eror yang dipakai 10% Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, maka diketahui sampel pada penelitian ini sebanyak 96,04 dan peneliti membulatkan menjadi 100 responden. 3 Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari pengisian angket kuesioner yang dibagikan melalui sosial media kirim link Google Form dengan menggunakan skala likert. Data sekunder berasal dari berbagai sumber, seperti jurnal, artikel, penelitian terdahulu, dan sumber lain yang relevan. Perhitungan statistik pada penelitian ini menggunakan SmartPLS 4 tahun 2025 dengan tujuan mengetahui pengaruh secara bersama terhadap variabel independent, dependent, dan faktor mediasi dalam satu analisis HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisis Outer Model Uji Validitas 1 Convergent Validity Financial (X. Financial Attitude (X. Tabel 1. Nilai Uji Loading Faktor Locus of Financial Control (Z) Management Behavior Keterangan (Y) FL 1 Valid Pengaruh Financial Literacy dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang (Sekar Intan Guphit. Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 FL 2 Valid FL 3 Valid FL 4 Valid FL 5 Valid FL 6 Unvalid FL 7 Valid FA 1 Valid FA 2 Valid FA 3 Valid FA 4 Valid FA 5 Valid FA 6 Valid FA 7 Valid LOC 1 Valid LOC 2 Valid LOC 3 Valid LOC 4 Valid LOC 5 Valid LOC 6 Valid LOC 7 Valid FMB 1 Valid FMB 2 Valid FMB 3 Valid FMB 4 Valid FMB 5 Valid FMB 6 Valid FMB 7 Valid Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS4 . Berdasarkan tabel 1, dapat dilihat bahwa hasil uji validitas dengan 28 pernyataan kuesioner dari 100 responden terdapat satu pernyataan yang < 0,70. Sehingga pernyataan yang memiliki nilai < 0,70 harus di dropping dan melakukan pengujian ulang JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 164 - 177 Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 Financial (X. Financial Attitude (X. Tabel 2 Hasil Uji Loading Factor Locus of Financial Control (Z) Management Behavior Keterangan (Y) FL 1 Valid FL 2 Valid FL 3 Valid FL 4 Valid FL 5 Valid FL 7 Valid FA 1 Valid FA 2 Valid FA 3 Valid FA 4 Valid FA 5 Valid FA 6 Valid FA 7 Valid LOC 1 Valid LOC 2 Valid LOC 3 Valid LOC 4 Valid LOC 5 Valid LOC 6 Valid LOC 7 Valid FMB 1 Valid FMB 2 Valid FMB 3 Valid FMB 4 Valid FMB 5 Valid FMB 6 Valid FMB 7 Valid Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Pengaruh Financial Literacy dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang (Sekar Intan Guphit. Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 Berdasarkan tabel 2, setelah melakukan dropping dan pengujian ulang mendapatkan hasil valid karena nilai loading faktor > 0,70. Tabel 3. Average Varian Extracted (AVE) Nilai Keterangan AVE Variabel Financial literacy Valid Financial Attitude Valid Locus of Control Valid Financial Management Behavior Valid Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Berdasarkan tabel 3 pada hasil pengujian AVE masing-masing variabel melebihi 0,50 maka pernyataan indikator dianggap valid. 2 Discriminant Validity Financial Attitude Tabel 4. Uji Fornell Larcker Criterion Financial Financial Management Behavior Financial Attitude Financial Financial Management Behavior Locus Control Locus of Control Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Berdasarkan tabel 4, hasil uji discriminant validity dengan nilai AVE menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai AVE > 0,50. Selain itu, validitas diskriminan terpenuhi karena akar AVE lebih tinggi disbanding korelasinya. Langkah terakhir dalam menguji discriminant validity adalah dengan menggunakan uji cross loading. Uji cross loading bertujuan untuk menguji nilai outer loading, dimana setiap variabel konstruk harus memiliki nilai yang lebih tinggi terhadap variabelnya dibandingkan dengan variabel lain. Berikut hasil nilai cross loading yang diperoleh : FL 1 FL 2 FL 3 FL 4 Tabel 5. Nilai Cross Loading Financial Financial Locus of Financial Management Behavior (Y) literacy (X. Attitude (X. Control (Z) JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 164 - 177 Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 FL 5 FL 7 FA 1 FA 2 FA 3 FA 4 FA 5 FA 6 FA 7 LOC 1 LOC 2 LOC 3 LOC 4 LOC 5 LOC 6 