Jurnal Ekologi. Masyarakat dan Sains E-ISSN: 2720-9717 Volume 6. Nomor 2, 2025 ECOTAS https://journals. org/index. php/ems https://doi. org/10. 55448/ems Artikel Ulasan Riwayat Artikel: Masuk: 11-11-2024 Diterima: 17-05-2025 Dipublikasi: 08-11-2025 Cara Mengutip Ainia. Dela Khoirul. Rangga Kala Mahaswa. Lasiyo, dan Bagus Arianto. AuEtika Lingkungan Dan Keadilan Antar Generasi: Membangun Respons Berkelanjutan Terhadap Perubahan IklimAy. Jurnal Ekologi. Masyarakat Dan Sains 6 . : 241-47. https://doi. org/10. Lisensi: Hak Cipta . 2025 Jurnal Ekologi. Masyarakat dan Sains Artikel ini berlisensi Creative Commons AttributionNonCommercial 4. International License. Etika Lingkungan dan Keadilan Antar Generasi: Membangun Respons Berkelanjutan Terhadap Perubahan Iklim Dela Khoirul Ainia1 Rangga Kala Mahaswa2. Lasiyo3. Bagus Arianto4 Fakultas Filsafat UGM. Jalan Olahraga No 1 Bulaksumur Yogyakarta Penulis koresponden: dela. a@ugm. Abstrak: Perubahan iklim telah berdampak terhadap keberlangsungan hidup manusia di dunia baik terhadap keberlangsungan hidup manusia saat ini maupun generasi yang akan Hal tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh seluruh umat manusia untuk menjaga dan melestarikan kehidupan sehingga dapat berkelanjutan bagi generasi yang akan datang. Melalui pendekatan etika lingkungan dan keadilan antar generasi maka menekankan adanya kewajiban untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan menyiapkan strategi yang relevan untuk menghadapi problem lingkungan maupun perubahan iklim yang mendadak. Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu menjelaskan peran etika lingkungan dan keadilan antar generasi dalam merespons perubahan iklim sehingga dapat mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan untuk masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang didukung dari sumber-sumber artikel ilmiah, jurnal, laporan penelitian yang mendukung dan berkaitan dengan pokok pembahasan utama. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa etika lingkungan dan keadilan antar generasi memiliki kontribusi dalam upaya mengubah cara pandang manusia terhadap alam dan perubahan iklim. Terjadinya perubahan iklim salah satunya disebabkan oleh aktivitas manusia yang berlebih tanpa memperhatikan aspek keseimbangan Selain itu, pandangan etika lingkungan dan keadilan antar generasi dapat diintegrasikan melalui kebijakan dalam pengelolaan sumber daya alam sehingga mempertimbangkan keberlanjutan kehidupan masa depan. Kebijakan terkait dengan perubahan iklim perlu diterapkan dan mencerminkan keadilan antar generasi yang berkelanjutan untuk masa depan. Dengan demikian, etika lingkungan dan keadilan antar generasi memiliki keterkaitan dan memiliki tanggungjawab moral untuk mempertahankan kehidupan bagi generasi masa depan. Kata Kunci: Etika lingkungan. Keadilan antar generasi. Perubahani iklim. Berkelanjutan Abstract: Climate change has had an impact on the survival of human life in the world, both on the survival of current humans and future generations. This is a challenge that must be faced by all human beings to maintain and preserve life so that it can be sustainable for future generations. Through the approach of environmental ethics and intergenerational justice, it emphasises the obligation to maintain environmental sustainability and prepare relevant strategies to deal with environmental problems and sudden climate change. The purpose of writing this article is to explain the role of environmental ethics and intergenerational justice in responding to climate change to realise a sustainable life for the future. The method used in this research is a qualitative method supported by sources of scientific articles, journals, research reports that support and are related to the main topic of discussion. The results of the research show that environmental ethics and intergenerational justice have contributed to efforts to change the way humans view nature and climate change. The occurrence of climate change is partly caused by excessive human activities without paying attention to aspects of environmental In addition, the views of environmental ethics and intergenerational justice can be integrated through policies in natural resource management to consider the sustainability of future life. Policies related to climate change need to be implemented and reflect sustainable intergenerational justice for the future. Thus, environmental ethics and intergenerational justice are interconnected and have a moral responsibility to sustain life for future generations. Keywords: Environmental Ethics. Intergenerational Justice. Climate Change. Sustainability Ainia. Dela Khoirul. Rangga Kala Mahaswa. Lasiyo, dan Bagus Arianto. AuEtika Lingkungan Dan Keadilan Antar Generasi: Membangun Respons Berkelanjutan Terhadap Perubahan IklimAy. PENDAHULUAN Perubahan iklim saat ini juga menjadi salah satu masalah penting dalam bidang ekonomi dan politik dunia. Data menunjukkan bahwa 97 % ilmuwan setuju bahwa masalah perubahan iklim ini ada dan telah memburuk dalam 20 tahun terakhir (Yakovlev & Belyaev, 2. Selain itu konsekuensi dari adanya perubahan iklim memberikan dampak seperti perubahan curah hujan, peningkatan suhu, bencana alam, gagal panen maupun ancaman lainnya. Di sisi lain, dampak perubahan iklim juga berpengaruh terhadap sektor pertanian, ketahanan pangan, memperburuk kondisi sosial masyarakat di berbagai negara khususnya di negara-negara Penyebab perubahan iklim diantaranya disebabkan adanya pemanasan global akibat pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak dan gas yang menghasilkan emisi gas rumah kaca. Terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh manusia terkait dengan ancaman perubahan iklim. Tantangan pertama, berasal dari kenyataan bahwa perubahan iklim merupakan fenomena global yang berkembang akibat perubahan kehidupan manusia yang melakukan eksploitasi sumber daya alam secara berlebih Tantangan kedua, adalah emisi yang ada saat ini mempunyai dampak yang sangat besar terhadap generasi. Emisi gas rumah kaca yang paling menonjol yaitu karbon dioksida, biasanya bertahan di atmosfer dalam jangka waktu lama, sehingga berkontribusi terhadap dampak negatif terhadap iklim selama berabad-abad atau bahkan ribuan tahun (Neil, 2. Tantangan ketiga, yaitu perilaku etis manusia yang cenderung melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan moralitas yang berlaku pada kehidupan masyarakat dan cenderung abai terhadap alam. Sehingga dalam tindakan-tindakan dibandingkan kepenting umum atau untuk masa yang akan datang. Perubahan iklim menimbulkan pertanyaan mengenai moral dari sifat non manusia, seperti apakah kita mempunyai kewajiban untuk melindungi hewan bukan tempat-tempat Meskipun perubahan iklim yang tiba-tiba merupakan suatu masalah, hal ini belum tentu merupakan masalah Namun, perubahan iklim yang tiba-tiba dan bersifat antropogenik atau yang disebabkan manusia merupakan suatu masalah moral. Gambar 1. Grafik rekor tahun terpanas Perubahan iklim berdampak tidak hanya pada manusia secara lintas ruang namun juga lintas Inilah masalah keadilan antar generasi, cara kita hidup saat ini akan membawa dunia di masa depan. Jika kita telah terus menggunakan bahan bakar fosil, maka bumi akan terus memanas dan terjadi perubahan iklim lebih lanjut. Masyarakat di wilayah Asia dan Afrika, serta Eropa menderita suhu dan kondisi cuaca ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika kita terus menggunakan bahan bakar fosil diperkirakan akan semakin banyak wilayah bumi yang mengalami kondisi cuaca ekstrem yang akan sering terjadinya sehingga mengakibatkan banjir, atau kekeringan yang berakibat kelaparan (Aceves-Avila, 2. Melalui pemahaman Etika lingkungan dapat mempengaruhi keputusan terkait dengan konservasi lingkungan hidup yang dipertimbangkan dari berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya itu etika lingkungan juga dapa berpengaruh terhadap ekspresi sosial dari keadilan lingkungan hidup yang berpengaruh terhadap penyediaan jasa ekosistem dan distribusi hasil. Etika lingkungan memiliki beberapa prinsip yang dapat digunakan sebagai landasan dalam upaya penegakan keadilan lingkungan hidup antara lain. sikap hormat terhadap alam . prinsip tanggung jawab . solidaritas kosmis . sikap kasih sayang dan kepedulian . prinsip yang tidak menimbulkan kerusakan . hidup yang selaras dan kesederhanaan . demokrasi (Rezeki et al. , 2. Oleh karena itu, prinsip-prinsip dalam etika lingkungan dapat menjadi standar yang menentukan pengelolaan lingkungan hidup dan tercapainya keadilan Jurnal Ekologi. Masyarakat Dan Sains 6 . : 241-47. https://doi. org/10. 55448/c1qx4k38. Selain itu melalui perspektif keadilan antar generasi menjadi aspek dalam keadilan Definisi pembangunan berkelanjutan menghendaki adanya pembangunan yang mampu mengorbankan kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhannya. Aspek penting dalam perwujudan keadilan antar generasi terlihat pada pembangunan berkelanjutan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan masa kini tanpa mengorbankan kebutuhan masa Keadilan antar generasi memiliki tanggungjawab untuk turut melestarikan dan menggunakan sumber daya lingkungan secara menyeluruh dengan melibatkan tujuan manfaat untuk masa kini dan masa depan. Beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya (Synchez Garcya & Dyez Sanz, 2. Climate Change, ethics and sustaibility: An Innovative approach manusia keberlanjutan hidup, sehingga etika lingkungan memandu tindakan manusia di semua bidang untuk mempertahankan keberlanjutan. Sementara dalam penelitian (Sadler-Smith & Akstinaite, 2. Human Hubris. Anthropogenic Climate Change, and an Environmental Ethic of Humility, etika lingkungan turut serta bertanggungjawab dalam perumusan kebijakan tata kelola, perilaku masyarakat dalam merespons perubahan iklim. Selain itu menurut (Sanson & Burke, 2. Climate Change and Children: An Issue of Intergenerational Justice, perubahan iklim merupakan suatu ancaman nyata yang terjadi namun perlu mempromosikan perdamaian dan kesetaraan dalam hubungan antar manusia. Kelangsungan hidup masa mendatang bergantung pada tindakan yang dilakukan saat ini. Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya maka penelitian ini difokuskan pada kontribusi etika lingkungan dan keadilan antar generasi dalam ditengah perubahan iklim yang terjadi di dunia. Kehidupan yang berkelanjutan merupakan terpenuhinya kebutuhan manusia secara adil tanpa mengorbankan kemampuan generasi medatang untuk memenuhi kebutuhan generasi saat ini. tersebut berlaku juga terhadap pengelolaan lingkungan sehingga dalam merespon perubahan iklim dapat disikapi dengan bijak dan mengedepankan aspek-aspek moralitas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan kontribusi yang diberikan dari bidang etika lingkungan terhadap keberlangsungan hidup pada generasi yang akan datang sehingga dapat merespon perubahan iklim dan mencapai kehidupan yang METODE PENELITIAN Bagian ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan apabila artikel merupakan hasil Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang diperoleh mellaui pengumpulan data dari berbagai sumber kepustakaan artikel imiah jurnal, laporan penelitian maupun sumber pustaka lainnya yang relevan. Pengumpulan data dilakukan secara online untuk mengumpulkan data yang ditelusuri melalui sudut pandang etika lingkungan kaitannya terhadap perubahan iklim. Data yang berasal dari artikel jurnal, laporan penelitian, buku dikumpulkan untuk dikaji berdasarkan klasifikasi yang telah ditentukan. Berbagai bentuk perubahan iklim juga dikelompokkan berdasarkan aspek yang telah Penelitian ini difokuskan pada peran etika lingkungan dan keadilan antar generasi dalam merespon perubahan iklim. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah berita online maupun penelusuran jurnal ilmiah. Telaah dilakukan untuk memetakan terkait fenomena-fenomena perubahan iklim yang terjadi di Indonesia. Data yang diperoleh dari media online atau jurnal didasarkan pada kata kunci penelusuran yaitu data dampak perubahan iklim. Selanjutnya, analisis data dilakukan secara deskriptif intepretatif yang dilakukan melalui tiga Pertama, reduksi yang merupakan pemilihan, pemilahan dan pengelompokkan data yang selanjutnya dikompilasikan sesuai indikator yang telah ditentukan. Kedua, penyajian data disajikan dalam bentuk narasi sesuai dengan fokus pembahasan terkait peran etika lingkungan dan keadilan antar generasi terhadap perubahan iklim. Ketiga, verifikasi dilakukan dengan penarikan kesimpulan sesuai dengan pertanyaan mendasari dari pertanyaan peneliti. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Konsep Etika Lingkungan Etika lingkungan merupakan cabang etika yang memiliki fokus pembahasan terkait hubungan antara lingkungan dan lingkungan Etika lingkungan dalam prakteknya turut berpengaruh terhadap berbagai disiplin keilmuan seperti hukum, ekonomi, sosiologi, ekologi, geografi, teologi maupun bidang ilmu lainnya yang berkaitan dengan keberlanjutan serta kesejahteraan manusia (Alam et al. , 2. Etika lingkungan merupakan suatu pendekatan holistik Ainia. Dela Khoirul. Rangga Kala Mahaswa. Lasiyo, dan Bagus Arianto. AuEtika Lingkungan Dan Keadilan Antar Generasi: Membangun Respons Berkelanjutan Terhadap Perubahan IklimAy. sehingga dapat memahami dan mengevaluasi berbagai kewajiban moral untuk melindungi dan melestarikan lingkungan (Gulzar et al. , 2. Selain itu, etika lingkungan juga berusaha menyatukan kepentingan manusia dan lingkungan karena keduanya saling bergantung dan berkaitan. Dengan demikian, etika lingkungan merupakan mempertimbangkan hubungan antara etika manusia terhadap lingkungan maupun terhadap unsur lainnya dalam alam. Etika lingkungan juga dipahami sebagai pemikiran kritis terhadap etika yang telah diterapkan oleh manusia berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Selain itu, etika lingkungan juga merupakan refleksi kritis tehradap norma dan prinsip yang telah diterapkan oleh masyarakat terdahap komunitas biotis atau komunitas ekologis (Tampubolon, 2. Manusia juga dihadapkan dalam pilihan moral terkait masalah lingkungan, apa yang harus dilakukan dan apa yang harus diputuskan terhadap pengelolaan lingkungan. Dalam bidang etika lingkungan turut serta berbagai perspektif berperan dalam menentukan mengedepankan pengelolaan lingkungan dengan Sehingga dapat melindungi hak-hak kelompok rentan akibat dampak buruk perubahan iklim maupun akibat perilaku manusia (Song et , 2. Etika lingkungan juga mempromosikan terkait pertanyaan-pertanyaan moral seperti isu manajemen sumber daya alam, industrialisasi, dan pembangunan serta perubahan iklim. Dengan demikian, etika lingkungan juga berperan dalam pengembangan kehidupan baru yang lebih seimbang dan memandang keadilan sebagai kebutuhan dasar manusia (Purnomo & Kurniawan, 2. Selain itu melalui pemahaman etika lingkungan yang benar maka diharapkan dapat mencegah kehancuran bumi akibat kapitalisme dan eksploitasi alam secara berlebih, sehingga melalui pendekatan etika lingkungan yang komprehensif maka akan turut serta membentuk karakter yang bijaksana dalam menyikapi dan mengelola alam. generasi yang akan datang, sehingga juga memiliki kewajiban untuk melestarikan sumber daya alam (Kotzy & Knappe, 2. Hal tersebut didasarkan, agar generasi mendatang juga memiliki kesempatan menikmati hidup yang sama dengan generasi saat ini. Sementara itu, keadilan antar generasi juga dapat dipahmi bahwa sumber daya alam bumi telah diwariskan kepada generasi sebelumnya dan kita juga memiliki kewajiban untuk mewariskan kepada generasi mendatang (Heri & Abdi, 2. Hal tersebut dilakukan secara terus menerus yang Sehingga manusia memiliki tugas untuk merawat planet bumi ini sehingga dapat mewujudkan dan melindungi kesejahteraan dan keberlangsungan hidup manusia di masa mendatang dengan layak. Keadilan antar generasi relevan dengan pendekatan permasalahan terkait iklim karena di dalamnya terdapat hak asasi manusia yang harus Selain itu, dalam keadilan antar generasi masyarakat diharapkan dapat menjaga hak-haknya karena menjadi kelompok paling rentan akibat perubahan iklim (Steinkamp, 2. Generasi muda dan generasi yang akan datang dalam perubahan iklim merupakan salah satu kelompok yang paling rentan merasakan dampaknya. Dalam setiap generasi memiliki tugas khusus untuk menjaga keberlangsungan iklim yaitu . memelihara keanekaragaman sumber daya alam yang ada . memelihara kualitas lingkungan hidup sehingga dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang . menyediakan akses terhadap semua komoditas ekosistem bumi sehingga dapat diwariskan dari generasi sebelumnya kepada geneasi yang akan datang (Halsband, 2. Keadilan antar generasi juga diharuskan untuk melindungi kehidupan di planet ini berupa . perlindungan atas opsi . onservation of optio. perlindungan atas akses . onservation of acces. dan perlindungan atas kualitas . onservation of qualit. Ketiga perlindungan tersebut menekankan terhadap perlindungan yang harus dilakukan oleh generasi saat ini kepada generasi yang akan datang termasuk dalam teknologi dalam pemanfaatan sumber daya yang tersedia (Ursin et al. , 2. Dengan demikian, setelah memahami tugas dan tanggungjawab keadilan antar generasi maka dapat dipahami jika tanggungjawab dan tugas tersebut dapat berimplikasi terhadap kehidupan manusia di dunia. Kondisi tersebut dapat berimplikasi terhadap kehidupan yang lebih baik namun juga dapat berubah menjadi buruk. Generasi saat ini juga memiliki hak untuk memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan, 2 Keadilan Antar Generasi Keadilan antar generasi merupakan konsep nilai yang fokus terhadap hak-hak generasi Hal tersebut juga merupakan gagasan yang ada dalam konsep keberlanjutan ekologis. Setiap generasi juga memiliki hak untuk mewarisi keragaman yang sama dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang turut serta dinikmati oleh generasi sebelumnya. Generasi yang hidup di dunia turut serta menjaga kehidupan untuk Jurnal Ekologi. Masyarakat Dan Sains 6 . : 241-47. https://doi. org/10. 55448/c1qx4k38. namun tetap memperhatikan kehidupan generasi merupakan bagian dari alam dan ekologi. Apabila merujuk pada prinsip-prinsip ekosentrisme maka perlu adanya perubahan ideologi dalam hal menghargai kualitas hidup yang lebih baik. Hal tersebut dapat diterapkan dalam kebijkan penggunaan energi yang berkaitan pada isu konservasi sumber daya, polusi, dan permintaan Melalui pandangan etika lingkungan terhadap perubahan iklim diharapkan dapat mengubah cara pandang dan cara hidup yang sesuai dengan lingkungan alam. Selain itu, pengelolaan dari aspek ekonomi, sosial, politik, budaya agar mendukung keseimbangan yang beriringan dengan alam. Di sisi lain, keadilan antar generasi juga menjadi aspek penting untuk diterapkan dalam kehidupan kaitannya dalam perubahan iklim. Kebijakan iklim di negaranegara perlu mencerminkan keadilan antar generasi karena hal tersebut dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dan turut serta mendukung persiapan kehidupan generasi yang akan datang. Keadilan antar generasi tidak hanya menyangkut hubungan antar individu di dalam antar generasi namun juga menyangkut hubungan antara masyarakat dan lembaga pemerintah. Dalam penerapannya, negara juga 3 Peran Etika Lingkungan dan Keadilan Generasi Terhadap Perubahan Iklim Menyikapi perubahan iklim yang terjadi di dunia ini merupakan tugas bersama yang harus dilakukan, baik dimulai dari diri sendiri, masyarakat, lingkungan maupun pemerintah. Dalam mengupayakan tujuan tersebut maka diperlukan perubahan pola pikir, sehingga berdampak terhadap kebijakan yang ditentukan. Melalui integrasi dimensi etika ke dalam kebijakan dan narasi perubahan iklim maka dapat menangani perubahan iklim dengan lebih baik dan merencanakan tindakan untuk mengatasi dampak Perubahan iklim yang terjadi di dunia ini menjadi tantangan sosial yang komprehensif. Berdasarkan data dari World Bank 2018 (AuWorld Bank Annu. Rep. 2018,Ay 2. menyatakan bahwa terjadinya pada tahun 2050 perubahan iklim dapat memaksa lebih dari 140 juta orang Perubahan iklim pada tahun rentang waktu 2030-2050 juga diperkiran dapat 000 jiwa setiap tahunnya akibat resiko penurunan kualitas kesehatan. Perubahan iklim berpotensi juga mengancam keamanan manusia karena perubahan iklim yang menganggu mata pencaharian sebagian bidang profesi. Selain itu juga perubahan iklim juga dapat menyebabkan kemusnahan ekosistem di muka bumi ini, akibat dari peningkatan suhu maupun keasamanan air laut yang berdampak pada ekosistem di laut. Masalah lain yang ditimbulkan dari perubahan iklim tidak hanya aspek lingkungan namun juga dapat berpotensi mengakibatkan ketidakstabilan sosial, ekonomi, hukum, politik sehingga berdampak terhadap terjadinya pelanggaran hak asasi manusia khususnya dalam hak atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Perubahan iklim yang melanda kehidupan ini mendorong adanya tanggungjawab bersama yang dapat dilakukan oleh manusia secara sadara. Manusia memiliki kewajiban moral untuk perubahan iklim. Salah satu konsekuensi yang harus dihadapi manusia yaitu akibat dari berkontribusi terhadap perubahan iklim seperti penggunaan bahan bakar fosil yang semakin Jika dipandang menggunakan pendekatan etika lingkungan ecosentrisme maka dapat menjadi arah mengubah cara pandang yang lebih Konsep ecosentrisme dalam etika lingkungan mendorong pemecahan masalah dengan menekankan bahwa manusia merupakan aspek penting dalam kehidupan, serta manusia PENUTUP Perubahan iklim berdampak tidak hanya pada manusia secara lintas ruang namun juga lintas waktu. Kondisi tersebut menjadi salah satu masalah keadilan antar generasi, cara kita hidup saat ini akan membawa dunia di masa depan. Dalam perspektif ini, terdapat kewajiban untuk melestarikan dan memanfaatkan lingkungan serta sumber daya alam bagi kebermanfaatan generasi sekarang dan generasi yang akan datang. Prinsip keadilan antar generasi ini selalu berkaitan dengan kewajiban menjaga keberlangsungan lingkungan pada setiap generasi yang lahir dari fakta bahwa manusia telah mengakumulasi potensi-potensi kerusakan dan mengancam kehidupan di bumi dengan melakukan ekstraksi sumber daya alam yang mengancam keberlangsungan hidup generasi yang akan datang. Etika lingkungan memberikan kontribusi terhadap perubahan sikap manusia dalam memperlakukan kehidupan dan alam semesta, perubahan iklim yang terjadi di kehidupan ini salah satunya juga disebabkan karena aktivitas manusia dalam mengelola sumber daya alam maupun lingkungan yang berlebih tanpa mempertimbangkan aspek keseimbangan. Etika lingkungan dapat diadaptasi dalam upaya Ainia. Dela Khoirul. Rangga Kala Mahaswa. Lasiyo, dan Bagus Arianto. AuEtika Lingkungan Dan Keadilan Antar Generasi: Membangun Respons Berkelanjutan Terhadap Perubahan IklimAy. penyusunan kebijakan negara yang peduli terhadap perubahan iklim. Perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini menjadi tanggungjawab bersama, tidak hanya melibatkan generasi saat ini namun juga perlu keterlibatan generasi yang akan Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kehidupan yang berkelanjutan, sehingga tanggungjawab moral harus diterapkan oleh generasi saat ini maupun masa depan. Kotzy. , & Knappe. Youth movements, intergenerational justice, and climate litigation in the deep time Anthropocene. Environmental Research Communications, 5. , https://doi. org/10. 1088/25157620/acaa21 Neil. Environmental justice is central to addressing the biodiversity https://environmentjournal. online/enviro nment/environmental-justice-is-centralto-addressing-the-biodiversity-crisisreport-says/ Purnomo. , & Kurniawan. Environmental Ethics in Indonesian Social Studies. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 747. , https://doi. org/10. 1088/17551315/747/1/012044 Rezeki. Sukiman. , & Faza. Nilai-nilai Filosofis Lingkungan Hidup dalam Karya A. Sonny Keraf. MASALIQ. https://doi. org/10. 58578/masaliq. Sadler-Smith. , & Akstinaite. Human Hubris. Anthropogenic Climate Change, and an Environmental Ethic of Humility. Organization Environment. https://doi. org/10. 1177/10860266211039 Synchez Garcya. , & Dyez Sanz. Climate change, ethics and sustainability: An innovative approach. Journal of Innovation & Knowledge, 3. , 70Ae75. https://doi. org/10. 1016/j. Sanson. , & Burke. Climate Change and Children: An Issue of Intergenerational Justice . 343Ae https://doi. org/10. 1007/978-3-03022176-8_21 Song. Ma. Fan. , & Peng. Corporate environmental ethics and employeeAos green creativity? The Corporate Social Responsibility Environmental UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada atas dukungannya terhadap program Academic Excellent ini dengan surat tugas nomor 6530/UN. P1/PT. 03/2024. Selain itu, penulis mengucapkan kepada tim maupun semua pihak yang telah terlibat dalam penelitian dan penyusunan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA