74 PENGARUH KOMPRES LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE THE EFFECT OF ALOE VERA COMPRESS ON REDUCING BODY TEMPERATURE IN CHILDREN WITH DENGUE HEMORRHAGIC FEVER Irfan Fahriza1*. Indri Puji Lestari1. Agustin1 Program Studi Ilmu Keperawatan Institut Citra Internasional Bangka Belitung *E-mail: irfanfahriza1706@gmail. ABSTRAK Dampak DBD pada kondisi kesehatan anak apabila tindakan dalam mengatasi suhu tubuh tidak tepat dan lambat maka akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan anak terganggu. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan menimbulkan komplikasi lain seperti hipertermi. Tindakan yang dapat dilakukan memberikan kompres dengan lidah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres lidah buaya terhadap penurunan suhu tubuh pada anak. Penelitian ini menggunakan Grup pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah anak yang mengalami DBD di RSUD Drs. H Abu Hanifah 2024 sebanyak 55 anak. Sampel dibagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi sebanyak 8 orang dan kelompok kontrol sebanyak 8 orang. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian uji statistik Independent Sample T-Test didapatkan p value 0,001 kurang dari . Terdapat pengaruh pemberian kompres lidah buaya . loe ver. terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025. Saran penelitian ini adalah diharapkan pihak fasilitas pelayanan kesehatan dapat mempertimbangkan penggunaan kompres lidah buaya sebagai bagian dari terapi pendukung dalam manajemen demam pada pasien anak. Kata kunci: Kompres. Lidah Buaya. Suhu Tubuh ABSTRACT The impact of DHF on children's health conditions if the action in dealing with body temperature is not appropriate and slow will result in impaired growth and development of children. If not treated quickly and appropriately, it will cause other complications such as hyperthermia. Actions that can be taken provide compresses with aloe vera. The purpose of this study was to determine the effect of aloe vera compresses on reducing body temperature in children. This study used Group pretest posttest design. The population of this study were children who experienced DHF at Drs. H Abu Hanifah Hospital 2024 as many as 55 children. The sample was divided into 2, namely the intervention group of 8 people and the control group of 8 people. This sampling technique uses purposive sampling technique. Data analysis used is Univariate analysis and Bivariate Analysis with Independent Sample T-Test test. The results of the Independent Sample T-Test statistical test obtained a p value of 0. 001 less than . There is an effect of aloe vera compress on reducing body temperature in children with Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) at Drs. Abu Hanifah Hospital in 2025. The suggestion of Hal: 74-81 Pengaruh Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Anak Demam Berdarah Dengue this study is that health care facilities are expected to consider the use of aloe vera compresses as part of supporting therapy in fever management in paediatric patients. Keywords: Aloe Vera. Compress. Body Temperature Pendahuluan Demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari keluarga flaviviridae yang ditularkan melalui gigitan nyamuk . rthropod borne viruses=arboviru. yaitu Aedes aegypti dan Aedes albofictus dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot/sendi. Faktor yang berperan dalam timbulnya penyakit berdasarkan segitiga epidemiologi di pengaruhi oleh faktor manusia sebagai host, termasuk nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular DBD (Sembiring, 2. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), pada tahun 2020, diketahui jumlah kasus DBD tertinggi beberapa di negara Filipina sebanyak 000 kasus. Vietnam sebanyak 320. Malaysia 131. 000 kasus. Indonesia 303 kasus dan Bangladesh dengan jumlah 101. 000 kasus. Negara Indonesia menduduki peringkat ke-4 dengan kasus DBD tertinggi dari 48 negara di Asia (WHO, 2. Pada tahun 2021, terdapat sekitar 100-400 juta infeksi DBD secara global. Asia menjadi urutan pertama dalam jumlah penderita DBD sebanyak 70% setiap tahunnya. Diketahui bahwa DBD morbiditas dan mortalitas Asia Tenggara dengan 57% dari total kasus DBD di Asia Tenggara terjadi di Indonesia (WHO. Dan pada tahun 2023 jumlah kasus demam berdarah pada tahun 2023 dilaporkan di wilayah Amerika Selatan kasus demam berdarah sebanyak 2. kasus, jumlah kasus demam berdarah tertinggi terjadi di Brasil dengan 2. kasus, diikuti Peru dengan 188. 362 kasus dan Bolivia dengan 133. 779 kasus. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kepulauan Bangka Belitung dimana pada tahun 2024 untuk kasus DBD tercatat sebanyak 767 kasus, pada tahun 2025 di bulan Januari-Mei dengan jumlah sebanyak 681 kasus DBD (Dinkes Provinsi Bangka Belitung, 2. Berdasarkan data Demam Berdarah Dengue (DBD) Dinas Kesehatan Bangka Tengah menunjukan bahwa penderita DBD Pada tahun 2023 sebanyak 199 kasus, pada tahun 2024 sebanyak 292 kasus DBD, (Dinas Kesehatan Kota Bangka tengah, 2. Berdasarkan rekam medis di RSUD Drs. Abu Hanifah kejadian DBD terus mengalami kenaikan dan penurunan dalam kurun waktu dengan kasus anak selama 4 tahun terakhir, yaitu pada Tahun 2022 tercatat sebanyak 94 kasus, pada tahun 2023 sebanyak 81 kasus, pada tahun 2024 sebanyak 99 kasus dan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 55 kasus DBD pada anak (RSUD Drs. Abu Hanifah, 2. Demam Berdarah Dengue (DBD) ini dapat menimbulkan keluhan berupa demam selama 2-7 hari, disertai gejala seperti demam naik turun lemah, nafsu makan berkurang, muntah, nyeri pada anggota badan, punggung, sendi, kepala dan perut. Pada hari ke3 muncul perdarahan dimulai dari yang ringan yaitu berupa perdarahan di bawah kulit . , perdarahan gusi. Salah satu keluhan DBD yang harus diwaspadai Hipertermi. Dampaknya jika hipertermi ini tidak segera ditangani dapat menyebabkan perdarahan, resiko kejang dan dehidrasi (Nuryanti et al Dampak DBD pada kondisi kesehatan anak apabila tindakan dalam mengatasi suhu tubuh tidak tepat dan akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan anak Demam dapat membahayakan keselamatan anak, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan menimbulkan komplikasi lain seperti hipertermi, kejang dan penurunan kesadaran. Demam yang mencapai suhu 41AC angka kematiannya mencapai 17%, pada suhu 43AC akan koma dengan kematian 70% dan pada suhu 45AC akan meninggal dalam beberapa jam (W. Sari et al. , 2. Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12. Januari 2026 Tindakan yang dapat dilakukan anak yang demam dapat dilakukan dengan tindakan farmakologis, tindakan non farmakologis maupun kombinasi keduanya. Tindakan farmakologis yaitu memberikan obat antipiretik. Selain penggunaan obat antipiretik, penurunan suhu tubuh dapat dilakukan secara fisik . on farmakologi. Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan untuk mengendalikan demam adalah lidah (Aloe ver. Kompres Aloe vera memiliki keunikan tersendiri yaitu sebagai obat tradisional penurun suhu tubuh panas anak, aloe vera juga mengandung air hingga 95%, aloe vera juga memiliki fungsi mengeluarkan panas, aloe vera telah terbukti memiliki efek yaitu sebagai antipiretik dalam menurunkan suhu tubuh (Safira, 2. Kompres menggunakan aloe vera cukup efektif dalam mempercepatnya pengeluaran panas didalam tubuh dikarena adanya kandungan senyawa saponin. Aloe vera mempunyai kandungan lignin yang bisa menembus kedalam kulit juga bisa mencegah hilangnya cairan tubuh dari permukan kulit, pemeberian terapi aloe vera dipakai dikarenakan aloe vera memmiliki kandungan 95% kadar air hingga bisa menghindari terjadi reaksi pada kulit (Purnomo & Safira, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Saukiyatunnufus . tentang Efektivitas lidah buaya . loe ver. dalam menurunkan suhu tubuh pada Balita Di Puskesmas Bojonegoro. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai p 0,000 < 0,05 dari hasil tersebut ada pengaruh kompres aloe Terhadap tingkat suhu tubuh balita di Puskesmas Bojonegoro. Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh I Komang Pariata . Penggunaan lidah buaya . loe ver. yang diolah menjadi minuman memberikan khasiat untuk kesehatan diantaranaya menurunkan demam . ISSN. meredakan sakit kepala dan pusing (Zulherni et al. , 2. Berdasarkan hasil survei yang didapatkan di RSUD Drs. H Abu Hanifa pada tanggal 12 Desember 2024 dari 5 ibu mengatakan apabila anaknya mengalami demam biasanya hanya melakukan kompres air hangat saja dan belum mengetahui bahwa lidah buaya . loe ver. dapat menurunkan suhu tubuh pada anak. Pihak rumah sakit belum pernah melakukan penyuluhan terkait kompres lidah buaya (Aloe Vera bisa menurunkan suhu tubuh pada anak yang terkena demam. Berdasarkan latar belakang diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Dengan Demam Berdarah Dengue di RSUD Drs H Abu HanifahAy. Metodologi Penelitian Penelitian ini menggunakan Grup Peneliti menjelaskan hasil penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kompres lidah buaya . loe ver. terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan demam berdarah dengue (DBD). Penelitian ini telah dilaksakan pada tanggal 01 sampai 31 Maret tahun 2025. Populasi dari penelitian ini adalah anak yang mengalami DBD di RSUD Drs. H Abu Hanifah 2024 sebanyak 55 anak. Sampel dibagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi sebanyak 8 orang dan kelompok kontrol sebanyak 8 orang. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan teknik purposive Instrumen menggunakan temperature digital. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji Independent Sample T-Test. Hal: 74-81 Pengaruh Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Anak Demam Berdarah Dengue Hasil Penelitian Analisa Univariat Tabel 1. Distribusi Frekuensi Data Karakteristik Responden Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025 . Data Karakteristik Kelompok Kontrol Kelompok Intervensi Usia Balita . -5 tahu. Prasekolah . -6 tahu. Sekolah (> 6 tahu. Total Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Berdasarkan menunjukkan bahwa berdasarkan usia responden pada kelompok kontrol, usia prasekolah berjumlah 6 orang . %) lebih banyak dibandingkan dengan usia balita. Sedangkan pada kelompok intervensi, usia balita berjumlah 5 orang . ,5%) lebih banyak dibandingkan usia prasekolah dan Berdasarkan jenis kelamin responden pada kelompok kontrol, laki-laki berjumlah 6 orang . %) lebih banyak dibandingkan perempuan. Sedangkan pada kelompok intervensi, laki-laki dan perempuan sama-sama berjumlah 4 orang . %). Tabel 2. Distribusi Frekuensi Penurunan Suhu Tubuh Sebelum dan Sesudah Pemberian Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025 . = . Variabel Mean Median Standar Deviasi Kelompok Kontrol Pre Test 0,5120 Post Test 0,4200 Kelompok Intervensi Pre Test 0, 4781 Post Test 0,3694 Berdasarkan menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi rata-rata suhu tubuh responden sebelum pemberian kompres lidah buaya . loe ver. adalah 38,6AC dengan standar deviasi 0,4781AC. Sedangkan rata-rata suhu tubuh responden setelah pemberian kompres lidah buaya . loe ver. adalah 37,7AC dengan standar deviasi sebesar 0,3694AC. Penurunan suhu rata-rata 0,9AC setelah intervensi kompres lidah buaya. Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Shapiro-Wilk terhadap Penurunan Suhu Tubuh Sebelum dan Sesudah Pemberian Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. di RSUD Drs. Abu Hanifah tahun 2025 . Kelompok Kontrol Kelompok Intervensi Variabel p-value p-value Pre Test 0,192 0,056 Post Test 0,566 0,855 Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12. Januari 2026 Berdasarkan menujukkan bahwa uji normalitas Shapirowilk digunakan karena sampel < 50 orang. Hasil nilai signifikan pada penurunan suhu tubuh pasien pre test dan post test > 0,05 ISSN. berarti dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk dilakukan uji Independent Sample TTest. Analisa Bivariat Tabel 4. Perbedaan Nilai Rata-Rata Penurunan Suhu Tubuh Sebelum dan Sesudah Pemberian Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025 . = . Variabel Mean A value Kel. Kontrol 0,5120 Pretest 0,004 Kel. Intervensi 0, 4781 Kel. Kontrol 0,4200 Posttest 0,001 Kel. Intervensi 0,3694 Berdasarkan menunjukan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata penurunan suhu tubuh responden sebelum pemberian kompres lidah buaya . loe ver. adalah 38,6AC sedangkan nilai rata-rata penurunan suhu tubuh responden sesudah pemberian kompres lidah buaya . loe ver. adalah 37,7AC. Hasil uji statistik Independent Sample T-Test didapatkan p value 0,001 < . Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres lidah buaya . loe ver. terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025. Pembahasan Pengaruh Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Anak dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025 Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti (Nurdin, 2. Demam Berdarah Dengue (DBD) ini dapat menimbulkan keluhan berupa demam selama 2-7 hari, disertai gejala seperti demam naik turun. Salah satu keluhan DBD yang harus Hipertermi. Dampaknya jika hipertermi ini tidak segera ditangani dapat menyebabkan perdarahan, resiko kejang dan dehidrasi (Nuryanti et al 2. Demam yang mencapai suhu 41AC angka kematiannya mencapai 17%, pada suhu 43AC akan koma dengan kematian 70% dan pada suhu 45AC akan meninggal dalam beberapa jam (W. Sari et al. , 2. Tindakan yang dapat dilakukan pada anak yang demam dengan tindakan farmakologis, non farmakologis maupun Tindakan farmakologis yaitu memberikan obat Selain penggunaan obat antipiretik, penurunan suhu tubuh dapat dilakukan secara fisik . on farmakologi. Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan untuk mengendalikan demam adalah lidah (Aloe ver. Kompres Aloe vera memiliki keunikan tersendiri yaitu sebagai obat tradisional penurun suhu tubuh panas anak, aloe vera juga mengandung air hingga 95%, aloe vera juga memiliki fungsi mengeluarkan panas, aloe vera telah terbukti memiliki efek yaitu sebagai antipiretik dalam menurunkan suhu tubuh (Safira, 2. Pada memberikan kompres lidah buaya . loe ver. pada anak dengan demam berdarah (DBD). Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 8 responden, menunjukan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata penurunan suhu tubuh responden sebelum pemberian kompres lidah buaya . loe ver. adalah 38,6AC sedangkan nilai rata-rata penurunan suhu tubuh responden sesudah pemberian Hal: 74-81 Pengaruh Kompres Lidah Buaya (Aloe Ver. terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Anak Demam Berdarah Dengue kompres lidah buaya . loe ver. adalah 37,7AC. Hasil uji statistik Independent Sample T-Test didapatkan p value 0,001 < . Dari hasil tersebut dapat pemberian kompres lidah buaya . loe ver. terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025. Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Natalia . , pemberian kompres Aloe Vera kepada 15 balita yang mengalami demam menunjukkan bahwa sebanyak 12 balita . %) mengalami penurunan suhu tubuh, sedangkan 3 balita lainnya . %) tidak menunjukkan perubahan suhu. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon, diperoleh nilai P-Value sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat pengaruh signifikan antara pemberian kompres Aloe Vera dengan penurunan suhu tubuh pada balita demam di Klinik Pratama Mahdarina Kota Medan pada tahun 2025. Demam sendiri merupakan reaksi alami tubuh terhadap infeksi atau gangguan kesehatan lainnya. Metode menggunakan kompres lidah buaya bekerja berdasarkan prinsip konduksi. Dalam proses ini, panas dari tubuh individu berpindah ke media lidah buaya. Perpindahan panas ini terjadi karena perbedaan suhu antara lidah buaya dan jaringan tubuh di sekitarnya, termasuk pembuluh darah, sehingga suhu darah yang mengalir melalui area tersebut ikut Didukung dengan penelitian Kuswati et al. menunjukkan bahwa setelah diberikan kompres aloe vera, sebanyak 23 responden . ,7%) mengalami penurunan suhu tubuh pasca imunisasi DPT-HB-Hib. Rata-rata suhu tubuh sebelum terapi adalah 37,75EE, sedangkan setelah pemberian kompres lidah buaya turun menjadi 37,5EE. Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai A-value = 0,00 ( < 0,. , yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam penurunan suhu tubuh bayi setelah imunisasi di Puskesmas Karangtengah. Penerapan kompres aloe vera dilakukan dengan menempatkan daging tanaman lidah buaya di area ketiak selama 15Ae20 menit. Zat aktif dalam aloe vera, seperti saponin dan lignin, berperan dalam menurunkan suhu tubuh. Saponin membantu melebarkan pembuluh darah dan memberikan efek dingin, sementara lignin menjaga agar cairan tubuh tidak mudah hilang. Terapi ini juga mengirimkan sinyal ke hipotalamus melalui sumsum tulang belakang. Respon tubuh terhadap rangsangan ini melibatkan pelebaran pembuluh darah, yang pada akhirnya meningkatkan sirkulasi darah dan distribusi oksigen ke seluruh tubuh. Dari uraian diatas peneliti berasumsi bahwa upaya penurunan suhu tubuh tidak farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan secara non-farmakologis, salah satunya melalui terapi kompres menggunakan bahan alami seperti lidah buaya (Aloe ver. Tanaman ini diketahui mengandung air dalam jumlah tinggi serta senyawa aktif seperti saponin dan lignin yang berfungsi menurunkan suhu tubuh. Proses kerja kompres lidah buaya didasarkan pada prinsip konduksi panas, yaitu perpindahan panas dari tubuh ke media yang lebih dingin, dalam hal ini daging lidah buaya. Selain itu, saponin membantu memperlebar pembuluh darah dan memberi efek dingin, sementara lignin berperan menjaga kestabilan cairan tubuh. Penggunaan kompres ini juga diduga mampu menstimulasi sistem saraf pusat, khususnya hipotalamus, yang kemudian memicu reaksi tubuh untuk meningkatkan aliran darah dan distribusi oksigen. Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh kompres lidah buaya . loe ver. terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Drs. Abu Hanifah Tahun 2025 dengan nilai p-value 0,001, dengan rata-rata penurunan sebesar 0,9AC. Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12. Januari 2026 Saran