Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 HUBUNGAN RESPON TIME DENGAN TINGKAT KEPUASAN KELUARGA PASIEN EMERGENCY SEVERITY INDEX LEVEL 1 DAN 2 DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA Clara Kurnia Destiningrum1. Eva Marti2. Dwi Antara Nugraha3 STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular no 401. Condongcatur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonessia. Email: clarakurniad@gmail. STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular no 401. Condongcatur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indnesia. Email: evamarti85@stikespantirapih. STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular no 401. Condongcatur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia. Email: dwi_antaranugraha@stikespantirapih. ABSTRAK Latar belakang : Kepuasan pasien merupakan salah satu faktor yang digunakan untuk mengevaluasi mutu pelayanan di rumah sakit. IGD merupakan salah satu unit yang mendukung kepuasan pasien pertama kali. Pelayanan yang cepat dan tepat dilaksanakan sesuai prioritas berdasarkan kondisi kegawatan pasien. Rumah sakit Panti Rapih mengadopsi sistem triase Emergency Severity Index (ESI) sebagai sistem dalam memilah atau mengkategorikan pasien berdasarkan tingkat kegawatannya. Respon time yang dibutuhkan untuk penanganan ESI level 1 dan 2 adalah kurang dari 5 menit. Hasil studi pendahuluan dengan metode obeservasi didapatkan data masih terdapat pasien yang menunggu diperiksa lebih dari 5 Ae 10 menit sehingga menimbulkan ketidakpuasan pasien dan keluarga dan sebanyak 45 pasien batal periksa pada periode 1 bulan Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan respon time dengan tingkat kepuasan keluarga pasien ESI level 1 dan 2 di IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observational analitic dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sejumlah 67 responden yang diambil dengan accidental Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner angaka kepuasan yang diberikan secara langsung pada responden dan lembar obersvasi untuk mengukur respon time. Hasil : Hasil penelitian didapatkan sebagian besar respone time tepat sebanyak 61 responden . %), sedangkan untuk kepuasan keluarga mengatakan sangat puas sebanyak 60 responden . ,6%). Uji Fisher Exact Test antara kepuasan dan respon time menunjukkan kemaknaan secara statistik diperoleh data p value 0,000 < 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara respon time dengan tingkat kepuasan keluarga pasien ESI level 1 dan 2 di IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Saran: Penelitian lebih lanjut mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan dan respon time. Kata kunci: IGD, respon time, kepuasan, triase ESI ABSTRACT Background : Patient satisfaction was one of the factors used to evaluate the quality of service in hospitals. The ER was one of the units that supports patient satisfaction the first time. Fast and precise service was carried out according to priority based on the patient's emergency Panti Rapih Hospital adopts the Emergency Severity Index (ESI) triage system as a system for sorting or categorizing patients based on their level of emergency. The response time required for handling ESI levels 1 and 2 was less than 5 minutes. The results of the preliminary study used the observation method obtained data that there were still patients waiting to be Clara Kurnia Destiningrum. Eva Marti. Dwi Antara Nugraha Hubungan Respon Time Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Emergency Severity Index Level 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta examined for more than 5-10 minutes, causing patient and family dissatisfaction and as many as 45 patients canceling the examination in a period of 1 month. Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between response time and the level of family satisfaction of ESI patients level 1 and 2 in the emergency department of Panti Rapih Hospital. Yogyakarta. Methods: This research was an analytical observational quantitative study with a cross sectional design. The sample used was 67 respondents who were taken by accidental sampling. The data collection technique used a questionnaire that was given directly to the respondent and an observation sheet Results: The results showed that most of the response time was correct as many as 61 respondents . %), while for family satisfaction said they were very satisfied as many as 60 respondents . 6%). While the results of the Fisher Exact test obtained data p value 0. <0. Conclusion: There was a significant relationship between response time and the level of family satisfaction of ESI patient level 1 and 2 in the emergency department of Panti Rapih Hospital. Yogyakarta. Suggestion: Further research on factors related to satisfaction level and response time. Keywords: ER, response time, satisfaction. ESI triage PENDAHULUAN Peraturan Nasional Menteri Kesehatan pelayanan yang telah diterima. Kepuasan No. pasien terjadi dilakukan oleh perawat terhadap pasien sama atau melebihi dari yang diharapkan. Kepuasan pelayanan kesehatan perorangan secara pertama pasien saat datang ke instalasi Sebagai gawat darurat sampai dengan pasien mendapatkan penanganan. beroperasi 24 jam sehari (Depkes RI. Menurut Peraturan Menteri Instalasi gawat darurat merupakan Kesehatan yang dicitasi oleh Istiana salah satu bagian dari rumah sakit yang . , memberikan pelayanan kesehatan 24 jam untuk kepuasan pasien yaitu diatas 95%. Salah satu indikator keberhasilan Hal yang penting dalam memberikan pelayanan kesehatan di instalasi gawat kepuasan pelayanan kepada pasien adalah darurat adalah kepuasan pasien. Menurut Muninjaya Standar Pelayanan Minimal melalui dimensi kepuasan. Salah satu kepuasan didefinisikan sebagai tanggapan layanan adalah responsiveness atau daya kepentingan atau harapan pasien sebelum tanggap yang ditunjukkan dalam respon menerima jasa pelayanan dengan sesudah time yang dilakukan perawat terhadap Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 Penelitian yang dilakukan oleh komplain yang dilakukan oleh keluarga Anang ( 2. menunjukan nilai p value pasien terhadap kinerja di instalasi gawat 0,001 dengan koefisien korelasi 0,471 Hal tersebut merupakan angka ketidakpuasan keluarga pasien terhadap hubungan antara respon time dengan pelayanan yang telah diberikan. kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Panti Rapih. Hasil dilaksanakan pada tanggal 12 September Rumah Sakit Panti Rapih 2021, didapatkan data bahwa pada tahun Yogyakarta mengadopsi sistem triase 2019 angka kepuasan terhadap mutu Emergency Severity Index (ESI) sebagai pelayanan IGD Rumah Sakit Panti Rapih pada triwulan 1 dan 2 rata rata sebesar 4%, triwulan 3 sebesar 94,9% dan Respon time triwulan ke 4 sebesar 94. Sedangkan yang dibutuhkan untuk penanganan ESI pada tahun 2020 pada triwulan 1 rata rata level 1 dan 2 adalah kurang dari 5 menit sebesar 94,1%, triwulan ke 2 sebesar 89,73%, triwulan ke 3 sebesar 88,06% assessment cepat di triase dan dilakukan dan triwulan ke 4 sebesar 93%. Pada pemeriksaan oleh dokter. tahun 2021 angka kepuasan pasien di Berdasarkan hasil observasi yang Juli 94,7%, dan angka kepuasan pada September 2021 masih terdapat pasien bulan Agustus 90,5%. Dari data tersebut yang menunggu diperiksa lebih dari 5 Ae didapatkan hasil bahwa dibandingkan pada tahun 2019, angka kepuasan pasien ketidakpuasan pasien dan