5th Conference on Research and Community Services STKIP PGRI Jombang AuPeningkatan Kinerja Dosen Melalui Penelitian dan Pengabdian MasyarakatAy 4 Oktober 2023 INFERENSI WACANA PADA LAWAKAN BAPAKBAPAK WASAP DI TIKTOK @ADURECEH Eva Eri Dia 1. Runtut Dwi Jayanti 2 STKIP PGRI Jombang evaeridia@gmail. com , 2runtutdwi08@gmail. Abstract This study aims to find out the inferences used in guessing discourse on the @adureceh TikTok account. The reason the researcher chose the uploaded object of TikTok @adureceh is because the upload contains a lot of guesswork, the answers of which cause misunderstanding and confusion for listeners. This research is a discourse research that focuses on inference analysis. Inference is the process of understanding the speaker's implicit intent. This research is motivated by the confusion or misunderstanding experienced by listeners guessing "Jokes Mr Wasap" on the TikTok video @adureceh. The research method used is descriptive qualitative method. The data source comes from the TikTok account @adureceh which is a guessing video. The data were analyzed interpretively with the inference theory of local interpretation principles and analogies. The data collection technique used is observation of uploads to the TikTok @adureceh account. The results of this study indicate that the inference in the guesswork discourse "Jokes Mr-Wasap Gentlemen" has inaccuracies. Some of the discourses are patterned by local interpretations and also patterned by analogies. Keyword: Inference. Discourse, adureceh Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui inferensi yang digunakan dalam wacana tebak-tebakan akun TikTok @adureceh. Alasan peneliti memilih objek unggahan TikTok @adureceh karena unggahannya banyak memuat tebak-tebakan yang jawabannya menimbulkan kesalahpahaman dan kebingungan penyimak. Penelitian ini merupakan penelitian wacana yang fokus pada telaah inferensi. Inferensi ialah proses pemahaman maksud implisit penutur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebingungan atau kesalahpahaman yang dialami penyimak tebak-tebakan AuLawakan Bapak-Bapak WasapAy pada video TikTok @adureceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari akun TikTok @adureceh yang berupa video tebak-tebakan. Data dianalisis secara interpretatif dengan teori inferensi prinsip penafsiran lokal dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi unggahan akun TikTok @adureceh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inferensi dalam wacana tebak-tebakan AuLawakan Bapak-Bapak WasapAy memilki ketidaktepatan. Sebagaian wacana berpola penafsiran lokal dan juga berpola analogi. Kata Kunci: Inferensi. Wacana. Adureceh PENDAHULUAN TikTok merupakan salah satu jejaring media sosial dan platform video yang banyak digunakan oleh masyarakat. @adureceh merupakan salah satu akun yang memuat unggahan video tebak-tebak receh dengan pengikut 626,8K. Penelitian ini bertujuan pada analisis inferensi wacana yang terdapat dalam unggahan akun TikTok @adureceh. Alasan peneliti memilih objek unggahan TikTok @adureceh karena unggahannya banyak kata yang harus disimpulkan oleh pendengar kata tersebut. Dalam video TikTok memuat komunikasi. omunikasi berbahasa akan komunikatif atau berjalan efektif apabila terjadi kesepahaman dari semua pihak yang terlibat yaitu pembicara atau penulis . dan pendengar atau pembaca . Namun kenyataan di lapangan masih sering terjadi komunikasi bahasa yang kurang efektif dan menimbulkan kesalahpahaman. Untuk itu dibutuhkan kerja sama komunikasi antara penyapa dengan pesapa. Salah satu bentuk kerja sama komunikasi berbahasa dari pesapa, yaitu upaya pesapa memahami atau mengerti makna, baik makna yang tersurat maupun makna yang tersirat dari tuturan yang diungkapkan penyapa, artinya pesapa akan mempertimbangkan atau memahami maksud penyapa, selain memahami makna tuturan. Upaya memahami makna yang tersirat . idak tersura. dalam tuturan biasa disebut inferensi (Romansyah, 2. Pemilihan kata-kata yang digunakan dalam tebak-tebakan receh di video TikTok @adureceh tersebut tidak lepas dari penggunaan inferensi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . inferensi memiliki arti simpulan atau yang disimpulkan (KBBI, 2. Penggunaan kata dalam jawaban dari tebak-tebakan yang digunakan oleh pemilik akun @adureceh dalam unggahannya memang menarik pengguna TikTok yang menonton unggahan video tersebut. Kata yang digunakan dalam jawaban sedikit diselewarkan dengan maksud kata aslinya, sehingga penutur jawaban dari tebak-tebakan tersebut harus memahami maksud dan menyimpulkan jawaban dari tebak-tebakan receh tersebut. Pelencengan kata yang digunakan dalam tebak-tebakan receh tersebut sengaja dibuat oleh pemilik akun yang bertujuan untuk menjadikan tebak-tebakan tersebut menarik dan memiliki nilai humor yang disukai oleh orang lain. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis inferensi wacana yang digunakan dalam tebak-tebakan yang diunggahan pada video TikTok @adureceh. Fokus penelitian ini adalah pengkajian wacana bahasa berupa inferensi yang terdapat dalam video tebak-tebakan AuLawakan Bapak2 WasapAy TikTok @adureceh. Menurut Mulyana . dalam Yusep Ahmadi . Inferensi merupakan sebuah proses yang harus dilakukan pembaca secara harfiah tidak diungkapkan dalam wacana secara eksplisit (Yusep Ahmadi, 2019 ). Inferensi dikaji dengan prinsip penafsiran lokal dan prinsip penafsiran analogi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Manfaat pertama yaitu untuk menambah wawasan pembaca mengenai inferensi wacana. Adapun manfaat praktis, diantaranya yaitu bagi mahasiswa diharapkan dapat dijadikan referensi dalam memahami maupun sebagai bahan referensi dalam melakukan penelitian selanjutnya. Wacana Bahasa Indonesia Bahasa meliputi tataran fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan Berdasarkan hierarkinya, wacana merupakan tataran bahasa terbesar, tertinggi, dan terlengkap. Wacana dikatakan terlengkap karena wacana mencakup fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan ditunjang oleh unsur lainnya. Istilah wacana digunakan oleh berbagai kalangan mulai dari studi bahasa, psikologi, politik, komunikasi, sastra, dan sebagainya (Darma, 2. Wacana merupakan rentetan kata, kalimat, paragraf saling berhubungan yang di dalamnya disusun secara terpadu, memiliki kalimat utama dan diikuti oleh kalimat penjelas. Wacana mempunyai unsur utama agar saling berhubungan dan memiliki tatanan dan jalinan yang erat. Unsur utama dalam wacana, yaitu unsur internal dan unsur eksternal. Unsur internal dalam wacana mencangkup unsur-unsur yang terdapat pada wacana yaitu kata, kalimat, teks, dan koteks. Unsur eksternal terdiri atas referensi, pranggapan, implikatur, dan inferensi (Utami, 2. Dalam pengertian luas. Carlos . dalam Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan . wacana adalah rentangan ujaran yang berkesinambungan . rutan kalimat-kalimat individua. Wacana tidak hanya terdiri atas untaian kalimat atau ujaran yang secara gramatikal teratur rapi. Istilah wacana dipergunakan untuk mencakup bukan hanya percakapan atau obrolan, tetapi juga pembicaraan di muka umum, tulisan, serta upaya-upaya formal seperti laporan ilmiah dan sandiwara atau lakon (Tarigan. Pengajaran Wacana. Menurut Prof. Dr. Yoce Aliah Darma . , wacana merupakan rangkaian ujaran atau rangkaian tindak tutur yang mengungkapkan suatu hal yang disajikan secara teratur, sistematis, dalam satu kesatuan koheren, yang dibentuk oleh unsur-unsur segmental dalam sebuah wacana yang paling Berdasarkan pengertian wacana, dapat diidentifikasi ciri dan sifat wacana sebagai berikut: Wacana dapat berupa rangkaian ujar secara lisan dan tulisan atau rangkaian tindak tutur. Wacana mengungkapkan suatu hal . Penyajiannya teratur, sistematis, koheren, dan lengkap dengan semua situasi pendukungnya. Memiliki satu kesatuan misi dalam rangkaian itu. Dibentuk oleh unsur segmental dan nonsegmental. (Darma, 2. Menurut Prof. Dr. Yoce Aliah Darma . 9:3-. wujud wacana ditinjau dari bentuk wacana dapat diligat dalam beragam karya pembuat wacana. Text . acana dalam wujud tulisan/grafi. Antara lain dalam wujud berita, fearure, artikel, opini, cerpen, novel, dan sebagainnya. Talk . acana dalam wujud ucapa. Contohnya rekaman wawancara, obrolan, pidato, dan sebagainnya. Act . acana dalam wujud tindaka. Contohnya lakon drama, tarian, film, defile, demonstrasi, dan sebagainnya. Artifact . acana dalam wujud jeja. antara lain dalam wujud bangunan, lanskap, fashion, puing, dan sebagainya. (Darma, 2. Analisis wacana ialah suatu disiplin ilmu yang berusaha mengkaji penggunaan bahasa yang nyata dalam komunikasi. Stubbs . dalam Prof. Dr. Hj. Yoce Aliah Darma. Pd. mengatakan bahwa analisis wacana menekankan kajiannya pada penggunaan bahasa antarpenutur. Oleh karena itu, analisis wacana bertujuan untuk mencari keteraturan bukan kaidah. Yang dimaksud keteraturan yaitu hal-hal yang berkaitan dengan keberterimaan penggunaan bahasa di masyarakat secara realita dan cenderung tidak merumuskan kaidah bahasa seperti dalam tata bahasa (Darma, 2. Analisis Percakapan/Tindak Tutur Pada hakikatnya wacana percakapan ialah wacana yang berisi komunikasi ber semuka antara dua orang atau lebih (Jumadi, 2. Menurut Deborah Schiffrin . , analisis percakapan (AP) menyerupai sosiolinguistik interaksional yang menitikberatkan problem aturan sosial, dan bagaimana bahasa bisa menciptakan dan diciptakan oleh konteks sosial. Analisis percakapan juga mirip etnografi komunikasi yang memerhatikan tentang pengetahuan manusia dan meyakini bahwa tidak ada interaksi yang dapat diabaikan secara apriori sebagai hal tidak penting (Schiffrin, 2. Menurut Ghufron . dalam Yusep Ahmadi . Tindak tutur merupakan tindakan-tindakan yang ditampilkan melalui sebuah tuturan. Dapat disimpulkan wacana merupakan tuturan yang hadir dalam konteks tertentu yang melibatkan penutur dan lawan tutur. Di samping itu, wacana juga selalu hadir dalam tindak atau peristiwa komunikasi yang selalu mensyaratkan komunikator, pesan, dan komunikan. Hal itu sejalan dengan pendapat Musaffak . bahwa wacana adalah segala bentuk komunikasi yang realisasinya bergantung pada konteks sosial yang melingkupi konteks komunikasi tersebut. Dalam kaitannya dengan komprehensi dan interpretasi terhadap wacana, seorang komunikan memiliki banyak alat untuk memahami wacana dengan memanfaatkan unsur-unsur ekternal wacana seperti, presuposisi, implikatur, referensi, konteks wacana, dan inferensi (Yusep Ahmadi, 2019 ). Menurut Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan . 9:30-. telaah mengenai bagaimana cara kita melakukan sesuatu dengan memanfaatkan kalimat-kalimat adalah telaah mengenai tindak ujar . peech act. Dalam menelaah tindak ujar kita harus menyadari betapa pentingnya konteks ucapan/ungkapan. Teori tindak ujar bertujuan mengutarakan dan mengemukakan pertanyaan padahal yang dimaksud adalah menyuruh atau mengatakan sesuatu hal dengan intonasi khusus . (Tarigan. Pengajaran Pragmatik, 2. Pragmatik Penelitian ini erat kaitannya dengan ilmu pragmatik. Hal itu dikarenakan objek dari penelitian ini ialah ujaran/percakapan . indak uja. Tindak tutur merupakan suatu ujaran yang mengandung tindakan sebagai suatu fungsional dalam komunikasi yang mempertimbangkan aspek situasi tutur (Silvia Marni & Tiawati, 2. Menurut Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan . 9:30-. Pragmatik berkaitan erat dengan tindak ujar atau speech act. Pragmatik menelaah ucapan-ucapan khusus dalam situasi-situasi khusus dan memusatkan perhatian pada berbagai cara yang merupakan wadah ragam konteks sosial. Pragmatik adalah telaah mengenai segala aspek mana yang tidak tercakup dalam teori semantik, atau dengan perkataan lain, membahas segala aspek makna ucapan yang tidak dapat dijelaskan secara tuntas oleh referensi langsung pada kondisi-kondisi kebenaran kalimat yang diucapkan. Pragmatik dapat dirumuskan: Pragmatik = makna Ae kondisi-kondisi kebenaran (Tarigan. Pengajaran Pragmatik. Menurut Levinson . 0:1-. dalam Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan . Pragmatik adalah telaah mengenai relasi antara bahasa dan konteks yang merupakan dasar bagi suatu catatan atau laporan pemahaman bahasa, dengan kata lain telaah mengenai kemampuan pemakai bahasa menghubungkan serta menyerasikan kalimat-kalimat dan kontekskonteks secara tepat (Tarigan. Pengajaran Pragmatik, 2. Inferensi Wacana memiliki dua unsur pendukung utama, yaitu unsur dalam . dan unsur luar . Unsur internal berkaitan dengan aspek formal kebahasaan, yaitu kata dan kalimat serta teks dan koteks sedangkan unsur eksternal berkenaan dengan hal-hal di luar wacana itu sendiri. Kedua unsur tersebut membentuk satu kepaduan dalam suatu struktur yang utuh dan lengkap. Unsur-unsur eksternal wacana terdiri atas implikatur, presuposisi, referensi, inferensi, dan konteks wacana (Mulyana, 2. Salah satu unsur eksternal dalam wacana yaitu inferensi. Inferensi dalam wacana memiliki definisi usaha, tidakan, atau proses untuk mendapatkan kesimpulan dari informasi yang telah diketahui berdasarkan bukti secara langsung. Inferensi dinilai penting untuk dikaji karena untuk memahami sebuah konteks pendengar atau pembaca tidak langsung dapat memahami begitu saja, karena dalam inferensi juga harus memahami kalimat dan frasa. Karena kata dan frasa merupakan struktur yang membangun kalimat (Nuralinda Yani & Aisah, 2. Menurut Mulyana . dalam Yusep Ahmadi . Inferensi adalah bagian penting dalam unsur eksternal wacana yang dapat dimanfaatkan seorang komunikan atau lawan tutur ketika hendak memahami wacana. Inferensi atau inference secara leksikal artinya adalah Berkait dengan itu. Mulyana mengartikan inferensi sebagai proses yang harus dilakukan peembaca yang secara harfiah tidak diungkapkan dalam wacana secara eksplisit. Inferensi . percakapan adalah proses interpretasi yang ditentukan oleh situasi dan konteks. Mulyana . pun sepaham dengan yang dikatakan Nurmatayasa dan Sutama yang menambahkan bahwa pengetahuan konteks sosiokultural menjadi aspek penting dalam memahami inferensi wacana (Yusep Ahmadi, 2019 ). Menurut Gillian Brown & George Yule . Penganalisis wacana, seperti pendengar tidak dapat langsung memahami arti yang dimaksudkan penutur ketika mengucapkan ujaran, sering kali ia harus mengandalkan usaha menarik kesimpulan untuk dapat menafsirkanujaranujaran atau hubungan antarujaran. Inferens-inferens seperti itu ternyata bermacam-macam. Mungkin, kita dapat menarik kesimpulan tertentu dari premis-premis tertentu dan melalui inferens deduktif, tetapi jarang-jarang kita diminta berbuat begitu dalam wacana sehari-hari yang kita jumpai (Gillian Brown, 1. Inferensi ialah proses pemahaman maksud implisit penutur. samping bermakna proses, inferensi juga bermakna konklusi. Sebagai konklusi, inferensi ialah sari tuturan yang dirumuskan dengan tanpa melibatkan konteks. Hubungan konklusi dengan tuturan yang disarikan merupakan hubungan kausalitas: sebab-akibat. Sifat hubungan tersebut dapat digunakan sebagai alat tes dalam menentukan inferensi tuturan (Suhartono, 2. Menurut Louise Cummings . gagasan inferensi membentuk batu pijakan bagi pragmatik. Jika kita diberitahu bahwa semua gadis dalam kelas A adalah perokok dan bahwa Susi adalah seorang gadis dalam kelas A, maka kita dapat langsung mengambil kesimpulan bahwa Susi adalah perokok. Dalam mengambil kesimpulan ini, sebenarnya kita sedang membuat informasi yang eksplisit yang secara implisit terkandung dalam informasi yang telah diberitahukan kepada kita (Cummings, 2. Dalam memahami sebuah ujaran, dibutuhkan sebuah proses inferensi. Alek . mengatakan bahwa proses inferensi harus dilakukan oleh pendengar atau pembaca untuk mendapatkan kesimpulan yang jelas. Inferensi sangat diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap alur percakapan yang terkait akan tetapi kurang jelas hubungannya (Alek, 2. Prinsip Penafsiran Menurut Anton M. Moeliono . dalam Alek . Untuk sampai kepada suatu tafsiran, pembaca tidak perlu mencari konteks yang lebih luas dari yang diperlukan. Hal itu dimungkinkan karena di sekitar . pemakaian wacana, tersedia hal-hal yang dapat membantu proses penafsiran makna wacana. Hal-hal itu antara lain misalnya, kalimat penjelas, ilustrasi . isa berwujud gambar atau lainny. , dan konteks yang menjelaskan latar terjadinya percakapan (Alek, 2. Menurut Alek . 8:144-. Untuk memahami atau menafsirkan wacana yang mengandung inferensi, dapat diterapkan dua prinsip, yaitu prinsip analogi (PA) dan prinsip penafsiran lokal (PPL). Prinsip analogi adalah cara menafsirkan makna wacana yang didasarkan pada akal atau pengetahuan tentang dunia dan pengalaman umumnya . nowledge of Sedangkan prinsip penafsiran lokal menganjurkan kepada pembaca untuk memahami wacana berdasarkan Aukonteks lokalAy yang melingkupi wacana itu sendiri. Pendengar dan pembaca harus membuat dan sekaligus membatasi wilayah penafsiran (Alek, 2. Adapun prinsip-prinsip penafsiran wacana diantaranya yaitu: Prinsip Penafsiran Lokal Menurut Alwi . Dalam menafsirkan pengertian yang terkandung dalam wacana kita dapat menerapkan apa yang disebut penafsiran lokal. Artinya proses pemahaman terhadap wacana, dapat dilakukan dengan cara menafsirkan pengertian dari bahasa dalam wacana yang digunakan pengarang untuk mewakili suatu maksud. Penafsiran lokal tidak hanya menafsirkan makna melalui bahasa yang digunakan, tetapi juga dari pengetahuan dan pengalaman penulis dan pembaca (Alwi, 1. Penafsiran lokal memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas dari yang ia perlukan untuk sampai kepada suatu tafsiran. Penafsiran lokal ini digunakan untuk menafsirkan situasi dan kondisi dalam wacana melalui kohesi dan koherensi sehingga dapat membantu menafsirkan makna bacaan berdasarkan konteks penyapa, konteks pesapa, konteks tempat, konteks waktu, dan konteks topik melalui rentetan peristiwa yang terdapat dalam wacana tersebut. Atau biasa disebut kohesi dan koherensi. Dalam hal ini pembaca dapat memperkirakan kemungkinan maksud suatu ujaran (Soetikno, 1. Untuk memahami makna yang diungkapkan oleh penyapa dalam bentuk peristiwa-peristiwa, pesapa dapat melakukan penafsiran peristiwa dengan melihat konteks yang terdapat dalam wacana tersebut. Penafsiran lokal ini memudahkan penyimak dalam memahami wacana secara tersurat. Penafsiran terhadap peristiwa dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya (Soetikno, 1. Prinsip Penafsiran Analogi Mulyana . berpendapat bahwa prinsip analogi menganjurkan kepada pembaca, pendengar, atau siapapun yang ingin mengkaji wacana . aik tulis maupun lisa. agar menyiapkan bekal pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas . nowledge of worl. untuk menganalisis wacana. Artinya, untuk menginterpretasikan dan memahami isi wacana dibutuhkan bekal yang mampu mewadahi apapun yang ada dalam sebuah wacana (Mulyana, 2. Fatimah Djajasudarma . mengatakan bahwa Prinsip analogi dapat dijadikan dasar berpijak yang dipakai, baik oleh pesapa maupun penyapa untuk menentukan penafsiran konteks. Pengalamanpengalaman manusia yang mirip atau sama merupakan dasar yang tersedia bagi kelancaran komunikasi. Jadi, jelaslah bahwa pengalaman di masa lalu dapat dijadikan dasar berpijak yang baik untuk menafsiran apa yang akan terjadi dan hal ini sangat membantu bagi kelancaran suatu komunikasi (Djajasudarma, 2. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif Menurut Bogdan dan Taylor . dalam Salim dan Syahrum . penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif melalui tulisan atau kata-kata. metode deskriptif kualitatif merupakan metode yang bermaksud untuk membuat deskripsi atau gambaran untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain (Salim, 2. Sumber data adalah subjek dari mana asal data penelitian diperoleh. Sumber data dapat berupa benda, orang, maupun tempat (Rahmadi, 2. Sumber data dalam penelitian ini adalah media sosial TikTok @adureceh yang mengandung inferensi. Sumber data juga diperkuat dengan pustaka . uku-buk. dan jurnal artikel. Suharsimi Arikunto mengatakan dalam Rahmadi . data adalah hasil pencatatan peneliti, baik yang berupa fakta maupun angka (Rahmadi, 2. Adapun data penelitian ini adalah kata atau frasa pada tebak-tebakan yang diunggah di akun TikTok @adureceh yang mengandung inferensi. Data tersebut disajikan pada tabel berikut. Tabel Data Inferensi Data Hewan, hewan apa yang sehat banget? Makanan, makanan apa yang hangat & penuh cinta? Kenapa matahari tenggelam? Gajah apa yang baik hati? Ikan, ikan apa yang besar tapi kecil? Hewan, hewan apa yang saudaraan? Penyanyi, penyanyi luar negeri siapa yang suka sepeda? Hewan apa yang taat lalu lintas? Bahasa Indianya bumbu dapur? Minuman apa yang kelelahan? Nama bos yang paling disegani itu siapa? Kenapa sih air mata warnanya bening? Kenapa kalau kucing maling gak pernah Negara, negara apa yang siap kalo ada Kota, kota apa yang banyak bapakbapaknya? Tahu gak sih ada makanan loh yang Hewan apa yang suka berhenti? Ada satu kota di Indonesia ini yang suka ngagetin, apa tuh? Part Tanggal Unggah 28/02/2023 28/02/2023 07/03/2023 07/03/2023 12/03/2023 12/03/2023 14/03/2023 14/03/2023 18/03/2023 24/03/2023 24/03/2023 24/03/2023 24/03/2023 25/03/2023 25/03/2023 26/03/2023 27/03/2023 27/03/2023 Instrumen penelitian yaitu alat yang digunakan untuk mencari atau mengumpulkan berbagai data yang diperlukan dalam kegiatan penelitian (Sugiyono, 2. Instrumen penelitian ini menggunakan tabel data agar memudahkan dalam menganalisis inferensi lokal dan analogi. Kemudian tahap akhir dilakukan analisis data. Data yang telah diperoleh peneliti dianalisis menggunakan metode catat. Peneliti mencatat hal-hal penting mengenai data yang didapatkan. Selain itu, peneliti juga memahami kata per kata dalam percakapan yang diunggah pada video TikTok @adureceh. Instrumen penelitian selengkapnya disajikan pada tabel berikut. Tabel Instrumen Penelitian Jawaban Part Ularaga Lauk Peluk Karena gak bisa berenang Ga jahat Ikan PAUD Katak beradik Selena Gowes No Pertanyaan Hewan, hewan apa yang sehat Makanan, makanan apa yang hangat & penuh cinta? Kenapa matahari tenggelam? Gajah apa yang baik hati? Ikan, ikan apa yang besar tapi Hewan, hewan apa yang Penyanyi, penyanyi luar negeri siapa yang suka sepeda? Hewan apa yang taat lalu lintas? Bahasa Indianya bumbu dapur? Minuman apa yang kelelahan? Nama bos yang paling disegani itu siapa? Kenapa sih air mata warnanya Kenapa kalau kucing maling gak pernah ditangkap? Negara, negara apa yang siap kalo ada hujan? Kota, kota apa yang banyak bapak-bapaknya? Tahu gak sih ada makanan loh yang bandel? Hewan apa yang suka berhenti? Ada satu kota di Indonesia ini yang suka ngagetin, apa tuh? Unta (Untamakan Tumbar, miri, jahe Nescapek Pak Adam. Karena ada Mottonya: Pantang pulang sebelum Pak Adam! Soalnya kalau hijau air Soalnya kucing Ga-Wrong Negara Swedia payung sebelum hujan Purwo-Daddy Lalapan liar Ikan Paused Ya Ambon! Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian untuk mendapatkan data (Sugiyono, 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi pada unggahan video TikTok @adureceh. Observasi merupakan tindakan pengamatan yang dilakukan dengan sengaja, terarah, urut, dan sesuai pada tujuan. Pencatatan hasil pengamatan disebut dengan hasil observasi. Hasil observasi dijelaskan dengan rinci, tepat, akurat, objektif, dan bermanfaat. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti sebagai berikut: . Peneliti melakukan observasi dengan melihat video TikTok @adureceh, . Setelah melakukan observasi, dilakukan pencatatan dari hasil observasi pada video TikTok @adureceh, . Setelah melakukan pencatatan, maka dilakukan analisis data. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menganalisis data yang telah diperoleh menggunakan metode simak dan catat. Analisis data ialah proses pelacakan dan pengaturan secara sistematis transkip wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain yang dikumpulkan untuk meningkatkan pemahaman terhadap bahan-bahan tersebut (Syamsuddin A R, 2. Peneliti mencatat hal-hal penting mengenai data yang telah didapatkan dari video TikTok tebak-tebakan bagian lawakan bapak-bapak wasap di akun @adureceh. Selain itu, peneliti juga memahami inferensi yang terkandung dalam tebak-tebakan tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Data pada tabel data inferensi merupakan temuan inferensi yang terdapat dalam video Lawakan Bapak2 Wasap pada video TikTok @adureceh. Bagian yang digunakan sebagai sumber data yakni lawakan bapak2 wasap bagian 1 sampai bagian 11. Pada bagian tersebut didapatkan sebanyak 25 tuturan yang mengandung inferensi. Dari 25 data tersebut, ditarik sebuah pemaparan dan pembahasan secara detai dalam uraian pembahasan berikut. Analisis inferensi dapat dilakukan dengan dua prinsip penafsiran yakni dengan prinsip penafsiran lokal dan prinsip penafsiran analogi. Penarikan inferensi wacana Lawakan Bapak2 Wasap penyimak harus menginterprestasikan kalimat yang digunakan sebagai pertanyaan agar menemukan sebuah jawaban sesuai dengan penanya. Data-data yang ditemukan dalam Lawakan Bapak2 Wasap diuraian sebagai berikut. Lokal Inferensi dalam Lawakan Bapak2 Wasap Data 1 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 2 Kenapa matahari tenggelam? Tahu nggak? Gak pakek pelampung Salah. Karena tidak bisa berenang Pemahaman maksud dari tebak-tebakan pada data 1, pesapa menggunakan prinsip penafsiran lokal, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal terkait AutenggelamAy. Jawaban Aukarena tidak bisa tenggelamAy memang tidak salah, hanya saja hal tersebut di luar logika. Data 2 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Penjawab 3 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 2 Gajah apa yang baik hati? GajaahA penuh cinta Enggak Gajah sabar dan tak sombong Enggak Gajahlah kebersihan Enggak. Gajahat Pada data 2 penjawab memahami maksud dari tebak-tebakan menggunakan prinsip penafsiran lokal, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal terkait AugajahAy. Sehingga penjawab 1, 2, dan 3 menjawab dengan kata gajah. Jawaban AugajahatAy maksud dari ungkapat tersebut adalah gak jahat. Data 3 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 3 Ikan, ikan apa yang besar tapi kecil juga? Ikan bukan ikan Salah. Ikan PAUD Data 3 menggunakan prinsip penafsiran lokal, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal terkait AuikanAy. Ikan besar tapi kecil juga memicu kebingungan bagi pendengar. Jawaban AuIkan PAUDAy sebenarnya memiliki maksud makna AuIkan PausAy hanya saja ejaan Paus sengaja diganti dengan PAUD. Data 4 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 6 Minuman apa yang kelelahan? Minimum gaji Salah Minimum pagi hari Salah. Nescapek Pada data 4, dalam menebak jawaban, penjawab menggunakan prinsip penafsiran lokal, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal terkait AukelelahanAy dan ada sangkut pautnya dengan kata gaji seperti tebak-tebakan sebelumnya. Minuman yang kelelahan memicu kebingungan bagi pendengar. Jawaban AuNescapekAy sebenarnya memiliki maksud makna AuNes CapekAy hanya saja ejaan sengaja gabung. Data 5 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Penjawab 1 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 6 Njel. Ngomongin soal minuman. Lo tahu nggak bos yang paling disegani itu siapa? Bossan Nama bos Dana bos Salah. Pak Adam Kenapa tuh? Karena ada mottonya. Pantang pulang sebelum Pak Adam. Penjawab pada data 5 menggunakan prinsip penafsiran lokal. Prinsip penafsiran lokal yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal yang mengandung unsur kata AubosAy. Penanya menegaskan nama bos. Jawaban AuPak AdamAy sebenarnya memiliki maksud makna AuPadamAy hanya saja ejaan sengaja gabung. Data 6 Judul : Lawakan Bapak2 Wasap #part 7 Penanya : Kenapa sih air mata warnanya bening? Penjawab 1 : Soalnya kalau hijau air matcha Penanya : Iya. Cuman sejauh itu Penjelasan