Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Implementasi Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Lambang Bilangan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Hasanuddin Niken Farida1. Rahmi Wardah Ningsih2. Hilma Mithalia Shalihat3 1,2Program Studi PG-PAUD. Fakultas Ilmu Pendidikan *penulis korespondensi : nikenfarida94@gmail. Abstrak. Pendidikan awal dimasa kanak-kanak diyakini memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan selajutnya Media audio visual merupakan media pembelajaran yang dapat, menghasilkan gambar dan suara dalam satu unit media. Dalam Penggunaan media pembelajaran ini, guru menyiapkan video pembelajaran tentang kemampuan mengenal angka untuk dijadikan materi dalam kegiatan bermain sambil belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Hasanuddin serta memotivasi dan mendorong semangat dalam menambah pengetahuan, mengedukasi guru mengenai pentingnya media audio visual. Historis Artikel: Diterima: 14 Juli 2023 Direvisi: 27 Juli 2023 Disetujui: 07 Agustus 2023 Abstract. Early childhood education is believed to have a very important role for the growth and development of subsequent knowledge. Audio-visual media is a learning media that can produce images and sounds in one media unit. In using this learning media, the teacher prepares a learning video about the ability to recognize numbers to be used as material in playing while learning This activity aims to implement the use of audio-visual media to improve the ability to recognize the concept of number symbols in children aged 5-6 years at Hasanuddin Kindergarten and motivate and encourage enthusiasm in increasing knowledge, educating teachers about the importance of audio-visual media. Kata Kunci: Media Audio Visual. Konsep Lambang Bilangan PENDAHULUAN Undang-undang No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Sebenarnya, sejak masih ada dalam kandungan, pendidikan secara tidak langsung sudah diberikan oleh ibunya antara lain berwujud pembiasaan, kedisiplinan, kebersihan, keteraturan, kesehatan gizi, ketenangan dan kesabaran, nilai-nilai nasionalisme, agama, etika, moral dan sosial yang berguna untuk kehidupan anak untuk selanjutnya (Khadijah, 2. Pada periode ini berbagai aspek perkembangan anak sangat penting untuk mendapatkan stimulasi yang tepat. Salah satunya adalah mengenalkan konsep lambang bilangan atau angka konsep lambang bilangan atau angka adalah suatu konsep matematika untuk melakukan perhitungan menyatukan jumlah atau suatu urutan yang disebutkan, hal ini dapat diamati ketika individu sedang belajar dan membangun sebuah ide dalam memecahkan masalah dan mengaktifkan tingkah laku individu pada keterampilan berpikir. Berpikir simbolik Dalam Permendikbud No 137 tahun 2014 menyatakan bahwa anak usia 5-6 tahun anak dapat menyebutkan lambang bilangan 120, mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan, memprensentasikan berbagai macam benda dalam bentuk gambar atau tulisan. Bilangan adalah lambang atau simbol yang merupakan suatu objek yang terdiri dari angka-angka atau bilangan yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari (Copley, 2. Anak belajar bilangan dari pengalamannya dengan melihat angka-angka disekitar kehidupannya misalnya nomor rumah, nomor motor, angka pada jam dinding, atau angka pada uang kertas (Runtukahu, 2. Mengenalkan konsep bilangan untuk anak usia dini menurut Piaget Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. alam Suyanto, 2. dilakukan dengan beberapa tahap. Adapun tahap pengenalan konsep bilangan yang pertama yaitu anak harus mengenal terlebih dahulu bahasa 20 simbol, bahasa simbol yaitu mengenalkan bahasa lisan dari nama bilangan satu, dua, tiga, empat, dan seterusnya dengan menggunakan benda-benda konkret. Jenis dan tahapan membilang menurut (Runtukahu, 2014 :. sebagai berikut: . Membilang hafalan Artinya anak mengatakan satu, dua, tiga dan seterusnya tanpa koordinasi bilangan dengan objek yang dihitung. Membilang sinkron anak memasangkan nama bilangan yang diucapkan pada objek /benda. ingkat menghubungkan konsep konkret dengan lambang bilanga. Membilang dengan menunjuk antara objek dengan bilangan. ingkat pemahaman konse. Membilang dengan unit. anak membilang objek-objek khayalan atau simbol . isalnya jari tanga. Akan tetapi anak belum membilang. ingkat lambang bilangan lingkungan fisik kedalam suatu simbo. Menurut (Ega W. , 2. : Media audio visual merupakan media yang tidak hanya melihat tetapi juga dapat mendengar sesuatu yang dapat di visualisasikan. Adapun manfaat atau kelebihan media pembelajaran audio visual itu salah satunya memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat 23 verbalistik . alam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan berkal. Media audio visual yang pada penggunaannya dapat digunakan dalam pembelajaran yang bersifat dalam jaringan . maupun pembelajaran diluar jaringan . tatap muka (Mendikbud, 2. Media audio visual merupakan media pembelajaran yang dapat, menghasilkan gambar dan suara dalam satu unit media. Dalam Penggunaan media pembelajaran ini, guru menyiapkan video pembelajaran tentang kemampuan mengenal angka untuk dijadikan materi dalam kegiatan bermain sambil belajar. Dengan begitu anak diharapkan dapat mudah memahami apa yang disampaikan oleh guru sehingga kemampuan mengenal konsep bilangan dengan angka angka akan meningkat atau sesuai tingkat capaian nya. Pengalaman penggunaan benda memungkinkan anak untuk lebih aktif dalam memperoleh pengetahuan karena mengaktifkan panca inderanya. Anak yang belajar dengan memanfaatkan semua alat inderanya akan berhasil memperoleh pengetahuan dengan baik (Azhar, 2. Terdapat juga kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan media audio visual ini untuk menjadi panduan referensi dalam menerapkannya salah satunya menurut (Fazriah, 2. Kelebihan Audio Visual . Memperjelas penyajian pesan. Mengatasi keterbatasan ruang. Konsep terlalu luas dapat divisualisasikan dalam bentuk film, film bingkai dan gambar. Media audio visual berperan dalam pembelajaran tutorial. Kelemahan Audio Visual . Penggunaan media audio visual memerlukan waktu yang lama namun dapat diatasi dengan cara memahami pengunaan media tersebut dengan benar. Penggunaan media audio visual memerlukan tempat yang luas. Hal ini dapat dimanfaatkan dengan kelas yang luas. Biaya relative mahal. Media audio visual termasuk media yang cukup mahal. Oleh karena itu, pemanfaatan media harus dioptimalkan. Penggunaan media audio visual cenderung ditempat. Untuk penggunaan media tersebut, peletakan media harus disesuaikan dengan ruangan yang akan digunakan supaya dapat didengar maupun dilihat dengan Berdasarkan hasil wawancara singkat dengan guru menyampaikan bahwa konsep mengenal bilangan/angka pada kelompok B belum optimal. Hal ini juga ditemukan bahwa proses pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga konsep berpikir anak tidak terstimulasi dengan tepat, serta pembelajaran belum menggunakan media untuk membantu proses perkembangan konsep bilangan anak. Sehingga proses pembelajaran kurang efektif dan anak kurang terstimulasi untuk merespon guru. Maka berdasarkan hasil observasi ini serta situasi pembelajaran sekarang ini media pembelajaran yang dapat menjadi alternatif meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak ialah dengan menggunakan media audio visual. Media audio visual yang pada penggunaannya dapat digunakan dalam pembelajaran yang bersifat dalam jaringan . maupun pembelajaran diluar jaringan . tatap muka. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Tujuan Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Hasanuddin serta memotivasi dan mendorong semangat dalam menambah pengetahuan, mengedukasi guru mengenai pentingnya media audio visual. SOLUSI PERMASALAHAN MITRA Berdasarkan identifikasi permasalah mitra, tim merencanakan beberapa konsep solusi yang diharapkan mampu memberikan jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi. Konsep tersebut dipaparkan dalam tabel berikut : Solusi Indikator Capaian Refresh pengetahuan guru mengenai C Guru dapat menjelaskan tentang mengenal konsep lambang bilangan media audio visual dan mengenal dan media audio visual konsep lambang bilangan Menggunakan media audio visual C Kemampuan untuk meningkatkan kemampuan bilangan ank usia 5-6 tahun meningkat mengenal lambang bilangan anak usia 5-6 tahun Melakukan C Guru dapat mengambil keputusan pembelajaran menggunakan media audio visual untuk meningkatkan hasil pembelajaran. lambang bilangan anak usia 5-6 METODE Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dimulai dengan mengurus surat izin kepada sekolah TK Hasanuddin Medan dan surat tugas untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan persiapan juga dilakukan koordinasi tim terkait kegiatan pengabdian. Tahap Pelaksanaan. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 3 hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbentuk kegiatan implementasi penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 5-6 tahun yang dilakukan di TK Hasanuddin Medan. Pada tahap ini juga dilakukan refresh pengetahuan guru mengenai mengenal konsep lambang bilangan dan media audio visual. Tahap Evaluasi. Evaluasi sederhana untuk mengukur mengetahui respon anak dan mengukur kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 5-6 tahun setelah menggunaka media audio visual dilakukan. Serta untuk mengetahui sejauh mana kegiatan bermanfaat untuk sekolah, orangtua dan anak serta serta kendala yang dialami selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di TK Hasanuddin diikuti oleh 11 orang anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 5-6 tahun anak lebih antusias dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan kegiatan yaitu terdapat peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Hasanuddin Medan. Diagram Perbandingan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan belum berkembang mulai berkembang berkembang sangat baik berkembang sesuai harapan Gambar 1. Diagram Perbandingan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Pertemuan 1-3 Pembahasan Berdasarkan analisis data dapat dilihat bahwa nilai rata-rata kemampuan mengenal konsep lambang bilangan anak pada pertemuan pertama mulai berkembang meningkat pada pertemuan kedua kemampuan mengenal konsep lambang bilangan anak berkembang sesuai harapan sedangkan pada pertemuan ke 3 meningkat secara signifikan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan anak sudah mencapai katagori berkembang sangat baik. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Suci Ockti Vanni . yang menemukan bahwa memiliki persamaan dan perbedaan dengan penelitian yang dikaji peneliti adalah sama-sama mengkaji adanya pengaruh penggunaan media audio visual pada kemampuan konsep mengenal lambang bilangan pada anak usia dini. Hal ini sejalan dengan pendapat Ishak yang menyatakan bahwa cara ini dianggap lebih tepat, cepat dan efektif untuk menstimulasi indera pendengaran dan penglihatan anak berupa gambar-gambar dan suara-suara dan (Ishak, 2013:. KESIMPULAN DAN SARAN Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Media audio visual dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan anak usia 4-5 tahun di TK HAsanuddin Medan. Penggunaan media audio membuat pembelajaran menjadi menarik sehingga anak lebih antusias dalam belajar. Melalui kegiatan ini kiranya pembelajaran yang dilakukan menjadi lebih kreatif dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran untuk proses pembelajaran dan mengembangkan konsep bilangan anak. UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih kepada Kepala Sekolah TK Hasanuddin Medan. Ibu Ngatini atas segala perhatian dan kemudahan selama proses pengabdian berlangsung serta menucapkan terimakasih kepada LPPM Universitas Sari Mutiara Indonesia. DAFTAR PUSTAKA