Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika PENGEMBANGAN SISTEM FRONT-END PADA PMTCINVENTORY BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Muhammad Khalifah Milano. Izzati Muhimmah. Jurusan Informatika Ae Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang km 14,5. Sleman. Yogyakarta E-mail : . 19523217@students. id, . izzati@uii. ABSTRAK Inventaris perusahaan merupakan salah satu bagian penting yang menjadi perhatian utama pada perusahaan. Pada umumnya, perusahaan yang memiliki inventaris perusahaan yang sangat banyak serta beragam yang penggunanya adalah client dan karyawan setempat. Oleh karena itu, inventaris perusahaan menjadi salah satu perhatian utama oleh berbagai perusahaan. Namun, pada beberapa perusahaan, pendataan inventaris masih menggunakan perangkat lunak seperti Microsoft Word dan Microsoft Excel. Hal ini menjadikan pendataan dan pengelolaan inventaris perusahaan kurang efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut disimpulkan bahwa perusahaan membutuhkan sistem inventaris elektronik atau e-inventory. Oleh karena itu dilakukan pengembangan sistem inventaris berbasis mobile. Pengembangan tersebut menggunakan metode Waterfall dan menggunkakan kerangka kerja Flutter. Tahapan pada metode Waterfall adalah requirement, design, implementation, testing, maintenance. Kelebihan penggunaan metode tersebut adalah pengerjaan dilakukan secara bertahap dan sistematis. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode Waterfall dibuat lima halaman atau user-interface yaitu dashboard, login, home, saya, detail Masing-masing halaman memiliki fungsionalitas berbeda. User-interface dibuat menggunakan kerangka kerja Flutter dan diuji coba menggunakan metode black box testing yang menghasilkan kesesuaian antara keinginan pengguna dengan aplikasi yang dibuat. Kata kunci : Waterfall, black box, e-inventory ABSTRACT The company inventory is one of the important aspects that receives primary attention in a Generally, companies with a vast and diverse inventory cater to clients and local employees. Therefore, company inventory becomes a primary concern for various businesses. However, in some companies, inventory tracking still relies on software such as Microsoft Word and Microsoft Excel. This makes the recording and management of company inventory less efficient. Based on this issue, it is concluded that companies need an electronic inventory system or e-inventory. Hence, the development of a mobile-based inventory system is undertaken. This development utilizes the Waterfall method and the Flutter framework. The stages in the Waterfall method include requirements, design, implementation, testing, and maintenance. The advantage of using this method is that the work is carried out gradually and systematically. The results of the research conducted using the Waterfall method include the creation of five pages or user interfaces: Dashboard. Login. Home. Saya, and Detail Alat. Each page has different functionalities. The user interface is created using the Flutter framework and tested using the black box testing method, resulting in alignment between user preferences and the application created. Keywords : Waterfall, black box, e-inventory Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika PENDAHULUAN Inventaris perusahaan merupakan salah satu bagian yang penting dan menjadi perhatian bagi tiap perusahaan. Terdapat berbagai macam inventaris perusahaan seperti komputer, meja, kursi dan lain sebagainya. Namun, di berbagai perusahaan, pengelolaan inventaris perusahaan masih belum terkomputerisasi. Masih banyak perusahaan mengelola inventaris perusahaan menggunakan pembukuan manual. Hal ini dapat menyebabkan sulitnya melakukan pengelolaan inventaris dikarenakan pengelolaan tidak disimpan dengan baik dan tidak terstruktur. Pengelolaan inventaris yang buruk, dapan menyebabkan kerugian untuk perusahaan seperti apabila ada inventaris yang hilang, akan sulit untuk dideteksi di mana barang itu hilang selain itu inventaris yang memerlukan perawatan berkala dapat menjadi tidak berfungsi dikarenakan terlewatnya inventaris tersebut untuk dilakukan perawatan. Oleh karena