Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING DAN LURING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP AWAL KARYA PEMBANGUNAN Muhammad Riduan Harahap1. Ahmad Ridwan2. Ruri Dzah Fitri3 Universitas Al Washliyah Medan1,2,3 Email, wanhargaroga@gmail. com1, iwan. mth@gmail. Ruridzahfitri2@gmail. Abstrak Maraknya wabah virus covid-19 serta pemberlakuan sosial distancing menjadikn proses pembelajaran dialihkan menjadi daring. Tentunya dalam pelaksanaan pembelajaran daring menimbulkan problematika yang baru dalam dunia pendidikan, sehingga lembaga pendidikan membuat kebijakan kombinasi pembalajaran daring dan luring guna mencapai tujuan Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriftif yaitu menjelaskan fenomena dilapangan tanpa mengubah data yang ada, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknis analisis data melalui reduksi data, klasifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kombinasi pembelajaran daring dan luring memberikan dmpak positif pada hasil belajar siswa, dan tingkat stress yang terjadi ketika pembelajaran daring dapat di tertangani. SMP Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam menggunakan strategi pembelajaran Aublended learningAy, dilaksanakan 3 hari untuk daring dan 3 hari untuk luring. Guru berusaha harus bisa melakukan pembelajaran yang bersifat kreatif dan inovatif sehingga transfer of knowledge terlaksana dengan baik. Kata Kunci : Implementasi. Pembelajaran. Daring. Luring. Covid-19. PENDAHULUAN Pendidikan adalah kebutuhan mendasar untuk setia individu, khususnya khusunya bagi seorang muslim. Dimana pendidikannya mengarah pada konsep hukum Islam. Karena agama adalah sumber pendidikan. Pendidikan Islam erat kaitannya dengan upaya Nabi Muhammad SAW dalam menyiarkan agama. Proses belajar mengajar di kelas antar guru dan siswa tidak lain ialah untuk mencapai tujuan dar belajar itu sendiri. Karena belajar merupakan belajar merupakan perubahan perilaku seseorang, dimana proses belajar ini membutuhkan aktivitas, sebab adanya proses menciptakan dan mengubah perilaku dengan cara latihan dan pengalaman. Salah satu komponen pembelajaran untuk menggambarkan proses dan hasil Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. belajar sesuai dengan kemampuan dasarnya. Namun, kegiatan ini terhambat di sebabkan karena mewabahnya virus corona atau Covid 19 di Indonesia. Akibatnya berdampak pada dunia pendidikan. , seperti penerapan sistem pembelaaran daring . sehingga semua institusi pendidikan dituntut untuk mmampu menggunakan atau mengaplikasikan tegnologi lam bagian sisem pendidikan. Pembelajaran online atau di sebut dengan daring . omunikasi dalam jaringa. atau luring . embelajaran yang berlangsung secara tatap muka di dalam kela. Di era serba digital saat ini dengan memanfaatkan perkembangan IPTEK. segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran di lakukan secara online dengan berbagai platform, seperti Google Classroom. Google Meet. Edmudo. Zoom dan WhatsApp (Pratama and Mulyati 2020, . Ini berarti pembelajaran berlangsung secara jejaringan sosial. Online adalah singkatan dari komunikasi di Internet. Dengan kata lain, ini adalah mode komunikasi di mana pesan dikirim dan diterima melalui Internet. Sebb prosesnyaa lebih cepat dalam menyampaikan atau menerima pesan dari guru ke peserta didik. Pembelajaran online memiliki tujuan guna memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas melalui jejaringan sosial yang lebih luas. Pembelajaran dengan sistem daring melibatkan guru dan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Sebab, tidak terbatas ruang dan waktu (Sofyana and Rozaq 2019, . metode pembelajaran yang efektif di bangun melalui latihan dan umpan balik. Pembelajaran mandiri, sesuai dengan kebutuhan siswa, kegiatan kolaboratif yang melibatkan penggunaan simulasi dan permainan. Ay Sedangkan di dalam Permendikbud No. 109/2013, pembelajaran jarak jauh /daring ialah kegiatan pembelajara yang melibatkan jaringan komunikasi. Pembelajaran luring merupakan pembelajaran tatap muka antara guru di luar sekolah dengan siswa, namun karena dilakukan secara offline maka guru memberikan materi kepada siswa berupa tugas cetak dan dilakukan di luar. Luring adalah singkatan dari "Di Luar Jaringan" yang saat ini digunakan untuk menggantikan kata daring. Kita dapat menyimpulkan bahwa daring adalah kebalikan dari online atau web, dan luring adalah aktivitas yang dilakukan tanpa Akses internet. (Susilana. , & Riyan 2010. Masa pandemic covid-19. Pembelajaran gabungan daring dan luring memberikan banyak manfaat bagi siswa meskipun tidak seefektif pembelajaran tatap muka pada waktu normal dibandingkan pembelajaran online berbasis internet. Pembelajaran offline di masa pandemi ini adalah sistem pembelajaran yang tidak terkoneksi dengan jaringan internet atau menggunakan media di luar internet. Pembelajaran offline merupakan upaya alternatif baik bagi pendidik maupun peserta didik untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik di masa pandemi COVID19. Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. Lahirnya kombinasi pembelajaran online dan offline merupakan solusi dari permasalahan yang terjadi pada saat pembelajaran daring, dimana proses pembelajaran yang dilakukan dikeluhkan oleh orang tua, karena saat mendampingi siswa belajar di rumah ada beban tersendiri bagi orang tua yang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang memadai atau fasilitas dan peralatan yang memadai. Kendala lainnya adalah siswa tidak dapat mengakses sumber belajar online karena tidak memiliki perangkat digital . andphone android, komputer, dll, tidak ada koneksi atau jaringan internet di daerah tersebut, dan tidak ada listrik, serta kuota yang terbuang percuma karena latar belakang ekonomi orang tua yang miskin. Siswa terampil dan kesulitan mengakses sumber belajar online. Pemenuhan hak pendidikan bagi anak ditengah pandemi covid-19, maka bagi daerah yang zona hijau boleh melaksanakan pembelajaran dengan tatap muka, namun tetap mematuhi protokol kesehatan dan dilaksanakan dengan sistem sif dengan kelas yang lain agar terhindar dari kerumunan, kemudian disesuaikan dengan keadaan sekolah. Sekolah Menengah pertama (SMP) Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam Kabupaten Deli serdang merupakan lembaga pendidikan yang menerapkan kombinasi pembelajaran Daring dan Luring sebagai salah satu upaya pemenuhan hak pendidikan bagi anak, dan untuk menuntaskan kewajiban belajar mengajar, pola penerapan daring dilaksanakan ada hari Senin. Selasa, dan Rabu sedangkan untuk pembelajaran luringnya dilaksanakan pada hari Kamis. JumAoat dan Sabtu dengan menggunakan sistem bergiliran pada setiap kelas. Penelitian ini mengkasji tentang implementasi pembelajaran daring dan luring pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam. METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian kualitatif merupakan penelitian khusus objek yang tidak dapat diteliti secara statistik atau cara kuantifikasi (Basrowi dan Suwandi 2008, . Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, adapun data yang dikumpulkan adalah kata-kata atau gambar (Asmadi Alsa 2011, . Sehingga diharapkan dari data deskriftif berupa kata-kata tertulis atau lisan serta gambar mampu memberikan informasi tentang implementasi kombinasi pembelajaran daring dan luring di SMP Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam kabupaten Deli Serdang. Menurut Jamal MaAomur Asmani. Pendekatan kualitatif lebih menekankan pada makna, penalaran, definisi situasi tertentu dan penelitian lebih lanjut tentang halhal yang berkaitan dengan kehidupan seharihari. Pendekatan kualitatif lebih mementingkan proses, bukan hasil. Dalam penelitian kualitatif, data bersifat deskriptif, artinya data dapat dikategorikan sebagai gejala atau dalam bentuk lain, seperti foto, dokumen, catatan lapangan pada saat penelitian dilakukan. (Jamal MaAomur Asmani 2011, . Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus penelitian komplek dan luas. Peneliti kualitatif bermaksud Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. untuk memberi makna atas fenomena secara holistik dan harus memerankan dirinya secara aktif dalam keseluruhan proses studi (Sudarwan Danim 2010. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus penelitian yang kompleks dan luas. Peneliti kualitatif bermaksud memberi makna pada fenomena secara holistik dan harus berperan aktif dalam keseluruhan proses penelitian. Dalam penelitian kualitatif, peralatan dan alat penelitiannya adalah peneliti itu sendiri, sehingga peneliti sebagai peralatan perlu memverifikasi sejauh mana peneliti kualitatif terlibat dalam penelitian dan terjun ke lapangan. Sedangkan peralatan yang digunakan peneliti adalah alat perekam, daftar wawancara, dan daftar observasi. Sugiyono Sugishirono menjelaskan bahwa penelitian kualitatif tidak memiliki pilihan selain menjadikan manusia sebagai alat penelitian yang utama (Sugiyono 2012, . Pasalnya, tidak semua memiliki bentuk Penjelasan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, hipotesis yang digunakan, bahkan hasil yang diharapkan tidak dapat ditentukan terlebih dahulu dengan pasti dan jelas. Teknik perolehan data menggunakan metode observasi sebagai metode utama dan digunakan sebagai pelengkap penggunaan metode wawancara . , dan Survei ini merupakan survei kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah penggunaan analisis data non statistik, atau analisis deskriptif analitis. Analisis data yang digunakan berupa laporan dan uraian, bukan angka. Untuk analisis lebih lanjut dengan kerangka berpikir induktif. Dalam metode ini, data yang diperoleh melalui wawancara, wawancara, dokumentasi, dan observasi diolah dan dianalisis secara sistematis dan objektif sesuai dengan karakteristik penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Lahirnya kombinasi pembelajaran daring dan luring ini merupakan solusi dari permasalahan yang terjadi selama pembelajaran daring. Kegiatan belajar mengajar (KBM) daring dan luring dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran dengan mengikuti prinsip-prinsip belajar-mengajar dan protokol kesahatan. Masa normal proses pembelajaran di SMP Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam dilaksanakan selama 6 hari penuh dimulai dari 07. Namun sejak mewabahnya virus covid-19 kegiatan pembelajaran dilakukan secara online, akan tetapi pembelajaran daring bukan menjadi solusi dalam pemenuhan hak belajar anak, berbagai kendala terjadi dikalangan stakeholders terkait dengan pelaksanaan daring. Oleh karena itu, kepala sekolah membuta kebijakan dengan melalui tahap pengkajian dan uji coba serta keputusan rapat dewan guru dan orang tua, hasil raat tersebut memutuskan kombInasi pembelajaran daring dan luring selama tiga kali seminggu agar siswa-siswi SMP awal karya pembangunan tetap belajar walaupun pada masa pandemic dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. telah di terapkan pemerintah yaitu 3M Mencuci tangan. Memakai Masker dan Menjaga jarak. Pelaksanaan pembelajaran secara daring maupun luring dilakukan secara bertahap dengan memanfaat media sosial dan mematuhi protokol kesehatan, proses kegiatan belajar mengajar siswa ikut aktif, guru juga berperan dalam melaksanakan tugasnya dalam pembelajaran daring dan Strategi pembelajaran daring dan luring atau bisa yang digunakan adalah strategi blended learning. Guru berusaha melakukan pembelajaran yang bersifat kreatif dan inovatif dalam menyampaikan pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah maupun bisa dipahami. Pada masa pandemi COVID 19, banyak cara yang dilakukan sekolah untuk menjaga kelancaran pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran daring dan luring. Siswa mungkin dapat belajar belajar menggunaka kedua sistem tersebut, meskipun tujuan pembelajaran belum tentu tercapai dengan baik. Tapi, setiaknya sudah ada uaa sekolah untuk memberikan yang terbaik bagi siswa-siswanya. Sekolah Menengah pertama (SMP) Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam Kabupaten Deli serdang merupakan lembaga pendidikan yang menerapkan kombinasi pembelajaran Daring dan Luring Salah satu upaya agar siswa belajar sendiri ialah melalui luring. Upaya yang tepat untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah ketika seorang guru sebagai tenaga kependidikan belajar secara daring sambil belajar secara offline, pihak sekolah, stafnya, guru dan siswa diwajibkan memakai masker dan disediakan tempat mencuci tangan disetiap kelas, pola pembelajaran luring di SMP Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam Kabupaten Deli serdang dilakukan dengan menggunakan shif guna menyiasati kerumunan. Hasil peneltian yang dilakukan oleh Resy Muryati bahwa pembelajaran daring atau luring dinilai kurang efektif karena tidak sebesar Dalam pembelajaran online/offline siswa lebih mandiri dalam menyelesaikan masalah, namun terkadang harus googling dan meminta bantuan orang tua. Hal sama di hasilkan dari penelitian Rio Erwan Pratama dan Sri Mulyati Berdasarkan hasil surveinya terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, namun guru mampu menyelesaikannya dengan baik dengan cara mengajar siswa. Dengan sistem pembelajaran baik daring maupun luring, guru diharapkan dapat mendidik siswanya secara kreatif sehingga dapat mencapai hasil belajar dengan benar atau efektif. Penelitian ini memberikan informasi bahwa guru lebih menyukai pembelajaran offline dimana mereka benar-benar dapat berinteraksi dengan siswa, dan siswa lebih menyukai pembelajaran offline dengan dialog tatap muka. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kombinasi pembalajaran daring dan luring merupakan solusi yang efektif dalam mengembangkan pembelajaran di era pandemi covid-19. Pemanfaat menggunakan media social seperti aplikasi WhatsApp. Google Classrom, dan Google Meet, untuk Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. pemenuhan hak pendidikan bagi peserta didik. Kemudian elemen guru memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring maupun luring agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Perkembangan belajar seorang anak tergantung pada pendidikan dan proses belajar (CBM) guru yang baik. Mengingat perkembangan pembelajaran anak di rumah selama pandemi COVID-19 cenderung berbeda dengan perkembangan pembelajaran di sekolah, maka guru sebagai fasilitator perlu berinovasi dengan cara yang Efektivitas adalah ukuran seberapa baik pekerjaan telah dilakukan. Artinya pekerjaan yang diselesaikan tepat waktu dianggap efektif dari segi waktu, biaya dan kualitas. Dengan kata lain, efek belajar sebagai ukuran keberhasilan proses belajar antara siswa atau antara siswa dan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran online telah menjadi solusi pembelajaran jarak jauh dalam situasi seperti bencana alam dan jarak sosial. Aplikasi pembelajaran daring menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar dalam konteks kehadiran dan menggantikannya dengan sistem pembelajaran daring dengan aplikasi yang sudah ada. Untuk meningkatkan performa dan aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran daring, kami menggunakan berbagai media dan strategi pembelajaran untuk menciptakan proses pembelajaran yang menarik yang bertujuan untuk melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Desain membutuhkan kreativitas seorang guru yang kreatif. Proses pencapaian hasil belajar dan prestasinya. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada saat luring dilaksanakan Tiga Kali Seminggu di SMP Awal Karya Pembangunan (AKP) Lubuk Pakam berjalan Guru mempersiapkaan kondisi untuk siswa belajar dengan melakukan apersepsi dan sosialisasi pemahaman mengenai keefektifan belajar dengan cara tiga kali dalam satu minggu di masa pandemic ini dengan adanya cara kegiatan belajar mengajar seperti ini eserta didik dengan lebih mudah memahami pembelajaran, tidak seperti pada situasi pembelajaran Masih banyak peserta didik lainnya apabila mengikuti ppembelajaran online atau jarak jauh masih kurang paham bahkan sampai ada yang sekalipun tidak pernah mengkuti pembelajaran. Pembelajaran tatap muka Memprioritaskan interaksi dan memberikan informasi untuk membantu siswa meningkatkan kualitas belajarnya. Selain itu, pembelajaran tatap muka tiga kali seminggu membantu meningkatkan proses belajar satu sama lain yang sebenarnya. Oleh karena itu, memastikan bahwa pendidik dan siswa tidak gagal di tengah pembelajaran sangat membantu untuk pembelajaran tatap muka reguler yang baru. Pendidikan pada dasarnya adalah upaya sadar menuju pematangan potensi kemanusiaan, setelah mencapai kedewasaan itu ia dapat bermain sesuai misinya dan bertanggung jawab atas pencipta pelaksanaannya. Guru memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. Suatu proses pendidikan dan pembelajaran sebagai suatu sistem kegiatan Tajribiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol : 1 No. yang dilakukan di dalam atau di luar kelas. Guru memilih dan menata materi pembelajaran, menerapkan dan menggunakan metode pembelajaran, mengarahkan, serta mengevaluasi dan menjadikan kegiatan belajar mengajar lebih efektif. PENUTUP Implemetansi Pembelajaran daring dan luring di SMP Awal Karya Pembangunan Lubuk Pakam menggunakan strategi pembelajaran Aublended learningAy, dilaksanakan 3 hari untuk daring dan 3 hari untuk luring. Guru berusaha mampu melakukan pembelajaran yang bersifat kreatif dan inovatif digunakan untuk mencapai keberhasilan pembelajaran. Pembelajaran daring dan luring memberikan kesempatan pada siswa untuk mendapatkan informasi dan penjelasan secara langsung dari guru, meskipun dengan cara dan waktu yang dibatasi, sehingga pemahaman siswa lebih baik. Solusi penerapan pelaksanaan pembelajaran kombinasi daringluring ini sangat efektif dilaksanakan untuk sekolah dengan siswa yang memiliki latar belakang yang heterogen. Dan tentunya adil dan bijaksana karena tidak ada satu siswa pun yang akan merasa dirugikan. Seluruh siswa memiliki hak, kewajiban dan tanggung jawab yang sama. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kombinasi pembalajaran daring dan luring merupakan solusi yang efektif dalam mengembangkan pembelajaran di era pandemi covid-19. Pemanfaat menggunakan media social seperti aplikasi WhatsApp. Google Classrom, dan Google Meet, untuk pemenuhan hak pendidikan bagi peserta didik. Kemudian elemen guru memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring maupun luring agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Referensi