dalam memahami maksud dari tebak-tebakan pada data 6, penjawab menggunakan prinsip penafsiran lokal, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal yang mengandung unsur kata AuairAy. Jawaban AuKalau hijau, air matchaAy hanya mencocokkan warna dan unsur kata air. Data 7 Judul : Lawakan Bapak2 Wasap #part 7 Penanya : Kenapa kalau kucing maling gak pernah ditangkap? Penjawab 1 Penjawab 2 Soalnya kucing lucu Soalnya pas dikejar kucinggalan Nggak. Soalnya kucing Ga-Wrong Penanya Data 7 menggunakan prinsip penafsiran lokal dalam menafsirkan jawaban dari tebak-tebakan di atas, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal yang mengandung unsur kata AukucingAy ditunjukkan pada jawaban AukucinggalanAy/ketinggalan. Jawaban yang benar Aukucing gawrongAy maksudnya adalah kucing gak salah, katanya dimiripkan dengan kucing garong. Data 8 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 1 Penjawab 2 Penanya Penjawab 3 Lawakan Bapak2 Wasap #part 8 Kota, kota apa yang banyak bapak-bapaknya? Jakarta Kenapa? Karena bapak-bapak bekerja disana Balik pak pan. Maksa, siapa tahu kayak ga-wrong Purwo-Daddy Ohh Daddy Pada data 8 ini menggunakan dua prinsip penafsiran yakni lokal dan analogi. Penjawab 1 menggunakan prinsip penafsiran lokal, karena dia menggunakan peristiwa-peristiwa sebagai penafsiran penafsiran lokal yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal yang mengandung unsur kata AupakAy karena bapak-bapak ditunjukkan pada jawaban AuBalik-pak-panAy dikira mirip dengan Auga-wrongAy. Jawaban yang benar AuPurwo-daddyAy maksudnya adalah Purwodadi, katannya menambahi 1 huruf d. Sedangkan penjawab 2 menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas yakni kota yang penduduknya dominan bapak-bapak. Data 9 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 9 Tahu gak sih ada makanan loh yang bandel? Bandeng Oh bukan Purwo-Daddy Itu yang tadi Sin. Ini kan makanan. Udah ya nyerah aja. Lalapan Data 8 menerapkan prinsip penafsiran lokal untuk memahami maksud dari tebak-tebakan, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal yang mengandung unsur kata yang mirip AubandelAy ditunjukkan pada jawaban AubandengAy. Ada juga yang menjawab AuPurwo-daddyAy karena masih memikirkan tebak-tebakan sebelumnya. Jawaban yang benar Aulalapan liarAy maksudnya adalah balapan liar, ejaan balapan dirubah menjadi lalapan agar masuk ke jenis makanan. Data 10 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 10 Hewan apa yang suka berhenti? Tikus Salah Tomcat . om-cu. Salah. Ikan Paused Penjawab pada data 9 menggunakan prinsip penafsiran lokal, yaitu penafsiran yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab menjawab tom cut karena menggabungkan kata cut dan menyamakan kedalam jenis hewan. Namun jawaban yang benar AuIkan pausedAy maksudnya adalah ikan paus, ejaan ditambahi -ed menjadi kata bahasa inggris yang berarti berhenti. Analogi Inferensi dalam Lawakan Bapak2 Wasap Data 1 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Lawakan Bapak2 Wasap #part 1 Hewan, hewan apa yang sehat banget? Kuda liar Bukan. Ularaga Wuooh Penarikan maksud dari tebak-tebakan pada data 1, pesapa menggunakan prinsip penafsiran analogi, hal ini didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas. Pesapa tidak mampu menafsirkan jawaban dikarenakan jawaban dari tebak-tebakan tersebut adalah AuularagaAy tidak sesuai dengan prinsip penafsiran analogi. Secara penafsiran pesapa mungkin akan memberi jawaban yang berupa jenis hewan. Secara analogi pun tidak memungkinkan jawaban berupa AuularagaAy. Bisa jadi pengecohnya berupa nama hewan yang sehat, sehingga penyimak akan banyak menafsirkan seperti hewan yang berotot, hewan yang lincah, dan Data 2 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 1 Makanan, makanan apa yang hangat & penuh cinta? Sop buntut Salah. Lauk, lauk peluk Penjawab memahami maksud dari tebak-tebakan tersebut menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas. Pesapa tidak mampu menafsirkan jawaban dikarenakan jawaban Aulauk pelukAy tidak sesuai dengan prinsip penafsiran analogi. Selain tidak sesuai dengan prinsip analogi, jawaban ini juga melanggar asas ejaan seharusnya jawaban lauk peluk harusnya lauk pauk. Secara penafsiran pesapa mungkin akan memberi jawaban yang berupa jenis makanan. Data 3 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Lawakan Bapak2 Wasap #part 3 Ngomongin ikan. Ikan kan hewan. Hewan, hewan apa yang Katak beradik Iyak Gampang banget Dari data 3 dapat diketahui bahwa untuk memahami maksud dari tebak-tebakan tersebut, pesapa menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas. Dari peristiwa sebelumya, pernah ada tebak-tebakan seperti itu. Jawaban AuKatak beradikAy sebenarnya memiliki maksud maksud AuKakak beradikAy hanya saja ejaan kakak sengaja diganti dengan katak agar sesuai dengan konteks pembicaraan. Data 4 Judul Penanya Penjawab 1 Penjawab 2 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 4 Penyanyi, penyanyi luar negeri siapa yang suka sepeda? Gak tahu Gak tahu Selena Gowes Pemahaman maksud dari tebak-tebakan pada data 4, pesapa menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas. Penjawab harus memikirkan penyanyi luar negeri yang suka bersepeda, mereka tidak tahu. Jawaban AuSelena GowesAy sebenarnya memiliki maksud maksud AuSelena GomesAy hanya saja ejaan kakak sengaja diganti dengan Gowes agar menimbulkan Data 5 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 1 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 4 Hewan apa yang taat lalu lintas? Hewan Zebra. Zebra Cross