itu, e-inventory memudahkan pengelolaan inventaris perusahaan. Banyak pula perusahaan memiliki puluhan Namun, pengelolaan inventaris perusahaan masih menggunakan program Microsoft Excel dan Microsoft Word yang tidak efesien untuk melakukan pengelolaan inventaris perusahaan. Hal ini menyebkan sulitnya untuk melakukan perawatan inventaris. Waterfall yang terdiri dari berbagai tahapan seperti Requirement. Design. Implementation. Testing. Maintenance. METODE PENELITIAN Dalam proses pengembangan sistem pengelolaan inventaris elektronik . -inventor. PMTCInventory digunakan metode waterfall. Penggunaan metode waterfall merupakan pendekatan yang dilakukan secara berurutan dan sistematis. Tahapan-tahapan pada metode waterfall adalah Requirement. Design. Implementation. Testing. Maintenance. 1 PMTCInventory Aplikasi PMTCInventory merupakan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah karyawan lapangan dalam mengelola inventaris Aplikasi ini digunakan oleh pekerjaannya seperti merawat inventaris perusahaan dan mengganti inventaris yang telah Harapan terciptanya aplikasi ini adalah dapat membantu karyawan dalam menjalankan pekerjaannya sehingga terciptanya perawatan inventaris yang efisien. 2 Requirement Tahapan requirement merupakan tahapan pengumpulan kebutuhan pengguna. Kebutuhan pengguna dapat diperolah melalui wawancara, diskusi, ataupun survei. Pada jurnal ini, tahapan pengumpulan kebutuhan pengguna dengan cara wawancara dan diskusi. 3 Design Tahapan ini dilakukan setelah semua kebutuhan pengguna telah didapat. Setelah informasi kebutuhan didapat, maka dibuatlah desain logika bisnis. Tahapan design dalam pembuatan aplikasi PMTCInventory adalah Berdasarkan penelitian terdahulu dengan dengan membuat tampilan prototype antarmuka menggunakan web-based untuk melakukan pengguna dan user experience atau UI/UX pengelolaan inventaris. Dalam jurnal ini 2. 4 Implementation Implementasi dilakukan setelah sistem permasalahan yang menjadi perhatian adalah tahapan desain sudah sesuai. Implementasi pengelolaan inventaris yang menggunakan dilakukan sesuai dengan tahapan desain program Microsoft Word dan Microsoft Excel sebelumnya. Pada tahapan ini, dilakukanlah yang tidak terstruktur dengan baik sehingga implementasi dari desain yang telah dibuat membuat pengelola inventaris menjadi menjadi barisan bahasa pemrograman. Penulis User perawatan melakukan Interface/User Experience (UI/UX) Pada penelitian ini, metode menggunakan kerangka kerja Flutter. penelitian yang digunakan adalah metode Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Flutter merupakan Mobile App SDK (Software Development Ki. bertujuan untuk membuat aplikasi bergerak Android dan iOS dari satu codebase yang berperforma tinggi. Artinya, hanya perlu mempelajari Flutter untuk membangun aplikasi mobile untuk beberapa platform. User Interface merupakan sebuah tampilan visual pada produk yang dapat menjembatani sistem dengan pengguna . User interface dapat diartikan pula sebagai tata letak yang dirancang untuk memberikan representasi visual oleh pengguna akhir atau pengguna ketika berinteraksi langsung dengan suatu aplikasi atau Pada PMTCInventory, terdapat beberapa komponen User Interface seperti pemilihan warna, bentuk elemen tombol, jenis font yang digunakan, penggunaan gambar, ikon, input field. User Experience merupakan aspek-aspek yang saling berkaitan dengan pengalaman pengguna ketika menggunakan sebuah layanan atau produk. UX adalah keseluruhan hal yang saling berkaitan dengan alur kerja produk yang mudah dirasakan, dipahami yang kemudian dapat mencapai tujuannya dalam menggunakan aplikasi interaktif . 5 Testing Tahapan testing merupakan sebuah tahapan yang menguji apakah hasil dari tahapan implentasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tahapan testing berfokus pada pengujian dari sisi logika dan secara fungsional untuk memastikan semua bagian sudah diuji dan hasilnya sesuai yang diinginkan. Pada jurnal ini, metode pengujian yang digunakan adalah blackbox Black box testing atau pengujian black box adalah metode pengujian untuk memastikan apakah keseluruan fungsionalitas telah melalui input dan output yang dihasilkan pada sistem dengan harapan dapat berjalan sesuai dengan Teknik black box testing sangat penting karena dapat menemukan kesalahan antarmuka, model data, dan fungsionalitas. 