LOC 7 FMB 1 FMB 2 FMB 3 FMB 4 FMB 5 FMB 6 FMB 7 Sumber : data primer yang diolah SmartPLS 4 . Berdasarkan tabel 5, karena nilai composite reliability melebihi 0,7 maka nilai tersebut memenuhi kriteria dan menunjukkan bahwa distribusi datanya dapat dipercaya. Uji Reliabilitas Variabel Tabel 6. Hasil CronbachAos Alpha dan Composite Reliability CronbachAos Composite Keterangan Alpha Reliability Reliabel Reliabel Financial literacy Financial Attitude Locus of Control Financial Management Behavior Sumber : data primer yang diolah SmartPLS 4 . Reliabel Reliabel Berdasarkan tabel 6, nilai CronbachAos alpha dari masing-masing variabel memenuhi kriteria karena nilainya > 0,60 dan nilai composite reliability dari masing-masing variabel bernilai > 0,70 yang berarti memenuhi kriteria. Hal ini menunjukkan bahwa distribu data tersebut dapat dipercaya dan layak digunakan dalam penelitian. 2 Analisis Inner Model Uji Goodness of Fit Model Tabel 7. Uji Goodness of Fit Model Hasil Keterangan SRMR 080 < 0. Model fit d_ULS 438 > 0. Tidak fit 547 > 0. Tidak fit Chi-Square 698 > 0. Model fit NFI 676 < 0. Tidak fit Pengaruh Financial Literacy dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang (Sekar Intan Guphit. Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Berdasarkan tabel 7, diperoleh informasi bahwa model analisis hubungan antar variabel laten ini secara umum dapat digunakan dengan nilai SRMR sebesar 0. 080 dan Chi-Square sebesar 735. 698 menunjukkan good fit. Namun, interpretasi hasilnya harus diperhatikan karena beberapa indikator kecocokan . seperti d_ULS 2. 438, d_G 1. 547, dan NFI 0. 676 menunjukkan ketidaksesuaian yang kurang optimal . ot fi. Uji R-Square Tabel 8. Uji R-Square R-Square Financial Management Behavior (Y) Locus of Control (Z) Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . R-Square Adjusted Berdasarkan tabel 8, maka dapat diketahui bahwa pengaruh Financial literacy dan Financial Attitude bersama dengan Locus of Control terhadap Financial Management Behavior adalah 0,795 atau 79,5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel independen dan mediasi terhadap variabel dependen memiliki pengaruh yang kuat. Kemudian pengaruh Financial literacy dan Financial Attitude terhadap Locus of Control sebesar 0,789 atau 78,9% sehingga model penelitian ini memiliki pengaruh yang kuat antara variabel independen terhadap variabel mediasi. Uji F-Square Variabel Financial literacy (X. Financial Attitude (X. Financial (X. Tabel 9. Uji F-Square Financial Locus of Financial Management Behavior Attitude Control (Y) (X. (Z) Locus of Control (Z) Financial Management Behavior (Y) Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Berdasarkan tabel diatas Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa variabel Financial literacy terhadap Locus of Control memiliki nilai F-Square sebesar 0,444 . engaruh kua. Financial literacy terhadap Financial Management Behavior sebesar 0,247 . engaruh sedan. Financial Attitude terhadap Locus of Control sebesar 0,230 . engaruh sedan. , sedangkan terhadap Financial Management Behavior sebesar 0,079 . engaruh lema. Sementara itu. Locus of Control terhadap Financial Management Behavior sebesar 0,046 yang juga menunjukkan pengaruh lemah. Hipotesis 1 Pengaruh Langsung (Direct Effec. Tabel 10. Uji Pengaruh Langsung Variabel Original Sample Standard Tsample Statistic (O) (M) (STADEV) Financial literacy Ie Financial Management Behavior Financial Attitude Ie P-Values JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 164 - 177 Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 Financial Management Behavior Financial literacy Ie Locus of Control Financial Attitude Ie Locus of Control Locus of Control Ie Financial Management Behavior Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Pengaruh Financial literacy Terhadap Financial Management Behavior Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, menjelaskan bahwa variabel Financial literacy tidak berpengaruh terhadap Financial Management Behavior. Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien 249, t-statistic 1. 706, dan p-value 0. 088 (> 0. , sehingga hipotesis pada penelitian ini ditolak. Hal ini menunjukkan pengetahuan literasi keuangan yang dimiliki Generasi Z . eperti pemahaman tabungan dan kredi. belum cukup kuat untuk memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mereka secara langsung. Hal ini karena penerapan literasi tersebut kemungkinan terhambat oleh faktor lain, seperti sikap terhadap keuangan, kebiasaan konsumtif, atau keterbatasan pendapatan, sehingga tidak terefleksi secara maksimal dalam perilaku nyata. Hasil penelitian ini sejalan dengan Susanti & Wangdra . dan Prasetyo et al . yang menemukan bahwa Financial literacy tidak berpengaruh terhadap Financial Management Behavior. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Syalwah et al . , yang menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak cukup berpengaruh dalam mendorong individu untuk mengelola keuangan secara efektif. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan finansial yang dimiliki belum cukup kuat untuk secara langsung memengaruhi pengelolaan keuangan individu. Pengaruh Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, menjelaskan bahwa variabel Financial Attitude berpengaruh terhadap Financial Management Behavior. Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien 478, t-statistic 3. 139, dan p-value 0. 002 (< 0. , sehingga hipotesis pada penelitian ini diterima. Hal ini menunjukkan bahwa sikap keuangan yang baik pada Generasi Z, seperti berhati-hati dalam pengeluaran, disiplin menabung, serta sadar dalam merencanakan keuangan, mampu membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang lebih terarah. Dengan sikap keuangan yang baik. Generasi Z memiliki pedoman dalam mengatur pengeluaran dan menabung sehingga perilaku pengelolaan keuangan sehari-hari menjadi lebih Hasil ini sejalan dengan penelitian Hidayah & Rr. Iramani . dan Pricilla et all . yang menemukan bahwa Financial Attitude berpengaruh terhadap Financial Management Behavior. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Asih & Khafid . sikap positif terhadap keuangan mendorong individu untuk lebih teratur dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangannya. Individu dengan kesadaran dan sikap yang baik terhadap pengelolaan keuangan cenderung mampu mengontrol pengeluaran, membuat keputusan finansial yang rasional, serta merencanakan keuangan jangka pendek maupun panjang secara lebih efektif. Pengaruh Financial literacy Terhadap Locus of Control Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, menjelaskan bahwa variabel Financial literacy berpengaruh terhadap Locus of Control. Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien 0. 389, t-statistic 622, dan p-value 0. 000 (< 0. , sehingga hipotesis pada penelitian ini diterima. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan yang dimiliki Generasi Z, seperti pemahaman mengenai tabungan, kredit, dan pengelolaan uang sehari-hari, mampu meningkatkan kontrol diri mereka dalam mengambil keputusan Dengan kata lain, semakin tinggi literasi keuangan yang dimiliki, semakin kuat kemampuan Generasi Z dalam mengendalikan dan mengatur keputusan keuangan mereka. Hasil ini sejalan dengan Pengaruh Financial Literacy dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang (Sekar Intan Guphit. Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 penelitian Kinanti et al . yang menemukan bahwa Financial literacy berpengaruh terhadap Locus of Control. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Arraniri & Lutpiyah . yang menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat membentuk keyakinan individu terhadap kemampuan diri sendiri dalam menghadapi situasi finansial, sehingga meningkatkan kontrol diri dalam pengambilan keputusan keuangan. Pengaruh Financial Attitude Terhadap Locus of Control Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, menjelaskan bahwa variabel Financial Attitude berpengaruh terhadap Locus of Control. Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien 0. 540, t-statistic 867, dan p-value 0. 