PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. Juni 2021 hal. A Submitted: 10 April 2021 A Revised: 7 Mei 2021 A Accepted: 15 Juni 2021 PROGRAM EVALUATION OF IMPLEMENTATION OF TECHNOLOGY. INFORMATION AND COMMUNICATION (ICT)-BASED LEARNING SYSTEMS IN MANAGEMENT PERSPECTIVE Tipri Rose Kartika11*dan Jamaludin Malik2 1Politeknik Negeri Media Kreatif 2Universitas Terbuka E-mail: rosetipri@polimedia. id1, jamaluddinmalik2016@gmail. ABSTRACT Information and Communication Technology (ICT) is currently one of the media in the learning process at various levels of education. Through ICT, the learning process in the classroom can be carried out properly, especially by educators . and students . Thus. ICT becomes the main tool for interacting learning regardless of space and time. Information technology-based learning information systems can present interesting and interactive learning models. In order for the application of learning information systems to give good results, optimization of the management function is needed in each stage of its development. The stages of the management function that are very familiar to stakeholders in the education sector consist of: Planning. Organizing. Actuating and Controlling (POAC). With this management function, the application of learning information systems will be built and implemented properly. To measure the success of the implementation of this system, an evaluation of this educational program is needed. One of the most frequently used program evaluation models is the program evaluation model, the program evaluation model developed by Stufflebeam (Stufflebeam's Mode. , also known as the CIPP Model. Madrasah Tsanawiyah (MTS) Mathlaul Anwar Lampung is one of the schools under the auspices of the Ministry of Religion which also uses information technology as a medium in learning. In its application, the management function becomes the basis for MTS Mathlaul Anwar in building an information technology-based learning system. Keyword: Program Evaluation. Learning. Information and Communication Technology. POAC. CIPP Model EVALUASI PROGRAM PENERAPAN SISTEM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI. INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN ABSTRAK Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) dewasa ini menjadi salah satu media dalam proses pembelajaran diberbagai tingkatan pendidikan. Melalui TIK, proses pembelajaran dikelas dapat dilaksanakan dengan baik khususnya oleh pendidik . dan peserta didik . Dengan demikian. TIK menjadi alat bantu utama berinteraksinya belajar tanpa mengenal ruang dan waktu. Sistem Informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dapat menyuguhkan model pembelajaran yang menarik dan interaktif. Agar penerapan sistem informasi pembelajaran memberikan hasil yang baik, dibutuhkan optimalisasi dari fungsi manajemen dalam setiap tahapan pembangunannya. Tahapan dari fungsi Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. manajemen yang sangat familier digunakan oleh para pemangku kepentingan bidang pendidikan terdiri dari: Planning. Organizing. Actuating dan Controlling (POAC). Dengan fungsi manajemen inilah penerapan sistem informasi pembelajaran akan dapat dibangun dan dilaksanakan dengan baik. Untuk mengukur sejauhmana keberhasilan dari penerapan sistemini dilaksanakan, dibutuhkan evaluasi terhadap program pendidikan ini. salah satu model evaluasi program yang sangat sering digunakan adalah model evaluasi program model evaluasi program yang dikembangkan oleh Stufflebeam (StufflebeamAos Mode. juga dikenal dengan nama CIPP Model. Madrasah Tsanawiyah (MTS) Mathlaul Anwar Lampung merupakan salah satu sekolah dibawah naungan kementrian agama yang juga turut memanfaatkan teknologi informasi sebagai media dalam Pada penerapannya, fungsi manajemen menjadi landasan bagi MTS Mathlaul anwar dalam membangun Sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi. Kata kunci: Evaluasi Program. Pembelajaran. Teknologi Informasi dan Komunikasi . POAC. CIPP Model PENDAHULUAN Dewasa ini, teknologi informasi menjadi salah satu media terbaik yang dapat memberikan solusi dalam berbagai aktifitas kehidupan manusia diberbagai bidang. Salah satu bidang yang sangat bergantung pada teknologi informasi adalah bidang Hampir semua aktifitas atau kegiatan bidang pendidikan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media utama dalam memberikan pelayanannya. Salah satu aktifitas penting pendidikan adalah Pembelajaran berinteraksinya pendidik . Dengan mengoptimalkan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi, pembelajaran dapat dilaksanakan dengan berbagai bentuk kreatifitas yang menarik dan interaktif juga dalam ruang dan waktu yang tidak terbatas sehingga akan terwujud efesiensi dan efektifitas pembelajaran. Ismail dan Ristati . menyebutkan AuOrganisasi pendidikan merupakan, salah satu institusi yang banyak mendapatkan manfaat besari dari Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran beberapa manfaat yang dapat dirasakan adalah sebagai berikut: Tersedianya pengelolaan data dan informasi pendidikan. Selanjutnya adanya integrasi data dan informasi pendidikan juga mendukung pengambilan keputusan (Horwath dkk, 2. Dalam dunia pendidikan, sudah banyak yang memanfaatkan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi informasi manajemen pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran. Baik itu lembaga pendidikan dasar, lembaga pendidikan tingkat menengah, maupun lembaga pendidika tingkat tinggi . erguruan Ketika mengoptimalkan fungsi teknologi informasi diharapkan dapat meningkatkan pola pikir dan kreatifitas pendidik . dan peserta didik . serta masyarakat terus berkembang dan meningkatAy. Rochaety . Salah satu lembaga pendidikan yang menjadikan teknologi informasi sebagai mendia pembelajaran adalah MTS Mathlaul Anwar Sidomulyo Lampung Selatan Lampung. Penerapan sistem informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi merupakan program strategis MTS Mathlaul Anwar setidaknya dalam empat semester . ua tahu. terakhir dengan menyertakan berbagai pihak khususnya pihak-pihak yang ada didalam sekolah . nternal Penerapan teknologi informasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. layanan pembelajaran baik bagi guru maupun siswa yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu SDM guru dan siswa. Penerapan pembelajaran ini dimulia dari perencanaan dengan membuat agenda pembangunan sistem informasi pembelajaran dimulai dari pembuatan visi misi, dan maksud dan tujuan . arget yang ingin dicapa. Tahapan selanjutnya pembentukan Tim TI berikut tugas dan tanggungjawabnya. Selanjutnya Tim TI membuat jadwal implementasi pembanguan Sistem Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi, inventarisasi sumber daya manusia. Pembanguan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan Media Pembalajaran TIK, sosialisasi dan pelatihan penggunaan Sistem Informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi (TIK), bagi guru dan sosialisasi ke siswa. Implementasi pembelajaran berbasis teknologi informasi merupakan tahapan selanjutnya yang dilaksanakan oleh guru dan siswa khususnya diruang kelas. Guru sebagai pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan megacu pada standar operasional prosedu (SOP) yang telah dibuat oleh Tim IT. Pengawasan merupakan tahapan terakhir dari fungsi manajamen yang dilakukan oleh kepala sekolah/wakil kepala sekolah terhadap jalannya pelaksanaan sistem informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi. Pada tahapan ini kepala sekolah/wakil kepala sekolah bersama sama dengan Tim IT menganalisa dan meneliti pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi informasi baik dari sisi sistem informasinya, teknologi informasinya maupun kualitas yang dihasilkan dari implementasi teknologi informasi pembelajaran ini. diketahui sejauhmana kesuksesan dari penerapannya terutama dalam hal layanan pembelajaran guna meningkatkan mutu SDM Guru dan Mutu SDM Siswa. Evaluasi program menggunakan CIPP Model (StufflebeamAos Mode. terhadap penerapan program pendidikan ini sudah banyak dilakukan oleh para peneliti dan akademisi, beberapa diantaranya adalah Penelitian tentang AuEvaluasi Program Mutu Berbasis Sekolah (MMBS) di SMAN 61 Unggulan Jakarta Timur (Pendekatan Evaluasi Berdasarkan Model CIPP)Ay. Penelitian ini dilakukan oleh Supandi pada (Supadi, 2. Selanjutnya penelitian yang dilakukan oleh Mukhlisin . , dalam desertasinya berjudul AuSistem Informasi Manajemen Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi Dalam Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), (Studi Kasus Pada MTsN 1. MTsN 2. MTs Pancasila di Lingkungan Kementrian Agama Kota Bengkul. Ay pada program Pasca sarjana Universitas Islam Nusantara Bandung 2015. (Mukhlisin, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Abna Hidayati pada tahun 2010, ia meneliti tentang AuEvaluasi Pemanfaatan Program Menggunakan Model CIPP Pada Sekolah MenengahAy. (Di & Mariana, 2. Sementara Yoga Budi Bhakti melakukan penelitiannya tentang AuEvaluasi Program Model CIPP Pada Proses Pembelajaran IPA SMP IT Raudlatul Jannah Gatam. Banjarwangi. Ciawi BogorAy. (Bhakti, 2. Terakhir penelitiannya Nova Indah Wijayanti, dkk pada tahun 2019 dengan mengusung tema AuEvaluasi Program Pendidikan Pemakai Dengan Model CIPP di Perpustakaan Fakultas Teknik UGMAy. (Wijayanti DKK. Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. METODE PENELITIAN Implementasi penelitian ini, memakai penelitian dengan metode kualitatif. Musfikon . menafsirkan AuPenelitian kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk melihat fenomena yang terjadi pada subjek penelitian seperti persepsi, sikap, motivasi, perilaku, tindakan, dll. Penelitian ini dilakukan secara holistic, dan dideskripsikan melalui rangkaian kalimat yang dimengerti pada suatu ruang khusus menggunakan metode yang alamiah pulaAy. (Musfiqon. , 2. Hasil analisa dan Kajian akan data yang telah dikumpulkan ketika melakukan Hal ini dimaksudkan apabila ada data dan informasi yang kurang atau tidak sesuai maka dengan mudah dapat Untuk menganalisis data peneliti ini perlu ditempuh beberapa prosedur. Adapaun prosedur analisis data yang ditempuh dalam penelitian ini didasarkan pada pendapat Nasution . kesimpulan dan melakukan verifikasi dan filterasi terhadap dataAy. (Nasution, 1. Sugiyono AuPenelitian kualitatif dimaknai sebagai metode penelitian yang berdasarkan filsafat post positivisme, penelitian ini, dipakai untuk menelaah penelitian pada keadaan obyek yang bersifat alamiah. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai kunci utama dalam suksesnya sebuah penelitian, sementara itu, sampel yang merupakan sumber data yang diambil dapat dilakukan secara purposive atau snowball, teknik pengumpulan dilakukan dengan trianggulasi . , analisis data besifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekan kan mkna dari pada generalisasiAy. (Sugiyono, 2. Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang Penerapan Sistem Informasi Pembelajaran Berbasis Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Perspektif Manajemen Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Kemudian pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini, data dan informasi yang diperoleh selanjutnya diorganisir dan dianalisis untuk mendapatkan gambaran tentang Penerapan Sistem Informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi bagi guru dan siswa di MTS Mathlalul Anwar Lampung. Dalam megakomodir data dan informasi, penelitian kualitatif ini dilakukan dengan menerapkan teknik dan instrumen sesuai dengan data dan informasi yang diinginkan dalam penelitian. Sugiyono . menyebutkan: AuAda beberapa teknik yang diantaranya: . teknik observasi. teknik dokumentasi. triangulasiAy. (Sugiyono, 2. Data dan informasi yang diperoleh dari sumber responden penelitian akan memiliki makna yang berarti bila dilanjutkan dengan kegiatan analisis terhadap data dan HASIL DAN PEMBAHASAN Pembahasan tentang penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada MTS Mathlaul Anwar yang berlokasi di Jl. Slamet Riyadi No. 02 Sidorejo. Sidorejo. Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, berdasarkan hasil penelitian selama dua bulan . anuari-februari 2. bersumber dari wawancara dengan dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah. Tim IT. Guru. Siswa dan Komite Sekolah dan obervasi serta hasil studi dokumentasi diuraikan sebagai berikut: Hasil Penelitian Pada Tahap Perencanaan (Plannin. Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Tahapan perencanaan dimulai pada bulan januari tahun 2018 dengan penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses Rapat tersebut dipimpin oleh kepala sekolah yang dihadiri oleh wakil kepala sekolah, bagian operator, guru dan komite sekolah. Rapat yang dilaksanakan menghasilkan berbagai TIK pembelajaran dikelas. Selanjutnya dalam waktu satu minggu, kepala sekolah bersama-sama dengan wakil kepala sekolah merumuskan mengenai visi misi, maksud dan tujuan TIK pembelajaran tersebut. Adapun visi yang telah dirumuskan TIK pembelajaran adalah AuMewujudkan MTS Unggul Berbasis Teknologi Informasi di tahun 2025Ay. Sementara yang menjadi semangat misinya adalah: . Mewujudkan Layanan Pembelajaran Unggul Teknologi Informasi dan Komunikasi, . Mewujudkan SDM Unggul dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), . Mewujudkan Siswa Unggul dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Selanjutnya hasil rumusan dari maksud dan tujuan dari pembangunan Sistem pembelajaran berbasis TIK ini adalah sebagai berikut: Menjadikan Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, . Melakukan komunikasi yang lebih aktif dan interaktif menggunakan media visual, . Menyediakan sarana pembelajaran yang baik, kondusif dan lengkap, . Meningkatkan kapasitas SDM Guru dan Siswa dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan . Menyediakan referensi pembelajaran yang lengkap dan Hasil Penelitian Pada Tahap Pengorganisasian (Organizin. Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Pada Tahapan pengorganisasian, hasil temuan dilapangan kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah adalah pembentukan Tim IT. Mengingat ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang, maka Kepala sekolah memberdayakan Guru mata pelajaran komputer dan Operator Sekolah ditunjuk sebagai Tim yang membangun Sistem Pembelajaran berbasis TIK. Tim ini dikenal dengan nama Tim TI (Teknologi Informas. Dengan Surat Tugas (ST) yang dibuat oleh Kepala Sekolah. Tim TI dalam mempunyai tugas utama sebagai C Pembuatan jadwal Implementasi. Jadwal Implementasi agenda yang dibuat oleh Tim TI TIK, Pengorganisasian TIK. Penerapan TIK sampai dengan Pengawasan terhadap implementasi TIK dalam Jadwal menjadikan pedoman bagi Tim TI kapan pembangunan TIK dimulai, apa saja yang harus dikerjakan dalam setiap harinya dan kapan Pembangunan TIK dikerjakan dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran dikelas. C Optimalisasi sumber daya manusia (SDM). pada tahap ini Tim TI merekrut beberapa orang yang informasi, diantaranya adalah: Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. operator sekolah, staff TU, dan Kesemua personil tersebut masing-masing seperti bagian penyediaan database sekolah, bagian inventarisir data dan dokumen, bagian input database, bagian instalasi jaringan barang, bagian desain materi pelajaran menggunakan microsoft power point dan bagian lainnya. Melakukan perlengkapan dan peralatan yang pada tahap ini Tim TI kepada kepala sekolah berkenaan . erlengkapan dan peralata. yang Adapun berbagai barang yang diajukan seperti: 10 unit komputer, 10 unit LCD Projector, 10 Unit Sound System. Pembelian Software pendukung lainnya. Melakukan pembanguan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pada tahap ini Tim TI melakukan pembangunan sistem pembelajaran selama tiga bulan. Kegiatan ini dimulai dari instalasi hardware dan software, instalasi jaringan komputer, instalasi media belajar lainnya seperti sound system, lcd projector, dll. Melakukan testing terhadap hasil pembangunan sistem pembelajaran berbasisi teknologi informasi dan (TIK). Testing dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir berbagai kesalahan dan kekurangan yang akan terjadi. Testing ini melibatkan guru dan siswa agar dapat diketahui implementasi sistem pembelajaran dimasa yang akan datang. C Pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan Media Pembalajaran berbasis TIK. SOP ini dibuat sebagai pedoman bagi para mengoptimalisasi peran teknologi informasi yang diterapkan dalam proses pembelajaran. C Sosialisasi penggunaan Sistem Informasi pembelajaran berbasis teknologi informasi (TIK), bagi guru dan sosialisasi ke siswa. Hasil Penelitian Pada Tahap Pelaksanaan (Actuatin. Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Hasil penelitian atas penemuan dilapangan pada tahapan pelaksanaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini, beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Tim TI C Melaksanakan Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada guru yang akan menggunakan dan memanfaatkan TIK sebagai media C Melakukan sosialisasi Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) kepada siswa yang akan menerima atau menjadi pengguna media pembelajaran C Mensosialisasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) TIK Pembelajaran kepada guru dan Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Memasang pembelajaran berbasis TIK diruang C Memberikan simulasi penggunaan media pembelajaran berbasis TIK diruang kelas Selanjutnya pada tahap implementasi ini, guru sebagai pengguna utama Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melaksanakan tugas pengajarannya menggunakan fasilitas TIK Dengan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP), guru menggunakan media pembelajaran ini sebagai upaya untuk merealisasikan visi, misi, maksud dan tujuan dari penerapan TIK Pembelajaran yang telah dicanangkan Kurikulum pembelajaran dan berbagai materi pembelajaran sudah disiapkan seluruhnya dan sudah didesain oleh Tim TI didalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ada yang dalam bentuk slide microsoft power point ada dalam bentuk pdf dan dalam bentuk software Sementara itu, selain materi pembelajaran yang sudah lengkap seluruhnya, didalam TIK ini juga disediakan ruang pembuatan berita acara pembelajaran, ruang absensi yang berbasis jaringan (Intrane. oleh Tim TI untuk absensi guru dan siswa, diharapkan semaikn efektif dan efisien. Pada tahap implementasi ini, apabila guru membutuhkan tambahan materi, dengan sangat mudah seorang guru dapat mencari dan menemukannya didalam ruang maya . , mengingat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang disediakan selain berbasis intranet juga berbasis Pelaksanaan Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) diharapkan dapat memudahkan pendidik . dan peserta didik . komunikasi dan interaksi yang baik. Dengan Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) hasil terwujudnya SDM guru dan SDM Siswa yang unggul berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dengan Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan pembelajaran khususnya diruang kelas. Sementara siswa yang membawa laptop dapat, selain dapat milhat materi melalui layar LCD Projector, juga dapat membukanya didalam laptop sendiri mengingat materi dapat Sehingga mempelajari materi pembelajaran baik yang sudah, sedang atau belum Siswa terdapat perbaikan materi atau penambahan materi daro guru. Dalam media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini. Tim TI juga turut mensupport berbagai permintaan atau kebutuhan dari guru, misalnya jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan materi Pada tahapan fungsi manajemen pelaksanaan ini, kegiatan pembelajaran dikelas oleh guru yang dilaksanakan setiap hari belajar. Guru tidak lagi membawa banyak referensi dalam bentuk manual, mengingat berbagai referensi terbaru dapat dengan mudah diakses melalui jaringan internet yang tersedia pada komputer kelas. Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Hasil Penelitian Pada Tahap Pegawasan (Controllin. Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Pada Tahapan fungsi manajemen terakhir ini, kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan Tim TI adalah memantau pelaksanaan penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Secara berkala kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan Tim TI melakukan pemantauan kedalam sejauhmana efektifitas dan efesiensi penerapan media pembelajaran ini dapat dijalankan oleh guru dan siswa. Beberapa hal penting yang dilakukan oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah diantaranya adalah sebagai C Pemantauan proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran TIK didalam kelas C Menghimpun berbagai keluhan dan masukan dari guru dan siswa pembelajaran berbasis TIK dikelas. C Melakukan komunikasi dengan pembelajaran berbasis TIK dikelas C Melakukan pendataan terhadap berbagai keluhan dan masukan dari guru dan siswa tentang penerapan media pembelajaran berbasis TIK dikelas C Melakukan analisa dan penilaian terhadap sejauhmana keberhasilan pembelajaran berbasis TIK didalam pembelajaran, mutu sdm guru dan mutu sdm siswa. Melakukan analisa dan penilaian peningkatan prestasi siswa dapat tercapai dengan pemberlakuan media pembelajaran berbasis TIK didalam kelas. C Membuat terhadap pelaksanaan penerapan media pembelajaran berbasis TIK Laporan penilaian terdiri dari: laporan atas peningkatan TIK, peningkatan mutu SDM guru TIK, Laporan peningkatan mutu SDM Siswa. Demikian hasil temuan penelitian atas pelaksanaan tahap pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan Tim TI. Merujuk pada model evaluasi program Stufflebeam (StufflebeamAos Mode. juga dikenal dengan nama CIPP Model. Peneliti memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung perspektif fungsi manajemen menurut Terry adalah sebagai berikut: Evaluasi Konteks (Context Evaluatioa. Terhadap Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Evaluasi konteks sangat dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar potensi kekuatan dan berbagai kelemahan yang dimiliki sekolah. kekuatan dan kelemahan yang telah diketahui akan menjadikan seorang evaluator mampu memberikan arah perbaikan yang diperlukan. Dalam konteks pendidikan. Sudjana dan Ibrahim dalam Ananda R. Rafida T . menerjemahkan evaluasi Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. masukan menyangkut sarana, modal, bahan, dan rencana strategi yang ditetapkan untuk mencapai tujuan pendidikan, komponen input meliputi siswa, guru, desain, saran, dan fasilitas. Sebagai evaluator, pada evaluasi konteks ini, peneliti melihat bahwa sangat penting kepala sekolah dan menerapkan media pembelajaran berbasis TIK inimelakukan analisis SWOT (Strength. Weakness. Opportunity and Threa. Analisis SWOT dilakukan untuk mengetahui kelemahan sekolah serta melihat peluang dan ancaman yang mungkin Analisis ini dirancang sebagai dilaksanakan dan tentunya sebagai sebuah rencana staretegis sebuah Beberapa Faktor SWOT yang dapat dilakukan terhadap penerapan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung adalah sebagai berikut: C Faktor Internal (Kekuata. yang dimiliki antara lain: Kemampuan SDM Sekolah. SDM Lulusan Yang dihasilkan. Bentuk Pelayanan yang diberikan. Sarana dan Prasarana yang tersedia. Media Pembelajaran yang dilaksanakan C Faktor Internal (Kelemaha. yang dimiliki antara lain: Kurangnya SDM Sekolah. Bentuk Pelayanan yang Kurang. SDM Lulusan Yang belum sesuai yang diharapkan. Sarana dan prasarana yang kurang. Media pembelajaran yang kurang. Posisi keuangan yang kurang C Faktor Eksternal (Peluan. yang dimiliki antara lain: Terdapatnya Sekolah lanjutan yang berbasis pesantren. Terdapatnya sekolah internasional. Berpeluang menjadi Sekolah Unggulan berbasis TIK. Berpeluang SDM Unggul berbasis TIK. Berpeluang menjadi MTS bertaraf Internasional C Faktor Eksternal (Ancama. yang dimiliki antara lain: Terdapatnya MTS menerapkan media pembelajaran berbasis TIK. Berpotensi masuknya cyber crime . ejahatan dunia Berpotensi informasi yang tidak benar . Dari keempat faktor SWOT diatas, peneliti membagi kedalam dua analisis yaitu Analisis Lingkungan Internal (ALI) Analisis Lingkungan Ekternal (ALE). Analisis Lingkungan Internal (ALI) terhadap berbasis TIK di MTS Mathlaul Anwar Lampung ini dengan mencermati dan kondisi-kondisi internal sekolah baik unsur kekuatan . maupun unsur kelemahan . Adapun Analisis Lingkungan Internal (ALI) pada MTS Mathlaul Anwar Lampung dijabarkan secara singkat sebagai berikut: C Kemampuan SDM Sekolah. Jumlah karyawan khususnya guru mata pelajaran sudah sangat terpenuhi, berpengalaman dalam mengajar juga hampir seluruhnya sudah bersertifikasi pendidik. disisi lain kelemahannya adalah kemampuan SDM guru terhadap komunikasi (TIK) sangat minim. Ditemukan hanya dua orang saja Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK), hal inilah yang wajib menjadi menyediakan/merekrut SDM yang Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pembelajaran berbasis TIK dapat Analisa terhadap SDM lulusan yang dihasilkan. Lulusan dari MTS Mathlaul Anwar lampung cukup mumpuni terutama pada bidang Kurikulum diberikan sangat kolaboratif dan Selain kurikulum yang telah digariskan kementrian agama . pesantren salafi menjadi salah satu fokus dalam pembelajarannya, inilah yang menjadi keunggulan dari lulusan MTS Mathalun Anwar Lampung. Namun disisi lain kelemahannya adalah pemahaman Teknologi Informasi (TIK) sangat Materi yang berhubungan dengan TIK hanya diberikan sebagai pemenuhan kewajiban kurikulum saja, sehingga banyak lulusan yang masih awam dengan Analisis pelayanan yang diberikan. Sebagai sekolah yang berada dibawah naungan kementrian agama dan sekolah yang berbasis pesantren tentu mempunyai keunggulan dari sisi sikap dan akhlak, berbagai pelayanan diberikan kepada warga masyarakat dengan penuh sikap dan akhlak yang terpuji baik dalam sekolah, pelayanan pembelajaran dan pelayanan lainnya. Namun demikian sangat disayangkan bentuk pelayanan yang baik itu tidak didukung dengan teknologi C berbagai bentuk pelayanan yang diberikan terlihat lambat dan tidak terdatabase dengan baik. Fasilitas sarana yang tersedia. Dari sisi sarana dan prasarana sebagai sekolah swasta. MTS Mathlaul Anwar Lampung terbilang cukup tersedia, dengan berbagai bantuan dari pemerintah, swasta dan keuangan yang baik. MTS ini dapat menyediakan sarana prasarana yang memadai. Ketersediaan yang ada saat ini sangatlah jauh dari dibutuhkan penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah disana sini. Media Pembelajaran Dalam menerapkan media pembelajaran berbasis TIK dibutuhkan media pembelajaran yang memadai. Untuk tataran Sekolah tingkat SMP didaerah. MTS Mathlaul Anwar Lampung termasuk kedalam sekolah yang cukup baik dalam menerapkan media pembelajaran berbasis TIK diruang kelas. Namun demikian tercukupinya media pembelajaran berbasis TIK disemua ruang belajar/ruang kelas. Selanjutnya media pembelajaran yang tersedia konfigurasinya masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Analisis terhadap kemampuan sekolah dari sisi keuangan. Hal ini perlu ditingkatkan, sekolah harus pendapatan baik melalui kenaikan iuran sekolah, sumbangan dari orangtua/wali siswa, sumbangan institusi/organisasi/perusahaan yang peduli dengan pendidikan, kerjasama dengan pihak lain dan atau usaha sekolah misalnya dalam Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. bentuk koperasi dapat diciptakan. Kondisi anggaran atau keuangan mempengaruhi sukses pembelajaran berbasis TIK pada sebuah lembaga pendidikan. Sementara Analisis Terhadap Lingkungan Eksternal (ALE) berupa pencermatan dan identifikasi terhadap kondisi lingkungan di luar organisasi MTS Mathlaul Anwar Lampung baik berupa Peluang (Opprotunit. ancaman (Threa. dapat dijabarkan sebagai berikut: Peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK/MA/MAK diwilayah lampung selatan sangatlah besar, mengingat sangat banyak sekolah tingkat menengah atas tersedia didaerah tersebut. Sekolah-sekolah tersebut baik yang berbasis pesantren maupun yang bertaraf rintisan Rencana penerapan media pembelajaran berbasis TIK ini juga merupakan jawaban atas visi misi sekolah untuk menjadi sekolah unggulan berbasis TIK diwilayah Selain itu MTS Mathlaul anwar berpeluang meluluskan SDM yang unggul dibidang Teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Terdapatnya MTS yang terlebih dahulu menerapkan media pembelajaran berbasis TIK. Peluang yang ada tentu saja terkendala dengan berbagai ancaman yang mungkin terjadi, diterapkannya media informasi dan komunikasi (TIK) disekolah berpotensi masuknya cyber crime . ejahatan dunia may. dan berpotensi masuknya informasi yang tidak benar . Dari hasil analisis SWOT diatas, evaluasi konteks terhadap penerapan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi di MTS Mathlaul Anwar Lampung perlu dievaluasi sehingga dalam melaksanakan kegiatan fungsi manajemen akan selalu berpedoman pada hasil analisis SWOT diatas. Beberapa hal yang perlu penyempurnaan visi, misi, maksud dan tujuan penerapan media pembelejaran berbasis TIK, dibuatkannya rencana strategis . trategic plannin. dan nilai strategis (Value strategi. yang akan dicapai penerapan media pembelajaran berbasis TIK, evaluasi terhadap kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan perlengkapan dan peralatan, evaluasi terhadap ketersediaan SDM khususnya yang memahami dan terampil dibidang TIK, evaluasi terhadap kemampuan keuangan dalam pengembangan media pembelajaran berbasis TIK kedepan. Evaluasi Masukan (Input Evaluatioa. Terhadap Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Auevaluasi masukan sangat membantu dalam pemecahan masalah untuk pengambilan sebuah keputusan, juga menentukan sumber daya yang dbutuhkan, alternatif atau pilihan apa yang harus diambil, bagaimana perencanaan strategis dalam mencapai target, menentukan metode/prosedur dan mekanisme kerja untuk Pertanyaan-pertanyaan terkait dengan masukan mengarah pada pemecahan masalah yang sebuah program. Dalam hal ini komponen evaluasi masukan meliputi: sumber daya manusia, . sarana dan peralatan pendukung, . dana atau anggaran, dan . berbagai prosedur diperlukanAy. Stufflebeam dalam Ananda R. Rafida . 7:45-. Dalam konteks pendidikan. Sudjana dan Ibrahim dalam Ananda R. Rafida T . Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. menerjemahkan Auevaluasi masukan menyangkut modal, strategi, bahan, dan sarana yang ditentukan dalam komponen input meliputi siswa, guru, desain, saran, dan fasilitasAy. Merujuk pada landasan teori diatas, evaluasi masukan terhadap Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung dapat dijabarkan sebagai C Ketersediaan SDM. Berdasarkan temuan penelitian dan evaluasi konteks terhadap Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung, maka pihak sekolah yang dalam hal ini kepala sekolah, wajib melakukan rekrutmen terhadap SDM yang ahli Sistem dan Teknologi informasi. Kualifikasi yang harus direkrut diantaranya adalah SDM yang menguasai perancangan sistem untuk ditempatkan sebagai analys system. SDM yang menguasai bahasa pemrograman komputer SDM yang menguasai perangkat keras dan komputer yang akan ditempatkan Teknisi Komputer/IT Support/Netwroking Support. SDM yang menguasai pengelolaan database yang akan ditempatkan menjadi database administrator. SDM yang menguasai bidang desain grafis untuk ditempatkan menjadi seorang desainer. Selanjutnya SDM yang menguasai bidang akuntansi untuk ditempatkan pada bagian keuangan dan SDM-SDM lainnya yang dibutuhkan. Inilah yang nantinya akan menjadi Tim IT pembelajaran berbasis TIK di MTS Mathlaul Anwar Lampung. C Ketersediaan sarana dan prasarana. Ruang belajar yang mencukupi dan memadai wajib menjadi perhatian khusus dalam Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung. Ruang belajar yang luas dan kondusif, meja dan kursi belajar yang memadai serta ruangan belajar . Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung. Cepat pembelajaran berbasis TIK juga sarana yang kurang memadai. Ketersediaan media pembelajaran seperti komputer dan peralatan serta perlengkapan pendukungnya, ketersediaan LCD Projector dan ketersediaan sound system yang memadai juga dapat menentukan sukses tidaknya Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung. C Modal (Keuanga. Sarana yang memadai, ketersediaan SDM yang ditunjang dengan anggaran. Oleh karena itu. Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung, kepala sekolah wajib mengusahakan keuangan agar kebutuhan akan Begitupun memenuhi kebutuhan SDM yang telah disampaikan diatas, pihak Kebutuhan SDM akan Penerapan Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung dapat diangkat menjadi karyawan atau bersifat pembangunan atau pengembangan Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung dikerjakan. C Rencana strategi yang ditetapkan. Kepala bersama-sama dengan wakil kepala sekolah dan Tim TI membuat rencana strategis penerapan media pembelajaran berbasis TIK sebagai arah dan pedoman bagi Tim TI dalam merealisasikan nilai strategis yang Adapun stragisnya adalah meningkatnya meningkatnya mutu SDM guru dan Siswa, meningkatnya prestasi siswa. C Kesiapan Guru dan Siswa. Guru selaku pengguna dari hadirnya Media Pembelajaran Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung harus mampu menggunakan media pembelajaran ini sebaik mungkin. Keterampilan dan kecerdasan guru terhadap media pembelajaran berbasis TIK ini menjadi salah satu kunci utama pembelajaran dikelas. Sehingga sekurh pendidik . diharuskan mengikuti pelatihan penggunaan media pembelajaran sesuai SOP yang telah ditentukan. Sementara memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK ini, harus juga memahami penggunaan dari media pembelajaran berbasis TIK. Oleh karena itu sosialisasi, pelatihan dan pembuatan SOP merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh Tim TI dan harus diikuti oleh semua warga belajar yaitu guru dan C Rancangan Materi/Slide Pembelajaran. Agar proses pembelajaran menarik dan menyenangkan, maka Tim TI khususnya bidang desain grafis pembelajaran semenarik mungkin. Materi pembelajaran yang didesain dikolaborasikan dengan tampilantampilan visual dan video yang menarik, atraktif dan itneraktif disesuaikan dengan mata pelajaran dan materi pembelajaran yang Dengan demikian akan tercipta antusiasme belajar dari siswa yang pada akhirnya akan mewujudkan siswa yang cerdas dan C Fasilitas Penunjang Pembelajaran. Selain pembelajaran berbasis TIK, berbagai pelengkap dan pendukung proses Oleh karenanya dalam Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung, kepala sekolah, wakil kepala sekolah. Tim TI dan guru wajib pembelajaran lainnya seperti: alat peraga untuk simulasi materi speaker nirkabel, gambar-gambar manual dan lain-lain. Demikian secara singkat, peneliti sebagai evaluator evaluasi masukan (Input evaluatio. Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung. Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Evaluasi Proses (Proccess Evaluatio. Terhadap Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. AuEvaluasi proses merupakan hasil dari penilaian terhadap data yang telah pelaksanaan program. Intinya evaluasi mengetahui berbagai rencana yang telah diterapkan dan komponen apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi proses mengungkap pertanyaan tentang AuapaAy . kegiatan yang dilakukan dalam program, . siapa personil yang ditugaskandalam melaksanakan sebuah program, . kapan pelaksanaan sebuah program selesai. Evaluasi proses dilakukan untuk memastikan sejauhmana keberhasilan setiap kegiatan yang dilaksanakan didalam suatu programAy. Arikunto dan Jabar dalam Ananda R. Rafida T . 7:46-. Berdasarkan teori diatas, evaluasi proses terhadap Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung dapat dijabarkan sebagai berikut: C Apa kegiatan yang dilakukan . Adanya kegiatan yang Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di MTS Mathlaul Anwar Lampung. Evaluasi terhadap kegiatan ini adalah tidak tepatnya jadwal implementasi dengan kenyataan di Pembangunan media pembelajaran berbasis TIK yang semestinya dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan, mundur menjadi hampir empat bulan. Selanjutnya kegiatan sosialisasi dan pelatihan terhadap guru dan siswa hanya diikuti oleh beberapa C Dalam penerapannya dikelas, meskipun Standar (SOP) penggunaan media pembelajaran berbasis TIK, tidak sedikit berbagai kendala dan masalah terjadi, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap media pembelajaran TIK, memperbaiki kesalahan-kesalahan maksimal seperti komputer yang lambat, sound system, mic dan speaker yang kurang jelas atau bahkan tidak bunyi, kurangnya pencahayaan lcd projector dan Semua masalah dan kendala ini bersumber dari kesiapan SDM, terbatasnya sarana dan media pembelajaran serta minimnya anggaran yang tersedia. Dari sisi pengawasan, kepala sekolah. Wakil Kepala Sekolah dan Tim TI tidak mempunyai agenda yang jelas dalam pemantauan jalannya proses pembelajaran menggunakan TIK. Who. Siapa Dalam penerapan media pembelajaran berbasis TIK ini. Tim oleh karenanya Tim TI wajib merancang sebaik, seefektif dan seefisien mungkin sesuai harapan. Namun pada disana-sini, diantaranya: waktu pembuatan yang lambat, tampilan slide materi Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. Selanjutnya didalam kelas, guru pembelajaran berbasis TIK ini. pembelajaran berbasis TIK diruang kelas ini masih banyak kendala dan masalah hal ini dikarenakan ketidakfahaman guru terhadap media pembelajaran TIK dan tidak sosialisasi dan pelatihan media pembelajaran berbasis TIK. Atas dasar itu, evaluasi terhadap orang/bagian pelaksanaan penerapan media pembelajaran berbasis TIK ini harus segera dilakukan oleh MTS Mathlaul Anwar Lampung. C Kapan . kegiatan akan Perancangan penerapan media pembelajaran berbasis TIK ini direncanakan selesai dalam kenyataannya mundur menjadi hampir empat bulan. Hal ini terjadi diantaranya adalah ketidaksiapan SDM Dalam evaluasi proses, kegiatankegiatan pembelajaran berbasis TIK yang dijadikan fokus evaluasi terhadap kegiatan persiapan, kegiatan SDM perancangan, kegiatan pelatihan dan sosialisasi, kegiatan pembelajaran dikelas dan kegiatan pengawasan. kegiatan-kegiatan diatas ditemukan berbagai kegiatan yang masih terdapat banyak kendala sehingga penerapan media pembelajaran berbasis TIK di MTS Mathlaul Anwar Lampung belum sesuai harapan. Evaluasi Produk (Product Evaluatio. Terhadap Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Menurut Tayibnapis dalam Ananda R. Rafida T . 7:47-. AuSuatu evaluasi memberikan keputusan selanjutnya, baik berkenaan dengan hasil yang telah dicapai maupun apa yang dilakukan Stufflebeam dalam Ananda R. Rafida . memperluas makna evaluasi product menjadi impact . valuasi effectiveness evaluation . valuasi keefektifa. , sustainability evaluation . valuasi transportability evaluation . valuasi Bercermin dari teori diatas. Evaluasi Produk (Product Evaluatio. yang dilakukan peneliti sebagai evaluator Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung dapat diuraikan sebagai berikut: C Impact . valuasi Dari temuan dan analisis yang dilakukan terhadap hasil penelitian yang dilakukan pembelajaran berbasis TIK ini diantaranya: . meningkatnya dikelas, meningkatnya mutu SDM guru dan siswa khususnya dibidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), meningkatnya prestasi siswa. Namun demikian pengaruh yang dirasakan masih sangat jauh dari apa yang menjadi Berbagai persiapan yang serba kurang, ketersediaan SDM bidang TIK yang sangat terbatas, dan Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. pembelajaran yang minim menjadi pengaruh positif dari penerapan media pembelajaran berbasis TIK. hal ini harus menjadi perhatian pihak sekolah, bagaimana kedepan pengaruh positif dari penerapan media pembelajajaran berbasis TIK ini dapat dirasakan signifikan. Effectiveness evaluation . valuasi Dibandingkan dengan seperti menggunakan white board, penerapan media pembelajaran berbasis TIK tentu dapat dirasakan Ketersediaan kurikulum pembelajaran didalam komputer yang berbasis jaringan tentu memudahkan warga belajar . uru dan sisw. dalam proses Hal ini juga terjadi di MTS Mathlaul Anwar Lampung. Guru dan siswa sangat pembelajaran dengan berbagai tampilan materi pembelajaran yang menarik baik berupa teks, gambar maupun video. Namun demikian yang perlu dievaluasi adalah keterbatasan kemampuan sdm guru dalam proses pembelajaran menggunakan sarana TIK menjadi kendala efektifitas penerapannya. Tidak membutuhkan waktu lama dalam mengaktifkan dan menggunakan media pembelajaran TIK, sehingga pelaksanaan pembelajaran yang terbatas waktunya menjadi kurang Selain itu keterbatasan kemampuan hardware . erangkat kompute. berkenaan dengan spesifikasi dan konfigurasi yang pembelajaran dikelas. Sustainability evaluation . valuasi Evaluasi terhadap Penerapan Sistem Pembelajaran C Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung harus terus dilakukan. Berbagai aspek evaluasi dapat dilakukan terus secara berkala dilakukan baik evaluasi terhadap prosedur atau metode, evaluasi terhadap teknis, evaluasi terhadap SDM, sarana, pendukung pembelajaran dan evaluasi terhadap aspek-aspek Evaluasi keberlanjutan ini dilakukan untuk menemukan berbagai kendala dan kekurangan yang terjadi selama implementasi media pembelajaran berbasis TIK ini diterapkan. Transportability evaluation . valuasi Bentuk evaluasi ini dilakukan sebagai upaya untuk pengembangan Penerapan Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada MTS Mathlaul Anwar Lampung. Dengan adanya evaluasi pengembangan penerapan media pembelajaran berbasis TIK dapat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dan dalam rangka menjawab kebutuhan pengguna. Bentuk dapat berupa SDM pendidikan formal, sertifikasi kompetensi dan bentuk lainnya. Bentuk evaluasi transformasi juga dapat berupa udate dan upgrade hardware dan software media perkembangan jaman dan bentuk Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. pembelajaran, perbaikan pembelajaran, tampilan pembelajaran, dll. Merujuk pada teori yang dikemukakan Sudjana dan Ibrahim dalam Ananda R. Rafida T . , evaluasi proses dimaknai sebagai Ausebuah kegiatan strategi dan penggunaan fasilitas, modal, dan bahan di dalam kegiatan nyata di lapangan, komponen proses pembimbingan, dan pelatihanAy. Dari teori diatas, jelaslah bahwa segala bentuk penggunaan fasilitas, anggaran, sarana, perlengkapan dan peralatan pada kegiatan penerapan media pembelajaran berbasis TIK di MTS Mathlaul Anwar Lampung yang dimulai dari tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan sampai dengan pengawasan perlu dievaluasi peningkatan media pembelajaran berbasis TIK dimasa yang akan datang. Bentuk-bentuk dilakukan mengacu kepada teori Stufflebeam dalam Ananda R. Rafida T . yang terdiri dari: . impact evaluation . valuasi pengaru. , . effectiveness evaluation . valuasi evaluation . valuasi keberlanjuta. , dan . transportability evaluation . valuasi transformas. KESIMPULAN Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan media yang sangat baik digunakan untuk membantu proses pembelajaran disekolah. Dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), proses menyenangkan, efisien dan efektif. MTS Mathlaul Anwar Lampung adalah salah Sekolah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai media pembelajaran dikelas. MTS Mathlaul Anwar Lampung telah berhasil menerapkan Media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi fungsi-fungsi pembangunannya dimulai dari tahapan pelaksanaan dan pengawasan. Dalam istilah manajemen terdiri dari: Planning. Organizing. Actuating dan Controlling yang selanjutnya dikenal dengan POAC. Pada tahapan perencanaan kegiatan yang rapat/pertemuan, pembuatan visi, misi, maksud dan tujuan penerapan media pembelajaran berbasis TIK, dan merumuskan rencana strategis serta nilai strategis yang ingin dicapai. Selanjutnya pada tahap pengorganisasian pembentukan Tim IT berikut Surat Tugasnya (ST) dengan tugas utamanya adalah melakukan pembangunan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di MTS Mathlaul Anwar Lampung. Pada tahapan ketiga adalah pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini, kegiatan utama pada tahap ini adalah implementasi pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dikelas oleh guru dan siswa. Pada tahapan fungsi manajemen terakhir ini yaitu tahap pengawasan, kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan Tim TI adalah memantau jalannya pelaksanaan penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dikelas dengan mengakomodir berbagai kekurangan, kesalahan, keluhan dan masukan dari guru dan siswa selama berlangsungnya pembelajaran berbasis TIK Hasil Evaluasi program yang peneliti lakukan pada tahap Evaluasi konteks peneliti menguraikan tentang SWOT (Strength. Weakness. Opportunity and Threa. yang dimiliki oleh MTS Mathalul Anwar Lampung. Analisis inilah Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. Juni 2021 hal. yang wajib dijadikan sebagai landasan dalam penerapan media pembelajaran berbasis TIK. selanjutya pada evaluasi masukan (Input Evaluatioa. peneliti memberikan evaluasi tentang kondisi SDM, kondisi sarana dan prasarana, . , ditetapkan. Kesiapan Guru dan Siswa sebagai pengguna utama, evaluasi terhada rancangan materi pembelajaran dan pembelajaran lainnya. Sementara pada evaluasi proses (Proccess Evaluatio. , peneliti memberikan evaluasi terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan selama pembangunan, evaluasi terhadap siapa saja yang terlibat dalam pembangunan media pembelajaran ini dan evaluasi terhadap waktu kegiatan. Evaluasi terakhir terhadap evaluasi produk (Product Evaluatio. , peneliti melakukan evaluasi terhadap dampak atau pengaruh yang ditimbulkan baik terhadap mutu layanan maupun terhadap peningkatan SDM guru dan Siswa, selanjutnya peneliti mengevalusi sejauhmana efektifitas dan efesiensi yang pembelajaran berbasis TIK ini. Pada evaluasi produk ini, peneliti memberikan arahan akan pentingnya melakukan keberlanjutan evaluasi dan melakukan penerapan media pembelajaran berbasis TIK kedepan. DAFTAR PUSTAKA