Atmosfer: Jurnal Pendidikan. Bahasa. Sastra. Seni. Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. No. 2 Mei 2024 e-ISSN: 2964-982X. p-ISSN: 2962-1232. Hal 283-294 DOI : https://doi. org/10. 59024/atmosfer. Analisis Struktural Pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Nur Azizah Puspa Tri Utami Universitas Siliwangi E-mail: nurazizahpuspatriutami@gmail. Meydita Hidayat Universitas Siliwangi E-mail: ditamey794@gmail. Elysa Febriyanti Universitas Siliwangi E-mail: felisya830@gmail. Corresponding author: nurazizahpuspatriutami@gmail. Abstract: This research examines the drama script "Storm Throughout the Night" by Max Arifin with a structural approach. This drama raises the main theme of the conflict between idealism and reality in everyday life, especially regarding environmental changes from cities to villages. Through analysis of intrinsic elements such as theme, characters, plot, setting, language style, and message, it was found that the main characters. Jamil and Saenah, face inner conflicts between expectations and reality as well as personal values and social The storyline depicts their emotional and mental journey in adapting to a new environment and searching for identity. This research shows the importance of maintaining loyalty to idealistic values and the importance of dialogue and interaction in facing social challenges. A structural approach helps reveal the relationships between elements in a drama text, providing a deeper understanding of the meaning and message of this literary work. Keywords: analysis, drama studies, structuralism. Abstrak: Penelitian ini mengkaji naskah drama "Badai Sepanjang Malam" karya Max Arifin dengan pendekatan struktural. Drama ini mengangkat tema utama tentang perseteruan antara idealisme dan realitas dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait perubahan lingkungan dari kota ke desa. Melalui analisis unsurunsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, gaya bahasa, dan amanat, ditemukan bahwa tokoh utama. Jamil dan Saenah, menghadapi konflik batin antara harapan dan kenyataan serta nilai-nilai pribadi dan tekanan sosial. Alur cerita menggambarkan perjalanan emosional dan mental mereka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan mencari identitas. Penelitian ini menunjukkan pentingnya mempertahankan kesetiaan pada nilai-nilai idealisme dan pentingnya dialog serta interaksi dalam menghadapi tantangan sosial. Pendekatan struktural membantu mengungkap hubungan antara unsur-unsur dalam naskah drama, memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna dan pesan karya sastra ini. Kata kunci: analisis, kajian drama, strukturalisme. LATAR BELAKANG Sastra adalah suatu kebiasaan yang memiliki peranan penting dalam kehidupan dan perkembangan zaman. Biasanya, sastra muncul di berbagai daerah, terutama di daerah perkampungan, dan dapat berupa bahasa lisan maupun tulisan. Sastra memiliki hubungan erat dengan bahasa Melayu dan Jawa dalam perkembangannya. Hal ini diperkuat oleh pandangan Karmini . 1: . yang menyatakan bahwa sastra adalah hasil karya manusia dalam bentuk bahasa lisan maupun tulisan yang mampu menimbulkan perasaan yang baik. Received: April 23, 2024. Accepted: Mei 21, 2024. Published: Mei 31,2024 * Nur Azizah Puspa Tri Utami, nurazizahpuspatriutami@gmail. Analisis Struktural pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Dapat dilihat bahwa sastra juga merupakan bagian dari budaya suatu masa atau kelompok etnis tertentu. Sastra memiliki nilai sakral karena sering kali digunakan dalam mantra pada upacara tertentu sebagai bentuk komunikasi antara Tuhan dan umatnya. Sastra tidak hanya sekadar ilmu bahasa, tetapi juga terkait erat dengan budaya, adat, dan tradisi. Dalam konteks ini, sastra memiliki fungsi untuk menghibur, mengajarkan, dan menyampaikan kritik, seperti yang diungkapkan oleh Amir . 3: . Karya sastra biasanya merefleksikan realitas kehidupan masyarakat. Dalam bidang sastra, terdapat keterkaitan yang erat antara apresiasi, kajian, dan kritik sastra karena ketiganya merupakan tanggapan terhadap sebuah karya sastra. Ketika seseorang mampu mengapresiasi suatu karya, maka dia memiliki kesempatan untuk melakukan kajian terhadap sastra tersebut. Namun, kajian tersebut bukan sekadar analisis biasa, melainkan membutuhkan pendekatan ilmiah. Dalam hal ini, keilmuan merujuk pada pengetahuan atau teori yang dimiliki tentang karya sastra tersebut. Tahap apresiasi adalah mengenali karya sastra, sementara tahap kajian melibatkan analisis yang didukung oleh pengetahuan atau teori sebagai landasan. Kajian sastra melibatkan studi terhadap unsur-unsur dan hubungan di antara unsur-unsur tersebut dalam sebuah karya sastra, dengan memanfaatkan berbagai pendekatan, teori, dan metode tertentu. Drama sebagai karya sastra dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu drama sebagai bentuk sastra lisan, seperti teater, dan drama sebagai karya tulis. Naskah drama merupakan elemen kunci dalam drama sebagai karya tulis karena berisi dialog atau percakapan antara Naskah drama memiliki peran yang sangat penting dalam pementasan drama karena berfungsi sebagai panduan bagi para pemain dan pengarah. Dalam naskah drama, terdapat karakter-karakter, dialog yang menggambarkan ekspresi dan watak setiap karakter, serta latar atau setting tempat dan waktu. Naskah drama biasanya terbagi menjadi beberapa babak, setiap babaknya mengisahkan suatu kejadian tertentu. Secara umum, naskah drama dapat diartikan sebagai cerita atau lakon yang masih berbentuk teks atau tulisan yang belum diterbitkan. Dalam penelitian ini, yang akan diteliti adalah naskah drama itu sendiri. Dalam setiap genre sastra, termasuk naskah drama, terdapat penyaluran gagasan atau ekspresi dari penulis yang mengamati kehidupan sosial di sekitarnya dan mengekspresikannya melalui karya sastra. Dalam konteks kajian drama, ini melibatkan analisis atau dekonstruksi suatu karya drama untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang membentuknya. Berbagai pendekatan yang dapat digunakan dalam analisis ini meliputi pendekatan objektif, mimesis, ekspresif, pragmatik, dan posmodernisme. Pada penelitian ini, penulis akan mengkaji naskah drama ATMOSFER - VOLUME 2. NO. MEI 2024 e-ISSN: 2964-982X. p-ISSN: 2962-1232. Hal 283-294 berjudul AuBadai Sepanjang MalamAy dengan menggunakan pendekatan objektif atau Analisis struktural menganggap bahwa konsep fungsi memiliki peran krusial, dan hubungan antara unsur-unsur intrinsiklah yang dapat memberikan makna yang akurat, karena sebuah karya sastra terdiri dari totalitas unsur-unsurnya yang saling terkait. Ini adalah alasan mengapa analisis struktural dipilih sebagai pendekatan dalam mempelajari naskah drama ini. Dalam konteks struktural, drama sebagai karya sastra memiliki elemen-elemen kunci yang meliputi tokoh, jalan cerita, latar, tema, dan amanat, seperti yang disebutkan oleh Nurgiyantoro . Dengan mempelajari hubungan antara unsur-unsur ini, kita dapat mengungkap makna yang terdalam dari karya sastra tersebut. Drama "Badai Sepanjang Malam" karya Max Arifin menarik untuk dikaji karena menggambarkan situasi sekitar kita, di mana seseorang yang lahir dan besar di kota harus pindah ke sebuah desa terpencil untuk menjadi seorang guru muda. Desa tersebut digambarkan sebagai tempat yang terpencil, menyeramkan, dan tidak ramah: terik dan debu memukul tubuh. Desanya sangat kering dan tandus. Max Arifin menggunakan gaya bahasa yang sederhana dalam penulisan drama ini, menggunakan bahasa sehari-hari. Ini menjadi alasan mengapa Drama Badai Sepanjang Malam dipilih untuk diteliti dengan pendekatan struktural. KAJIAN TEORITIS Hakikat Drama Drama merupakan karya sastra yang tidak terlepas dari struktur dan unsur yang Suatu drama bisa diapresiasi dengan cara menganalisis struktur dan unsur Jika dikaitkan dengan pendekatan Abrams, analisis struktural termasuk pendekatan karya sastra yang objektif, yaitu pendekatan yang menegaskan bahwa karya sastra sebagai struktur yang otonom (Teeuw dalam Koswara, 2013: . Menurut Hasanuddin . 