Vol. 4Vol. No. July December No. 2, -Juli - Desember ISSN:ISSN: (P) |(P) ISSN: (E) (E) | ISSN: Academica Journal of Multidisciplinary Studies Vol. Vol. 4 No. July - December 2020 1 No. Juli-Desember ISSN:2579-9703 | ISSN: ISSN: (P)(P) | ISSN: (E)(E) Academica Journal of Multidisciplinary Studies Editorial Team Editorial Team Editor-In-Chief Deri Prasetyo. IAIN Surakarta EditoralinBoard Editor Chief Mudofir. IAIN Surakarta Syamsul Bakri. IAIN Surakarta Ahmad Saifuddin. IAIN Surakarta Muhammad Munadi. IAIN Surakarta Abdul Matin bin Salman. IAIN Surakarta Endy Saputro. IAIN Surakarta Reviewer Zainal Anwar. IAIN Surakarta Nur Kafid. IAIN Surakarta Mudofir. Akhmad AnwarIAIN Dani,Surakarta IAIN Surakarta Nur Rohman. Syamsul Bakri,IAIN IAINSurakarta Surakarta Andi Wicaksono. IAIN Surakarta Khasan Ubaidillah. IAIN Surakarta Managing Editor Dewi Nur Fitriana Lulu Syifa Pratama Arif Rifanan Khoirul Latifah Eko Nur Wibowo Assistant to Editor Nurul Iffakhatul Solekah Sarah Muktiati Nurika Indah Sofantiyana Hana Zunia Rini MaAomun Toyib Layouter Della Putri Apriliana Alamat Redaksi: Nuur Is Lathifah Arlin Dwi IAIN (State Institute for Setyaningsih Islamic Studie. Surakarta Jln. Pandawa No. 1 Pucangan,Alamat Kartasura. Sukoharjo. Central Java, 57168 Redaksi: id/index. php/academica IAIN (State Institute for Islamic Studie. Surakarta Jln. Pandawa No. 1 Pucangan. Kartasura. Sukoharjo. Central Java, 57168 e-mail: journal. academica@gmail. | journal. academica@iain-surakarta. website: ejournal. id/index. php/academica e-mail: journal. academica@gmail. com | journal. academica@iain-surakarta. Vol. Vol. 4 No. JuLi - December 2020 1 No. Juli-Desember ISSN: 2579-9703 2579-9703(P) (P)||ISSN: ISSN:2579-9711 2579-9711(E) (E) ISSN: Academica Journal of Multidisciplinary Studies Daftar Isi Daftar Isi Strategi Koping Siswa dalam Menghadapi Stres Akademik di Era Pandemi Covid-19 Pengembangan Kepribadian Konselor Melalui Kegiatan Kepramukaan Della Tri Damayamti & Alviyatun Masitoh 185 - 198 di UKK Racana IAIN Surakarta Nurika Indah Kecemasan Sofantiyana Masyarakat Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Manajemen Andini Permana Kartika Putri & Ardi Septiawan 199 - 216 Peran Komunikasi Ayah dalam Perkembangan Mental Anak: Studi atas Santri Belajar Putri Pondok Karanganyar Pola Bimbingan Orang Tahfidz Tua di Masa Pandemi Covid-19 Fitri Setianingsih Nia Unfa & Adi Tri Nugroho - 224 Aspek Perkembangan pada Anak Sekolah Dasar: Masalah dan Perkembangannya Analisis Faktor-Faktor Keputusan Pembelian Makanan Online Muslim Millenial Umi Latifah Arian Agung Prasetiyawan & Sela Mahribi Nurhidayah 225 - 244 Pendidikan Prenatal Yahudi dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam Strategi Orang Tua Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Anak Pada Masa Pandemi Mivtahul Kasana & Anggraeni Novita Sari Covid-19 Lusiana Siska Nurul Azizah. Nila Ispiyana, & Sinta Nuryah 245 - 256 The Various Respond of Student Toward Peer-Tutoring Method in Bilingual Program Khoirul Latifah Model Pendampingan Belajar Orang Tua Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Selama Masa Pandemi Filantropi Dakwah dan Kaum Minoritas di Indonesia Tias Rahmawati. Fartiwi, & Umi Nur Fatimah - 266 Okta Nurul Hidayati Implementasi dan Kunjungan RumahEtika Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi Pembelajaran Implementasi Bisnis Islam: Aisyahpada Budianti & PuteriAkuntansi Ardina Melati 267 - 278 Studi Mahasiswa Syariah IAIN Surakarta Galuh Anggraeny Analisis Manajemen Risiko PT. Amanu Zamzam Sakinah Solo Menghadapi Kebijakan Pemerintah di Masa Pandemi Respons Masyarakat terhadap Covid-19 Produk Pembiayaan BMT di Kartasura Muhammad Permadi & M. Muqoffa - 294 Dimas Saputra Dakwah Daring Menjaga Solidaritas Sosial di Masa Pandemi Covid 19 Peran Ibu Rumah Tangga Membangun Kesejahteraan Keluarga Setyowati Anggi Cahya Septi Latifa&Hanum - 310 Eksistensi ProkemZikir Di Tengah Modernisasi Bahasa Generasi Model Psikoterapi dalam Meningkatkan Kesehatan MentaMilenial Daimul Ikhsan,Dita Muhammad Irsyadi&Fahmi Asep Mafan Afrizal Mufti. Pramestiani. Anggi&Kusuma Maharani - 318 Praktik Kawin Suntik Hewan (Sap. Ditinjau Dari Hukum Islam Baik Dalam Praktik Maupun Dalam Akadnya Fify Nurul Pertiwi & Lilis Nurani 319 - 328 Vol. 4 No. 2, 2020 ISSN: 2579-9703 (P) | ISSN: 2579-9711 (E) Implementasi Kunjungan Rumah Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi Aisyah Budianti & Puteri Ardina Melati IAIN Surakarta Abstract The implementation of the home visit is one of the efforts made by the teachers in optimizing student learning activities in the middle of online online learning during the Covid -19 pandemic. This study aims to describe the application of the home visit method in increasing student motivation. This type of research approach used is a qualitative approach. The location of this research was carried out in MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1. Data collection was carried out by interview. The result showed that:. home visits were carried out at the encouragement of parents and the school officials. Thr home visit program was very effective in implementing learning activities during the Covid-19 pandemic, even though teachers experienced problem with the infrastructure in the program. Keywords: Home Visit. Covid-19 Pandemic. Learning Abstrak Implementasi kunjungan rumah menjadi salah satu upaya yang dilakukan guru dalam mengoptimalkan kegiatan pembelajaran siswa di tengah pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan Lokasi penelitian ini dilakukan di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa: . Kunjungan rumah terlaksana atas dorongan orang tua dan pihak . program kunjungan rumah sangat efektif diterapkan dalam kegiatan pembelajaran pada masa pandemic covid-19, meski guru mengalami kendala pada sarana prasaran dalam program tersebut. Kata kunci: Kunjungan Rumah. Pandemi Covid-19. Pembelajaran Coressponding author Email: aisyahbd24@gmail. puteriardina23@gmail. Aisyah Budianti & Puteri Ardina Melati PENDAHULUAN Mewabahnya virus corona telah merubah seluruh aspek tatanan pendidikan, salah satunya menyangkut kualitas pendidikan. Covid-19 menjadi pandemi global yang begitu cepat penyebarannya. Pemerintah berusaha menekan laju penyebaran virus Covid-19 dengan mengeluarkan kebijakan untuk melakukan social distancing . aga jara. (Pratama, 2. Kebijakan tersebut juga terjadi pada sistem kegiatan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-. Mendikbud menghimbau semua lembaga pendidikan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar melalui pembelajaran daring/ jarak jauh. Dengan adanya himbauan tersebut kegiatan pembelajaran yang sebelumnya tatap muka . di sekolah harus dilaksanakan secara online atau daring dirumah masing-masing. (Surat Edaran Mendikbud No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Corona Virus Disease (Covid-. , n. Sekolah merupakan tempat aktivitas untuk berkumpul dan berinteraksi yang menjadi salah satu sarana untuk mempercepat penyebaran covid-19. (Arifa, 2. Adanya covid-19 ini, menjadikan sekolah mengalami perubahan, salah satunya dari segi proses kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar yang semula dilaksanakan di ruang kelas sekolahan, dilakukan secara daring dirumah. Hal tersebut menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan yakni sekolah, untuk tetap memberikan fasilitas dan pelayanan yang baik dan kondusif bagi para siswa-siswanya melalui metode-metode yang efektif dan Kunjungan rumah merupakan salah satu metode pembelajaran yang digunakan oleh guru di masa pandemi ini. Dengan melakukan metode pembelajaran melalui kunjungan rumah ini, guru dapat menyampaikan materi pembelajaran secara tatap muka . (Suhendro, 2. Berdasakan data yang diperoleh melalui salah satu Kepala Madrasah Ibtidaiyah di kecamatan Ngemplak, terdapat 9 dari total 16 . %) MI di wilayah tersebut yang Vol. 4 No. July - December 2020 Implementasi Kunjungan Rumah Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi melaksanakan program kunjungan rumah ini. Hal ini menunjukkan bahwa program kunjungan rumah ini memang tepat dilaksanakan pada masa pendemi MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang menyelenggarakan program kunjungan rumah yang dilaksanakan oleh guru. Program ini merupakan salah satu upaya