VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 MOTIVASI MEMEDIASI PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN BADUNG Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 1,2,3,4 Program Studi Magister Manajemen. Fakultas Bisnis. Pariwisata dan Pendidikan. Universitas Triatma Mulya. Badung. Bali. Indonesia Email : agustianipu2t78@gmail. Ketut. sutapa@triatmamulya. id 2, anggayana28@gmail. com3, dewi. irwanti@triatmamulya. Abstrak Ae Penelitian ini bertujuan mengetahui motivasi memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Analisis statistik inferensial dilakukan dengan uji hipotesis menggunakan Path Analysis dan uji sobel untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan . gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi sebesar 0,356 dengan nilai sig. 0,009 . gaya kepemimpinan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja sebesar -0,194 dengan nilai sig. 0,161 . motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sebesar 0,477 dengan nilai sig. 0,001 . motivasi mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja dengan nilai t hitung 1,696 > t tabel 1,670. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan. Motivasi. Kinerja. Abstract Ae This research aims to determine the motivation to mediate the influence of leadership style on the performance of state civil service employees, the Badung Regency regional financial and asset management agency. Inferential statistical analysis is carried out using hypothesis tests using Path Analysis and Tobel tests to determine the direct and indirect influence between the variables studied. The research results show . leadership style has a positive and significant effect on motivation of 0. with a sig value. leadership style has a negative and insignificant effect on performance of 0. 194 with a sig value. motivation has a positive and significant effect on performance of 0. with a sig value. motivation is able to mediate the influence of leadership style on performance with a calculated t value of 1. 696 > t table 1. Keywords: Leadership Style. Motivation. Performance. PENDAHULUAN Sumber daya manusia yang memiliki kinerja terbaik akan memberikan banyak keuntungan bagi sebuah organisasi. Bagi seorang pegawai hasil yang dicapai adalah sebagai aktualisasi potensi diri dan menjadi peluang dalam meningkatkan mutu kehidupannya, sedangkan bagi sebuah organisasi keberhasilan pegawai dalam bekerja adalah sesuatu yang penting untuk organisasi (Damanik 2. Gibson, dkk . alam Wibowo, 2. kinerja adalah hasil dari pekerjaan yang berkaitan dengan tujuan organisasi seperti kualitas, efesiensi dan kreteria lain dari efektifitas. Sedangkan menurut Mangkunegara . kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan Motivasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, pengertian motivasi menurut Ernest . alam Mangkunegara, 2. adalah kondisi yang berpengaruh membangkitkan, mengarahkan, dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan Sedangkan motivasi menurut Mathis dan Jackson . motivasi merupakan hasrat Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 didalam diri seseorang yang menyebabkan orang tersebut melakukan tindakan. Menurut Rivai . gaya kepemimpinan adalah sekumpulan ciri yang digunakan pimpinan untuk mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai atau dapat pula dikatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah pola perilaku dan strategi yang disukai dan sering diterapkan oleh seorang Berdasarkan pengamatan, capaian kinerja badan pengelola keuangan dan aset daerah kabupaten badung sebagian masih di bawah target yang telah direncanakan, sebagaimana dilaporkan dalam dokumen laporan kinerja badan pengelola keuangan dan aset daerah (LKjIP). Menurut Gibson . mengemukakan bahwa kinerja organisasi tergantung dari kinerja individu atau dengan kata lain kinerja individu akan memberikan kontribusi pada kinerja organisasi. Sedangkan Prawirosentono . berpendapat bahwa terdapat hubungan yang erat antara kinerja perorangan . ndividual performanc. nstitutional Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulan bahwa meningkat atau menurunya kinerja badan pengelola keuangan dan aset daerah dipengaruhi oleh kinerja individu atau kinerja pegawai badan pengelola keuangan dan aset daerah. Dari sisi motivasi, sampai saat ini pemberian motivasi kepada pegawai cukup baik tercermin dari suasana keakraban, komunikasi atasan dengan bawahan dan sesama pegawai yang baik serta pelaksanaan rapat internal yang dilaksanakan secara rutin. Dari sisi gaya kepemimpinan, pemimpin sangat intensif berkomunikasi dan memberikan motivasi kepada bawahannya, pemimpin sangat peduli dan mengontrol cara-cara bawahan dalam bekerja serta secara aktif terlibat di dalam organisasi. Berdasarkan gap riset dan fenomena diatas maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara pada badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 METODE Menurut Arif Yusuf Hamali . manajemen sumber daya manusia (MSDM) merupakan suatu pendekatan yang strategis terhadap keterampilan, motivasi, pengembangan, dan manajemen pengorganisasian sumber daya. Menurut H. Suparyadi . manajemen sumber daya manusia merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mempengaruhi sikap, perilaku, dan kinerja karyawan agar mampu memberikan kontribusi yang optimal dalam rangka memcapai sasaran-sasaran Menurut Mangkunegara . manajemen sumber daya pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut Rivai . gaya kepemimpinan adalah sekumpulan ciri yang digunakan pimpinan untuk mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai atau dapat pula dikatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah pola perilaku dan strategi yang disukai dan sering diterapkan oleh seorang Menurut Hasibuan . gaya kepemimpinan adalah suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi. Motivasi berasal dari kata Latin AumovereAy yang berarti dorongan atau menggerakkan. Motivasi mempersoalkan bagaimana cara mengarahkan daya dan potensi agar bekerja mencapai tujuan yang ditentukan (Malayu S. P Hasibuan, 2. Menurut Hasibuan . motivasi kerja adalah dorongan untuk mengarahkan bawahan agar mau bekerja secara produktif untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Motivasi menurut Mathis dan Jackson . motivasi merupakan di dalam diri seseorang yang Menurut Mangkunegara . Kinerja . restasi kerj. adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Siagian . kinerja dapat diartikan sebagai hasil pekerjaan yang dicapai selama tahun waktu Fahmi . mengatakan kinerja adalah hasil yang diperoleh oleh suatu organisasi baik organisasi tersebut bersifat profit oriented dan non profit oriented yang dihasilkan selama satu periode waktu. Penelitian ini dilakukan di badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung dengan jumlah pegawai aparatur sipil negara sebanyak 107 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung yang berjumlah 107 orang dengan jumlah sampel sebanyak 52 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling, simple random sampling dengan skala pengukuran menggunakan skala likert. Variabel penelitian pada penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, motivasi dan kinerja pegawai. sumber data yang digunakan pada penelitan ini berdasarkan jawaban responden terhadap kuesioner dan data sekunder informasi yang dikumpulkan dari tempat penelitian dengan pendekatan observasi, seperti dokumen laporan, jumlah pegawai, lokasi penelitian, dan struktur Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial path analysis dengan bantuan program SPSS. Hipotesis pada penelitian ini adalah sebagai H1 : Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. H2: Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. H3: Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 H4: negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Motivasi mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Gaya Kepemi (X) Motivasi (Z) Kinerja (Y) Gambar 1. Kerangka Konseptual Sumber : Peneliti, 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Badung dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Badung. Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah pemerintahan bidang keuangan. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin pegawai ASN Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Badung disajikan pada tabel dibawah ini. Tabel 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah . Persentase (%) LAKI-LAKI 38,46 PEREMPUAN 61,53 Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 JUMLAH Sumber : Peneliti, 2025 Karakteristik responden berdasarkan masa kerja pegawai ASN pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Badung disajikan pada tabel dibawah ini. P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 penelitian yaitu gaya kepemimpinan (X), motivasi (Z), kinerja (Y). Tabel 4. Deskripsi Responden Variabel Gaya Kepemimpinan Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja Sumber : Peneliti, 2025 Tabel 5. Deskripsi Responden Variabel Gaya Motivasi Sumber : Peneliti, 2025 Tabel 3. Karakteristik Responden Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan Sumber : Peneliti, 2025 Tabel 6. Deskripsi Responden Variabel Kinerja Sumber : Peneliti, 2025 Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui pertanyaan yang diberikan dalam instrument penelitian tentang variabel-variabel yang diteliti. Analisis dilakukan menghitung rerata . berdasarkan persentase tanggapan responden pada masing-masing item dalam variabel-variabel Sumber : Peneliti, 2025 Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 Pengujian validitas menggunakan analisis korelasi product moment dengan bantuan program SPSS menggunakan tingkat signifikansi 5% . , pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai sig. dimana, nilai sig. < 5% Hasil merupakan bagian utama artikel ilmiah yang isinya meliputi : hasil bersih tanpa proses analisis data, dan hasil pengujian hipotesis. Hasil dapat disajikan dengan table atau grafik, untuk memperjelas hasil secara verbal. P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 Tabel 10. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber : Peneliti, 2025 Tabel 11. Hasil Uji Heterokedastisitas Tabel 7. Hasil Uji Validitas Sumber : Peneliti, 2025 Sumber : Peneliti, 2025 Tabel 8. Hasil Uji Reliabilitas Teknik analisis jalur digunakan dalam menguji besarnya sumbangan . langsung dan tidak langsung yang diwujudkan oleh koefisien jalur pada setiap diagram jalur dari hubungan kausal antar variabel bebas terhadap variabel antara/intervening serta dampaknya terhadap variabel terikat. Riduwan, dkk . Tabel 12. Rekapitulasi Analisis Jalur Sumber : Peneliti, 2025 Tabel 9. Hasil Uji Normalitas Sumber : Peneliti, 2025 Gambar 2. Koefisien Jalur & Nilai Residu Sumber : Peneliti, 2025 Sumber : Peneliti, 2025 Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 Pengujian hipotesis penelitian adalah sebagai Hipotesis pertama. H1 : Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan nilai pengaruh langsung variabel gaya kepemimpinan terhadap variabel motivasi sebesar 0,356 dengan nilai sig. 0,009 < 0,05, hal ini menunjukkan pengaruh langsung gaya kepemimpinan terhadap motivasi positif dan signifikan yang berarti hipotesis H1 : Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung dapat Hipotesis kedua. H2 : Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan nilai pengaruh langsung variabel gaya kepemimpinan terhadap variabel kinerja sebesar -0,194 dengan nilai sig. 0,161 > 0,05 ini berarti kepemimpinan terhadap kinerja bernilai negatif dan tidak signifikan yang berarti hipotesis H2 : Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung tidak dapat Hipotesis ketiga. H3 : Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan nilai pengaruh langsung variabel motivasi terhadap variabel kinerja sebesar 0,477 dengan nilai sig. 0,001 < 0,05, ini berarti pengaruh langsung variabel motivasi terhadap variabel kinerja bernilai positif dan signifikan yang berarti hipotesis H3 : Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung dapat diterima. Untuk mengetahui hubungan tidak langsung satu variabel bebas dengan variabel terikat melalui variabel intervening dalam analisis jalur dilakukan dengan sobel test. Tabel 13. Rekapitulasi Koefisien Regresi Sumber : Peneliti, 2025 Hipotesis keempat. H4 : Motivasi memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan nilai t hitung = 1,696 > t tabel = 1,67 maka variabel intervening mampu memediasi hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat, hal ini berarti hipotesis keempat. H4 : Motivasi memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung dapat diterima. Implementasi Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa: Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung, hal ini ditunjukkan nilai pengaruh langsung variabel gaya kepemimpinan terhadap variabel motivasi sebesar 0,356 dengan nilai sig. 0,009 < 0,05. Hasil dari analisis ini kepemimpinan akan mempengaruhi peningkatan motivasi pegawai. Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh langsung gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung sebesar -0,194 dengan nilai sig. 0,161 > 0,05, ini berarti pengaruh langsung gaya kepemimpinan terhadap kinerja adalah negatif dan tidak signifikan, yang berarti baik atau buruk gaya mempengaruhi peningkatan kinerja pegawai. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai pengaruh langsung variabel motivasi terhadap variabel kinerja sebesar 0,477 dengan nilai sig. 0,001 < 0,05 ini berarti pengaruh langsung variabel motivasi terhadap variabel kinerja adalah positif dan signifikan yang berarti semakin baik motivasi maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Motivasi kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung, ini dapat dilihat dari nilai t hitung = 1,696 > t tabel = 1,67. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung sebesar 0,356 dengan nilai sig. 0,009, yang berarti semakin baik gaya kepemimpinan semakin meningkat motivasi pegawai demikian juga sebaliknya semakin buruk gaya kepemimpinan semakin menurun motivasi kerja pegawai. Gaya kepemimpinan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung 194 dengan nilai sig. 0,161, yang berarti baik atau buruk gaya kepemimpinan peningkatan kinerja pegawai. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung sebesar 0,477 dengan nilai 0,001, yang berarti semakin baik motivasi maka kinerja pegawai akan semakin Motivasi mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung dengan nilai t hitung 1,696 > t tabel 1,67, yang berarti gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui Hal yang dapat disarankan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Agar gaya kepemimpinan yang berjalan selama ini dimediasi dengan motivasi sesuai Ni Putu Agustiani 1. I Ketut Sutapa 2. I Wayan Agus Anggayana 3. Ni ketut Dewi Irwanti 4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 meningkatkan kinerja pegawai aparatur sipil negara badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Badung. Agar meningkatkan gaya kepemimpinan mengendalikan bawahan dalam lingkungan kerja untuk mendorong peningkatan kinerja pegawai melalui motivasi. Agar meningkatkan motivasi terutama pada indikator memberikan apresiasi positif dan reward kepada pegawai berprestasi. Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih Penulis sampaikan kepada Bapak I Ketut Sutapa, selaku Penulis 2 (Du. Bapak I Wayan Agus Anggayana, selaku Penulis 3 (Tig. Ibu Ni Ketut Dewi Irwanti, selaku Penulis 4 (Empa. Sahabatsahabat yang telah memberikan dukungan dan motivasi terhadap terselesainya Laporan Akhir Penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA