p-ISSN: 2089-2551e-ISSN: 2615-143X https://journal. Volume 15. Nomor 2. Mei 2025 PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI EKSKLUSIF DAN SIKAP IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS TOBADAK Asmiana Saputri Ilyas1*. MaAorifat Istiqa Mukty2. Zulfitrawati2 Pendidikan Profesi Ners. STIKES Amanah Makassar Gizi. ITEKES Tri Tunas Nasional Alamat Korespondensi: asmianasaputri@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: ASI Ekslusif menjadi merupakan gizi yang bagus bagi bayi dengan komposisi yang seimbang sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan. ASI menjadi satu-satunya makanan yang sangat diperlukan bayi hingga berumur 6 bulan. Penyuluhan kesehatan yaitu proses pemberian edukasi baik kepada individu atau masyarakat dengan memberikan informasi dan keyakinan, sehingga ibu bukan hanya sadar namum juga akan memahami, sehingga ibu juga bersedia serta terbiasa melaksanakan yang dianjurkan sehubungan dengan kesehatan ibu dan bayi. Tujuan: Penelitian yang dilaksnakan bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan ASI Eksklusif dan sikap ibu dalam melakukan kebiasaan menyusui bayi di Puskesmas Tobadak. Metode: Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode Pra-Eksperimental dengan menggunakan desain one group pre-test and post-test design. Hasil: Berdasarkan hasil uji paired samples test yang telah dilakukan, didapatkan nilai sig. -taile. sejumlah 0,019 (< 0,. , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil uji yang sama juga menunjukkan nilai sig. -taile. yaitu 0,033 (< 0,. , yang mengindikasikan bahwa Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat pengaruh dari penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dan perubahan sikap terhadap ibu menyusui di Puskesmas Tobadak. Kata Kunci: Penyuluhan. ASI Esklusif. Pengetahuan. Sikap. Ibu Menyusui PENDAHULUAN Word Health Organization (WHO) bersama United Nations Children Fund (UNICEF) memberikan rekomendasi empat langkah penting terkait pemberian ASI. Pertama, bayi harus diberikan ASI dalam kurung waktu satu jam setelah melahirkan. Kedua, bayi diberi ASI secara1eksklusif sejak lahir hingga berumur enam bulan. Ketiga, mulai memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada usia enam bulan hingga dua Keempat, pemberian ASI dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun atau lebih (Kemenkes RI, 2. Berdasarkan Pedoman internasional, mendorong untuk dilakukan ASI eksklusif selama enam bulan pertama yang berdasarkan pada bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat ASI pertumbuhan, dan perkembangan bayi. ASI menyediakan semua energi dan nutrisi yang diperlukan bayi selama enam bulan pertama Pemberian ASI eksklusif terbukti dapat menurunkan angka kematian bayi akibat penyakit umum seperti diare dan pneumonia, sekaligus mempercepat proses pemulihan ketika bayi sakit (Maryunani. Berdasarkan UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pada Pasal 128 ayat . , setiap bayi berhak diberikan ASI eksklusif sejak lahir hingga usia 6 bulan, kecuali ada indikasi medis. Namun, berdasarkan riset Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 2. Mei 2025 meskipun angka ibu yang pernah menyusui di Indonesia sudah mencapai angka 90%, hanya 20% yang melakukan pemberian ASI secara eksklusif hingga umur enam bulan (Kemenkes RI, 2. Penyuluhan kesehatan yang dilakukan bertujuan meningkatkan pengetahuan serta sikap masyarakat terhadap kesehatan, yang pada akhirnya dapat mendorong perilaku Penyuluhan merupakan proses edukasi yang dilakukan untuk menyebarkan informasi dan menanamkan keyakinan agar masyarakat tidak hanya sadar, memahami, dan mengetahui, tetapi juga mau serta terbiasa menjalankan anjuran yang berkaitan kesehatan (Purba, 2. Pada ibu hamil, penyuluhan memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan mereka. Informasi yang diterima dapat memotivasi ibu untuk lebih memahami pentingnya ASI eksklusif. Pengetahuan ini mendorong ibu untuk lebih responsif terhadap berbagai perubahan yang berhubungan dengan kesehatan bayi dan dirinya, khususnya mengenai ASI eksklusif (Fatriani, 2. Berdasarkan uraian tersebut diatas, peneliti akan melakukan suatu penelitian yang berjudul: Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Ibu tentang ASI Eksklusif dan Sikap Ibu Menyusui di Puskesmas Tobadak. METODE Penelitian ini menggunakan jenis PraEksperimental untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif serta sikap ibu Desain penelitian yang yaitu one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian terdiri dari 43 partisipan yang diambil secara purposive sampling. HASIL Analisis Univariat: Sebelum penyuluhan, responden . ,5%) memiliki pengetahuan tentang ASI eksklusif yang kurang, sementara 23 responden . ,5%) memiliki pengetahuan yang baik. Setelah penyuluhan, 28 responden . ,1%) memiliki pengetahuan yang baik tentang ASI eksklusif, sedangkan 15 responden . ,9%) masih memiliki pengetahuan yang kurang. Sebelum penyuluhan, sikap ibu terhadap ASI eksklusif yang kurang ditemukan pada 22 responden . ,2%), sementara 21 responden . ,8%) menunjukkan sikap yang baik. Setelah penyuluhan, sikap baik terhadap ASI eksklusif meningkat menjadi 28 responden . ,1%), sedangkan 15 responden . ,9%) masih menunjukkan sikap yang kurang. Analisis Bivariat: Uji paired samples test ditemukan nilai sig. -taile. sebesar 0,019 (<0,. Ha Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antara hasil pre-test dan post-test, yang berarti penyuluhan berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan nilai t-hitung -2,442. Uji memperlihatkan nilai sig. -taile. dengan jumlah 0,033 (<0,. , sehingga Ha Hal ini menandakan adanya perbedaan nilai rata-rata antara hasil pretest dengan post-test, yang berarti penyuluhan mempengaruhi sikap ibu menyusui terhadap ASI eksklusif dengan nilai t-hitung -3,943. PEMBAHASAN Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal. Sayangnya, cakupan Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 2. Mei 2025 ASI eksklusif di berbagai wilayah masih Salah satu upaya yang dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif adalah melalui penyuluhan kesehatan (Puspitasari, , & Ismail. Penyuluhan memiliki dampak positif dalam mendorong perubahan perilaku individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat menuju perilaku hidup sehat serta lingkungan yang mendukung kesehatan. Penyuluhan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehingga dapat mencapai pola hidup yang sehat baik fisik, mental, dan sosial, yang pada akhirnya mendukung tercapainya derajat kesehatan yang optimal (Ernawati, 2. Penelitian yang dilakukan sesuai dengan temuan Hudayah et al. yang menyatakan adanya pengaruh signifikan penyuluhan dengan peningkatan pengetahuan ibu tentang1pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Katobengke. Hasil penelitian oleh Wulandar dkk. menunjukkan bahwa edukasi menggunakan media booklet efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 50,73% menjadi 76,38% setelah intervensi. Penelitian Damayanti dkk. menemukan bahwa penyuluhan melalui video edukasi juga signifikan meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI Syukaisih dkk. membandingkan efektivitas leaflet dan booklet. Keduanya efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu, namun booklet menunjukkan hasil yang lebih signifikan . = 0,. dibandingkan leaflet . = 0,. Selain itu, hasil penelitian yang dilakukan oleh Risnayanti et al. juga menunjukkan bahwa ibu dengan sikap positif cenderung memberikan ASI eksklusif, sedangkan ibu dengan sikap negatif tidak Sikap positif tersebut tidak hanya didorong oleh pemahaman dan pengalaman yang diperoleh melalui konseling dari tenaga kesehatan dan informasi1 lainnya, tetapi juga mendapat dukungan keluarga, terutama dari nenek bayi. Dukungan ini memperkuat keyakinan ibu bahwa ASI bermanfaat bagi gizi bayi dan berkontribusi dalam mencegah kanker payudara pada ibu KESIMPULAN Penyuluhan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif di Puskesmas Tobadak. Penyuluhan perubahan sikap ibu menyusui di Puskesmas Tobadak. DAFTAR PUSTAKA