1132 JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Sosialisasi Pasar Modal Dan Pengenalan Stocklab SMA Negeri 06 Kabupaten Bengkulu Utara Pulau Enggano Legi Nurvadillah 1. Khairiah Elwardah2. Evan Stiawan3 Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Indonesia E-mail: legi. nurvadilla@mail. id1, khairiahelwardah@mail. evan@mail. 1,2,3 Article History: Received: 01 Mei 2025 Revised: 22 Mei 2025 Accepted: 25 Mei 2025 Keywords: Pasar Modal. Stocklab. Pulau Enggano. Investor Muda Abstract: Generasi muda memiliki pemahaman dan kemampuan yang sangat rendah tentang pasar modal dan perencanaan finansial jangka panjang, terutama generasi muda di wilayah pulau Enggano Provinsi Bengkulu yang tidak memiliki akses informasi, teknologi dan tenaga pendidik yang menyebabkan pengetahuan tersebut tidak dimiliki oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, perlu dilakukannya sosialisasi kepada generasi muda yang belum memiliki potensi tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan siswa untuk menjadi investor muda dan memperkenalkan pasar modal serta teknik berinvestasi kepada siswa SMA melalui permainan Stocklab. Melalui pendekatan Participatory Action Re. arch (PAR), program ini disusun menjadi beberapa tahapan, yaitu merencanakan komunikasi kemanusiaan . enyiapan sosia. Community Riset Social. Planning. Political Action, dan Reflection. Pe. katan parsitipatif me. lalui pe. rmainan Stocklab sangat e. ktik untuk me. ndorong pe. tahuan siswa ntang pasar modal. Hambatan seperti ke. s jaringan dan infrastruktur dapat diatasi dengan dengan menggunakan metode pembelajaran yang lebih sederhana dan mudah untuk dipahami, seperti simulasi dan permainan. Program ini memberikan dampak positif untuk generasi muda agar dapat me. rancang re. ncana inve. stasi di masa pan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perkonomian masyarakat pulau Enggano dengan Kegiatan ini berharap agar E. uangan dan inve. stasi pasar modal dapat te. mbang dilingkungan se. kolah de. ngan adanya dukungan lembaga keuangan seperti Bursa E. Indone. sia (BE. I), dan Otoritas Jasa Ke. uangan (OJK) dapat merata pada seluruh kalangan masyarakat yang ada di indonesia terutama di pulau terluar. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 PENDAHULUAN Sosialisasi pasar modal berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi dalam berinvestasi di pasar modal. Dengan sosialisasi yang dilakukan dengan baik, maka informasi berkaitan dengan pasar modal dapat tersebar secara luas terutama kepada mahasiswa. Selain itu, dengan sosialisasi, dapat menambah wawasan mahasiswa sehingga mahasiswa termotivasi untuk terus mencari tahu tentang pasar modal dan meningkatkan minatnya dalam berinvestasi di pasar modal. Banyak cara yang dapat dilakukan, seperti dengan membuat pelatihan-pelatihan pasar modal, terutama dalam hal ini menjadi seorang trader saham, membuat workshop di kampus-kampus atau memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan proses magang, baik itu di bursa efek maupun di perusahaan-perusahaan sekuritas. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mensosialisasikan pasar modal, yaitu dengan cara memberikan seminar atau pelatihan berinvestasi di pasar modal pada universitas universitas, sekaligus membuka stand investasi sehingga mahasiswa bisa langsung mencobanya (Pratama dan Anies Lastiati, 2020: . Dari beberapa kegiatan sosialisasi dan edukasi pasar modal tersebut ada beberapa strategi yang dilakukan, diantaranya. seminar pasar modal dan edukasi pasar modal, sekolah pasar modal, kampanye AuYuk Nabung SahamAy, dan simulasi atau permainan Stocklab. Sosialisasi dan edukasi pasar modal yang dilakukan oleh BEI dan OJK diharapkan memberikan hasil positif demi peningkatan partisipasi investasi masyarakat pada pasar modal. Dengan beberapa strategi sosialisasi dan investasi yang dilakukan oleh BEI dan OJK diantaranya. seminar pasar modal sosialisasi pasar modal, kampanye AuYuk Nabung SahamAy, dan permainan Stocklab strategi manakah dari strategi-strategi tersebut yang lebih efektif dalam memberikan pemahaman mengenai pasar modal. Dan dengan menyediakan Fasilitas kepada kelompok investor yang akan menciptakan perkumpulan banyak investor baru (Sulastyawati dkk, 2018: . Pasar modal di Indonesia memiliki peran besar dalam perekonomian negara. Dengan adanya pasar modal, investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dananya pada berbagai sekuritas dengan harapan meperoleh imbalan . (Hidayat. Firman and Kayati, 2020: . Pengenalan pasar modal kepada anak muda memerlukan metode pengenalan yang tepat dan menyenangkan. Pengenalan yang cocok untuk kalangan ini adalah melalui permainan dan simulasi. Pengenalan dalam bentuk permainan ini terbukti cocok dibandingkan dengan seminar ataupun workshop (Laras Desita, 2020: . Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan sebuah permainan yang bernama AuStocklabAy. Melalui permainan Stocklab ini penyampaian edukasi akan lebih menyenangkan jika dibandingkan dengan melalui metode ceramah terus menerus cenderung membosankan. Permainan kartu ini menjadi salah satu alternatif pembelajaran investasi dan pasar modal yang bisa dimainkan oleh para siswa-siswi SMA. Kemasan materi yang disampaikan melalu media permainan akan menarik bagi para (Meutianingrum dkk, 2024: 1. Tujuan dari program ini adalah untuk memperkenalkan pasar modal kepada siswa SMA Negeri 06 Bengkulu Utara, memperkenalkan teknik berinvestasi kepada siswa SMA melalui Stocklab, meningkatkan keterampilan dan semangat siswa untuk menjadi investor muda serta melahirkan siswa yang siap berlomba di kompetisi Stocklab. Dengan menetapkan tujuan-tujuan ini dan merencanakan kegiatan sosialisasi pasar modal dan pengenalan Stocklab, siswa dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi mengenai pasar modal kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Meskipun demikian, kendala-kendala banyak ditemukan banyak a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 ditemukan seperti keterbatasan akses jaringan dan belum ditemukan program terkait edukasi investasi yang dilakukan pada masyarakat di pulau Enggano. SMA Negeri 06 Bengkulu Utara mengalami beberapa permasalahan dalam pendidikan, seperti kurangnya fasilitas dan transportasi menyebabkan kualitas pendidikan yang kurang baik. Selain itu, masyarakat pulau Enggano juga sering menghadapi kesulitan dalam akses jaringan sehingga kurangnya informasi yang didapatkan. Dari beberapa desa, banyak yang susah mendapatkan sinyal, hal tersebut diakibatkan oleh jauhnya desa terhadap toer jaringan. Jika terdapat permasalahan jaringan internet di pulau Enggano, masyarakan hanya mengandalkan jaringan wifi yang ada di beberapa titik, contohnya balai desa dan beberapa sekolah. Dari situasi diatas, penulis tertarik untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat khususnya generasi muda di Pulau Enggano yaitu siswa SMA Negeri 6 Pulau Enggano untuk mengajarkan kepada siswa tentang cara menganalisis resiko dan peluang investasi. Pengalaman yang diperoleh akan bermanfaat bagi siswa dalam menghadapi dunia investasi setelah lulus Dengan mengembangkan pola pikir, siswa akan mampu mengelola keuangan pribadi dengan baik dan bijak. Keterampilan inilah yang akan bermanfaat dan menjadi bekal untuk merencanakan masa depan yang lebih baik. Berdasarkan pada hasil pengamatan lapangan, diketahui bahwa belum ada program pengenalan Stocklab yang diberikan kepada siswa SMA Negeri 6 Pulau Enggano, hal tersebut menyebabkan siswa cenderung tidak memiliki kemampuan untuk memahami mekanisme transaksi dipasar modal dan teknik berinvestasi. Letak pulau yang jauh dari provinsi dan akses transportasi yang sangat terbatas juga membuat siswa menjadi sangat sulit untuk mendapatkan program edukasi dan sosialisasi, selain itu keterbatasan akses jaringan juga membuat membuat siswa menjadi ketinggalan informasi-informasi yang hangat diperbincangkan terutama terkait pasar modal. Hal tersebut menjadi pokok utama yang membuat pengabdian masyrakatat ini penting untuk dilakukan agar generasi muda di pulau Enggano memiliki pengetahuan yang matang sebelum terjun di dunia investasi setelah lulus sekolah. METODE Dalam pe. laksanaan pe. ngabdian masyarakat adalah me. ngabdian ke. masyarakat atau Participatory Action Re. arch (PAR). Pe. litian partisipatori . rupakan salah satu je. nis ke. giatan pe. litian yang me. nggunakan PRA, yang mpunyai ciri utama yaitu de. ngan pe. katan pe. ran se. rta atau partisipatif dari ke. sasaran atau masyarakat luas. Kata kunci partisipatif ini me. njadikan pe. liti be. rupaya ke. untuk me. mbaur ke. dalam situasi dan kondisi ke. lompok atau masyarakat sasaran se. Hal ini be. rtujuan agar pe. liti dapat me. lihat, me. nangkap dan me. nggali le. bih jauh jala atau fe. na dan pe. rmasalahan yang nyata atau te. Pulau Enggano merupakan sebuah pulau yang terletak di Samudera Hindia pada 05A31'13" LS dan 102A16'00" BT kecamatan Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Utara Kecamatan Enggano memiliki luas sekitar 400. 6 km2 Kecamatan Enggano terdiri dari 6 desa yakni Desa Malakoni. Apoho. Kahyapu. Kaana. Banjarsari dan Meok. Ibu kota Kecamatan Enggano terletah di Desa Apoho. Masing-masing desa di Kecamatan Enggano merupakan desa definitif dengan klasifikasi desa swakarsa. Di tahun 2020. Kepadatan penduduk di kecamatan Enggano merupakan kepadatan terendah jika dibandingkan a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 dengan kecamatan lain yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara. Kepadatannya mencapai 10 jiwa/km2. Dan terdapat total 4. 121 penduduk yang tinggal didiantaranya terdapat 2. penduduk laki-laki dan 1. 967 penduduk perempuan. Selain itu. Terdapat beberapa sektor pendidikan yang tersedia di pulau Enggano, yaitu TK. SD. SMP, dan SMA. Dari beberapa sektor pendidikan yang ada di Enggano. SMA Negeri 06 Bengkulu Utara merupakan satu-satunya sekolah menengah atas di kepulauan Enggano yang terletar di desa Malakoni. Oleh karena itu, siswa di SMA Negeri 06 Bengkulu Utara terdiri dari penduduk Enam Desa di Kepulauan Enggano yaitu Desa Malakoni. Apoho. Kahyapu. Kaana. Banjarsari dan Meok. Strate. gi yang digunakan dalam program pe. ngabdian masyarakat ini adalah pe. Pe. ngabdian masyarakat ini be. rfokus pada program promosi inve. stasi di pasar modal dan me. nalkan pe. rmainan Stocklab. Me. yang digunakan dapat me. mastikan bahwa pihak se. kolah dan siswa dapat be. ran pe. nting dalam prose. s pe. Dalam pe. ngabdian ini, komunikasi de. ngan pihak se. kolah sangat pe. nting untuk dibangun agar program dapat be. ngan baik. Sosialisasi pasar modal dan pe. nalan Stocklab dilakukan untuk me. bagai instrume. n inve. stasi, se. rti saham, obligasi dan re. ksa dana se. rta ke. untungan be. jangka panjang. Te. rdapat dua je. nis ke. giatan utama yang dilakukan dalam pe. ngabdian ini yaitu simulasi inve. stasi dan kompetisi Stocklab. Simulasi investasi yang dibe. rikan ke. pada siswa ke. XI dan XII me. mbahas banyak mate. ri yang be. rkaitan de. ngan e. konomi dan inve. stasi di pasar Simulasi inve. stasi dilakukan me. lalui pe. rmainan Stocklab se. bagai alat pe. lajaran untuk mbantu siswa untuk me. lajari konse. p be. stasi di pasar modal de. ngan cara me. siswa dalam prakte. k inve. stasi se. cara langsung dan nyata. Adapun langkah-langkah dalam program pengabdian masyarakat ini adalah, sebagai berikut: (Rahmat and Mirnawati, 2020: 70-. Penyiapan Sosial (Merancang Komunikasi Kemanusiaa. Dalam proses ini pendamping berbaur dengan masyarakat untuk mengenali dan memahami masyarakat. Dengan melalui inkulturasi yang dibangun maka terciptalah komunikasi dengan masyarakat. Karena Peneliti berfikir bahwa jika komunikasi yang dibangun dengan masyarakat kuat maka aka lebih mudah untuk membangun partisipasi masyarakat dalam membantu peneliti. Penyiapan sosial dilakukan dengan cara memahami kelompok yang tidak terorganisir dalam masyarakat, memahami peran dan fungsi lembaga yang ada di masyarakat dan mengenali tradisi yang dilakukan masyarakat. Community Riset Social Yaitu menganalisis masalah yang ada di masyarakat. Dengan mengetahui dan memahami keseharian masyarakat maka pendamping dapat mengidentifikasi masalah. Selain itu pendamping juga melakukan FGD bersama masyarakat untuk mengetahui dan memahami permasalahan yang Pohon masalah pun juga dibuat bersama masyarakat. Selain itu yang dilakukan pendamping dalam menganalisis masalah yaitu dengan maping, transek, memahami alur sejarah dan tradisi Diagram alur, diagram ven dan analisis social juga digunakan dalam memahami permasalahan yang terjadi di masyarakat. Planning Istilah pengorganisasian rakyat . eople organizin. atau yang lebih juga dikenal dengan istilah pengorganisir masyarakat . ommunity organizin. sebenarnya adalah suatu peristilahan yang sudah menjelaskan dirinya sendiri. Istilah ini memang mengandung pengertian yang luas dari dua akar katanya. Istilah rakyat di sini tidak hanya berarti satu perkauman . yang a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 khas, dalam konteks yang lebih luas juga pada masyarakat . pada umumnya. Political Action Yaitu membentuk kelompok-kelompok social baru. Hal ini dilakukan untuk pemecahan Dengan membangun leadership atau seorang pemimpin yang dapat mengorganisir masyarakat dan dapat melakukan analisis terarah sehingga mendorong proses transparansi atas semua pihak dan semua permasalahan. Kegiatan ini dilakukan bersama partisipasi masyarakat. Aksi yang dilakukan ini menjawab harapan-harapan masyarakat. Dalam membangun membangun partisipasi masyarakat sebelum melakukan aksi tidak bermaksud untuk menumbuhkan partisipasi atas nama, partisipasi pasif, partisipasi lewat konsultasi maupun partisipasi fungsional. Melainkan partisipasi yang dibangun adalah partisipasi interaktif, di mana ide dalam berbagai kegiatan mulai perencanaan dan evaluasi melibatkan peran aktif masyarakat. Sehingga diharapkan masyarakat dapat mengambil inisiatif sendiri, melaksanakan kegiatan secara mandiri dan memobilisasi sumber daya yang dibutuhkan dari masyarakat sendiri. Reflection Reflection yaitu tindakan dari hasil kegiatan atau menilai keberhasilan dan kekurangan semua kompenen aktifitas terhadap perubahan sosial yang menjadi visi masyarakat. Pendamping merefleksi dan menganalisis dari hasil kegiatan yang telah di lakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Sosialisasi pasar modal dan pe. nalan Stocklab di SMA 06 Be. ngkulu Utara Pulau E. rlangsung se. lama E. mpat Bulan, dimulai dari pe. mbuatan proposal dan surve. i lokasi se. nyusunan laporan hasil. Pe. ngabdian masyarakat ini me. nalkan Stocklab se. bagai program simulasi inve. stasi ke. pada siswa SMA 06 Be. ngkulu Utara Pulau E. Siswa juga dibe. ngalaman se. cara langsung dalam be. rmain kartu Stocklab dan diajarkan bagaimana me. jual be. li saham yang te. rjadi dalam pasar modal. Adapun tahap-tahap pe. ngabdian ke. organisasi ini adalah se. bagai be. Penyiapan Sosial (Merancang Komunikasi Kemanusiaa. Program pengabdian masyarakat ini sangat membutuhkan partisipasi, dukungan dan kepercayaan siswa dan guru. Oleh karena itu sangat penting untuk membangun hubungan manusia untuk melakukan pengabdian masyarakat. Hubungan manusia tersebut dilakukan untuk menciptakan rasa percaya agar dapat dipastikan bahwa program yang dilakukan dapat diterima dengan baik. Gambar 1. Survei dan Obesrvasi Langkah pertama yang telah dilakukan adalah survai lokasi dan observasi pada tanggal 4 November 2024 dengan membangun hubungan manusia dan bekerja sama dengan Kepala Sekolah SMA Negeri 06 Bengkulu Utara di Pulau Enggano yaitu Bapak Budiman Kauno. Pd. Pertemuan dilakukan untuk memastikan program yang dilakukan dapat dilaksanakan dengan dukungan penuh dari pihak sekolah. Pertemuan ini juga dilakukan untuk menyerahkan surat a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 tugas sebagai persetujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh Kepala sekolah di SMA Negeri 06 Bengkulu Utara Gambar 2. Diskusi Kegiatan selanjutnya, dilakukkan diskusi bersama staff dan guru SMA Negeri 06 Bengkulu Utara pada tanggal 11 November 2024 agar dapat berkerja sama selama dilakukannya pengabdian dan dapat membantu dalam menyampaikan informasi kepada siswa terkait program yang dilaksanakan. Sosialisasi pasar modal dan pengenalan Stocklab juga diperkenalkan kepada guru-guru agar manfaat program yang pengabdian dapat dipahami dengan baik. Gambar 3. Pendampingan Awal Pendampingan awal dilakukan pada tanggal 28 November 2024 untuk membangun hubungan dengan siswa agar dapat membangun kepercayaan dan memperkenalkan program pengabdian langsung kepada siswa. Hal tersebut dilakukan untuk menarik perhatian siswa agar antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian. Gambar 4. Evaluasi Setelah program pengabdian masyarakat selesai, pada tanggal 20 Desember 2024 dilakukan evaluasi bersama kepala sekolah dan guru untuk menilai sejauh mana program bisa memberikan manfaat untuk siswa. Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk membahas tentang potensi pengembangan lebih lanjut terkait program yang telah dilaksanakan. Untuk mengidentifikasi permasalahan selama kegiatan dilaksanakan, penting untuk melakukan evaluasi a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 agar ditemukan solusi jika program yang sama bisa dilanjutkan dengan hasil yang lebih baik di masa yang akan datang. Gambar 5. Penutupan Se. lah pe. ngabdian masyarakat se. sai dilaksanakan, dilakukan se. si pe. rpisahan de. pihak se. kolah dan siswa pada tanggal 20 De. Ke. giatan te. but dilaksanakan untuk rpamitan se. rta me. rikan pe. nghargaan ke. pada se. kolah dan siswa atas partisipasi dan rcayaannya se. hingga pe. ngabdian dapat dilaksanakan de. ngan sukse. Siswa yang te. lajar te. rkait inve. stasi me. lalui program yang te. lah dilaksanakan diharapkan dapat me. mahaman ke. pada ke. luarga dan masyarakat se. kitar te. rkait hal yang te. lah dipe. penutupan diiringi dengan dilakukaknnya penyerahan surat keterangan selesai melakukan Surat tersebut menujukkan bahwa kegiatan sosialisai pasar modal dan pengenalan Stocklab di SMA Negeri Bengkulu Utara berhasil dilaksanakan. Surat ini juga menunjukkan bahwa kegiatan telah diterima dan didukung sepenuhnya oleh pihak sekolah. Community Riset Social Program sosialisasi pasar modal dan pengenalan Stocklab dilakukan untuk memberikan pengetahuan dasar terkait pasar modal dan menumbuhkan kesadaran siswa terkait mekanisme berinvestasi di pasar modal melalui permainan Stocklab. Program pengenalan Stocklab dilakukan setelah dilakukannya observasi, dan ditemukan bahwa program simulasi investasi melalui permainan Stocklab belum diperkenalkan kepada siswa SMA Negeri 06 Bengkulu Utara. Hal tersebut dilihat melalui diskusi kelompok, pemetaan sosial dan analisis sejarah pendidikan keuangan yang ada disekolah. Oleh karena itu siswa masih belum mengetahui cara kerja pasar Hal tersebut juga disebabkan oleh kurangnya akses informasi, jaringan, sarana dan fasilitas pendidikan. maka dilakukanlah upaya pengenalan pasar modal dan Stocklab melalui kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri 06 Bengkulu Utara. Program sosialisai pasar modal dan pengenalan Stocklab di daerah yang terpencil seperti kepulauan Enggano harus dapat sesuai dengan kondisi sosial budaya. Program membutuhkan metode yang relavan terhadap hal tersebut. Hambatan dalam pelaksanaan juga dialami karena keterbatasan jaringan internet sehingga memberikan kendala dalam penyampaian materi. Selain itu, untuk mengatur jadwal pelaksanaan program juga menjadi kendala karena harus menyesuaikan jadwal sekolah yang padat. Pada saat program dilaksanakan, siswa sedang dihadapkan dengan ujian sekolah sehingga program harus dilaksanakan tanpa mengganggu ujian sekolah siswa. Kendala-kendala dalam melaksanakan program dapat diatasi dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh pihak sekolah agar ilmu yang telah disampaikan tidak Planning a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Planning merupakan tahap yang sangat penting untuk dilakukan agar dapat memberikan arahan yang jelas, terukur, dan terstruktur bagi seluruh pelaksanaan kegiatan. Sehingga program atau proyek yang akan dilaksanakan tidak kehilangan fokus dan mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. terdapat beberapa target yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu : Membuat Kelompok Simulasi Investasi Untuk Siswa Kelas Xi Dan Kelas Xii Sma Negeri 06 Bengkulu Utara Simulasi investasi melalui permainan Stocklab membahas hal-hal yang penting untuk diketahui oleh siswa seperti literasi keuangan, pemahaman ekonomi, investasi dan manajemen resiko. Stocklab juga mengajarkan siswa untuk memahami hal-hal yang berkaitan dengan pasar modal seperti, cara membaca dan menganalisis saham, tujuan dan aturan permaina Stocklab, serta strategi yang bisa digunakan. Membantu siswa agar dapat berfikir kritis dan bisa mengambil keputusan dengan baik. Melakukan Kompetisi Stocklab Setelah siswa diberikan pemahaman terkait aturan dan cara bermain Stocklab serta prakter Siswa diberikan kesempatan untuk berkompetisi dalam permainan untuk melihat sejauh mana siswa dapat mempraktekkan apa yang telah disampaikan sebelumnya. Dalam kompetisi ini, siswa harus dapat menerapkan starategi dan membuat keputusan dalam Program edukasi menjadi lebih seru dengan adanya kompetisi Stocklab. Permainan yang interaktif dapat memberikan motivasi untuk siswa karena dalam Stocklab siswa menjadi lebih tertantang dengan adanya kompetisi. Dalam kompetisi ini siswa dituntut untuk menggunakan otak untuk dapat berfikir kritis dalam membuat keputusan yang bijak agar bisa memenangkan kompetisi. Political Action Pengenalan Stocklab adalah program edukasi pengenalan mekanisme transaksi investasi di pasar modal. Program ini dilakukan di SMA Negeri 06 Bengkulu Utara dengan melibatkan pihak sekolah dan siswa. Materi yang disampaikan mencakup tentang pasar modal dan simulasi investasi melalui permainan Stocklab. Dalam permainan Stocklab, siswa diajarkan tentang cara kerja pasar modal, saham, obligasi dan reksa dana serta keuntungan yang diperoleh dalam investasi jangka panjang. Simulasi investasi melalui permainan Stocklab dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya berinvestasi sejak dini. Gambar 6. Pengenalan Stocklab Program simulasi berinvestasi melalui permainan Stocklab yang dilakukan pada tanggal 9 Desember 2024 bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa. Sebelum a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 bermain siswa diperkenalkan dengan kegunaan kartu-kartu yang digunakan saat bermain. semua hal yang berkaitan dengan mekanisme permainan. Setelah itu siswa diberikan kesempatan untuk menjelakan kembali apa yang telah disampaikan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa siswa telah memahami penjelasan yang telah disampaikan. Gambar 7. Kompetisi Stocklab Pemahaman yang diberikan tidak hanya sebatas diketahui oleh siswa. Permainan ini dipraktekkan langsung dan diperhatikan oleh siswa. Setelah praktek, siswa juga diajak untuk berkompetisi dalam permainan Stocklab. Kompetisi tersebut dilakukan agar siswa lebih tertarik dan lebih fokus untuk menerapkan pelajaran yang telah diberikan. Kompetisi Stocklab dapat mendorong peningkatan pemahaman siswa tentang strategi investasi dan bagaimana mengelola aset melalui simulasi pasar modal. Pemahaman tersebut dapat terus diperdalam saat bermain Stocklab. Dengan kompetisi permainan Stocklab siswa jadi mampu menerapkan aturan dan strategi berinvestasi dengan serius dan konsentrasi untuk memenangkan kompetisi. Dalam kompetisi Stocklab siswa bisa mempelajari dinamika investasi saham dengan mudah dan menyenangkan. Dengan adanya program edukasi yang lebih praktis seperti Stocklab, siswa diharapkan untuk dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapatkan pada kehidupan sehari-hari. Siswa menjadi lebih tertarik untuk berinvestasi di masa depan setelah diperkenalkan dengan proses berinvestasi secara nyata meskipun hanya sebuah permainan. Reflection Metode pembelajaran yang tepat dapat memberikan keberhasilan program sosialisasi pasar modal dan pengenalan Stocklab. Kendala-kendala yang dialami tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan program ini. Dukungan yang diberikan pihak sekolah dan semangat siswa sangat menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran program sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan keterlibatan pihak sekolah dan siswa dalam semua proses program pengabdian ini, dapat dibuktikan bahwa partisipasi dan kolaborasi bisa memberikan dampak sosial yang baik dan luas. Program ini diharapkan untuk terus berkembang dan direplikasikan di sekolah-sekolah lain untuk mendorong lahirnya siswa yang paham investasi dan cerdas finansial. Program pengabdian ini juga bisa dijadikan peluang oleh institusi pendidikan tinggi untuk dapat memberikan wadah dalam memperkenalkan literasi keuangan yang praktis. Refleksi yang ditunjukkan dalam pengabdian ini menjukkan bahwa pendekatan parsitipatif melalui permainan Stocklab sangat efektik untuk mendorong pengetahuan siswa tentang pasar Siswa yang sebelumnya tidak mengenal pasar modal menjadi paham tentang konsep pasar a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 Selain itu, siswa menujukkan keantusiasannya dalam investasi pasar modal dan sangat tertarik untuk terlibat dan menjadi investor muda. Hambatan Pengetahuan siswa SMA Negeri 06 Bengkulu Utara terkait investasi di pasar modal masih sangat terbatas. Banyak siswa yang beranggapan bahwa investasi di pasar modal merupakan sesuatu hal yang rumit untuk dipahami. Hal tersebut menjadi salah satu tantangan yang dihadapi saat melakukan sosialisasi di sekolah. Siswa juga kurang tertarik untuk bersosialisasi karena kurangnya pemahaman terhadap manfaat berinvestasi di masa depan. Oleh karena itu, metode pembelajaran yang dilakukan harus lebih interaktif dan menarik agar siswa lebih tertarik untuk mempelajari konsep investasi sejak dini. Siswa mengalami kesulitan untuk memahami istilah teknis dalam materi sosialisasi. Oleh karena itu. Metode pembelajaran yang cocok untuk dilakukan adalah metode yang lebih sederhana dan mudah untuk dipahami, seperti simulasi dan Dengan metode tersebut siswa menjadi lebih tertarik untuk memahami investasi di pasar modal dengan baik. Lokasi daerah yang sangat terpencil menjadi hambatan yang menghambat pelaksanaan program pengabdian ini. Selain itu, keterbatasan akses jaringan dan infrastruktur juga menjadi Jaringan internet yang tidak stabil juga dapat menggangu akses pengiriman data digital. Akan tetapi. Fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah cukup mendukung kelancaran program Pihak sekolah telah menyediakan fasilitas untuk melaksanakan sosialisasi, seperti laptop, proyektor dan sound sistem yang dapat mendukung kegiatan terlaksana dengan sukses. Pada saat pengabdian dilaksanakan, siswa memiliki jadwal yang cukup padat. Hal tersebut menjadi hambatan bagi pelaksanaan kegiatan sosialisasi. Dengan jadwal siswa yang padat tersebut membuat waktu melakukan sosialisasi menjadi terbatas sehingga materi yang disampaikan kurang mendalam. Hal tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengingat materi yang diajarkan. Jika materi yang disampaikan tidak pelajari berulang-ulang dapat menyebabkan materi yang didapatkan akan cepat memudar dengan cepat. Luaran yang Dicapai Manfaat metode pembelajaran yang sederhana: pengenalan Stocklab merupakan metode pembelajaran yang lebih menarik untuk diperkenalkan kepada siswa yang baru mengenal investasi di pasar modal. Metode ini sangat efektif karena menjelaskan konsep investasi pasar modal dengan cara yang menyenangkan. Minat investasi siswa: dengan dilaksanakannya program pengabdian ini diharapkan agar siswa lebih tertarik untuk berinvestasi melalui praktik langsung permainan Stocklab. tersebut bisa membantu siswa untuk merancang rencana berinvestasi di masa depan Meningkatkan pengetahuan pasar modal: diharapkan agar siswa bisa lebih sadar akan pentingnya berinvestasi sejak dini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa terkait mekanisme investasi di pasar modal dan dampak investasi pada perekonomian melalui permainan Stocklab. Kolaborasi dan Stackeholder: tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk memastikan bahwa edukasi keuangandan investasi pasar modal dapat terus berkembang dilingkungan sekolah. Dengan adanya kolaborasi dengan pihak sekolah dan lembaga yang berkaitan seperti Galeri Investasi Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu (GISBEI). Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa kerja sama dengan baik. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Mei 2025 KESIMPULAN Dalam pe. ngabdian masyarakat ini, me. Participatory Action Re. arch (PAR) te. sangat cocok untuk dilakukan pada siswa SMA di pulau te. ncil se. rti pulau E. Hasil yang dipe. h dari dilakukannya pe. ngabdian ini dapat dilihat dari pe. mahaman siswa. Se. ngabdian dilakukan, siswa be. lum me. nal pasar modal dan Stocklab. namun, se. dilakukan ke. giatan sosialisasi siswa pada akhirnya dapat me. rima dan me. mahami konse. p pasar modal de. ngan baik me. lalui pe. rmainan Stocklab. Me. lalu pe. ngabdian ini, siswa tidak hanya tahui dan me. mahami pasar modal, siswa juga me. njadi sangat te. rtarik dan be. njadi inve. stor muda se. lah lulus se. Siswa me. njadi me. miliki ke. inginan untuk rbaiki pe. konomian masyarakat pulau E. nggano me. lalui ke. giatan inve. Te. rdapat be. rapa ke. ndala dalam program sosialisasi dan pe. nalan Stocklab. Ke. but dapat dilihat dari kurangnya fasilitas dan sumbe. r daya pe. ndidikan se. rta akse. s informasi rkait inve. stasi di pasar modal. Sarana pe.