Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar Financial Literature Effect on Financial Management of Small Medium Micro Businesses in Makassar City Ferry Ardiansyah1. Anwar Rauf2. Nurman3 Universitas Negeri Makassar Email: ferryardiansyah715@gmail. Abstract This study aims to determine the effect of Financial Literacy on the financial management of Micro. Small and Medium Enterprises in Makassar City. The variables in this study are financial literacy as the independent variable (X) and financial management as the dependent variable (Y). The population in this study is all Micro. Small and Medium Enterprises in Makassar City which are registered with the Office of Cooperatives and Micro. Small and Medium Enterprises in Makassar City. Based on the data obtained, the number of Micro. Small and Medium Enterprises that are still active in 2021 in Makassar City is 715 Micro. Small and Medium Enterprises. The sampling technique used was the purposive sampling technique, namely the sample selection process using certain considerations. Data collection techniques used are questionnaires and documentation. The data analysis technique used is descriptive percentage analysis, instrument test, and hypothesis testing. The instrument test consists of a validity test and a reliability test. Hypothesis test consists of simple regression, partial test . and partial determination coefficient . The results of this study indicate that financial literacy partially has a positive and significant effect on the financial management of Micro. Small and Medium Enterprises in Makassar City. Keywords: Financial Literacy. Financial Management. UMKM Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Literasi Keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah literasi keuangan sebagai variabel bebas (X) dan pengelolaan keuangan sebagai variabel terikat (Y). Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh UMKM di Kota Makassar yang terdaftar pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Makassar. Berdasarkan data yang di peroleh jumlah UMKM yang masih aktif pada tahun 2021 di Kota Makassar sebanyak 715 Usaha Mikro Kecil Menengah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Samplinng yaitu proses pemilihan sampel menggunakan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase, uji instrumen, dan uji hipotesis. Uji instrumen terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas. Uji hipotesis terdiri dari regresi sederhana, uji parsial . dan koefisien determinasi parsial . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Kata kunci: Literasi Keuangan. Pengelolaan Keuangan. UMKM PENDAHULUAN Upaya pengentasan kemiskinan merupakan salah satu agenda besar yang terus dilaksanakan oleh setiap negara, khususnya negara-negara berkembang. SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar Ferry Ardiansyah1. Anwar Rauf2. Nurman3 DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. termasuk Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia masyarakat miskin melalui berbagai program yang menyasar peningkatan kapasitas dan modal Salah satu kebijakan yang mungkin dilakukan adalah mengembangkan dan memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Kementrian Koperasi dan UMKM mencatat jumlah UMKM hingga Maret 2021 mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8,57 triliun. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi. Besarnya kontribusi UMKM tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sangat ditopang oleh kinerja UMKM. Perkembangan UMKM yang cukup tinggi pada saat ini tidak terlepas dari Menurut Anggraeni . , para pelaku UMKM harus menghadapi 4 kendala besar, yaitu keterbatasan modal kerja, sumber daya manusia, inovasi produk dan teknologi, serta pemasaran. Pengelolaan keuangan menjadi salah satu isu utama yang banyak UMKM tidak berkembang karena jika pengelolaan keuangan UMKM tidak lancar maka akan menghambat kinerja dan akses pembiayaan. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah usaha kecil, menengah dan mikro di Kota Makassar memiliki tingkat pertumbuhan yang relatif tinggi. Berikut data jumlah UMKM di Kota Makassar tahun 2019-2021 yang tersebar di 15 kecamatan: Tabel 1. 