Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2662-2671 Persepsi Pengunjung Joglo Tani Sebagai Agroedukasi Sistem Pertanian Terpadu Visitors' Perception of Joglo Tani as Integrated Agricultural System Agro-Education Firza Zidan Pratama Jurusan Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Email: firzacandi@gmail. (Diterima 23-03-2025. Disetujui 01-07-2. ABSTRAK Agroedukasi hadir sebagai wujud pengembangan konsep berkelanjutan dari agrowisata. Agroedukasi adalah langkah memadukan konsep pariwisata, pertanian dan pendidikan dalam satu tempat dengan kegiatan wisata yang menjadikan pertanian sebagai objek. Joglo Tani menjadi salah satu agroedukasi yang menerapakan sistem pertanian terpadu yang belum banyak diterapkan di Indonesia. Keberadaan Joglo Tani dengan berbagai kegiatan yang ditawarkan sebagai agroedukasi tentu memberikan daya tarik bagi pengunjung untuk mengunjungi Joglo Tani dimana pengunjung yang hadir memberikan persepsi yang beda beda terkait keberadaan Joglo Tani, dimana persepsi sangat penting terhadap pengembangan dan keberadaan Joglo Tani itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi pengunjung Joglo Tani sebagai agroedukasi sistem pertanian terpadu serta menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi pengunjung Joglo Tani sebagai agroedukasi sistem pertanian terpadu. Responden ditentukan dengan accidental sampling sejumlah 50 pengunjung sebagai responden. Dengan menggunakan kuisioner dan wawancara dalam memperoleh data. Data dianalisis dengan cara deskriptif kuantitatif dengan teknik skoring menggunakan skala likert dan analisis korelasi rank spearman untuk mengetahui faktor yang berhubungan. Didapatkan hasil penelitian bahwa persepsi pengunjung Joglo Tani sebagai agroedukasi sistem pertanian terpadu memilki skor sebesar 4,20 dengan kategori baik. Hasil analisis koefisien korelasi rank spearman diketahui bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi pengunjung Joglo Tani secara keseluruhan adalah fasilitas, pelayanan, aksesbilitas dan promosi. Kata kunci: Persepsi. Pengunjung. Joglo Tani. Agroedukasi. Pertanian Terpadu ABSTRACT Agroeducation is presented as a form of developing a sustainable concept of agrotourism. Agroeducation is a step to combine the concepts of tourism, agriculture and education in one place with tourism activities that make agriculture the object. Joglo Tani is one of the agroeducations that implements an integrated agricultural system that has not been widely implemented in Indonesia. The existence of Joglo Tani with various activities offered as agroeducation certainly provides an attraction for visitors to visit Joglo Tani where visitors who attend provide different perceptions regarding the existence of Joglo Tani, where perception is very important for the development and existence of Joglo Tani itself. This study aims to determine the perception of visitors to Joglo Tani as an integrated agricultural system agroeducation and to analyze factors related to the perception of visitors to Joglo Tani as an integrated agricultural system Respondents were determined by accidental sampling of 50 visitors as respondents. By using questionnaires and interviews in obtaining data. The data were analyzed using a quantitative descriptive method with a scoring technique using a Likert scale and Spearman rank correlation analysis to determine related factors. The results of the study showed that the perception of visitors to Joglo Tani as an integrated agricultural system agro-education had a score of 4. 20 with a good category. The results of the Spearman rank correlation coefficient analysis showed that the factors related to the perception of visitors to Joglo Tani as a whole were facilities, services, accessibility and promotion. Keywords: Perception. Visitors. Joglo Tani. Agroeducation. Integrated Farming PENDAHULUAN Pertanian terpadu, juga dikenal sebagai pertanian campuran, adalah kegiatan pertanian yang mendukung pertanian berkelanjutan dengan melibatkan tanaman dan hewan dalam lahan yang Tujuan utama dari pertanian terpadu adalah mengurangi input eksternal karena bagianbagian lahan saling mendukung satu sama lain (Utami and Rangkuti 2. Pertanian terpadu juga Persepsi Pengunjung Joglo Tani Sebagai Agroedukasi Sistem Pertanian Terpadu Firza Zidan Pratama memiliki kendala yang signifikan yaitu sistem pertanian terpadu membutuhkan keahlian dalam Selain itu, banyak orang merasa kewalahan dalam menerapkannya karena dianggap terlalu sulit (Lasmini. Tarsono, and Edy 2. Oleh karena itu, hadirnya sarana edukasi sistem pertanian terpadu sangat membantu berbagi pengalaman dan menyampaikan sains dan teknologi kepada masyarakat dan komunitas pertanian untuk mendukung penerapan sistem pertanian terpadu (Siregar 2. Agroedukasi dapat menjadi alternatif masyarakat untuk membangun dan membangkitkan kembali pertanian yang ada di Indonesia. Ini juga merupakan konsep wisata pertanian yang masih jarang ditemui, karena kebanyakan wisata pertanian hanya menawarkan tempat dan pemandangan untuk dinikmati pengunjung. Agroedukasi mengusung konsep edukasi, sehingga pengunjung mendapatkan pengetahuan secara langsung saat berkunjung (Pardin 2. Joglo Tani menjadi salah satu agroedukasi yang menerapakan sistem pertanian terpadu yang belum banyak diterapkan di Indonesia. Sistem pertanian terpadu memberikan dampak positif dengan meningkatkan hasil serta keuntungan baik sosial ataupun ekonomi dengan memanfaatkan potensi lokal (Tri et al. Joglo Tani menawarkan pendidikan alternatif dengan menerapkan pembelajaran kritis. Dalam perencanaan pembelajaran didasarkan pada kesepakatan antara peserta dan pemandu sehingga peserta memiliki kebebasan untuk memilih tempat, materi, dan media pembelajaran serta pemandu memposisikan dan bertindak sebagai dinamisator seperti teman bagi peserta (Yukti and Wahyono 2. Joglo Tani menawarkan pendidikan alternatif dengan menerapkan pembelajaran kritis. Dalam perencanaan pembelajaran didasarkan pada kesepakatan antara peserta dan pemandu sehingga peserta memiliki kebebasan untuk memilih tempat, materi, dan media pembelajaran serta pemandu memposisikan dan bertindak sebagai dinamisator seperti teman bagi peserta. Banyaknya pengunjung yang datang ke Joglo Tani dengan berbagai macam tujuannya masing-masing, tentu menghadirkan persepsi yang berbeda-beda dari pengunjung tergantung pada pengalaman, tingkat pendidikan, kondisi lingkungan, kondisi sosialbudaya asal pengunjung serta pengaruh psikologis (Keliwar and Nurcahyo 2. Apabila pengunjung memilki persepsi yang baik pada destinasi wisata yang dikunjunginya maka akan mempengaruhi minat pengunjung untuk berkunjung lagi (Suhartapa and Sulistyo 2. Dalam kegiatan edukasi, persepsi pengunjung sangat penting karena berkorelasi erat dengan daya tarik wahana edukasi. Jika persepsi pengunjung terhadap daya tarik wahana edukasi tersebut rendah, pengunjung akan menjadi tidak puas (Siregar et al. Persepsi hadir juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, dimana terdapat dua faktor yang mempengaruhi persepsi pengunjung terhadap keberadaan wahana edukasi pertanian adalah faktor internal, dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan pengalaman bertani. Faktor eksternal terdiri dari fasilitas, layanan, aksesbilitas dan promosi dari objek yang dipersepsikan yaitu Joglo Tani (Rahmatillah et al. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persesi pengunjung terhadap Joglo Tani sebagai ageroedukasi sistem pertanian terpadu dan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi pengunjung di Joglo Tani Kecamatan Seyegan. Kabupaten Sleman. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Joglo Tani Kecamatan Seyegan. Kabupaten Sleman,Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Desember 2024 sampai bulan Januari 2025. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah secara accidental sampling menggunakan kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengunjung yang datang pada saat penelitian dilakukan sebanyak 50 orang. Variabel yang digunakan adalah peran dari JogloTani sebagai media edukasi, media praktek, media penelitian, media pemberdayaan masyarakat dan media wisata. Analisis data penelitian ini terdiri atas analisis skoring menggunakan skala likert, dan uji koefisien korelasi rank HASIL DAN PEMBAHASAN Persepsi Pengunjung Terhadap JogloTani Joglo Tani Sebagai Media Edukasi Fungsi Joglo Tani sebagai media edukasi merupakan salah satu fungsi utama dari keberadaan Joglo Tani sebagai agroedukasi. Joglo Tani dituntut mampu memberikan edukasi kepada pengunjung mulai dari pembelajaran dasar hingga pemahaman konsep pertanian dan ketahanan pangan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2662-2671 Terkhusus Joglo Tani mampu memberikan edukasi terkait sebuah sistem penerapan pertanian yaitu sistem pertanian terpadu. Tabel 1. Skoring Joglo Tani Sebagai Media Edukasi Joglo Tani Sebagai Media Edukasi No Indikator Rata Kategori Rata Joglo Tani memberikan pengetahuan sistem Sangat 19 26 5 0 4,28 pertanian terpadu yang mudah dipahami Baik Joglo Tani memberikan edukasi pertanian yang Sangat 22 25 3 0 4,38 cocok bagi semua kalangan Baik Joglo Tani terbuka dalam diskusi pembelajaran Sangat 22 26 2 0 4,40 dengan pengunjung Baik Joglo Tani memberikan suasana belajar yang Sangat 18 28 4 0 4,28 nyaman dan menyenangkan Baik Joglo Tani memberikan pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan 17 26 4 0 4,14 Baik teknologi pertanian Sangat Total Rata-Rata & Kategori 4,30 Baik Pada indikator pertama mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,28 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa penyampaian materi yang dilakukan oleh Joglo Tani mudah untuk dipahami dan diikuti oleh pengunjung, dimana dalam penyampaian materi menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan memberikan contoh yang mudah dipahami. Dengan demikian Joglo Tani mampu menghadirkan metode penyampaian materi pengetahuan yang mudah dipahami oleh Pada indikator kedua mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,38 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa materi yang disampaikan Joglo Tani dapat diterima oleh semua kalangan tanpa melihat latar belakang pengunjung baik usia, pendidikan, pekerjaan dan juga ada tidaknya pengalaman bertani. Menandakan juga bahwa Joglo Tani dapat mnyesuaikan dalam penyampaian materi sesuai dengan pengunjung yang hadir. Dengan demikian Joglo Tani mampu menjadi agroedukasi yang ramah akan berbagai kalangan pengunjung. Pada indikator ketiga mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,40 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani sangat terbuka dalam memberikan diskusi kepada pengunjung, sehingga memberikan kesempatan pengunjung untuk bertanya mengenai kesulitan maupun ketidakpahaman terhadap materi yang disampaikan. Diskusi ini juga memberikan kesempatan pengunjung untuk menjawab dari sebuah studi kasus yang ada dengan mengajak bersama sama pengunjung untuk berfikir mencari solusi dari sebuah studi kasus. Dengan demikian Joglo Tani mampu terbuka untuk melakukan diskusi dengan pengunjung. Pada indikator keempat mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,28 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani mampu menghadirkan rasa nyaman dan menyenangkan dalam penyampaian materi kepada pengunjung. Penyampaian materi yang dipadu dengan games dan candaan mampu memberikan rasa nyaman dan menyenangkan. Dengan demikian Joglo Tani berhasil menjadi agroedukasi yang tidak membosankan bagi pengunjung. Pada indikator kelima mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,14 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani tidak terpaku kepada materi yang sudah ada sejak berdirinya Joglo Tani, tetapi terus memperhatikan materi yang disampaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkhusus di bidang pertanian. Kesesuaian dengan perkembangan ilmu dan teknologi memberikan materi yang sesuai dan mudah dipahami dengan keadaan sekarang bagi pengunjung. Dengan demikian Joglo Tani menjadi agroedukasi yang terus beradaptasi dan mampu mengembangkan materinya sesuai dengan perkembangan zaman. Seluruh indikator yang tercatat pada kuisioner menyimpulkan bahwa fungsi Joglo Tani sebagai Media Edukasi kepada pengujung sudah tepat, dengan dilihat dari total keseluruhan rata-rata sebesar 4,30 dengan kategori sangat baik. Dengan hasil persepsi tersebut membuktikan bahwa Joglo Tani berhasil melaksanakan fungsinya sebagai Media Edukasi yang sangat baik kepada pengunjung, tentu keberhasilan ini karena Joglo Tani berusaha dengan memberikan kinerja yang Persepsi Pengunjung Joglo Tani Sebagai Agroedukasi Sistem Pertanian Terpadu Firza Zidan Pratama maksimal mulai dari persiapan materi dan tempat pelaksanaan serta tidak lupa ekseskusi kegiatan yang baik dari Joglo Tani yang interaktif, komunikatif dan mengikuti perkembangan zaman. Joglo Tani Sebagai Media Praktek Fungsi Joglo Tani sebagai Media Praktek merupakan bentuk tindak lanjut yang berhubungan dengan fungsi pertama sebagai media edukasi. Media praktek berfungsi menyediakan sarana dan prasarana kepada pengunjung untuk mempraktekkan langsung dari pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pemaparan teori dan pemahaman di awal. Semua ini diberikan agar pengunjung yang datang tidak hanya menguasai teori tetapi dapat menerapkan langsung, sehingga ketika ada kesulitan bisa langsung diatasi bersama. Keberadaan Joglo Tani sebagai media praktek diharapkan pengunjung dapat melakukan praktek dari hulu hingga hilir pertanian, terkhusus pertanian terpadu. Tabel 2. Skoring Joglo Tani Sebagai Media Praktek Joglo Tani Sebagai Media Praktek No Indikator Rata Kategori Rata Joglo Tani menyediakan tempat melakukan Sangat 20 24 6 0 4,28 praktek pengolahan lahan Baik Joglo Tani menyediakan tempat melakukan Sangat praktek budidaya pertanian . anaman, 20 27 2 0 4,32 Baik peternakan, perikana. Joglo Tani menyediakan tempat melakukan 13 29 7 0 4,08 Baik praktek pengolahan hasil pertanian Joglo Tani menyediakan tempat melakukan Sangat 17 31 2 0 4,30 praktek pengolahan pupuk organik Baik Joglo Tani menyediakan tempat melakukan Sangat 19 28 2 0 4,30 praktek manajemen pertanian terpadu Baik Sangat Total Rata-Rata & Kategori 4,26 Baik Pada indikator pertama mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,28 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani mampu memberikan sarana dan prasarana kepada pengunjung untuk melakukan praktek pengolahan lahan. Dengan demikian Joglo Tani berhasil memenuhi kebutuhan pengunjung akan tempat praktek pengolahan lahan, tentu dengan kemampuan membimbing yang baik juga. Pada indikator kedua mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,32 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani mampu memberikan sarana dan prasarana kepada pengunjung untuk melakukan praktek budidaya pertanian. Joglo Tani memberikan tempat praktek budidaya pertanian yang tidak hanya berfokus pada tanaman namun juga peternakan dan perikanan dengan baik. Dengan demikian Joglo Tani berhasil memenuhi kebutuhan pengunjung akan tempat praktek budidaya pertanian, tentu dengan kemampuan membimbing yang baik juga. Pada indikator ketiga mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,08 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani mampu memberikan sarana dan prasarana kepada pengunjung untuk melakukan praktek pengolahan hasil pertanian. Dengan demikian Joglo Tani berhasil memenuhi kebutuhan pengunjung akan tempat praktek pengolahan hasil pertanian, tentu dengan kemampuan membimbing yang baik juga. Pada indikator keempat mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,30 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani mampu memberikan sarana dan prasarana kepada pengunjung untuk melakukan praktek pengolahan pupuk organik. Dengan demikian Joglo Tani berhasil memenuhi kebutuhan pengunjung akan tempat praktek pengolahan pupuk organik, tentu dengan kemampuan membimbing yang baik juga. Pada indikator kelima mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,30 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani mampu memberikan sarana dan prasarana kepada pengunjung untuk melakukan praktek manajemen pertanian terpadu. Dengan demikian Joglo Tani berhasil memenuhi kebutuhan pengunjung akan tempat praktek manajemen pertanian terpadu, tentu dengan kemampuan membimbing yang baik juga. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2662-2671 Seluruh indikator yang tercatat pada kuisioner menyimpulkan bahwa fungsi Joglo Tani sebagai Media Praktek kepada pengujung sudah berjalan dengan baik, dengan dilihat dari total keseluruhan rata-rata sebesar 4,26 dengan kategori sangat baik. Dengan hasil persepsi tesebut. Joglo Tani berhasil menjalankan fungsinya sebagai Media Praktek, tentu keberhasilan ini tidak lepas dari usaha Joglo Tani menunjang segala kebutuhan akan sarana dan prasarana. Joglo Tani juga berhasil menjadi tempat pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada meteri tetapi praktek langsung Joglo Tani Sebagai Media Penelitian Fungsi Joglo Tani sebagai Media Penelitian merupakan bentuk ketersediaan Joglo Tani sebagai tempat dilakukannya penelitian oleh pengunjung. Joglo Tani mempersilahkan pengunjung untuk melakukan penelitian dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia maupun pengunjung lain sebagai obyek penelitiannya. Penelitian di Joglo Tani terbuka bagi semua pengunjung tanpa ada batasan profesi didalamnya. Tabel 3. Skoring Joglo Tani Sebagai Media Penelitian Joglo Tani Sebagai Media Penelitian No Indikator Rata Kategori Rata Joglo Tani menyediakan fasilitas yang lengkap 11 24 11 3 1 3,82 Baik bagi peneliti Joglo Tani memberikan kemudahan 12 27 8 1 3,94 Baik mendapatkan data dan informasi bagi peneliti Staff Joglo Tani sangat membantu dan mendukung penelitian yang dilakukan di Joglo 17 26 7 0 4,20 Baik Tani Joglo Tani memberikan kerjasama yang baik 16 28 6 0 4,20 Baik dengan peneliti Joglo Tani sangat terbuka dan menerima Sangat 22 22 6 0 4,32 segala penelitian Baik Total Rata-Rata & Kategori 4,10 Baik Pada indikator pertama mendapatakan skor rata-rata sebesar 3,82 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani senantiasa memfasilitasi pengunjung yang akan melakukan Penelitian yang dilakukan di Joglo Tani dengan diberikan fasilitas yang baik tentu akan memberikan rasa nyaman bagi pengunjung yang melakukan penelitian. Dengan demikian Joglo Tani berhasil menjadi media Penelitian yang memberikan fasilitas yang baik bagi pengunjung yang melakukan penelitian. Pada indikator kedua mendapatakan skor rata-rata sebesar 3,94 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani memberikan kemudahan bagi peneliti untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan. Kemudahan ini tentu dilakukan Joglo Tani untuk meringankan kebutuhan pengunjung yang melakukan penelitian, tentu ini merupakan langkah baik dari Joglo Tani sebagai media penelitian. Dengan demikian Joglo Tani berhasil menjadi media penelitian yang memberikan kemudahan tanpa merumitkan akses peneliti dalam mendapatkan data dan informasi penelitian. Pada indikator ketiga mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,20 dengan kategori baik. Joglo Tani dalam menjadi media penelitian tentu tidak hanya menyediakan tempat dan juga data yang diperlukan, tetapi juga mempersiapkan staff yang bersedia membantu penelitian yang dilakukan di Joglo Tani. Bantuan dan dukungan dari staff Joglo Tani merupakan bentuk kemudahan dan keterbukaan Joglo Tani terhadap pengunjung yang melakukan penelitian. Dengan demikian Joglo Tani mampu menjadi media penelitian yang staffnya terbuka atas permintaan bantuan dan juga kebutuhan akan bahan penelitian. Pada indikator keempat mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,20 dengan kategori baik. Joglo Tani dalam menjadi media penelitian tentu bersedia melakukan kerjasama yang membantu jalannya penelitian bagi pengunjung. Kerjsama yang diberikan juga dapat berupa penghubung antara peneliti dengan mitra maupun pihak lain yang berkerjasama dengan Joglo Tani. Dengan demikian Joglo Tani mampu menjadi media penelitian yang terbuka untuk kerjasama diberbagai bidang, terkhusus bidang pertanian. Persepsi Pengunjung Joglo Tani Sebagai Agroedukasi Sistem Pertanian Terpadu Firza Zidan Pratama Pada indikator kelima mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,32 dengan kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa Joglo Tani tidak hanya menerima penelitian terkait bidang pertanian sesuai dengan arah gerak dari Joglo Tani. Hal ini tentu sesuai dengan fungsi Joglo Tani sebagai media penelitian dengan terbuka dan menerima semua penelitian selama berhubungan dengan Joglo Tani itu sendiri. Seluruh indikator yang tercatat pada kuisioner menyimpulkan bahwa fungsi Joglo Tani sebagai Media Penelitian kepada pengujung sudah tepat, dengan dilihat dari total keseluruhan rata-rata sebesar 4,10 dengan kategori baik. Dengan persepsi tersebut membuktikan Joglo Tani berhasil menjelankan fungsi sebagai Media Penelitian, tentu keberhasilan tersebut tidak lepas dari usaha Joglo Tani memfasilitasi dan membantu dalam penelitian yang ada di Joglo Tani tidak lupa banyaknya mitra yang dimiliki Joglo Tani yang dikelola komunikasinya dengan baik menjadi salah satu hal yang membantu dalam penelitian. Joglo Tani Sebagai Media Pemberdayaan Masyarakat Fungsi Joglo Tani sebagai Media Penelitian merupakan bentuk ketersediaan Joglo Tani sebagai tempat pelopor dan diterapkannya pemberdayaan masyarakat. Joglo Tani menjadikannya tempat yang menerapkan pemberdayaan masyarakat didalam berjalannya sebuah usaha sekaligus tempat yang mengajak dan menyuarakan pengunjung untuk memberdayakan masyarakat disekitar tempat tinggalnya masing-masing. Penerapan dan juga ajakan melakukan pengabdian masyarakat dengan menjadikan pertanian sebagai dasarnya. Tabel 4. Skoring Joglo Tani Sebagai Media Pemberdayaan Masyarakat Joglo Tani Sebagai Media Pemberdayaan Masyarakat No Indikator Rata Kategori Rata Joglo Tani memberikan pengetahuan dan 13 33 4 0 4,18 Baik pelatihan pertanian kepada masyarakat sekitar Joglo Tani melakukan pendampingan kepada 14 31 5 0 4,18 Baik Joglo Tani memberikan kemudahan akses dan bantuan sarana dan prasarana untuk digunakan 11 33 6 0 4,10 Baik masyarakat sekitar Joglo Tani memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk menjadi bagian 14 31 5 0 4,18 Baik dalam pengelola Joglo Tani Joglo Tani menjadi inisiator dalam menjaga Sangat 16 30 4 0 4,24 kelestarian lingkungan masyarakat Baik Total Rata-Rata & Kategori 4,18 Baik Pada indikator pertama mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,18 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani memberikan pembekalan pelatihan dan pengetahuan kepada masyarakat terhadap pentingnya pertanian dengan harapan mampu meberdayakan mereka dalam rangka peningkatan baik kesadaran lingkungan maupun ekonomi. Dengan demikian Joglo Tani menjalankan fungsinya sebagai media pemberdayaan masyarakat dengan mencontohkan langsung dan mengajak pengunjung untuk meniru apa yang dilakukan Joglo Tani kepada masyarakat sekitar. Pada indikator kedua mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,18 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani tidak hanya memberikan pelatihan semata kepada masyarakat sekitar tetapi juga mendampingi proses di dalamnya hingga berhasil. Tentu ini sesuai dengan fungsi Joglo Tani sebagai media pemberdayaan masyarakat dengan tidak hanya mencontohkan saja tetapi ikut mendampingi hingga akhir dan ini yang selalu dipesankan kepada pengunjung untuk diterapkan dalam masyarakat sekitar. Pada indikator ketiga mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,10 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani memberikan kemudahan akses sarana dan prasarana yang dimilki untuk digunakan oleh masayarakat sekitar tanpa mengharap imbalan. Dengan demikian Joglo Tani menerapkan fungsi media pemberdayaan masyarakat dengan memberi contoh langsung dukungan yang bermanfaat kepada masyarakat dan mengharap para pengunjung bisa menerapkan di masyarakat sekitar dengan gotong royong pengadaan fasilitas public yang baik. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2662-2671 Pada indikator keempat mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,18 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani terbuka kepada masayarakat sekitar Joglo Tani untuk terlibat menjadi bagian dari Joglo Tani dalam rangka pemberdayaan dan pengurangan angka pengganguran di desa. Tentu hal ini menjadikan Joglo Tani melaksanakan fungsi media pemberdayaan masyarakat dengan mengajak pengunjung untuk memulai bisnis di bidang pertanian yang dapat menyesejahterakan masyarakat di sekitar. Pada indikator kelima mendapatakan skor rata-rata sebesar 4,24 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani menjadi inisiator tidak hanya omong saja dalam memberdayakan masyarakat. Hal ini lah yang disampaikan dan mengajak kepada pengunjung untuk mulai berani merubah daerah masing masing dengan memberdayakan masyarakat yang ada Seluruh indikator yang tercatat pada kuisioner menyimpulkan bahwa fungsi Joglo Tani sebagai media pemberdayaan masyarakat sudah tepat, dengan dilihat dari total keseluruhan rata-rata sebesar 4,18 dengan kategori baik. Dalam hal ini Joglo Tani membuktikan keberhasilannya menjalankan fungsi Media Pemberdayaan Masyarakat, tentu keberhasilan ini tidak lepas dari Joglo Tani yang memaksimalkan wawasan dan kemampuan yang dimilki untuk fokus memberdayakan masyarakat yang dibarengi dengan controlling dan tindak lanjut yang baik dari Joglo Tani, sehingga masyarakat yang diberdayakan kelihatan hasilnya bukan sekedar formalitas. Keberhasilan inilah yang menjadi salah satu daya tarik pengunjung yang ingin belajar memberdayakan desa. Joglo Tani Sebagai Media Wisata Fungsi Joglo Tani sebagai Media Wisata merupakan bentuk pengembangan tempat pelatihan yang tidak hanya ingin menonjolkan sisi pelatihannya saja tetapi juga sisi wisata di dalamnya. Tentu akan lebih baik jika sebuah wisata terdapat pendidikan di dalamnya. Dengan adanya fungsi media wisata Joglo Tani menawarkan wisata dengan menikmati pemandangan dan berinterkasi dengan aneka tanaman dan binatang yang dimilki di Joglo Tani. Tentu dengan konsep pertanian mampu memberikan rekreasi bagi pengunjung sehabis melakukan pelatihan. Tabel 5. Skoring Joglo Tani Sebagai Media Wisata Joglo Tani Sebagai Media Wisata No Indikator Rata Kategori Rata Joglo Tani memilki ciri khas yang menarik 14 24 12 0 0 4,04 Baik untuk menjadi tempat wisata Joglo Tani leluasa untuk dikunjungi oleh Sangat 21 24 5 0 0 4,32 pengunjung segala usia dan segala asal Baik Joglo Tani menawarkan aktivitas wisata 11 30 8 1 0 4,02 Baik yang atraktif dan sangat menarik Joglo Tani memberikan kesempatan Sangat pengunjung memakai dan berinteraksi 16 29 5 0 0 4,22 Baik dengan sarana dan prasarana yang tersedia Joglo Tani menjadi tempat yang cocok Sangat untuk berwisata dengan tema pertanian yang 20 25 5 0 0 4,30 Baik edukatif dan menarik Total Rata-Rata & Kategori 4,18 Baik Pada indikator pertama mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,04 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani sebagai media wisata memilki ciri khas yang menarik pengunjung untuk datang. Salah satu ciri khas tentu wisata dengan konsep pertanian yang menerapkan sistem pertanian terpadu, dengan salah satu objek yang disukai pengunjung adalah sawah mina padi yang mengabungkan sawah dengan kolam ikan. Dengan demikian Joglo Tani berhasil menjalankan fungsinya sebagai media wisata dengan memberikan ciri khas yang unik sebagai tempat wisata. Pada indikator kedua mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,32 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani sebagai media wisata leluasa dan bebas untuk dikunjungi pengunjung segala usia dan dari berbagai daerah. Tentu dengan keleluasan Joglo Tani dalam menerima pengunjung menjadikan Joglo Tani destinasi wisata yang ramah untuk segela kalangan. Dengan demikian Joglo Tani berhasil menjalankan fungsinya sebagai media wisata dengan memberi keleluasaan untuk semua pengunjung menikmati wisata di Joglo Tani. Persepsi Pengunjung Joglo Tani Sebagai Agroedukasi Sistem Pertanian Terpadu Firza Zidan Pratama Pada indikator ketiga mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,02 dengan kategori baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani sebagai media wisata memilki aktivitas wisata yang menarik. Aktivitas yang diberikan berupa interaksi langsung dengan berbagai hewan yang ada baik memberi makan atau sekedar memegang, tidak lupa pengunjung juga dipersilahkan melihat berbagai tanaman yang ada disana dengan berbagai jenis mulai dari yang umum hingga unik dan mampu menjadi spot foto. Dengan demikian Joglo Tani dapat menjalankan fungsi sebagai media wisata dengan menghadirkan aktivitas wisata yang menarik dan menyenangkan. Pada indikator keempat mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,22 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani sebagai media wisata berhasil menyediakan sarana dan prasarana yang memadai sebagai tempat wisata, dimana dari sarana dan prasarana tersebut dapat digunakan dengan gratis dan layak oleh pengunjung. Dengan demikian Joglo Tani dapat menjalankan fungsi media wisata yang memberikan kebebasan pengunjung menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia. Pada indikator keempat mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,30 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa Joglo Tani sebagai media wisata berhasil menawarkan wisata dengan tema pertanian kepada pengunjung, dimana tema pertanian tersebut dieksekusi dengan baik oleh Joglo Tani dengan menghadirkan wisata yang edukatif dan menarik. Dengan demikian Joglo Tani berhasil menjalankan fungsi media wisata dengan tema pertanian yang edukatif dan menarik bagi Seluruh indikator yang tercatat pada kuisioner menyimpulkan bahwa fungsi Joglo Tani sebagai media wisata sudah tepat, dengan dilihat dari total keseluruhan rata-rata sebesar 4,18 dengan kategori baik. Dalam hal ini Joglo Tani berhasil membentuk wisata yang berawal dari sebuah tempat pembelajaran dengan memanfaatkan ciri khas yang dimilki terutama pertanian terpadu. Joglo Tani juga berhasil mengemas wisata tersebut dengan baik, edukatif, menarik dan dilengkapi kenyamanan pelayanan serta sarana dan prasarana. Tentu ini juga menjadi hal yang baik bagi pengunjung saat berwisata ke Joglo Tani serta menjadi sebuah pengalaman baru berwisata dengan tema pertanian. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Persepsi Pengunjung Joglo Tani Sebagai Agroedukasi Sistem Pertanian Terpadu Dalam penelitian ini, faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi pengunjung Joglo Tani sebagai agroedukasi sistem pertanian terpadu, dibagi menjadi dua faktor. Faktor tersebut terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah segala sesuatu yang mempengaruhi persepsi pengunjung yang berasal dari dalam diri pengunjung itu sendiri, meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan pengalaman bertani. Faktor eksternal adalah segala sesuatu yang mempengaruhi persepsi pengunjung yang berasal dari luar pribadi pengunjung dan mempengaruhi langsung terhadap persepi pengunjung yang terdiri dari, fasilitas, pelayanan, aksesbilitas dan promosi. Untuk mengetahui hubungan antara kedua faktor tersebut, maka dalam penelitian ini dilakukan pengujian menggunakan Uji Koefisien Korelasi Rank Spearman. Faktor Internal Tabel 6. Hasil Uji Rank Spearman Mengenai Hubungan antara Faktor Internal dan Joglo Tani Media Media Media Media Media Kriteria Edukasi Praktek Penelitian Pemberdayaan Wisata Usia Sig Pendidikan Sig Pendapatan Sig Pengalaman Bertani Sig Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2662-2671 Hubungan persepsi pengunjung dengan faktor internal pada penelitian ini dapat diketahui bahwa tidak ada hubungan yang terjadi baik pada usia, pendidikan, pendapatan dan pengalaman bertani pengunjung terhadap persepsi pengunjung mengenai Joglo Tani. Hal tersebut terjadi karena nilai signifikan baik pada usia, pendidikan, pendapatan, dan pengalaman bertani semuanya mempunyai nilai > 0,05 sehingga tidak signifikan sehingga ketika tidak signifikan maka tidak adanya hubungan di dalamnya. Faktor Eksternal Tabel 7. Hasil Uji Rank Spearman Mengenai Hubungan antara Faktor Eksternal dan Joglo Tani Media Media Media Media Media Kriteria Edukasi Praktek Penelitian Pemberdayaan Wisata Fasilitas Sig Pelayanan Sig Aksesbilitas Sig Promosi Sig Hubungan faktor eksternal dengan persepsi pengunjung dalam penelitian ini dapat diketahui memilki hubungan yang terjadi baik fasilitas, pelayanan, aksesbilitas, dan promosi terhadap persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani baik sebagai media edukasi, media praktek, media penelitian, media pemberdayaan masyarakat, dan media wisata. Hubungan tersebut bisa terjadi karena nilai signifikasi pada fasilitas, pelayanan, aksesbilitas, dan promosi memilki nilai signifikan < 0,01 dan tidak > 0,05. Sehingga dari hubungan tersebut semakin baik promosi, pelayanan, aksesbilitas dan promosi yang diberikan atau dilakukan maka semakin baik juga persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani baik sebagai media edukasi, media praktek, media penelitian, media pemberdayaan masyarakat, dan media wisata. KESIMPULAN Joglo Tani yang berdiri sebagai agroedukasi sistem pertanian terpadu yang selalu dikunjungi oleh pengunjung memiliki persepsi dari pengunjung dengan memilki total rata-rata sebesar 4,20 dengan kategori baik. Dengan rincian persepsi per variable sebagai berikut persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani sebagai Media Edukasi berdasarkan beberapa variable diperoleh hasil rata-rata 4,30 dengan kategori sangat baik. Persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani sebagai Media Praktek berdasarkan beberapa variable diperoleh hasil rata-rata 4,26 dengan kategori sangat baik. Persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani sebagai Media Penelitian berdasarkan beberapa variable diperoleh hasil rata-rata 4,10 dengan kategori baik. Persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani sebagai Media Pemberdayaan Masyarakat berdasarkan beberapa variable diperoleh hasil rata-rata 4,18 dengan kategori baik. Persepsi pengunjung terhadap Joglo Tani sebagai Media Wisata berdasarkan beberapa variable diperoleh hasil rata-rata 4,18 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil uji korelasi Rank Spearman, ditemukan bahwa tidak terdapat faktor internal yang berhubungan dengan persepsi Sedangkan pada faktor eksternal yang berhubungan dengan persepsi pengunjung yakni fasilitas, pelayanan, aksesbilitas dan promosi dengan terdiri dari hubungan yang sedang, kuat dan sangat kuat dengan persepsi pengunjung Joglo Tani sebagai agroedukasi sistem pertanian DAFTAR PUSTAKA