9: 93-. karya sastra drama mempunyai unsur-unsur yang sama dengan karya sastra lainnya, seperti novel, roman, atau cerpen, yaitu tema, tokoh, latar, alur dan amanat . nsur fisik pembentuk cerita dram. Unsur Instrinsik Karya Unsur-unsur intrinsik meliputi tema, plot, penokohan, latar, sudut pandang penceritaan, serta bahasa atau gaya bahasa (Nurgiyantoro, 2013:. Unsur-unsur ini sangat penting untuk keberadaan karya sastra sebagai sebuah karya sastra. Dalam penelitian ini, unsur intrinsik yang akan dibahas mencakup alur, tokoh, penokohan, latar, sudut pandang, dan tema Analisis Struktural pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Pengertian Strukturalisme Kajian struktural dalam penelitian sastra adalah pendekatan yang menekankan gagasan bahwa sebuah karya sastra berdiri sendiri dari unsur-unsur lain. Menurut Azrina Purba . , kelebihan dari pendekatan struktural adalah kemampuannya untuk melakukan kajian literatur yang lebih detail dan mendalam. Pendekatan ini melihat sastra hanya dari apa yang dikandungnya, memberikan analisis yang mendalam, dan memberikan banyak umpan balik kepada penulis untuk lebih hati-hati dan teliti dalam penulisan. Menurut Madeamin . , beberapa tahapan yang harus diikuti peneliti menggunakan pendekatan struktural meliputi: menguasai konsep, mendahulukan pembahasan tema, mengaitkan penggalian tema dengan dasar pemikiran, menganalisis alur, memperhatikan konflik dalam karya, dan memulai analisis perwatakan dengan memperkenalkan karakter. Strukturalisme dianggap sebagai salah satu kajian dalam bidang sastra dan bahasa yang menekankan pada hubungan antara unsur-unsur dalam karya sastra. Menurut Pramayoza . Strukturalisme Levi Strauss secara implisit menyatakan bahwa teks naratif, seperti mitos, sejajar atau mirip dengan kalimat berdasarkan dua hal. Pertama, teks adalah keseluruhan yang bermakna yang dapat dianggap sebagai perwujudan atau ekspresi dari pikiran pengarang. Kedua, teks adalah kumpulan peristiwa atau bagian yang bersamasama membentuk sebuah cerita dan menampilkan berbagai karakter. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan elemen penting dalam sebuah studi. Menurut Sugiyono . 2: . , metode penelitian pada dasarnya adalah cara ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural, yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan subjek berdasarkan fakta. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya menyajikan data, tetapi juga melibatkan analisis dan interpretasi data yang tersedia. Penelitian deskriptif kualitatif ini memberikan gambaran yang rinci dan mendalam mengenai kondisi nyata di lapangan studi (Sutopo, 2002:. Dalam penelitian ini, pengembangan materi yang menjadi bahan ajar mata kuliah Kajian dan Apresiasi Drama akan Berdasarkan masalah penelitian yang telah dikemukakan, tahap pertama penelitian ini adalah penelitian pustaka yang membahas tentang struktur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat. Teknik simak dilakukan dengan menelaah narasi dan ATMOSFER - VOLUME 2. NO. MEI 2024 e-ISSN: 2964-982X. p-ISSN: 2962-1232. Hal 283-294 dialog antar tokoh dalam naskah drama, diikuti dengan teknik catat, yaitu mencatat data penting mengenai unsur-unsur intrinsik dalam naskah drama "Badai Sepanjang Malam. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi karya sastra. Langkah pertama yang dilakukan peneliti adalah membaca berulang-ulang naskah drama "Badai Sepanjang Malam" karya Max Arifin. Selanjutnya, peneliti memaparkan isi terkait unsur intrinsik dalam naskah drama dengan menyajikan data berupa dialog dan narasi yang dihubungkan dengan teori penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Sinopsis dalam naskah drama ini menggambarkan perjalanan seorang guru muda bernama Jamil dan istrinya. Saenah, yang awalnya tinggal di kota namun kemudian dipindahkan ke desa terpencil karena pekerjaan Jamil. Meskipun terbiasa dengan gaya hidup kota, mereka berdua menghadapi tantangan idealisme yang memotivasi mereka untuk menerima tugas di desa yang keras dan tidak bersahabat. Cerita dimulai dengan Jamil yang sedang membaca di malam hari, diselingi dengan percakapan antara dia dan Saenah tentang pikiran dan perasaan mereka. Saenah menemukan buku harian Jamil dan membaca tentang pengalaman serta keraguan yang Jamil hadapi di desa, termasuk kesulitan beradaptasi dengan masyarakat desa. Percakapan antara Jamil dan Saenah mengungkapkan pertentangan antara idealisme dan realitas, serta konflik batin yang mereka hadapi dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, di akhir cerita, mereka berdua memutuskan untuk tetap bersama dan menghadapi tantangan tersebut secara bersama-sama. Dalam penelitian mengenai analisis struktural naskah drama "Badai Sepanjang Malam" karya Max Arifin, ditemukan unsur-unsur yang membentuk naskah drama tersebut, termasuk unsur tema, tokoh, alur, latar, gaya bahasa, dan amanat. Tema Tema adalah pokok pikiran atau gagasan yang menjadi dasar dalam penciptaan suatu karya sastra. Tema merupakan aspek yang paling fundamental dalam setiap karya sastra. Tema secara keseluruhan dalam naskah drama AuBadai Sepanjang MalamAy adalah tentang perseteruan antara idealisme dan realitas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks perubahan lingkungan dari kota ke desa. Berbagai karakter dalam naskah ini, seperti Jamil dan Saenah, menghadapi dilema antara harapan dan kenyataan, serta pertarungan antara nilai-nilai pribadi dan tekanan sosial. Bukti kutipan dari naskah yang mendukung tema ini antara lain: Analisis Struktural pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Jamil : "Kejujuran kupertaruhkan di dalamnya. Saenah. Aku bisa mengatakan, kita kadang-kadang dihinggapi oleh sikap-sikap munafik dalam suatu pergaulan Jamil : "Aku bukan orang yang membutuhkan publikasi, tapi ukuran-ukuran dan nilai-nilai seorang guru di desa perlu direnungkan kembali. Kutipan-kutipan ini mencerminkan pertarungan internal yang dialami oleh karakter utama. Jamil, antara idealisme dan realitas. Meskipun Jamil mempertahankan nilai-nilai idealisnya, dia juga menyadari bahwa hidup di desa terpencil membawa tantangan dan realitas yang keras. Dia merasa perlu untuk mengevaluasi kembali peran dan nilai seorang guru di desa, menunjukkan pertentangan antara harapan ideal dan kenyataan yang ada. Saenah: "Seluruh aspek kehidupan kita disorot. Sampai sampai soal pribadi kita dijadikan ukuran mampu tidaknya kita bertugas. Jamil : "Masyarakat itu bukan saja berada dalam konflik dengan orang-orang yang mempunyai sikap yang tidak sosial, tetapi sering pula konflik dengan sifat-sifat manusia yang paling dibutuhkan, yang justru ditekan oleh masyarakat itu Kutipan-kutipan ini menggambarkan konflik yang dihadapi oleh karakter-karakter utama antara kebutuhan individu dan ekspektasi masyarakat. Saenah menyoroti bagaimana individu terjebak dalam standar dan norma-norma sosial yang ada, sementara Jamil menunjukkan konflik yang dihadapi