keluarga. Pada pada tahun 2020 terdapat penurunan. bulan September 2021, terdapat data Sedangkan pada tahun 2021 angka bahwa sebanyak 45 pasien batal periksa. kepuasan pasien juga terjadi perubahan Selain itu penempatan staf yang belum yang fluktuatif. Hal tersebut menandakan sesuai dengan yang diharapkan karena bahwa angka kepuasan di tahun 2021 adanya rotasi perawat akhirnya ada belum stabil dan belum dicapai dengan kompetensi yang tidak merata yang baik (KMKP RSPR, 2. bulan April 91%, bulan Mei 86%, bulan berpengaruh pada kemampuan atau skill Layanan membutuhkan bantuan yang cepat dan menerapkan respon time. Terdapat pula Namun jika kondisi IGD penuh data bahwa pada tahun 2021, terdapat 8 sesak dengan pasien, maka pelayanan Clara Kurnia Destiningrum. Eva Marti. Dwi Antara Nugraha Hubungan Respon Time Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Emergency Severity Index Level 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta IGD dapat terganggu. Kondisi UGD yaitu keluarga pasien ESI level 1 dan 2 menjadi overcrowded disebabkan oleh yang masuk melalui IGD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta sebanyak 80 ketidaksesuaian dengan petugas UGD. Sample penelitan berjumlah Kondisi tersebut dapat menimbulkan 67 orang diambil secara accidental beberapa akibat, antara lain waktu tunggu Pengumpulan data Mulai 7 pasien yang lebih lama untuk berobat ke Januari- 4 Februari 2022 Uji validitas dan dokter, banyak pasien yang keluar dari reliabelitas pada kuesioner kepuasan UGD pasien menggunakan Product Moment Person dengan nilai r tabel > 0,361 dan Tujuan UGD dinyatakan valid dan uji reliabelitas mengetahui hubungan antara respon time dengan Alpha CronbachAos menunjukan dengan tingkat kepuasan keluarga pasien hasil r = 0, 951 yang berarti > 0. ESI level 1 dan 2 di IGD Rumah Sakit sehingga dinyatakan reliabel. Uji data Panti Rapih Yogyakarta. menggunakan uji alternatif fisher exact test karena nilai expecting count dan cell METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah deskriptif tidak memenuhi syarat untuk uji ChiSquare. desain survei analitik, observasional, dan Populasi dalam penelitian ini HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1 Umur Keluarga Pasien ESI Level 1 dan2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta . Kategori Frekuensi Presentase Usia 16-25 Tahun 26-35 Tahun 36-45 Tahun 46-55 Tahun 56-65 Tahun 16-25 Tahun Total Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Pendidikan Menengah Tinggi Total Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 Pekerjaan IRT Swasta Wiraswasta Lain - lain Total Sumber: Data primer, 2022 Berdasarkan tabel 1, hampir separuh berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak umur responden berada pada usia 46-55 tahun (Lansia awa. yaitu sebanyak 19 . Sejalan . ,9%). Jenis penelitian yang dilakukan Rusviani . Penelitian yang dilakukan oleh dalam penelitiannya tentang Aykualitas Budiman . menyatakan bahwa jenis pelayanan dengan kepuasan pasienAy yang kelamin berhubungan dengan kepuasan menyatakan karakteristik usia kepuasan pasien responden sebagian besar usia tuntutan lebih besar sehingga cenderung responden 46-65 tahun . ,7%). Menurut untuk tidak puas dibandingkan wanita Umar Guswaman, manusia akan menurun dan biasanya . laki-laki . , laki-laki sesuatu sehingga akan lebih valid dalam usia seseorang menilai kepuasan dalam mendapatkan kondisi fisik akan berkurang dan mudah perempuan menggunakan perasaan nya Guswaman, sehingga memiliki toleransi yang tinggi kesehatan semakin sering. kepuasan dalam menerima layanan yang diberikan. dipengaruhi oleh faktor usia karena usia Lebih dari separuh respondentingkat dapat mempengaruhi tingkat kematangan pendidikan tinggi yaitu sebanyak 40 Sejalan dengan penelitian keluhan terhadap suatu produk atau jasa yang dilakukan Yosep . yang yang dirasakan. mengatakan bahwa responden paling Jenis kelamin paling banyak yaitu banyak berpendidikan tinggi yaitu 40,0%. laki-laki sebanyak 34 responden . 8%). Kemampuan Hasil penelitian sejalan dengan yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikannya. dilakukan oleh Sombo . yang Semakin menunjukan lebih dari separuh responden semakin mudah bagi individu untuk Clara Kurnia Destiningrum. Eva Marti. Dwi Antara Nugraha Hubungan Respon Time Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Emergency Severity Index Level 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta informasi baru. Menurut Notoadmojo seseorang, akan . , cenderung memiliki . ,4%). Pekerjaan Individu standar yang lebih tinggi pula dalam yang tidak sama dalam mengerti dan bereaksi terhadap pelayanan kesehatan kesehatan yang diinginkan. Semakin yang diterima. tinggi tingkat pendidikan seseorang juga Rudtya akan mempengaruhi tingkat kesadaran seseorang memiliki hubungan dengan sehingga akan memanfaatkan pelayanan penilaian terhadap kualitas atau produk fasilitas kesehatan dengan baik sesuai suatu jasa. Seseorang yang memiliki pekerjaan yang baik akan memiliki Berdasarkan Chalidyanto informasi lebih banyak mengenai suatu separuh responden bekerja di bidang pelayanan yang baik dan akan memilih swasta yaitu sebanyak 33 responden . 2%). Hasil penelitian sejalan dengan tuntutan akan jasa atau pelayanan yang Antari diterimanya tersebut. menyebutkan sebagian besar pekerjaan Hal Tabel 2 Respon Time Keluarga Pasien ESI 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta . Kategori Frekuensi Presentase Tepat Tidak Tepat Total Sumber: Data primer, 2022 Berdasarkan tabel 2, hampir seluruh dilakukan dalam waktu kurang dari 5 menit. responden mendapatkan respon time yang Hal ini betujuan agar penanganan yang cepat tepat dari perawat IGD. Respon time dengan pada pasien gawat darurat dapat menurunkan tepat yaitu sebanyak 61 responden . %). terjadinya perburukan kondisi pasien. Jika Sedangkan sebanyak 6 responden . %) waktu tanggap tidak tepat akan berdampak memiliki respon time tidak tepat. pada kondisi pasien seperti kerusakan organ Menurut Virgo . respon time maupun terjadinya kematian dan kecacatan. Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih memiliki tenaga kesehatan yang kegawatdaruratan yang diikuti oleh staf IGD. kompeten di bidang kegawatdaruratan. Hal Pada bulan Mei 2019 sebanyak 38 peserta ini terbukti dari adanya penerapan respon telah mengikuti pelatihan triase. Dan pada time yang sebagian besar tepat yaitu O 5 bulan Januari 2022 juga dilakukan seminar Pelatihan pelatihan yang berkaitan dan workshop pelatihan triase internal yang dengan kondisi layanan di melibatkan dokter dan perawat dan diikuti IGD telah dilakukan untuk mengasah kompetensi dan sebanyak 87 peserta. critical thinking petugas. Salah satunya Tabel 3 Respon Time Keluarga Pasien ESI Level 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta . Dimensi Kepuasan Daya Tanggap Sangat Puas Puas Tidak Puas Jaminan Sangat Puas Puas Tidak Puas Bukti Fisik Sangat Puas Puas Tidak Puas Emphaty Sangat Puas Puas Tidak Puas Keandalan Sangat Puas Puas Tidak Puas Total Sumber: Data primer, 2022 Berdasarkan tabel 3, lebih dari Dimensi separuh responden pada tiap dimensi tingkat kepuasan paling tinggi yaitu merasa Ausangat puasAy dengan pelayanan Hal ini didukung dengan di IGD Rumah Sakit Panti Rapih yaitu sumber daya manusia atau petugas IGD berkisar antara 76,1% - 92. 5% dan yang yang memiliki kualitas dan kompetensi yang baik. Semua perawat IGD telah AukeandalanAy yaitu 92. AuPuasAy berkisar 6%-23. 