TAAoDIB : Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 Perencanaan Karir Mahasiswa Semester Akhir Birrul Walidaini IAIN Takengon, birrullidaini@iain-takengon. ABSTRAK Perencanaan karir ialah proses individu melakukan penilaian terhadap diri dan dunia kerja, merencanakan langkah-langkah untuk mencapai pilihan karir, dan membuat penalaran yang rasional sebelum memutuskan karir yang diinginkan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: . Bagaimana perencanaan karir mahasiswa semester akhir?, serta . Faktor apa saja yang mempengaruhi mahasiswa dalam perencanaan karir?. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan metode triangulasi data. Adapun yang menjadi informan pada penelitian adalah mahasiswa sesmtera akhir fakultas Tarbiyah IAIN Takengon berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sudah memiliki perencaan karir mulai dari pengenaalan diri dan dunia kerja, serta menjalin komunikasi dan mencari lowongan pekerjaan menggunakan media internet akhirnya memutuskan untuk melamar kerja ditempat yang diinginkan. Faktor yang mempengaruhi perencanaan karir mahasiswa antara lain, kebutuhan, orang tua dan lingkungan, minat, dan keterampilan. Keyword: Perencanaan Karir. Mahasiswa. Semester Akhir ABSTRACT Career planning is the process of individuals conducting an assessment of themselves and the world of work, planning steps to achieve career choices, and making rational reasoning before deciding the desired career. The purpose of this study is to find out: . How is the career planning of final semester students?, and . What are the factors that influence students in career planning?. This research was conducted using qualitative methods. The data collection techniques are observation, interviews, and literature review. Data were analyzed using data triangulation method. The informants in the research were the final semester students of the Tarbiyah faculty of IAIN Takengon totaling 15 people. The results showed that students already had career plans starting from introducing themselves and the world of work, as well as establishing communication and looking for job vacancies using internet media, finally deciding to apply for work in the desired place. Factors that influence student career planning include needs, parents and environment, interests, and skills. Keyword: Career Planning. Student. Final Semester Korespondensi Author: Birrul Walidaini. IAIN Takengon, birrulwalidaini91@gmail. PENDAHULUAN Perguruan tinggi mempunyai tujuan agar mahasiswa lulusan memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan yang tinggi, akhlak yang mulia, dan siap memasuki dunia pekerjaan. Mahasiswa di masa kuliah dibekali berbagai teori dan keterampilan sesuai dengan bidang Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah merupakan bekal untuk menjalani kehidupan mahasiswa tersebut di masa mendatang . Mahasiswa perlu menjalani setidaknya delapan semester untuk mendapat gelar sarjana, akan tetapi pada semester akhir yaitu saat menyelesaikan tugas akhir skripsi ada kendala yang dihadapi seperti mencari referensi, mengumpulkan data atau informasi, perbaikan skripsi, dan bimbingan dengan dosen Kesibukan ini mengakibatkan mahasiswa kurang mempersiapkan perencanaan Mahasiswa pada semester akhir berfokus pada tugas akhir . , sehingga tidak mempunyai perencanaan karir. Tidak adanya perencanaan karir mengakibatkan mahasiswa terkendala dalam mencari pekerjaan dan perkembangan karir kedepannya. Hal ini mengakibatkan banyak mahasiswa yang sudah tamat kuliah, namun tidak mendapatkan Badan Pusat Statistik . mencatat jumlah pengangguran terbuka di Indonesia 008 orang pada Februari 2021. Jumlahnya meningkat 26,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pelaksanaan MEA (Masyarakat Ekonomi Asea. memiliki dampak baik positif maupun dampak negative terhadap perencanaan Hal ini mendorong mahasiswa agar mempersiapkan karir yang matang melalui TAAoDIB : Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 perencanaan karir agar siap mengahadapi dan bersaing di Era MEA. Hakikatnya sebelum memasuki dunia kerja mahasiswa hendak memiliki perencanaan karir. Perencanaan karir ialah serangkaian proses berkelanjutan yang mana individu melakukan penilaian terhadap diri dan dunia kerja, merencanakan langkahlangkah untuk mencapai pilihan karir, dan membuat penalaran yang rasional sebelum memutuskan karir yang diinginkan . Adanya perencanaan karir yang baik akan berdampak pada karirnya di masa yang akan datang. Mahasiswa yang berusia lebih kurang lebih 20 tahun, pada usia . tersebut adalah tahap dimana adanya penggalian sosial yang sesuai dengan dirinya dari dalam dan luar dunia Seseorang mengembangkan dan informasi yang didapat dan sudah memiliki identitas pekerjaan dari kelompok kerja tertentu (Super et al, 1996 dalam . Kemudian menggali lebih dalam, menjadi karir yang Terakhir implementasi atau aktualisasi, seseorang membuat suatu pilihan dengan melakukan aksi berdasarkan pengalaman, pelatihan dan merasakan sendiri pekerjaan Persiapan karir mengacu pada 4 kompetensi yaitu pedagogik, kepribadian, sosial dan keprofesionalan . Dillard dalam . mengemukakan bahwa perencanaan karir mencakup tiga aspek yaitu . Pengetahuan diri, meliputi tujuan yang jelas setelah menyelesaikan sekolah, pandangan realistis tentang diri dan lingkungan, . Sikap, meliputi cita-cita tentang pekerjaan yang jelas, dorongan kemajuan dalam bidang pendidikan, pekerjaan dan nilai-nilai, kemandirian dalam proses pengambilan keputusan, dan . Keterampilan, meliputi kemampuan untuk mengkategorikan pekerjaan yang dinginkan, menunjukkan cara yang realistis untuk mencapai tujuan. Aspek Memiliki pemahaman diri . emampuan, minat dan pekerjaa. yang terkait dengan pekerjaan, . Memiliki pengetahuan mengenai dunia kerja dan informasi karir yang menunjang kematangan kompetensi karir, . Memiliki sikap positif terhadap dunia kerja, . memahami relevansi kompetensi belajar, . Membentuk identitas karir, . memiliki kemampuan merencanakan masa depan, . Dapat membentuk pola-pola karir, . Mengenal keterampilan, kemampuan dan minat, dan . Memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan karir. Adapun aspek-aspek dalam perencanaan karir . yaitu : . Pemahaman karir, . Mencari informasi, . Sikap, . Perencanaan dan pengambilan keputusan, . Keterampilan karir. Karir individu sangat ditentukan oleh kesesuaian kemampuan, minat, prestasi, nilai-nilai dan kepribadian dengan dunia kerja, sehingga individu tersebut dapat mencapai kematangan karir Parson dan Williamson, menjelaskan faktor yang mempengaruhi perencanaan karir ialah kemampuan . , minat . dan prestasi . Menurut Holland kepuasan memilih kerja bergantung pada tingkat kesesuaian antara karakteristik seseorang . epribadian profesiona. dan pekerjaan berikutnya . ingkungan kerj. Adapun faktor eksternal antara lain: orang tua, guru, teman, media massa atau masyarakat. Perilaku dan lingkungan orang tua memiliki kontribusi pekerjaan . Teori Holland juga menjelaskan bahwa penggunaan teori tipe kepribadian Belanda untuk membantu klien membuat keputusan karir merupakan strategi yang menggabungkan teori dan praktik . , sehingga penting untuk mengetahui kepribadian seseorang sebelum memilih karir kedepannya. Perkembangan karir remaja dalam pencapaian kematangan karir dipengaruhi oleh banyak faktor. Ada beberapa factor yang mempengaruhi perencanaan karir siswa . yaitu status sosial ekonomi, konsep diri, pemahaman informasi karir dan motivasi berprestasi merupakan factor utama dalam membuat perencanaan karir. Berdasarkan disimpulkan bahwa maka terdapat perbedaan perencanaan individu dalam merencanakan karir dan banyak faktor yang mempengaruhi perencanaan karir mahasiswa, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui . Bagaimana perencanaan karir mahasiswa semester akhir? dan . Apa faktor yang mempengaruhi perencanaan karir mahasiswa semester akhir? II. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik penelitian ialah dengan melakukan observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Informasi yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan triangulasi TAAoDIB : Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester akhir Fakultas Tarbiyah sebanyak 15 orang mahasiswa. Pemilihan informan menggunakan metode purposive random sampling dimana mahasiswa dipilih secara acak berdasarkan tujuan yaitu mahasiswa semester akhir yang telah menyelesaikan tugas akhirnya . sehingga sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk melihat perencanaan Penelitian dilakukan pada bulan November sampai Maret 2022. Lokasi penelitian dilakukan di IAIN Takengon Aceh Tengah. Aceh. pengalamannya terhadap karir tersebut sehingga dapat menyimpulkan karir mana yang dirasa Sebagian mahasiswa IAIN Takengon memutuskan pekerjaan tidak berpatokan pada bidang atau jurusan saat kuliah. Mahasiswa menganggap setelah lulus belum mempunyai pengalaman dan perlu mencari pekerjaan apa Pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan dianggap sebagai loncatan dan menjalin sosial untuk dapat mencari dan bekerja sesuai dengan Akan tetapi pekerjaan yang sesuai dengan jurusan dirasa lebih bermakna oleh mahasiswa dan sesuai dengan minat serta merasa memiliki kesiapan dalam bidang i. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Berdasarkan informasi bahwa perencanaan karir mahasiswa semester akhir sebagian besar sudah dilakukan antara lain melalui penilaian terhadap diri sendiri mengenai bidang karir nanti. Hal ini dibuktikan dengan sebagian besar mahasiswa sudah mempersiapkan untuk memasuki dunia Mahasiswa mengenali dirinya yaitu calon sarjana pendidikam pada masing-masing prodi, mengetahui bahwa dirinya memiliki potensi untuk mengajar dan memiliki minat pada dunia Mahasiswa umumnya mencari informasi pekerjaan dibidang mengajar pada sekolah maupun psesantren. Memilih informasi karir yang sesuai dengan bidang/ jurusan serta mempersiapkan keperluan yang mendukung karir kedepannya. Pengambilan keputusan mahasiswa dalam memilih pekerjaan/ lokasi sekolah yang dipengaruhi orang tua, karena orang tua banyak memberikan masukan pada mahasiswa serta adanya keterampilan atau pengalaman mengajar yang dimiliki mahasiswa menjadi alasan pendukung pengambilan keputusan karir mahasiswa. Adapun hal yang dilakukan mahasiswa saat akan membuat perencanaa karir yaitu dengan memanfaatkan media elektronik seperti Internet . itus karir/lowongan kerj. , media sosial (WA. Instagram, facebook dan memantau informasi lowongan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keterampilan. Faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam membuat perencanaan karir dukungan orang tua, temanteman, dan lingkungan. Orang tua menjadi faktor terpenting dalam pengambilan keputusan karir mahasiswa karena pada minat seorang anak PEMBAHASAN Mahasiswa IAIN Takengon saat sedang menyelesaikan tugas akhir akan mencari informasi lowongan kerja, dari media sosial berupa Whatsapp, instagram, facebook, dan situs lowongan kerja seperti karir. Mahasiswa menggunakan internet untuk mencari berbagai informasi, komunikasi, diskusi, menjalin hubungan sosial, transaksi dan lainnya . Kemudahan dalam menggunakan internet juga dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai media dalam mencari informasi Usaha lainnya yang dilakukan mahasiswa dalam menentukan pilihan karirnya adalah mencari informasi prospek masa depan pekerjaan yang akan dipilih melalui media internet . Hasil penelitian . menunjukkan bahwa layanan informasi karir berbantuan website efektif meningkatkan perencanaan karir siswa SMA di Kota Tarakan Praktik bertanya dengan teman sesama mahasiswa, dan keluarga. Mahasiswa semester akhir mencari informasi pekerjaan berharap mendapat karir yang sesuai dengan jurusannya setelah tamat dari perguruan tinggi Perencanaan karir mahasiswa juga terdapat banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah dukungan orang tua, teman-teman, dan lingkungan. Orang tua menjadi faktor terpenting dalam pengambilan keputusan karir mahasiswa karena pada minat seorang anak dipengaruhi oleh pengamatan serta pengalamannya terhadap karir tersebut tidak hanya itu, pemilihan dan pengambilak keputusan karir pada mahasiswa juga dipengaruhi oleh nasihat orang tua. Melalui orang tua dan lingkungan soseorang akan mampu menilai TAAoDIB : Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 keuntungan dan kerugian dari pekerjaan yang sudah dirasakan melalui orang tuanya. Mahasiswa yang mencari informasi pekerjaan guru dan ingin menjadi guru didukung orang tua atau lingkungannya yang memiliki karir sebagai guru (PNS) pula. Berdasarkan konsep teori pembelajaran sosial, pemilihan karir ialah hasil dari pembelajaran lingkungan. Seseorang yang melakukan observasi secara intensif dapat melihat keuntungan dan kerugian dari pekerjaan yang dilakukan orang lain. Keberhasilan atau kegagalan yang dialami akan mempengaruhi mentalitas seseorang untuk mempertimbangkan kembali karir pilihanny. , tahap spesifikasi . etelah seseorang menentukan pilihan karir yang dianggapnya tepat, pada tahap ini pilihan karir atau jurusan menjadi lebih jela. Life style . aya hidu. sebagai satu dari lima faktor yang membentuk persepsi seseorang terhadap satu pilihan karir . Pemahaman merencanakan karir, sebagai bentuk upaya menemukan preferensi yang baik dan membuka diri terhadap berbagai peluang karir di era Pemahaman tipologi sejalan dengan konsep karir di abad 21 yang dikemukakan Schlesinger & Pasquarella . yaitu mengeksplorasi kepribadian dan kemampuan beradaptasi dengan tuntutan karir. Faktor internal yang mempengaruhi pilihan karir mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unesa adalah kemampuan intelegensi . %), bakat . %), minat . %), penampilan fisik . %), keadaan psikis . %), pengalaman kerja . %), kesiapan . %), pengetahuan dunia kerja . %), hobi . %) dan keterampilan . %). Sedangkan faktor dari luar yang berpengaruh adalah lingkungan keluarga . %) (Ebtanastiti, 2. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang sangat mempengaruhi adalah keterampilan, minat, kesiapan, dan intelegensi. Mahasiswa berangpan setelah lulus belum mempunyai pengalaman dan perlu mencari pekerjaan apa saja. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan dianggap sebagai loncatan dan menjalin sosial untuk mencari karir yang sesuai. Namun pekerjaan yang sesuai dengan jurusan dirasa lebih bermakna dan sesuai dengan minat serta merasa memiliki kesiapan dalam bidang tersebut. usaha yang dominan dilakukan dalam menentukan pilihan karirnya adalah berusaha mengetahui prospek masa depan pekerjaan yang akan dipilih. Roe dan Hoppock menyatakan pilihan karir seseorang dilatarbelakangi oleh kebutuhan Berdasarkan teori tersebut seseorang akan memilih pekerjaan sesuai dengan Sehingga mahasiswa yang sudah tamat akan memilih karir karena kebutuhannya akan pekerjaan. )Lestari & Rahardjo . mengemukakan bahwa sarjana yang baru lulus kemampuan, minat, serta kepribadiannya dalam memilih dan menentukan suatu pekerjaan. Kecenderungan para sarjana dalam menentukan pekerjaan yang dipilih berdasarkan rasa khawatir terlalu lama menganggur, malu pada lingkungan, serta tuntutan orangtua. Banyak Secara kegalauan pilihan karir dikarenakan oleh self esteem yang rendah, pemahaman akan kemampuan, minat, kepribadian, dan prestige, serta konsep diri seorang individu. Faktor eksternal meliputi keluarga dapat berpengaruh kepada pemilihan karir, terutama dalam memilih bidang pekerjaan yang diinginkan. Faktor lainnya seperti sosial ekonomi, mencakup lingkungan gaya hidup, serta ekspektasi . Berdasarkan dilakukan di PGRI Palembang tahun 2018/2019, menunjukkan bahwa terdapat 30% alumnus langsung mendapatkan pekerjaan, 10% alumnus (Program Magister/Profes. , dan 60 % alumunus masih mencari pekerjaan, didominasi oleh mahasiswa laki Ae laki, sehingga dapat disimpulkan bahwa banyak mahasiswa yang sudah tamat tetapi tidak langsung mendapatkan pekerjaan . Perencanaan ditentukan oleh ijazah yang didapat setelah sarjana, akan tetapi sebelum memasuki dunia pekerjaan mahasiswa hendaknya membuat perencanaan karir harus didukung oleh kemampuan atau skill dari mahasiswa tersebut. Adanya skill/soft skill yang dimiliki mahasiswa akan memudahkan mahasiswa dalam mencari dan mendapatkan pekerjaan. Sehingga ketika dihadapkan dengan tuntutan dunia pekerjaan yang mengharuskan keterampilan tertentu mahasiswa mampu beradaptasi. Ada beberapa hal yang menyebabkan individu mengalami kesulitan dalam menghadapi dunia kerja, yaitu sedikit persiapan kerja, mengalami kebingungan untuk memilih karir, serta tidak memperoleh TAAoDIB : Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. No. September 2022 bantuan saat menghadapi masalah berhubungan dengan pekerjaan . P-ISSN: 2089-4422. E-ISSN: 2808-3784 mencari dan berkarir sesuai dengan jurusan. Akan tetapi karir yang sesuai dengan jurusan dirasa lebih bermakna, sehingga tidak sedikit mahasiswa yang fokus pada informasi pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya yaitu guru. Adapun faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam perencanaan karir adalah kebutuhan akan pengalaman pekerjaan dan dukungan orang tua yang akan menambah rasa percaya diri mahasiswa. Pemilihan karir juga dipengaruhi oleh lingkungan khususnya orang tua, yang sudah diamati sehingga mahasiswa dapat merasakan kelebihan dan kekurangan dari suatu karir dan memiliki minat pada karir yang dirasa lebih menguntungkan. Minimnya pengalaman dalam mengasah keterampilan, terutama skill/soft skill merupakan penyebab ketidakyakinan untuk memilih dan masuk dalam Sehingga bimbingan karir bagi mahasiswa semester akhir agar perencaan karir dibuat dengan yakin dan IV. KESIMPULAN Adapun mahasiswa sudah memiliki perencaan karir mulai dari pemahaman diri bahwa mahasiswa jurusan Tarbiyah sehingga memiliki dasar pendidikan, sehingga mencari informasi pekerjaan bidang keguruan khususwa dengan menggunakan media internet seperti media sosial . hatsaap, instagram, dan situs mencari kerja seperti karir. ketika sudah mendapatkan informasi kemudian melengkapi Adapun keterampilan yang dimiliki oleh mahasiswa adalah keterampilan mengajar yang diperoleh saat PPL/KKN ataupun pembelajaran micro teaching, sehingga mahasiswa perlu untuk menambah pengalaman di dunia pendidikan. Sebagaiman mahasiswa merasa setelah lulus belum mempunyai keterampilan/ pengalaman dan perlu mencari pekerjaan apa saja. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan dianggap sebagai loncatan dan menjalin sosial untuk dapat REFERENSI