TEKNIMEDIA Ae Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 202 Ae 211 PERANCANGAN UI/UX APLIKASI NOTIFIKASI MASA STUDI MAHASISWA UIN AR-RANIRY BERBASIS ANDROID (UI/UX DESIGN OF AN ANDROID-BASED STUDY DURATION NOTIFICATION APPLICATION FOR STUDENT OF UIN AR-RANIRY) Annisa Zahra. Sarini Vita Dewi. 1, . Pendidikan Teknologi Informasi. Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Jl. Syeikh Abdul Rauf No. Kopelma Darussalam. Banda Aceh 23111. Aceh. Indonesia. e-mail: annisazahra958@email. , vita. sarini@ar-raniry. ABSTRAK Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (PERMENDIKBUD) No 3 Tahun 2020 menyatakan bahwa masa studi maksimal program sarjana adalah 7 tahun. Kebijakan ini menjadi rujukan penting bagi institusi pendidikan tinggi untuk mengawasi dan membimbing mahasiswa agar menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Namun demikian, sistem informasi yang ada di Universitas Negeri Islam Ar-Raniry ini belum menyediakan fitur notifikasi khusus yang dapat memberikan pengingat personal secara berkala kepada mahasiswa terkait masa studi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka (User Interfac. dan pengalaman pengguna (User Experienc. dari aplikasi notifikasi masa studi berbasis Android, yang ditujukan khusus bagi mahasiswa semester 5 keatas Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Peneletian ini menggunakan pendekatan Design Thinking mmelalui lima tahap utama, yaitu: Empathize. Define. Ideate. Prototype, dan Test. Alat bantu perancangan menggunakan Figma sebagai media pembuatan prototipe interaktif. Pengumpulan data dilakukan mmelalui wawancara dan observasi terhadap mahasiswa aktif semester akhir, untuk menggali kebutuhan nyata pengguna. Hasil pengujian usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) menunjukkan skor rata-rata sebesar 81,5 yang masuk dalam kategori Ausangat layakAy digunakan. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi aspek UI/UX dalam aplikasi edukatif, serta membuktikan bahwa desain antarmuka yang intuitif dan pengalaman pengguna yang optimal mampu meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan mahasiswa terhadap batas masa studi yang ditetapkan. Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi pendukung sistem akademik digital yang lebih responsif dan berpusat pada Kata Kunci: Android. Design Thinking. Masa Studi. Notifikasi. UI/UX ABSTRACT The Regulation of the Minister of Education and Culture (PERMENDIKBUD) No. 3 of 2020 states that the maximum study period for undergraduate students is seven years. This policy serves as an important guideline for universities to monitor and guide students to complete their studies on time. However, the current information system at UIN Ar-Raniry has not yet provided a dedicated notification feature that regularly reminds students about their study period. This research aims to design the User Interface (UI) and User Experience (UX) of an Android-based notification application, specifically created for students in their 5th semester and above at UIN Ar-Raniry. The study adopts the Design Thinking approach, which includes five key stages: Empathize. Define. Ideate. Prototype, and Test. Figma was used as the main tool for creating interactive Data was collected through interviews and observations involving final-year students to explore their real needs and user behavior. Usability testing was conducted using the System Usability Scale (SUS) method, which resulted in an average score of 81. 5, falling into the AuexcellentAy category. This result highlights the importance of integrating strong UI/UX principles into educational applications. It also proves that intuitive design and a smooth user experience can significantly increase student awareness and discipline regarding their study limits. The application is expected to serve as a supportive solution for a more responsive and user-centered digital academic system. Keywords: Android. Design Thinking. Study Duration. Notification. UI/UX. PENDAHULUAN iera digital yang sangat canggih dan semakin maju sistem informasi yang efektif dan tepat sasaran Zahra dan Dewi Ai Perancangan Ui/Ux Aplikasi Notifikasi Masa Studi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Berbasis Android menjadi sangat penting, khususnya dilingkungan pendidikan perguruan tinggi. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh mahasiswa adalah kurangnya informasi dan notifikasi yang jelas terkait dengan masa studi Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan dalam proses akademik, seperti pengajuan perpanjangan studi, pemenuhan syarat akademik, bahkan risiko terhenti studi karena melewati batas waktu maksimal yang telah ditetapkan oleh universitas. Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (PERMENDIKBUD) No 3 Tahun 2020 menyatakan bahwa masa studi maksimal program sarjana adalah 7 tahun. Kebijakan ini menjadi rujukan penting bagi institusi pendidikan tinggi untuk mengawasi dan membimbing mahasiswa agar menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Namun demikian, sistem informasi yang ada di Universitas Negeri Islam Ar-Raniry ini belum menyediakan fitur notifikasi khusus yang dapat memberikan pengingat personal secara berkala kepada mahasiswa terkait masa studi. Fitur notifikasi menjadi komponen krusial dalam aplikasi masa studi mahasiswa. Notifikasi memungkinkan sistem memberikan pengingat secara real time, membantu mahasiswa mengetahui batasan waktu masa studi, jadwal konsultasi, serta perkembangan akademik mereka secara tepat waktu. Kelemahan tersebut bisa diatasi dengan perancangan aplikasi notifikasi berbasis android yang didesain secara khusus untuk memberikan peringatan otomatis maupun manual terkait masa studi mahasiswa. Mengingat sebagian besar mahasiswa telah akrab dengan menggunakan smartphone, solusi berbasis android menjadi pendekatan yang tepat. Android sebagai sistem operasi mobile yang paling banyak digunakan, pengembangan aplikasi yang adaptif dan mudah dijangkau oleh mahasiswa. Namun, perancangan aplikasi notifikasi berbasis android ini tidak cukup hanya dengan memperhatikan fungsionalitas, tetapi juga harus memperhatikan aspek desain antar muka (User Interface/UI) dan pengalaman pengguna (User Experience/UX) secara mendalam. UI mencakup komponen visual seperti layout, warna, ikon, dan tipografi yang memfasilitasi interaksi pengguna dengan sistem secara intuitif dan efisien. Sementara itu. UX berfokus pada persepsi dan kepuasan pengguna terhadap seluruh proses interaksi, mulai dari kemudahan navigasi hingga kenyamanan dalam mengakses fitur aplikasi. Aplikasi membingungkan secara visual, atau tidak menarik secara tampilan, akan gagal dalam menyampaikan informasi penting secara efektif. Dalam konteks aplikasi akademik, kualitas UI/UX yang baik tidak hanya mempermudah akses informasi tetapi juga meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara aktif terhadap tahapan proses akademik mereka . Desain UI/UX yang baik memiliki peran komunikasi informasi mmelalui aplikasi. berkaitan dengan aspek visual dan struktur navigasi, sedangkan UX berhubungan dengan kenyamanan, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam berinteraksi dengan sistem. Oleh karena itu, pendekatan Design Thinking menjadi strategi yang tepat dalam proses perancangan aplikasi, karena menekan pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna melalui tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Pendekatan ini dinilai sangat sesuai untuk menekankan pada kebutuhan pengguna sebagai pusat dari inovasi. Selain itu, dalam tahapan implementasi desain, digunakan aplikasi Figma sebagai alat bantu perancangan digital. Figma memungkinkan kolaborasi desain UI/UX secara real-time dan mendukung pembuatan prototipe interaktif yang representatif terhadap kebutuhan pengguna. Penelitian ini didasari oleh beberapa studi terdahuluan yang telah membuktikan urgensi dan UI/UX pengembangan aplikasi pendidikan. Penelitian oleh Wardana dan Prismana. pada aplikasi SIAKADU menunjukan bahwa perancangan ulang antarmuka berbasis user-centered mampu meningkatkan efisiensi navigasi dan keterlibatan Hal serupa juga dtemukan oleh Fitri dan Dewi. , yang merancang aplikasi aplikasi mapping ruang ruang kuliah bagi mahasiswa baru dan menunjukkan bahwa antarmuka yang intuitif dan informatif dapat meningkatkan adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan kampus. Temuan ini diperkuat oleh studi junita et al. yang menunjukkan bahwa aplikasi dengan sistem push TEKNIMEDIA Ae Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 202 Ae 211 notification efektif membantu mahasiswa dalam menerima informasi secara tepat waktu. Berdasarkan konteks diatas, masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) untuk aplikasi notifikasi masa studi berbasis android yang memenuhi kebutuhan mahasiswa di UIN ArRaniry. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan perancangan UI/UX yang dapat secara efektif menyampaikan informasi akademik, meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang betas waktu studi, dan mendorong penyelesaian studi secara tepat waktu. Penelitian ini diharapkan dapat memeberikan kontribusi yang signifikan, baik dari segi teori maupun praktik. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat urgensi integrasi UI/UX dalam sistem informasi pendidikan. Sementara secara praktis, desain UI/UX aplikasi yang dihasilkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem akademik digital yang terintegrasi, komunikatif, dan berpusat pada kebutuhan pengguna. II. STUDI PUSTAKA Studi-studi sebelumnya yang relavan dengan penelitian tentang desain antarmuka pengguna (UI) dan desain pengalaman pengguna (UX) untuk perancangan aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa berbasis android di UIN Ar-Raniry dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Tinjauan Pustaka Judul Perancangan Aplikasi Pengingat Jadwal Perkuliahan Menggunakan Metode Push Notification Berbasis Mobile (Rina J. Siska A, & Irawatia. Hasil Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengingat jadwal pelajaran mereka. Perancangan Ulang UI & UX Menggunakan Metode Design Thinking Pada Aplikasi Siakadu Mahasiswa Berbasis Mobile (Fadilah CW. I Gusti LPEP . ) Proses perancangan ulang UI/UX aplikasi Siakadu, yang ditujukan untuk mahasiswa berbasis mobile, dengan menerapkan metode Design Thinking, telah antarmuka yang lebih sederhana, navigasi yang lebih jelas, dan fitur akademik yang lebih mudah diakses. Perancangan UI/UX Aplikasi Pengingat Sholat (Ar-Rayya. Dengan Menggunakan Figma (Sepitri D. Orita DP. Irawaty. Adriel WP, . ) Penelitian ini memperoleh hasil desain aplikasi pengingat sholat yang User-Friendly, dengan tampilan yang lebih sederhana, fitur notifikasi waktu sholat, arah kiblat, dan juga jadwal harian yang mudah di akses. Rina J. Siska A, dan Irawatia . berhasil merancang aplikasi pengingat jadwal perkuliahan untuk memudahkan mahasiswa mengingat jadwal perkuliahannya. Desain aplikasi Push Notification, yang merupakan cara untuk menyampaikan informasi dari perangkat lunak ke permintaan khusus dari pengguna. Dan demikian, perangkat dapat menerima dan menampilkan notifikasi bahkan ketika layar terkunci dan aplikasi tidak aktif. Aplikasi ini menunjukan hasil yang dapat membantu mengingatkan mahasiswa akan jadwal perkuliahan secara tepat waktu dengan menggunakan fitur Push Notification. Dan hasil pengujian telah menunjukan bahwa antarmuka (UI) yang mudah digunakan, dan notifikasi yang dikirinkan dapat membuat mahasiswa lebih tertib dan disiplin terhadap jadwal perkuliahan . Dalam studi yang dilakukan oleh Fadilah CW dan I Gusti Lanang PEP . , ditemukan bahwa aplikasi Siakadu Mahasiswa memberikan kemudahan maksimal bagi pengguna dalam mengakses dan mengelola informasi akademik. Proses perancangan ulang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi ini menggunakan metode Design Thinking, yang berfokus pada pendekatan berbasis solusi untuk mengatasi berbagai masalah. Uji antarmuka dilakukan menggunakan Maze Design sebagai mengevaluasi desain antarmuka yang diperbarui. Hasilnya mencakup antarmuka yang lebih sederhana, navigasi yang lebih jelas, dan fitur akademik yang lebih mudah diakses bagi . Kemudian penelitian yang diteliti oleh Sepitri D. Orita DP. Irawaty, dan Adriel WP . , yang memperoleh hasil desain aplikasi Zahra dan Dewi Ai Perancangan Ui/Ux Aplikasi Notifikasi Masa Studi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Berbasis Android pengingat sholat yang mudah digunakan, tampilan yang sederhana, arah kiblat dan dilengkapi dengan fitur notifikasi waktu sholat dan jadwal harian yang mudah diakses. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan Design Thinking. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 90% responden merasa mudah dalam menggunakan aplikasi tersebut, 88% menganggapnya mudah dipahami, 86% menyatakan bahwa aplikasi ini mempermudah dalam membaca Al-QurAoan, dan 90% menilai efisiensi aplikasi tersebut. Desain aplikasi ini mengintegrasikan metode Design Thinking dengan alat desain Figma, yang berperan penting dalam menciptakan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang . METODE PENELITIAN Penelitian ini mengadopsi pendekatan Design Thinking yang menekankan pemahaman kebutuhan pengguna pada tahapan desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) . Metode ini dianggap efektif permasalahan secara mendalam mmelalui pendekatan empati terhadap pengguna, serta menciptakan solusi inovatif yang relevan dan Metode Design Thinking dalam penelitian ini terdiri dari lima tahap utama, yaitu: Empathize . emahami kebutuhan penggun. Define . engidentifikasi masalah utam. Ideate . enghasilkan ide-ide kreatif sebagai solus. Prototype . erealisasikan ide dalam bentuk desain awa. , dan Test . elakukan pengujian UI/UX sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mengumpulkan umpan balik dari merek. Gambar 1: Tahapan Design Thinking Empathize (Empat. Pada tahapan ini, peneliti berfokus untuk mengetahui dan memahami secara langsung permasalahan yang dibutuhkan oleh Hal ini dapat mendifinisikan kebutuhan pengguna, salah satu pendekatan untuk mengenali permasalahan dan kebutuhan pengguna adalah dengan melakukan observasi pemahaman yang lebih mendalam dan membangun interaksi langsung dengan Dalam konteks perancangan UI/UX aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa berbasis android dilakukan wawancara mendalam dengan beberapa mahasiswa aktif UIN Ar-Raniry yang berapa pada semester 6 keatas, dan sebagian mahasiswa yang lupa atau lalai terhadap masa studi mereka. Meminta mahasiswa untuk mendemostrasikan bagaimana mengakses informasi terkait masa studi akademik dan jadwal perkuliahan mmelalui perangkat android yang biasa mereka gunakan. Selama proses observasi, dapat diindenfikasikan kesulitan yang dialami oleh mahasiswa, sehingga menjadi acuan dalam penelitian perancangan UI/UX aplikasi notifikasi masa studi. Define (Definis. Pada tahapan kedua ini, dilakukan analisis terhadap informasi yang diperoleh pada tahapan empati sebelumnya. Informasi yang dikumpulkan kemudian diringkaskan dan Pengelolaan permasalahan yang tepat akan berkontribusi dalam menciptakan ide dan solusi yang relevan dengan kebutuhan Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap mahasiswa UIN ArRaniry teridentifikasi beberapa permasalahan utama yang sering dihapi mahasiswa, seperti kurangnya notifikasi terhadap masa studi yang bersifat personal. Ideate (Ideas. Tahap-tahap menghasilkan sejumlah ide yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang diidentifikasi oleh pengguna. Pada tahap ini, fokus utama adalah mengeksplorasi dan mengembangkan ide-ide kreatif yang telah dipertimbangkan sebelumnya. Tujuannya untuk memecahkan masalah yang telah didapatkan pada tahapan Define. Pada tahapan ideate ini, yang berfokus tentang tampilan TEKNIMEDIA Ae Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 202 Ae 211 aplikasi yang cocok untuk digunakan dalam desain aplikasi berbasis android, dengan penyesuaian beberapa referensi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna misalnya dari segi pewarnaan, botton yang dibutuhkan, dan konsep yang sesuai dengan tampilan yang Prototype (Prototip. Tahapan mengimplementasikan ide-ide kreatif yang telah dikumpulkan pada tahapan sebelumnya untuk menghasilkan sebuah sketsa rancangan awal sebagai solusi yang ditawarkan. Tahap ini bertujuan untuk menguji sekaligus menvisualisasikan konsep solusi yang ditawarkan, termasuk bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan desain UI/UX yang Proses menggunakan alat bantu Figma, yang mencakup desain tampilan seperti halaman login, serta sejumlah halaman informasi lainnya secara lebih detail. Test (Uj. Tahapan terakhir ini, yaitu tahapan yang menguji prototipe yang telah dirancang sebelumnya kepada beberapa pengguna yaitu Mahasiswa UIN Ar-Raniry sesuai dengan kriteria sebagai berikut mahasiswa yang berada pada semester 5 keatas, menggunakan dan familiar dengan perangkat android, bersedia untuk mengikuti proses wawancara atau pengujian UI/UX aplikasi, dll. Masukan dari pengguna sangat penting untuk kelayakan desain UI/UX. Metode system Usability scale (SUS) digunakan untuk menilai tingkat kegunaan aplikasi secara cepat dan akurat. Metode ini digunakan untuk menguji langsung desain UI/UX prototipe pada perangkat berbasis . IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Empati (Empathiz. Pada tahapan empati ini, berfokus memahami permasalahan yang dihadapi Untuk kebutuhan pengguna terhadap aplikasi yang sedang dirancang, penelitian ini menggunakan pendekatan observasi dan wawancara. Berbagai responden diwawancara tentang masalah mereka dengan aplikasi akademik yang saat ini Tabel 2. Pertanyaan untuk data awal Pertanyaan Apakah ada kesulitan dalam memantau masa studi selama ini? Bagaimana informasi akademik Pernahkan mahasiswa melewati informasi penting karena tidak adanya notifikasi? Seberapa penting aplikasi notifikasi masa studi bagi mahasiswa? Apakah tampilan dari aplikasi membingungkan? Fitur notifikasi apa yang dibutuhkan dalam aplikasi masa studi mahasiswa? Apa harapan mahasiswa terhadap aplikasi notifikasi masa studi ini? Daftar pertanyaan yang telah dirancang sebelumnya digunakan digunakan untuk mengumpulkan data awal penelitian. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan berbagai informasi tentang kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam mengakses sistem informasi akademik yang saat ini mereka Beberapa masalah yang muncul diantaranya kurangnya notifikasi akademik yang bersifat personal dan otomatis, tampilan antarmuka (UI) yang belum User-Friendly, tidak ada fitur khusus untuk pemantauan masa studi, beberapa mahasiswa merasa cemas atau bingung karena tidak tau batasan waktu studi mereka, dan juga kurangnya panduan atau reminder yang jelas tentang masa studi mahasiswa. Dari beberapa informasi penting yang telah didapatkan akan dianalisis lebih lanjut, agar mendapatkan solusi untuk perancangan UI/UX aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan pengguna secara lebih mudah dan lebih efisien. Definisi (Defin. Pada tahapan ini, berbagai informasi yang telah diperoleh pada tahapan empati sebelumnya akan didefinisikan dan dirangkum menjadi kebutuhan pengguna. Berdasarkan hasil wawancara terhadap 10 responden Zahra dan Dewi Ai Perancangan Ui/Ux Aplikasi Notifikasi Masa Studi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Berbasis Android mahasiswa, ditemukan sejumlah permasalahan yang sering dialami mahasiswa dalam proses studi mereka. Salah satu permasalahan utama yaitu, tidak adanya notifikasi yang bersifat personal dan otomatis dalam pemantau masa studi mahasiswa, terutama bagi mahasiswa pada semester akhir yang lalai terhadap batasan studi mereka. Tabel 3. Table Kebutuhan Pengguna Kebutuhan Pengguna Antarmuka (UI) yang sederhana dan mudah digunakan oleh pengguna. Notifikasi bersifat personal terkait batas masa studi dan progres akademik. Navigasi aplikasi yang jelas dan responsif di perangkat android. Informasi akademik penting ditampilkan secara ringkas dalam satu tampilan. Fitur pemantauan masa studi secara Ideasi (Ideat. Setelah informasi mengenai permasalahan yang dialami pengguna berhasil diperoleh, data tersebut dirangkum dan dianalisis berdasarkan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, pada tahap ini difokuskan pada proses implementasi ide-ide sebagai solusi terhadap kebutuhan pengguna yang telah diidentifikasi, khususnya dalam konteks perancangan UI/UX aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa. Penyusunan Use Case yang menggambarkan cara pengguna berinteraksi dengan sistem akan menunjukan implementasi ide dan konsep yang telah Gambar 2. Use Case Pada perancangan UI/UX aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa UIN Ar-Raniry berbasis android memiliki 2 aktor yaitu: Admin Admin memiliki hak akses penuh untuk masuk ke sistem informasi mmelalui proses login, kemudian dapat mengatur berbagai jenis notifikasi yang akan dikirim ke Salah satu fitur utama adalah kemampuan mengirim notifikasi secara manual, misalnya untuk memberikan informasi mendesak atau pengumuman penting yang tidak terjadwal. Selain itu, admin juga bisa memantau status studi mahasiswa agar notifikasi yang dikirimkan relevan dan sesuai kebutuhan akademik Dengan fitur-fitur ini, admin berperan aktif dalam memastikan informasi akademik tersampaikan dengan tepat waktu dan akurat. Mahasiswa Mahasiswa sebagai pengguna utama aplikasi ini dapat memanfaatkan fitur notifikasi untuk mendukung kelancaran studi mereka. Setelah login, mahasiswa memperhatikan profile masing-masing. TEKNIMEDIA Ae Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 202 Ae 211 mahasiswa dapat melihat berbagai notifikasi yang berkaitan dengan masa studi mereka, seperti pengingat jadwal, batas waktu, dan informasi akademik Mereka juga dapat mengatur pengingat pribadi agar tidak melewatkan hal-hal penting dalam proses perkuliahan. Fitur mahasiswa untuk memeriksa progres studi pencapaian akademik danjumlah SKS. Tak hanya itu, mahasiswa juga diberikan ruang untuk memberikan feedback terhadap sistem notifikasi, sehingga pengalaman pengguna dapat terus ditingkatkan berdasarkan kebutuhan nyata yang ada Kemudian disertai adanya fitur detail pembimbing akademik yang terhubung dengan aplikasi SEVIMA Prototipe (Prototyp. Zahra dan Dewi Ai Perancangan Ui/Ux Aplikasi Notifikasi Masa Studi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Berbasis Android Setelah menghasilkan ide-ide pada tahapan sebelumnya, kemudian pada tahapan prototipe dilakukan perancangan antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX) untuk aplikasi notifikasi masa studi berbasis android. Tahap ini bertujuan untuk membuat rancangan aplikasi yang siap untuk diuji dan memastikan apakah aplikasi tersebut sudah memenuhi persyaratan pengguna. Prototipe aplikasi dilihat sebagai berikut: Gambar 3. Splash dan Login pengingat dan juga halaman profile mahasiswa Pada halaman utama terdapat notifikasinotifikasi pemberitahuan dan juga pengingat, dan juga ada menu untuk menambahkan pengingat secara manual. Pada dasarnya prototipe aplikasi ini mencakup pemberitahuan dan pengingat penjadwalan kegiatan, pemberitahuan proses studi, transkrip nilai, dan peringatan yang telah dijadwalkan seperti pertemuan dengan dosen pembimbing, pengisian KRS dll. Aplikasi notifikasi masa studi ini bukan untuk menggantikan Aplikasi SEVIMA, tetapi aplikasi dirancang untuk melengkapi dan hanya sebatas aplikasi pengingat. Jika ada pengingat tentang proses akademik akan dialihkan kepada aplikasi SEVIMA, seperti proses bimbingan dengan dosen Pembimbing Akademik, pembayaran UKT. Hanya saja di aplikasi ini memberikan notifikasi secara terstruktur dan dapat mengingatkan mahasiswa, hingga tidak lupa dan lebih disiplin terhadap masa studi. Gambar 4. Dashboard dan Profile Gambar 5. Pengingat dan buat Notifikasi Prototipe aplikasi ini terdiri dari beberapa tampilan diantaranya yaitu adapa layar splash, halaman Login, halaman dashboard, halaman Prototipe mempertimbangkan UI/UX yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mudah digunakan. Pengujian usability akan digunakan untuk mengetahui sejauh mana desain UI/UX untuk aplikasi notifikasi masa studi berbasis android dapat menyelesaikan masalah yang telah diidentifikasi sebelumnya. Uji (Tes. setelah proses pembuatan prototipe, tahap pengujian . metode Design Thinking Adalah tahap penting. Pada tahap ini, prototipe yang telah dirancang akan diuji menggunakan TEKNIMEDIA Ae Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 202 Ae 211 metode system usability scale (SUS) untuk mengetahui seberapa efektif solusi untuk Prototipe diperkenalkan kepada pengguna secara langsung guna memperoleh umpan balik terkait fungsionalitas, kemudahan menyelesaikan masalah. Proses ini juga mencakup observasi terhadap interaksi pengguna dengan aplikasi yang telah dirancang, sebagai dasar evaluasi solusi yang Tujuan utama dari tahapan ini adalah untuk menvalidasi apakah rancangan UI/UX aplikasi notifikasi ini benar-benar permasalahan yang dihadapi oleh pengguna. Tabel 4. Daftar Pertanyaan Kuesioner Pertanyaan Berapa besar kemungkinan Anda akan menggunakan aplikasi ini secara teratur? Apakah Anda pikir aplikasi ini mudah Apakah Anda pikir aplikasi ini mudah Apakah Anda pikir Anda membutuhkan bantuan dari orang yang memiliki keahlian teknis untuk memanfaatkan aplikasi ini? Menurut Anda, apakah fitur aplikasi ini terintegrasi dengan baik? Sejauh mana menurut Anda banyak inkonsistensi dalam aplikasi ini? Menurut Anda, apakah orang lain akan mudah menggunakan aplikasi ini? Apakah ada hal-hal yang membuat Anda bingung saat menggunakan aplikasi ini? Tabel 5. Skor Responden Q Q R1 5 1 R2 5 1 R3 5 3 R4 5 3 R5 3 2 R6 4 2 R7 5 2 R8 4 2 R9 5 2 R10 4 2 Skor Responden Q Q Q Q Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan, maka dilakukan interpretasi presentasi pencapaian sebagai berikut. Tabel 6. Tingkat Pencapaian Tingkat Pencapaian Katagori Skor 81% - 100% Sangat Setuju (SS) 61% -80% Setuju (S) 41% - 60% Netral Apakah Anda merasa nyaman dengan aplikasi ini? 21% - 40% Tidak Setuju (TS) Apakah Anda pikir Anda harus banyak belajar sebelum dapat menggunakan aplikasi ini? 0% - 20% Sangat Tidak Setuju (STS) Untuk menilai kualitas UI/UX dari aplikasi yang telah dikembangkan, kuesioner yang terdiri dari sepuluh pertanyaan ini Instrument pengumpulan data ini dimaksudkan untuk menilai berbagai aspek aplikasi, seperti daya tarik tampilan, kemudahan navigasi, kejelasan fitur, dan efektivitas pengiriman notifikasi. Diharapkan bahwa semua komponen ini dapat membantu aktivitas akademik siswa secara optimal dan terorganisir. Hasil survei ini akan memberikan gambaran menyeluruh tentang persepsi pengguna dan akan berkontribusi pada penyempurnaan perancangan UI/UX pada tahap pengembangan Setelah data dikumpulkan dari responden, nila akan dihitung menggunakan metode System Usability Scale (SUS). SUS menetapkan bebrapa aturan untuk menghitung nilai kuesioner. Pada pertanyaan yang bersifat positif dan negatif akan di jumlahkan, lalu hasil penjumlahan dibagikan dengan banyaknya Zahra dan Dewi Ai Perancangan Ui/Ux Aplikasi Notifikasi Masa Studi Mahasiswa Uin Ar-Raniry Berbasis Android KESIMPULAN responden kemudian rata-rata yang dihasilkan dari penjumlahan tersebut di kalikan 2,5. Tabel 7. Skor Hasil SUS NIL SKOR HASIL SUS (JU MLA X2. Q Q Q Q Q Q Q 1 2 3 4 5 6 7 4 3 2 4 2 4 RATA- RATA SCORE Berikut ini adalah SUS nilai skor hasil dari pengujian . sability testin. terhadap aplikasi perancangan UI/UX aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa berbasis android yang telah dilakukan menggunakan metode System Usability Testing (SUS). Berdasarkan hasil penelitian merancang UI/UX aplikasi notifikasi masa studi mahasiswa UIN Ar-Raniry berbasis Android, berhasil dirancang untuk membantu mahasiswa UIN ArRaniry memantau masa studi mereka secara lebih terstruktur dan efisien Penggunaan tools figma sebagai desain memungkinkan terciptannya prototipe interaktif yang mencerminkan harapan dan kebutuhan Hasil uji kelayakan aplikasi menggunakan metode system usability scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 81,5 yang dalam kategori Aysangat layak digunakanAy. Hal ini membuktikan bahwa desain UI/UX yang intuitif, responsif, dan informatif sangat berpengaruhi terhadap kepuasan dan keterlibatan pengguna dalam proses akademik. Secara keseluruhan, rancangan ui/ux ini tidak hanya berfungsi sebagai pengingat akademik, tetapi juga menjadi alat bantu penting untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap batas waktu studi. Diharapkan ke depannya, rancangan ini dapat dikembangkan menjadi aplikasi sehingga dapat langsung digunakan oleh mahasiswa lebih lanjut dengan fitur-fitur tambahan yang terintegrasi dengan sistem akademik kampus sehingga memberikan dukungan maksimal terhadap keberhasilan studi DAFTAR PUSTAKA