Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11 No. 4 Desember 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 225 Ae 232 STUDI LITERATUR PENGGUNAAN PRODUK BANK SYARIAH DI ERA GEN Z Oleh : Pria Mitra Purba. Sains Dan Teknologi/Sistem Informasi. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : priamitrapurba2@gmail. Azrah Cipta Amandha. Sains Dan Teknologi/Sistem Informasi. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : azrahcipta2212@gmail. Chairina. Sains Dan Teknologi/Sistem Informasi. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email : chairina@uinsu. Article Info Abstract Article History : This research is a literature study that discusses the use of Islamic bank products in Received 16 Des - 2022 the Gen Z era. In research, of course, results will be found on how the Z generation Accepted 25 Des - 2022 is involved, especially in using Islamic bank products. This literature study aims to Available Online discuss more deeply regarding the use of Islamic bank products, what are the 30 Des Ae 2022 advantages and related to the use of Islamic bank products and how the current generation responds to using Islamic bank products. In this study the data obtained through primary data obtained from distributing questionnaires to students with a sample of 12 respondents. This research method also uses a quantitative approach by exploring and studying various existing sources and looking at the current situation and conditions. The results of this study indicate that the use of Islamic bank products has a significant influence on the z generation. This can be seen from the amount of interest and data that has been studied both on previous sources and data reviewed through interviews with respondents. Keyword : Studi Literatur. Produk Bank Syariah. Generasi Z. Studi Produk Bank Syariah. Nasabah Bank Syariah PENDAHULUAN Bank Syariah merupakan bank yang bekerja tanpa memercayakan riba. Berdasarkan penjelasan MUI No 1 Tahun 2004, penerapan riba dikala ini sudah penuhi patokan bunga serta haram hukumya, walau itu dicoba oleh Pasar Modal. Asuransi. Pegadaian. Bank. Koperasi, serta Badan Finansial yang lain ataupun dicoba oleh individu Kecuali ajaran itu, ajaran dalam Alquran serta Hadits mengenai pantangan riba pada asasnya telah layak guna memotivasi kemauan ataupun ketertarikan umat muslim agar menjadi pemakain di Bank (Latifah & Ritonga, 2. Perkembangan cepat Bank Syariah di Indonesia tak dijajari dengan SDM yang mencukupi, paling utama SDM yang mempunyai latar belakang wawasan dalam aspek perbankan syariah. Menurut Rusydiana dalam (E. Syariah, 2. salah satu aspek sebagai penghalang bertumbuhnya perusahan perbankan syariah di Indonesia ialah kurangnya SDM Faktor- faktor yang jadi penghalang itu yakni minimnya wawasan pelaku Bank Syariah di bagian pengembangan bidang usaha ataupun bagian syariah, praktisi hanya mampu memaparkan hal yang mereka ketahui tetapi tak sanggup merespon masalah yang dipertanyakan nasabah (Rahmi et al. Ramdani et al. , 2. Perbandingan yang dipunyai Bank Syariah berakibat pada kapabilitas bersaing Bank Syariah di Komposisi Bank Syariah yang terkini timbul pada era 90-an membutuhkan prosedur identifikasi terdahulu saat sebelum dapat memikat nasabah. Tidak hanya itu perbincangan tentang sistem Bank Syariah yang belum sempurna memicu perkembangan Bank Syariah tertahan(Maulana et , 2. Perihal itu diperparah oleh rasio perniagaan Bank Konvensional yang jauh diatas Bank Syariah. Alhasil Bank Syariah yang telah timbul serta bertumbuh sepanjang kurang lebih 30 tahun belum dapat bersaing dengan cara sebanding dengan Bank Konvensional. Teruji pada informasi evidensi OJK yang membuktikan jika peninggalan bersumber pada aktivitas upaya Bank Umum Konvensional buku 3 sejumlah Rp 2. 456 triliun sebaliknya Bank Umum Syariah buku 3 cuma Rp 254 triliun (Otoritas Jasa Keuangan, 2. Perbankan syariah terus menjadi meningkat sesudah dikeluarkan UU No. 7 Tahun 1992 perihal perbankan yang dengan cara akurat, pastinya wajib dijajari dengan kemampuan bank umum syariah dalam menciptakan keyakinan stakeholder kepada anggaran yang mereka investasikan (Rahmi et al. Untuk menciptakan keyakinan itu sehingga wajib diadakan penskalaan kemampuan Bank Syariah pada neraca keuangannya yang diciptakan berlandaskan harkat syariah. Akibatnya diperlukan sesuatu perlengkapanguna menilai serta menhitung kemampuan Bank Syariah itu. Melonjaknya perkembangan badan keuangan syariah di Indonesia dengan cara mekanis mewajibkan terdapatnya konsolidasi dari segi prinsip syariah, supaya ekspedisi badan keuangan syariah senantiasa dalam jalan yang tepat serta bersamaan menjajaki kaidah- kaidah syariah yang sah, dan sanggup menepis anggapan warga yang menduga badan keuangan syariah semata-mata merk bernama AusyariahAy namun komoditasnya hampir sama dengan konvensional(Fauzia, 2. Demi melindungi komoditas perbankan syariah serta membersihkan dari keadaan yang diharamkan memerlukan konsolidasi kaidah syariah yang didapat dari sumber ajaran Islam ialah Alquran. Ijma. Sunnah, serta Ijtihad Ulama yang terkodifikasi dalam bermacam kesusastraan yang dikaji oleh ulama ataupun perkumpulan ulama dalam Badan Syariah baik dalam rasio Global serta Nasional. Alhasil kemajuan serta perkembangan badan keuangan syariah selaras dengan prinsip- prinsp Sebab prinsip syariAo ah merupakan salah satu karakeristik serta pembeda Bank Syariah dari bank yang lain (Jaya, 2. Dalam hal ini penelitian mengenai penggunaan produk Bank Syariah pada generasi z sangat penting dilakukan, hal ini dapat dilakukan melalui beberapa tahap pengumpulan data melalui kuesioner agar dapat diketahui sejauh mana penggunaan produk Bank Syariah pada generasi Z pada saat ini serta bagaimana respon menanggapi terkait penggunaan produk Bank Syariah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji serta meninjau bagaimana tahap penggunaan serta produksi produk Bank Syariah pada generasi Z. Dari beberapa hasil yang didapat nantinya akan membuktikan bagaimana pengaruh penggunaan produk Bank Syariah pada generasi Z. Sedangkan motivasi dari penelitian ini yakni untuk meninjau lebih dalam pada penggunaan produk Bank Syariah. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Studi et al. , 2. jika iklan ataupun promosi mengenai perbankan syariah yang memancing rasa ingin tahu mempunyai kemampuan yang besar, tetapi tidak sangat berarti dalam perspektif Gen Z. Dari membuat iklan ataupun promosi sedemikian rupa, lebih baik berkonsentrasi membuat iklan ataupun promosi yang menginspirasi guna membahagiakan masyarakat. Pada Penelitian terdahulu yang dipaparkan oleh (Z, 2. melihat perkembangan generasi ini sangat berpeluang untuk dijadikan objek yang tepat bagi perbankan untuk melebarkan sayapnya pada kalangan Siswa, yang nantinya akan menghasilkan preferensi bagi generasi z kalangan siswa tersebut terhadap Bank Syariah, namun apakah pengetahuan generasi z pada Bank Syariah kini sudah sejalan dan memiliki pengaruh kepada preferensi dan apakah ada faktor lain seperti persepsi dan Fasilitas