EKONAM: Jurnal Ekonomi e-ISSN: 2685-8118 Vol. 03 No. Hlm: 76-83 Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK (STUDI KASUS PEMILIK UMKM PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SENAPELAN KOTA PEKANBARU) Candra Irawan STIE Mahaputra Riau. Jl. Paus 52 Kota Pekanbaru, 28124 - Indonesia Korespodensi dosen@gmail. ABSTRACT: The purpose of this study was to determine the usefulness of NPWP, taxpayer awareness and tax sanctions partially and simultaneously effect on MSME taxpayer compliance at the primary tax office in Senapelan Pekanbaru. The sample of this study amounted to 99 samples who were MSME business actors. The result of this research is that the usefulness of TIN has an effect on taxpayer compliance with tcount of -0. 605 with a significance of 0. 547, with ttable of 98498, so -0. 605 <1. Taxpayer awareness has an effect on taxpayer compliance with tcount of 5. 430 with a significance 000, with ttable of 1. 98498, so that 5. 430 > 1. Tax sanctions have no effect on taxpayer compliance with a tcount 227 with a significance of 0. 821, with a ttable of 1. 227 <1. 98498, while simultaneously the usefulness of NPWP, taxpayer awareness and tax sanctions have a simultaneous effect on taxpayer compliance with an Fcount of 11,692 and the value of Ftable of 3. Keywords: Benefits of NPWP. Taxpayer Awareness. Tax Sanctions, and Taxpayer Compliance ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Kota Pekanbaru. Sampel penelitian ini berjumlah 99 orang sampel yang pelaku usaha UMKM. Hasil penelitian adalah Kemanfaatan NPWP berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dengan thitung sebesar -0,605 dengan signifikansi sebesar 0,547, dengan ttabel sebesar 1. sehingga -0,605 < 1. Kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dengan thitung sebesar 5. dengan signifikansi sebesar 0,000, dengan ttabel sebesar 1. 430 > 1. Sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dengan thitung sebesar 0. dengan signifikansi sebesar 0,821, dengan ttabel sebesar 1. 227 < 1. 98498, sedangkan secara simultan kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh simultan terhadap kepatuhan wajib pajakdengan Fhitung sebesar 11. 692 dan nilai Ftabel sebesar 3. Kata Kunci : Kemanfaatan NPWP. Kesadaran Wajib Pajak. Sanksi Pajak, dan Kepatuhan Wajib Pajak PENDAHULUAN UMKM khsususnya di Indonesia pada kondisi saat ini dapat dikatakan cukup banyak, usaha seperti ini berperan dalam perekonomian Nasional. Akan tetapi, apabila dikaitkan dengan pemenuhan kewajiban perpajakan, kepatuhan wajib pajak UMKM belum memadai dari banyaknya UMKM di Indonesia. Pada kenyataannya masih sebagian besar pemilik UMKM belum memiliki NPWP. Hal ini Irawan Ekonam 3. EKONAM: Jurnal Ekonomi e-ISSN: 2685-8118 Vol. 03 No. Hlm: 76-83 Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam lah yang menyebabkan tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM belum maksimal, untuk itu dikeluarkan peraturan pemerintah nomor 46 tahun 2013 tentang pajak penghasilan atas hasil usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu dengan tujuan peningkatan. (Undang- Undang N0. 20 Tahun 2. UMKM merupakan usaha milik perorangan atau suatu badan yang berdiri sendiri, bukan merupakan anak atau cabang perusahaan. Perusahaan mikro, kecil, dan menengah adalah perusahaan yang telah berkriteria sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah sesuai peraturan perundanganundangan. Usaha yg memenuhi kriteria tersebut diwajibkan untuk membayar pajak sesuai ketentuan pajak yang berlaku, akan tetapi kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih rendah, hal ini merupakan masalah utama yang harus diperhatikan pemerintah, mengingat pajak merupakan sumber pendapatan utama dalam struktur Anggaran, dengan masalah masih rendahnya tingkat kepatuhan wajib majak akan menjadi permasalahan secara terus menerus, pada penelitian ini peneliti di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Kota Pekanbaru, berdasarkan hasil wawancara peneliti melihat masih rendahnya para pelaku UMKM dalam membayar pajak, apalagi dalam kondisi ekonomi yang mengalami kesulitan disebabkan Covid -19, berikut ini tingkat jumlah yang membayar di Kantor Pelayanan Kantor Pajak Senapalena Kota Pekanbaru adalah sebagai berikut: Tabel 1 Rasio Kepatuhan Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekanbaru Senapelan No. Tahun Jumlah UMKM Persentase kepatuhan wajib yang membayar Orang Badan Pribadi Sumber : Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekanbaru Senapelan. Berdasarkan pada Tabel 1 menunjukkan bahwa jumlah Wajib Pajak UMKM pada tahun 2018 mengalami penurunan pada wajib pajak Badan sebesar 7% dan pada tahun 2020 penurunan pada wajib pajak Badan sebesar 1%. , dengan menurunkan hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang dapat menyebabkan turunnya para wajib pajak dalam membayar pajak, diantaranya kemanfaatan pajak itu sendiri, kesadaran wajib pajak maupun sanksi pajak. Ada beberapa penelitan yang dilakukan oleh Arviana dan Dhjeni Indrawati W . bahwa faktor yang mempengaruhi wajib pajak diantaranya adalah pelayanan fiskus, sanksi pajak, tingkat pemahaman pajak, kesadaran pajak, sosialisasi perpajakan, dan persepsi atas efektifitas perpajakan. Masruroh dan Zulaikha . menyatakan bahwa kemanfaatan NPWP berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak Ningsih dan Rahayu . hasilnya menyatakan bahwa kemanfaatan NPWP tidak pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Fitria . menyatakan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan dan simultan terhadap kepatuhan wajib pajak. Daharma dan Ariyanto . menyatakan bahwa kesadaran wajib pajak tidak pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. , akan tetapi peneliti hanya mengambil pada beberapa faktor yang mempengaruhi terhadap kepatuhan wajib pajak yaitu kemanfaatan NPWP, kesadasaran wajib pajak dan sanksi pajak, hal ini disebabkan dengan hal keterbatasan tenaga dan waktu penelitian. Rumusan penelitian yang dihasilkan pada penelitian ini diantaranya adalah apakah kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Kota Pekanbaru ?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Kota Pekanbaru. Irawan Ekonam 3. Vol. 03 No. Hlm: 76-83 EKONAM: Jurnal Ekonomi Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam e-ISSN: 2685-8118 METODOLOGI Penelitian ini dilakukan pada Kantor Pajak Pelayanan Pekanbaru Senapelan. Populasi pada penelitian ini merupakan pemilik UMKM yang telah terdaftar pada Kantor Pajak Pelayanan Pekanbaru Senapelan sebanyak 7. 115 pemilik UMKM yang menjadi populasi pada penelitian ini. Sugiyono, . , populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik Sampel yg diambil dari populasi harus betul-betul representative . Perhitungan pada penelitian ini menggunakan rumus slovin: ycu= 1 Ne2 Ket: n = Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi e2= Persisi . itetapkan 10% dengan tingkat kepercayaan 95%) Berdasarkan rumus diperoleh sampel dalam penelitian ini sebagai berikut: 7,115 ycu = 1 Ne2 = 1 7115. 2= 99 Sampel Teknik pengumpulan data yang peneliti pergunakan antara lain angket atau kuesioner merupakan suatu teknik atau cara pengumpulan data secara tidak langsung . eneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responde. Instrumen atau alat pengumpulan datanya disebut dengan angket berisi sejumlah pertanyaan atau pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Berikut ini jawaban kuesioner yang akan dipergunakan pada penelitian ini: Tabel 2 Tingkat Jawaban Responden Keterangan Skor Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Kurang Setuju (KS) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Wawancara adalah suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya. Dokumentasi adalah dituju untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian, meliputi buku-buku yang relevan, peraturan-peraturan, laporan kegiatan, foto-foto, flim-flim dokumenter, data yang relevan penelitian. Dokumen merupakan cacatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya cacatan harian, sejarah hidup, kreteria, biografi, peraturan, kebijakan. Analisis data pada penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif adalah analisis yang dilakukan dengan memaparkan atau mendeskripsikan data, dan analisis inferensial. Dalam analisis infrensial dapat digunakan dengan metode regresi linier berganda, yang dalam pengujian hipotesis menggunakan dua yakni pengujian secara parsial dan pengujian secara simultan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Pada sat uji inferensial yang berfungsi untuk menjawab perumusan masalah, maka dapat dilaksanakannya uji asumsi klasik penelitian yang terdiri dari : Uji normalitas diperlukan untuk mengetahui apakah data yang terkumpul dari setiap variabel dependen dan independen atau keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Untuk meningkatkan hasil uji normalitas data, maka peneliti menggunakan uji grafik histogram, normal p-p plot. Irawan Ekonam 3. EKONAM: Jurnal Ekonomi e-ISSN: 2685-8118 Vol. 03 No. Hlm: 76-83 Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam Gambar 1 Histogram Normalitas Didasarkan pada Gambar 1, dapat diketahui bahwa grafik histogram berbentuk lonceng tidak mengalami kemencengan ke kiri maupun ke kanan sehingga data berdistribusi dengan normal. Berikut ini juga uji normalitas dengan menggunakan normal p-p plot adalah sebagai berikut: Gambar 2 Normal P-P Plot Irawan Ekonam 3. EKONAM: Jurnal Ekonomi e-ISSN: 2685-8118 Vol. 03 No. Hlm: 76-83 Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam Didasarkan Gambar 2 dapat diketahui bahwa titik-titik mendekati garis diagonal sehingga data berdistribusi dengan normal. Uji heterokedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan dari residual suatu pengamatan ke pengamatan lain. Dalam melakukan pendektesian terhadap heterokedastisitas dapat dilakukan dengan menggunakan scatterplot. Gambar 3 P-P Plot Pada Gambar 3 pada Scatterplot penggujian heterokedastisitas dapat diketahui bahwa titik-titik tersebar diatas maupun dibawah titik 0 sehingga tidak terjadi adanya gejala heterokedastisitas Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah antar variabel independen mengandung kolerasi atau tidak. Jika Variance Inflation Factor (VIF) < 10 maka antar variabel independen: Tabel 3 Uji Multikolenieritas Collinearity Statistics Model Tolerance VIF (Constan. Kemanfaatan NPWP Kesadaran Wajib Pajak Sanksi Pajak Dependent Variable: Kepatuhan Wajib Pajak Berdasarkan pada Tabel 3 diketahui nilai dari tolerance diatas 0,1 dan nilai VIF < 10 maka dapat dinyatakan terbebas dari gejala multikolinieritas pada penelitian ini. Irawan Ekonam 3. Vol. 03 No. Hlm: 76-83 EKONAM: Jurnal Ekonomi Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam e-ISSN: 2685-8118 Uji Individual (Uji-. Tabel 4 Uji Individual Unstandardized Coefficients Model (Constan. Standardized Coefficients Std. Error Beta Kemanfaatan NPWP Kesadaran Wajib Pajak Sanksi Pajak Dependent Variable: Kepatuhan Wajib Pajak Sig. Dengan didasarkan pada Tabel diatas sehingga : Kemanfaatan NPWP secara individual atau parsial dengan thitung sebesar -0,605 dengan signifikansi sebesar 0,547, dengan ttabel sebesar 1. 98498, sehingga -0,605 < 1. 98498 maka dapat disimpulkan bahwa kemanfaatan NPWP tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Kesadaran wajib pajak secara individual atau parsial dengan thitung sebesar 5. 430 dengan signifikansi sebesar 0,000, dengan ttabel sebesar 1. 98498, sehingga 5. 430 > 1. 98498 maka dapat disimpulkan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Sanksi pajak secara individual atau parsial dengan thitung sebesar 0. 227 dengan signifikansi sebesar 0,821, dengan ttabel sebesar 1. 98498, sehingga 0. 227 < 1. 98498 maka dapat disimpulkan bahwa sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Uji Simultan/Uji Keseluruhan Tabel 7 Uji Simultan/Keseluruhan Sum of Squares Mean Square Model Regression Residual Sig. Total Predictors: (Constan. Sanksi Pajak. Kesadaran Wajib Pajak. Kemanfaatan NPWP Dependent Variable: Kepatuhan Wajib Pajak Pada uji keseluruhan variabel atau uji simultan bahwa Fhitung sebesar 11. 692 dan nilai Ftabel 09 maka secara keseluruhan kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh secara keseluruhan terhadap kepatuhan wajib pajak. Koefisien determinasi (RA) berguna untuk mengukur seberapa besar peranan variabel independen, untuk itu dapat dilihat pada Tabel berikut: Tabel 8 Koefisien Determinasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Sanksi Pajak. Kesadaran Wajib Pajak. Kemanfaatan NPWP Irawan Ekonam 3. EKONAM: Jurnal Ekonomi e-ISSN: 2685-8118 Vol. 03 No. Hlm: 76-83 Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam Berdasarkan pada Tabel koefisien determinasi (Adjusted R Squar. sebesar 0,247 atau sebesar 24,7% hal ini berarti bahwa kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Pembahasan Pengaruh Kemanfaatan NPWP Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru. Kemanfaatan NPWP tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ningsih dan Rahayu . bahwa kemanfaatan NPWP tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak pemilik UMKM pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekanbaru Senapelan. Hal ini dapat terjadi dikarenakan pada umumnya berdasarkan penelitian masyarakat yang mengetahui mengenai pajak, akan tetapi belum banyak dari masyarakat yang mengetahui hak dan kewajiban wajib pajak, serta adanya kekhawatiran masyarakat terhadap konsekuensi ketidak patuhan yang membuat masyarakat merasa terbebani sehingga memilih tidak memiliki NPWP. Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru. Kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pratama Senapelan Kota Pekanbaru, hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Fitria . menunjukkan berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan wajib pajak pemilik UMKM pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekanbaru Senapelan. Pada penelitian ini hasil penelitian menunjukan perbedaan dimana kesadaran wajib pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib Dari hasil penelitian wajib pajak UMKM pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekanbaru Senapelan terbilang sadar mengenai kewajiban membayar pajak, kurangnya kepatuhan wajib pajak UMKM dapat terjadi dikarenakan masyarakat tidak memprcayai bahwa pajak yang mereka bayarkan akan kembali pada masyarakat, karena telah terjadinya kasus-kasus penyalah gunaan uang pajak yang masyarakat bayarkan. Pengaruh Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru. Sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kantor pelayanan pajak pratama senapelan Kota Pekanbaru. Hal ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fransiska . Septarini . Tiraada . dan Harjanti Puspa Arum . menunjukkan bahwa sanksi perpajakan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, hal yang dapat menyebabkan bahwa sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak diantaranya kurangnya sanksi tegas yang dilakukan oleh pemerintah terhadap wajib pajak Pengaruh Kemanfaatan NPWP. Kesadaran Wajib Pajak dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru Kemanfaatan NPWP, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pratama Senapelan Kota Pekanbaru, hal ini sesuai dengan beberapa penelitian yang dilakukan oleh Fitria . bahwa kemanfaatan NPWP berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Fransiska . bahwa sanksi pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib SIMPULAN Berdasarkan pada pembahasan sebelumnya maka yang menjadi tarik kesimpulan pada penelitian ini yaitu : Kemanfaatan NPWP tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru. Kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru. Sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru. Irawan Ekonam 3. EKONAM: Jurnal Ekonomi e-ISSN: 2685-8118 Vol. 03 No. Hlm: 76-83 Available online at http://ejournal. uicm-unbar. id/index. php/ekonam Kemanfaatan NPWP. Kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Senapelan Pekanbaru DAFTAR PUSTAKA