guru untuk membantu siswa dalam mengatasi kesulitan di masa pandemi ini khususnya dalam hal belajar. Hal yang melatar belakangi MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 melakukan program kunjungan rumah ini adalah pembelajaran melalui media online kurang efektif, adanya keluhan orang tua yang tidak bisa mendampingi belajar anak disebabkan latar pendidikan dan tuntutan kerja, serta anak tidak bisa kondusif belajar bersama orang tua. Beberapa penelitian untuk mengidentifikasi implementasi kunjungan rumah dalam pembelajaran pada masa pandemi antara lain, (Dwita et al. , 2. (Syifa et al. , 2. Para peneliti tersebut mengungkapkan bahwa metode kunjungan rumah ini sangat efektif dan membawa pengaruh positif dalam belajar siswa. Perbedaan penelitian ini dengan yang peneliti lakukan adalah penelitian tersebut lebih fokus pada hasil belajar siswa, sedangkan yang peneliti teliti lebih fokus pada upaya guru dalam mengoptimalkan kegiatan pembelajaran di masa pandemi. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti penting untuk meneliti implementasi kunjungan rumah dalam pembelajaran pada masa pandemi di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 ini untuk mengetahui efektifitas program tersebut ketika diterapkan dalam kegiatan pembelajaran, mengingat adanya pandemi covid-19 ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam mengoptimalkan kegiatan pembelajaran pada masa pandemi melalui program kunjungan rumah di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1. Vol. 4 No. July - December 2020 Aisyah Budianti & Puteri Ardina Melati METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan untuk mengambil sampel adalah purposive sampling. Purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu, yang mana orang tersebut mengetahui tentang apa yang akan diteliti. (Sugiyono, 2. Obyek penelitian ini adalah MI Muhammadiyah PK Sindon 1. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi- terstruktur. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Latar belakang Program Kunjungan Rumah Kunjungan rumah atau home visit merupakan salah satu metode yang digunakan sekolah dalam menjalin hubungan dengan orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Adanya kunjungan rumah ini membantu siswa dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan pembelajaran pada masa pandemi covid-19 ini. Kunjungan rumah ini adalah salah satu bentuk upaya sekolah untuk mengoptimalkan dan menciptakan kondisi pembelajaran yang kondusif dan efisien pada masa pandemi. (Yaqien, 2. MI Muhammadiyah PK Sindon 1 merupakan salah satu sekolah dasar di kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jawa Tengah yang menerapkan program kunjungan rumah sebagai salah satu bentuk metode pembelajaran pada masa pandemi covid-19. Kunjungan rumah ini dilatar belakangi dengan adanya beberapa perihal antara lain, pertanyaan dari orang tua tentang pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka, siswa yang sudah bosan dan ingin belajar bersama guru dan teman-temannya dan juga evaluasi dari para guru mengenai pembelajaran online yang kurang efektif. Hal tersebut terlihat dari keluhan yang disampaikan kepada guru melalui whatsapp grup kelas. Dari hasil kuisioner, orang tua memberi tanggapan positif dengan adanya program kunjungan rumah ini serta orang tua memberikan dukungan Sebagaimana yang di ungkapkan salah satu orang tua siswa: Vol. 4 No. July - December 2020 Implementasi Kunjungan Rumah Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi Saya setuju, karna dengan adanya kunjungan rumah akan lebih membantu kegiatan belajar dan mungkin anak juga akan merasa senang karena bisa bertatap muka dengan teman dan guru meskipun tidak setiap hari jadi belajarnya bisa lebih efektif dan lebih semangat belajar bersama dengan teman-teman dan guru. (TFL. Demikian pula yang diungkapkan oleh RZ: Sangat membantu, terutama dalam menerangkan materi pelajaran yang orang tua terkadang juga belum paham. (RZ. Dari beberapa uraian latar belakang tersebut, peneliti menemukan bahwasanya kebijakan yang diambil oleh MI Muhammadiya Program Khusus Sindon 1 tersebut dalam melaksanakan program kunjungan