Perbankan Syariah yang memiliki pengaruh besar pada preferensi siswa terhadap Bank Syariah dan dengan adanya sikap generasi z tersebut. KAJIAN PUSTAKA PEGEMBANGAN HIPOTESIS DAN Promosi Produk Bank Syariah Kepada Nasabah Era Gen Z Promosi ialah aktivitas yang dicoba guna permohonan atas sesuatu komoditas atau Itu sebabnya promosi yang dijalankan oleh bank wajib dapat menarik atensi nasabah yang memandang, sanggup memberikan opini awal serta membuat nasabah mau mengerti lebih kepada suatu produk yang dipromosikan, pastinya iklan ataupun promosi yang disiarkan oleh pihak bank harus berdaya guna serta mudah ditangkap oleh H1 : Kualitas layanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat nasabah menabung di Bank Syariah. Pengaruh Pelayanan Bank Syariah Terhadap Nasabah Bersumber pada hipotesis yang dilakukan oleh (Fahlevi, 2. menerangkan mutu layanan berpengaruh positif serta penting kepada kepatuhan nasabah dapat diperoleh. Dengan begitu, dapat disimpulkan mutu layanan yang baik dapat dengan cara signifikan tingkatkan kepatuhan nasabah. H2 : Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah. Pengaruh Produk Bank Syariah Terdahadap Loyalitas Nasabah Hasil ini membuktikan anggapan yang melaporkan mutu produk berpengaruh positif serta penting kepada loyalitas nasabah dapat diperoleh. Dengan begitu, dapat disimpulkan mutu produk yang bagus dapat dengan cara penting tingkatkan loyalitas nasabah. Mutu layanan berpengaruh positif serta penting kepada kepuasan nasabah bisa Dengan begitu, dapat disimpulkan mutu layanan yang bagus bisa dengan cara penting menghasilkan kebahagiaan nasabah mutu produk berpengaruh positif serta penting kepada kepuasan nasabah dapat diperoleh. Dengan begitu, dapat disimpulkan mutu produk yang bagus dapat dengan cara signifikan memunculkan kepuasan nasabah. Hipotesis yang menyatakan kepuasan nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah dapat diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan kepuasan nasabah yang tinggi dapat menimbulkan loyalitas nasabah yang juga H3 : Kepuasan nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah. METODE PENELITIAN Lokasi dan Desain Penelitian Dalam penelitian ini jenis penelitian yang diambil adalah penelitian kuantitatif yakni penelitian yang bersumber kepada jurnal jurnal yang telah ada kemudian dilakukan kajian dan lokasi penelitian yakni wawancara secara online kepada mahasiswa UIN Sumatera Utara. Metode Pengumpulan Data Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dimana peneliti melakukan kajian terhadap sumber sumber yang sudah ada berupa jurnal, makalah, dan buku serta melakukan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebar kepada mahasiswa UIN Sumatera Utara. Hasil dari penelitian ini terdapat penggabungan antara kajian sumber yang sudah ada dengan hasil wawancara menggunakan kuesioner dengan mengumpulkan data data yang didapati dari HASIL DAN PEMBAHASAN Generasi Z menurut Grail Reaserch dalam Rastati merupakan generasi yang lahir pada sekitar tahun 1995-2012 alhasil dikala ini umurnya berkisar 8 hingga 25 tahun. Dimana umur itu ialah umur pada golongan pelajar serta mahasiswa alhasil periset menggunakan mahasiswa selaku subjek penelitian. Karakter generasi Z, bagi Grail Reaserch dalam Rastati merupakan generasi yang dilahirkan serta tumbuh pada saat internet telah ada. Generasi z mempunyai karakter yang dalam kehidupannya tidak dapat terpisah dari internet, lebih pintar, serta amat menyanjung besar toleransi. Tidak hanya itu mempunyai kelangsungan