Jurnal Manuhara (Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisni. Volume 3. Nomor 4. Oktober 2025 E-ISSN: 2988-5035. P-ISSN: 2988-5043. Hal. DOI: https://doi. org/10. 61132/manuhara. Tersedia: https://journal. id/index. php/Manuhara Pengaruh Pembagian Kerja. Beban Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri RoyDhotul Andreanto1*. Baju Pramutoko2. Angga Permana3 Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri. Indonesia Email: roydhotulandreanto@gmail. com 1*, bajupramutoko@uniska-kediri. id 2 , anggapermana@uniskakediri. Alamat: Jl. Sersan Suharmaji No. Manisrenggo. Kec. Kota. Kota Kediri. Jawa Timur. Indonesia *Penulis Korespondensi Abstrac. This study aims to determine the effect of Work Division (X. Work Discipline (X. , and Workload (X. variables on Employee Performance (Y) at PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri. The type of research employed is quantitative with an associative approach. Data collection techniques involved primary data obtained through questionnaires and secondary data derived from company documents. The sampling technique used was a saturated sample, in which the entire population was taken as respondents, resulting in 50 employees as the research sample. The data analysis techniques applied included Validity and Reliability Tests to ensure the quality of the instrument. Classical Assumption Tests to test the feasibility of the model, and Multiple Linear Regression Analysis as the primary method to measure the influence between variables. Furthermore, hypothesis testing was conducted through the t-test. F-test, and the Coefficient of Determination (RA). The partial test results . -tes. show that the work division variable has a positive and significant effect on employee performance with a t-value of 3. 611 and a significance of 0. The work discipline variable also has a significant effect with a t-value of 2. 719 and a significance of 0. Meanwhile, workload has a significant effect with a t-value of 2. 349 and a significance of 0. Simultaneously, the F-test indicates that the three independent variables significantly affect employee performance, with an F-value of 26. 652 and a significance of 0. The R Square value of 0. 635 indicates that 63. 5% of the variation in employee performance can be explained by work division, work discipline, and workload, while the remaining percentage is influenced by other factors. Thus, this study concludes that work division, workload, and work discipline, both partially and simultaneously, play an important role in improving employee performance at PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri. Keywords: Employee Performance. Multiple Linear Regression. Work Discipline. Work Division. Workload. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel Pembagian Kerja (X. Disiplin Kerja (X. , dan Beban Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data memanfaatkan data primer melalui kuesioner serta data sekunder berupa dokumen pendukung dari perusahaan. Metode pemilihan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan responden dengan jumlah 50 orang karyawan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Uji Validitas dan Uji Reliabilitas untuk memastikan kualitas instrumen. Uji Asumsi Klasik untuk menguji kelayakan model, serta Analisis Regresi Linier Berganda sebagai metode utama untuk mengukur pengaruh Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis melalui Uji t. Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi (RA). Hasil uji parsial (Uji . menunjukkan bahwa variabel pembagian kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 3,611 dan signifikansi 0,001. Variabel disiplin kerja juga memberikan pengaruh signifikan dengan t hitung 2,719 dan signifikansi 0,009. Selanjutnya, variabel beban kerja terbukti berpengaruh signifikan dengan t hitung 2,349 dan signifikansi 0,023. Secara simultan, hasil Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 26,652 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,635 menunjukkan bahwa 63,5% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh pembagian kerja, disiplin kerja, dan beban kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembagian kerja, beban kerja, dan disiplin kerja baik secara parsial maupun simultan berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan di PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri. Kata kunci: Beban Kerja. Disiplin Kerja. Kinerja Karyawan. Pembagian Kerja. Regresi Linier Berganda. Naskah Masuk: 13 Agustus, 2025. Revisi: 05 September, 2025. Diterima: 20 September, 2025. Tersedia: 23 September, 2025 Pengaruh Pembagian