9% dan yang paling besar perawat dengan keahlian Gawat Darurat. pada dimensi AuBukti FisikAy sedangkan Dua dimensi lain yaitu jaminan dan bukti yang tidak puas hanya sebesar 1. 5% dan tampak pada dimensi Daya tanggap, kepuasan yang cukup tinggi juga yaitu Emphaty dan Keandalan. 76,1% dan 91%. Dimensi kepuasan Clara Kurnia Destiningrum. Eva Marti. Dwi Antara Nugraha Hubungan Respon Time Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Emergency Severity Index Level 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta assurance atau jaminan memberikan tidak puas pada ketiga dimensi ini. Hal ini terjadi karena pemberian komunikasi menimbulkan kepuasan pada keluarga yang terburu buru sehingga penerimaan informasi menjadi tidak tersampaikan Pada dimensi kepuasan emphaty, hampir seluruh perawat memiliki sikap Selain itu, situasi yang emphaty yang tinggi. Hal ini terlihat dari sangat sibuk di layanan sikap petugas yang memberikan perhatian berpengaruh kepada kualitas layanan secara khusus pada pasien dengan ESI yang diberikan sehingga akan berdampak Level pada tingkat kepuasan pasien. 1 dan IGD jugs ditunjukkan dalam status monitoring Hasil penelitian ini masih belum pasien dengan menggunakan fasilitas sesuai dengan target rumah sakit. Hal ini dikarenakan setiap pasien dan keluarga yang datang ke IGD memiliki ekspektasi yang berbeda beda dalam menerima keluarga pasien dimana pasien dalam pelayanan yang diberikan. Selain itu, rasa kondisi kritis. puas merupakan perasaan yang subyektif yang canggih Respon time merupakan salah satu sehingga penerimaannya pun berbeda meskipun layanan yang diberikan sudah Respon time pada pasien dengan triase Menurut asusmsi peneliti beban ESI level 1 dan 2 kurang dari 5 menit. kerja di ruang IGD sangat berpengaruh Rumah terhadap kinerja perawat yang akan mempunyai system triase yang memilah berpengaruh terhadap kepuasan pasien di IGD. Sakit Panti Rapih Beban kerja yang ditanggung oleh pasien yang kritis segera dapat teratasi perawat IGD berbeda dengan di ruang dengan tujuan meminimalkan terjadinya rawat yang lain. Perawat sangat merasa kematian dan kecacatan. Faktor skill dan performa dalam daya tanggap perawat pelayanan keperawatan ekstra ketat dan berpengaruh terhadap kepuasan pasien Selain itu dengan pemantauan dan dalam dimensi responsiveness. pencatatan kondisi pasien secara rutin Dalam penelitian ini masih terdapat dan kontinyu juga merupakan beban 1 responden atau 1,5% yang mengatakan Perawat IGD beresiko tinggi Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 mengalami beban kerja berlebih karena pengetahuan, dan keterampilan khusus perawat IGD dihadapkan pada pekerjaan untuk dapat memberikan tindakan dengan cepat dan tepat (Tarwaka,2. Tabel 4 Hubungan Respon Time dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien ESi Level 1 dan2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta . Kepuasan Total p value Sangat Puas Puas Tidak Puas Tepat Respon time Tidak tepat Total Sumber: Data primer, 2022 Berdasarkan Irma . yang menyatakan bahwa kepuasan responden dengan respon time terdapat hubungan yang signifikan antara tepat yaitu sangat puas sebanyak 59 Respon Time Perawat Terhadap Tingkat responden, puas sebanyak 2 responden Kepuasan dan tidak ada yang tidak puas. Sedangkan Pasien di Ruang IGD. respon time tidak tepat kepuasan AupuasAy Pasien Dalam Pelayanan Maatilu . , menyatakan bahwa sebanyak 1 responden dan tidak puas sebanyak 1 responden. perawatan pasien gawat darurat adalah Pada kecepatan pasien gawat darurat dapat memenuhi syarat untuk dilakukan dengan dibantu secara memadai baik dalam uji Chi-square karena terdapat expected count kurang dari 5 sehingga dilakukan Waktu respons atau keberhasilan waktu dengan uji alterntif Fisher exact test dan reaksi sangat bergantung pada kecepatan didapatkan hasil p value 0. 