Etika Berinternet Remaja di Desa 38B Banjarrejo. Kecamatan Batanghari Lampung Timur Aliyandi A. Lumbu. Puput Sartika Dewi Insitut Agama Islam Negeri Metro Lampung email: aliyandilumbu@gmail. com, puputsartikadewi@gmail. Abstrak Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi. Bentuk komunikasi antar masyarakat telah berkembang seiring perkembangan teknologi. Komunikasi dan berinteraksi kini banyak dilakukan menggunakan media internet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan internet pada remaja dan mengetahui dampak internet terhadap etika komunikasi remaja di desa 38B Banjarrejo, kecamatan Batanghari, kabupaten Lampung Timur. Jenis penelitian penulis lakukan merupakan penelitian lapangan (Field Researc. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yang biasanya disebut sebagai natural setting. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Manfaat penelitian memperkaya khasanah keilmuan mengenai dampak dan cara mendidik remaja terhadap penggunaan internet pada etika komunikasinya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: Pertama, internet memberi dampak positif terhadap remaja, dampak tersebut adalah bertambahnya wawasan dalam belajar, mudahnya komunikasi yang semakin praktis serta bertambahnya pengetahuan umum sehingga dapat menjadi bahan obrolan kepada Kedua, internet juga memberikan dampak negatif terhadap remaja. Terlebih dalam etika komunikasinya. Remaja lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar HP, mengakses sosial media seharian, mengurung diri di kamar. Bermain game online hingga lupa pada kewajibannya seperti membantu orangtua, mengaji, bermain dengan adiknya. Setelah mengenal internet remaja menjadi bandel, untuk sekedar memerintahkannya membantu orangtua perlu marah-marah terlebih dahulu. Kata Kunci: Internet. handphone (HP). Abstract The rapid development of information and communication technology has accelerated the acceleration of the globalization process. The form of communication between people has developed along with the development of technology. Communication and interaction are now mostly done using the internet. The purpose of this study was to determine the pattern of internet use in adolescents and to determine the impact of the internet on the ethics of adolescent communication in 38B Banjarrejo village. Batanghari sub-district. East Lampung district. The type of research the author does is field research (Field Researc. This research is descriptive qualitative, which is usually referred to as . atural setting. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The benefits of research are enriching scientific treasures regarding the impact and ways of educating teenagers on the use of the internet in their communication ethics. Based on the results of the study, it was found that: First, the internet has a positive impact on adolescents, the impact is increasing insight in learning, easier communication that is more practical, and increasing general knowledge so that it can be a topic of conversation with their families. Second, the internet also has a negative impact on adolescents. Especially in the ethics of Teenagers spend more time in front of cellphone screens, scrolling social VOL. 3 NO. Page 24 / 61 media all day, locking themselves in their rooms. Playing online games to forget their obligations such as helping their parents, reading the Koran, playing with their younger After getting to know the internet, teenagers become stubborn. Keywords: Internet,Communication. handphone (HP). Pendahuluan Globalisasi merupakan fenomena dalam peradaban manusia, bergerak dalam masyarakat global, dan proses dari masyarakat global itu sendiri. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempercepat akselerasi Dewasa Perkembangan kehidupan sosial dan komunikasi didongkrak oleh teknologi salah satunya adalah dengan penggunaan Internet merupakan dunia baru Aynew mediaAy penuh pesona. Sejak mulai diciptakan, internet terus memicu untuk dieksplorasi, dan dikembangkan oleh para ahli dan pemerhatin teknologi sehingga Pengguna internet selalu meningkat setiap tahunnya, berdasarkan survei yang telah dilaksanakan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dilakukan pada 2-25 Juni 2020,tercatat jumlah pengguna internet di Indonesia 71 jiwa, atau sekitar 73,7% dari total populasi penduduk Indonesia 91 juta jiwa. Kondisi demikian, membuat remaja tidak sadar bahwa waktunya banyak dihabiskan di depan gawainya masing-masing. Pengguna internet mengalami kenaikan 8,9% atau 25,5 juta jiwa yang dibandingkan jumlah pengguna tahun Sumatra kontributor kedua penetrasi terbesar di Indonesia yaitu 21,6% dari total keseluruhan populasi. Kenaikan ini populer dikalangan anak muda. Pengguna internet mayoritas di Indonesia adalah remaja dengan rentang usia 15-19 tahun. Perkembangan jumlah internet tersebut tentu saja berdampak pada kehidupan masyarakat khususnya remaja. Remaja sekarang begitu akrab dengan internet, melalui berbagai perangkat gawai seperti tablet,smartphone, sejenisnya1Kehidupan mereka dikuasai Bermain, berkomunikasi, menyalurkan bakat, dan aspek-aspek lainnya tidak lepas dari dunia Tuntutan jaman membuat manusia diharuskan hidup dalam era globalisasi. Kebutuhan yang menuntut manusia untuk mengerjakan segala hal secara cepat dan Perubahan waktu membawa etika dalam berkomunikasi semakin luntur, etika yang sejatinya adalah ciri khas dari bangsa Indonesia, dengan penerapannya yang meliputi norma, nilai, kaidah, serta ukuran dari tingkah laku 1 Saifuddin Chalim. Oos M. Anwas. Peran Orang Pembelajaran. UIN (Maret:2. , 33. Tua dan Guru dalam Membangun Sumber VOL. 3 NO. Metode Jenis merupakan penelitian lapangan (Field Researc. Penelitian deskriptif kualitatif, yang biasanya disebut . atural Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Manfaat khasanah keilmuan mengenai dampak dan cara mendidik remaja terhadap Sunan Ampel:Surabaya. Page 25 / 61 Hasil dan Pembahasan Internet Interconnected Network atau biasa disingkat internet merupakan jaringan komputer independen yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer ini dapat terdiri dari berbagai militer, organisasi bisnis dan organisasiorganisasi lainnya. Secara luas pengertian internet bukan hanya terbatas pada aspek perangkat keras . berupa terhubung satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan data, baik berupa teks, pesan, grafis, maupun Prinsip kerja internet dalam sebuah jaringan network. Mereka terhubung baik melalui kabel, saluran telepon, serat optik, frekuensi saluran handphone, serta media apa saja yang mungkin dialiri data. Hakikat Internet Masa awal kemunculan internet hanya diperuntukkan sebagai kebutuhan militer Amerika Serikat, dengan alat yang sangat terbatas dan jaringan yang tidak begitu Dewasa ini intermet menjadi kebutuhan seluruh masyarakat, tidak pandang usia hampir semua golongan Komunikasi menggunakan teknologi internet hampir menjadi kebutuhan primer setiap orang di Indonesia. Pesatnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menyebabkan pola sistem jaringan menjadi semakin efisien. Tashia menjelaskan awal mula teknologi internet hanya untuk menghubungkan jaringan komputer berbasis internet protocol (IP) sebagai protokol pertukaran paket data. Pada perkembangannya untuk melayani miliaran pengguna diseluruh dunia dibuatlah rangkaian yang terbesar Cara terhubungnya disebut internetworking . ntar jaringa. Mengingat pengguna internet meliputi masyarakat diseluruh dunia, seperti yang telah dikatakan oleh Tashia, maka dari itu para pakar terus menerus melakukan inovasi untuk membuat internet semakin praktis seperti sekarang ini. Internet dapat diakses melalui aneka media salah satunya Handphone (HP). HP menjadi sahabat bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia. HP sendiri merupakan perkembangan teknologi telepon dari alat komunikasi sebelumnya. Bedanya. HP sudah menggunakan sistem mobile atau dapat berpindah-pindah tanpa terbatasi oleh kabel. HP juga memiliki harga yang ekonomis, baik perangkat maupun kuota, keduanya sama-sama terjangkau. Sebagai sarana komunikasi, hal ini tentunya membuat HP menjadi efektif dan efesien. Penggunaan internet di Indonesia paling banyak dilakukan dengan menggunakan HP. Tawaran harga yang semakin lama semakin rendah, membuat masyarakat Indonesia memilihnya sebagai media utama untuk berinternet. Berdasarkan laporan survei APJII 2020, sebanyak 95,4% pengguna internet memilih menggunakan Handphone untuk akses sehari-hari. 97,1% menggunakan paket data . dari oprator seluler, dan 2,9% sisanya menggunakan jaringan wi-fi di kantor, sekolah, serta ruang 3 Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia memilih Handphone dan paket data karena harganya yang terjangkau. Harga yang terjangkau ini menjadikan HP sebagai perangkat wajib yang dimiliki Fungsi Penggunaan Internet Perkembangan internet yang semakin pesat tentunya karena ada fungsi yang mampu dirasakan oleh penyedia layanan dan pengguna layanan. Ada beragam alasan seseorang menggunakan internet, 2Tashia, 3Asosiasi Sistem Jaringan Internet di Indonesia. Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, 2015. VOL. 3 NO. Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), laporan Survei Internet APJII, 2020. Page 26 / 61 diantara alasan berikut merupakan fungsi dari internet itu sendiri yang sering digunakan oleh masyarakat. APJII mengutarakan beberapa alasan Media 51,5% pengguna internet menggunakan media Urutan komunikasi lewat pesan yang digunakan sebanyak 32,9%, 5,2% sebagai media hiburan, 2,9% sebagai akses layana publik dan 1,3% untuk belanja online. Keberadaan internet sudah menjadi hal yang tidak asing lagi dalam kehidupan memanfaatkan internet sebagai media untuk menjelajahi dunia maya. Masingmasing orang punya kesibukan yang berbeda-beda, dengan demikian tiap orang punya cara yang berbeda pula dalam memanfaatkan fungsi internet. Dampak Penggunaan Internet Kehadiran internet mempercepat segala mengeluarkan banyak biaya untuk mengetahui segalanya, cukup berselancar didunia internet saja kita sudah dapat mengetahui semua. Di sisi lain, aksesnya yang begitu mudah membuat penyebaran konten-konten yang merusak pengguna baik dewasa maupun remaja dengan sangat cepat. konten-konten berupa pornografi meraja lela didunia maya, video-video kekerasan meracuni pikiran penonton untuk ikut serta mengikuti aksi selain itu, internet juga tidak luput dari kegiatan penipuan. Dampak lain dari penggunaan internet yakni mengurangi sifat sosial manusia karena lebih cenderung membangun komunikasi melalui jejaring daripada bertemu secara Sikap ini membawa pola Hal ini juga membuat seseorang menjadi penyendiri dan susah bergaul dengan lingkungan. 5 Saat ini internet menjadi pilihan utama sebagai media komunikasi sosial. 6 Tiap pengguna mendapatkan respon yang berbeda meski situs yang dikunjungi sama. Seperti kajian dari dampak penggunaan internet ini akan penggunanya yang berbeda-beda. 4Ibid. 7Hardono. Sumber Etika dalam Islam. Universitas 5Ibid. Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal Ilmu Aqidah Filsafat. Vol. Edisi 2. Desember 2020, hal 26. 8Syarifah Habibah. Akhlak dan Etika Dalam Islam. PGSD Universitas Syiah Kuala. Jurnal Pesona Dasar. Vol. 1 No. Oktober 2015, hal. 6Roswita. Motif dan Kepuasan Pengguna Media Sosial di Kalangan Pelajar Siswa SMA Negeri 5 Samarinda, e-Journal Ilmu Komunikasi, vol. , hal 291. VOL. 3 NO. Etika Komunikasi Pengertian Etika Komunikasi Etika umumnya diidentikkan dengan moral, mengingat tujuan diantara sama-sama mengkaji baik buruknya tindakan Menurut Hardono, etika bisa dikatakan sebagai teori dalam perbuatan baik dan buruk . thics atau Aoilm al-akhla. dan moral . adalah praktiknya. Uraian Hardono berkesinambungan dengan apa yang diungkapan Syarifah Habibah mengenai pengertian akhlak berdasarkan kajian bahasa arab. Menurutnya pengertian akhlaq berasal dari bahasa Arab jamaAo dari asal kataAy AukhuluqunAy yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku dan Menurut pengetahuan yang menjelaskan tentang baik dan buruk . enar dan sala. , mengatur pergaulan manusia, dan menentukan tujuan akhir dari usaha dan Etika dan akhlak memiliki persamaan sama-sama membahas perihal baik buruknya tingkah laku manusia. Etika berkaitan erat dengan akhlak, artinya mempelajari etika sama Page 27 / 61 halnya dengan mempelajari tabiat baik buruknya manusia. Beda diantara keduanya yaitu terletak dari sumbernya. Etika bersumber dari fikira manusia, sementara akhlak bersumber dari ajaran Allah dan Nabi SAW. Menurut Afna, etika berasal dari bahasa Yunani yaitu etikus AucostumAyartinya kebiasaan yang erat kaitannya dengan tindakan dan tingkah laku manusia. Ia menjelaskan lebih luasnya bahwaethicos memiliki arti Auanaction that is oneAos own,Ay yang artinya suatu tindakan yang dilakukan seseorang dan menjadi miliknya. Makna lain ethicos juga dimiliki oleh kata Latin AumoresAy yang berarti moral, dengan demikian etika dan moral adalah kata yang bersinonim. Etika menerangkan tindakan manusia secara menyeluruh, dengan mempelajari etika, seseorang dapat membedakan hal yang boleh atau tidak boleh dilakukan. Dengan ini, dapat membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih baik. Afna kembali menerangkan secara estimologi, komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu communication, yang berakar communicare memiliki makna membuat sama . o make commo. Istilah communis paling sering disebut sebagai asal kata komunikasi. hal ini dikarenakan kata tersebut merupakan asal kata Latin Komunikasi mengarahkan bahwa pikiran, makna dan pesan dianut sama. Pernyataan di atas menerangkan bahwa komunikasi dinyatakan terjadi apabila menyampaikan dan menerima informasi yang sama. Kesamaan yang dimaksud di sini adalah sama makna, sehingga pesan yang dikirimkan dan pesan yang diterima merupakan hal yang sama. Deddy Mulyana komunikasi dalam bahasa yang lebih adalah upaya menciptakan pendapat atau ide, mengungkapkan perasaan, supaya mudah dipahami oleh orang lain. komunikasi juga mendorong manusia komunikator dan komunikan, dengan harapan mendapat umpan balik. Keberhasilan komunikasi dipengaruhi oleh etika, karena dalam menyampaikan pesan melibatkan berbagai pilihan, nilai, dan konsekuensi tersendiri. Etika komunikasi perlu dijaga agar tidak terjadi suatu prasangka negatif yang akan berdampak pada orang lain. Etika komunikasi adalah kombinasi terkait tata aturan prilaku manusia yang harus dijaga dalam melakukan komunikasi. Etika dan komunikasi memiliki kaitan yang sangat erat, hal ini menjadikan seseorang selalu berhati-hati komunikasi dengan yang lainnya, meski dengan orang yang baru ditemuinya Dasar-Dasar Etika Komunikasi Penilaian baik buruknya tingkah laku manusia diatur oleh etika. Etika memiliki cabang aliran diantaranya terdapat aliran deontologis, teleologis, dan aliran egoisme Filsafat Islam menyebut aliran-aliran tersebut sebagai al-husn wa al-qubh, yakni aliran tentang penilaian baik dan Juhya mengungkapkan teori deontologi berasal dari bahasa Yunani AudeonAy yang diharuskan atau yang diwajibkan, artinya benar salahnya suatu tindakan tidak dapat diukur dari akibatakibat tindakan tersebut, melainkan ada tindakan yang begitu saja terlarang dan Afna Fitria Sari. Etika Komunikasi (Menanamkan Etika Komunikasi Kepada Mahasisw. Tanjak: Journal of Education and Teaching. Vol. No. 2, 2020. 10Opcit. 11Deddy VOL. 3 NO. Mulyana. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung:PT Remaja Rosda Karya. Hal. 12Juhaya S. Praja. Aliran-Aliran Filsafat dan Etika, (Jakarta:Prenada Media Group, 2. Page 28 / 61 Aliran deontologis ini menerangkan bahwa suatu tindakan telah diatur baik dan buruknya untuk dilakukan, nilai di dalamnya sudah ditetapkan, sehingga mempertimbangkan untuk melakukan tindakan tersebut, karena kita sudah dengan sendirinya tahu akibat dari apa yang akan kita lakukan. Contoh sederhana, mengambil barang milik orang lain tanpa meminta izin terlebih dahulu. Kita tidak perlu menunggu bagaimana akibat dari pemiliknya tidak boleh. Juhya juga menjelaskan mengenai aliran teleologis, menurutnya kata AutelosAy berasal dari bahasa Yunani yang berarti tujuan. Teleologis menerangkan bahwa benar bergantung pada akibat-akibatnya. Tujuan dalam bertindak menjadi fokus utama dalam aliran ini, apabila akibat dari apa yang kita lakukan baik, maka tindakan tersebut boleh dilakukan, bahkan wajib untuk dilakukan. Sebaliknya, apabila akibatnya akan buruk, maka tidak boleh Contohnya, jika dengan berbohong dapat menyelamatkan orang lain yang notabennya tidak bersalah dari hukuman masyarakat, maka berbohong di sini tidak terlarang sepanjang akibatakibatnya baik. Aliran egoisme etis merupakan kelanjutan dari aliran teleologis, hanya saja aliran ini menyoroti akibat dari tindakan bagi kepentingan pribadi, bukan orang banyak. Aliran ini berpendapat bahwa orang yang benar-benar hidup sesuai kepentingannya sendiri adalah sosok yang matang dan tahu tanggungjawab. 14 Orang yang dimaksud dalam aliran ini ialah sosok yang tidak menuruti begitu saja segala macam ajakan, keinginan, dorongan, nafsu, rasa ingin balas dendam atau iri Ia akan menilai terlebih dahulu apaapa yang cocok dengannya, kemudian bertindak sesuai penilaian tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi Etika Komunikasi Membangun komunikasi efektif tidak selalu berjalan mulus, banyak penyebab yang melatarbelakangi proses komunikasi tidak berjalan lancar. Beberapa penyebab tersebut digolonkan menjadi 4 antara lain: Pertama lingkungan fisik yaitu ruang lingkup yang berkaitan dengan ruang geografis suatu tempat, jarak antara komunikator dan komunikan juga sarana komunikasi yang digunakan. Kedua, lingkungan sisoal budaya berupa bahasa yang digunakan, kepercayaan, adat istiadat, serta keadaan sosial baik selanjutnya, lingkup psikologi seperti ucapatan tertentu, keterbaruan materi maupun ketepatan, dan dimensi waktu. Tujuan dan Fungsi Etika Komunikasi Gordon I. Zimmerman dalam buku Deddy Mulyana mengatakan tujuan komunikasi dibagi ke dalam dua hal besar. Pertama, komunikasi berperan sebagai media tugas-tugas menyelesaikan tugas. Kedua, komunikasi untuk menjalin hubungan dengan orang lain, di sini terjadinya pertukaran informasi antara satu orang dengan orang 16 Keterangan di atas menerangkan bahwa manusia tidak bisa terlepas dari kegiatan komunikasi. Segala aktivitas manusia membutuhkan komunikasi di Apalagi membutuhkan orang lain. Komunikasi yang dimaksud dalam hal ini merupakan komunikasi yang beretika. Senada dengan 13Ibid. Universitas Pamulan. Jurnal Sekretari Vol. No. Januari 2018, hal. 16Ibid. Hal. 14Ibid. 15 Sri Utaminingsih. Etika Komunikasi Kantor dan Implementasinya Bagi VOL. 3 NO. Sekertaris, (Jakarta: Page 29 / 61 pendapat sebelumnya. Adhis Ubaidillah mengutip Judy C. Pearson dan Paul E. Nelson komunikasi yaitu sebagai kelangsungan hidup sehari-hari, dan yang kedua sebagai kelangsungan hidup bermasyarakat. Penjelasan tersebut menerangkan bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa Manusia merupakan makhluk sosial sehingga kehidupan tidak akan berjalan tanpa adanya komunikasi. Etika erat kaitannya dengan nilai, hal tersebut meliputi nilai kebaikan dan kebenaran dalam berprilaku maupun bertutur kata. Kegiatan tersebut menjadi kebiasaan manusia menjalankan kehidupan sehari-hari. Maka dengan itu, standar penilaian sangat perlu diterapkan demi tercapainya perjalanan hidup yang sesuai dengan ketentuan Tuhan dan adat istiadat manusia. Zikri Fachrudin N mencapai tujuan etika komunikasi perlu sifat-sifat Penghormatan terhadap orang lain . tanpa membedakan umur, status sosial, atau hubungan kekerabatan dengan komunikator. Beberapa kiat mencapai tujuan etika komunikasi adalah dengan menghormati ide, perasaan dan kemampuan orang lain sangat penting dilakukan, karena ide keseluruhan tersebut merupakan aset yang dimiliki orang lain yang patut dijunjung tinggi oleh setiap orang. Tidak semua orang mudah mengungkapkan, menghargai keputusannya merupakan etika komunikasi. Kedua sikap perkenaan, objektifitas, dan keterbukaan pikiran yang mendorong kebebasan berekspresi harus ditanamkan dalam segala aspek kehidupan, selama tidak mengakibatkan kerugian sebelah Menjadi komunikator yang hal-hal tentunya sangan efektif untuk mencapai tujuan komunikasi itu sendiri. Ketiga, menghormati bukti dan pertimbangan rasional terhadap berbagai alternatif, dan sebelum mengambil keputusan setuju ataupun tidak, hendaknya dengarkan terlebih dahulu dengan cermat dan berhati-hati. Remaja Pengertian Remaja Menurut Khamim Zarkasih P. tidak mudah untuk didefinisikan secara tepat, menurutnya banyak sudut pandang yang digunakan untuk mendefinisikan Kata remaja berasal dari bahasa Latin AuadolesceneAy pertumbuhan atau tumbuh dengan 19 Masa remaja umumnya ditandai dengan perkembangan dan pertumbuhan, merupakan dua istilah yang berbeda. Ada pula yang menyatakan keduanya sama, sehingga Khamim mengungkapkan bahwa banyak sudut pandang yang digunakan untuk mendefinisikan arti remaja. Pendapat Pikunas yang dikemukakan oleh Yunus Samsu, masa remaja meliputi remaja awal 12-15 tahun. remaja madya 15-18 tahun, dan remaja akhir 19-22 20 Pendapat yang ditulis Yunus Samsu dalam bukunya yang berjudul AuPsikologi Perkembangan Anak dan RemajaAy pembagian-pembagian usia remaja. Dari sini kita mengetahui bahwa remaja memiliki tiga kategori, kategoeri tersebut meliputi remaja awal 12-15 tahun. Biasanya usia pada remaja awal ini sedang Adhis Ubaidillah. Konsep Dasar Komunikasi Untuk Kehidupan. Jurnal Al-IbtidaAo. Vol. No. 18Zikri Fachrudin Nurhadi, dkk. Kajian Tentang Efektivitas Pesan Dalam Komunikasi. Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian. Vol. No. April 2017, hal. 19Khamim VOL. 3 NO. Zarkasih Putro. Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama(Aplikasi. UIN Sunan Kalijaga. Vol. No. 1, 2017. 