Kerja. Beban Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri PENDAHULUAN Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memiliki peran strategis dalam memastikan efektivitas dan efisiensi tenaga kerja agar perusahaan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Menurut Priyono . MSDM merupakan pengakuan terhadap pentingnya tenaga kerja sebagai sumber daya utama organisasi yang berkontribusi besar terhadap pencapaian tujuan, melalui serangkaian fungsi yang menjamin pemanfaatan sumber daya manusia secara efektif dan adil. Dalam industri manufaktur, khususnya pada pabrik rokok, pengelolaan sumber daya manusia yang optimal menjadi penentu keberhasilan operasional dan daya saing perusahaan. Kinerja karyawan merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi keberhasilan Chairunnisah et al. menyatakan bahwa kinerja karyawan mencerminkan hasil kerja, baik secara kualitas maupun kuantitas, yang dicapai seseorang sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Peningkatan kinerja karyawan dapat tercapai melalui pengelolaan faktor-faktor pendukung seperti pembagian kerja, beban kerja, dan disiplin kerja. Pembagian kerja yang jelas memungkinkan setiap individu bertanggung jawab atas tugas yang sesuai dengan keahlian dan kapasitasnya, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi (Sylvia et al. , 2. Sebaliknya, pembagian kerja yang tidak proporsional dapat menimbulkan tumpang tindih tanggung jawab, menurunkan motivasi, serta menghambat pencapaian target produksi. Selain itu, beban kerja menjadi faktor krusial dalam menentukan Vanchapo . menyatakan bahwa beban kerja merupakan aktivitas yang harus diselesaikan karyawan dalam kurun waktu tertentu. Beban kerja yang berlebihan dapat menimbulkan stres dan menurunkan produktivitas, sedangkan beban kerja yang terlalu ringan berpotensi mengurangi motivasi. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah disiplin kerja. Saleh & Utomo . menjelaskan bahwa disiplin kerja merupakan dorongan bagi individu untuk mematuhi aturan Tingkat disiplin yang tinggi mendorong keteraturan, ketepatan waktu, dan konsistensi karyawan dalam bekerja, sehingga berdampak positif terhadap produktivitas. Sebaliknya, rendahnya disiplin kerja dapat meningkatkan absensi, menurunkan efisiensi, dan memperlambat proses produksi. PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri, sebuah perusahaan rokok yang berdiri sejak 2018, menjadi objek penelitian karena masih menghadapi permasalahan yang memengaruhi kinerja karyawan. Meski telah berkembang dengan strategi pemasaran konvensional dan online, dalam operasionalnya perusahaan menghadapi kendala terkait pembagian kerja, beban kerja, serta kedisiplinan karyawan. Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis - Volume 3. Nomor 4. Oktober 2025 E-ISSN: 2988-5035. P-ISSN: 2988-5043. Hal. KAJIAN TEORI Pembagian Kerja Pembagian Kerja menurut Sutarto dalam (Sabri et al. , 2. yaitu pembagian kerja adalah rincian serta pengelompokan tugas-tugas yang semacam era hubungannya satu sama lain untuk dilakukan oleh pejabat tertentu. Pembagian kerja adalah pekerjaan yang didasarkan pada usaha setiap pegawai dalam suatu perusahaan atau organisasi dan didasarkan pada pekerjaan yang dilakukan oleh setiap individu dalam suatu perusahaan atau organisasi. Disiplin Kerja Menurut Helmi . alam Sabri et al. , 2. disiplin kerja merupakan suatu sikap dan perilaku yang berniat untuk mentaati segala peraturan organisasi yang didasarkan atas kesadaran diri untuk menyesuaikan dengan peraturan organisasi. Contoh disiplin antara lain datang dikantor sebelum masuk, menyatakan kebijakan perusahaan, menguntungkan atau tidak, dan menjelaskan tugas yang ditawarkan dalam waktu yang telah ditentukan. Beban Kerja Definisi beban kerja menurut Munandar . alam Sinaga & Sihombing, 2. beban kerja adalah adalah tugas-tugas yang diberikan pada tenaga kerja atau karyawan untuk diselesaikan pada waktu tertentu dengan menggunakan keterampilan dan potensi dari tenaga Beban kerja yang dianggap memberatkan karyawan dan memicu kelelahan secara terus menerus, sehingga karyawan mempunyai peluang lebih besar untuk meninggalkan Kinerja Karyawan Menurut Sutrisno (Sinaga & Sihombing, 2. , kinerja adalah hasil kerja yang telah dicapai seseorang dari tingkah laku kerjanya dalam melaksanakan aktivitas kerja, dapat disimpulkan bahwa pengertian kinerja mengacu pada kualitas atau kuantitas pekerjaan yang dilakukan seorang karyawan selama periode waktu tertentu. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk menganalisis pengaruh pembagian kerja, beban kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Objek penelitian adalah karyawan PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri dengan jumlah populasi sebanyak 50 orang. Karena jumlah populasi relatif kecil, teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengaruh Pembagian Kerja. Beban Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, dokumen perusahaan, dan sumber pendukung lainnya. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator variabel yang telah didefinisikan secara operasional dengan skala Likert lima poin, mulai dari sangat tidak setuju . hingga sangat setuju . Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS. Tahapan analisis meliputi uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi linier berganda dengan uji parsial . , uji simultan . ji F), dan koefisien determinasi (RA). HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Tabel 1. Hasil Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Uji Validitas Uji Reliabilitas Pembagian kerja (X. X1. Correlations 0,514 Sig. X1. X1. X1. X1. X1. 0,748 0,674 0,747 0,666 0,472 X2. X2. X2. X2. X2. X2. 0,680 0,693 0,714 0,644 0,695 0,601 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Standart < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid Disiplin kerja (X. < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid < 0,05 Valid CronbachAos Alpha 0,703 > 0,60 Reliabel 0,754 > 0,60 Reliabel 0,718> 0,60 Reliabel 0,725 > 0,60 Reliabel Beban kerja (X. X3. X3. X3. X3. X3. X3. 0,672 0,686 0,656 0,700 0,478 0,654 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Kinerja karyawan (Y) Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. 0,722 0,736 0,608 0,581 0,709 0,530 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Output SPSS, 2025 Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis - Volume 3. Nomor 4. Oktober 2025 E-ISSN: 2988-5035. P-ISSN: 2988-5043. Hal. Uji Asumsi Klasik Untuk mendapatkan hasil yang akurat dari analisis regresi linear, peneliti melakukan uji asumsi klasik guna memastikan bahwa data yang digunakan memenuhi kriteria yang diperlukan oleh model regresi. Uji asumsi klasik yang diterapkan mencakup uji normalitas, multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Uji Normalitas Tabel 2. Uji One Sample Kolmogorov-Smirnov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test PEMBAGIAN KERJA Normal Parametersa,b Most Extreme Differences DISIPLIN KERJA BEBAN KERJA KINERJA KARYAWAN Mean 22,7200 23,2600 23,1200 23,0800 Std. Deviation 3,31995 3,52721 3,32363 3,39772 Absolute ,094 ,102 ,124 ,147 Positive ,069 ,102 ,098 ,118 Negative -,094 -,089 -,124 -,147 Test Statistic Asymp. Sig. -taile. ,094 ,102 ,124 ,147 ,200c,d ,200c,d ,051c ,009c Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan tabel 2 hasil uji normalitas diketahui nilai probabilitas sebesar 0,200 nilai tersebut > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Uji Linieritas Uji linieritas digunakan untuk melihat apakah spesifikasi model digunakan sudah benar atau tidak. Tabel 3. Hasil Uji Linieritas Variabel Pembagian kerja (X. Disiplin kerja (X. Beban kerja (X. Defiation from linearity 0,401 0,121 0,829 Keterangan Linier Linier Linier Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan Tabel 3, nilai deviation from linearity untuk pembagian kerja . , disiplin kerja . , dan beban kerja . menunjukkan bahwa hubungan antara variabel bebas dan terikat bersifat linear. Pengaruh Pembagian Kerja. Beban Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri . Uji Multikolinieritas Tabel 4. Hasil Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model Collinearity Statistics Tolerance PEMBAGIAN KERJA BEBAN KERJA DISIPLIN KERJA Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN VIF ,548 1,826 ,765 ,638 1,306 1,568 Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan Tabel 4, nilai VIF untuk variabel pembagian kerja (X. , disiplin kerja (X. , dan beban kerja (X. masing-masing < 10, sehingga model regresi tidak mengalami masalah multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas Model Coefficientsa Unstandardized Standardied Coefficients Coefficients Std. Error Beta 2,661 1,434 -,034 ,068 -,098 Sig. 1,856 -,496 ,070 ,622 ,548 1,826 ,054 -,095 -,570 ,571 ,765 1,306 ,063 ,064 ,352 ,727 ,638 1,568 (Constan. PEMBAGIAN KERJA DISIPLIN -,031 KERJA BEBAN KERJA ,022 Dependent Variable: Abs_RES Collinearity Statistics Tolerance VIF Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan Tabel 5, nilai sig. -taile. pembagian kerja . , disiplin kerja . , dan beban kerja . > 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Analisis Regresi Linier Berganda Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda karena memiliki variabel independen lebih dari satu. Analisis regresi bertujuan untuk mengukur pengaruh kuantitatif perubahan X terhadap Y, baik positif maupun negatif, serta memperkirakan nilai Y berdasarkan hubungan antara variabel X dan Y. Tabel 6. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error (Constan. ,570 2,592 PEMBAGIAN KERJA ,445 ,123 Sig. Beta Collinearity Statistics Tolerance ,435 ,220 ,827 3,611 ,001 VIF ,548 Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis - Volume 3. Nomor 4. Oktober 2025 1,826 E-ISSN: 2988-5035. P-ISSN: 2988-5043. Hal. DISIPLIN KERJA BEBAN KERJA ,267 ,098 ,277 2,719 ,009 ,765 1,306 ,268 ,114 ,262 2,349 ,023 ,638 1,568 Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan tabel 6 hasil uji regresi linier berganda di atas, diperoleh susunan persamaan regresi sebagai berikut: Y = a b1X1 b2X2 b3X3 Y = 0,570 0,445 0,267 0,268 Persamaan regresi diatas menunjukkan bahwa: Nilai konstanta sebesar 0,570 artinya apabila tidak ada pengaruh dari Pembagian Kerja (X. Disiplin Kerja (X. Beban Kerja (X. Kinerja Karyawan (Y) memiliki nilai sebesar 0,570. Koefisien regresi Pembagian Kerja (X. sebesar 0,445 bernilai positif, hal ini berarti jika variabel Pembagian Kerja (X. bertambah satu satuan maka variabel Kinerja Karyawan (Y) akan mengalami kenaikan sebesar 0,445 satuan dengan asumsi variabel yang lain konstan. Koefisien regresi Disiplin Kerja (X. sebesar 0,267 bernilai positif, hal ini berarti jika variabel Disiplin Kerja (X. bertambah satu satuan maka variabel Kinerja Karyawan (Y) akan mengalami kenaikan sebesar 0,267 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Koefisien regresi Beban Kerja (X. sebesar 0,268 bernilai positif, hal ini berarti jika variabel Beban Kerja (X. bertambah satu satuan maka variabel Kinerja Karyawan (Y) akan mengalami kenaikan sebesar 0,268 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Uji t (Parsia. Uji t digunakan untuk melihat pengaruh parsial variabel independen terhadap kinerja Hasil pada Tabel 6 menunjukkan bahwa Pembagian Kerja (X. hitung = 3,611 dengan sig. Disiplin Kerja (X. hitung = 2,719 dengan sig. , dan Beban Kerja (X. hitung = 2,349 dengan sig. , masing-masing variable memiliki sig. < 0,05, sehingga ketiganya berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Pengaruh Pembagian Kerja. Beban Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri Uji F (Simulta. Tabel 6. Hasil Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Regression 359,091 Residual 206,589 Total 565,680 Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN Mean Square 119,697 4,491 Sig. ,000b 26,652 Predictors: (Constan. BEBAN KERJA. DISIPLIN KERJA. PEMBAGIAN KERJA Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan hasil analisis pada tabel 6 secara simultan diketahui bahwa nilai menunjukkan F hitung 26,652 dengan sig. 0,000 < 0,05, sehingga. Maka dapat disimpulkan bahwasanya Ho ditolak dan Ha diterima. Pembagian Kerja. Disiplin Kerja, dan Beban Kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. Analisis Koefisien Determinasi (R. Analisis ini digunakan untuk mengetahui bersarnya peranan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Tabel 6. Hasil Uji Analisis Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square ,797 Adjusted R Square ,635 Std. Error of the Estimate ,611 2,11921 Predictors: (Constan. BEBAN KERJA. DISIPLIN KERJA. PEMBAGIAN KERJA Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN Sumber: Output SPSS, 2025 Berdasarkan hasil analisis pada tabel 6 nilai koefisien determinasi yang diperoleh adalah 0,635 yang dapat disimpulkan bahwa variabel bebas (X) diperoleh adalah 63,5% terhadap variable (Y), lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar variable bebas (X). KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dan analisa hasil perhitungan yang telah dilakukan peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa : Variabel Pembagian Kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri dengan nilai signifikansi sebesar Sig t 0,001< 0,05. Variabel Disiplin Kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Produktivitas kerja pada PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri dengan nilai signifikansi sebesar Sig t 0,009 < 0,05. Variabel Beban Kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Produktivitas kerja pada PR Gudang Rasa Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis - Volume 3. Nomor 4. Oktober 2025 E-ISSN: 2988-5035. P-ISSN: 2988-5043. Hal. Srikaton Ringinrejo Kediri dengan nilai signifikansi sebesar Sig t 0,023 < 0,05. Variabel Pembagian Kerja (X. Disiplin Kerja (X. dan Beban Kerja (X. berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawan PR Gudang Rasa Srikaton Ringinrejo Kediri. Dengan nilai signifikansinya sebesar Sig F 0,000 < 0,05. DAFTAR PUSTAKA