rumah ini sangatlah Karena melihat situasi dan kondisi yang terjadi pada masa pandemi dan kurang efektifnya pembelajaran online maka sangat penting untuk diadakan program kunjungan rumah tersebut. Bentuk Pelaksanaan Kunjungan Rumah Adapun dalam proses pelaksanaan kunjungan rumah yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 ini, akan peneliti uraikan dengan cara narrative teks sebagaimana berikut! Pelaksanan program kunjungan rumah ini, dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dari wali kelas. Wali kelas menentukan jadwal hari dan juga mata pelajaran yang akan diajarkan. Sebagaimana contoh pada kelas 4 dengan wali siswanya adalah ibu Puji S. Pd. Adapun dalam kurun satu pekan ibu Puji mengambil kebijakan 4 hari pelaksanaan, yaitu hari senin, selasa, kamis dan jumAoat. Dengan mata pelajaran dihari senin adalah Tematik, selasa adalah bahasa arab, kamis adalah matematika dan jumAoat adalah bahasa inggris. Berkenaan dengan runtutan pelaksanan program kunjungan rumah ini adalah Pertama. Tahap persiapan program kunjungan rumah telah disosialisasikan kepada orang tua siswa atau wali murid melalui surat edaran sebelum diselenggarakannya program kunjungan rumah. Selain itu, adanya masa pandemi Covid-19 ini pihak sekolah harus meminta izin kepada orang tua siswa Vol. 4 No. July - December 2020 Aisyah Budianti & Puteri Ardina Melati mengenai program kunjungan rumah untuk siswa kelas 4 MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1. Sebagian besar orang tua peserta didik memberikan respon positif mengenai program kunjungan rumah. Kemudian guru atau wali kelas membuat daftar kelompok program kunjungan rumah. Hal ini dilakukan untuk menaati protokol kesehatan Covid-19 yaitu dilarangnya berkumpul dengan orang banyak, wajib berjaga jarak, cuci tangan memakai sabun dari rumah dan memakai masker. Kedua. Tahap pelaksanaan program kunjungan rumah. Peneliti mengambil sampel dari kelas 4 MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1. Adapun jadwal dimulai pada pukul 07. 45 WIB. Sebelum dimulainya program ini, antara pukul 07. 00 - 07. 45 WIB siswa diarahkan setiap wali kelas untuk melakukan pembiasaan di rumah sepert tahfidz dan sholat dhuha. Program kunjungan rumah ini dilaksanakan seperti kegiatan belajar mengajar di kelas meliputi dimulai dengan salam, pembukaan, isi materi dan penutup. Penyampaian materi dalam program kunjungan rumah menyesuaikan metode pembelajaran dari masing-masing guru berupa ceramah atau interaksi dengan Program kunjungan rumah dilaksanakan kurang lebih 1 jam. Hal ini dikarenakan adanya pengurangan waktu dari kegiatan belajar mengajar saat di ruang kelas. Program ini dalam satu hari dibagi menjadi 2 sesi pada jam 45 - 09. 15 untuk sesi 1, sedangkan jam 09. 30 - 10. 30 untuk sesi 2. Program kunjungan rumah ini di tempatkan di rumah siswa. Adapun masjid juga dipakai sebagai tempat alternatif. Jadwal ini diubah dalam kurun waktu dua pekan sekali untuk memberikan variasi agar siswa tidak mudah bosan. Pada mulannya, program kunjungan rumah ini sudah dilaksanakan sejak dahulu akan tetapi belum terstruktur dahulu program ini hanya dikhususkan untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusu. seperti siswa yang belum mampu membaca dan menulis sama sekali. Namun, seiring berjalannya waktu program kunjungan rumah perlu di evaluasi kembali sehingga pada saat ini program kunjungan rumah diperuntukkan semua peserta didik bukan hanya untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusu. Selain itu, adanya kecemburuan sosial antar kelompok seperti kelompok 1 melaksanakan kunjungan rumah di salah Vol. 4 No. July - December 2020 Implementasi Kunjungan Rumah Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi satu siswa dan diberi makanan oleh tuan rumah tetapi kelompok 2 ketika melaksanakan kunjungan rumah di rumah salah satu kelompoknya tidak diberi makan oleh tuan rumah. Kunjungan Rumah Sebagai Upaya Guru Mengoptimalkan Kegiatan Pembelajaran Di Masa Pandemi MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 berusaha memberikan layanan dan fasilitas yang terbaik untuk siswa-siswanya meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya adalah dengan dilaksanakan program kunjungan rumah. Kegiatan pembelajaran sebelum adanya program kunjungan rumah, dilaksanakan secara daring atau online melalui media sosial Whatsapp. Tentunya dalam pembelajaran daring ini memiliki kekurangan, yakni pembelajaran yang kurang efektif, guru tidak bisa memantau langsung perkembangan siswa, siswa cenderung pasif, orang tua yang memiliki kesibukan masing-masing dan siswa mengalami kejenuhan. Hal ini disampaikan oleh wali murid yaitu: Kurang efisien dalam pembelajaran. Selama daring belajarnya kurang semangat dan kurang pemahaman bosan dalam belajar karena suasana dirumah berbeda dengan di sekolah. Selama pandemi program kunjungan rumah sangat baik untuk pembelajaran anak. (K. Maka, untuk mengatasi berbagai kekurangan dalam pembelajaran daring. MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 mengadakan program kunjungan rumah sebagai upaya sekolah untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan meningkatkan motivasi belajar siswa di masa pandemi. Program kunjungan rumah merupakan upaya yang penting dilakukan untuk tetap menjalin komunikasi serta mengawasi perkembangan belajar siswa selama belajar dirumah. Dalam kegiatan kunjungan rumah ini, komunikasi lebih diarahkan untuk mengontrol siswa dalam hal ibadah, kesehatan dan keilmuan siswa dalam mata pelajaran. Kegiatan kunjungan rumah ini diikuti siswa dengan sangat antusias. Hal ini tampak dari kehadiran mereka yang tepat waktu atau bahkan sebelum Vol. 4 No. July - December 2020 Aisyah Budianti & Puteri Ardina Melati kegiatan dimulai. Tidak hanya itu, dalam kegiatan pembelajarannya pun mereka sangat bersemangat dan memperhatikan. Meskipun sebagian kecil diantara mereka tidak fokus saat kegiatan berlangsung, namun lebih dominan siswa yang bersemangat dan antusias. Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa adanya program kunjungan rumah ini menjadikan anak mudah memahami, semangat dalam belajar dan tidak udah bosan. Kendala mendampingi belajar anak, cepet bosan, tidak semangat dan sering banyak bermain sama temannya. Program kunjungan rumah ini bagus, karena anak-anak mudah faham dan semangat belajarnya. (M. Target guru dari kegiatan kunjungan rumah ini adalah siswa tidak berhenti belajar. Kekurangan pembelajaran daring di rumah guru tidak bisa memantau siswa sehingga tidak bisa memastikan bahwa siswa benar-benar belajar dirumah. Bahkan cenderung orang tua tidak sabar mengajari siswa dan justru mengerjakan soal-soal yang diberikan guru secara langsung. Maka dari itu, harapan guru dengan adanya program kunjungan rumah ini agar siswa termotivasi untuk tetap semangat belajar dan tidak mengalami kejenuhan serta kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Anak cepat jenuh atau bosen mungkin karena anak setiap hari dengan orang tua jadi anak butuh suasana baru biar tidak jenuh sudah rindu masuk sekolah dan ingin bisa belajar, bermain, berkumpul dgn temanteman di sekolah. Kendala yang kedua persepsi cara mengajar orang tua berbeda dengan guru di sekolah. Jadi itu membuat saya seabgai orang tua terkadang merasa kesulitan sehingga harus menjelaskan satu per satu, pelan-pelan dan berulang-ulang agar anak bisa faham dan mengerti. (TFL. Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Kunjungan Rumah Ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dari terlaksanakannya program kunjungan rumah baik dari keluarga, sekolah dan masyarakat diantaranya sebagai berikut: Faktor Pendukung. Pertama yaitu lingkungan keluarga sebab keluarga atau orang tua menjadi faktor pendukung terhadap motivasi belajar anak. Vol. 4 No. July - December 2020 Implementasi Kunjungan Rumah Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi Keluarga memiliki peranan untuk mendidik, membimbing, mengarahkan dan memberikan perhatian lebih agar anak merasa senang dalam belajar. Selain dukungan dalam bentuk moril, keluarga juga harus bisa memberikan dalam bentuk materiil berupa fasilitas yang memadai seperti kelengkapan peralatan Hasil wawancara peneliti, orang tua sangatlah mendukung kegiatan kunjungan rumah ini dan menyambutnya dengan baik. Mereka berusaha mengkondisikan anaknya untuk tepat