Journal of Midwifery Tiara Bunda E-ISSN : 0000-0000 Volume X . Nomor X . Juli 2023 . Page 00-00 Doi : https://doi. org/xx. x/jmtb. Website : https://jurnal. id/index. php/jmtb PENGARUH KONSUMSI KACANG HIJAU TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PMB E KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2024 Monica Bell=a Putri Utami,1 Politeknik Tiara Bunda ABSTRACT Background: Mother's milk is useful as nutritional intake and also maintains the baby's body The problem that occurs is the irregularity of breast milk production in postpartum Purposed: To determine the effect of consuming green beans on increasing breast milk production in postpartum mothers in PMB E. Bandung Regency in 2024. Methods: The research design uses a quasi experiment with a pretest posttest approach with control group design. A population of 30 people using a purposive sampling technique resulted in a sample of 15 people in the experimental group and 15 people in the control group. The research instrument used an observation sheet for breast milk expenditure. Data analysis was univariate with frequency distribution and bivariate using the Mann Whitney test. Results: Most breast milk production in postpartum mothers before consuming green beans was low . 75%) and after consuming green beans most breast milk was abundant . 3%). Breast milk production among postpartum mothers who did not consume green beans before the intervention was mostly insufficient breast milk . %) and after the intervention most breast milk was sufficient . 3%). There is a difference in breast milk production between postpartum mothers who consume green beans and those who do not consume green beans in PMB E . -value 0. < 0. Conclusion: Consuming green beans can increase breast milk production in postpartum mothers. Keywords: Green Beans. Breast Milk Production. Postpartum Mothers. Page - 1 Journal of Midwifery Tiara Bunda Pendahuluan Masa nifas adalah masa pemulihan yang dimulai dari persalinan Sampai alat-alat kandungan kembali, seperti sebelum hamil. panjang masa nifas yaitu 6-8 minggu. Air susu Ibu (ASI) merupakan sumber gizi yang sangat sempurna yaitu DHA,AA. Omega 6, laktosa, taurin, protein, laktobasius, vitamin A, kolostrum, lemak, zat besi, laktoferin and lisozim yang bermanfaat bagi bayi berupa sumber gizi utama bayi yang diberikan selama 6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman apapun (Astuti, 2. Menurut peraturan pemerintah RI NO. 33 tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif yaitu bahwa ASI (Air susu ib. diberikan kepada bayi sejak lahir selama enam . bulan tanpa menambahkan/mengganti dengan makanan dan minuman yang lain (Kemenkes RI, 2. Prevalensi pemberian ASI eksklusif di dunia sekitar 38% (WHO, 2. Prevalensi ASI eksklusif di Indonesia mencapai yaitu 37. Di Jawa Barat, cakupan pemberian ASI eksklusif berdasarkan profil kesehatan Jawa Barat tahun 2022 sebesar 68,09%. Kabupaten Bandung angka prevalensi bayi ASI eksklusif tahun 2020 sebesar 85%. Walaupun angka tersebut sudah melampaui target Restrata namun masih ada bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif. Cakupan IMD di kabupaten sebesar 94. 50%, angka ini sudah diatas target surveilans gizi yaitu 50%. (Profil Bandun. Menurut Kementrian Kesehatan RI, . , terdapat 322 kematian bayi usia 0-59 bulan yang tidak diberi ASI eksklusif pada tahun 2020, dimana 69% . 244 kematia. terjadi pada masa neonatus, 21% . 