20Yusuf Samsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , 185. Page 30 / 61 menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kemudian remaja madya atau tengah, dengan rentang usia 15-18 Tahun. Rentang usia tersebut biasanya diisi oleh remaja berseragam putih abuabu atau SMA. Gelar remaja akhir diberikan kepada remaja dengan rentang usia 18-22 Tahun. Usia ini biasanya diisi dengan mahasiswa strata satu atau remaja yang beranjak dewasa. Hakikat Remaja Remaja adalah usia manusia yang berumur belasan tahun, masa ini tidak dapat disebut sebagai masa dewasa anak-anak. Masa merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Remaja perempuan dan remaja laki-laki tidak bisa disamakan, usia pada remaja perempuan setahun lebih muda daripada remaja putra, karena pemikiran perempuan setahun lebih matang dari pada laki-laki. Kematangan pemikiran perempuan lebih cepat daripada laki-laki. Pada masa ini, remaja sudah mantap dan stabil, remaja sudah mengenal dirinya dan ingin menjalani kehidupan sendiri dengan pola yang digariskan sendiri dengan tekad dan Menurut Nunung Unayah dan Muslim Sabarisman, remaja berimplikasi pada perkembangan Dalam sosial remaja dapat dilihat adanya dua macam gerak yaitu gerak meninggalkan diri dari keluarga dan gerak menuju teman sebaya. Perpindahan gerak yang dimaksudkan diatas merupakan bentuk usaha remaja yang ingin memasuki lingkungan sosial yang lebih luas. Fase remaja tidak jarang ditandai dengan menurunnya ketekunan dan mulai renggangnya hubungan terhadap orang tua, kemudian mulai membentuk kelompok kawan. Sayangnya pada usia ini tingkahlaku remaja kurang dapat dipertanggungjawabkan. Pada jenjang berikutnya ketertarikan terhadap lawan jenis mulai meningkat, pandanganpandangan orang lain yang tidak sesuai dengannya akan dianggap salah, ini merupakan fase remaja madya. Dan pada penghayatan yang matang, mudah menghargai sikap orang lain yang sebelumnya ia anggap salah. Selain itu, remaja mulai menerima tanggungjawab sosial, pandangannya lebih nyata, mulai mengarahkan fikirannya pada teman hidupnya kelak, matangnya rohani dan jasmani, berusaha mengabdikan diri di masyarakat, fase akhir ini menandakan ciri remaja menuju dewasa. Fenomena Remaja Menurut Yusuf Samsu Remaja adalah . Pencapaian seorang remaja perlu mendapat arahan serta bimbingan dari orangtua. Hal ini karena usia remaja masih belum memiliki lingkungannya, juga pengalaman dalam menentukan arah langkah hidupnya. Seperti halnya tauladan yang telah diajarkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA. AyDidiklah anak-anakmu Ay Pendidikan pada anak dibagi menjadi tiga tahap : Pada 7 tahun pertama, perlakukan anak sebagai raja . -7 tahu. Pada 7 tahun kedua, perlakukan anak sebagai tawanan perang . -14 tahu. 21Nunung 22Yusuf Umayah dan Muslim Sabarisman. Fenomena Kenakalan Remaja dan Kriminalitas. Jurnal Penelitian Puslitbang Kesejahteraan Sosial Kemensos RI, 9 Juni 2015, hal. VOL. 3 NO. Samsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , 210. Page 31 / 61 . Pada 7 tahun ketiga, . tahun keata. , perlakukan anak sebagai sahabat. Meski demikian, perkembangan individu tidak selalu berjalan mulus dan bebas dari Dengan kata lain, proses perkembangan tidak selalu berjalan linier, lurus dan searah dengan potensi yang diinginkan, harapan dan nilai yang dianut. Faktor-faktor penghambat terbagi menjadi dua, ada faktor internal dan eksternal. Faktor lingkungan yang tidak kondusif. Adapun beberapa contoh dari faktor eksternal ini antara lain: Perceraian orangtua. Sikap orangtua yang otoriter atau kurang memberi kasih sayang. Pelecehan nilai moral dan agama Iklim lingkungan yang tidak sehat tersebut, cenderung memberikan efek yang tidak baik bagi perkembanga remaja. Tidak menutup kemungkinan remaja akan menjalani kehidupan dengan tidak nyaman, stres, dan depresi. Dalam situasi seperti ini, remaja akan memberikan respon yang tidak wajar dan cenderum amoral, seperti melakukan kriminalitas, tawuran, bahkan pergaulan bebas. remaja Desa 38B Banjarrejo Kecamatan Batanghari Lampung Timur. Berdasarkan hasil penelitian, semua rumah di Banjarrejo memiliki HP dan semua remajanya memiliki HP model android. Penelitian ini menggunakan 10 sampel dari ibu-ibu dan 10 sampel remaja Desa 38B Banjarrejo dengan rentang usia 12 sampai 21 tahun. Hasil wawancara menunjukkan semua remaja aktif menggunakan internet. Modernisasi internet dapat mengakses apa saja yang diinginkan oleh pengguna. Remaja Desa 38B Banjarrejo sangat beragam dalam penggunaan internet. Diantara pengguna aktif internet adalah: Ridho. Ridho Habibi Pratama. Faizza Kusuma Wardani. Dan yang hanya menggunakan untuk kepentingan sekolah diantaranya: Happy Fitria. Ifnaini Dwi Fajrini. Akbar Saifudin. Novi. Hasil wawancara menjukkan keseluruhannya menggunakan android, sebagian besar diantaranya aktif bermain internet. Aplikasi-aplikasi diantaranya adalah: Whatsapp. Elearning. Instagram. Game Online. Zoom. Youtube. Tik Tok. Twitter. Browser, dan lain-lain. Sementara, aplikasi yang paling banyak di akses dalam sehari adalah Whatsapp. Youtube dan Game Online. Pesatnya melahirkan internet, membuatnya sebagai media yang sudah tidak tabu lagi di lingkungan masyarakat. Saat ini internet menjadi suguhan yang murah dan terjangkau bagi semua orang terutama Waktu penggunaan HP dan mengakses internet masing-masing remaja berbeda, ada yang hanya mendapat izin memegang HP saat jam belajar tiba atau saat mengerjakan tugas saja, dan ada juga yang menggunakan HP dari pagi hari hingga malam hari. Hal tersebut bergantung pada kebijakan yang diterapkan orangtua terhadap anaknya. Internet menjadi keresahan tersendiri bagi sebagian ibu-ibu desa Banjarrejo, kecamatan Batanghari 23Hadhari. AuTelaAoah Atas Keteladanan Rasulullah 24Yusuf saw dalam Mendidik AnakAy. Jurnal Sumbula Vol. 1:1, 2016. Hal. VOL. 3 NO. Samsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , 210. 25Ibid. 26Ibid. Page 32 / 61 Lampung Timur. Kewajiban sekolah dalam jaringan (Darin. , membuat orangtua memberikan HP kepada anaknya dan mengizinkan anak-anak mengakses internet. Rata-rata orangtua memberikan HP kepada anak secara pribadi karena sekolah daring. Masa-masa sebelumnya penggunaan HP masih bersamaan dengan orangtua. Harapan orangtua memberikan HP tersebut sebagai alat yang digunakan untuk belajar, namun pada praktiknya remaja justru menyalah gunakan fungsi HP tersebut. Internet memiliki dua dampak terhadap etika komunikasi remaja, adapun dampak yang dimaksud adalah positif dan negatif. Dampak positif yang dihasilkan oleh internet terhadap etika komunikasi remaja yaitu mudahnya komunikasi jarak jauh dengan orangtua dan temannya. Namun disisi lain, internet juga memberikan banyak dampak negatif yang membuat etika komunikasi remaja menurun serta diikuti perubahan prilaku Contoh perubahan perubahan tersebut diantaranya remaja lebih senang mengurung diri di kamar mementingkan bermain HP daripada mengobrol dengan orangtua, ketika orangtuanya memanggil, mereka tidak langsung mendatangi perintah tersebut justru asik berjejaring, ketika orangtuanya menyembunyikan HP atau menyita Hpnya karena dirasa anaknya berlebihan berinternetan, remaja tersebut justru marah-marah atas hal yang dilakukan orangtuanya. Peran orangtua sangat besar pengaruhnya terhadap ketertiban remaja menggunakan Orangtua yang rutin mengawasi anaknya berinternet, serta memberi jadwal penggunaan HP terhadap anaknya akan memberikan dampak baik, karena remaja tersebut tetap dalam pengawasan serta terbatasnya akses membuat mereka fokus kepada tugasnya saja. Perhatian yang banyak terhadap anak juga sangat berpengaruh terhadap keterbukaan anak VOL. 3 NO. kepada orangtua. Keterbukaan ini juga menunjang aktivitas komunikasi anak dengan keluarga. Anak yang mendapat perhatian lebih, cenderung memiliki rasa nyaman terhadap orangtuanya sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi perihal aktivitas atau teman-temannya. Faktor Pendukung Perhatian dan Pengawasan Orangtua Sebagian orangtua di desa Banjarrejo, kecamatan Batanghari Lampung Timur memiliki perhatian yang lebih dan pengawasan yang ketat terhadap anaknya. Sikap tersebut menunjang keterbukaan remaja kepada orangtuanya. Sikap remaja yang terbuka akan membuat dirinya sungkan menutupi segala sesuatu dari Keadaan seperti ini tentunya sangat efektif bagi keberlangsungan Pengetahuan Orangtua Pengetahuan orangtua terhadap internet juga menunjang etika komunikasi anak. Orangtua yang melek internet akan dengan jeli mengamati perkembangan yang anak-anaknya lakukan di internet. Orangtua yang melek internet juga mampu mengendalikan HP anak dari jarak jauh, dalam artian setingan HP anak sudah diatur sedemikian rupa dengan ragam pembatasan-pembatasan akses, anak-anak mengakses terlalu jauh, hanya sebatas apa yang diperlukan seusianya saja. Faktor Penghambat Orangtua Gagap Teknologi (Gapte. Menggunakan HP berbasis android bukan lagi hal yang mewah dikalangan remaja Banjarrejo, karena HP android sudah digunakan sebagian besar remaja di sana, termasuk seluruh Interviewer Penulis setatus android kini sudah menjadi benda lumrah yang bisa dimiliki