waktu dalam pelaksanaan kunjungan rumah serta mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah dan pihak sekolah. Program kunjungan rumah sangat membantu sekali karean dengan kunjungan rumah anak-anak bisa sering dan tanya jawab soal pembelajaran yang belum faham bisa bertanya langsung dengan guru tetapi tetep dengan syarat protokol kesehatan harus di jaga. M adalah menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan sebelum (TFL. Kedua. Lingkungan sekolah karena sekolah menjadi faktor pendukung dalam proses belajar, yakni mencakup metode mengajar, kurikulum, hubungan guru dengan orang tua dan hubungan guru dengan siswa. Ketika faktorfaktor tersebut dapat terjalin dengan baik, maka proses pembelajaran melalui program kunjungan rumah ini dapat berjalan dengan baik. Selain dukungan dari keluarga, dukungan dari lingkungan masyarakat sangat diharapkan mengingat kondisi yang saat ini tengah pandemi Covid-19. Ketiga, lingkungan masyarakat yang memiliki pengaruh yang cukup besar dalam terwujudnya setiap program kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Program kunjungan rumah merupakan salah satu kegiatan yang diadakan diluar lingkungan sekolah. Program kunjungan rumah merupakan kegiatan pembelajaran di luar sekolah dengan melakukan kunjungan ke rumah siswa atau di tempat yang sudah ditentukan. Dalam kegiatan kunjungan rumah ini, masyarakat dapat menerima dengan Bahkan berusaha menawarkan tempat untuk dijadikan tempat kunjungan Tentunya tetap menghimbau untuk mematuhi protokol kesehatan ketika berlangsungnya kegiatan. Vol. 4 No. July - December 2020 Aisyah Budianti & Puteri Ardina Melati Sedangkan faktor penghambat program kunjungan rumah mengenai sarana dan prasarana yang kurang memandai. Pembelajaran yang biasanya menggunakan meja, kursi dan papan tulis di ruang kelas, pada masa pandemi ini hanya menggunakan peralatan seadanya. Program kunjungan rumah siswa hanya beralaskan lantai. Sehingga dalam pembelajaran menulis, mereka mengalami Selain itu, keterbatasan penulis tidak bisa mengikuti program kunjungan rumah dan membaur kepada siswa MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 sehingga dalam penulisan ini masih banyak kekurangannya. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Setiap lembaga pendidikan tentunya memiliki keinginan untuk dapat melaksanakan semua program kegiatan pendidikan secara baik dan efisien meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19. Implementasi kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 dapat berjalan dengan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah. Program kunjungan rumah ini bertujuan agar guru dapat memotivasi siswa untuk giat Selain untuk memotivasi belajar siswa, kunjungan rumah merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh sekolah untuk menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua siswa dengan sekolah. Adanya program kunjungan rumah ini menjadikan siswa MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 termotivasi dan semangat dalam belajar sehingga tidak merasa jenuh. Selain itu, guru dapat memantau langsung belajar siswa dan meringankan beban orang tua pada masa pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19. Saran Penulis memiliki banyak kekurangan dan keterbatasan dalam menyelesaikan penelitian ini untuk itu penulis dengan terbuka menerima kritik dan saran yang membangun agar penulisan ini menjadi lebih baik untuk kedepannya. Semoga penelitian ini bermanfaat dan dapat menambah Vol. 4 No. July - December 2020 Implementasi Kunjungan Rumah Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi wawasan bagi pembaca. Sebagaimana keterbatasan atas penelitian ini, peneliti menyarankan kepada penelitian selanjutnya untuk melakukan sebuah riset yang searah namun dengan lingkup yang lebih luas. Peneliti juga menyarankan untuk melakukan pengukuran tingkat keefektifan dari diterapkannya program ini sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkam pembelajaran. Dan adapun jika nanti nilai dari keefektifan tersebut tinggi, maka kemendikbud bisa meneluarkan surat edaran agar setiap lembaga pendidikan melaksanakan program ini. DAFTAR PUSTAKA