Enggak. Unta Kenapa tuh? Untamakan keselamatan Data 5 menggunakan prinsip penafsiran analogi, yakni penjawab menafsirkan jawaban didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas. Penjawab harus memikirkan hal-hal yang ada di jalan/ lalu lintas yang memiliki kaitannya dengan hewan. Penjawab 1 menjawab AuZebra crossAy karena ia berfikir zebra cross memiliki kata AuzebraAy yang merupakan hewan. Namun jawabannya adalah AuUntamakan keselamatanAy kata untamakan dipepetkan dengan AuuntaAy yang termasuk hewan. Data 6 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 5 Ngomongin cabe. Bahasa Indianya bumbu dapur? Apaan tuh Sin? Tumbar, miri, jahe . enggunakan logat Indi. Penafsiran maksud dari tebak-tebakan pada data 6 menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas. Penjawab memikirkan bahasa India bumbu dapur, karena tidak tahu bahasa India penjawab langsung menyerah. Akan tetapi jawabannya bukan bahasa India dari bumbu dapur, jawabannya adalah macam-macam bumbu dapur Autumbar, miri, jaheAy yang diucapkan dengan logat India. Para penjawab pun tertawa setelah mengetahui Data 7 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Penjawab 2 Lawakan Bapak2 Wasap #part 8 Negara, negara apa yang siap kalo ada hujan? Saya gak tahu Ada yang tahu? Enggak Negara Swedia payung sebelum hujan Ini gak jauh dari ga-wrong Penarikan kesimpulan pada data 7 menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas yakni negara yang siap jika ada hujan. Karena tidak tahu negara yang siap ada hujan penjawab langsung menyerah. Akan tetapi jawabannya bukan negara yang memang siap hujan . idak vali. , jawabannya adalah AuSwedia payungAy yang memiliki maksud sedia Para penjawab pun tertawa setelah mengetahui jawabannya karena tidak terfikirkan olehnya. Data 8 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 1 Penjawab 2 Penanya Penjawab 3 Lawakan Bapak2 Wasap #part 8 Kota, kota apa yang banyak bapak-bapaknya? Jakarta Kenapa? Karena bapak-bapak bekerja disana Balik pak pan. Maksa, siapa tahu kayak ga-wrong Purwo-Daddy Ohh Daddy Pada data 8 ini menggunakan dua prinsip penafsiran yakni lokal dan analogi. Penjawab 1 menggunakan prinsip penafsiran lokal, karena dia menggunakan peristiwa-peristiwa sebagai penafsiran jawaban. Sedangkan penjawab 2 menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas yakni kota yang penduduknya dominan bapak-bapak. Selain itu penafsiran lokal yang memberi petunjuk kepada pendengar agar tidak membentuk konteks yang lebih luas. Serta memikirkan peritiwa yang telah terjadi. Dalam penafsiran lokal ini, dibatasi oleh koteks dalam wacana karena unsur antarwacana ini membuat pembaca atau pendengar dapat memahami atau menafsirkan ujaran berikutnya. Penjawab akan fokus memikirkan hal-hal yang mengandung unsur kata AupakAy karena bapakbapak ditunjukkan pada jawaban AuBalik-pak-panAy dikira mirip dengan Auga-wrongAy. Jawaban yang benar AuPurwo-daddyAy maksudnya adalah Purwodadi, katannya menambahi 1 huruf d. Data 9 Judul Penanya Penjawab 1 Penanya Penjawab 2 Penanya Lawakan Bapak2 Wasap #part 10 Ada satu kota di Indonesia ini yang suka ngagetin, apa tuh? Apatuh? Gak tahu? Gak tahu Ya Ambon! Data 9 menggunakan prinsip penafsiran analogi, yaitu penafsiran arti yang didasarkan pada pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas yakni nama kota yang suka ngagetin. Karena tidak tahu nama kota yang suka ngagetin yang siap ada hujan penjawab langsung menyerah. Akan tetapi jawabannya bukan kota yang memang mengagetkan . idak vali. , jawabannya adalah Auya ambon!Ay yang memiliki maksud ya ampun! Layaknya orang terkejut. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian, banyak ditemukan ketidakajegan pola inferensi yang ada dalam wacana tebak-tebakan Lawakan Bapak2 Wasap di akun TikTok @adureceh. Ketidakajegan itu ditunjukkan dari inferensi datadata yang melanggar aspek penafsiran lokal, dan analogi yang tidak umum. Dalam penelitian ini analogi yang tidak umum tersebut diistilahkan sebagai analogi lapis kedua, yakni analogi yang mengambil sisi koherensi dari sebagian kata yang ada di dalam teks. Jawaban-jawaban dari pertanyaan tersebut menimbulkan kegagalan pragmatik. Selain itu, pelanggaran terhadap kaidah ejaan pun menimbulkan kegagalan pragmatik dalam memahami pertanyaan-pertanyaan dalam tebak-tebakan tersebut. Dalam proses inferensi terhadap sebuah teks atau wacana, sebetulnya dapat ditemukan dengan meninjau aspek modalitas yang ada dalam teks. Namun aspek modalitas yang dapat ditelusuri untuk proses inferensi biasanya ada dalam wacana percakapan atau tuturan. inferensi, kecuali pada data 1 ditemukan bentuk modalitas pasti. Namun bentuk pasti dalam data tersebut tidak dapat dijadikan alat untuk mencari Analisis inferensi dapat dilakukan dengan dua prinsip penafsiran yakni dengan prinsip penafsiran lokal dan prinsip penafsiran analogi. Dalam penarikan inferensi Lawakan Bapak2 Wasap penyimak harus menginterprestasikan kalimat yang digunakan sebagai pertanyaan agar menemukan sebuah jawaban sesuai dengan penanya. Sebanyak 19 data yang telah dibahas sebelumnya merupakan hasil inferensi dalam tuturan pada tebak-tebakan di video Lawakan Bapak2 Wasap Part 1-10 yang diunggah akun TikTok @adureceh. 19 data tersebut kemudian direkap dan diberikan keterangan sebagaimana pada Tabel 3. Tabel 3. Rekapitulasi Hasil Pembahasan Data Hewan, hewan apa yang sehat banget? Makanan, makanan apa yang hangat & penuh cinta? Inferensi Lokal Analogi Kenapa matahari tenggelam? Gajah apa yang baik hati? Ikan, ikan apa yang besar tapi kecil? Hewan, hewan apa yang saudaraan? Penyanyi, penyanyi luar negeri siapa yang suka sepeda? Hewan apa yang taat lalu lintas? Bahasa Indianya bumbu dapur? Minuman apa yang kelelahan? Nama bos yang paling disegani itu siapa? Kenapa sih air mata warnanya bening? Kenapa kalau kucing maling gak pernah ditangkap? Negara, negara apa yang siap kalo ada hujan? Kota, kota apa yang banyak bapak-bapaknya? Tahu gak sih ada makanan loh yang bandel? Hewan apa yang suka berhenti? Ada satu kota di Indonesia ini yang suka ngagetin, apa tuh? Jumlah Keterangan: 0 = tidak ada 1= ada Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa ada 10 data yang menggunakan penafsiran lokal dan 9 data yang menggunakan penafsiran Hasil penelitian tersebut akan dibahas lebih mendalam di bagian pembahasan ini. Dengan mengklasifikasikan penafsiran lokal dan penafsiran Berikut ini bentuk inferensi dengan penafsiran lokal. Tabel 4. Bentuk Inferensi Lokal Data Kenapa matahari tenggelam? Gajah apa yang baik hati? Ikan, ikan apa yang besar tapi kecil? Minuman apa yang kelelahan? Nama bos yang paling disegani itu siapa? Kenapa sih air mata warnanya bening? Kenapa kalau kucing maling gak pernah ditangkap? Kota, kota apa yang banyak bapak-bapaknya? Tahu gak sih ada makanan loh yang bandel? Hewan apa yang suka berhenti? Dari hasil penelitian ditemukan 10 data yang mengandung inferensi dengan penafsiran lokal. Menurut Alwi . Dalam menafsirkan pengertian yang terkandung dalam wacana kita dapat menerapkan apa yang disebut penafsiran lokal. Artinya proses pemahaman terhadap wacana, dapat dilakukan dengan cara menafsirkan pengertian dari bahasa dalam wacana yang digunakan pengarang untuk mewakili suatu maksud. Penafsiran lokal tidak hanya menafsirkan makna melalui bahasa yang digunakan, tetapi juga dari pengetahuan dan pengalaman penulis dan pembaca (Alwi, 1. Penjawab banyak menggunakan penafsiran lokal dalam menembak jawaban dari penanya. Hal ini dikarenakan keterpautan peritiwa/ tebaktebakan yang telah terjadi di waktu lalu. Penjawab berfikir bahwa jawaban tebak-tebakan kali ini pasti tidak jauh berbeda dengan tebak-tebakan di waktu lalu. Ada pula yang menggunakan penafsiran analogi. Berikut adalah tabel bentuk penafsiran analogi. Tabel 5. Bentuk Penafsiran Analogi Data Hewan, hewan apa yang sehat banget? Makanan, makanan apa yang hangat & penuh cinta? Hewan, hewan apa yang saudaraan? Penyanyi, penyanyi luar negeri siapa yang suka sepeda? Hewan apa yang taat lalu lintas? Bahasa Indianya bumbu dapur? Negara, negara apa yang siap kalo ada hujan? Kota, kota apa yang banyak bapak-bapaknya? Ada satu kota di Indonesia ini yang suka ngagetin, apa tuh? Prinsip analogi menganjurkan kepada pembaca, pendengar, atau siapa pun yang ingin, mengkaji wacana . aik tulis maupun lisa. agar menyiapkan bekal pengetahuan umum, wawasan yang mendalam, atau pengalaman dunia yang luas . nowledge of worl. untuk menganalisis Sementara itu, penafsiran lokal merupakan prinsip interpretasi lokal dengan cara mencari konteks yang melingkupi wacana. Konteks yang dimaksud dapat berupa latar, tempat berwacana, jenis wacana lisan tulisan, dan waktu kapan wacana dilangsungkan (Mulyana, 2. Dalam pandangan lain. Cummings . mengungkapkan bahwa penyimpulan atau inferensi merupakan tindakan membuat informasi yang eksplisit berdasarkan informasi yang implisit dari sebuah wacana/tuturan. Hal itu menandakan bahwa inferensi dapat terjadi melalui proses penafsiran yang kuat terhadap data-data implisit. Di sini ada semacam proses intuitif yang harus dinilai pembaca/penyimak dalam memperoleh jawaban atau simpulan yang tepat sebagaimana yang dimaksud pembuat wacana atau Dalam wacana tebak-tebakan pada lawakan bapak-bapak wasap di TikTok @adureceh pun kebanyakan dari inferensinya adalah berdasarkan penafsiran lokal. Penelitian ini ditemukan 10 data yang menggunakan penafsiran inferensi lokal. 9 data menggunakan prinsip penafsiran analogi. Dari jumlah tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam 19 data, penggunaan prinsip penafsiran lokal lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan prinsip Hal ini dapat digambarkan pada diagram berikut. Diagram penasiran inferensi menggambarkan jumlah penggunaan penafsiran inferensi. Penggunaan prinsip penafsiran lokal sebanyak 53% dan penggunaan prinsip penafsiran analogi sebanyak 47%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan prinsip penafsiran lokal dalam menarik sebuah inferensi wacana pada lawakan bapak-bapak wasap di TikTok @adureceh lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan prinsip penafsiran analogi. SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, banyak ditemukan ketidakpaduan pola inferensi yang ada dalam Berdasarkan hasil pembahasan pada penlitian ini, dapat disimpulkan bahwa inferensi pada wacana tebak-tebakan AuLawakan Bapak-Bapak WasapAy di akun TikTok @adureceh ditemukan 19 data 19 data inferensi tersebut ditafsirkan dengan dua prinsip penafsiran wacana . , yakni prinsip penafsiran lokal dan prinsip penafsiran analogi. Ditemukan 10 data menggunakan penafsiran lokal dan 9 data menggunakan penafsiran analogi. Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa inferensi dengan prinsip penafsiran analogi tergolong paling banyak ditemukan dalam wacana tebak-tebakan AuLawakan Bapak-Bapak WasapAy di akun TikTok @adureceh. SARAN Adapun saran yang peneliti sampaikan yaitu dalam mengkaji inferensi perlu mencari referensi yang kerkaitan dengan teori pengkajian inferensi. Peneliti juga berharap jika jurnal artikel ini dapat digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya. DAFTAR PUSTAKA