semua Namun yang disayangkan tidak seluruh orangtua memahami penggunaan Page 33 / 61 internet membuka HP anak yang terkunci. Orangtua yang tidak dapat menggunakan internet cenderung mempercayai anaknya begitu saja tanpa memiliki rasa ingin menyelidik sama sekali terhadap kegiatan anaknya meskipun aktifitas anaknya di depan internet melampaui batas wajar. Sepengetahuan mereka, selama anak menggunakan HP, maka anak tersebut sedang belajar. AuSaya nggak pernah megang-megang HPnya dia jadi nggak ngerti aplikasi apa aja yang digunain, soalnya itu lo mbak. Hpnya di kode-kode Kalau anak megang HP ya bilangnya buat belajar, tapi ya seharian penuh nggak pernah keluar kamarAy27 Kurangnya Komunikasi Keluarga Komunikasi yang baik merupakan patokan atau tolak ukur untuk mencapai suatu tujuan. Kurangnya komunikasi di Minimnya komunikasi yang terjalin akan menimbulkan sikap tertutup satu sama lain. Sehingga sesama anggota keluarga akan saling tidak memahami perihal kebutuhan dan kekurangannya masing-masing. Kesimpulan Internet memberikan pengaruh positif dan negatif bagi etika komunikasi remaja desa Banjarrejo, kecamatan Batanghari kabupaten Lampung Timur. Dampak positif yang dirasakan oleh remaja adalah bertambahnya wawasan dalam belajar, mudahnya komunikasi yang semakin praktis serta bertambahnya pengetahuan umum sehingga dapat menjadi bahan obrolan kepada keluarganya. Internet juga memberikan dampak negatif terhadap Terlebih Remaja lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar HP, mengakses sosial media, mengurung diri di kamar. Bermain game online hingga membantu orangtua, mengaji, bermain dengan adiknya. Setelah mengenal internet remaja menjadi bandel, untuk sekedar memerintahkannya membantu orangtua harus dilakukan dengan cara menegurnya terlebih dahulu. Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh, maka penulis memberikan saran sebagai berikut: Peran orangtua sangat penting dalam keberlangsungan mendampingi remaja masa kini. Perhatian dan pengertian yang diberikan orangtua akan membuat remaja menjadi pribadi yang terbuka, canggung untuk menutupi aktivitasnya dihadapan Sehingga remaja akan terhindar dari menggunakan internet untuk melakukan hal yang tidak wajar. samping perhatiannya, orangtua yang melek teknologi lebih menunjang dalam pengawasan remaja masa kini. Aktifitas hari ini yang mau tidak mau serba menggunakan internet membutuhkan pengawasan yang ekstra dari orangtuanya. Pengetahuan orangtua terhadap internet mempermudah sistem kerja pengawasan Mengingat orangtua tidak selalu dapat hadir di sisi anak, sehingga dengan pengawasan jarak jauh melalui internet, orangtua dapat terus memantau kegiatan anak seharihari. Memberikan perhatian lebih kepada anak, sikap demikian yang diberikan kepada remaja akan membuatnya merasa nyaman sehingga remaja nyaman untuk berbagi cerita kepada orangtuanya. Kedua keterbukaan antar sesama anggota keluarga, anggota keluarga yang saling terbuka akan dengan mudah mengetahui kondisi satu sama lain, kekurangan dan keperluan remaja akan mudah terdeteksi apabila berada di 27 Wawancara kepada Ibu Lusia, salah satu warga Banjarrejo. Timur. VOL. 3 NO. Batanghari Lampung Page 34 / 61 lingkungan keluarga yang terbuka. Keluarga yang terbuka juga akan membuat anak canggung untuk menutupi kesalahan-kesalahannya. Keluarga yang perhatian, pengertian dan terbuka akan membuat remaja nyaman berbagi informasi perihal dirinya, aktivitasnya serta teman-temannya. Orangtua juga harus melek teknologi, tidak bisa dipungkiri bahwa keadaan zaman mau tidak mau menuntut remaja untuk hidup berdampingan dengan internet. Orangtua yang melek internet dapat dengan mudah mendampingi dan mengawasi anaknya Mengingat orangtua tidak dapat selalu hadir di samping anak pengawasannya menjadi lebih mudah. Meski dengan jarak jauh, remaja dapat terpantau aktivitasnya. Remaja harus bijak menggunakan internet, gunakan gawaimu seprofesional Jangan kepercayaan orangtua, kepercayaan yang mungkin tidak akan pernah kita dapat Handphone merupakan telepon pintar, kita dapat menggunakan dengan bebas sesuai keperluan kita, lebih daripada itu, kita dapat menggunakannya sebagai peluang bisnis atau mempermudah pendidikan Apabila menggunakannya maka kepintaran kita akan tergerus olehnya. Utamakan keluargamu, jangan habiskan waktu di depan gawai. Jangan sampai kehilangan kehidupanmu yang sebenarnya hanya karena terpaku pada dunia maya. Daftar Pustaka