IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBANTUAN SOFTWARE KOMPUTER DENGAN PENDEKATAN CTL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI UJI HIPOTESIS RERATA SATU DAN DUA SAMPEL Ahmad Kholiqul Amin Dosen IKIP PGRI Bojonegoro Email: Choliq27@yahoo. Abstract: This research is a classroom action research (CAR) of 2 cycles qualitative The purpose of this research is to improve the studentsAo achievement and interest in learning statistics. The target to be achieved is 85% of the students that are complete in the classical study. The data collection used is tests, questionnaires and the process of learning is by observation. In the first cycle, there is a significant increase, although not reaching the target, from an average value of 68. 8 to be 80 and there is also an increase of interest from 40% to be After the improvement of the learning process, there is a significant increase in the second cycle, from an average value of 80 to be 95 and there is also an increase of interest from 70% to be 85%. From the result above, it was concluded that computer software-assisted learning using CTL approach can improve studentsAo achievement and learning interest of the fourth semester students of IKIP PGRI Bojonegoro in the academic year 2012/2013. Keywords: CTL approach. Assisted Software Minitab and Excel. Permasalahan kegiatan pembelajaran selalu muncul seiring dengan tingkat kemampuan mahasiswa, minat dan motivasi, situasi dan kondisi lingkungan, pengaruh informasi dan kebudayaan, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bersamaan dengan berkembangnya paradigma pendidikan, dosen dituntut bisa memaksimalkan keaktifan mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Artinya, bahwa proses pembelajaran harus berubah, dari Teacher oriented menuju Student oriented, suatu pembelajaran yang lebih memberdayakan mahasiswa. Selain itu kegiatan pembelajaran harus dirancang sedemikian hingga sehingga konsep mata kuliah yang dipelajari mahasiswa, dekat dengan apa yang dialami serta dirasakan mahasiswa dalam hubungannya dengan kehidupan mereka, sehingga pembelajaran terasa lebih AubermaknaAy, dan tidak hanya sebatas transfer informasi ilmu/konsep dari dosen kepada mahasiswa. Sehingga mahasiswa mampu memahami konsep dan mengaplikasikannya serta mengembangkannya dalam kehidupan seharihari, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya prestasi mahasiswa. Kenyataan di IKIP PGRI Bojonegoro, pada mahasiswa semester 4 tahun ajaran 2012/2013 menunjukkan, bahwa prestasi belajar mahasiswa setelah berjalan beberapa pertemuan dan kemudian diadakan penilaian hasilnya masih kurang memuaskan dengan rata-rata nilainya 68,8, padahal ketika waktu di SMA sudah sedikit dibahas masalah Selain itu ditunjukkan pula oleh angket yang disebarkan ke mahasiswa, yang berjumlah 40 mahasiswa : 40 % menyatakan berminat, dan 60 % kurang berminat. Dengan adanya kurangnya minat mahasiswa pada mata kuliah statistik 1 berdampak terhadap rendahnya hasil belajar atau prestasi yang diperoleh mahasiswa. Untuk itu perlu disadarkan kepada mahasiswa betapa pentingnya mempelajari statistik karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sekarang ini tidak lepas juga dari statistik, ilmu statistik sangat membantu dalam mengambil keputusan yang akan dilakukan oleh peneliti. Selain itu juga untuk memperoleh gelar sarjana seorang mahasiswa harus membuat sebuah penelitian sebagai tugas akhir mungkin salah salah satunya jika mahasiswa memilih penelitian kuantitatif. Berangkat dari persoalan mendasar, yakni kurangnya minat belajar mahasiswa yang berdampak pada rendahnya nilai prestasi mahasiswa maka dosen harus proaktif dan kreatif, serta inovatif, dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, efektif, dan menyenangkan. Antara lain dengan