ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT KUALITAS PELAYANAN PETUGAS PENDAFTARAN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN PRIMA DI RUMAH SAKIT: STUDI LITERATUR (Literature Study: Quality Of Services Of Outpatient Registration Officers To Primary Service In Hospita. Sri Wahyunita Mohamad1*. Yanasta Yudo Pratama1,2. Tri Ani Marwati1. Muhammad Syamsu Hidayat1 Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Ahmad Dahlan Program Studi Magister Ilmu Biomedik. Fakultas Kedokteran. Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. Universitas Gadjah Mada *Email: sriwahyunita. mohamad3@gmail. ABSTRACT The Outpatient Registration Center is a leading service unit which is one part of the medical record task and the place where the patient first meets the officer. Excellent Service, namely the best service provided in accordance with expectations or even exceeding customer expectations. Assessment of service quality through 5 dimensions, namely Ability. Attitude. Attention. Action, and Responsibility. determine the factors related to the registration service officer of the excellent service in the hospital. Literature search reviewed using the Google Scholar Database with the topic "Quality of Outpatient Registration Officer Service Against Excellent Service" Search keywords used in the database are Keyword and Boolean operators which are used to expand or specify the search so that it can make it easier to determine articles or research journals used. Literature search aims to get as many scientific publications on a given topic as possible by taking into account the interrelationships between keywords so that there are 7 suitable studies. The results of the literature reviewed show that the Service Quality of Registration Officers for Excellent Service in Hospitals There is a relationship between them, namely Ability. Attitude. Attention. Action, and Responsibility. Of the five dimensions of Excellent Service to the service quality of the registration officer, most of them have shown the results of the service quality assessment which are considered good and have achieved minimal service standards. Based on the results of the 7 Literature Studies that have been found by the author on the Dimensions of Attitude. Attention. Action. Ability. Appearance and Responsibility for Excellent Service in Hospitals There is a Meaningful Relationship because of the 6 Dimensions of Excellent Service it is very important for a service quality in the hospital Keywords : Outpatient Registration Officer Service. Excellent Service ABSTRAK Tempat pendaftaran pasien rawat jalan merupakan unit pelayanan terdepan yang merupakan salah satu bagian dari tugas rekam medis dan tempat pertama kali pasien bertemu dengan petugas. Pelayanan Prima yaitu pelayanan terbaik yang diberikan sesuai dengan harapan atau bahkan dapat melampaui harapan pelanggan. Penilaian ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT terhadap kualitas pelayanan melalui lima Dimensi yaitu Kemampuan, sikap. Perhatian. Tindakan, dan Tanggung jawab. Mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan petugas pelayanan pendaftaran Terhadap Pelayanan Prima di Rumah Sakit. Pencarian Literatur yang di Riview menggunakan Database Google Scholar dengan Topik AuKualitas Pelayanan Petugas Pendaftaran Rawat jalan Terhadap Pelayanan Prima. Ay Kata kunci pencarian yang digunakan pada database yaitu Keyword dan Boolean operator yang digunakan untuk memperluas atau menspesifikasikan pencarian sehingga dapat mempermudah dalam menentukan artikel atau jurnal penelitian yang Pencarian litelatur bertujuan untuk mendapatkan sebanyak mungkin publikasi ilmiah terhadap suatu topik yang tersedia dengan memperhatikan keterkaitan antar keyword sehingga terdapat tujuh studi yang sesuai. Hasil Literatur menunjukan bahwa kualitas pelayanan petugas pendaftaran terhadap Pelayanan Prima di Rumah Sakit Terdapat Hubungan di antaranya yaitu Kemampuan, sikap. Perhatian. Tindakan. Tanggung Jawab. Dari kelima dimensi Pelayanan Prima terhadap kualitas pelayanan petugas pendaftaran tersebut sebagian besar sudah menunjukan hasil penilaian kualitas pelayanan yang dinilai baik dan sudah mencapai standar pelayanan yang Berdasarkan Hasil ketujuh studi literatur yang telah di temukan oleh penulis pada dimensi Sikap. Perhatian. Tindakan. Kemampuan. Penampilan Dan Tanggung Jawab Terhadap Pelayanan Prima Di Rumah Sakit Terdapat Hubungan Yang Bermakna Karena Dari Ke 6 Dimensi Pelayanan Prima Sangat Penting Untuk Suatu Kualitas Pelayanan Di Rumah Sakit Kata kunci : Pelayanan Petugas Pendaftaran Rawat Jalan. Pelayanan Prima PENDAHULUAN Pelayanan Prima di Rumah Sakit atau dikenal dengan Excellent service adalah Pelayanan terbaik yang diberikan oleh petugas RS untuk memenuhi bahkan melampaui harapan pengguna jasa Rumah Sakit. Pelayanan prima adalah memberikan pelayanan kepada semua orang, khususnya kepada pelanggan dengan perilaku dan sikap yang baik. Pelayanan prima tidak cukup hanya dengan memberikan rasa puas dan perhatian terhadap pelanggan saja, tetapi juga bagaimana cara merespon keinginan pelanggan sehingga dapat menimbulkan kesan positif pelanggan (Ulfa & Na. Riset menunjukkan bahwa mempertahankan pelanggan lebih mudah jika dibandingkan dengan mencari pelanggan baru, hal ini lah yang mendorong rumah sakit agar dapat selalu meningkatkan pelayanan, karena pelayanan primalah yang dituntut oleh pasien dari para petugas kesehatan dengan memberikan pelayanan prima (Service Excellen. kepada seluruh pasien atau pengunjung tanpa membedakan status sosialnya dengan perilaku serta sikap yang baik agar pasien merasa puas dengan jasa yang telah diberikan kepada mereka saat berada di rumah sakit pelanggan (Ulfa & Na. Pelayanan pendaftaran rawat jalan merupakan rangkaian kegiatan pelayanan medis yang berkaitan dengan kegiatan poliklinik. Proses pelayanan pendaftaran rawat jalan dimulai dari pendaftaran ruang tunggu, pemeriksaan dan pengobatan di ruang apotek,pembayaran ke kasir lalu pasien pulang. Pelayanan yang baik pasien berobat jalan tidak bergantung pada jumlah orang yang selesai dilayani setiap hari atau dalam jam kerja, melainkan efektifitas pelayanan itu sendiri (Gultom & Sihotang, 2. Dalam rumah sakit salah satu tantangan terbesar yaitu menciptakan dan mempertahankan pelangan yang puas dan loyal dengan cara dapat ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT mempertahankan pelanggan guna mendorong rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan petugas terhadap pasien agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas rumah sakit kepada mereka. Akan tetapi pada kenyataan saat ini masih banyak keluhan masyarakat atau keluarga pasien dan pasiennya sendiri terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Dimana terdapat keluhan tentang sikap pelayanan dan tindakan yang kurang simpatik, seperti sikap dan ekspresi yang galak dan judes baik terhadap pasien datau keluarga pasien. Serta kurangnya perhatian yang diberikan terhadap pasien, kurang proaktif, lamban dan apatis serta kurang mampu atau memadai dalam menjalankan tugas di Rumah Sakit (Ulfa & Na, 2. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat rumah sakit tidak hanya di tuntut untuk melengkapi fasilitas pelayanan medis dan sumber daya yang ahli pada bidangnya seperti dokter, perawat dan bidan tetapi juga harus memiliki fasilitas pendukung lainnya yang harus dapat diandalkan. Fasilitas pendukung seperti rekam medis (Gultom & Sihotang, 2. Instalasi rekam medis mempunyai hubungan koordinatif dengan instalasi lain seperti instalasi rawat jalan, instalasi rawat inap, instalasi gawat darurat, serta instalasi penunjang medis yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan rekam medis di rumah Tata cara peneriman pasien yang akan berobat ke poli klinik ataupun yang akan dirawat adalah bagian dari sistem prosedur pelayanan rumah sakit. Dapat dikatakan bahwa disinilah pelayanan pertama kali yang diterima oleh seorang pasien tiba dirumah sakit, maka tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa di dalam tata cara penerimaan inilah seorang pasien mendapatkan kesan baik ataupun tidak baik dari pelayanan suatu rumah sakit. Tata cara melayani pasien dapat dinilai baik bilamana dilaksanakan oleh petugas dengan sikap yang ramah, sopan, tertib dan penuhi tanggung jawab (Ulfa & Na, 2. Akan tetapi suatu kenyataan pada saat ini masih banyak keluhan masyarakat keluarga pasien dan pasiennya sendiri terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Sering didengar dan dibaca di media cetak berbagai keluhan tentang sikap, pelayanan dan tindakan yang kurang simpatik, seperti sikap dan ekspresi yang galak dan judes baik terhadap pasien maupun keluarga pasien, kurangnya perhatian yang diberikan terhadap pasien, kurang proaktif, apatis dan lamban serta kurang memadai dalam menjalankan tugas di Rumah Sakit. Dalam rumah sakit salah satu tantangan terbesar adalah menciptakan dan mempertahankan pelangan yang puas dan loyal. Riset menunjukkan bahwa mempertahankan pelanggan jauh lebih murah dibandingkan merebut pelanggan baru, hal ini mendorong rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan petugas agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan kepada mereka (Marknesis dalam . (Ulfa & Na, 2. Departemen Kesehatan RI menyatakan bahwa rumah sakit merupakan pusat pelayanan yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar dan medik spesialistik, pelayanan penunjang medis, pelayanan perawatan, baik rawat jalan, rawat inap maupun pelayanan instalasi. Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan dapat diselenggarakan oleh pemerintah, dan atau masyarakat. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, rumah sakit adalah institusi pelayanan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat (Jalan, 2. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 34 tahun 2016. Rumah sakit adalah institusi pelayanan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Setiap sarana pelayanan kesehatan dirumah sakit wajib membuat rekam medis yang dibuat oleh dokter dan tenaga ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT kesehatan yang terkait dengan pelayanan yang telah diberikan oleh dokter dan tenaga kesehatan lainnya (Kunci, 2. Petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat saat memberikan pelayanan merupakan sumber utama dalam melaksanakan pelayanan prima, untuk itu petugas perlu mendapatkan perhatian khusus. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar penyebab ketidakpuasan pelanggan terhadap pelayanan kesehatan adalah perilaku petugas dalam memberikan pelayanan (Kelana, 2. Pada kondisi ini terdapat peran penting dari seorang petugas pendaftaran pasien dalam memberikan pelayanan, dimana petugas tersebut harus mampu memberikan pelayanan pendaftaran yang prima serta berkualitas berupa lamanya waktu dalam pelayanan administrasi yang harus dilakukan oleh pasien saat melakukan pendaftaran (Rahmatiqa & Sulrieni, 2. Sehingga pasien tersebut dapat merasakan kepuasan dari pelayanan dibagian pendaftaran, bila pasien tidak menemukan kepuasan dari kualitas pelayanan yang telah diberikan maka pasien akan cenderung mengambil keputusan serta tindakan untuk tidak kembali melakukan kunjungan ulang pada rumah sakit tersebut (Rahmatiqa & Sulrieni, 2. Untuk dapat memberikan pelayanan prima . ervis excellenc. petugas harus memperhatikan beberapa pokok yaitu kemampuan . , sikap . , penampilan . , perhatian . , tindakan . dan tanggung jawab . METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu Literatur yang di Review yang menggunakan Database Google Scholar dengan Topik AuKualitas Pelayanan Petugas Pendaftaran Rawat jalan Terhadap Pelayanan PrimaAy Kata kunci pencarian yang digunakan pada database yaitu Keyword dan Boolean operator yang digunakan untuk memperluas atau menspesifikasikan pencarian sehingga dapat mempermudah dalam menentukan artikel atau jurnal penelitian yang digunakan. Seleksi Literatur Riview menggunakan Kategori Inklusi dan Eksklusi serta dengan memperhatikan keterkaitan antar Keyword HASIL PENELITIAN Peneliti Henny Maria Ulfa & Azlina Judul FaktorFaktor Yang Berhubung an Dengan Pelayanan Petugas Pendaftara n Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Prima Di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Sampel Metode Cross Hasil Hasil analisis hubungan sebanyak 56 . ,9%) . ,6%) pendaftaran rawat jalan kurang baik sehingga pelayanan tidak prima. Sedangkan pendaftaran rawat jalan baik ada 28 . ,5%) dari ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT Riautahun ,4%) responden pelayanan tidak prima. Hasil uji Chi Square di Value =0,001lebih kecil dari = 0,05 yang berarti pendaftaran rawat jalan prima di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2016. Hasil analisis hubungan sebanyak 53 . ,1%) . ,8%) menyatakan penampilan rawat jalan kurang baik tidak prima. Sedangkan pendaftaran rawat jalan baik ada 31 . ,8%) dari 51 . ,2%) responden pelayanan tidak prima. Hasil uji Chi Square di dapat p Value =0,585 lebih besar dari = 0,05 pendaftaran rawat jalan prima di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2016. Hasil analisis hubungan antara sikap petugas pendaftaran rawat jalan prima, diperoleh bahwa sebanyak 57 . ,0%) . ,5%) ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT C rawat jalan kurang baik tidak prima. Sedangkan yang menyatakan sikap rawat jalan baik ada 27 . ,1%) dari 55 . ,3%) menyatakan pelayanan tidak prima. Hasil uji Chi Square di dapat p Value =0,003 lebih kecil dari = 0,05 yang berartui antara sikap petugas pelayanan pendaftaran Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun Hasil analisis hubungan sebanyak 58 . ,7%) . ,6%) menyatakan perhatian rawat jalan kurang baik tidak prima. Sedangkan pendaftaran rawat jalan baik ada 26 . ,1%) dari 59 . ,4%) responden pelayanan tidak prima. Hasil uji Chi Square di dapat p Value =0,001 lebih kecil dari = 0,05 yang berarti terdapat pelayanan pendaftaran Rumah Sakit Umum ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT C Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun Hasil analisis hubungan antara tindakan petugas pendaftaran rawat jalan prima, diperoleh bahwa sebanyak 63 . ,8%) . ,5%) rawat jalan kurang baik tidak prima. Sedangkan pendaftaran rawat jalan baik ada 21 . ,2%) dari 41. ,5%) pelayanan tidak prima. Hasil uji Chi Square di dapat p Value =0,049 lebih kecil dari = 0,05 yang berarti terdapat pelayanan pendaftaran Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun Hasil analisis hubungan antara tanggung jawab sebanyak 65 . ,9%) . ,7%) menyatakan tanggung pendaftaran rawat jalan kurang baik sehingga pelayanan tidak prima. Sedangkan menyatakan tanggung pendaftaran rawat jalan baik ada 19 . ,2%) dari 42 . ,3%) responden ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. Chamy Rahmatiqa. Ropendi Pardede. Nadia Elsa Widuri Faktorfaktor yang an dengan Prima Pendaftara n Rawat Jalan Di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Kabupaten Tebo id/index. php/JKIKT Cross pelayanan tidak prima. Hasil uji Chi Square di dapat p Value =0,003 lebih kecil dari dari = 0,05 antara tanggung jawab pendaftaran rawat jalan prima di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2016. Hasil 59,8% pelayanan tidak prima, 56,1% kurang baik, 68,2% 56,1% kurang baik, 68,2% perhatian kurang baik, 55,1% tindakan kurang baik, 54,2% tanggung jawab kurang baik. Ada hubungan kemampuan . =0,. , . =0,. , penampilan . =0,. , . =0,. , jawab . =0,. , dan faktor yang tidak ada prima . =0,. Dapat hubungan kemampuan, tindakan, dan tanggung pelayanan prima pada rawat jalan di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Kabupaten Tebo tahun ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT Mohammad Yogama Surya Mega. Thomson P Nadapdap. Jamludin 2020 Pengaruh Kualitas Pelayanan Petugas Pendaftara n Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Prima Di Rumah Sakit Umum Kabanjahe Kabupaten Karo Cross Sectional C Lidya Veronika Hutabarat. Riza Suci Ernaman Putri Studi Literatur Kepuasaan Pasien Terhadap Pelayanan Di Tempat Pendaftara n Pasien Rawat Jalan Literatur Review Berdasarkan hubungan pada dimensi nilai p . 0,002, penampilan dengan nilai p . 0,025, dan sikap dengan nilai p . 0,012 sedangkan tidak perhatian dengan nilai p . 0,966 dan tindakan dengan nilai p . 0,840. Berdasarkan hasil analisis regresi variabel kemampuang nilai p . 0,003 . OR = 2,599 artinya variable kemampuan mempunyai prima di Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Dari hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Kabanjahe Kabupaten Karo tahun 2020 dapat penampilan, dan sikap Kepuasan menyeluruh mayoritas pada kategori kurang Tidak karakteristik umur, jenis kelamin dan ekonomi. Faktor dalam rumah sakit yaitu tunggu,bahasa, manfaat dalam menyampaikan ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. Lisa Ananda Ayu Pratiwi Literatur Riview Kualitas Pelayanan Paien di Unit Pendaftara n Rawat Jalan Tingka Puskesma id/index. php/JKIKT Literarture Review Rireja Janari Mifa Wangi Pengaruh Kualitas Pelayanan Di Bagian Pendaftara n Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Paru Dungus Madiun Cross Sectional C Hasil literature yang direview menunjukkan . ,dua peneliti memenuhi standar, dan Dimensi . ,tiga standar, dua peneliti Dimensijamin an. ,tiga standar, dua lainnya Dimensi empati. , memenuhi standar, dua Dimensi bukti fisik . dua standar, dan tiga peneliti belum memenuhi. Hasil Penelitian Terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan di bagian pendaftaran terhadap kepuasan pasien rawat jalan, dengan nilai sig 0,000<0,05 dengan koefisien korelasi 0,373. ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. Keisha Nabila Saputri Dan Loli Adriani Gambaran Perilaku Petugas Pendaftara Terhadap Pasien Bpjs Rawat Jalan Di Rumah Sakit Harum Sisma Medika Tahun id/index. php/JKIKT Sistematic Review Hasil penelitian ini perilaku petugas registrasi pasien BPJS di rumah sakit sumen medika yang sangat baik namun petugas masih ada yang tidak tersenyum dan menyapa dan menyapa Petugas registrasi pasien di rumah sakit itu wisma sisma medika masih dianggap usia produktif . -40 tahu. , jenis kelamin perempuan dominan . %) dan rata-rata terakhir dari petugas pendaftaran adalah SMA . %). Identifikasi Aspek 5 Dimensi Pelayanan Prima ( ServiceExcellenc. Berdasarkan Hasil dari berbagai penelitian dari studi literature sebanyak 7 Jurnal yang diperoleh peneliti yang ditinjau dari aspek 5 dimensi pelayanan prima adalah sebagai berikut : Sikap (Attitud. Sikap (Attitud. adalah perilaku yang harus ditonjolkan oleh petugas pelayanan pendaftaran ketika menghadapi pasien, yang meliputi penampilan yang sopan dan serasi, berfikir positif, sehat dan logis, dan bersikap menghargai (Kunci, 2. sikap petugas pendaftaran rawat jalan dapat mempengaruhi pelayanan prima karena pendaftaran rawat jalan itu sendiri sangat erat hubungannya dengan kepuasan pasien, dimana kepuasan mampu memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan, serta membentuk suatu rekomendasi dari mulut kemulut yang menguntungkan. Jadi dalam hal ini petugas pendaftaran rawat jalan di harapkan untuk memberikan senyum,sapa dan salam saat pasien mendaftar agar dapat memberikan kesan pertama yang baik, petugas pendaftaran juga diharapkan untuk mengikuti pelatihan tentang kepribadian agar petugas lebih bisa menjaga kesopanan pada saat bekerja dan dapat mengetahui hal-hal apa saja yang di anggap kurang sopan dalam berinteraksi dengan orang lain. Dan dari beberapa jurnal yang didapatkan oleh penulis terdapat hubungan antara sikap petugas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan pelayanan Prima di Rumah Sakit. Perhatian (Attentio. Perhatian (Attentio. adalah kepedulian penuh kepada pelanggan, baik yang berkaitan dengan perhatian akan kebutuhan dan keinginanpelanggan maupun pemahaman atas saran dan kritikannya, yang meliputi mendengarkan dan memahami secara sungguh-sungguh kebutuhan para pelanggan, serta mengamati dan menghargai perilaku para pelanggan, dan mencurahkan perhatian ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT penuh kepada pelanggan (Kunci, 2. Konsep pelayanan prima berdasarkan perhatian (Attentio. adalah suatu bentuk yang lebih nyata dari perwujudan sikap pelayanan yang anda berikan. Perhatian merupakan bentuk pelayanan dengan mencurahkan konsentrasi untuk lebih fokus terhadap pelanggan yang anda hadapi. Dengan demikian pelanggan akan merasa bahagia mereka memang berada pada tempat yang tepat . (Ulfa & Na, 2. Pendaftaran rawat jalan itu sendiri sangat erat hubungannya dengan kepuasan pasien, dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, seorang petugas pada jasa pelayanan harus senantiasa memperhatikan dan mencermati keinginan pelanggan. Apabila pelanggan sudah menunjukkan minat untuk membeli jasa yang kita tawarkan, segera saja layani pelanggan tersebut dan tawarkan bantuan, sehingga pelanggan merasa puas dan terpenuhi keingginannya. Jadi dalam hal ini petugas di harapkan lebih bersikap aktif terhadap apa saja informasi yang dibutuhkan pasien. Dan dari beberapa jurnal yang didapatkan oleh penulis terdapat hubungan antara sikap petugas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan pelayanan Prima di Rumah Sakit. Tindakan (Actio. Tindakan (Actio. yaitu berbagai kegiatan nyata yang harus dilakukandalam memberikan layanan kepada pelanggan yang meliputi mencatat setiap pesanan para pelanggan, mencatat kebutuhan para pelanggan, menegaskan kembali kebutuhan para pelanggan, mewujudkan kebutuhan para pelanggan, dan menyatakan cara terima kasih dengan harapan pelanggan mau kembali (Kunci, 2. Pelayanan prima dengan konsep tindakan adalah bentuk konkret dari segala bentuk pelayanan sebelumnya. Pelayanan prima dengan konsep tindakan yaitu suatu cara atau rangkaian perbuatan nyata yang dilakukan untuk meyakinkan dan memberikan jaminan kepada pelanggan agar mereka tertarik dan akhirnya membeli atau menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan (Daryanto dalam . (Ulfa & Na. Jadi tindakan petugas pendaftaran rawat jalan dapat mempengaruhi pelayanan prima karena pendaftaran rawat jalan itu sendiri sangat erat hubungannya dengan kepuasan pasien, karena tindakan yang meliputi petugas harus mencatat keluhan pasien di formulir, petugas memberikan informasi dengan jelas dan lengkap kepada pasien, petugas selalu memberikan salam kepada pasien yang datang dan petugas mengucapkan terima kasih pada akhir pelayanan merupakan tindakan yang sangat diharapkan oleh pasien yang bisa membuat mereka merasa puas. Jadi dalam hal ini petugas pendaftaran rawat jalan di harapkan untuk selalu cepat dan tanggap dalam melakukan pekerjaan dan memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan atau Dan dari beberapa jurnal yang didapatkan oleh penulis terdapat hubungan antara sikap petugas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan pelayanan Prima di Rumah Sakit. Kemampuan (Abilit. Kemampuan (Abilit. yaitu pengetahuan dan keterampilan tertentu yang mutlak diperlukan untuk menunjang program pelayanan prima, yang meliputi kemampuan dalam bidang kerja yang ditekuni, melaksanakan komunikasi yang efektif, mengembangkan motivasi, dan mengembangka Public relation sebagai instrument dalam membina hubungan kedalam dan keluar di suatu Rumah Sakit (Kunci, 2. ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT Jadi kemampuan petugas pendaftaran rawat jalan dapat mempengaruhi pelayanan prima karena pendaftaran rawat jalan itu sendiri sangat erat hubungannya dengan kepuasan pasien, dimana kepuasan mampu memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan, serta membentuk suatu rekomendasi dari mulut kemulut yang menguntungkan. Jadi dalam hal ini diharapkan kepada petugas pendaftaran rawat jalan untuk selalu mengetahui informasiinformasi tentang perkembangan rumah sakit dan dokter serta menjaga komunikasi yang baik dengan pasien. Dan dari beberapa jurnal yang didapatkan oleh penulis terdapat hubungan antara sikap petugas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan pelayanan Prima di Rumah Sakit. Penampilan (Appearanc. Penampilan (Appearanc. penampilan seseorang baik yang bersifat fisik saja maupun fidik atau non fisik, yang mampu merefleksikan kepercayaan diri dan kredibilitas dari pihak lain atau pasien (Kunci, 2. Penampilan petugas pendaftaran rawat jalan yang baik dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien ditentukan oleh adanya hubungan interpersonal dengan petugas dan informasi yang diberikan. Kepuasan pasien terhadap penampilan petugas tersebut menyebabkan pasien kembali lagi ke rumah sakit dan merekomendasikan kepada orang lain. Jadi dalam hal ini petugas pendaftaran rawat jalan diharapkan untuk memperhatikan keserasian dan keindahan dalam berbusana. Dan dari beberapa jurnal yang didapatkan oleh penulis terdapat hubungan antara sikap petugas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan pelayanan Prima di Rumah Sakit. Tanggung Jawab (Accountabilit. Tanggung Jawab(Accountabilit. adalah suatu sikap keperpihakan kepda pelanggan sebagai suatu wujud keperdulian untuk menghindarkan atau meminimalkan kerugian atau ketidakpuasan pelanggan (Kunci, 2. Tanggung jawab petugas pendaftaran rawat jalan dapat mempengaruhi pelayanan prima karena pendaftaran rawat jalan itu sendiri sangat erat hubungannya dengan kepuasan pasien, karena Tanggung jawab merupakan kewajiban untuk menjalankan tugas dengan baik. Hal ini berarti tanggung jawab merupakan kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari perbuatan pihak yang Jadi dalam hal ini petugas pendaftaran rawat jalan di harapkan bertanggung jawab atas pekerjaan dan informasi yang di berikan kepada pasien. Dengan cara selalu mengetahui informasi-informasi terbaru tentang perkemabngan rumah sakit. Dan dari beberapa jurnal yang didapatkan oleh penulis terdapat hubungan antara sikap petugas pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan pelayanan Prima di Rumah Sakit. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari ke 7 Studi Literatur yang telah di temukan oleh penulis pada Dimensi Sikap. Perhatian. Tindakan. Kemampuan. Penampilan dan Tanggung Jawab Terhadap Pelayanan Prima Di Rumah Sakit Terdapat Hubungan yang Bermakna. Dikarena dari ke 6 Dimensi Pelayanan Prima sangat penting untuk suatu kualitas pelayanan di rumah sakit. ISSN 2656-7733 Volume 4 No. 2 (Oktober, 2. id/index. php/JKIKT DAFTAR PUSTAKA