000 (< 0. , sehingga hipotesis pada penelitian ini diterima. Hal ini menunjukkan bahwa sikap keuangan yang baik pada Generasi Z, seperti disiplin dalam menabung, berhati-hati dalam pengeluaran, dan kesadaran dalam merencanakan keuangan, dapat meningkatkan keyakinan mereka dalam mengendalikan keputusan dan hasil keuangan pribadi. Dengan demikian, semakin baik Financial Attitude yang dimiliki, semakin kuat pula rasa kontrol yang dimiliki Generasi Z terhadap pengelolaan keuangan Hasil ini sejalan dengan penelitian Sukma et al . dan Hasibuan et al . yang menemukan bahwa Financial Attitude berpengaruh terhadap Locus of Control. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Cahyaningrum & Fikri . yang menunjukkan bahwa sikap keuangan yang positif dapat memperkuat kontrol internal individu, sehingga mereka lebih mampu mengelola keputusan finansial secara rasional dan bertanggung jawab. Pengaruh Locus of Control Terhadap Financial Management Behavior Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, menjelaskan bahwa variabel Locus of Control tidak berpengaruh terhadap Financial Management Behavior. Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien 212, t-statistic 1. 574, dan p-value 0. 116 (> 0. , sehingga hipotesis pada penelitian ini ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Generasi Z memiliki keyakinan tinggi terhadap kemampuan diri dalam mengendalikan keuangan seperti merasa bertanggung jawab atas kondisi keuangan, yakin bahwa keputusan finansial yang dibuat menentukan hasil, dan percaya bahwa usaha serta pengetahuan dapat membantu mencapai tujuan keuangan, keyakinan tersebut belum cukup kuat untuk diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Hasil penelitian ini sejalan dengan Rahmawati & Haryono . dan Besse Nur Fatimah Hefri . yang menemukan bahwa Locus of Control tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Management Behavior. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Turnip dan Krisnandi . yang menyatakan bahwa keyakinan individu dalam mengendalikan keputusan keuangan belum cukup kuat untuk memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan secara nyata. 2 Pengaruh Tidak Langsung (Indirect Effec. Tabel 11. Uji Pengaruh Tidak Langsung (Indirect Effec. Variabel Original Sample Standard TP-Values Statistic (O) (M) (STADEV) Financial literacy Ie Locus of Control Ie Financial Management Behavior Financial Attitude Ie Locus of Control Ie Financial Management Behavior Sumber : Data Primer yang diolah SmartPLS 4 . Pengaruh Financial literacy Terhadap Financial Management Behavior Melalui Locus of Control Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh nilai koefisien 0. 083, t-statistic 1. 274, dan pvalue 0. 203 (> 0. Hal ini menunjukkan bahwa Locus of Control tidak memediasi pengaruh Financial literacy terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan bahwa literasi keuangan yang JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 164 - 177 Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 dimiliki Generasi Z belum cukup kuat untuk membentuk kontrol diri, sehingga pengetahuan tersebut belum mampu mendorong perubahan perilaku pengelolaan keuangan secara nyata. Hasil penelitian ini sejalan dengan Prasetyo et al. dan Turnip & Krisnandi . yang menunjukkan bahwa Locus of Control tidak mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Hidayah dan Iramani . yang menyatakan bahwa pengetahuan keuangan yang dimiliki individu belum secara langsung memengaruhi keyakinan dalam mengendalikan keputusan keuangan, sehingga peningkatan literasi keuangan belum tentu diikuti oleh perubahan perilaku pengelolaan keuangan melalui Locus of Control. Pengaruh Financial literacy Terhadap Financial Management Behavior Melalui Locus of Control Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, diperoleh nilai koefisien 0. 115, t-statistic 1. 615, dan p-value 106 (> 0. Hal ini menunjukkan bahwa Locus of Control tidak memediasi pengaruh Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan bahwa sikap keuangan yang dimiliki Generasi Z belum cukup kuat untuk memengaruhi kontrol diri mereka dalam mengambil keputusan Hasil penelitian ini sejalan dengan Hasibuan et al . dan Rahmawati & Haryono . yang menunjukkan bahwa Locus of Control tidak mampu memediasi pengaruh Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior. Temuan serupa juga ditunjukkan oleh Besse Nur Fatimah Hefri . yang menyatakan bahwa sikap keuangan yang dimiliki individu belum secara langsung memengaruhi keyakinan dalam mengendalikan keputusan keuangan, sehingga perubahan perilaku pengelolaan keuangan belum tentu terjadi melalui Locus of Control. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) serta pembahasan pada bab sebelumnya, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian mengenai Pengaruh Financial literacy dan Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior dengan Locus of Control sebagai Variabel Mediasi pada pada Generasi Z di Kota Batang bahwa Financial literacy tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan Generasi Z di Kota Batang tidak secara langsung memengaruhi cara mereka mengelola keuangan, sehingga pengetahuan keuangan yang dimiliki belum tentu tercermin dalam perilaku pengelolaan keuangan sehari-hari. Financial Attitude berpengaruh signifikan terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan bahwa sikap keuangan Generasi Z, seperti disiplin menabung, kesadaran mengatur pengeluaran, dan tanggung jawab terhadap keuangan, mempengaruhi langsung perilaku pengelolaan keuangan mereka. Financial literacy berpengaruh signifikan terhadap Locus of Control. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan dan pemahaman keuangan yang dimiliki Generasi Z, semakin besar keyakinan mereka bahwa hasil keuangan dapat dikendalikan oleh upaya dan keputusan pribadi. Financial Attitude berpengaruh signifikan terhadap Locus of Control. Hal ini menunjukkan bahwa sikap keuangan yang baik, seperti tanggung jawab dan disiplin, dapat meningkatkan rasa kontrol diri atas keuangan mereka sendiri. Locus of Control tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan tingkat keyakinan individu terhadap kontrol diri atas keuangan tidak langsung menentukan perilaku pengelolaan keuangan, sehingga faktor lain mungkin lebih dominan. Locus of Control tidak memediasi pengaruh Financial literacy terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Generasi Z memiliki literasi keuangan, hal tersebut belum cukup untuk membentuk Locus of Control yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan. Locus of Control tidak memediasi pengaruh Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Generasi Z memiliki sikap keuangan yang baik, hal tersebut belum cukup untuk membentuk Locus of Control yang mampu meningkatkan perilaku pengelolaan keuangan secara optimal. SARAN Berdasarkan hasil penelitian, indikator literasi keuangan memiliki nilai terendah, yang menunjukkan bahwa Generasi Z belum memiliki pemahaman optimal dalam mengelola keuangan secara bijak. Akibatnya, pengambilan keputusan keuangan mereka menjadi kurang efektif meskipun perilaku keuangannya dianggap Penelitian ini juga menemukan bahwa Locus of Control tidak memediasi pengaruh literasi maupun sikap keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan. Hal ini berarti kontrol diri atau persepsi kemampuan diri belum cukup kuat untuk menghubungkan pemahaman dan sikap dengan tindakan nyata. Oleh karena itu. Generasi Z disarankan untuk meningkatkan pemahaman konsep keuangan, melatih Pengaruh Financial Literacy dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel MEDIASI Pada Generasi Z di Kota Batang (Sekar Intan Guphit. Sekar Intan Guphita dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 164 Ae 177 pengambilan keputusan yang tepat, serta memperkuat pengendalian diri agar pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, beberapa saran teoritis dapat diberikan untuk penelitian Disarankan agar peneliti menambahkan variabel lain seperti income, lifestyle, dan self-efficacy sebagai variabel mediasi atau moderasi untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi Financial Management Behavior. Selain itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas objek penelitian ke sektor lain atau perusahaan dengan karakteristik berbeda agar hasil penelitian dapat digeneralisasi secara lebih luas dan memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai perilaku pengelolaan keuangan di berbagai konteks. DAFTAR PUSTAKA