mengaitkan konsep-konsep dalam mempelajari statistika dengan kehidupan sehari hari dalam hal ini selain dihitung secara manual menggunakan kalkulator, juga diterapkan dengan menghitung berbantuan software komputer misal menggunakan Microsoft Excel. Minitab ataupun SPPS. Dalam metode seperti ini dimungkinkan untuk minat dan prestasi mahasiswa dalam mempelajari statistika akan meningkat karena selain dikaitkan dalam kehidupan seharihari, perhitungan secara manual menggunakan kalkulator juga diterapkan cara mengolah data dengan bantuan software komputer. Seperti hasil penelitian Kulik. Bangert, dan Williams . 3:19-26 dalam Yohanes, 1995:. menyebutkan bahwa pembelajaran berbantuan komputer merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan sikap lebih tertarik, tidak mudah menyerah, dan aktif menyelesaikan Dengan demikian, persoalan dalam artikel ini difokuskan pada apakah pembelajaran mata kuliah statistik 1 pada materi uji hipotesis rerata satu dan dua sampel berbantuan software komputer dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa?. Apakah pembelajaran mata kuliah statistik 1 pada materi uji hipotesis rerata satu dan dua sampel berbantuan software komputer dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa? METODE Setting Penelitian Penelitian ini dilakukan di IKIP PGRI Bojonegoro, pada mata mata kuliah statistik 1 materi uji hipotesis rerata satu dan dua sampel pada semester 4 tahun pelajaran 2012/2013. IKIP PGRI Bojonegoro, terletak di pusat Kota Bojonegoro tepatnya di jalan Panglima Polin No. 46 Bojonegoro. Peneliti adalah Dosen Pendidikan matematika di perguruan tinggi tersebut. Penelitian ini direncanakan dilakukan selama 3 bulan, mulai April sampai Juni Penelitian dilakukan pada bulan April 2013 meliputi penyusunan proposal. Pelaksanaan dan Laporan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (Classroom based action reseac. , dengan jumlah siklus tergantung permasalahan atau hambatan yang ditemukan selama penelitian. Masing-masing siklus terdiri atas beberapa pertemuan, melalui tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Secara umum alur penelitian tindakan kelas dilakukan 2 siklus, adapun siklus yang dimaksud pada model Kemmis dan Taggart. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh peneliti sebelum melaksanakan Hal ini di maksudkan agar penelitian dapat berjalan sesuai dengan rencana. Adapun kegiatan di maksud diantaranya: . menyusun Rencana Pelaksanaan Pelajaran (RPP). menyusun Perangkat Lembar Kegiatan Siswa (LKS). pembentukan Kelompok Belajar yang Heterogen. sosialisasi Pembelajaran dengan menggunakan bantuan software komputer dengan pendekatan CTL. instrumen Penelitian baik tes maupun angket, rubrik penilaian dan lembar pengamatan merupakan sarana pendukung guna tercapainya hasil belajar yang lebih sempurna Siklus Penelitian Siklus I Planning Action Observasi Refleksi Menyusun Menjelaskan Mengamati Mencatat kehidupan sehari-hari Menyiapkan dan perhitungan secara Mengevaluasi manual dan bantuan software minitab Menyiapkan 2. Membentuk kelompok 2. Memantau Menganalisis (@ 5 mahasisw. Memberikan masalah kerjasama antar Menyiapkan . ihitung Memperbaiki manual dan dihitung 3. Mengamati proses transfer minitab pada komputer masing-masin. Mengamati Diskusi kelompok Membantu secukupnya masing-masing masing-masing Melaksanakan diskusi Menarik kesimpulan Tes individu Siklus II Planning Action Observasi Menyusun Menjelaskan Mengamati kehidupan sehari-hari dan Memadukan hasil refleksi manual dan berbantuan siklus I agar software minitab II 2. Membentuk kelompok Memantau lebih efektif (@ 5 mahasisw. diskusi/kerjasa Menyiapkan 3. Memberikan . ihitung secara manual Mengamati dan evaluasi proses transfer minitab pada komputer Refleksi Mencatat Mengevaluasi Menganalisis Menyusun