Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11 No. 2 Tahun 2022 AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HANDBODY LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn. ) DENGAN METODE DPPH Yahdian Rasyadi*1. Farida Rahim2. Silvia Devita3 Program Studi Farmasi Klinis. Fakultas Kedokteran. Universitas Baiturrahmah. Padang. Indonesia Program Studi Farmasi. Fakultas Farmasi. Universitas Perintis Indonesia. Padang. Indonesia *E-mail corresponding author: yahdianrasyadi@gmail. Article Info Abstrak Article history: Submission Januari 2022 Accepted Maret 2022 Publish Mei 2022 Daun sirsak (Annona muricata L. ) mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat . Telah dibuat formula handbody lotion yang mengandung daun sirsak masing-masing 0,05% (F. , 0,1% (F. , 0,15% (F. Tujuan penelitian ini untuk melihat aktivitas antioksidan dari ketiga formula handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) (F1, F2. yang telah dibuat. Uji aktivitas antioksidan dilakukan terhadap F1. F2, dan F3 menggunakan metode DPPH dengan menentukan nilai IC50 dari masingmasing formula. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) didapatkan bahwa IC50 F1 sebesar 96,14 AAg/mL termasuk kedalam kategori kuat. IC50 F2 sebesar 90,92 AAg/mL termasuk kedalam kategori kuat dan IC50 F3 sebesar 89,66 AAg/mL termasuk kedalam kategori kuat. Semua formula handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) memiliki aktivitas antioksidan yang dikategorikan ke dalam antioksidan golongan kuat. Kata kunciAiaktivitas antioksidan, handbody lotion, ekstrak etanol daun sirsak, metode DPPH Abstract Soursop leaves (Annona muricata L. ) contain flavonoids which have very strong antioxidant activity. Handbody lotion formula has been made containing soursop leaves, respectively 0. 05% (F. , 0. 1%( F. , 0. 15% (F. The purpose of this study was to observe the antioxidant activity of the three handbody lotion formulas of soursop (Annona muricata L. ) leaf extract (F1. F2. that had been Antioxidant activity tests were carried out on F1. F2, and F3 using the DPPH method by determining the value IC50 of each formula. The results showed the antioxidant activity of handbody lotion ethanol extract of soursop leaves (Annona muricata L. ) it was found that IC50 F1 of 96. 14 g/mL was included in the strong category. IC50 F2 was 90. 92 g/mL was included in the strong category and IC50 F3 was 89. 66 g/mL is included in the strong category. All handbody lotion formulas with ethanol extract of soursop leaves (Annona muricata L. ) have antioxidant activity which is categorized into a strong antioxidant group. KeywordsAiantioxidant activity, hand body lotion, soursop leaf ethanol extract. DPPH method DOI : http://dx. org/10. 30591/pjif. Alamat korespondensi: Prodi Di Farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal Gedung A Lt. Kampus 1 Jl. Mataram No. 09 Kota Tegal. Kodepos 52122 Telp. E-mail: parapemikir_poltek@yahoo. A2020Politeknik Harapan Bersama Tegal p-ISSN: 2089-5313 e-ISSN: 2549-5062 Yahdian Rasyadi1. Farida Rahim2. Silvia Devita3. Vol 11 ( 2 ) 2022 . Halaman 49-55 A. Pendahuluan Kulit merupakan organ yang terletak paling luar tubuh dan tubuh dari lingkungan luar. Kerusakan kulit dapat penampilan, sehingga kulit harus dilindungi dan dijaga kesehatannya. Radikal bebas merupakan salah satu hal yang dapat menyebabkan kerusakan kulit. Radikal bebas merupakan senyawa reaktif yang memiliki elektron tidak berpasangan . Sebagai perlindungan tubuh dari serangan radikal bebas, diperlukan antioksidan untuk menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi elektronnya, sehingga menghambat terjadinya reaksi Salah satu tanaman yang mengandung senyawa antioksidan adalah daun sirsak (Annona muricata L. ) . Daun sirsak (Annona muricata L. ) mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 1,5 AAg/mL . Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) memiliki nilai IC50 28,25 g/mL yang tergolong kuat . Penggunaan antioksidan dapat dibuat dalam bentuk sediaan kosmetik, sebagian dari orang memilih untuk melakukan perawatan kulit dengan menggunakan sediaan kosmetik. Dewasa ini, perawatan kulit . kin car. terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia untuk menjaga dan memelihara kulit dari lingkungan luar dengan didukung dengan kemajuan teknologi serta pengembangan produk kecantikan . Penggunaan bahan alam sebagai bahan baku kosmetik lebih disukai karena keunggulannya yaitu aman digunakan dan memiliki efek samping relatif lebih kecil . Produk perawatan kulit salah Keunggulan lotion dari sediaan lain yaitu kandungan air yang besar sehingga dapat diaplikasikan dengan mudah, daya penyebaran dan penetrasinya cukup tinggi, tidak memberikan rasa berminyak, memberikan efek sejuk, juga mudah dicuci dengan air . Ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) telah pernah dibuat dalam formulasi handbody lotion dalam tiga formula yang masing-masing mengandung ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) F1 ,05%). F2 . ,1%). F3 . ,15%). Dari ketiga formula tersebut ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) dapat diformulasi menjadi sediaan handbody lotion dan stabil selama penyimpanan 6 siklus freeze and thaw. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti melanjutkan bertujuan melakukan penelitian ini untuk melihat aktivitas antioksidan dari ketiga formula handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) yang dibuat sebelumnya pada penelitian tersebut . dengan menggunakan metode DPPH. Metode Alat Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah gelas ukur, botol semprot, vial, desikator, timbangan analitik (Boec. , beaker glass, labu ukur, pipet gondok dan spektrofotometer UV-Vis PG T92 . Bahan Handbody lotion untuk diuji aktivitas antioksidan yang digunakan dari tiga formula masing-masing mengandung ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) F1 . ,05%), F2 . ,1%). F3 . ,15%) didapat dari penelitian sebelumnya . , komposisi masing-masing formula dapat dilihat pada Tabel 1, serbuk Vit C (Nitra kimi. DPPH. Tabel 1. Formula Handbody Lotion Ekstrak Etanol Daun Sirsak Bahan Ekstrak daun sirsak Asam Setil Alkohol Parafin cair Lanolin Gliserin Nipagin Trietanola min (TEA) Pewangi Apel Aquadest (%) (%) (%) (%) Kegunaan 0,05 0,15 Zat Aktif Peningkat Viskositas Pengemulsi 0,12 0,12 0,12 0,12 Emolien Emolien Humektan Pengawet Peningkat Viskositas 0,15 0,15 0,15 0,15 Pengaroma Pembawa Keterangan : F0: Formula basis Handbody Lotion dengan konsentrasi ekstrak 0% F1: Formula Handbody Lotion dengan konsentrasi Yahdian Rasyadi1. Farida Rahim2. Silvia Devita3. Vol 11 ( 2 ) 2022 . Halaman 49-55 ekstrak daun sirsak 0,05% F2: Formula Handbody Lotion dengan konsentrasi ekstrak daun sirsak 0,1% F3: Formula Handbody Lotion dengan konsentrasi ekstrak daun sirsak 0,15% Uji Aktivitas Antioksidan Pembuatan larutan induk DPPH 50 ppm Serbuk DPPH ditimbang sebanyak 5 mg dilarutkan dalam 100 mL etanol dalam labu ukur sehingga diperoleh konsentrasi 50 ppm sebagai larutan induk. Dari larutan induk dipipet 7 mL, kemudian diencerkan dengan etanol sampai 10 mL dalam labu ukur, sehingga diperoleh larutan dengan konsentrasi 35 ppm. Sebanyak 4 mL larutan DPPH 35 ppm dipipet kemudian ditambahkan 2 mL etanol, dibiarkan 30 menit ditempat yang gelap. Serapan larutan diukur dengan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 400-800 nm . Pengujian Aktivitas Antioksidan Handbody Lotion Ekstrak Etanol Daun sirsak. Sampel ditimbang masing-masing formula sejumlah 10 mg, dimasukkan ke dalam labu ukur dilarutkan dengan 10 mL etanol, sehingga diperoleh konsentrasi induk sebesar 1000 ppm. Larutan induk dipipet 1 mL, dimasukkan ke dalam labu ukur dilarutkan dengan 10 mL etanol, sehingga diperoleh larutan dengan konsentrasi 100 ppm. Kemudian dibuat deret konsentrasi larutan uji, yaitu 60, 70, 80, 90, dan 100 ppm. Masingmasing deret konsentrasi ditambahkan 4 mL larutan DPPH 35 ppm. Campuran larutan dihomogenkan, dibiarkan selama 30 menit di tempat yang gelap. Serapan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum berdasarkan panjang gelombang maksimum yang didapat . bsorban sampel dengan DPPH) . dihomogenkan, dibiarkan selama 30 menit di tempat yang gelap. Serapan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum berdasarkan panjang gelombang maksimum yang didapat . bsorban sampel dengan DPPH) . Pengujian Aktivitas Antioksidan Handbody Lotion Ekstrak Etanol Daun sirsak (Annona muricata L. Handbody lotion Ekstrak Etanol Daun sirsak (Annona muricata L. ) yang akan digunakan pada pengujian aktivitas antioksidan di penelitian ini adalah F0. F1. F2, dan F3 yang telah dibuat pada penelitian sebelumnya . Masing-masing formula handbody lotion Ekstrak Etanol Daun sirsak (Annona muricata ) ditimbang masing-masing sejumlah 10 mg, dimasukkan ke dalam labu ukur dilarutkan dengan 10 mL etanol, sehingga diperoleh konsentrasi induk sebesar 1000 ppm. Larutan induk dipipet 1 mL, dimasukkan ke dalam labu ukur dilarutkan dengan 10 mL etanol, sehingga diperoleh larutan dengan konsentrasi 100 ppm. Kemudian dibuat deret konsentrasi larutan uji, yaitu 60, 70, 80, 90, dan 100 ppm. Masingmasing deret konsentrasi ditambahkan 4 mL larutan DPPH 35 ppm. Campuran larutan dihomogenkan, dibiarkan selama 30 menit di tempat yang gelap. Serapan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum berdasarkan panjang gelombang maksimum yang didapat . bsorban sampel dengan DPPH) Absorban sampel diperoleh dari pengurangan nilai absorban sampel dengan DPPH dan absorban sampel tanpa DPPH. Persentase inhibisi terhadap radikal DPPH dihitung dari larutan sampel kemudian ditetapkan nilai IC50 menggunakan persamaan regresi linier yang didapat . Hasil dan Pembahasan Pengujian Larutan Vitamin C sebagai Kontrol Positif Dilakukan uji aktivitas antioksidan terhadap handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak yang telah dibuat pada penelitian sebelumnya Vitamin C yang akan diuji ditimbang . Uji aktivitas antioksidan dilakukan secara sejumlah 10 mg, dimasukkan dalam labu ukur. UV-Vis kemudian dilarutkan dengan 10 mL etanol menggunakan metode pengikatan radikal untuk membuat konsentrasi induk sebesar 100 DPPH. Prinsipnya adalah mengukur terjadinya Kemudian larutan vitamin C dibuat deret pemudaran warna dari radikal DPPH akibat konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 10 ppm. Masingadanya antioksidan yang dapat menetralkan masing deret konsentrasi ditambahkan 4 mL molekul radikal bebas. Radikal DPPH yang larutan DPPH 35 ppm. Campuran larutan Yahdian Rasyadi . Farida Rahim . Silvia Devita . Vol 11 ( 2 ) 2022 . Halaman 49-55 sebelumnya berwarna ungu akan berubah menjadi kuning jika ada antioksidan, karena antioksidan akan menyumbangkan elektronnya kepada radikal DPPH. Radikal yang sebelumnya tidak stabil akan menjadi stabil. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dipilih karena metode ini sederhana, mudah, cepat, serta sampel yang digunakan hanya sedikit. Pengukuran absorbansi sampel pada spektrofotometri UV-Vis didapatkan panjang gelombang serapan maksimum 516 Adapun konsentrasi sampel yang digunakan adalah 60,70,80,90,100 ppm, dimana pembanding yang digunakan sebagai kontrol positif adalah Vitamin C dengan konsentrasi sampel yaitu 2,4,6,8,10 ppm . Setelah dilakukan perhitungan %inhibisi dan IC50 antiradikal bebas dari ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) persen inhibisi adalah kemampuan suatu bahan untuk menghambat aktivitas radikal bebas yang berhubungan dengan konsentrasi suatu sampel, sedangkan IC50 merupakan parameter untuk menginterpretasikan hasil dari suatu sampel DPPH, semakin rendah nilai IC50 dari suatu sampel, maka kemampuan sebagai antioksidan semakin besar . Penentuan panjang gelombang serapan DPPH menghasilkan serapan maksimum pada panjang gelombang 516,0 nm dengan absorbansi 0,664. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan pada ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) diperoleh nilai IC50=50,28 AAg/mL yang dikategorikan ke dalam antioksidan golongan kuat. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan terhadap semua formula handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata ) (F0. F1. F2. diperoleh hasil dengan nilai IC50 F0 =102,58 AAg/mL. IC50 F1 = 96,14 AAg/mL. IC50 F2 = 90,92 AAg/mL, dan IC50 F3 = 89,66 AAg/mL. Hasil pengujian aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak. F0. F1. F2. F3 dan Vitamin C dapat dilihat pada Tabel Tabel 2. Hasil Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sirsak. F0. F1. F2. F3 dan Vitamin C sebagai Kontrol Positif Sampel Ekstrak Etanol Daun Sirsak Absorba n kontrol (DPPH) 0,551 0,664 0,664 0,664 0,664 VITAMI 0,664 Konsentras i sampel (AAg/mL) Absorbans 0,501 0,442 0,376 0,328 0,284 0,655 0,592 0,497 0,409 0,366 0,597 0,512 0,446 0,373 0,309 0,510 0,457 0,390 0,336 0,282 0,564 0,487 0,409 0,336 0,245 0,504 0,443 0,374 9,07 19,78 31,76 40,47 48,45 1,35 10,84 25,15 38,40 44,87 10,09 22,89 32,83 43,82 53,46 23,19 31,17 41,26 49,39 57,53 15,06 26,65 38,40 49,39 63,10 24,09 33,28 43,67 IC50 (AAg/mL Kategori Aktivitas Antioksida 50,28 Kuat 102,58 Sedang 96,14 Kuat y=-29,012 0,869x RA = 0,9992 90,92 Kuat y=56,336 1,1882x RA= 0,9993 89,66 Kuat y = 14,679 4,7365x RA = 7,45 Sangat Kuat Persamaa n regresi y = 0,0071 0,9945x R= 0,9966 y=67,558 1,146x RA = 0,9935 y=53,518 1,0707x RA = 0,9988 Yahdian Rasyadi1. Farida Rahim2. Silvia Devita3. Vol 11 ( 2 ) 2022 . Halaman 49-55 0,314 0,254 Dari hasil yang didapat, maka handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata ) pada F0 dikategorikan ke dalam antioksidan golongan sedang, sedangkan pada F1. F2, dan F3 dikategorikan ke dalam antioksidan golongan kuat Hasil yang diperoleh pada pembanding Vitamin C didapatkan IC50 sebesar 7,45AAg/mL termasuk ke dalam antioksidan golongan sangat kuat . Dari hasil uji aktivitas antioksidan dapat diperoleh perbandingan nilai IC50 F0 dan vitamin C yaitu 14:1, nilai IC50 F1 dan vitamin C adalah 13:1, nilai IC50 F2 dan vitamin C adalah 12:1, nilai IC50 F3 dan vitamin C adalah 12:1, sedangkan nilai IC50 ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L. ) dan vitamin C yaitu 7:1. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar nilai IC50 dari sediaan maka semakin lemah sediaan tersebut dalam menghambat radikal bebas. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata ) yang digunakan dalam formula maka semakin kuat aktivitas antioksidannya, sehingga sediaan handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak memiliki efek antioksidan terhadap kulit . Hasil uji statistika one way ANOVA (SPSS . menyatakan bahwa didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,413 . <0,. , artinya dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan variasi formula ekstrak etanol daun daun sirsak, kemudian tidak dapat dilanjutkan dengan uji Duncan. 52,71 61,74 0,9996 Tarigan J. Panggabean L. Formulasi sediaan lotion dari ekstrak etanol biji buah salak (Salacca zalacca (Gaertn. ) Voss. Jurnal Dunia Farmasi: Volume 4 No. 2: 82-89 Aminah. St. Maryam. Baits M. Kalsum U. Perbandingan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak (Annona mucirata ) berdasarkan tempat tumbuh dengan DPPH. Jurnal Fitofarmaka Indonesia. Vol 3 . : 146-150. Wicaksono I. Ulfah M. Uji Aktivitas Antioksidan kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L. ) dan daun Jambu biji (Psidium guajava L. ) dengan metode DPPH. Inovasi Teknik Kimia. Vol. No. 1: 44 - 48 Putri. Rahmadhini R. Herpandi. Nopianti. Rodiana. Karakteristik Fisiko-Kimia dan Mutu Sensoris Skin Lotion Rumput Laut (Eucheuma cottoni. dengan Penambahan Kolagen Ikan Komersil. FishtecH Ae Jurnal Teknologi Hasil Perikanan. Vol 4. No 1. Hal . Styawan W. Linda R. Mukarlina. Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Bahan Kosmetik Oleh Suku Melayu di Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah. Jurnal Protobiont. Vol 5. No 2: 45-52. Tiran. Christofori M. Nastiti 2014. Aktivitas Antibakteri Lotion Minyak Kayu Manis Terhadap Staphylococcus epidermidis Penyebab Bau Kaki. Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas. Vol 11. No 2: 72-80. Rasyadi Y. Rahim F. Devita S. Merwanta S. Simpulan dan Hanifa D. Formulasi dan uji stabilitas handbody lotion ekstrak etanol daun Berdasarkan hasil penelitian yang telah sirsak (Annona muricata Linn. Parapemikir: dilakukan dapat diambil kesimpulan aktivitas Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11 . : 15-22 antioksidan handbody lotion ekstrak etanol . Fendri S. Putri N. , dan Putri N. daun sirsak (Annona muricata L. ) didapatkan uji aktivitas antioksidan ekstrak buah rotan bahwa IC50 F1 sebesar 96,14 AAg/mL termasuk (Calamus s. dengan menggunakan metode kedalam kategori kuat. IC50 F2 sebesar 90,92 DPPH. Jurnal Katalisator. Vol 6 No. 2: 223AAg/mL termasuk kedalam kategori kuat dan IC50 F3 sebesar 89,66 AAg/mL termasuk kedalam . Yahya M. Anjani H. S . Nurrosyidah I. kategori kuat. Semua Formula (F1. F2. Aktivitas Antioksidan Hand And Body handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak Lotion Ekstrak Pegagan (Centella asiatica (L. (Annona muricata L. ) memiliki aktivitas Urba. Dengan Metode DPPH . ,2-Difenil-1antioksidan yang dikategorikan ke dalam Pikrilhidrazi. Journal of Pharmaceutical antioksidan golongan kuat. Care Anwar Medika Vol. 3 No. 1: 46-54. Kusumawardhani. Sulistyarti. Atikah. Pustaka