ilmu serta adat dengan cara luas, baik dalam ataupun luar negara. Alhasil metode yang efektif memperkenalkan Bank Syariah pada generasi Z ialah lewat sarana digital (Supriyaningsih, 2020. Syariah et al. , 2. Fitriyani menempatkan uang serta profesi selaku prioritas. Generasi ini menggemari perbandingan, namun senantiasa ingin hidup serta mewujudkan berkembang selaku tentang yang berarti. Keahlian generasi Z untuk bertumbuh tak bebas dari teknologi data yang dipakai dalam menambah bermacam data diperoleh oleh generasi Z serta dipakai selaku estimasi dalam membuat Karakteristik generasi Z yang cepat dalam mengutip ketetapan dapat berawal dari data yang bertumbuh pada masyarakat. Data yang diperoleh oleh generasi Z, disimpulkan sebagai suatu anggapan yang mendesak untuk menerapkan tindakan (Ternos et al. , 2. Bank Syariah merupakan bank yang bekerja dengan tidak percaya pada bunga. Menurut ajaran MUI No 1 Tahun 2004, praktek pembungaan dikala ini sudah penuhi kriteria riba serta tabu hukumya, bagus itu dicoba oleh Bank. Asuransi. Pasar Modal. Pegadaian. Koperasi, serta Badan Keuangan yang lain ataupun dilakukan oleh individu. Tidak hanya fatwa itu, ajaran dalam Al- Quran serta Hadits mengenai pantangan riba pada dasarnya telah cukup buat mendorong kemauan ataupun atensi umat islam untuk menjadi pelanggan di Perbankan Syariah (Cupian et al. , 2. Bank Syariah memanfaatkan sistem bagi hasil sesuai dengan kaidah Islam. Bagi Islam, riba adalah haram alhasil perbankan yang berdasarkan syariah memakai bagi hasil. Sistem bagi hasil sanggup tingkatkan pemasukan dan antusias dalam bertugas supaya terwujud keadilan serta Hasil ini dapat tingkatkan anggapan positif pada generasi Z terhadap bagi hasil dalam Bank Syariah (Dafiq et al. , 2. Dari wawancara yang dilakukan, didapatkan 12 narasumber dengan data diri sebagai berikut. Seluruh narasumber merupakan Gen Z kisaran usia 18 Ae 20 tahun dimana semuanya merupakan Tabel 1. Hasil Wawancara Kuesioner Nama Email Usia (Tahu. Jenis Kelamin Asal Kota / Kab Pekerjaan akbarsrg@gmail. Laki-Laki Medan Mahasiswa annisariskyasahan22@gmail. Perempuan Kisaran Mahasiswa alifya696@gmail. Perempuan Simalungun Mahasiswa Akbar Siregar Anisa Rizki Alifiyah Lestari Muhammad Rivaldi muhammadrifaldi646@gmail. Laki-Laki Deli Serdang Mahasiswa Mutia Azuba Dalimunthe mutiaazuba2@gmail. Perempuan Simalungun Mahasiswa Nurul Fahimah nurfahimah06@gmail. Perempuan Deli Serdang Mahasiswa Riski Alsia riskialsia@gmail. Perempuan Lubuk Pakam Mahasiswa Viki Annisa Nasution annisaviki752@gmail. Perempuan Deli Serdang Mahasiswa Rifka Nanisa rifkaannisa188@gmail. Perempuan Deli Serdang Mahasiswa Tiwi Rahayu tiwirahayu2502@gmail. Perempuan Serdang Bedagai Mahasiswa beenazwa19@gmail. Perempuan Simalungun Mahasiswa nitamaharani844@gmail. Perempuan Padang Lawas Utara Mahasiswa shafirasahna003@gmail. Perempuan Simalungun Mahasiswa Nasyuwah Sabila Hasibuan Nuta Maharani Harahap Shafira Sahna Hasil wawancara tentang pengetahuan narasumber terkait Bank Syariah dan Sistem Bunga pada Bank Konvensional. Dari data dibawah diketahui bahwa : Semua narasumber pernah mendengar Bank Syariah, dan mengetahui bahwa Bank Konvensional menggunakan sistem Bunga / Riba. Nama Instansi UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara Univ. Malikussaleh UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara UIN Sumatera Utara Univ. Medan Area 11 dari 12 narasumber dapat menjelaskan apa itu Bank Syariah. 7/12 narasumber mengetahui Bank Syariah dari orang sekitar dan lingkungan hidup. Sedangkan mengetahui Bank Syariah dari Sosial Media. Tabel 2. Pengetahuan Gen Z tentang Bank Syariah Partisipan Pernah Mendengar "Bank Syariah" Akbar Siregar Anisa Rizki Alifiyah Lestari Muhammad Rivaldi Mutia Azuba Dalimunthe Nurul Fahimah Riski Alsia Viki Annisa Nasution Rifka Nanisa Tiwi Rahayu Nasyuwah Sabila Hasibuan Nuta Maharani Harahap Shafira Sahna Pertanyaan Dapat Menjelaskan Darimana Apa Itu Bank Mengetahui Syariah Bank Syariah Tahukah Bank Konvensional Menggunakan Bunga Pernah Bisa Orang Sekitar Ya. Tahu Pernah Bisa Orang Sekitar Ya. Tahu Pernah Bisa Orang Sekitar Ya. Tahu Pernah Bisa Saudara Ya. Tahu Pernah Bisa Sosial Media Ya. Tahu Pernah Bisa Teman Ya. Tahu Pernah Bisa Sosial Media Ya. Tahu Pernah Bisa Orang Sekitar Ya. Tahu Pernah Bisa Sosial Media Ya. Tahu Pernah Tidak Sosial Media Ya. Tahu Pernah Bisa Lingkungan Hidup Ya. Tahu Pernah Bisa Sosial Media Ya. Tahu Pernah Tidak Sosial Media Ya. Tahu Hasil wawancara kepada narasumber juga merupakan nasabah Bank Syariah, dan seorang diketahui bahwa : 8/13 narasumber merupakan narasumber belum menjadi nasabah bank. nasabah Bank Konvensional, 5/13 narasumber Tabel 3. Partisipan Sebagai Nasabah Bank PERTANYAAN PARTISIPAN Kamu Nasabah Bank Syariah atau Bank Konvensional Sudah berapa lama menjadi nasabah menjadi nasabah tersebut Akbar Siregar Bank Konvensional 1 - 2 tahun Anisa Rizki Belum menjadi nasabah bank < 1 tahun Alifiyah kahna Lestari Bank Syariah < 1 tahun Muhammad Rivaldi Bank Konvensional < 1 tahun Mutia Azuba Dalimunthe Bank Konvensional 1 - 2 tahun Bank Syariah < 1 tahun Bank Konvensional 1 - 2 tahun Nurul Fahimah Riski Alsia PERTANYAAN Kamu Nasabah Bank Sudah berapa lama menjadi nasabah Syariah atau Bank Konvensional menjadi nasabah tersebut PARTISIPAN Viki Annisa Nasution Bank Syariah < 1 tahun Rifka Nanisa Bank Syariah 3 - 5 tahun Tiwi Rahayu Bank Syariah < 1 tahun Nasyuwah Sabila Hasibuan Bank Konvensional < 1 tahun Nita Maharani Harahap Bank Konvensional > 5 tahun Shafira Sahna Bank Konvensional 1 - 2 tahun Dari hasil wawancara yang telah dilakukan diketahui bahwa : 10/13 narasumber memiliki minat untuk menjadi nasabah Bank Syariah. Alasan narasumber tertarik menggunakan ank Syariah adalah tidak menggunakan riba dan sesuai syariat Islam. 7/13 narasumber tidak ragu menggunakan Bank Syariah. Dan sisanya masih ragu dengan alasan yang beragam. 11/13 narasumber mengatakan AuYaAy jika lingkungan sekitar mereka menggunakan Bank Syariah maka narasumber juga akan ikut menggunakan Bank Syariah Tabel 4. Minat terhadap Bank Syariah dan faktor yang mempengaruhi penggunaan Bank Syariah Pertanyaan Partisipan Memiliki Minat Sebagai Nasabah Bank Syariah Alasan Tertarik Menggunakan Alasan Masih Ragu Menggunakan Bank Bank Syariah Syariah Masih sedikit kerja sama antar wallet Masih banyak orang di lingkungan saya belum pakai Bank Syariah Kamu Akan Ikut Menggunakan Bank Syariah Jika Lingkungan Sekitar Menggunakan Bank Syariah Akbar Siregar Tidak Uang admin kecil Anisa Rizki Karena sedikit bunganya Karena di Bank Syariah bunganya kecil dan saya berikuliah di Aceh menggunakan Bank Syariah Saya tidak ragu-ragu Ragu-ragu Tidak tertarik Tidak ragu Karena pelaksanaannya berdasarkan syariat Islam Karena sudah menjadi nasabah Bank Konvensional Tidak ragu Tidak ragu Alifiyah Lestari Muhammad Rivaldi Mutia Azuba Dalimunthe Nurul Fahimah Riski Alsia Viki Annisa Nasution Rifka Nanisa Karena Bank Syariah tidak memiliki bunga, tidak ada riba Karena Bank Syariah tidak memakai bunga / riba Tidak Karena tidak ada potongannya Tidak ragu Tidak ada riba dalam setiap Tidak ragu Pertanyaan Partisipan Tiwi Rahayu Nasyuwah Sabila Hasibuan Nita Maharani Harahap Shafira Sahna Memiliki Minat Sebagai Nasabah Bank Syariah Alasan Tertarik Menggunakan Alasan Masih Ragu Menggunakan Bank Bank Syariah Syariah Karena belum paham keuntungan nasabah Bank Syariah Sedikit ATM Bank Syariah di lingkungan Kamu Akan Ikut Menggunakan Bank Syariah Jika Lingkungan Sekitar Menggunakan Bank Syariah Karena berdasarkan prinsipprinsip Islam Konsep bagi hasil tanpa bunga Tidak mengandung riba Tidak ragu Ragu-ragu Karena tidak ada bunga nya Masih belum memiliki Bisa jadi, bisa tidak Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa yang menjadi faktor terbesar Gen Z menjadi nasabah Bank Syariah yaitu prinsip Riba dan sesuai Syariat Islam. Oleh lingkungan dan orang sekita mereka. Karena karena itu, dari grafik tabel diatas minat pada dasarnya Gen Z adalah muda-mudi yang generasi Gen Z dalam menggunakan produk masih rentan terbawa arus oleh lingkungan Bank Syariah sangatlah tinggi dikarenakan sekitar dan harus dibimbing oleh orang sekitar faktor bank yang sesuai syariah islam dan Faktor lainnya yaitu penggunaan tidak ada unsur riba. Bank Syariah yang tidak menggunakan FINANCIAL DISTRESS ANALYSIS IN BANKING : WICH METHODS IS THE MOST ACCURATE ? International Conference of Islamic Economics and Business 8 th 2022 Nawirah et al : Financial Distress Analysis in Banking A Internationa. 2021, 231Ae244. Otoritas Jasa Keuangan. Sistem Bank Syariah. Ojk. Rahmi. Supriyanto. Nugrahaeni. Pembangunan. , & Veteran. ANALISIS FAKTOR PENGARUH MINAT BERINVESTASI GENERASI Z PADA REKSADANA SYARIAH dilampirkan yaitu sekitar 2 , 7 Juta investor , artinya investor reksadana syariah berjumlah. Ramdani. Studi. Syariah. Ekonomi, . Bisnis. Islam. , & Syarif, . PENGARUH LITERASI KEUANGAN . DIGITAL MARKETING , BRAND IMAGE DAN WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT GENERASI Z PADA BANK SYARIAH. Studi. Syariah. Ekonomi. Islam. Uin. , & Hidayatullah. Sikap dan Perilaku Generasi Z terhadap Perbankan Syariah Indonesia dengan Importance-Performance Analysis Endah Meiria. , 133Ae148. Supriyaningsih. Islamicity indeces. Jurnal Manajemen Bisnis Islam, 1. , 65Ae Syariah. Perkembangan perbankan syariah . di indonesia dan sumber daya manusianya. 10, 1Ae5. Syariah. Indriani. Ekonomi. , & Bisnis. DETERMINAN MINAT GENERASI Z MENGGUNAKAN PEMBAYARAN DIGITAL. Ternos. Ltda. , & Vol. Persepsi Nasabah Generasi Z Pasca Pengunguman Merger Bank Syariah. 13Ae28. SEBAGAI VARIABEL INTERVENING. KESIMPULAN Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian serta kajian kajian yang dilakukan dan wawancara kepada beberapa mahasiswa dan narasumber bahwa 60 persen nasabah menggunakan Bank Syariah dan 40 persen lainnya menggunakan Bank Konvensional. Hasil lainnya menyatakan minat generasi z untuk menjadi nasabah Bank Syariah sebanyak 90 persen minat sedangkan 20 persen lainnya menyatakan ragu ragu dan tidak minat menjadi nasabah Bank Syariah. Ini membuktikan bahwa produk Bank Syariah pada generasi z sangat banyak diminati disamping tidak ada bunga dan unsur riba produk Bank Syariah juga menerapkan prosedur sistem bagi hasil dan Tetapi dalam penerapannya generasi z tentu juga memerlukan bimbingan dari orang orang sekitar untuk tidak menggunakan riba dalam hal Oleh karena itu, point akhir dari hasil penelitian ini adalah generasi z akan menjadi generasi yang berkualitas jika dibina sejak dini agar dijauhkan dari hal hal yang berbau riba. REFERENSI