Journal of Sustainable Transformation Vol. 02 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. PERANCANGAN INTERIOR RUANG MAKAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL MUJAHIDIN SAMARINDA Yuni Sarah. Sintya Nur Azizah. Royanti. Program Studi Desain Interior. Fakultas Teknik. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur. Indonesia Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Fiskep. Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur. Indonesia Jalan APT. Pranoto. Kecamatan Gunung Panjang. Samarinda. Kalimantan Timur. Indonesia *Korespondensi Penulis: yunisarah@unukaltim. ABSTRACT Islamic boarding schools are Islamic institutions in Indonesia that are still trusted and in demand by the Indonesian people for elementary, middle, and high schools. Islamic boarding school facilities are also becoming more modern. Based on that, this research focuses on designing a dining room with an ergonomic and aesthetic concept to create an environment that supports the activities of the students. This research used qualitative research methodology, with the main data source being the Al-Mujahidin Samarinda Islamic Boarding School. The study was conducted for 3 months using data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this research were the design of the Al-Mujahidin Islamic Boarding School dining room design with a contemporary Islamic theme, with the use of Islamic motifs and patterns, as well as soft color palettes, the Islamic boarding school dining room becomes more than just a place to eat, the atmosphere of the room is rich in spiritual values, in line with Islamic boarding school values, it was successfully created through a combination of Islamic traditions and modern lifestyles. The circulation in this dining room also combines linear and radial by ensuring that efficient and flexible air circulation makes this room comfortable for students to carry out their activities. The use of stain-resistant wall materials, paint, and gypsum board for the ceiling makes an important contribution to creating a clean, tidy, and comfortable room. Sufficient natural lighting and well-planned artificial lighting coupled with adequate ventilation and security facilities such as fire extinguishers, smoke detectors, sprinklers, and CCTV provide comfortable and safe protection in the Islamic boarding school environment. Apart from that, the research results also show the design of the dining room. to be more aesthetic and functional, by prioritizing accommodation for its residentsAo spiritual, social, and practical needs. Keywords: Interior Design. Dining Room. Al-Mujahidin Islamic Boarding School. Scandinavian ABSTRAK Pesantren merupakan Lembaga islam di Indonesia yang sampai saat ini masih terpercaya dan diminati oleh Masyarakat Indonesia sebagai Lembaga Pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, seiring berjalannya waktu fasilitas pesantren juga semakin Pada penelitian ini berfokus untuk mendesain ruang makan dengan konsep ergonomis dan estetika dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan para santri. Penelitian ini menggunakan metedologi penelitian kualitatif, dengan sumber data utama yaitu Pesantren Al-Mujahidin Samarinda, penelitian dilakukan selama 3 bulan dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berupa perancangan desain ruang makan Pesantren Al-Mujahidin dengan tema Islami kontemporer, penggunaan motif dan dan pola Islami, serta palet-palet warna yang soft, transform Vol. No. April 2024: 64-68 Journal of Sustainable Transformation Vol. 02 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. ruang makan pesantren menjadi lebih dari sekedar tempat makan, atmosfer ruangan yang kaya akan nilai spiritual, sejalan dengan nilai-nilai pesantren berhasil diciptakan melalui perpaduan antara tradisi islam dan gaya hidup modern dan minimalis. Sirkulasi pada ruang makan ini juga menggabungkan linear dan radial dengan memastikan bahwa sirkulasi udara yang efisien dan fleksibel menjadikan ruangan ini menjadi nyaman untuk santri beraktifitas. Penggunaan material dan cat dinding yang tahan noda dan gypsum board untuk plafon memberikan kontribusi penting di ruangan menciptakan ruangan yang bersih, rapi dan nyaman. Pencahayaan alami yang cukup dan pencahayaan buatan yang terancana sangat baik di tambah dengan penghawaan yang memadai serta fasilitas keamanan seperti pemadam api, detector asap, sprinkler, dan CCTV memberikan perlindungan yang nyaman dan aman pada lingkungan pesantren, selain itu hasil penelitian juga menunjukan desain ruang makan menjadi lebih estetis dan fungsional, dengan mengedepankan akomodasi kebutuhan spiritual, sosial dan praktis untuk para penghuninya. Kata kunci: Desain Interior. Pesantren Al-Mujahidin. Ruang Makan. Scandinavian PENDAHULUAN Pesantren, pendidikan Islam tradisional di Indonesia, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian santri. Institusi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk mempelajari ilmu agama, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan nilai-nilai moral dan sosial. Salah satu aspek penting dalam kehidupan pesantren adalah ruang makan atau jasa boga, yang memainkan peran sentral dalam keseharian Ruang makan di pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk menyantap makanan, tetapi juga sebagai tempat untuk berinteraksi sosial, berbagi pengalaman, dan memperkuat ikatan (Usman,2. Dalam pesantren, tradisi dan nilai-nilai budaya telah menjadi bagian integral yang membentuk identitas dan karakteristik lembaga ini. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, terjadi perubahan dalam kebutuhan dan preferensi penghuni pesantren, termasuk dalam hal desain interior ruang makan. Kebutuhan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan fungsional bagi santri mendorong adanya evolusi dalam desain ruang makan pesantren, yang berusaha menggabungkan antara warisan budaya dengan tuntutan kehidupan kontemporer. transform Vol. No. April 2024: 64-68 Desain interior ruang makan pesantren harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti nilai-nilai tradisional, karakteristik penghuni, serta konsepkonsep ergonomis dan estetika. (Sayoso . Aspek-aspek ini penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan sehari-hari santri. Penelitian dan pengembangan dalam bidang desain interior ruang makan pesantren menjadi relevan untuk memastikan bahwa ruang makan tersebut dapat menciptakan lingkungan yang kondusif, mendukung memperkuat identitas dan nilai-nilai Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus pada bagaimana desain interior ruang makan pesantren dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi penghuni, sekaligus mempertahankan nilainilai tradisional yang telah menjadi ciri khas pesantren. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan desain interior ruang makan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pesantren khususnya di Pesantren Al Mujahidin Samarinda. (Kemendikbudristek, 2. Desain interior menurut Wicaksono dan Endah . berkaitan dengan perencanaan, perancangan dan penataan Journal of Sustainable Transformation Vol. 02 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. ruang dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia seperti pembenahan fungsi, meningkatkan aspek psikologis dari sebuah Selain itu, menurut tema Scandinavian, nilai desain yang perlu diperhatikan yaitu keindahan, sederhana, bersih, serta terinspirasi dari alam dan Selain itu, aksesibilitas semua bahan baku dapat diakses dengan mudah dan tersedia untuk semua kalangan Dengan mengkombinasikan teori elemen desain dan ruang (Wicaksono, 2. dan tema Scandinavian. (Haris, 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif (Sugiyono, 2. yakni pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan langsung ke Pesantren Al-Mujahidin dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan dari bulan Oktober sampai Desember tahun 2023. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara atau tanya jawab dengan salah satu santri kelas 8 MTS bernama Alya untuk mendapatkan data-data non-fisik dan dokumentasi ke pondok pesantren AlMujahidin Samarinda. Dalam penelitian ini digunakan software Sketchup sebagai alat membuat desain rancangan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pondok Pesantren Al-Mujahidin terletak di Kelurahan Rapak Dalam. Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda dengan nomor statistik Pondok Pesantren (NSPP) 512647206002 dengan pengasuh pondok yakni KH. Muhammad Rasyid. transform Vol. No. April 2024: 64-68 Gambar 1. Layout ruang makan santri putri almujahidin. sumber: Sintya Nur Azizah, 2023 Mengusung desain Scandinavian pada ruang makan pesantren Al-Mujahidin guna menghadirkan sederhana, bersih, dan hangat. Palet warna yang dominan terdiri dari hijau sage putih, abu-abu, dan nuansa kayu alami, desain ini menciptakan ruang yang terang dan lapang. Furnitur minimalis dengan bentuk geometris sederhana memaksimalkan fungsi ruang tanpa mengorbankan estetika. Pencahayaan alami dimaksimalkan melalui penggunaan jendela besar, memberikan cahaya alami yang cukup untuk suasana makan yang Sentuhan ukiran atau aksen Islami pada jendela dapat menambahkan keunikan dan nilai budaya ke dalam ruang makan, menciptakan harmoni antara desain kontemporer dengan warisan tradisional. Konsep yang menggabungkan elemen linier dan radial memastikan aliran yang efisien dan fleksibel di dalam ruangan, memungkinkan para santri untuk beraktivitas dengan Penggunaan material yang tahan lama dan mudah perawatannya, seperti keramik untuk lantai, cat dinding tahan noda, dan gypsum board untuk plafon, juga memberikan kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan aman. Tema Scandinavian pada ruang makan pesantren semakin terperinci dengan sentuhan alam yang Tanaman memberikan nuansa hijau yang segar dan menarik, menciptakan ruang yang lebih Journal of Sustainable Transformation Vol. 02 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. hidup tanpa perlu perawatan yang rumit, serta menambah keindahan visual dan kesan alami dalam pengalaman makan Dengan Scandinavian pesantren tidak hanya menciptakan lingkungan yang nyaman dan modern tetapi juga memperkaya pengalaman spiritual dan budaya para penghuninya. Gambar 5. Ruang makan santri tampak depan Sumber: Sintya Nur Azizah, 2024 (Sketchu. Gambar 2. Pallet colour Sumber: Sintya Nur Azizah, 2023 Gambar 6. Ruang makan santri tampak dalam Sumber: Sintya Nur Azizah, 2024 (Sketchu. Gambar 3. Layout ruang makan santri tampak Sumber: Sintya Nur Azizah, 2024 (Sketchu. Gambar 6. Ruang dapur santri tampak dalam Sumber: Sintya Nur Azizah, 2024 (Sketchu. KESIMPULAN Gambar4. Ruang makan santri tampak luar Sumber: Sintya Nur Azizah, 2024 (Sketchu. transform Vol. No. April 2024: 64-68 Pendektan desain Scandinavian yang diterapkan pada konsep perancangan ruang makan di Pondok Pesantren Al-Mujahidin Samarinda menggunakan motif dan pola seni yang minimalis dan terkesan bersih, serta warna yang digunakan. Secara keseluruhan, melalui perancangan interior yang teliti dan komprehensif, ruang makan santri di Pondok Pesantren Al Mujahidin Samarinda berhasil menjadi ruang yang tidak hanya estetis dan fungsional, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan spiritual, sosial, dan praktis Journal of Sustainable Transformation Vol. 02 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. para penghuninya. Dengan demikian, ruang makan tersebut menjadi tempat yang mempromosikan nilai-nilai Islam, memfasilitasi interaksi sosial yang sehat, dan memberikan kenyamanan serta bagi para santri dalam menjalani kehidupan mereka di pondok UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada LPPM UNU Kaltim. Dosen dan Mahasiswa prodi Desain Interior dan Ilkom serta Dekan Fakultas Teknik juga Dekan Fakultas Fiskep yang telah memberi semangat kepada kami. DAFTAR PUSTAKA