1 Data Jumlah UMKM di Kota Makassar 2019-2021 No. Kecamatan Jumlah (Uni. Wajo Ujung Tanah Ujung Pandang Tamalate Tamalanrea Tallo Rappocini Panakkukang Mariso Manggala 1,199 Mamajang Makassar Kepulauan Sangkarrang Bontoala Biringkanaya JUMLAH 5,387 Sumber: Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar Tahun 2022 Berdasarkan pada tabel di atas yang di ambil dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar jumlah UMKM di Kota Makassar dari tahun 2019-2021 sebanyak 5. yang tersebar di 15 kecamatan. Namun berdasarkan data terakhir pada penelitian Afiah dan Eni P. 1:1. dalam masa pandemi ternyata banyak UMKM yang SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA sudah tidak beroperasi lagi sehingga per tahun 2021 hanya tersisa 715 UMKM yang masih aktif beroperasi di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa banyak UMKM yang sudah tidak beroperasi lagi disebabkan kesalahan dalam perencanaan keuangan, pengelolaan keuangan yang kurang baik, serta pengetahuan . tentang pengelolaan keuangan yang belum maksimal. Oleh sebab itu, adanya peningkatan pengelolaan keuangan yang baik sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan UMKM. Literasi keuangan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk meningkatkan pengetahuan . , kemampuan . , dan keyakinan . agar keuangan masyarakat dapat lebih sejahtera dan juga mampu mengelola keuangan. Menurut Desyanti . bagi pelaku UMKM sangat penting untuk memahami dan memiliki pengetahuan tentang literasi keuangan dan inklusi keuangan. Hal ini disebabkan karna inklusi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan yang akan memberikan dampak terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM. Indeks literasi nasional yang dikeluarkan oleh OJK menunjukkan bahwa terjadi peningkatan. Berikut data hasil survey OJK mengenai Inklusi dan Literasi Keuangan di Indonesia. Gambar 1. Indeks Literasi Keuangan Nasional Berdasarkan Gambar 1 terlihat bahwa indeks literasi keuangan mengalami Survei nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK) yang dilakukan ketiga kalinya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan berkisar 38,03%. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hasil survei OJK tahun 2016, dimana indeks literasi keuangan hanya berkisar 29,7%. Dengan demikian, selama 3 tahun, terjadi perubahan tingkat literasi keuangan berkisar 8,33%. Namun, tingkat literasi keuangan yang masih relative rendah menimbulkan tantangan dan risiko baru. Widiyanti . dalam penelitiannya menunjukkan hasil bahwa variabel literasi keuangan dapat mempengaruhi kinerja UMKM. Hasil penelitian ini sesuai dengan financial knowledge theory dimana pengetahuan keuangan berkaitan SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar Ferry Ardiansyah1. Anwar Rauf2. Nurman3 DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. dengan kemampuan seseorang untuk memahami, menganalisis dan mengelola keuangan yang tersedia bagi dirinya untuk menghasilkan keputusan keuangan dengan tepat, dan dapat membantu perkembangan kinerja UMKM. Jadi berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk mengadakan suatu penelitian dengan judul AuPengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota MakassarAoAo. TINJAUAN PUSTAKA Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah . Definisi UMKM Definisi dari UMKM berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM dalam Wilantara dan Susilawati . , menyatakan bahwa Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha prorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam undang-undang. Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian, baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil sebagaimana dimaksud dalam undang-undang. Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian, baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam undang-undang. Adapun menurut Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop dan UMKM) dalam Saleh dan Hadiyat . menjelaskan bahwa Usaha Kecil (UK), termasuk Usaha Mikro (UMI) sebagai entitas usaha yang mempunyai memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200. 000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, dan memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp 1. 000,00. Sementara itu. Usaha Menengah (UM) merupakan entitas usaha milik warga negara Indonesia yang memiliki kekayaan bersih lebih besar dari Rp 200. 000,00 sampai dengan Rp 10. 000,00 tidak termasuk tanah dan bangunan. Dari beberapa definisi yang telah dijelaskan diatas, maka dapat di simpulkan bahwa UMKM adalah usaha yang di miliki oleh seseorang, beberapa orang, atau badan usaha yang melakukan kegiatan usaha dan telah mendapatkan omset atau keuntungan maksimal Rp 600. 000,00 per tahun di luar dari aset tetapnya, seperti bangunan dan tanah yag digunakan. Definisi Literasi Keuangan Menurut Otoritas Jasa Keuangan . dalam Afiah dan Eni P. 1:1. Ditunjukkan bahwa literasi keuangan adalah serangkaian proses atau kegiatan yang meningkatkan pengetahuan, kepercayaan dan keterampilan masyarakat luas untuk mengelola keuangannya dengan baik. Peningkatan literasi keuangan berbanding lurus dengan jumlah orang yang menabung dan berinvestasi, sehingga SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA menghasilkan potensi keuangan yang lebih tinggi dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Sementara Vidovicova . dalam Wicaksono . menyatakan bahwa literasi keuangan merupakan pemahaman mengenai produk dan konsep keuangan dengan bantuan informasi dan saran, sebagai kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami risiko keuangan agar membuat keputusan keuangan yang tepat. Adapun menurut OECD . dalam Ninin dan dan Rohmawati . menyatakan bahwa Auliterasi keuangan merupakan suatu kesatuan dari sebuah intuisi, kemampuan, pengetahuan, sikap, serta tindakan yang dibutuhkan dalam mengambil keputusan terkait keuangan sehingga dicapai suatu kesejahteraan finansial seorang individuAy. Dari beberapa pengertian literasi keuangan yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan adalah sebuah proses untuk meningkatkan kecakapan dan pengetahuan seseorang atau organisasi dalam merencanakan dan melakukan perencanaan pengelolaan keuangannya, dengan tujuan untuk menghindari risiko kesalahan dalam pengelolaan keuangan sehingga dapat dicapai suatu kesejahteraan finansial. Definisi Pengelolaan Keuangan Menurut (Sutrisno, 2. dalam (Ritraningsih, 2017: . AuPengelolaan keuangan merupakan manajemen yang berkaitan dengan pengalokasian dana investasi maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan secara efisienAy. Sementara menurut Handoko . dalam Emely, dkk . 1:1. mengemukakan bahwa manajemen atau pengelolaan adalah bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan dan kepemimpinan serta pengawasan. Menurut Rambe et al. Aumanajemen keuangan adalah segala aktivitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan, dan pengelolaan aktiva dengan beberapa tujuan menyeluruh. Sedangkan menurut Riyanto dalam Mulyawan . mendefinisikan Aumanajemen keuangan adalah keseluruhan dari aktivitas yang bersangkutan dengan usaha untuk mendapatkan danaAy. Menurut Mulyawan . dalam Rumbianigrum . disebutkan bahwa Auada proses dan tahap pengelolaan keuangan yaitu Perencanaan (Peramalan Keuanga. Pelaksanaan (Perencanaan dan Penganggara. Financial Control . engendalian keuanga. Ay. Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan keuangan adalah kemampuan individu atau lembaga untuk memperoleh dana, merencanakan dan melaksanakan penggunaannya serta melakukan pengendalian terhadap keuangannya. METODE Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif deskriptif. Menurut Indrawan dan Yaniawati . Aupendekatan kuantitatif adalah pendekatan penelitian yang diarahkan untuk pencapaian tujuan memperoleh penjelasan yang luas, tentang fenomenayang ditetapkan sebagai objek penelitianAy. Sugiyono . menyatakan bahwa analisis deskriptif adalah SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar Ferry Ardiansyah1. Anwar Rauf2. Nurman3 DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. analisis yang digunakan untuk menggambarkan data yang telah di olah melalui tulisan narasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti langsung dari sumber primer atau tempat dilakukannya penelitian. Data primer yang dimaksud diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada informan. Data sekunder dalam penelitian berasal dari literatur dan dokumen yang berkaitan dengan variabel atau pertanyaan yang diteliti, seperti jurnal, buku, dan online. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Angket Angket atau kuesioner merupakan teknik yang utama digunakan, karena dengan menggunakan angket diharapkan mampu memperoleh sebagian besar data yang diharapkan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan atau pernyataan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Angket dalam penelitian ini berisi beberapa pernyataan atau pertanyaan yang dapat memberikan informasi mengenai pengaruh literasi dan inklusi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada UMKM yang ada di Kota Makassar, diamana kuesionernya berupa penyebaran kuesioner online . oogle for. kepada pemilik UMKM. Dokumentasi Untuk data sekunder dalam penelitian ini didapatkan dari studi pustaka maupun dokumentasi. (Sugiyono, 2. menyatakan bahwa dokumentasi adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi melalui buku, arsip, dokumen, tulisan angka dan gambar yang berupa laporan serta keterangan yang dapat mendukung penelitian. Adapun dokumen lain yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu data mengenai jumlah UMKM yang masih beroperasi di Kota Makassar yang digunakan sebagai populasi dan acuan dalam pengambilan sampel Teknik Analisis Data . Analisis Regresi Sederhana Menurut Sugiono . mengemukakan bahwa Auanalisis regresi digunakan oleh peneliti untuk mengetahui bagaimana variabel dependen atau kriteria dapat diprediksikan melalui variabel independen atau predictor secara individualAy. Regresi digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dan memprediksi variabel terikat dengan menggunakan variabel Analisis regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier . Koefisien Determinasi Ganda (R. Koefisien Determinasi Ganda (RA) digunakan untuk mengukur seberapa jauh model dalam menerangkan variasi terkait secara bersama-sama atau simultan. Nilai yang menerangkan nilai determinasi adalah nilai yang berkisar antara 0 . SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA sampai 1 . Jika nilai determinasi kecil maka artinya variabel-variabel independen menjelaskan variabel-veriabel dependennya sangat terbatas dan hanya sedikit informasi. Sedangkan, apabila nilai determinasinya mendekati angka 1 . maka informasi yang diberikan variabel Aevariabel independen lebih banyak menjelaskan variabel dependennya. Dalam penelitian ini, untuk mencari nilai adjusted RA menggunakan bantuan SPSS 25. HASIL DAN PEMBAHASAN Penyajian Data Penyelesaian Uji Regresi Linear Sederhana Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial (Uji statistik . Dalam penelitian ini Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM. Berdasarkan hasil pengujian dengan metode regresi linier sederhana, untuk menguji pengaruh variabel independent yaitu literasi keuangan terhadap variabel dependen yaitu pengelolaan keuangan. Tabel 4. Rekapitulasi Hasil Uji Analisis Regresi Linear Sederhana Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. Literasi Keuangan Dependent Variable: Pengelolaan Keuangan Sumber: Hasil Olahan dari SPSS versi 25 Sig. Berdasarkan tabel 4. 9, dapat dilihat bahwa variabel independen yaitu literasi keuangan memiliki signifikan 0,001 yang signifikan dengan 0,05, oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa variabel pengelolaan keuangan dipengaruhi oleh literasi keuangan dengan persamaan regresi sederhana sebagai berikut: Y = a bX Y = 25. Persaamaan regresi diatas menunjukkan antara variabel independent dengan variabel dependen secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa: Nilai constanta adalah 25. 394, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel literasi keuangan . ilai X = . maka pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar sebesar 25. 394 satuan. Nilai koefisien literasi keuangan adalah 0. 252, artinya jika variabel literasi keuangan (X) meningkat sebesar 1% dan konstanta . adalah 0, maka pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar meningkat sebesar 0. tersebut menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan terhadap variabel pengelolaan keuangan berkontribusi positif untuk UMKM di Kota Makassar. SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar Ferry Ardiansyah1. Anwar Rauf2. Nurman3 DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. Uji t (Parsia. Uji-t digunakan untuk menguji hipotesis dan mengetahui seberapa besar signifikansi pengaruh variabel literasi keuangan terhadap variabel pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap variabel pengelolaan keuangan melalui uji-t adalah dengan membandingkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 . %). Suatu variabel dikatakan berpengaruh signifikan ketika nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari 5% ( =0,. Adapun hasil uji-t dengan menggunakan bantuan SPSS versi 25 dapat dilihat pada tabel 4. 10 sebagai berikut: Tabel 4. Uji t . Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Model (Constan. Literasi Keuangan Dependent Variable: Pengelolaan Keuangan Sumber: Hasil Olahan dari SPSS versi 25 Sig. Berdasarkan tabel 4. 10 menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 . ,001<0,. yang berarti bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Karena variabel literasi keuangan memiliki nilai signifikan yang lebih kecil dari alpha yaitu 0,05 maka hipotesis yang menyatakan literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. AuditerimaAy. Koefisien Determinasi (R. Koefisien Detrminasi digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model menerangkan variance varibel dependen. Berikut perhitungan koefisien determinasi menggunakan SPSS v. 00 for windows. Tabel 4. Hasil Uji Analisis Koefisien Determinasi Model Summary Adjusted Model Square R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Literasi Keuangan Sumber: Hasil Olahan dari SPSS versi 25 Dari hasil perhitungan tabel 4. 11 dari pengolaan data SPSS v. 00 for windows diperoleh koefisien determinasi (R. yaitu sebesar 0,566. Hal ini berarti SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA bahwa pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan adalah sebesar 56,6% sedangkan sisanya 43,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang ikut mempengaruhi dalam penentuan naik atau turunnya pengelolaan keuangan karena selain literasi keuangan dan inklusi keuangan masih banyak faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi 0,001<0,05, maka hipotesis diterima, hal ini berarti literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Risa Nadya Septiani dan Eni Wuryani . 0:3214-3. yang mengatakan bahwa literasi keuangan berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Sidoarjo. Hal ini berarti literasi keuangan berperan penting dalam peningkatan pengelolaan keuangan. Literasi keuangan yang baik dapat meningkatkan pengelolaan keuangan. Artinya dengan literasi keuangan yang baik maka pengelolaan keuangan juga akan semakin baik. Hal ini diperkuat dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Andrew . dalam Yushita . yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keuangan dengan perilaku keuangan dimana semakin tinggi pengetahuan keuangan seseorang yang dimiliki akan cenderung lebih bijak dalam pengelolaan PENUTUP Kesimpulan Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Dari rumusan masalah yang telah dipaparkan pada bagian pendahuluan dan hasil pengujian data yang telah dilakukan serta pembahasan yang telah dipaparkan pada bagian hasil dan pembahasan sebelumnya maka, dapat ditarik kesimpulan bahwa literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Hal ini berarti literasi keuangan berperan penting dalam peningkatan pengelolaan keuangan. Artinya apabila tingkat literasi keuangan pemilik UMKM bagus maka pengelolaan keuangan UMKM yang dimilikinya juga akan semakin baik. Hal tersebut disebakan karena dengan adanya kecakapan literasi keuangan pemilik UMKM sudah memiliki pengetahuan dalam merencanakan dan melakukan perencanaan pengelolaan keuangannya, dengan tujuan untuk menghindari risiko kesalahan dalam pengelolaan keuangan sehingga dapat dicapai suatu kesejahteraan finansial. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, maka terdapat beberapa saran yang perlu dipertimbangkan bagi beberapa pihak untuk perbaikan bagi penelitian selanjutnya sekaligus bagi peneliti ini, sebagai berikut: SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar Ferry Ardiansyah1. Anwar Rauf2. Nurman3 DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. Bagi UMKM Diharapakan meningkatkan literasi keuangan yang dimiliki agar pengelolaan keuangan UMKM semakin baik sehingga dapat mempertahankan UMKM yang dimiliki saat ini. Bagi Peneliti Selanjutnya Diharapkan dalam penelitian selanjutnya agar dapat meneliti dan mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengelolaan keuangan selain yang diteliti dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA