n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 Available online at http://jurnal. id/dedikasi ISSN 2548-8848 (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Dedikasi Pendidikan PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI BAHASA ARAB DALAM PENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB SISWA SMP MUHAMMADIYAH 8 TANGGULANGIN Ikhuan Farhan Ramadhani1. Khizanatul Hikmah2* 1,2Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Agama Islam. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kab. Sidoarjo, 612156. Indonesia. *Email korespondensi : khizanatul. hikmah@umsida. Diterima Januari 2025. Disetujui Juni 2025. Dipublikasi 31 Juli 2025 Abstract: This study aims to determine the effect of the Arabic Monopoly learning media on improving vocabulary . mastery among eighth-grade students at SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin. The background of this research is the studentsAo low mastery of Arabic vocabulary, which is caused by the lack of innovative and engaging learning media. This study uses a quantitative approach with a One Group PretestPosttest Design. The research involved 36 students as subjects. Data collection techniques included observation, interviews, and tests. The results show a significant increase in studentsAo average scores from 11 in the pretest to 91. 06 in the posttest. The Paired Sample T-Test yielded a significance value of 0. 05, indicating a significant effect of the Arabic Monopoly media on improving students' vocabulary mastery. Therefore, the use of the Monopoly learning media is proven to be effective in enhancing studentsAo Arabic vocabulary acquisitiona. Keywords : Arabic Monopoly. Learning Media. Mufrodat. Arabic Language Learning. Abstrak: : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Monopoli Bahasa Arab terhadap peningkatan penguasaan kosakata . siswa kelas Vi SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan mufrodat siswa yang disebabkan oleh kurangnya inovasi dalam penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata siswa dari pretest sebesar 43,11 menjadi 91,06 pada posttest. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media monopoli terhadap peningkatan penguasaan mufrodat siswa. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran monopoli terbukti efektif dalam membantu siswa meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab. Kata kunci : Monopoli Bahasa Arab. Media Pembelajaran. Mufrodat. Pembelajaran Bahasa Arab PENDAHULUAN Bahasa merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia, sebab melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi dan menyampaikan gagasan serta pemikiran kepada lainnya . Makna dari bahasa juga beragam tergantung pada perspektif dari seorang yang memberikan makna terhadap bahasa tersebut dan motif serta tujuan Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa. (Ramadhani & Hikmah, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2023 : 757-772 http://jurnal. id/index. php/dedikasi yang ingin disampaikan . 2 ,Au A)E OIEA. Bahasa merupakan lambang suara yang digunakan oleh suatu kaum yang bertujuan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan mereka (Robiansyah et al. , 2. Selain itu, bahasa juga merupakan sebuah alat komunikasi untuk menyampaikan suatu pendapat atau argumentasi kepada pihak yang lainnya (Mailani et al. , 2. Tanpa adanya Bahasa, manusia akan kesulitan dalam melangsungkan kehidupan dengan teratur, karena manusia tidak dapat berkesinambugan dan tidak dapat memahami satu sama Dari sinilah bahasa menjadi point yang penting dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat yang teratur yang disebabkan karena manusia dapat memahami maksud satu sama lain dengan memahami bahasa yang Para ulama telah berselisih dalam mendefinisikan bahasa dan konsepnya, definisi paling penting menurut para ulama adalah definisi Ibnu Jinni dengan mengatakan "Batas bahasa adalah suara yang digunakan oleh setiap orang untuk menyatakan tujuan mereka. " Dari definisi Ibnu Jinni, kita memahami bahwa bahasa memiliki fakta-fakta yang perlu, yaitu: realitas suara, realitas sosial, dan fungsi utamanya adalah untuk mengekspresikan keinginan (Mahparaa, 2. Bahasa juga merupakan identitas dari suatu negara sebagai alat komunikasi yang sangat erat hubungannya dengan masyarakat penggunanya . Disetiap bangsa dan negara pasti memiliki keunikan atau ciri khas masing-masing dari bahasa yang mereka gunakan dan hal ini juga yang menjadikan masyarakat tersebut lebih mudah dikenal oleh bangsa lain karena dapat dilihat dari bahasa yang dia gunakan, seperti halnya bahasa inggris yang termasuk bahasa dunia yang sering dipelajari oleh masyarakat indonesia untuk memahami bangsa lain, tidak hanya itu bahasa arab juga menjadi bahasa dunia yang penting untuk dipeajari oleh masyarakat Indonesia yang notabenenya merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, maka oleh sebab itu mempelajari bahasa arab merupakan hal yang penting bagi masyarkat muslim yang ada di indonesia sebagai saran untuk memperdalam ajaran agama islam yang mana seluruh pedoman kitab yang dipelajari manggunakan bahasa arab. Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa dunia yang telah mengalami perkembangan sosial di masyarakat, termasuk dalam bidang ilmiah. Bahasa ini juga dipercaya sebagai bahasa yang langsung diturunkan oleh Allah untuk menyatukan umat Muslim di seluruh dunia (Ariyani & Hikmah, 2. Bahasa Arab dalam studi sejarah termasuk dalam keluarga bahasa Semit, seperti keluarga bahasa yang digunakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Tigris dan Efrat, seperti Suriah, dan kepulauan Arab . imur terjau. (Hasdiana. Bahasa arab merupakan salah satu bahasa tertua didunia. Namun, kondisi awal perkembangan serta perubahan bahasa Arab masih belum diketahui secara pasti. Teks berbahasa Arab tertua yang pernah ditemukan berasal dari setelah abad ke-3. Sementara itu, teks Arab paling awal yang telah diketahui hingga kini berasal dari sekitar dua abad sebelum datangnya Islam, yang dikenal sebagai sastra Jahiliah (Al-Adab Al-Jahil. (Pane, 2. Hingga saat ini bahasa arab masih menjadi bahasa dunia yang banyak dipelajari oleh masyarakat didunia terutama bagi umat islam yang sangat penting dan wajib mempelajari bahasa arab guna untuk memahami dan memperdalam ajaran agama islam. Bahasa Arab dan bahasa lain memiliki empat keterampilan bahasa, yaitu keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Jika seseorang ingin menguasai keempat keterampilan bahasa, maka dia harus memiliki dan menguasai kosa kata dengan benar. Dalam Peraturan Menteri ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 Agama Republik Indonesia disebutkan bahwa pelajaran Bahasa Arab merupakan mata pelajaran inti di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pembelajaran ini memberikan kontribusi positif bagi siswa dalam memahami mata pelajaran lainnya, seperti Fiqih. Al-QurAoan Hadis. Akidah Akhlak, serta Sejarah Kebudayaan Islam. Setiap mata pelajaran tersebut memiliki standar kompetensi yang dirancang agar siswa mampu mengenali dan memahami kosakata . bahasa Arab yang berkaitan dengan materi pembelajaran masing-masing (Robiansyah et al. , 2. Maka dapat dikatakan bahwa menguasai kosa kata bahasa arab . merupakan suatu dasar yang harus diperhatikan bagi seseorang yang mempelajari atau mendalami ilmu agama atau pelajaran-pelajaran agama yang berkaitan dengan bahasa arab, layaknya Hadits. QurAoan Hadits. Fiqh. Aqidah Akhlak dan yang lainnya, yang mana pelajaran-pelajaran tersebut diambil dari hadits. Al-QurAoan ataupun kitab-kitab berbahasa arab. Media pembelajaran adalah sarana pendukung yang digunakan untuk membantu mencapai tujuan Media ini juga menjadi unsur penting dalam proses belajar mengajar, karena dapat memudahkan komunikasi serta meningkatkan motivasi siswa sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif (Rumawati. Suparno mengatakan bahwa Media pembelajaran sebagai segala sesuatu yang digunakan sebagai saluran untuk menyampaikan pesan atau infotrmasi dari satu sumber kepada penerima pesan (Utami et al. , 2. Maka tidak dapat dipungkiri bahwa seorang pendidik dituntut untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang efektif serta efisien agar mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan, termasuk juga tuntutan agar guru dapat mengikuti perkembangan zaman yang ada sehingga dapat juga memahami media pembelajaran apa yang sekiranya sesuai dengan yang disukai oleh siswanya. Media pembelajaran juga dapat dibagi menjari beberapa macam, yang pertama yaitu visual, yakni media pembelajaran yang berkaitan dengan pengelihatan seperti gambar, poster dan yang lainnya. Yang kedua audio, yakni media pembelajaran yang berkaitan dengan pendengaran seperti radio, musik, dan yang lainnya. Dan yang ketiga ialah audio visual, yaitu media pembelajaran yang berkaitan dengan penglihatan serta pendengaran, seperti film, vidio animasi dan yang lainnya (Karima, n. Selain daripada itu banyak sekali media pembelajaran yang telah banyak dikembangkan oleh banyak pihak dengan mengikuti perkembangan zaman yang ada serta menyesuaikan dengan keadaan atau kegemaran siswa, seperti board game, augmented reality dan banyak lagi media pembelajaran yang digunakan sesuai dengan perkembangan zaman yang ada. Pada masa sekarang dapat kita lihat bahwa tidak semua pendidik menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu untuk mencapai tujuan pembelajaran, bahkan terdapat pendidik yang masih tidak bisa menggunakan media pembelajaran sama sekali dan memilih mengajar dengan cara yang lama dan tidak efisien, dikarenakan fasilitas atau pemahaman terkait media pembelajaran belum sepenuhnya dipahami oleh pendidik itu sendiri (Dewi et al. , 2. Diartikan bahwa media pembelajaran memiliki nilai yang sangat penting serta sangat berpengaruh bagi pendidik agar dapat dengan mudah dan efisien dalam mencapai tujuan dari pembelajaran yang dia inginkan. Guru bahasa arab juga mulai dituntut untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang sesuai ketika kegiatan belajar mengajar, dikarenakan banyak sekali siswa saat ini yang mempelajari bahasa arab merasa bosan dan sulit untuk memahami pelajaran bahasa arab tersebut, bahkan dalam menguasai kosa kata bahasa arab yang merupakan hal yang mendasar dalam mempelajari Bahasa arab. Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa. (Ramadhani & Hikmah, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2023 : 757-772 http://jurnal. id/index. php/dedikasi Media pembelajaran merupakan alat bantu untuk mencapai tujuan pembelajaran itu sendiri, media pembelajaran juga merupakan unsur yang penting dalam suatu proses belajar mengajar yang merupakan salah satu cara yang mudah untuk memotivasi dan berkomunikasi dengan siswa agar lebih efektif (Rumawati, 2. Suparno mengatakan bahwa Media pembelajaran sebagai segala sesuatu yang digunakan sebagai saluran untuk menyampaikan pesan atau infotrmasi dari satu sumber kepada penerima pesan (Utami et al. , 2. Maka tidak dapat dipungkiri bahwa seorang pendidik dituntut untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang efektif serta efisien agar mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan, termasuk juga tuntutan agar guru dapat mengikuti perkembangan zaman yang ada sehingga dapat juga memahami media pembelajaran apa yang sekiranya sesuai dengan yang disukai oleh siswanya. Media pembelajaran juga dapat dibagi menjari beberapa macam, yang pertama yaitu visual, yakni media pembelajaran yang berkaitan dengan pengelihatan seperti gambar, poster dan yang lainnya. Yang kedua audio, yakni media pembelajaran yang berkaitan dengan pendengaran seperti radio, musik, dan yang lainnya. Dan yang ketiga ialah audio visual, yaitu media pembelajaran yang berkaitan dengan penglihatan serta pendengaran, seperti film, vidio animasi dan yang lainnya (Karima, n. Selain daripada itu banyak sekali media pembelajaran yang telah banyak dikembangkan oleh banyak pihak dengan mengikuti perkembangan zaman yang ada serta menyesuaikan dengan keadaan atau kegemaran siswa, seperti board game, augmented reality dan banyak lagi media pembelajaran yang digunakan sesuai dengan perkembangan zaman yang ada. Pada masa sekarang dapat kita lihat bahwa tidak semua pendidik menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu untuk mencapai tujuan pembelajaran, bahkan terdapat pendidik yang masih tidak bisa menggunakan media pembelajaran sama sekali dan memilih mengajar dengan cara yang lama dan tidak efisien, dikarenakan fasilitas atau pemahaman terkait media pembelajaran belum sepenuhnya dipahami oleh pendidik itu sendiri (Dewi et al. , 2. Diartikan bahwa media pembelajaran memiliki nilai yang sangat penting serta sangat berpengaruh bagi pendidik agar dapat dengan mudah dan efisien dalam mencapai tujuan dari pembelajaran yang dia inginkan. Guru bahasa arab juga mulai dituntut untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang sesuai ketika kegiatan belajar mengajar, dikarenakan banyak sekali siswa saat ini yang mempelajari bahasa arab merasa bosan dan sulit untuk memahami pelajaran bahasa arab tersebut, bahkan dalam menguasai kosa kata bahasa arab yang merupakan hal yang mendasar dalam mempelajari Bahasa arab. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti di kelas Vi SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin, ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran bahasa Arab. Pertama, penguasaan kosakata . siswa masih tergolong rendah, padahal penguasaan mufrodat merupakan aspek mendasar dalam mempelajari bahasa Arab. Kedua, terdapat tuntutan bagi siswa untuk menguasai bahasa Arab serta bagi guru untuk mencapai tujuan pembelajaran, namun belum didukung oleh strategi pembelajaran yang Ketiga, motivasi belajar siswa dalam mempelajari bahasa Arab cenderung rendah, yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan metode dan media pembelajaran yang efektif dan menarik oleh guru. Keempat, guru yang mengampu mata pelajaran bahasa Arab tidak memiliki latar belakang pendidikan yang linier, sehingga ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 kurang menguasai strategi pembelajaran yang sesuai. Kelima, guru cenderung hanya memberikan tambahan mufrodat secara terbatas guna memenuhi target pembelajaran, tanpa pendekatan yang variatif dan mendalam. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, diperlukan suatu bentuk inovasi sebagai solusi untuk Oleh karena itu, peneliti memilih media pembelajaran yang sesuai dan efektif guna meningkatkan penguasaan mufrodat pada siswa kelas Vi SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin. pemilihan media pembelajaran ini juga untuk menunjang agar siswa kembali tertarik untuk mempelajari bahasa arab dan tidak mudah merasa bosan. Media pembelajaran yang digunakan oleh peneliti dalam mengatasi masalah tersebut merupakan media pembelajaran berupa permainan papan yang umum dimainkan oleh masyarakat, yaitu permainan monopoli. Permainan monopoli dipilih karena banyak siswa yang sudah memahami cara memainkannya serta monopoli sangat mudah digunakan dan cocok untuk dijadikan media pembelajaran. Permainan monopoli merupakan permainan yang sangat terkenal didunia dan sering dimainkan oleh segala kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa (Ica et al. , 2. Umumnya permainan monopoli ini dimainkan oleh empat orang dan terdapat nama negara, landmark, penjara dan yang lainnya pada setiap kotak pada permainan monopoli, dan terdapat harga pada setiap negaranya. Permainan ini dimainkan dengan bidak yang dipilih oleh setiap pemain dan pemain bergiliran bermain menggunakan dadu untuk menentukan langkah yang dilakukan oleh setiap pemain, pemain juga mendapat uang mainan yang telah dibagi untuk dapat membeli negara yang diinginkan. Akan tetapi pada media pembelajaran yang digunakan peneliti ini telah didesign kembali yang mana setiap kotaknya terdapat tema tertentu seperti nama-nama buah, makanan dan minuman, macammacam pekerjaan, penjara, bintang, kotak soal dan yang lainnya. Berbeda dengan permainan monopoli sebelumnya, media pembelajaran monopoli ini dimainkan dengan cara siswa telah dibagi menjadi empat kelompok, setiap kelompoknya telah memilih bidaknya masing-masing. Media pembelajaran monopoli ini tidak menggunakan uang sebagai alat yang dimainkan sebagaimana monopoli pada umunya, tetapi menggunakan sistem point, yang mana ketika setiap kelompok siswa bermain dan menjalankan bidaknya dengan menentukan langkah yang didapat menggunakan dadu, maka ketika kelompok tersebut menempati sebuah kotak yang didapat maka mereka harus menyebutkan beberapa mufrodat sesuai dengan tema yang didapat, contohnya ketika mendapat kotak dengan tema profesi, maka kelompok tersebut wajib menyebutkan beberapa mufrodat tentang profesi yang diketahui, dan akan mendapatkan point ketika berhasil menjawab. Dan jika mendapat kotak soal maka kelompok tersebut wajib menjawab soal yang telah ditentukan untuk mendapatkan point, dan jika mendapat kotak bergambar bintang, maka siswa dapat bebas memilih tema yang diinginkan dan point akan dikalikan dua, tetapi apabila medapat kotak penjara, maka kelompok tersebut akan dikurangi pointnnya dan tidak bisa bermain selama satu putaran. Dan nantinya kelompok dengan point terbanyak akan memenangkan permainan ini dan diberikan aprisiasi untuk setiap siswa di kelompok tersebut. Tetapi sebelum media pembelajaran ini diterapkan peneliti akan memberikan mfurodat-mufrodat dengan beberapa tema terlebih dahulu untuk membantu siswa dalam menguasai mufrodat yang akan dimainkan, sehingga permainan berjalan dengan lancar dan efektif bagi siswa dalam meningkatkan penguasan mufrodat bahasa arab. Terdapat beberapa penelitian terdahulu yang juga menggunakan media pembelajaran monopoli dalam Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa. (Ramadhani & Hikmah, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2023 : 757-772 http://jurnal. id/index. php/dedikasi penelitiannya , seperti penelitian yang dilakukan oleh (Tirta Ayu et al. , 2. dengan judul AuKeefektifan permainan monopoli dalam pembelajaran kosakata bahasa jepang siswa kelas Vi SMP YLPI pehertian marpoyanAy yang menjelaskan seberapa efektifnya permainan monopoli dalam pembelajaran kosakata bahasa jepang siswa kelas 8 SMP YLPI. Ada juga penelitian yang dilakukan oleh (Fitri & Gazali, 2. yang berjudul AuPengembangan permainan monopoli kimia pada materi struktur atom kelas X MIPA SMAAy yang meneliti seberapa efektif permianan monopoli dalam materi struktur atom siswa kelas X MIPA SMA. Dan ada juga penelitian yang dilakukan oleh Sari Sati . dengan judul Auimplementasi media pembelajaran monopoli pada materi energi dalam sistem kehidupan untuk siswa kelas VII SMP Negeri 4 Banda AcehAy (Tarbiyah et al. , 2. yang menjelaskan terkait penerapan media pembelajaran monopoli pada materi energi pada sistem kehidupan pada siswa kelas VII SMP. Dari beberapa penelitian terdahulu tersebut perbedaan pada penelitian ini ialah terletak pada materi pembelajaran serta objeknya. Pada penelitian terduhulu media monopoli digunakan pada materimateri selain pemebalajaran bahasa arab serta berfokus pada pengembangan media monopoli tersebut (Dewi et , 2. Sedangkan pada penelitian ini berfokus pada materi tentang penguasaan mufrodat siswa dalam pembelajaran bahasa arab. Merujuk pada uraian di atas, peneliti bermaksud untuk melaksanakan penelitian dengan judul AuPengaruh media pembelajaran monopoli dalam peningkatan penguasaan mufrodat bahasa arab siswa SMP Muhammadiyah 8 TanggulanginAy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh media pembelajaran monopoli dalam peningkatan penguasaan mufrodat siswa sebelum dan sesudah dilakukannya penelitian ini. KAJIAN PUSTAKA Media Pembelajaran Media adalah salah satu alat komunikasi dalam menyampaikan pesan , tentunya sangat bermanfaat dalam pengimplementasiannya ke dalam proses pembelajaran, media yang digunakan dalam proses pembelajaran tersebut disebut sebagai media pembelajaran (Nurkholis, 2. Pada proses pembelajaran, media merupakan alat bantu yang dapat membantu guru untuk mencapai tujuan pembelajaran, oleh karena itu, guru dituntut agar mampu mengunakan alat-alat yang digunakan oleh sekolah dan tidak menutup kemungkinan bahwa alat tersebut sesuai dengan perkembangan zaman (Furoidah, 2. Media pembelajaran juga dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mengarahkan pesan . ahan aja. agar dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan perasaan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran (Abrari. Penggunaan media pembelajaran memberikan manfaat pada kegiatan belajar mengajar, antara lain memicu perningkatan peserta didik, bahan ajar yang lebih jelas dan mudah dipahami peserta didik, metode mengajar menjadi lebih variatif dan peserta didik lebih bayak melakukan kegiatan yang signifikan (Oktaviani. Menyakapi hal tersebut, media pembelajaran merupakan salah satu faktor penting sebagai alat bantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran dan tidak dapat dipungkiri bahwa guru juga diharuskan untuk dapat senantiasa berinovasi dalam pembelajaran terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang digunakan. ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 Permainan Monopoli Permainan monopoli adalah permainan papan dimana terdapat sebidang tanah yang dapat dibeli oleh setiap pemain dengan harga yang ditentukan pada permainan monopoli, dari real estat, bangunan hingga tanah. Permainan ini dimainkan menggunakan dadu, pion, kartu permainan, dan uang palsu . ahwah, 2. Permainan monopoli merupakan salah satu permainan yang kerap dimainkan baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa di seluruh dunia (Ica et al. , 2. Permainan monopoli merupakn permainan yang memerlukan kecerdasan, ketegasan dan ketangkasan para pemain dengan mengadakan transaksi kombinasi antara menyewakan, menjual dan membeli harta kekayaan hingga akhirnya salah seorang menjadi orang kaya mutlak atau disebut monopolist (Luthfatul Qibtiyah & Irma Suryani, 2. Permainan monopoli juga merupakan permainan yang dapat menimbulkan kegiatan belajar yang menarik dan membantu suasana belajar menjadi senang, hidup dan lebih santai (Tarbiyah et al. , 2. Menurut Vikagustani, . dapat dikatan monopoli merupakan media yang bermanfaat dalam Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa memperkuat ingatan para pelajar untuk menguasai pelajaran, memberikan dorongan bagi peserta didik untuk lebih berani dalam mengungkapkan pendapatnya dan mempermudah pemahaman materi yang bersangkutan (Dewi et al. , 2. Kosa kata (Mufroda. Mufrodat merupakan salah satu unsur terpenting dalam Bahasa arab, disamping kaidah tata Bahasa/ ilmu nahwu . , ilmu sharf . , dan ilmu ashwat . Mempelajari kosakata merupakan prasyarat dan tuntutan mendasar dalam menguasahi Bahasa arab (Robiansyah et al. , 2. Penguasaan koakata adalah kegiatan menguasai atau kemampuan memahami kata-kata dalam suatu Bahasa. Penguasaan kosakata sangatlah berpengaruh terhadap aspek keterampilan berbahasa baik menyimak, berbicara, membaca maupun menulis (Luthfatul Qibtiyah & Irma Suryani, 2. Mempelajari kosakata . tiak hanya sebatas mempelajari jumlah kata, tetapi juga mengingat dan menggunakannya. Dalam penguasaan kosakata Bahasa arab harus diimplementasikan dengan media yang cenderung menarik dan bisa memudahkan pengajar dalam mencapai tujuan pembelajaran (Arif, 2. Kosakata . salah satu unsur bahasa yang penting, karena terkandung makna-makna didalamnya, keterampilan Bahasa seseorang juga ditentukan dari seberapa penguasaan kosakata orang tersebut, itulah yang menjadi alas an pentingnya dalam menguasai kosakata, terutama kosakara bahasa arab . (Rumawati, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif, yakni suatu metode yang berfokus pada penggunaan data numerik dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari pengumpulan data, analisis statistik, hingga penyajian Pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh temuan yang objektif dan dapat diukur secara sistematis (Hasdiana, 2. Penelitian kuantitatif juga berfokus pada pengukuran serta analisis hubungan kausal antara berbagai variabel, bukan pada prosesnya. Penyelidikan dalam pendekatan ini dilakukan dalam kerangka yang objektif dan bebas dari nilai-nilai subjektif peneliti (Sari sasi gendro, 2. Desain penelitian ini manggunakan Pre Experimental Design yaitu experiment yang hanya melibatkan satu kelompok tanpa adanya kelompok Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa. (Ramadhani & Hikmah, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2023 : 757-772 http://jurnal. id/index. php/dedikasi pembanding atau control (Rukminingsih et al. , 2. Penelitian ini dilakukan dengan manggunakan Design penelitian One Grub Pretest-Posttest Design. Populasi merujuk pada keseluruhan unsur yang menjadi objek kajian dalam suatu penelitian, baik berupa individu, hewan, tumbuhan, benda, fenomena, nilai tes, maupun peristiwa, yang memiliki karakteristik tertentu sesuai dengan tujuan studi. Dalam pelaksanaan penelitian, populasi harus diuraikan secara komprehensif, mencakup jumlah serta wilayah yang menjadi fokus analisis (Sari sasi gendro, 2. Populasi dapat diartikan sebagai keseluruhan elemen dalam penelitian yang meliputi objek dan subjek dengan ciri-ciri dan karakteristik tertentu (Adnyana, 2. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin dengan jumlah siswa sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa tes berupa soal pretest dan post tes yang berjumlah 20 soal berupa soal pilihan ganda, soal objektif serta soal-soal yang berkaitan dengan mufrodat bahasa arab. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan setelah seluruh data terkumpul dari instrumen yang telah disiapkan, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan mencakup uji analisis deskriptif, di mana data penelitian akan dijelaskan melalui statistik deskriptif yang meliputi jumlah data, nilai minimum dan maksimum, rata-rata, serta deviasi standar. Selanjutnya, dilakukan uji normalitas untuk mengevaluasi apakah distribusi data mengikuti pola distribusi normal. Uji normalitas ini menggunakan aplikasi SPSS dengan Uji Kolmogorov-Smirnov, dengan kriteria jika nilai signifikansi > 0,05, maka data dianggap terdistribusi normal, dan jika signifikansi < 0,05, maka data dianggap tidak terdistribusi normal (Arifin & Aunillah, 2. Selanjutnya penelitian ini menggunakan Uji Hipotesis yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari variabel x . edia pembelajaran monopoli bahasa ara. Uji Hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T Test yang digunakan untuk mengetahui rata-rata sebelum dan sesudah dilakukannya proses (Arifin & Aunillah, 2. , dan kriteria yang digunakan ialah apabila diperoleh hasil signifikansi . -taile. < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan adanya perbedaan antara nilai pre test dan post test dari pengaruh media pembelajaran monopoli bahasa arab terhadap penguasaan mufrodat siswa. Tetapi jika diperoleh hasil dengan signifikansi . -taile. > 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang mana hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre test dan post test (Arifin & Aunillah, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah peneliti mendapatkan hasil dari nilai pre test dan post test yang dilkukan pada siswa kelas 8 dengan jumlah 36 siswa, maka berikut peneliti lampirkan desain dari media monopoli yang peneliti gunakan dan hasil dari pretest dan posttest dari 36 siswa ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 Gambar 1 : Desain Asli Media Monopoli Bahasa Arab Gambar di atas menunjukkan desain asli media monopoli Bahasa Arab yang digunakan oleh peneliti dalam pembelajaran mufrodat di kelas 8 SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa pembelajaran mufrodat Bahasa arab di lingkungan sekolah masih sangat jarang menggunakan media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Maka dari itu, media pembelajaran monopoli Bahasa arab ini dibuat dengan harapan agar siswa dapat menguasai mufrodat dalam pembelajaran Bahasa arab dengan mudah, dengan sebuah permainan yang sudah tidak asing bagi siswa. 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 nilai pretest nilali posttest Gambar 2 : Nilai Pretest Dan Posttest Pada Grafik diatas merupakan hasil dari penelitian yang terdiri dari nilai pretest dan nilai posttest dari 36 siswa kelas 8. Kemudian peneliti mengolah data tersebut. Hasil lebih lanjut akan peneliti jelaskan dibawah ini. Uji Analisis Deskriptis Uji analisis deskriptif merupakan uji yang memperlajari cara mengumpulkan, mendeskripsikan, menjabarkan, serta menjelaskan data penelitian dalam bentuk angka guna memberikan gambaran yang jelas tentang suatu keadaan yang dapat diambil kesimpulannya (Adib & Fauji, 2. Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa. (Ramadhani & Hikmah, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2023 : 757-772 http://jurnal. id/index. php/dedikasi Ran Mini Maxi Stati Stati Stati Stati Stati Std. Error Deviation Stati Statistic Valid Vari Mean Std. Tabel 1 : Hasil Uji Analisis Deskriptif Setelah dilakukan analisis deskriptif, seperti yang ditunjukkan pada output di atas, data mengenai nilai pretest dan posttest dijelaskan meliputi jumlah siswa, selisih . , nilai minimum, nilai maksimum, jumlah nilai (SUM), rata-rata . , deviasi standar, dan varians. Berdasarkan hasil output tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin pada pretest adalah 43,11, sementara pada posttest adalah 91,05. Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Frekuensi dalam penelitian ini diuji menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan distribusi normal untuk data tunggal. Hasil ini menjelaskan uji normalitas one sample Kolmogorov- Smirnov terhadap nilai residual yang tidak terstandarisasi pada persamaan regresi hasil posttest. Dengan mengamati nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-taile. , dapat dianalisis normalitas data pada output. Jika nilai signifikansi kurang dari 0,05, maka data dianggap tidak terdistribusi normal. Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka data dapat dikatakan terdistribusi normal (Adib & Fauji, 2. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Tabel 2 : Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 Merujuk pada hasil output yang diperoleh, nilai signifikansi Asymp. Sig. -taile. tercatat sebesar 0,200. Karena nilai tersebut lebih besar dari 0,05 . ,200 > 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa data yang dianalisis berdistribusi normal. Uji Paired Sample T Test Setelah dilakukan uji normalitas yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tahap analisis dilanjutkan dengan uji paired sample t-test. Uji ini merupakan metode statistik parametrik yang digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata dua sampel yang saling berpasangan. Dalam konteks penelitian ini, paired sample t-test diterapkan untuk mengevaluasi perbedaan skor rata-rata antara hasil pretest dan posttest setelah diberikan perlakuan . Paired Samples Statistics Mean Pair Std. Std. Error Deviation Mean nilai pretest nilai posttest Tabel 3 : Hasil Paired Sample Statistic Pada hasil pertama ini, dijelaskan data statistik dari paired sample, yaitu sampel yang diambil sebelum dan setelah perlakuan. Rata-rata nilai tes yang diperoleh siswa sebelum perlakuan . adalah 43,11 dari total 36 data, dengan deviasi standar 11,607 dan standard error mean sebesar 1,935. Setelah perlakuan diberikan . menggunakan media pembelajaran monopoli, data yang diperoleh dari 36 siswa menunjukkan rata-rata sebesar 91,06, dengan deviasi standar 5,503 dan standard error mean sebesar 0,917. Dengan demikian, rata-rata nilai siswa mengalami peningkatan sebesar 47,95. Paired Samples Correlation s Pair 1 nilai pretest & nilai posttest Correlation Sig. Tabel 4: Hasil Paired Sample Correlations Hasil analisis data kedua menggambarkan tingkat hubungan antara dua sampel yang berpasangan. Berdasarkan tabel yang disajikan, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,844 dengan signifikansi 0,000 . < 0,. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara hasil tes sebelum dan sesudah Secara teoritis, nilai korelasi yang mendekati 1 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, sedangkan nilai yang mendekati 0 menunjukkan hubungan yang lemah. Dengan demikian, nilai korelasi sebesar 0,844 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel yang dianalisis. Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Bahasa. (Ramadhani & Hikmah, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2023 : 757-772 http://jurnal. id/index. php/dedikasi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Std. Std. Deviatio Error Mean nilai pretest - air 1 nilai posttest Interval of the Difference Sig. Lower Upper . -taile. Tabel 5: Hasil Paired Sample Test Pada hasil ketiga ini, sebagian besar membahas mengenai uji paired sample t yang berkaitan dengan pengambilan keputusan atau pengujian hipotesis. Dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%, hasil di atas menunjukkan bahwa nilai sig 2-tailed sebesar 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Hasil uji juga menunjukkan bahwa nilai t-hitung (-38,. lebih kecil dari t-tabel . engan derajat kebebasan n-1 = 35, yaitu -2,. , sehingga Ho ditolak. Kesimpulannya, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Diketahui bahwa nilai rata-rata . posttest setelah perlakuan dengan media pembelajaran monopoli lebih tinggi dan mengalami peningkatan dibandingkan sebelum menggunakan media tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran monopoli yang disajikan oleh peneliti dapat meningkatkan penguasaan mufrodat Bahasa Arab siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin. Berdasarkan uji T atau perbedaan rata-rata, hipotesis alternatif (H. yang diterima dalam penelitian ini adalah "media pembelajaran monopoli Bahasa Arab dapat meningkatkan penguasaan mufrodat Bahasa Arab pada siswaAy. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian mengenai penggunaan media pembelajaran Monopoli Bahasa Arab dalam meningkatkan penguasaan kosakata . siswa kelas Vi SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Terdapat peningkatan yang signifikan pada nilai ppenguasaan kosakata siswa setelah menggunakan media pembelajaran monopoli. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata nilai pretest sebesar 43,11 dan rata-rata nilai posttest sebesar 91,06. Hasil uji statistik Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 . < 0,. , yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan Dengan demikian, hipotesis alternatif (H. diterima, yaitu media pembelajaran monopoli berpengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan mufrodat siswa. Korelasi antara hasil pretest dan posttest menunjukkan angka 0,844 yang mengindikasikan hubungan yang sangat kuat antara penggunaan media monopoli dengan peningkatan penguasaan kosakata. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran monopoli Bahasa Arab efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa secara signifikan. ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 757-772 Saran Bagi guru: Diharapkan agar guru bahasa Arab lebih kreatif dan inovatif dalam menggunakan media pembelajaran, seperti permainan monopoli, guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong partisipasi aktif siswa. Bagi sekolah: Perlu adanya dukungan dalam bentuk penyediaan fasilitas dan pelatihan bagi guru untuk mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran berbasis permainan sebagai alternatif metode pembelajaran yang menarik. Bagi peneliti selanjutnya: Diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan dengan variasi materi atau pengembangan media serupa untuk jenjang pendidikan lain, serta menggunakan kelompok kontrol sebagai pembanding untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif. DAFTAR PUSTAKA