151 kematia. terjadi antara usia 29 hari dan 11 bulan, dan 10% dari 927 kematian terjadi antara usia 12 dan 59 Di Indonesia terdapat 31,36% dari 73,94% anak sakit karena tidak menerima ASI Pemberian ASI eksklusif sangat berpengaruh pada kesehatan anak, dan tumbuh kembang anak dampaknya dapat mengalami stunting, obesitas dan penyakit kronis lainnya. Kegagalan ASI eksklusif dapat memicu tingginya penyakit, frekuensi kejadian penyakit pada kelompok Non ASI eksklusif adalah 40%, sedangkan kelompok ASI eksklusif lebih rendah yakni 23,3%. Permasalahan terkait ASI Eksklusif disebabkan oleh kondisi ibu yang biasanya terjadi sejak hari pertama kelahiran, ibu nifas CC Attribution-ShareAlike 4. 0 License. sering mengeluh bahwa pada saat menyusui ASI sedikit atau ASI macet. Adapun upaya masyarakat yang dilakukan untuk mengatasi produksi ASI yang sedikit yaitu selain dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi juga mengkonsumsi tanaman obat pelancar ASI. ibu nifas dianjurkan dengan cara mengkonsumsi sayuran (Badriah. , 2. Salah satu tanaman yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan produksi ASI adalah tanaman katuk dan berbagai jenis makanan . asal kacang hijau seperti bubur kacang hijau, minuman kacang hijau, kue tradisional, dan kecambah (Wulandari D. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu nutrisi ibu. Jika makanan yang ibu konsumsi tidak memenuhi asupan gizi yang cukup, maka kelenjar-kelenjar pembuat air susu dalam payudara ibu tidak akan bekerja dengan berpengaruh terhadap produksi ASI (Maritalia. Salah satu upaya memperbanyak ASI yaitu dengan meningkatkan kualitas makanan yang berpengaruh secara langsung pada produksi air susu yaitu kacang hijau (Wakhida. Penelitian Wahyuni dan Sumiati . menyebutkan ada pengaruh jantung pisang batu terhadap produksi ASI sebesar 0,793 kali. Menurut Wakhida . , menyatakan terdapat peningkatan produksi ASI setelah mengkonsumsi kacang hijau yaitu sebesar . %). Dari hasil penelitian tersebut, komposisi gizi pada kacang hijau lebih tinggi dibandingkan dengan jantung pisang batu. Kandungan (Phaseolus Radiatu. sebagai galactogogue . elancar sekresi air sus. Ini adalah salah satu makanan yang sangat bagus dikonsumsi memperlancar produksi ASI . Berdasarkan penelitian yang dilakukan tingginya kandungan karbohidrat dan protein serta vitamin lainnya menjadi sumber energi yang dapat memacu peningkatan sekresi ASI, selain itu kacang hijau juga mudah ditemukan dan harga yang ekonomis untuk semua kalangan. Kacang hijau dapat digunakan sebagai menu harian alternatif bagi ibu menyusui dan solusi untuk menangani produksi ASI yang sedikit pada ibu Peningkatan ASI dipengaruhi oleh hormon oksitosin dan hormon prolaktin. Peningkatan kedua hormon ini dipengaruhi oleh protein yaitu polifenol dan asam amino yang ada pada kacang hijau yang Page - 2 Journal of Midwifery Tiara Bunda juga mempengaruhi hormon prolaktin untuk memproduksi ASI dengan cara merangsang alveoli yang bekerja aktif dalam pembentukan ASI. Peningkatan hormon oksitosin akan membuat ASI mengalir deras dibanding dengan biasanya. Kacang hijau mempunyai kandungan B1 yang sangat bermanfaat untuk menyusui (Widyastuti, 2. Pemenuhan nutrisi yang adekuat selama proses laktasi dapat mempengaruhi pengeluaran hormon prolaktin yang berfungsi untuk merangang sekresi air (Suksety & Ikhlasiah, 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang meneliti pengaruh konsumsi kacang hijau dengan produksi ASI pada ibu menyusui dengan usia 0-6 bulan hasil penelitian didapatkan produksi ASI ASI sebelum perlakuan yaitu dengan skor 1 terdapat 100% . artinya keseluruhan responden ASI nya tidak lancar. Setelah diberi perlakuan kemudian dilakukan observasi kembali, didapatkan produksi ASI mengalami peningkatan skor, skor 2 sebanyak 75% . yang menjadi kelompok mayoritas dan produksi ASI menetap dengan skor 1 sebanyak 25% . yang menjadi kelompok minoritas. Kesimpulannya semakin pengeluaran ASI semakin lancar. Hal inilah yang mendasari keinginan peneliti untuk mengetahui sejauh mana pengaruh para ibu menyusui tentang pemanfaatan kacang hijau dalam meningkatkan produksi ASI. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilaksanakan Di PMB E Kabupaten bandung, diperoleh data ibu postpartum pada penelitian pada bulan Mei-Juni 2024 berjumlah 30 ibu postpartum. Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu postpartum dari 10 ibu postpartum didapatkan data, 7 responden yang mengalami produksi ASI sedikit atau < 10 ml karena kurangnya asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu postpartum. Berdasarkan pemaparan yang telah disampaikan pada latar belakang, dengan tingginya ibu postparum yang mengalami produksi ASI sedikit dan faktor yang mempengaruhi ibu dalam menyusui yaitu asupan nutrisi yang kurang, dapat mempengaruhi produksi ASI. Maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul AuPengaruh konsumsi kacang hijau terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di PMB E Kabupaten Bandung tahun 2024Ay. Metode CC Attribution-ShareAlike 4. 0 License. Penelitian penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah . uasy pendekatan pretest posttest with control group Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi ASI pada ibu nifas yang mengkonsumsi kacang hijau dengan yang tidak mengkonsumsi kacang hijau di PMB E Kabupaten Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di PMB E Kabupaten Bandung. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas normal hari pertama berjumlah 30 orang yang terdiri dari 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ialah accidental sampling yaitu dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian (Sugiyono, 2. Hasil dan Pembahasan Karakteristik Responden Di bawah ini menyajikan mengenai karakteristik responden pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Tabel 4. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan tabel 4. 1 didapatkan hasil pada kelompok eskperimen paling banyak umur 20-25 tahun sebanyak 11 orang . ,3%), paritas multipara sebanyak 9 orang . %), pendidikan SMP sebanyak 8 orang . ,3%). Page - 3 Journal of Midwifery Tiara Bunda pekerjaan IRT sebanyak 10 orang . ,7%). Sedangkan pada kelompok kontrol paling banyak umur 20-25 tahun sebanyak 11 orang . ,3%), paritas multipara sebanyak 10 orang . ,7%), pendidikan SMP sebanyak 10 orang . ,7%), pekerjaan IRT sebanyak 12 orang . %). Produksi ASI Sebelum dan Setelah Konsumsi Kacang Hijau pada Ibu Nifas di PMB E Kabupaten Bandung Tahun Di bawah ini disajikan hasil penelitian mengenai produksi ASI sebelum dan setelah konsumsi kacang hijau pada ibu nifas di PMB E Kabupaten bandung tahun 2024. Tabel 4. Produksi ASI Sebelum dan Setelah Konsumsi Kacang Hijau pada Ibu Nifas di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024 CC Attribution-ShareAlike 4. 0 License. Perbedaan Produksi ASI pada Ibu Nifas yang Konsumsi Kacang Hijau dengan yang Tidak Konsumsi Kacang Hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024 Tabel 4. Perbedaan Produksi ASI pada Ibu Nifas yang Konsumsi Kacang Hijau dengan yang Tidak Konsumsi Kacang Hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024 Berdasarkan tabel 4. 4 didapatkan hasil perhitungan statistik menggunakan uji Mann Whitney didapatkan p-value 0,000 < 0,05, artinya terdapat perbedaan produksi ASI pada ibu nifas yang konsumsi kacang hijau dengan yang tidak konsumsi kacang hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024. Pembahasan Berdasarkan tabel 4. 2 diketahui produksi ASI pada ibu nifas sebelum konsumsi kacang hijau sebagian besar ASI kurang . ,75%) dan setelah konsumsi kacang hijau sebagian besar ASI banyak . ,3%). Produksi ASI Sebelum dan Setelah pada Ibu Nifas yang Tidak Konsumsi Kacang Hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024 Tabel 4. Produksi ASI Sebelum dan Setelah pada Ibu Nifas yang Tidak Konsumsi Kacang Hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun Berdasarkan tabel 4. 3 diketahui produksi ASI pada ibu nifas yang tidak konsumsi kacang hijau sebelum intervensi sebagian besar ASI kurang . %) dan setelah intervensi sebagian besar ASI cukup . ,3%). Produksi ASI Sebelum dan Setelah Konsumsi Kacang Hijau pada Ibu Nifas di PMB E Kabupaten Bandung Tahun Berdasarkan tabel 4. 2 diketahui produksi ASI pada ibu nifas sebelum konsumsi kacang hijau sebagian besar ASI kurang . ,75%) dan setelah konsumsi kacang hijau sebagian besar ASI banyak . ,3%) Meimbeirikan Air Susu Ibu (ASI) tanpa makanan atau minuman lain seipeirti susu formula, bubur, air putih, teih, kopi dan buahbuahan seipeirti pisang dan seijeinisnya. ASI adalah cairan beirupa eimulsi leimak dalam larutan proteiin yang diseikreisikan oleih keileinjar susu ibu yang meirupakan makanan alami utama bagi bayi. ASI sudah dikandungnya dan meimiliki eineirgi tinggi yang dihasilkan seijak masa keihamilan (Wijaya, 2. Kacang hijau mengandung laktagogum . at melancarkan produksi ASI) dan telah terbukti secara ilmiah bahwa kacang hijau yang mengandung vitamin B kompleks alami dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu menyusui, dan membantu produksi ASI. Kacang pengeluaran ASI, kacang hijau juga membantu mencukupi kebutuhan protein dan energi pada ibu menyusui (Ali, 2. Page - 4 Journal of Midwifery Tiara Bunda Penelitian Wakhida . mengenai pengaruh konsumsi kacang hijau dengan produksi asi pada ibu menyusui dengan usia bayi 0-6 bulan didapatkan hasil sebanyak 75% produksi ASI, sebanyak 25% produksi ASI tetap/tidak ada Berdasarkan teori dan hasil penelitian di atas, dikaitkan dengan hasil penelitian intervensi konsumsi kacang hijau maka produksi ASI meningkat. Hal tersebut dikarenakan pada kacang hijau terdapat meningkatkan produksi ASI. Produksi ASI Sebelum dan Setelah pada Ibu Nifas yang Tidak Konsumsi Kacang Hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024 Berdasarkan tabel 4. 3 diketahui produksi ASI pada ibu nifas yang tidak konsumsi kacang hijau sebelum intervensi sebagian besar ASI kurang . %) dan setelah intervensi sebagian besar ASI cukup . ,3%). Upaya yang bisa dilakukan oleh meningkatkan produksii ASIi yang baiik juga diipeingaruhii faktor asupan makanan iibu, seihiingga diianjurkan iibu juga harus mengonsumsi makanan yang bergizi agar komposisi ASI pun juga baik (Puspitasari & Pratiwi, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Lestari . faktor-faktor berhubungan dengan peningkatan produksi ASI didapatkan bahwa faktor yang paling utama dalm peningkatan produksi ASI adalah faktor asupan makanan yang bernutrisi. Berdasarkan teori dan hasil penelitian di atas, didapatkan bahwa dalam upaya meningkatkan produksi ASI yaitu dengan mengonsumsi makanan bernutrisi. Hasil penelitian pada kelompok kontrol didapatkan bahwa walaupun tidak diberikan kacang hijau, ibu tetap mengalami peningkatan produksi ASI. Hal tersebut dikarenakan ibu dalam makanan kacang-kacangan, sayuran hijau, ikan dan telur. Perbedaan Produksi ASI pada Ibu Nifas yang Konsumsi Kacang Hijau dengan yang Tidak Konsumsi Kacang Hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024 Berdasarkan tabel 4. 4 didapatkan hasil perhitungan statistik menggunakan uji Mann CC Attribution-ShareAlike 4. 0 License. Whitney didapatkan p-value 0,000 < 0,05, artinya terdapat perbedaan produksi ASI pada ibu nifas yang konsumsi kacang hijau dengan yang tidak konsumsi kacang hijau di PMB E Kabupaten Bandung Tahun 2024. Kacang hijau mengandung 20 Ae 25% Protein pada kacang hijau mentah memiliki daya cerna sekitar . %). Daya cerna yang tidak terlalu tinggi tersebut disebabkan oleh adanya zat antigizi, seperti antitrypsin dan tanin . pada kacang hijau (Astawan. Dengan adanya polifenol dan isoflavon pada kacang hijau dapat mempengaruhi peningkatan produksi ASI. Produksi ASI dipengaruhi oleh milk production reflex dan let down reflex, waktu bayi menghisap puting neurohormonal pada puting susu dan areola Rangsangan ini diteruskan ke hipofisis melalui nervosvagus, kemudian ke lobus Dari lobus ini akan mengeluarkan hormon prolaktin dan oksitosin, peningkatan kedua hormon ini dipengaruhi oleh protein yaitu polifenol dan asam amino serta vitamin B1 yang ada pada kacang hijau. Polifenol dan asam amino mempengaruhi hormon prolaktin yang bekerja untuk memproduksi ASI dengan cara masuk ke peredaran darah menuju ke payudara kemudian mengatur sel-sel dalam alveoli agar memproduksi ASI. Setelah ASI diproduksi, hormon oksitosin yang membuat sel-sel otot disekitar alveoli berkontraksi, sehingga air susu didorong menuju puting Hormon oksitosin dapat bekerja dengan baik karena dipengaruhi oleh kandungan B1 yang ada pada kacang hijau yang dapat membuat perasaan ibu menjadi tenang dan bahagia. Peningkatan hormon oksitosin akan membuat ASI mengalir deras dibanding dengan biasanya. (Widyastuti. Penelitian Wulandari . mengenai pengaruh pemberian kacang hijau pada ibu nifas dengan kelancaran produksi asi di BPM Yuni Widaryanti. Sumbermulyo Jogoroto Jombang didapatkan hasil ada pengaruh pemberian kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu postpartum dengan p-value 0,001< 0,05. Berdasarkan teori dan hasil penelitian di atas, dikaitkan dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan produksi ASI pada ibu nifas yang mengonsumsi kacang hijau dan yang tidak mengonsumsi kacang hijau. Adanya hasil ASI meningkat pada kelompok yang mengonsumsi Page - 5 Journal of Midwifery Tiara Bunda kacang hijau dikarenakan kacang hijau tinggi protein, vitamin, dan mineral, yang penting untuk kesehatan ibu menyusui dan kualitas ASI. Nutrisi yang baik dapat membantu tubuh memproduksi ASI yang cukup dan berkualitas. Kacang hijau mengandung isoflavon, yang Fitoestrogen dapat memiliki efek yang mirip dengan estrogen dalam tubuh, yang berperan dalam proses laktasi dan produksi ASI. Kesimpulan Produksi ASI pada ibu nifas sebelum konsumsi kacang hijau sebagian besar ASI kurang . ,75%) dan setelah konsumsi kacang hijau sebagian besar ASI banyak . ,3%). Produksi ASI pada ibu nifas yang tidak konsumsi kacang hijau sebelum intervensi sebagian besar ASI kurang . %) dan setelah intervensi sebagian besar ASI cukup . ,3%). Terdapat perbedaan produksi ASI pada ibu nifas yang konsumsi kacang hijau dengan yang tidak konsumsi kacang hijau di PMB E . -value 0,000 < 0,. Daftar Pustaka