masing-masin. Mengamati Diskusi kelompok Membantu secukupnya masing-masing masing-masing Melaksanakan Menarik kesimpulan Tes individu Sumber Data Sumber data yang diambil dalam melaksanakan penelitian ini berasal dari dua sumber, yaitu: . sumber Primer, yaitu data dari mahasiswa semester 4 kelas 2B Tahun Ajaran 2012/2013 sejumlah 40 orang dengan jalan disajikan melalui tes uraian obyektif dan angket minat. Pengambilan data melalui uraian obyektif dan angket dilakukan sebanyak tiga kali selama proses pembelajaran/penelitian dan observasi dilakukan pada siklus I dan siklus II: . pretes dan penyebaran angket dilaksanakan pada kondisi awal. tes, penyebaran angket dan observasi dilaksanakan setelah siklus I. tes, penyebaran angket dan observasi dilaksanakan setelah siklus II. Sumber Sekunder, yaitu data yang diperoleh dari pengamatan teman sejawat. Untuk observasi kegiatan di kelas dilakukan oleh teman pengajar ke-2. Untuk kebenaran data, diteliti oleh teman pengajar satu perguruan tinggi. Dalam rangka menyusun dan mengolah data yang terkumpul sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan, maka digunakan analisis data kuantitatif. Cara perhitungan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa dalam proses belajar mengajar sebagai berikut: . merekapitulasi hasil tes. Menghitung jumlah skor yang tercapai dan prosentasenya untuk masing-masing mahasiswa dengan menggunakan rumus ketuntasan belajar seperti yang terdapat dalam buku petunjuk teknis penilaian yaitu seorang mahasiswa telah tuntas belajar bila telah mencapai skor 75% atau nilai 75, dan kelas disebut tuntas belajar . bila di kelas tersebut terdapat 85% yang telah mencapai daya serap lebih dari atau sama dengan 75%. Untuk menghitung persentase ketuntasan belajar digunakan rumus sebagai berikut: Eu Mahaswa. belajar x100% Eu Mahasiswa. Pertama, merekapitulasi hasil observasi/pengamatan. Pengamatan / Observasi dilakukan bersamaan dengan tahap pelaksanaan yakni pada saat mahasiswa ada dalam kelompok diskusinya. Observasi dilakukan dengan menggunakan instrumen lembar observasi diskusi kelompok. Data hasil observasi dianalisis berdasarkan taraf keberhasilan tindakan dengan rumus : Eu Nilai. tindakan x100% Eu Nilai. Total Nilai Total didapat dari kriteria Baik sekali Baik Sedang Cukup Kedua, merekapitulasi hasil angket. Pengisian angket minat mahasiswa dilaksanakan bersamaan dengan tahap pelaksanaan yakni setelah post test. Instrumen yang digunakan berupa angket minat mahasiswa terhadap pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dalam bentuk prosentase dengan rumus : P = x 100% Keterangan: P = Prosentase penjawab option. F = Banyaknya responden menjawab option. N = jumlah seluruh responden Ketiga, indikator keberhasilan. Penelitian tindakan kelas ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa yaitu secara klasikal Ou 85% dari mahasiswa tuntas belajar yaitu dengan nilai Ou 75 HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini pada dasarnya terdiri dari tiga Pada setiap akhir tindakan selalu dilakukan tes sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah guna melakukan tindakan perbaikan selanjutnya. Dosen mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari buku referensi. LKS, soal tes, dan media pembelajaran yang mendukung pelaksanaan pembelajaran mengenai mata kuliah statistik I pada mahasiswa semester 4 Tahun ajaran 2012/2013. Peneliti mulai mencatat fenomena-fenomena yang ada khususnya kondisi mahasiswa serta keadaan saat proses KBM berlangsung. Berikut hasil prestasi belajar mahasiswa dalam tiga tahapan secara lengkap . Tabel 1. Rekapitulasi Nilai Tingkat 2B Semester 4 Pada Materi Uji Hipotesis Rerata Satu dan Dua Sampel Uraian Pre-Test Siklus I Siklus II Jumlah Mahasiswa Rata-rata Ketuntasan Kelas Minat PEMBAHASAN Deskripsi Perolehan Data Pada Siklus I Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian diperoleh data mengenai kondisi awal pembelajaran. Karena itu perlu adanya perbaikan pada sistem pembelajaran yang masih cenderung konvensional, sistem pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pembelajaran berbantuan komputer dengan pendekatan CTL, yang diharapkan dapat memacu minat mahasiswa untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Hasil belajar mahasiswa terdiri dari tiga aspek yaitu aspek kognitif, aspek psikomotorik dan aspek afektif. Nilai kognitif diperoleh setelah seluruh mahasiswa . menjawab soal-soal yang diberikan setiap 2 kali pertemuan. Adapun data hasil belajar mahasiswa dapat dilihat pada data-data di bawah ini : Tabel 2 Hasil Tes Siklus 1 pada materi No. Uji Hipotesis Rerata Satu dan Dua Sampel Hasil Tes Nilai Awal Siklus I Nilai terendah Nilai tertinggi Rata-rata Jumlah siswa tuntas Jumlah siswa tidak tuntas % Ketuntasan Klasikal Tabel 2 di atas menunjukkan kenaikan setelah dilakukan tindakan, walaupun belum mencapai kreteria ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 85%, tapi paling tidak sudah ada peningkatan rata-rata nilai dan prosentasi secara klasikal. Nilai rata-rata mahasiswa naik dari 68,8 menjadi 76,8. Persentase ketuntasan belajar klasikal mahasiswa juga naik dari 38% menjadi 80%. Tabel 3 Hasil Observasi Kegiatan Kelompok Pada Pembelajaran Berbantuan Komputer dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning Kelompok Aspek yang diobservasi 2 3 4 5 6 7 8 9 10 T Kerjasama kelompok pada saat 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 37 Tanggung jawab individu terhadap tugas Kemampuan menerangkan pada 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 30 Tanggung jawab dalam Kemampuan bertanya pada saat diskusi Kemampuan menjawab pertanyaan dari kelompok lain Tanggapan terhadap pembelajaran berbantuan Kemampuan membuat 28 25 25 25 24 27 25 22 28 22 Jumlah 88 78 78 78 75 84 78 69 88 69 % Keberhasilan % % % % % % % % % % Kriteria Tabel 3 di atas, terlihat bahwa hasil kegiatan mahasiswa secara kelompok belum maksimal, ada 2 kelompok yang mendapatkan kategori kurang, 6 kelompok mendapatkan kategori cukup dan hanya 2 kelompok mendapatkan kategori baik. Selain itu dari aspek yang diobservasi hampir rata-rata nilainya sama dan pada aspek Autanggung jawab individu terhadap tugasAy paling rendah hanya berjumlah 29. Selain dengan observasi di bawah ini adalah hasil angket untuk mengetahui minat dan respon mahasiswa terhadap kegiatan pembelajaran. Angket yang dibagikan kepada mahasiswa yang telah dijawab dengan secara independen diolah secara kualitatif dengan prosentase secara akumulatif. Tabel 4 Hasil Angket Siswa terhadap Pembelajaran Berbantuan Software Komputer dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning No. Aspek yang diamati Setuju Biasa % Ketercapaian 1 Kerjasama 2 Penguasaan materi 3 Kemampuan bertanya 4 Presentasi 5 Minat 6 Kuis 7 Berbantuan software 8 Penghargaan Kelompok Secara umum dilihat dari tabel 4 bahwa minat belajar mahasiswa sudah ada peningkatan dari 40% menjadi 70% walaupun belum memenuhi kriteria, disamping itu juga penguasaan materi pada mahasiswa juga masih kurang . anya 70%), karena penguasaan materi masih kurang maka mahasiswa juga mengalami kesulitan pada saat presentasi . %) dan kemampuan bertanya juga rendah . 5%). Meskipun demikian ternyata pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL . ,0%), dari pembelajaran berbantuan software komputer dengan dikaitkan kehidupan seharihari mendapatkan berbagai informasi tentang kemudahan-kemudahan dalam pengolahan data statistik dengan bantuan software komputer. Refleksi pada siklus I, dari berbagai data yang terpapar, maka pada siklus I ini yang terjadi adalah kurang siapnya mahasiswa menerapkan pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL, maka yang diharapkan pada siklus berikutnya adalah tumbuhnya minat tiap-tiap anggota kelompok untuk terus meningkatkan prestasi belajarnya. Pada siklus kedua di samping tumbuhnya minat diharapkan terjadi tutor sebaya, di mana mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi berperan sebagai tutor bagi temannya yang memiliki kemampuan akademik rendah. Sehingga terjadi peningkatan hasil belajar yang terus-menerus dan Deskripsi Perolehan Data pada Siklus II Berdasarkan hasil refleksi dari siklus I, maka dosen sebagai peneliti harus lebih mengoptimalkan pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL dengan cara lebih memahami konsep dari uji hipotesis rerata satu dan dua sampel dengan mengaitkan kehidupan sehari-hari baik menghitung dengan manual atau diterapkanya penghitungan menggunakan bantuan software komputer baik dengan menggunakan microsoft office atau program minitab. Kegiatan pembelajaran diawali dengan menanyakan kembali materi yang sudah dipelajari, dan mengungkap kembali hal-hal yang perlu, terutama umpan balik yang diberikan pada mahasiswa, sehingga meningkatkan pemahaman mahasiswa pada materi yang telah diberikan sebelumnya. Tahap pelaksanaan pembelajaran pada siklus II, dilaksanakan dengan memberikan pengertian tentang pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL, sehingga mahasiswa menjadi lebih terarah, lebih bersemangat karena ada tips lain untuk menyelesaikan pengolahan data statistik, selain dihitung manual yang membosankan dan jenuh bisa dibantu menggunakan software komputer yang hasilnya lebih akurat dan cepat dalam penghitunganya. Setelah akhir pembelajaran diadakan tes yang kedua, hasil tes dapat dilihat pada tabel di bawah ini Tabel : 5 Hasil Tes 2 Pada Materi Uji Hipotesis Rerata Satu dan Dua Sampel No. Hasil Tes Siklus I Siklus II Nilai terendah Nilai tertinggi Rata-rata Jumlah siswa tuntas Jumlah siswa tidak % Ketuntasan Berdasarkan tabel data di atas, terlihat sudah terjadi peningkatan yang sangat baik, di mana ketuntasan belajar mahasiswa naik dari 80% pada siklus I, naik menjadi 95%, ini berarti mengalami peningkatan sebesar 15%. Hasil observasi dosen menunjukkan bahwa mahasiswa sudah mampu beradaptasi dengan pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL, mahasiswa sudah beradaptasi dengan kelompok belajarnya. mahasiswa sudah mampu meningkatkan disiplin terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh dosen, hal ini terlihat sudah tidak ada lagi mahasiswa yang berjalan mondar-mandir ketika mengerjakan dilab Semua mahasiswa sudah aktif dengan tanggung jawab masing-masing, sudah terjadi tutor sebaya seperti yang diharapkan oleh peneliti. Adapun hasil observasi kegiatan kelompok dapat dilihat pada tabel di bawah. Tabel : 6 Hasil Observasi Kegiatan Pembelajaran Berbantuan Software Komputer dengan Pendekatan CTL Aspek yang diobservasi Kelompok 2 3 4 6 7 8 9 10 T 1 Kerja sama kelompok pada saat diskusi 2 Tanggung jawab individu terhadap tugas 3 Kemampuan menerangkan pada teman 4 Tanggung jawab dalam 5 Kemampuan bertanya pada saat diskusi 6 Kemampuan menjawab pertanyaan dari kelompok lain 7 Tanggapan terhadap berbantuan software komputer 8 Kemampuan membuat Jumlah % Keberhasilan Kriteria Adapun hasil observasi terhadap kegiatan kelompok menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang cukup signifikan, ada satu kelompok yang mendapatkan prosentase keberhasilan mencapai 90% . engan jumlah poin . Ada peningkatan kerja sama kelompok dan tanggung jawab individu pada masing-masing kelompok, tidak ada lagi kelompok yang mendapatkan kriteria K . Seperti pada siklus I selain observasi juga dilakukan penyebaran angket pada mahasiswa, di bawah ini hasil angket terhadap mahasiswa yang telah diolah tercantum pada tabel di bawah ini. Tabel : 7 Hasil Angket Siswa terhadap Pembelajaran Berbantuan Software Komputer dengan Pendekatan CTL No. Aspek yang diamati Kerjasama Penguasaan Materi Kemampuan bertanya Presentasi Minat Kuis Berbantuan software Penghargaan Kelompok Setuju Biasa % Ketercapaian Hasil angket di atas terlihat terjadi peningkatan pada hampir semua aspek. Meskipun ada beberapa siswa . yang masih belum mempunyai keberanian untuk bertanya, namun demikian terjadi peningkatan pengolahan data berbantuan software komputer . ,5%) dan minat belajar mahasiswa dalam pembelajaran . ,5%), hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa benar-benar memanfaatkan software komputer untuk menyelesaikan soal selain dihitung secara manual. Mahasiswa sudah mampu mengkomunikasikan kebutuhan mereka akan jawaban kuis yang benar, dan menghubungkannya dengan konsep yang telah mereka peroleh. Berdasarkan hasil observasi terhadap mahasiswa baik pada siklus I maupun pada siklus II terjadi peningkatan, pada siklus I hasil belajar mahasiswa masih belum tuntas, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yaitu: . mahasiswa belum bisa beradaptasi dengan pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL karena mahasiswa masih terbiasa dengan pembelajaran konvensional, karena pada pada pembelajaran ini menggunakan bantuan software komputer, jadi mahasiswa perlu beradaptasi dengan menggunakan software komputer. mahasiswa belum biasa beradaptasi dengan anggota kelompoknya sehingga kerja sama kelompok masih kurang. Mahasiswa yang mempunyai kemampuan akademis lebih tinggi masih mendominasi dan kurang membantu anggota kelompoknya. tetapi setelah mengadakan refleksi, terjadi perbaikan-perbaikan, yaitu: . menjelaskan aturan main pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL dan hal ini membuat siswa tertarik, dan mulai dapat menerima pembelajaran tersebut. menjelaskan bahwa kerja sama dalam anggota kelompok sangat penting untuk lebih menguasai konsep sehingga dapat mengaplikasikan pengetahuan yang sudah diperoleh. Berikut disampaikan rekapitulasi hasil kegiatan pembelajaran mahasiswa kelas 2B semester 4 Tahun Pelajaran 2012/2013 dalam mata kuliah statistik I khususnya materi Uji Hipotesis Rerata satu dan dua sampel, beserta grafik penjelasnya setelah penerapan pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL Tabel : 8 Rekapitulasi Hasil Belajar Uraian Pre-Test Siklus I Siklus II Jumlah Mahasiswa Rata-rata Ketuntasan Kelas Minat KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan selama dua siklus, hasil seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: . pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata kuliah statistik pada materi uji hipotesis rerata satu dan dua sampel. pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar mahasiswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I . %) dan siklus II . %). pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL juga berdampak positif dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa yang ditandai dengan peningkatan hasil analisis angket mahasiswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I . %) dan siklus II . ,5%). SARAN Hasil penelitian yang diperoleh dari uraian sebelumnya agar proses belajar mengajar pada mata kuliah statistik I lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang optimal bagi mahasiswa, maka disampaikan saran sebagai berikut: . untuk melaksanakan pembelajaran berbantuan software komputer dengan pendekatan CTL memerlukan persiapan yang cukup matang, sehingga dalam pembelajaran tidak ada kendala ketika di kelas atau ketika praktek di laboratorium komputer. Software Minitab dan Microsoft Excel dapat dieksplorasi dan digunakan untuk topik-topik yang berhubungan dengan statistik. DAFTAR PUSTAKA