000 yang yang tersedia dan kualitas dukungan berarti nilai p value < dari . maka Ho ditolak dan H diterima yang mencegah kecacatan di lapangan saat berarti ada hubungan antara respon time mencari bantuan dari rumah sakit. sehari-hari dengan tingkat kepuasan keluarga pasien Respons time atau waktu tanggap ESI level 1 dan 2 di Instalasi Gawat perawat dapat dipengaruhi oleh faktor Darurat Rapih internal dan eksternal. Jika faktor internal Yogyakarta. Hasil penelitian ini sejalan diidentifikasi oleh perawat, perawat yang dengan penelitian yang dilakukan oleh belum siap memberikan perawatan dan Rumah Sakit Panti Clara Kurnia Destiningrum. Eva Marti. Dwi Antara Nugraha Hubungan Respon Time Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Emergency Severity Index Level 1 dan 2 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta lambat merespon pasien, atau pasien Ketidaktepatan respon time menunggu, fasilitas yang tidak memadai. Perawat lebih menekankan pada pasien pasien di IGD. Semakin tepat respon gawat darurat, namun faktor eksternal time yang dilakukan maka akan semakin adalah perawat yang harus memindahkan tinggi kepuasan pasien. Hal ini sejalan pasien ke ruangan lain karena kurangnya dengan penelitian yang dilakukan oleh tenaga medis dan kurangnya petugas Anang . yang mengatakan respon yang berdedikasi untuk memobilisasi time yang baik akan mempengaruhi pasien (Aprianti, 2. kepuasan pasien. Pasien merasa puas pada pelayanan IGD Menurut asumsi peneliti, respon time perawat di IGD merupakan indikator pelayanan yang cepat dan petugasnya yang dapat membuat pasien dan keluarga ramah dengan di tunjang oleh fasilitas merasa dianggap dan diterima sebagai yang memadai juga ruang tunggu yang pasien yang datang dan membutuhkan Adanya hubungan antara respon keperawatan yang cepat yang tanggap time perawat dengan kepuasan keluarga pasien menunjukan bahwa penanganan kepuasan yang dirasakan oleh pasien. pasien di IGD sudah dilakukan dengan Dalam pencapaian kepuasan pasien yang tanggap, cepat dan tepat. Selain itu juga tenaga dan tim medis yang terlatih dan Tindakan keperawatan harus sesuai kode etik yang ada pada masing-masing rumah sakit dan membuat semua penanganan dilakukan perlunya peningkatan kualitas pelayanan dengan baik Respon time merupakan dimensi SIMPULAN DAN SARAN kepuasan dalam hal cepat tanggap atau Dari penelitian yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini yang ada hubungan yang signifikan antara menunjukan bahwa tingkat kepuasan respon time dengan tingkat kepuasan responden dengan respon time tepat yaitu keluarga pasien ESI level 1 dan 2 di sangat puas sebanyak 59 responden, puas Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit sebanyak 2 responden dan tidak ada yang Panti Rapih Yogyakarta. tidak puas. Sedangkan respon time tidak AupuasAy responden dan tidak puas sebanyak 1 Dari penelitian yang kami lakukan kami meyarankan Bagi Kepala Ruang IGD Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 Perlu ditinjau kembali terkait beban kerja di IGD dan dipertimbangkan kembali tentang kebijakan dalam melakukan rotasi perawat. Selain itu, dilakukan secara periodik. Saran bagi instiutusi pendidikan Hasil penelitian ini dapat dijadikan kepustakaan yang dapat dipelajari mahasiswa keperawatan dapat meningkatkan dan pemahaman tentang penerapan triase dan respon time di unit gawat darurat sehingga dapat menciptakan lulusan perawat yang kompeten di bidang kegawatdaruratan. Bagi peneliti selanjutnya Perlu meneliti analisis faktor yang kepuasan dan respon time pasien di layanan IGD. DAFTAR PUSTAKA