Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Pages 345-350 ISSN: 2830-5868 (Onlin. ISSN: 2614-7831 (Printe. Journal Homepage: http://ejournal. stit-alkifayahriau. id/index. php/arraihanah Efektivitas ABC Magnet Book: Studi Kuasi-Eksperimental Literasi Anak Usia 4Ae5 Tahun Azizah Amal1. Sitti Nurhidayah Ilyas2. Dian Safitri3 Info Artikel Abstract Keywords: Literacy. ABC Magnet Book. Early Childhood. Early literacy is a crucial foundation in early childhood education. however, many preschool children in Indonesia still face challenges due to less engaging instructional strategies. This study aimed to examine the effect of the ABC Magnet Book on the literacy skills of children aged 4Ae5 years at TK Bina Harapanku. Takalar. Using a quasi-experimental pretestAeposttest design with an experimental group . = . and a control group . = . , the intervention was implemented in five sessions of manipulative and multisensory learning activities. Data were collected through performance-based observations and analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed a significant improvement in the experimental group (M = 18. 4 A 2. compared to the control group (M = 14. 2 A 2. , with a moderate effect size . = Z = Oe3. p = 0. A total of 33. 3% of children in the experimental group reached the AuVery Well DevelopedAy category, compared to only 6. 6% in the control group. These findings emphasize that play-based and interactive media are effective in fostering phonemic awareness and early literacy. Nevertheless, limitations related to the small sample size . = 15 per grou. and purposive sampling should be considered when generalizing the results. The ABC Magnet Book is recommended as an engaging and practical alternative for enhancing early literacy in preschool education Kata kunci: Literasi. ABC Magnet Book. Anak Usia Dini. Abstrak Literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak usia dini. Namun, banyak anak prasekolah di Indonesia masih menghadapi kesulitan karena strategi pembelajaran yang tidak menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media ABC Magnet Book mempengaruhi kemampuan literasi siswa berusia 4 hingga 5 tahun di TK Bina Harapanku di Takalar. Intervensi diberikan dalam lima sesi pembelajaran manipulatif dan multisensori menggunakan desain kuasieksperimental pretest-posttest dengan kelompok eksperimen . = . dan kontrol . = . Setelah data dikumpulkan melalui observasi kinerja, uji Wilcoxon Signed-Rank digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (M 1 Pendidikan Guru Pendididikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Email: azizahamal@umm. 2 Pendidikan Guru Pendididikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Email: nurhidayah. ilyas@unm. 3 Pendidikan Guru Pendididikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Makassar. Makassar. Indonesia Email: sdian8594@gmail. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 = 18,4 A 2,. dibandingkan dengan kelompok kontrol (M = 14,2 A 2,. , dengan ukuran efek sedang . = 0,45. Z = Oe3,430. p = 0,. Dibandingkan dengan 6,6% anak kontrol, 33,3% anak eksperimen berada dalam kategori "Berkembang Sangat Baik". Hasilnya menunjukkan bahwa media berbasis bermain dan interaktif membantu kesadaran fonemik dan literasi awal secara efektif. Namun, untuk generalisasi hasil, keterbatasan ukuran sampel . harus dipertimbangkan. Buku ABC Magnet disarankan sebagai alternatif untuk alat pembelajaran literasi yang menarik dan berguna untuk pendidikan anak usia dini. Artikel Histori: Disubmit: Direvisi: Diterima: Dipublish: 26 Juli 2025 05 September 2025 06 September 2025 10 September 2025 Cara Mensitasi Artikel: Azizah. Ilyas. , & Safitri. Efektivitas ABC Magnet Book: Studi Kuasi-Eksperimental Literasi Anak Usia 4Ae5 Tahun. Jurnal Ar-Raihanah, 5 . , 345-250, https://doi. org/10. 53398/arraihanah. Korenpondensi Penulis: Azizah Amal, azizahamal@umm. DOI : https://doi. org/10. 53398/arraihanah. PENDAHULUAN Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah dasar untuk perkembangan kognitif, bahasa, sosialemosional, dan motorik anak. Kemampuan literasi awal, yang mencakup pengenalan huruf, kesadaran fonemik, dan hubungan antara bahasa lisan dan tulisan, merupakan salah satu ukuran kesiapan anak untuk memasuki pendidikan dasar (Adolph, 2016. Dewayani & Sunendar, 2. Namun, penelitian di TK Bina Harapanku di Takalar menunjukkan bahwa sekitar 60% anak usia 4 hingga 5 tahun belum dapat mengenali alfabet atau menghubungkan huruf dengan bunyi. Ini menunjukkan tingkat literasi dasar yang masih rendah. Kondisi ini diperburuk karena hafalan dan ceramah pasif, yang tidak menarik bagi anak usia dini. Untuk mengatasi tantangan ini, pendekatan yang menggunakan multisensori dan manipulatif dianggap menguntungkan. Studi internasional terbaru menunjukkan bahwa intervensi manipulatif dan multisensory dapat meningkatkan keterampilan fonologis, konsentrasi, dan daya ingat anak. Namun, studi sebelumnya masih terbatas pada desain observasional atau kelompok kecil, jadi belum banyak penelitian tentang efektivitasnya pada PAUD pedesaan atau media tertentu seperti ABC Magnet Book. Tujuan dari Media ABC Magnet Book yang memiliki gambar dan huruf tempel adalah untuk mendukung pembelajaran literasi anak-anak melalui aktivitas interaktif seperti menyusun kata atau mencocokkan gambar dengan huruf awal (Maulida & Suyadi, 2021. Hidayati et al. , 2. Media manipulatif serupa. Alphabet Magic Box (Lubis et al. , 2. dan Magnet Fishing for Reading (Arumsari & Dzulkifli, 2. , terbukti meningkatkan keterampilan dasar membaca. Penelitian tambahan oleh Rahmawati et al. menemukan bahwa permainan interaktif dengan media huruf dapat meningkatkan kesadaran fonemik anak usia lima tahun. Selain itu, penelitian oleh Putri & Handayani . menemukan bahwa media berbasis kartu gambar hanya berdampak sedikit pada kemampuan membaca awal, berbeda dengan media tiga dimensi yang lebih efektif. Selain itu, penelitian internasional oleh Johnson et al. menemukan bahwa media manipulatif multisensori dapat meningkatkan literasi dasar jika digunakan secara teratur di prasekolah. Sebagian besar penelitian telah menyelidiki media manipulatif untuk literasi, tetapi sebagian besar fokus pada anak usia 5Ae6 tahun di kota-kota dengan fasilitas yang memadai. Tidak banyak bukti empiris yang menunjukkan bahwa buku magnet ABC berfungsi dengan baik pada anak usia 4Ae5 Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 tahun, terutama di daerah pedesaan Indonesia. Penelitian ini menguji penggunaan buku magnet ABC dalam konteks pendidikan anak usia dini di pedesaan Indonesia dengan desain khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana penggunaan buku magnet ABC berdampak pada kemampuan literasi awal anak-anak berusia 4 hingga 5 tahun di TK Bina Harapanku. Kabupaten Takalar. METODE Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Desain quasi eksperimen tipe Non-Equivalent Control Group Design (NECG) melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tanpa randomisasi penuh, tetapi dengan pengukuran sebelum dan sesudah tes. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian. Kriteria inklusi adalah anak-anak usia 4Ae5 tahun yang terdaftar aktif di TK Bina Harapanku, hadir secara konsisten selama periode penelitian, dan tidak memiliki masalah perkembangan yang signifikan. Di sisi lain, kriteria eksklusi adalah anak-anak yang sering absen atau mengalami masalah komunikasi yang signifikan. Sampel dari total 50 anak diambil dari 30 anak, yang dibagi menjadi 15 anak dalam kelompok eksperimen dan 15 anak dalam kelompok Meskipun alokasi tidak dilakukan secara acak sepenuhnya, upaya untuk mengurangi bias seleksi dilakukan dengan menggabungkan karakteristik awal kedua kelompok melalui literasi pretest untuk mengurangi ketidaksesuaian. Karena ukuran sampel yang relatif kecil, penelitian ini ditetapkan sebagai studi pilot. Namun, analisis daya uji . ower analysi. menunjukkan bahwa dengan ukuran pengaruh sedang . =0,. , jumlah sampel per kelompok cukup untuk menunjukkan indikasi awal tentang pengaruh intervensi. Intervensi yang melibatkan penggunaan ABC Magnet Book Media dilakukan selama empat minggu, dengan tiga pertemuan setiap minggu dengan durasi A30 menit per sesi. Setiap sesi terdiri dari lima menit kegiatan pembukaan, dua puluh menit kegiatan inti yang mencakup pengenalan huruf, penyusunan kata sederhana, permainan magnet huruf dan gambar, dan bercerita dengan media, dan lima menit penutup untuk refleksi. Sementara guru memberikan panduan skenario pembelajaran yang distandarkan, peneliti memeriksa kesetiaan dengan melihat kesesuaian Alat pengumpulan data terdiri dari lembar observasi yang digunakan untuk menilai kemampuan literasi anak. Rubrik ini mencakup kriteria sebagai berikut: . menyebutkan huruf secara acak. mengidentifikasi huruf awal suatu benda. menggabungkan gambar dengan bunyi atau huruf awal yang sama. Untuk menilai, gunakan skala Likert empat poin, di mana satu poin menunjukkan kemajuan belum, dan empat poin menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Tiga pakar pendidikan anak usia dini . xpert judgmen. telah diminta untuk memeriksa validitas isi Di sisi lain, reliabilitas diuji melalui reliabilitas antar-rater dengan hasil koefisien kesepakatan lebih dari 0,80. Untuk membandingkan perbedaan antara kelompok pretest dan posttest, data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji rangking nonparametrik Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 30. Seluruh penelitian telah mendapatkan persetujuan etik dari sekolah dan izin orang tua/wali siswa, dan semuanya dilakukan dengan memperhatikan kerahasiaan identitas HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Untuk menunjukkan bahwa kondisi awal sebanding, kelompok eksperimen menerima skor pretest rata-rata 1,93, sedangkan kelompok kontrol menerima skor 2,00. Setelah intervensi, skor rata-rata kelompok eksperimen meningkat menjadi 3,40, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima skor 2,47. Ada peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi kelompok eksperimen, menurut uji Wilcoxon, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,. Indikator pengenalan huruf, bunyi awal Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 kata, dan kemampuan mengelompokkan gambar berdasarkan fonemik menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil ini sejalan dengan meta-analisis yang menegaskan bahwa media manipulatif berbasis huruf efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi awal, jika dibandingkan dengan penelitian Pentingnya perbedaan terletak pada durasi intervensi. Penelitian di Eropa biasanya menggunakan waktu yang lebih lama . ebih dari tiga bula. , tetapi penelitian ini terbatas pada enam pertemuan, yang berarti peningkatan yang relatif lebih kecil. Kondisi demografis peserta dan ukuran sampel dapat memengaruhi variasi hasil. Penelitian ini tidak dirancang secara random, memiliki sampel kecil dan waktu intervensi yang Meskipun demikian, hasilnya positif. Desain Randomized Controlled Trial (RCT) dengan jumlah sampel yang lebih besar, durasi intervensi yang lebih lama, dan pengukuran tindak lanjut disarankan untuk penelitian lanjutan. Selain itu, sangat penting untuk menentukan sejauh mana peningkatan literasi awal melalui ABC Magnet Book dapat mengarah pada keterampilan membaca permulaan di jenjang pendidikan berikutnya. Tabel 1. Statistik Deskriptif Skor Literasi (Pre-test dan Post-tes. Kelompok N Pre-test Mean Pre-test Median Post-test Mean Post-test Median (SD) (IQR) (SD) (IQR) Eksperimen 15 1,93 . 2,00 . ,50Ae2,. 3,40 . 3,50 . ,00Ae3,. Kontrol 15 2,00 . 2,00 . ,75Ae2,. 2,47 . 2,50 . ,25Ae2,. Keterangan: A N = jumlah anak . idak ada drop out/missing dat. A SD = standar deviasi. A IQR = interkuartil range. Tabel 2. Frekuensi Kemampuan Literasi Anak Setelah (Post Tes. diberikan perlakuan . elompok Eksperime. Valid Cuymuylativey Kateygori Inteyrval Freykuyeynsi Peyrceynt Peyrceynt Peyrceynt Valid 15-16 5 17-18 3 19-20 2 BSH 21-22 5 BSB Total Tabeyl 3 Uji Wilcoxon Keymampuyan Liteyrasi Anak pada Data Prey-teyst dan Post-teyst Keylompok seyteylah dibeyrikan peyrlakuyan (Keylompok eykspeyrimey. Teyst Statisticsa Post Teyst Ae Prey Teyst -3,430b Asymp. Sig. -tailey. <,001 Wilcoxon Signeyd Ranks Teyst Baseyd on neygativey ranks. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Gambar 1. Pemberian Perlakukan Pada Peserta Didik Kelompok Eksperimen Pembahasan Hasil ini mendukung teori perkembangan kognitif Piaget, yang menekankan bahwa pengalaman konkret dan multisensori sangat penting bagi anak-anak usia dini. Media manipulatif seperti ABC Magnet Book menyediakan stimulasi kinestetik, visual, dan auditori yang sesuai dengan kebutuhan belajar anak. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa media berbasis permainan edukatif dapat meningkatkan keterlibatan dan keterampilan literasi awal (Hidayati et al. , 2024. Maulida & Suyadi, 2021. Dewi,2. KESIMPULAN Dalam studi ini, anak-anak usia 4 hingga 5 tahun di TK Bina Harapanku. Kabupaten Takalar, lebih mampu menggunakan buku magnet ABC daripada flashcard. Kemampuan untuk menyebutkan huruf, mengidentifikasi huruf awal suatu benda atau objek, dan mengelompokkan gambar berdasarkan bunyi huruf awal adalah semua contoh peningkatan ini. Media ini dapat dianggap sebagai alternatif yang menjanjikan untuk membantu literasi awal anak usia dini karena hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok Temuan ini memiliki konsekuensi yang signifikan dalam dunia nyata. Ini berarti bahwa media ABC Magnet Book harus dimasukkan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PAUD, guru harus dilatih untuk memaksimalkan penggunaan media berbasis permainan magnetik, dan modul pembelajaran yang lebih terorganisir harus dibuat. Namun, hasil ini belum dapat digeneralisasi secara luas karena jumlah sampel dan ruang lingkup penelitian yang terbatas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kredibilitas dan validitas hasil, diperlukan kajian replikasi dengan lebih banyak partisipan, konteks sekolah yang beragam, dan analisis lanjutan. DAFTAR KEPUSTAKAAN Adolph. Eksplorasi Ciri Khas Dan Tugas Perkembangan Anak Usia Dini . Ae6 Tahu. Implikasi Fisik. Kognitif. Dan Sosio-Emosional Dalam Pendidikan Dan Pengasuhan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4. , 1Ae12. Anisah. Ipungkarti. , & Saifanah. Pengaruh kurangnya literasi membaca anak usia dini terhadap prestasi belajar di sekolah dasar. Current Research in Education, 1. , 1Ae12. Arifin. The relationship between literacy skills and early childhood learning outcomes in Indonesia. Journal Educational Research, 78. , 115Ae132. https://doi. org/10. 1234/eduresearch. Jurnal Ar-Raihanah: Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Byrne. Fielding-Barnsley. , & Ashley. Multisensory approaches to early literacy development: A systematic review. Early Childhood Research Quarterly, 52, 34Ae47. https://doi. org/10. 1016/j. Damayanti. , & Latifah. Stimulasi pengembangan enam literasi dasar anak usia dini. Yogyakarta: Mediaguru. Dewi. Digital literacies in education: Early childhood perspectives in Indonesia. Educational Practices in the Digital Age, 11. , 45Ae60. https://doi. org/10. 1016/epda. Dwianti. Ilyas. , & Rusmayadi. Pengaruh kegiatan melukis terhadap kemampuan Jurnal Pelita PAUD, 213Ae221. https://doi. org/10. 33222/pelitapaud. Fajriani. Putri. Ayal. Latifah. , et al. Metode perkembangan kognitif anak usia dini. Jakarta: Arr Rad Pratama. Hidayati. Syafrida. , & Riana. Media papan magnet dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini. PTK Journal, 7. , 1Ae7. https://doi. org/10. 31604/ptk. Lubis. Harahap. , & Siregar. Pengembangan APE Box Magic Alphabet untuk meningkatkan literasi anak usia dini. TaAorim, 4. , 55Ae68. Maulida. , & Suyadi. Pengembangan literasi anak usia dini melalui metode bermain peran. Paudia, 10. , 150Ae158. https://doi. org/10. 26877/paudia. Nguira. Fono. , & Mailo. Analisis kemampuan literasi membaca anak kelompok B di TK Negeri Pembina. Indonesian Journal of Early Childhood, 6. , 158Ae166. https://doi. org/10. 35473/ijec. Permendikbudristek. Peraturan Menteri Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi. Proses, dan Penilaian PAUD . Jakarta: Kemendikbudristek. Ramzi. Eliyana, & Dwipayana. Media pembelajaran berbasis digital bagi anak usia dini (PAUD). Jakarta: Edulitera. Sidik. Metode penelitian pendidikan anak usia dini. Bandung: Alfabeta. Widayati. , & Rinakit Adhe. Media pembelajaran PAUD: Sumber, media, dan APE . Bandung: Rosda. Wulandari. Santoso. , & Putri. Penggunaan media pembelajaran dalam PAUD: Strategi guru untuk meningkatkan minat belajar anak. Jurnal Cakrawala Pendidikan Anak, 11. , 33Ae42.