oleh individu dengan masyarakat yang mungkin tidak selalu memahami atau mendukungnya. Jamil : "Aku mau hidup jauh dari kebisingan. Saenah. Aku tertarik dengan kehidupan sunyi di desa, dengan penduduknya yang polos dan sederhana. Saenah : "Ketika kau melangkahkan kakimu memasuki desa ini terlalu banyak yang akan kusumbangkan padanya. Kutipan-kutipan ini menyoroti upaya Jamil untuk menemukan identitasnya dalam lingkungan baru di desa. Dia merasa tertarik dengan kehidupan yang lebih sederhana dan murni di desa, namun juga menyadari bahwa ada banyak tantangan dan ekspektasi yang dia harus hadapi. Ini mencerminkan perjalanan pencarian identitas individu dalam menghadapi perubahan lingkungan dan tekanan sosial. Tokoh dan Penokohan Tokoh dan penokohan adalah elemen penting dalam sebuah drama yang menggerakkan cerita. Tokoh adalah pelaku dalam cerita (Budi Riswandi 2021:. Berdasarkan perannya tokoh dibedakan menjadi . tokoh utama dan tokoh tambahan, . ATMOSFER - VOLUME 2. NO. MEI 2024 e-ISSN: 2964-982X. p-ISSN: 2962-1232. Hal 283-294 tokoh protagonis dan tokoh antagonis serta . tokoh statis dan tokoh dinamis (Budi Riswandi 2021:73-. Sedangkan penokohan (Satinem 2019:. adalah penggambaran mengenai tokoh dalam cerita, baik dari segi lahiriah . maupun batiniah . yang mencakup berbagai aspek, seperti pandangan hidup, sikap, keyakinan, adat istiadat dan sifat-sifat tokoh. Tokoh dan penokohan dalam naskah drama AuBadai Sepanjang MalamAy dapat dilihat sebagai berikut: Tokoh Jamil (Tokoh Utam. Jamil adalah seorang guru muda yang ditempatkan di desa terpencil. Dia memiliki idealisme yang kuat namun juga merasakan tekanan realitas hidup di desa. Jamil cenderung introspektif dan sering merenungkan peran dan nilai-nilai seorang guru di desa. Perkembangan karakter pada Jamil yaitu, awalnya. Jamil penuh dengan idealisme dan semangat untuk mengajar generasi muda di desa. Namun, seiring waktu berjalan, dia mulai merasakan tekanan sosial dan mengalami pertarungan internal antara idealisme dan realitas. Dapat dilihat pada kutipan berikut: Jamil : AuSemuanya,semua apa yang kupikirkan selama ini sudah kurekam dalam buku harianku,Saenah. Perjalanan hidup seorang guru muda-yang ditempatkan di suatu desa terpencil-seperti Klulan ini kini merupakan lembaran lembaran terbuka bagi semua orang. Ay Jamil : "Kejujuran kupertaruhkan di dalamnya. Saenah. Aku bisa mengatakan, kita kadang-kadang dihinggapi oleh sikap-sikap munafik dalam suatu pergaulan Jamil : "Aku akan tetap berada di desa ini, sayangku. Tokoh Saenah (Tokoh Utam. Saenah adalah istri Jamil yang juga berasal dari kota. Dia merupakan pendukung yang setia bagi Jamil namun juga memiliki pandangan kritis terhadap situasi dan perasaan Jamil. Perkembangan karakter pada Saenah, awalnya mendukung penuh keputusan Jamil untuk tinggal di desa, namun seiring perkembangan cerita, dia mulai meragukan keputusan tersebut dan menantang Jamil untuk menghadapi Berikut bukti kutipannya: Saenah : "Sudah kaupikirkan baik-baik? Perjuangan di sana berarti di luar jangkauan Saenah : "Kini aku menjadi sangsi terhadap dirimu. Mana idealisme yang dulu itu?" Saenah : "Aku akan tetap bersamamu. Yakinlah. Tokoh Kepala Desa (Tokoh Tambaha. Muncul dalam rekaman suara flashback. Kepala Desa memberikan gambaran tentang sambutan awal terhadap kedatangan Jamil dan Analisis Struktural pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Saenah di desa. Dia menunjukkan kesan yang positif dan harapan akan kontribusi mereka terhadap pendidikan di desa. Terlihat pada kutipan berikut: Au[Saenah memutar tape itu,kemudian terdengarlah suara Kepala Des. AoAKami ucapkan selamat datang kepada Saudara Jamil dan istri. Inilah tempat kami. Kami harap saudara betah menjadi guru di sini. Untuk tempat saudara berlindung dari panas dan angin,kami telah menyediakan pondok yang barangkali tidak terlalu baik bagi saudaraA. Ay Alur Alur atau plot dalam konteks umum adalah urutan peristiwa atau struktur cerita dari awal hingga akhir yang melibatkan konflik antara dua karakter yang bertentangan (Yusriansyah, 2023:. Alur dalam naskah drama ini dapat dianalisis sebagai berikut: Pengantar: Naskah dimulai dengan penggambaran situasi di malam hari di desa terpencil, di mana Jamil sedang membaca buku harian dan Saenah muncul. Konflik Awal: Saenah bertanya pada Jamil tentang pemikirannya dan menemukan bahwa Jamil telah mencatat kehidupan dan pengalamannya di desa dalam buku harian, yang membuat Saenah merasa terasing. Puncak Konflik: Saenah membuka catatan Jamil yang mencatat keraguan dan kegelisahan akan kehidupan di desa, mempertanyakan integritas Jamil sebagai seorang guru idealis. Klimaks: Saenah menyalahkan Jamil atas perubahan sikapnya dan menyatakan keraguan serta kehilangan idealisme yang dulu dimiliki oleh Jamil. Penyelesaian Konflik: Jamil menyatakan keinginannya untuk tetap tinggal di desa, sementara Saenah memilih untuk tetap bersamanya meskipun dengan keraguan. Resolusi: Keduanya mengakui bahwa mereka akan tetap bersama dan menghadapi tantangan bersama di desa, memperkuat hubungan mereka. Alur ini menunjukkan perjalanan emosional dan mental karakter utama, serta menggambarkan bagaimana mereka menghadapi konflik dan menemukan penyelesaiannya dalam hubungan mereka. Latar Setting atau latar secara umum merujuk pada lokasi atau tempat di mana cerita suatu drama terjadi. Selain mencakup tempat, latar juga mencakup elemen-elemen seperti ruang, waktu, dan suasana cerita dalam sebuah drama (Yusriansyah, 2023:. Adapun latar yang terdapat pada novel ini adalah: Latar Tempat Latar tempat dalam drama "Badai Sepanjang Malam" karya Max Arifin adalah di ruang depan sebuah rumah di desa pada malam hari. Di dalam ruangan tersebut, terdapat ATMOSFER - VOLUME 2. NO. MEI 2024 e-ISSN: 2964-982X. p-ISSN: 2962-1232. Hal 283-294 lampu minyak yang menerangi dinding, sebuah meja tulis tua dengan beberapa buku besar di atasnya, kursi tamu yang sudah agak tua terbuat dari rotan, dan balai-balai yang diletakkan dekat dinding. Selain itu, ada juga sebuah radio transistor yang terletak di atas meja. Latar Waktu Latar waktu dalam naskah drama ini adalah larut malam. Hal ini terlihat dari kutipan kutipan berikut: Saenah : Kau belum tidur juga? kukira sudah larut malam. Beristirahatlah, besok kan hari Jamil : Sebentar. Saenah. Seluruh tubuhku memang sudah lelah, tapi pikiranku masih saja mengambang ke sana kemari. Biasa, kan aku begini malam malam. Latar Suasana Ketegangan dan pertentangan yang dirasakan antara karakter-karakter utama tercermin dalam dialog mereka, menciptakan suasana yang tegang. Terjadi konflik batin dan luaran, seperti pertarungan antara idealisme dan realitas, konflik dengan masyarakat, dan upaya pencarian identitas. Di samping itu, kesunyian dan kesepian di desa menciptakan suasana psikologis yang kuat. Karakter-karakter merasakan kesendirian dan berjuang untuk beradaptasi dengan lingkungan yang keras dan tidak bersahabat. Gaya Bahasa Gaya, khususnya gaya bahasa, dalam retorika disebut stilistika. Kata style berasal dari bahasa Latin stilus, alat untuk menulis di atas lempengan lilin (Keraf, 2009: . Gaya bahasa adalah gaya bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pikiran-pikiran tertentu (Keraf, 2009: . Gaya bahasa adalah penyimpangan dari pemakaian yang lazim untuk mencapai rasa estetis (Endaswara, dalam Faizun, 2020: . Gaya bahasa dalam naskah drama ini mencerminkan beragam karakter dan suasana yang dihadapi oleh para tokoh, termasuk perasaan, konflik, dan pertukaran pikiran antara mereka. Berikut analisis gaya bahasa beserta bukti kutipannya: Dialog Antara Karakter Jamil : "Sebentar. Saenah. Seluruh tubuhku memang sudah lelah, tapi pikiranku masih saja mengambang ke sana kemari. Pada dialog di atas terlihat dari dialog antara Jamil dan Saenah mencerminkan interaksi yang intim antara suami dan istri, serta memberikan wawasan tentang kekhawatiran dan kegelisahan yang mereka rasakan. Analisis Struktural pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Monolog dan Refleksi Internal Jamil : "Memang pernah sekali, suatu malam yang mencekam, ketika aku sudah tidur dengan nyenyak, aku tiba pada suatu persimpangan jalan di mana aku tidak boleh memilih. Terlihat dari kutipan di atas bahwa monolog Jamil menunjukkan proses pemikiran dan refleksi internalnya, serta menyoroti ketegangan yang dialaminya antara kewajiban dan keinginan pribadinya. Penggunaan Metafora dan Imaji Jamil : "Aku mau hidup jauh dari kebisingan. Saenah. Aku tertarik dengan kehidupan sunyi di desa, dengan penduduknya yang polos dan sederhana. Kutipan di atas menunjukan metafora tentang "kebisingan" dari kehidupan kota dan imaji tentang "kehidupan sunyi di desa" menggambarkan impian dan keinginan Jamil untuk hidup dalam kedamaian dan kesederhanaan. Penggunaan Analogi dan Perbandingan Jamil : AuAku mungkin mulai menyadari apa benda yang hilang yang kaukatakan tadi. Generasi sekarang mengalami kesulitan dalam masalah hubungan. Kutipan di atas menujukkan bahwa Jamil menggunakan analogi tentang "kesulitan dalam masalah hubungan" untuk menggambarkan tantangan yang dihadapi generasi saat ini, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kondisi sosial. Penekanan pada Pertentangan dan Perdebatan: Saenah : AuTidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang. Dialog yang masih kurang. Terlihat pada kutipan tersebut. Saenah menyoroti ketidaksempurnaan dialog dan pertentangan yang masih ada antara mereka, menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan pertukaran pikiran yang lebih baik. Amanat Amanat adalah pesan atau pelajaran yang terkandung dalam sebuah cerita yang dapat dijadikan pedoman dan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sebuah cerita, pembaca diharapkan dapat memperoleh pembelajaran dari nilai-nilai moral yang dinyatakan oleh penulis melalui tindakan dan perilaku tokoh-tokoh dalam cerita tersebut ( Nurgiyantoro dalam Satinem, 2004: . Amanat yang terkandung dalam naskah drama ini adalah pentingnya mempertahankan kesetiaan pada nilai-nilai idealisme, bahkan ketika dihadapkan pada tantangan dan tekanan dari lingkungan sekitar. Meskipun Jamil dan Saenah hidup di desa terpencil yang penuh dengan kesulitan, mereka tetap memegang teguh idealisme mereka dalam menjalani tugas ATMOSFER - VOLUME 2. NO. MEI 2024 e-ISSN: 2964-982X. p-ISSN: 2962-1232. Hal 283-294 dan kehidupan mereka. Ini menggambarkan pentingnya integritas dan komitmen terhadap nilai-nilai yang diyakini, bahkan di tengah-tengah kondisi yang sulit. Amanat lainnya adalah pentingnya interaksi dan dialog antarindividu dalam menjaga keseimbangan dan kemajuan dalam masyarakat. Pesan ini menekankan betapa esensialnya orang-orang berkomunikasi, bertukar gagasan, dan mengadakan diskusi terbuka untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi secara efektif. Dengan cara ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih baik dan solusi yang sesuai dapat ditemukan. SIMPULAN Naskah drama "Badai Sepanjang Malam" karya Max Arifin mengangkat tema utama perseteruan antara idealisme dan realitas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks perubahan lingkungan dari kota ke desa. Tokoh-tokoh utama. Jamil dan Saenah, mengalami konflik batin antara harapan dan kenyataan serta nilai-nilai pribadi dan tekanan Mereka menunjukkan perkembangan karakter melalui perjuangan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan mencari identitas. Alur cerita menggambarkan perjalanan emosional dan mental mereka, dengan konflik yang mencerminkan perjuangan antara idealisme dan realitas, serta nilai-nilai individu dan ekspektasi masyarakat. Latar dan suasana mendukung perkembangan cerita dan karakter, sementara gaya bahasa memperkaya dimensi emosional dan psikologis. Amanat naskah ini adalah pentingnya mempertahankan idealisme dalam menghadapi tantangan serta interaksi dan dialog dalam menjaga keseimbangan dan kemajuan masyarakat. Drama ini memberikan gambaran mendalam tentang perjuangan manusia menghadapi perubahan, konflik internal, dan tekanan sosial, serta menekankan pentingnya integritas, komitmen, dan komunikasi dalam kehidupan. DAFTAR REFERENSI Amara. Nazurty, & Karim. Struktur Naskah Drama Roh Karya Wisran Hadi. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa. Sastra Indonesia Dan Daerah, 13 . Amelia. , & Az-Zahra. Analisis Struktur dan Tekstur Drama dalam Pementasan Pagi Bening Karya Seravin dan Joaquin Alvarez Quintero Terjemahan Sapardi Djoko Damono. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 10 . , 83. https://doi. org/10. 30595/mtf. Anasya. ANALISIS STRUKTURAL NASKAH DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM KARYA PUTU WIJAYA. Universitas Jambi. Arsyad. Konflik Batin Psikologis Dalam Naskah Drama Badai Sepanjang Malam Karya Max Arifin. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3 . , 74Ae81. https://doi. org/10. 22236/imajeri. Analisis Struktural pada Naskah Drama AuBadai Sepanjang MalamAy Karya Max Arifin Fernando. Mulawarman. , & Rokhmansyah. PANDANGAN DUNIA PENGARANG DALAM NOVEL MELLOW YELLOW DRAMA KARYA AUDREY YU JIA HUI: KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK. In Jurnal Ilmu Budaya, 2 . Herawati. Kusuma. , & Nuryanto. Structural Analysis on Script of Drama Raja Galau (Analisis Struktural Naskah Drama Raja Gala. Indonesian Language Education and Literature, 3 . , 171. https://doi. org/10. 24235/ileal. Indriani. Nurhasanah. , & Dian. KAJIAN KRITIK SOSIAL PADA NASKAH DRAMA BADAI SEPANJANG MALAM KARYA MAX ARIFIN. Jurnal Metamorfosa, 9 . , 42. Jayanti. Dharma. , & Apriani. Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama Pinangan Karya Anton Checkov Saduran Suyatna Anirun. Megalaran: Jurnal Pendidikan Seni, 4 . Mustaqim. Koswara. , & Permana. Naskah Drama AuHutbah Munggaran di PajajaranAy (Kajian Struktural dan Semioti. https://doi. org/10. 17509/jlb. Priyombodo. SRUKTUR DRAMA AuMALINGAy KARYA PUNTUNG C. PUDJANI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA. Universitas Sanata Dharma. Rahmayani. STRUKTURAL DALAM NASKAH DRAMA KETIKA IBLIS MENIKAHI SEORANG PEREMPUAN KARYA NICOLO MACHIAVELLI SADURAN T. ARIEF. Dialektologi, 7 . Ratnatih. Syahrul Qodri. , & Khairussibyan. Analisis Gaya Bahasa dalam Naskah Drama AuKekasihku di Seberang JalanAy karya Imam Hamzah. Jurnal Bastrindo. Riswandi. Benang Merah Prosa . Tasikmalaya: Langgam Pustaka. Saroni. Analisis Strukturalisme Naskah Drama Tarling AuDokter PalsuAy Karya HJ. Dariyah. Bahtera Indonesia, 4 . Satinem. Apresiasi Prosa Fiksi: Teori. Metode. Dan Penerapannya . Yogyakarta: Deepublish. Semi. Kritik Sastra . Bandung: Penerbit Angkasa. Soleh. DRAMA: Teori dan Pementasan . UNIPMA Press Universitas PGRI Madiun. Suroso. DRAMA: Teori dan Praktik Pementasan . Sutardi. , & Dharma. ANALISIS STRUKTURAL SEMIOTIK NASKAH MONOLOG AuSUKETIAy KARYA KHOLIK SETIAWAN. Stilistika: Jurnal Bahasa. Sastra. Dan Pengajarannya, 8 . Yusriansyah. PENGANTAR DRAMA: Teori. Sejarah, dan Perkembangannya . Mulawarman Press. https://unmulpress. ATMOSFER - VOLUME 2. NO. MEI 2024