Vol. 1 No. Jurnal Deli MedicalandHealthScience Edition: April 2024 Ae Oktober 2024 http://ejournal. id/index. php/JDMHC Received : 04 Maret 2024 Revised: 08 April 2024 Accepted: 13 April 2024 ANALISA BAKTERI Escherichia coli DENGAN METODEMOST PROBABLE NUMBER (MPN) PADACINCAU HITAM YANGBEREDAR DI PASARAN Rudi Erwin Kurniawan,Artanti Rafiah. Rahmadani Sitepu. Samran Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam e-mail :dr. rudierwin@gmail. Abstract Black grass jelly is a popular food, used as an ingredient to mix food and drinks. Black grass jelly can also be used in medicine such as lowering internal heat, mouth ulcers, fever, stomach pain, and preventing indigestion to be useful in lowering blood pressure. Black grass jelly is sold in traditional markets, but the presentation and processing of black grass jelly often lacks hygiene or hygiene. Unhygienic storage places such as being placed in open containers result in easy exposure to dust and are easily infested with flies. Disease-causing microbes attach to unclean body skin, which then allows them to attach to food which is a way of mechanical The bacteria that often contaminate food are Escherichia coli bacteria. Some of the health problems caused by Escherichia coli bacteria include meningitis, urinary tract infections, diarrhea and sepsis. This study aims to determine the presence of Escherichia coli bacterial contamination in black grass jelly circulating in the Lubuk Pakam market, and then count the number of colonies that grow on EMBA media. The method used in this research is descriptive with the MPN test. The results of the research on black grass jelly showed the presence of Escherichia coli It was concluded that a positive result was obtained on EMBA media contaminated with Escherichia coli bacteria characterised by the presence of metallic green colonies. Keywords: Black grass jelly. Escherichia coli Bacteria. MPN Method. Polluted PENDAHULUAN dalam bentuk mentah. Adapun jenis-jenisyaitu (Premna serratifolia L), cincau hitam (Mesona palustris BL), cincau hijau (Cylea barbat. , dan cincau minyak (Stephania hermandifoli. (Yulianto et al. , 2. Indonesia merupakan negara tanaman yang bermanfaat, seperti buah-buahan dan sayuran. Cincau digunakan untuk tujuan pengobatan (Fadlillah et al. , 2. Secara umum jenis makanan yang disebut cincau ini cukup disukai oleh Cincau hitam ialah sejenis agar-agar Cincau hitam kaya akan Kurniawan. Rafiah. Sitepu. Samran. ANALISA BAKTERI . hipertensi dan anti diabetes seperti asam ceffeic, asam ursonil, asam oleanolic, dan kombinasi polifenol Cincau hitam memiliki Secara malaria, tekanan darah tinggi, demam, batuk, dan panas dalam. Karbohidrat, vitamin A. B1, dan C, sedikit air, terkandung dalam cincau hitam. untuk menempel pada makanan yang merupakan cara penularan secara mekanis (Arrizqiyani & Nurlina, 2. Penyakit bawaan makanan dapat terjadi akibat mengonsumsi terutama pada bayi baru lahir yang Escherichia coli. Jumlah ambang batas bakteri E. Coli dalam 100 mililiter air minum adalah nol. Data statistik Kementerian Kesehatan Indonesia proporsi balita yang mengalami diare pada tahun 2018 adalah 37,88%, atau sekitar 1. Pada prevalensinya meningkat menjadi 944 kasus, atau 40% kasus(Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, 2. Berdasarkan Riset Kesahatan Dasardiketahui masalah kesehatan Diare lebih didominasi pada balita yang terdiri dari 11,4% dan laki-laki lebih mayoritas terkena Diare yaitu 764 kasus sementara perempuan sekitar 45. 855 kasus. Ketika Escherichia coli mengkontaminasi cincau, hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan seseorang yang mengkonsumsinya. Ketika menguji kontaminasi dalam air. Escherichia coli digunakan sebagai organisme indikator. Bersifat gram negatif dan fakultatif anaerobik yang merupakan bakteri batang serta termasuk dalam keluarga Enterobacteriaceae. Secara umum. Coli adalah mikrobiota yang terdapat pada ususnamun dapat berubah menjadi patogen dalam keadaan tertentu(Prabowo & Habib. Cincau hitam diperjual belikan penyajian dan pengolahan cincau hitam seringkali kurang menjaga kebersihan atau kurang higenis. Tempat penyimpnanan yang tidak higienis seperti diletakkan pada mudah terpapar debu dan mudah dihinggapi lalat. Mikroba penyebab penyakit menempel pada kulit tubuh yang tidak bersih, yang kemudian memungkinkan mereka METODE Jenis Sampel dalam penelitian ini merupakan cincau hitam yang Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tiga uji yaitu uji penduga, uji penegasan, dan uji Penelitian Most Probable Number (MPN) dengan variasi seri 3:3:3 dan jenis media Kurniawan. Rafiah. Sitepu. Samran. ANALISA BAKTERI . LB (Lactose Brot. BGLB (Brilliant Green Lactose Brot. , dan EMBA (Eosin Methylen Blue Aga. 1 menyajikan Hasil sebagai berikut. Tabel 1. Uji Penduga Menggunakan Media LB (Lactose Brot. Sampel sebanyak 5 buah cincau hitam. Suspensi cincau hitam dimasukkan kedalam 9 tabung berisi tabung Tiap-tiap tabung berisi suspensi cincau hitam. Masingmasing 5 sampel cincau hitam ditimbang 10 gr lalu dihaluskan tambahan 90 ml aquades sampai halus dan disaring dengan kain khas steril. Kemudian sari cincau hitam digunakan sebagai sampel. Kode Sampel Jumlah tabung positif ml ml Indeks MPN Tabel 2. Penegasan Dengan Media BGLB (Brillian Green Lactose Brot. Pengenceran 10-1, 10-2, dan 10-3 digunakan untuk membuat spesimen uji. Tabung reaksi yang berisi sembilan mililiter akuades dihomogenisasi diisi dengan satu mililiter sampel cincau hitam yang . Kemudian setelah mengeluarkan hingga 1 ml suspensi pertama dan . , campuran tersebut dihomogenisasi dalam tabung reaksi dengan 9 ml Pengenceran ketiga . kemudian ditambahkan ke dalam tabung reaksi yang berisi 9 ml aquades, dengan menggunakan 1 ml suspensi dari pengenceran kedua (Kartika et al. , 2. Kode Sampel Jumlah 10 1 0. ml ml ml Keterangan Negatif Positif Negatif Positif Negatif Tabel 3. Perhitungan Jumlah Koloni Bakteri Pengenceran Jumlah Berdasarkan tabel 1 diatas pada Uji Penduga dengan media LB (Lactose Brot. dapat di lihat dari ke lima sampel cincau hitam hanya satu yang tidak tercemar bakteri Escherichia Tabel memberikan gambaran dari ke lima sampel cincau hitam hanya dua HASIL DAN PEMBAHASAN Cincau selanjutnya dilakukan pengamatan menggunakan colony control. Tabel Kurniawan. Rafiah. Sitepu. Samran. ANALISA BAKTERI . positif tercemar bakteri Escherichia bakteri sumber karbohidrat yang dapat difermentasi untuk dimakan. Pada jumlah koloni bakteri menggunakan colony control dapat dilihat pada tabel bahwa pada pengenceran 101 didapatkan hasil 250 koloni dan pada 10-3 didapatkan hasil 55 Uji Penegasan menunjukkan hasil bahwa 2 sampel positif adanya bakteri Escherichia coli. Ditandai kekeruhan dalam tabung Durham setelah inkubasi 2x24jam pada suhu 370C. Uji ini dilakukan dengan tujuan untuk memvalidasi hasil yang positif dari uji peramalan media yang digunakan secara luas. Selanjutnya Uji Pelengkap Hasil dinyatakan 2 sampel positif karena terbentuknya koloni dengan warna hijau metalik pada media yang merupakan bakteri Escherichia coli. Dari masing-masingcawan digunakanColony Counter menghitung koloni bakteri yang Uji dengantujuan untuk pembuktian bahwasanya isolat yang diambil benar bakteri Escherichia coli. Gambar 1. Hasil Pengujian Metode MPN Penghitungan Cawan Standar berfungsi sebagai dasar untuk Karena menghitung mikroba hidup, maka pendekatan ini cukup sensitif. Tiga puluh hingga tiga ratus koloni per cawan adalah kisaran yang paling sesuai untuk menghitung koloni pada cawan. Jumlah koloni diikut sertakan dalam perhitungan jika kurang dari tiga puluh. Uji Penduga bahwa sampel positif tercemar bakteri Escherichia coli hal ini terbentuknya gas pada tabung durham selama 2x24 jam dengan suhu 370C. Tabung Durham terisi gelembung-gelembung Kurniawan. Rafiah. Sitepu. Samran. ANALISA BAKTERI . KESIMPULAN Muhammadiyah Yogyakarta. Mutiara Medika, 12. , 93Ae Berdasarkan analisis metode MPN pada tiga uji yang telah positif tercemar bakteri Escherichia Jika sebaiknya cincau hitam dicuci terlebih dahulu menggunakan air Yulianto. Abidin. Handayani. Dwisukma, , & Hanifah. Peningkatan industri kecil menengah cincau 6, 58Ae63. DAFTAR PUSTAKA