6 Maintenance Tahap maintenance dilakukan setelah tahapan implementasi telah dilaksanakan. Tahapan ini dilakukan agar apabila ada bug atau error dapat diperbaiki secepatnya. Tahapan maintenance diperlakukan pada pembuatan kode untuk menghindari terjadinya program yang error . HASIL DAN DISKUSI Pada bagian ini memuat hasil-hasil penerapan metode waterfall pada aplikasi PMTCInventory yang menggunakan kerangka kerja Flutter dan diuji menggunakan blackbox 1 Requirement Dibutuhkan peranan administrator pada sistem inventaris PMTCInventory yang dapat melakukan penjadwalan perawatan inventaris, melaporkan inventaris apa saja yang harus dilakukan perawatan, mengkategorikan jenis inventaris perusahaan, melihat historis inventaris yang telah dirawat, memberi keterangan perawatan apa yang dibutuhkan pada inventaris, melakukan otorisasi untuk memastikan hanya pengguna terdaftar saja yang bisa mengakses 2 Design Use Case Diagram pada sistem einventory pada aplikasi PMTCInventory sebagai Gambar 1. Use Case Sistem e-inventory pada aplikasi PMTC Inventory Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Pada gambar 1, terdapat satu aktor yang Kemudian admin diharuskan untuk mengisi input berperan sebagai admin. Aktor admin tersebut field. merepresentasikan user yang dapat melakukan login melakukan penjadwalan perawatan inventaris, melaporkan inventaris apa saja yang harus dilakukan perawatan, mengkategorikan jenis inventaris perusahaan, melihat historis inventaris yang telah dirawat, memberi keterangan perawatan apa yang dibutuhkan pada Gambar 3. Activity Diagram Proses Mendeskripsikan Perusahaan pemilik inventaris. Setelah semua terisi, admin menekan tombol Autambah dataAy. Berikutnya, sistem menyimpan data yang telah diisi ke dalam layanan firebase. Gambar 2. Activity Diagram Halaman Login pada sistem e-inventory PMTCInventory. Gambar 2 menunjukkan Activity Diagram halaman login yang berfungsi sebagai salah satu keamanan pada sistem yang dibangun. Apabila pengguna ingin mengakses aplikasi, pengguna harus memasukkan username dan password yang telah diberikan sebelumnya. Jika username dan password tidak sesuai dengan yang diberikan, maka pengguna akan terus berada di halaman Jika sesuai, pengguna memasuki ke halaman utama dashboard. Gambar 3 menunjukkan bagaimana proses mendeskripsikan Perusahaan pemilik inventaris aplikasi PMTCInventory. Prosesnya diawali dengan admin memilih menu bottom navbar Home, kemudian sistem menampilkan tampilan Home dan menampilkan input field. Gambar 4. Activity Diagram Mengkategorikan Alat Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Gambar 4 menunjukkan bagaimana proses mengkategorikan alat pada aplikasi PMTCInventory. Prosesnya diawali dengan admin memilih menu bottom navbar Home, kemudian sistem menampilkan tampilan Home dan menampilkan dropdown. Kemudian admin diharuskan untuk mengisi dropdown. Setelah semua terisi, admin menekan tombol Autambah dataAy. Berikutnya, sistem menyimpan data yang telah diisi ke dalam layanan firebase. admin diharuskan untuk mengisi datepicker. Setelah terisi, admin menekan tombol Autambah dataAy. Berikutnya, sistem menyimpan data yang telah diisi ke dalam layanan firebase. Gambar 6. Activity Diagram Penjadwalan Gambar 5. Activity Diagram Memilih Penanggung Jawab Inventaris Gambar 5 menunjukkan bagaimana proses memilih penanggung jawab inventaris pada aplikasi PMTCInventory. Prosesnya diawali dengan admin memilih menu bottom navbar Home, kemudian sistem menampilkan tampilan Home dan menampilkan dropdown. Kemudian admin diharuskan untuk mengisi dropdown. Setelah terisi, admin menekan tombol Autambah dataAy. Berikutnya, sistem menyimpan data yang Gambar 7. Activity Diagram Mengunggah telah diisi ke dalam layanan firebase. Gambar Inventaris Gambar 6 menunjukkan bagaimana proses dilakukan penjadwalan inventaris pada Gambar 7 menunjukkan bagaimana aplikasi PMTCInventory. Prosesnya diawali proses dilakukan mengunggah gambar inventaris dengan admin memilih menu bottom navbar pada aplikasi PMTCInventory. Prosesnya diawali Home, kemudian sistem menampilkan tampilan dengan admin memilih menu bottom navbar Home dan menampilkan datepicker. Kemudian Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Home, kemudian sistem menampilkan tampilan Home dan menampilkan file uploader. Kemudian admin diharuskan untuk mengisi filde uploader. Setelah terisi, admin menekan tombol Autambah dataAy. Berikutnya, sistem menyimpan data yang telah diisi ke dalam layanan firebase. Gambar 9. Activity Diagram Melihat Historis Inventaris Gambar 8. Activity Diagram Memberi Keterangan Perawatan Gambar 8 menunjukkan bagaimana proses pemberian keterangan perawatan yang dibutuhkan pada inventaris pada aplikasi PMTCInventory. Prosesnya diawali dengan admin memilih menu bottom navbar Home, kemudian sistem menampilkan tampilan Home dan menampilkan file uploader. Kemudian admin diharuskan untuk mengisi filde uploader. Setelah terisi, admin menekan tombol Autambah dataAy. Berikutnya, sistem menyimpan data yang telah diisi ke dalam layanan firebase. Gambar 9 menunjukkan proses melihat historis inventaris yang telah dilakukan Pertama, admin mengetuk bottom navbar History, kemudian sistem akan memproses perpindahan tampilan. Setelah selesai, sistem menampilkan berbagai Card yang berisi perusahaan, kategori alat, dan tanggal Gambar 10. Activity Diagram Melaporkan Inventaris yang Harus dilakukan perawatan Pada gambar 10 menujukkan proses pelaporan inventaris yang harus dilakukan Awal proses dimulai dari admin mengetuk bottom navber dashboard, kemudian sistem melakukan proses perpindahan tampilan. Setelah selesai, sistem menampilkan berbagai Card yang berisi perusahaan, kategori alat, dan deadline tanggal. Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika sebelumnya membeli inventaris tersebut, jenis pemeriksaan seperti, penanggung jawab, deadline, serta nama inventarisnya. Gambar 11. Activity Diagram Mengisi Hasil dari Pemeriksaan Pada gambar 11, ditunjukkan diagram aktivitas mengisi hasil dari pemeriksaan. Proses ini merupakan lanjutan dari proses memberi keterangan perawatan yang dibutuhkan pada Awal proses ini adalah admin mengetuk card yang berada pada buttom navbar Setelah itu sistem memproses perpindahan tampilan dan sistem menampilkan checkbox tindakan yang telah diberi pada Activity Diagram Memberi Keterangan Perawatan yang Dibutuhkan Pada Inventaris. Kemudian admin mengisi checkbox sesuai dengan tindakan yang Lalu admin menekan tombol AusimpanAy dan sistem akan menyimpan data ke dalam layanan Firebase. Gambar 12. Halaman Utama Dashboard Selain itu terdapat pula fitur pencarian alat yang berfungsi untuk mencari alat yang akan Fungsi daripada navbar dashboard adalah untuk mengingatkan pengguna kapan untuk memeriksa inventaris barang, inventaris apa yang harus diperiksa. 3 Implementation Pada saat aplikasi PMTCInventory dijalankan maka halaman yang akan ditampilkan adalah menu utama dashboard. Gambar 12 merupakan user-interface dari bottom navbar dashboard, menampilkan card yang menunjukkan barang apa saja yang akan diperiksa. Isi dari card tersebut adalah perusahaan vendor tempat Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Gambar 14. Tampilan Halaman History Tujuan dari fitur pencarian barang adalah untuk memudahkan pengguna dalam mencari alat yang telah diperiksa sebelumnya. Fungsi dari Gambar 13 merupakan user-interface dari navbar ini adalah untuk menampilkan barang apa bottom navbar Home. Fungsi daripada bottom saja yang telah diperiksa. navbar Home adalah untuk membuat pengingat pengecekan inventaris kantor. Terdapat input field, dropdown, upload gambar, datepicker. Pada tampilan isi dari navbar home, pengguna diharapkan mengisi nama perusahaan, kategori alat, penanggung jawab, batas waktu, dan mengunggah gambar agar tujuan dari aplikasi mempermudah pengelolaan inventaris kantor. Pada isi dari navbar Home juga terdapat pengisian yang menggunakan date picker untuk menentukan kapan waktu untuk dilakukannya perawatan atau pengecekan. Gambar 14 merupakan user-interface dari bottom navbar History. Isi daripada bottom navbar history adalah card yang berisi nama Gambar 15. Tampilan Halaman Saya gambar inventaris kantor, nama perusahaan penyedia barang, jenis pemeriksaan, penanggung Gambar 15 merupakan user-interface dari jawab, dan waktu pemeriksaan yang telah bottom navbar Saya. Isi dari navbar Saya adalah Pada navbar history, terdapat pula foto diri, email pengguna, dan aktivitas yang fitur pencarian barang yang telah dilakukan telah dilakukan oleh pengguna. Fungsi dari pemeriksaan atau perawatan sebelumnya. navbar saya adalah agar mudah mengetauhi apa saja yang telah dilakukan oleh pengguna. Gambar 13. Tampilan Halaman Home Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 100-109 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika desain ke kode yang telah dibuat. Pengujian ini menggunakan metode Black Box Testing yang dilakukan oleh supervisor. Tujuan dari pengujian adalah untuk memastikan apakah masing-masing fungionalitas yang telah dikembangkan pada sistem dapat berjalan sesuai dengan proses bisnis dan kebutuhan pelanggan. Pengujian aplikasi PMTCInventory ditunjukkan pada tabel 1. Tabel 1. Tabel Pengujian PMTCInventory Pengujian Harapan Hasil User yang akun dapat Halaman Saya Halaman Pemilik akun dapat Halaman Saya Halaman Halaman Home Halaman Home Sesuai Redirect ke detail alat Tulisan dari input field Laman detail alat Menampil kan isi dari input field Menampil Mengungga pada navbar Home Daftar dari Gambar tersimpan ke Sesuai Mengetuk Menampilka n kalender Gambar ke dalam Kalender Tertampil navbar Saya Home Gambar 16. Tampilan Halaman Detail Alat Gambar 16 merupakan user-interface dari halaman Detail Alat Pemeriksaan. Tampilan ini merupakan hasil dari dropdown, text field, upload gambar, dan deadline waktu yang telah pengguna isi pada menu navbar home. Fungsi dari fitur ini adalah agar pada saat hari pemeriksaan, pengguna tinggal mengisi perawatan atau pengecekan apa saja yang diperlukan. Setelah disimpan, data akan dikirimkan ke firebase. 4 Testing Pengujian dilakukan hanya sebatas untuk mengetauhi kesesusaian antara desain user interface yang telah dibuat dengan implementasi ketuk card pada laman Dashboard Mengisi input field pada bottom Home Mengetuk pada navbar Home Diterima Redaksi : 17-11-2023 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Kesimpul Sesuai Sesuai Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika pada bottom Home Badrul. AuPenerapan Metode waterfall untuk Perancangan Sistem Informasi Inventory Pada Toko Keramik Bintang Terang,Ay PROSISKO J. Pengemb. Ris. Obs. Sist. Komput. , vol. 8, no. 2, pp. 57Ae52, 2021, doi: 10. 30656/prosisko. Shadiq. Safei, and R. Loly. AuPengujian Aplikasi Peminjaman Kendaraan Operasional Kantor Menggunakan BlackBox Testing,Ay Inf. Manag. Educ. Prof. Inf. Manag. , vol. 51211/imbi. Ardiansyah and S. Aji. AuPengembangan Sistem Informasi Penjualan Handphone Menggunakan Metode Waterfall,Ay J. Sist. Inf. Akunt. , vol. 1, no. 1, pp. 2776Ae7973, [Onlin. Available: http://jurnal. id/index. php/jasika54 . Hendriawan. Budiman. Yasin, and Rini. AuPengembangan Aplikasi ECommerce Di Pt. Putra Sumber Abadi Menggunakan Flutter,Ay J. Inf. Syst. Informatics Comput. , vol. 5, no. 1, p. 2021, doi: 10. 52362/jisicom. Haryuda. Asfi, and R. Fahrudin. AuPerancangan UI/UX Menggunakan Metode Design Thinking Berbasis Web Pada Laportea Company,Ay J. Ilm. Teknol. Infomasi Terap. , vol. 8, no. 1, pp. 111Ae117, 33197/jitter. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil dari pengembangan sistem inventaris elektronik berbasis mobile yang dinamakan PMTCInventory, didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Aplikasi sistem inventaris elektronik atau dinamakan PMTCInventory pada penelitian kali ini, dibangun dengan menggunakan kerangka kerja Flutter. Dengan adanya aplikasi PMTCInventory, memudahkan karyawan untuk melakukan perawatan inventaris kantor dan mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh faktor manusia. Pengembangan PMTCInventory mengembangkan sistem inventaris elektronik. Harapan pada sistem inventaris elektronik ini adalah adanya fitur yang dapat menghubungkan kamera gawai dengan aplikasi. Sehingga pengguna tidak harus membuka aplikasi lain untuk mengunggah gambar di aplikasi. DAFTAR PUSTAKA