Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim PENGARUH METODE PEMBELAJARAN GBL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP PGRI PACITAN Nurul Mukaromah1. Muh. Syuhada Subir2. Siti Khurota AAoyunin3 1,2,3 STAI Nahdhlatul Ulama Pacitan Email: 1noriy7791@gmail. 2 rosyamadza@gmail. 3 sitikhurotaayunin@gmail. Received: 14-11-2024 DOI: Accepted: 15-04-2025 Published: 30-04-2025 Abstrak: Penelitian ini memuat ruang lingkup kajian mengenai pendidikan, khususnya fokus pada metode pengajaran dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Lebih spesifik lagi, ini berkaitan dengan metode pembelajaran berbasis game atau GBL dan bagaimana hal itu mempengaruhi motivasi belajar siswa kelas VII di mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Pacitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode GBL terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan one group pre test post test. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan sampling jenuh yang artinya semua populasi dijadikan sampel, dimana seluruh siswa kelas VII SMP PGRI yang berjumlah 13 siswa dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa metode GBL berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Keadaan motivasi belajar siswa positif dengan hasil nilai rata -rata motivasi belajar saat pre test yaitu 33,46. Setelah itu terjadi peningkatan nilai rata-rata motivasi pada saat post test dengan jumlah nilai 47,15. Hasil uji-t menunjukkan signifikansi yakni 0,01> dari 0,05. Sehingga dapat di simpulkan GBL berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Metode GBL. Motivasi Belajar. Abstrack This research contains the scope of studies regarding education, specifically focusing on teaching methods and their impact on student learning motivation. More specifically, this relates to game-based learning methods or GBL and how it influences the learning motivation of class VII students in Islamic Religious Education subjects at PGRI Pacitan Middle School. This research aims to determine the effect of GBL on student learning motivation. This type of research is experimental research with one group pre test post The sampling technique used was non-probability sampling with saturated sampling, which means that the entire population was sampled, where all 13 class VII students at PGRI Middle School were Based on the results of this research. GBL has an effect on student learning motivation. The state of students' learning motivation is positive with the average value of learning motivation during the pretest being 33. After that, there was an increase in the average motivation score during the post test with a total score of 47. The t-test results show significance, namely 0. 01> 0. So it can be concluded that GBL has an influence on student learning motivation. Keywords:,GBL Method. Learning Motivation. Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan PENDAHULUAN Pendidikan merupakan metafora mendasar yang sangat penting dalam kehidupan manusia (Hosaini, et al. , 2. , begita pula Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Agama Islam memberikan landasan moral dan etika yang kuat dalam memandu individu dalam mengatasi permasalahan hidup sesuai nilainilai Islam. Oleh karena itu Pendidikan Agama Islam sangat diperlukan pada jenjang sekolah. Permasalahan yang terjadi pada dunia pendidikan yaitu lemahnya system belajar mengajar (Nurmawati, et al. , 2. Hal ini sangat mempengaruhi rendahnya motivasi siswa dalam belajar. Pada observasi pertama di SMP PGRI Pacitan khususnya dikelas VII para siswa kurang interaktif dan sering ke luar jam pembelajaran dengan alasanalasan tertentu. Hal ini merupakan suatu tanda bahwa siswa mengalami penurunan motivasi belajar. Alasannya, tidak lain dan tidak bukan adalah metode pembelajaran yang diberikan guru Pendidikan Agama Islam yang bersifat konvensional yang hanya melibatkan guru tanpa keterlibatan siswanya. Tentu hal ini membuat siswa merasa bosan, jenuh, dan mungkin kehilangan minat untuk belajar, sehingga turunnya motivasi belajar. Turunnya motivasi belajar pastinya juga akan berpengaruh pada hasil belajarnya, sehingga mengakibatkan tujuan akademis tidak tercapai. Negara kita punya standar yang tinggi dalam suatu hasil tanpa memperdulikan bagaimana hasil itu diperoleh. Sehingga hal itu berdampak pada generasi muda kita dalam memperoleh hasil belajar mereka. Mereka bahkan dengan mudah memperoleh hasil belajar itu dengan berbagai cara seperti mencontek atau bergantung pada internet yang bisa dikatakan bahwa hasil belajar tersebut bukan merupakan penangkapan informasi pembelajaran dan pemahaman siswa. Kepercayaan diri para siswa dalam kemampuan belajar seketika hilang karena selalu mengandalkan objek lain. Sebagai pendidik, sudah seharusnya hal ini harus diminimalisir dengan menumbuhkan motivasi belajar, agar siswa dapat menerima informasi pembelajaran dengan mudah. Sehingga nantinya akan tumbuh pemikiran-pemikiran kritis yang dapat membuat siswa percaya diri akan kemampuan belajarnya. Seiring berkembangnya pendekatan inovatif dalam pendidikan, metode pembelajaran Game Based Learning (GBL) telah menjadi populer. Negara Finlandia, yang dikenal dengan pendekatan inovatifnya dalam pendidikan, telah mengadopsi metode ini dalam kurikulum mereka. Pada sebuah kesimpulan bahwa kemajuan pendidikan di Finlandia terjadi karena pemerintah sangat menekankan aspek kebahagiaan peserta didik dalam proses pembelajaran (Krisna Wijaya, et al. , 2. Oleh karena itu, peneliti mencoba untuk merekomendasikan metode GBL kepada guru Pendidikan Agama Islam dan setelah itu menerapkannya kepada para siswa. Peneliti bekerjasama dengan guru untuk mengonsep metode berbasis permainan atau GBL dengan menggunakan media analog yaitu Puzzle Game dan TTS untuk mengeksplorasi dan menganalisis pengaruh metode GBL terhadap motivasi belajar siswa kelas VII pada mata Pelajaran PAI, sehingga Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan nantinya diharapkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa kelas VII di SMP PGRI Pacitan. Metode dalam Bahasa Arab, dikenal dengan istilah thariqoh yang berarti langkah-langkah strategis yang disiapkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Bila dihubungkan dengan pendidikan, maka metode itu harus diwujudkan dalam proses pendidikan, dalam rangka mengembangkan sikap mental kepribadian agar siswa menerima pelajaran dengan mudah, efektif dan dapat dicerna dengan baik (Muwidah & Wibawati, 2. Sebuah metode pembelajaran memerlukan sebuah inovasi di dalamnya, adapun metode Game Based Learning (GBL) adalah metode pembelajaran yang berkonsep inovatif dengan berbasis permainan yang dapat membuat proses pembelajaran menjadi menarik dan menimbulkan rasa senang serta membangkitkan motivasi belajar siswa. Metode pembelajaran GBL mempunyai karakteristik yaitu: Pertama, menarik yang berarti mencakup elemen permainan dengan keterlibatan yang Kedua, mengasyikkan yang berarti mencakup elemen pengalaman belajar yang menyenangkan. Ketiga, menantang yang berarti menciptakan situasi dimana siswa dihadapkan tantangan yang memerlukan pemikiran kritis, pemecahan masalah dan keterampilan lainnya. Keempat, interaktif yang artinya melibatkan interaksi sosial dan kerja sama antar teman. Kelima, umpan balik yang artinya memastikan siswa memahami konsekuensi dari pilihan yang Penerapan metode GBL sudah diaplikasikan dengan berbagai Pengembangan permainan sebagai sebuah medium belajar dapat dilakukan secara manual, analog, ataupun digital. Produk-produk penerapan proses belajar dengan media permainan ini sering disebut gim edukasi (Samuel Gandang Gunanto, 2. Media puzzle sering sekali digunakan dalam penerapannya pada metode pembelajaran GBL karena sangat menarik dan membutuhkan kesabaran dalam merangsang anak untuk berpikir dan berimajinasi untuk menyusun potongan-potongan puzzle sehingga menjadi bentuk yang utuh (Yunita & Ucup Supriatna, 2. Penerapan GBL lainnya bisa menggunakan teka teki silang dimana permainan ini mengisi jawaban pada kolom kotak dengan huruf-huruf sesuai pertanyaan untuk dapat mengasah otak peserta didik (Wulan, et al. , 2. Media ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya yaitu dapat memberikan pengalaman yang lebih nyata atau realistis dalam melibatkan alat fisik, tidak perlu koneksi internet atau perangkat elektronik, dan menjadi cara yang lebih hemat dalam bermain. Adapun kekurangannya antara lain memerlukan banyak ruang dan sumber daya untuk disimpan dan diorganisir sehingga kurang fleksibel. Perlu diingat bahwa dalam menggudakan media game guru juga harus memperhatian kondisi fasilitas dan kemampuan siswa. Sehingga nantinya dalam mengaplikasikan game akan lebih efektif sekaligus efisien. Pengertian motivasi belajar menurut Sadirman mengemukakan AuMotivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri individu yang menimbulkan kegiatan belajar dan menjamin kelangsukan dari kegiatan belajar. Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapaiAy (Neni Elvira, et al. , 2. Ketika seseorang mempunyai motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan, ia cenderung lebih berkomitmen dan tekun dalam proses belajar. Motivasi dibagi menjadi dua jenis, yang pertama motivasi intrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang berkaitan dengan dorongan internal, kepuasan pribadi, dan keinginan untuk melakukan sesuatu karena alasan yang berasal dari dalam diri seperti minat, pencapaian, atau keinginan untuk belajar. Yang kedua adalah motivasi ekstrinsik. Motivasi ekstrinsik adalah berkaitan dengan dorongan eksternal seperti hadiah, pujian, atau tekanan sosial, yang mendorong seseorang untuk bertindak. Menurut Darsono. Aufaktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar terdiri dari. Cita-cita/aspirasi siswa. Kemampuan siswa. kondisi siswa dan lingkungan. Unsur-unsur dinamis dalam belajar. Upaya guru dalam memberikan pelajaran pada siswa (Halim Rasyid, et al. , 2. Dengan memperhatiakan faktor-faktor ini, guru dapat membantu meningkatkan motivasi belajar siswa, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada keberhasilan mereka dalam mencapai tujuan akademik dan perkembangan Ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan dalam motivasi belajar. Indikator motivasi belajar yaitu ketekunan dalam mengerjakan tugas, tertarik terhadap bermacam masalah dan memecahkannya (Dedi Dwi Cahyono, et al. Dapat disimpulkan bahwa indikator motivasi belajar meliputi kesenangan dalam belajar, hasrat dan keinginan berhasil dalam belajar, serta dorongan dan kebutuhan dalam belajar. Penerapan metode GBL mempunyai beberapa pengaruh terhadap motivasi belajar. Pembelajaran yang berbasis game berbeda dengan pembelajaran yang menggunakan model konvensional. Dalam metode pembelajaran GBL ini dapat membantu siswa lebih aktif, edukatif, dan memiliki tingkat kerja yang tinggi ketika berdiskusi untuk menyelesaikan sebuah masalah (Firosa Nur AoAini. Metode GBL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, umpan balik yang positif dan tantangan yang sesuai dengan kemampuan siswa. Metode GBL juga mempunya potensi yang besar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan oleh penelitian terdahulu yaitu jurnal karya Ilham Muhammad, dkk dijelaskan bahwa AuGame Based Learning sangat populer dan banyak diterapkan pada pembelajaran di sekolah menengah dan Kepopuleran ini karena ditemukannya bukti empiris bahwa Game Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa dari berbagai latar belakangAy (Ilham Muhammad, et al. , 2. Hal ini beralasan dengan karakteristik dari metode GBL itu sendiri. Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan Pada intinya penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan hipotesis atau jawaban sementara terhadap masalah penelitian. Hipotesis adalah dugaan tentang apa yang kita amati. Dugaan ini bentuk upaya kita untuk memahami suatu masalah atau fenomena (Dedi Dwi Cahyono, et al. , 2. Hipotesis dari penelitain ini yaitu H1 : Terdapat pengaruh positif dan signifikan anatara penerapan metode pembelajaran GBL terhadap motivasi belajar siswa H0 : Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan anatara penerapan metode pembelajaran GBL terhadap motivasi belajar siswa METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental. Jenis eksperimen dipilih untuk mengumpulkan data dan menganalisis pengaruh metode GBL terhadap motivasi belajar siswa kelas VII SMP PGRI Pacitan pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan desain one group pre test post test design, dimana data akan dikumpulkan dari satu kelompok subyek penelitian yang diuji dua kali, yaitu sebelum dan sesudah melakukan perlakuan atau intervensi metode GBL. Untuk subyek penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP PGRI Pacitan yang berjumlah 13 siswa. Teknik sampling yang di pakai adalah non probability sampling atau non random dengan menggunakan sampling jenuh. Hal ini dilakukan karena populasi kurang dari 30. Intrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar obervasi dan kuesioner atau angket. Lembar observasi merupakan suatu cara pengambilan data dengan melakukan pengamatan secara langsung (Karimuddin Abdullah, et al. , 2. Sedangkan Kuesioner atau angket adalah Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan dan dilakukan tertulis kepada responden untuk dijawab (Fenti Hikmawati, 2. Adapun bentuk dari angket ini yaitu check list. Setelah melakukan pengumpulan data mata data akan di uji validitas dan reliabilitas. Uji validitass adalah suatu ukuran yang menunjukkan kevalidan atau kesahihan suatu intrumen (Khairunnisa, et al. , 2. Adapun rumusnya sebagai berikut Gambar 1 Rumus Uji Validitas Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan Keterangan: r hitung = Koefisien Korelasi = Vareabel bebas = Vareabel terikat = Banyaknya responden Sedangkan uji reliabilitas adalah serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur yang memiliki konsistensi bila pengukuran yang dilakukan dengan alat ukur itu dilakukan secara berulang (Khairunnisa, et al. Dalam melakukan uji validitas dan reliabilitas peneliti menggunakan aplikasi SPSS untuk membantu penginputan data. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji hipotesis atau uji-t. Uji-t adalah uji statistik yang digunakan untuk menguji kebenaran atau kepalsuan hipotesis nol (Linda Rosalina, et al. , 2. Dengan begitu peneliti dapat mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara dua kelompok data. Uji-t pada penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS. Adapun ketentuannya adalah Taraf signifikan () = 0,05 atau 5%. Kriteriayang digunakan dalam Uji-t adalah H0 diterima apabila Sig > 0,05 serta H0 ditolak apabila Sig < 0,05 HASIL DAN PEMBAHASAN Jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian one group pre test post test yaitu untuk mengumpulkan data dan menganalisis pengaruh metode pembelajaran GBL terhadap motivasi belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Data pelaksanaan metode GBL dilakukan dengan lembar observasi pada guru dan siswa kelas VII SMP PGRI Pacitan setelah itu diambil nilai rata-ratanya. Semementara data motivasi belajar siswa diperoleh dari pengisian angket oleh responden, yaitu siswa kelas VII SMP PGRI Pacitan sebelum dilakukan perlakuan metode GBL dan sesudah dilakukan perlakuan metode GBL. Selanjutnya data akan di input dengan menggunakan aplikasi SPSS dalam Uji-t nya. Dari data lembar observasi kegiatan metode GBL, maka diketahui hasil sebagai berikut. Tabel 1 Hasil Lembar Observasi Pelaksanaan Kegiatan GBL Jumlah Pernyataan 10 Pernyataan Skor Rata-Rata 4,18 Keterangan Baik Berdasarkan hasil tersebut, dengan jumlah rata-rata 4,18 dapat disimpulkan pelaksanaan kegiatan GBL sudah terlaksanakan dengan baik. Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan Dari data kuesioner pre test dan post test motivasi belajar siswa, maka diketahui hasil sebagai berikut. Tabel 2 Hasil Pre Test Keadaan Motivasi Belajar Siswa JumlahHasil Pre Test Jumlah Siswa Nilai Rata-Rata 33,46 Cukup Tabel 3 Hasil Post Test Keadaan Motivasi Belajar Siswa JumlahHasil Post Test Jumlah Siswa Nilai Rata-Rata 47,15 Baik Berdasarkan hasil tabel no 2 tersebut, dengan jumlah rata-rata nilai pre test 33,46 dapat disimpulkan keadaan motivasi belajar siswa sebelum mendapatkan perlakuan GBL terbilang Cukup. Pada tabel no 3, dengan jumlah rata-rata nilai post test 47,15 dapat disimpulkan keadaan motivasi belajar siswa sesudah mendapat perlakuan GBL mengalami peningkatan menjadi Baik. Dari analisis data uji-t untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh metode GBL terhadap motivasi belajar siswa, maka dikethui hasil sebagai Tabel 4 Hasil Statistika Deskriptif Paired Samples Statistics Mean Pair 1 Pretest Posttest Tabel 5 Hasil Uji T Nilai T-Test Nilai Signifikannsi One-Sided Nilai Signifikansi Two-Sided 33,46 Dari hasil table 4 tersebut maka diketahui Mean atau rata-rata sebelun dan setelah penerapan metode GBL terjadi adanay peningkatan yang menandakan hasil positif. Sementara tabel 5 hasil Uji-t nilai P-Value . < . Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar setelah diterapkannya metode pembelajaran GBL. Pembahasan dari penelitian ini bahwa penerapan metode GBL sudah terlaksana dengan baik dengan nilai rata-rata 4,18. Hal ini meliputi karakteristik Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan metode GBL . enarik, umpan balik, kerja sama, keterampilan berpikir kritis, interakti. , tujuan pembelajar, dan peran guru. Penelitian ini membuktikan bahwa metode GBL berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat dari peningkatan motivasi belajar siswa yang mengalami kenaikan dan signifikan saat sebelun dan sesudah melakukan perlakuan metode GBL dengan nilai ratarata pre test 33. 46 dan post test 47. 15 ditambah lagi dengan nilai signifikansi PValue . < . yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan metode GBL terhadap motivasi belajar. Hal ini meliputi beberapa indikator motivasi belajar yaitu hasrat dan keinginan berhasil, dorongan dan kebutuhan dalam belajar, serta kesenangan dalam belajar. Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yaitu penelitian karya AuFirosa Nur AoAini . , dengan judul AuPengaruh Game Based Learning Terhadap Minat dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI IPSAy yang setelah dilakukan treatment pembelajaran menggunakan metode GBL, terjadi peningkatan minat belajar siswa pada mata Pelajaran ekonomi dibandingkan dengan siswa yang hanya diberikan materi menggunakan metode Begitu pula hassil penelitian terdahulu dari AuAyundia Pratiwi, dkk . , dengan judul AuAnalisis Penerapan Metode Games Education dalam meningkatkan Motivasi Belajar Siwa Sekolah DasarAy. Yang terdapat pengaruh pembelajaran berbasi games dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Dimana hasil-hasil penelitian ini menunjukkan pembelajaran berbasis game education lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa metode GBL memang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai pengaruh metode pembelajaran GBL terhadap motivasi belajar siswa kelas VII SMP PGRI Pacitan pda mata pelajaran PAI maka kesimpulan yang dapat diambil penerapan pelakssanaan metode GBL sudah dilakukan dengan baik dengan nilai rata-rata 4,18, keadaan motivasi belajar siswa sebelum mendapat perlakuan metode GBL terkategori cukup dengan nilai rata-rata 33,46 dan setelah mendapat perlakuan metode GBL mengalami peningkatan terkategori baik dengan nilai rat-rata 47,15, serta metode GBL mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai signifikansi P-Value . < . Berdasarkan Kesimpulan penelitian tersebut, berikut beberapa saran yang diharapkan dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran PAI. Bagi guru Pendidikan Agama Islam, yang pertama diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan metode pembelajaran yang inovatif bagi pada siswa, jangan hanya melihat hasil belajarnya saja sehingga tidak memperdulikan bagaimana para siswa memperolehnya. Motivasi belajar juga diperlukan untuk memudahkan para siswa menerima informasi pada materi pembelajaran. Yang Al-TaAolim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 03 No. : April e-ISSN: 3031-0695 Journal homepage https://ejournal. id/index. php/altalim Nurul Mukaromah dkk. Pengaruh Metode Pembelajaran GBL terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP PGRI Pacitan kedua bagi para akademisi dan pembaca untuk memperluas penelitian dengan mempertimbangkan variabel lainnya yang berpengaruh terhadap metode pembelajaran GBL seperti hasil belajar siswa, tingkah laku siswa, kepribadian siswa dan lainnya. Dan yang ketiga bagi peneliti selanjutnya diharapkan dimasa yang akan datang dapat digunakan sebagai salah satu sumber data dan rujukan untuk penelitian dan dilakukan penelitian lebih lanjut berdasarkan informasi yang lebih lengkap dan lebih luas. DAFTAR PUSTAKA