JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN Studi Kasus : PT. MITRA JASA INDONESIA Sartika Rizky Moromukti. Maryam. Fakultas Komunikasi dan Informatika. Universitas Muhammadiyah Surakarta Co Responden Email: ririsrizky12@gmail. com 1, mar290@ums. Article history Received June 10, 2021 Revised July 20, 2021 Accepted July 27, 2021 Available online July 30, 2021 Keywords Salary. Personnel. Data Collection. Company. Riwayat Diterima 10 Juni 2021 Revisi 20 Juli 2021 Disetujui 27 Juli 2021 Terbit 30 Juli 2021 Kata Kunci Gaji. Kepegawaian. Pendataan. Perusahaan. Abstract PT. Mitra Jasa Indonesia is a company engaged in services in the city of Surakarta. Work activities carried out in the company PT. Mitra Jasa Indonesia includes data collection on employee personal data, type of work, salary data, data collection of incoming and outgoing letters, and data collection on clients who cooperate with the company, from salary data can be printed in the form of salary slips and incoming mail data can be printed. Data collection is still manual that is relying on Ms. Word and Ms. Excel and also the general ledger as a backup of the data. The personnel information system is designed based on manual data collection activities from the company, with the aim that the company can develop according to the modern era where companies need a data collection information system in order to facilitate the work of activities. The Personnel Information System is designed with the Waterfall method and the website-based PHP programming language. The results of the personnel information system are able to record all information in the form of employee information, incoming and outgoing letters, types of work, client partners, and salary calculations for employees, so that the process is more effective, efficient, and maintains the integrity of company data. Abstrak PT. Mitra Jasa Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa di Kota Surakarta. Kegiatan pekerjaan yang dilakukan di perusahaan PT. Mitra Jasa Indonesia antara lain yaitu pendataan mengenai data diri karyawan, jenis pekerjaan, data gaji, pendataan surat keluar masuk, dan pendataan mengenai client yang bekerjasama dengan perusahaan, dari data gaji dapat dicetak berupa slip gaji dan data surat masuk dapat dicetak. Pendataan masih manual yaitu mengandalkan Ms. Word maupun Ms. Excel dan juga buku besar sebagai backup dari data. Sistem informasi kepegawaian dirancang berdasarkan dari kegiatan pendataan secara manual dari perusahaan, dengan tujuan agar perusahaan dapat berkembang sesuai era modern dimana perusahaan perlu adanya sebuah sistem informasi pendataan agar dapat mempermudah dalam pengerjaan kegiatan. Sistem Informasi Kepegawaian dirancang dengan metode Waterfall dan bahasa pemrograman PHP yang berbasis website. Hasil dari sistem informasi kepegawaian mampu mendata seluruh informasi berupa informasi karyawan, surat keluar masuk, jenis pekerjaan, partner client, dan perhitungan gaji untuk karyawan, sehingga proses lebih efektif, efisien, serta menjaga integritas data perusahaan. PENDAHULUAN Perkembangan sistem infromasi sangat pesat dapat dilihat secara jelas pada era modern ini, hampir seluruh bidang kegiatan menggunakan sebuah sistem untuk menunjang kualitas kehidupan masyarakat. Sistem informasi dapat dinilai sebagai jalan keluar untuk mempermudah pengerjaan suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan secara maksimal. Sebuah sistem informasi memiliki komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi dan prosedur kerja yang dapat memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan (Mulyanto, 2. Sistem informasi memiliki lima sumber daya antara lain Manusia. Perangkat keras. Perangkat lunak. Data, dan Jaringan. Kelima komponen tersebut merupakan hal penting pada saat merancang sebuah sistem informasi untuk JIKA | 252 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 mencapai kualitas yang baik. Salah satu bidang yang dapat menggunakan sistem informasi dan mencakup kelima komponen tersebut, salah satunya yaitu sistem informasi di bidang Efektifitas sistem informasi kepegawaian antara lain pendataan mengenai karyawan, pekerjaan, partner client, surat keluar masuk, gaji hingga melakukan cetak slip gaji karyawan. Studi kasus pada penelitian ini dilakukan di perusahaan PT. Mitra Jasa Indonesia. Saat ini perusahaan dalam sistem pendataan masih menggunakan konsep secara manual, proses pendataan perusahaan meliputi data diri karyawan, jenis pekerjaan, data gaji, data surat keluar masuk, cetak slip gaji, dan juga terdapat data mengenai client yang mengandalkan software Ms. Word maupun Ms. Excel dan buku besar. Saat ini kegiatan pendataan belum berjalan maksimal karena pada saat proses pendataan tidak terarah, contohnya pada software Ms. Word ataupun Ms. Excel yang hanya dipergunakan untuk pendataan mengenai data diri karyawan, data pekerjaan, data surat keluar masuk, cetak slip gaji, data partner client, sedangkan buku besar untuk proses penghitungan dari gaji karywan serta data penggajian dari karyawan. Sebagaimana proses pendataan hanya menggunakan Ms. Word. Ms. Excel, maupun buku besar belum maksimal hal tersebut dirasakan kurang maksimal dikarenakan banyaknya data mengenai perusahaan yang harus di catat untuk arsip perusahaann (Astari et al. , 2. Proses pendataan menggunakan sistem manual akan mempengaruhi kulitas dari perusahaan, dan mengurangi kepercayaan dari karyawan terhadap perusahaan itu sendiri, terkandang dalam proses penggajian tersebut sering terjadinya kesalahan dalam proses Sebuah penelitian yang dilakukan oleh (Fathur & Mamun, 2. mengenai rancang bangun sistem informasi kepegawaian, dalam penelitiannya sistem informasi tersebut administrasi kepegawaian masih dilakukan melalui pencatatan dibuku besar dan penyimpanan berkas dalam bentuk dosir sehingga membutuhkan banyak buku dan mempersulit dalam pencarian informasi karena Adanya permasalahan tersebut, peneliti merancang sistem dengan menampilkan data dari pegawai, riwayat pendidikan, riwayat kepangkatan. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 riwayat jabatan hingga data penghargaan, dan hukuman pegawai, selain itu sistem informasi ini juga mengakomodir para pimpinan jabatan untuk dapat melihat informasi pegawai yang berada dibawah tanggungjawabnya. Penelitian yang dilakukan oleh (Tani et al. mengenai sistem informasi kepegawaian, yang mengacu pada permasalahan mengenai penggajian yang masih beroperasi secara manual, dengan merancang sistem yang dapat diakses secara online serta dapat mengelola data pegawai meliputi gaji, absen, dan jadwal kerja di persahaan tersebut. Proses pengolahan data dalam sistem dapat menghasilkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sesuai dengan kebutuhan. Penelitian yang dilakukan oleh (Susanti & Hidayatullah, 2. mengenai perancangan sistem informasi penggajian, dalam objek penelitian tersebut adanya ketidak akuratnya upah dan gaji karyawan karena kesalahan pencatatan dan tidak adanya bukti slip penerimaan gaji. Solusi dari ketidak akuratan tersebut dengan dengan merancang sistem yang dapat menampilkan fitur berupa penggajian karyawan, pinjaman karyawan, dan laporan slip Sistem ini sangat membantu dalam manajemen keuangan karena adanya proses perhitungan yang dapat meminimalisir adanya kesalahan perhitungan dan juga efisien waktu hingga kerahasiaan dan keakuratan data lebih Berdasarkan uraian latar belakang diatas, penelitian merancang suatu sistem dengan fitur data diri karyawan, jenis pekerjaan, data gaji, data surat keluar masuk, cetak slip gaji, dan juga terdapat data mengenai client yang bekerjasama dengan perusahaan dengan menggunakan sistem terkomputerisasi. Tujuan perancangan sistem informasi ini adalah merancang dan membangun suatu sistem mempermudah pengerjaan pendataan yang dibutuhkan perusahaan, meningkatkan kualitas kinerja dari sisi manajemen perusahaan, meminimalisir terjadinya ketidakpercayaan antara karyawan dengan perusahaan karena kesalahan perhitungan dalam penggajian. Manfaat dari penelitian ini yaitu memberikan gambaran terhadap peneliti yang mempunyai konsep sistem informasi kepegawaian. Sistem informasi kepegawaian PT. Mitra Jasa Indonesia dirancang dengan memiliki fitur berupa pendataan berupa data diri karyawan, data mengenai keluar masuknya surat, jenis JIKA | 253 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 pekerjaan, partner client, dan perhitungan gaji untuk karyawan sehingga proses lebih efektif, efisien, menarik serta menjaga intergritas dari Sistem informasi kepegawaian ini dirancang menggunakan metode waterfall, sistem manajemem basis data berupa MySQL, dan menggunakan bahasa pemrograman PHP berbasis website. METODE Objek Penelitan PT. Mitra Jasa Indonesia merupakan perusahaan di bidang jasa di Kota Surakarta. Perusahaan menyadiakan jasa berupa tenaga Cleaning Service. Security. Teller Bank. Driver, dll. Metode Penelitian Model waterfall ialah model klasik yang memiliki sifat sistematis, berurutan dalam perancangan suatu software (Pressman, 2. Metode Waterfall digunakan untuk melakukan rancang bangun sistem informasi kepegawaian yang ada di PT. Mitra Jasa Indonesia. Metode ini dijalankan mulai dari communication hingga deployment dapat dilihat jelas pada Gambar1. Gambar 1. Metode Waterfall (Pressman. Communication Komunikasi yang dilakukan untuk merancang sistem ini yaitu dengan wawancara dan studi pustaka terhadap jurnal-jurnal yang berkaitan dengan sistem yang dirancang. Hasil dari komunikasi menghasilkan kebutuhankebutuhan yang diperlukan untuk merancang sistem, antara lain : Kebutuhan Fungsional Perancangan fungsional sebagai berikut : - Sistem mampu mengelola data karyawan, data surat keluar masuk, data pekerjaan, data gaji, dan data pertner client. - Sistem dapat mencetak laporan berupa slip gaji. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Kebutuhan Non Fungsional Perancangan kepegawaian, menghasilkan kebutuhan non fungsional sebagai berikut : - Sistem mempunyai interface yang sederhana, praktis dan mudah untuk digunakan oleh admin. Planning Tahap perencanaan menjelaskan mengenai perkiraan komponen-komponen software dan hardware yang diperlukan untuk merancang sebuah sistem, penjadwalan dalam proses pengerjaan juga ditentukan pada tahap ini. Komponen yang diperlukan dalam merancang sistem ini antara lain komputer, print. Microsoft Windows, bahasa pemrograman PHP, text Penjadwalan proses pengerjaan sistem berdasarkan tahapan pada alur metode Modeling Tahapan modeling terdapat tahap perancangan dan pemodelan arsitektur sistem yang mengacu pada perancangan struktur data. Pengujian ini melibatkan pengecekan unit-unit aplikasi sebagai sebuah peralatan yang diharapkan memiliki masukan dan keluaran software, interface, dan algoritma Penerapan ide rancang bangun dari sistem kepegawaian memberika solusi dari permasalahan yang ditemui dengan pemodelan use case diagram. Desain database fisik, dan activity diagram. Aktor yang berperan dalam sistem adalah admin yang kemudian harus melakukan login terlebih dahulu, kemudian admin dapat mengelola data karyawan, data surat keluar masuk,data pekerjaan, data gaji karyawan, data partner client dengan cara tambah, edit, hapus, dan cetak pada sistem yang dirancang seperti pada Gambar 2. Gambar 2. Use Case Diagram JIKA | 254 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 Gambar 3. Activity Diagram Gambar 3 merupakan activity diagram, yang dilakukan admin sebagai actor haruslah login dengan menginputkan username dan Setelah itu, sistem akan melakukan proses autentifikasi, jika proses autentifikasi tersebut gagal maka akan kembali ke laman login, jika proses valid sistem akan menampilkan laman utama, yang kemudian admin data mengelola data-data yang ada pada Admin dapat mengelola data berupa melihat, input, edit, hapus, dan ada fitur cetak laporan pada laman gaji. Jika admin ingin menampilkan laman data yang akan diolah, jika data yang diolah valid maka data tersebut menuju ke database untuk diarsipkan kemudian sistem akan menampilkan data yang sudah diolah, jika invalid sistem akan menampilkan laman data yang akan diolah oleh admin. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Construction. Tahapan ini merupakan proses dari desain menjadi code dengan Bahasa pemrograman PHP, database MySQL, text editor berupa Visual Studio Code. Setelah pengkodean selesai, dilakukan pengujian dengan blackbox testing dan System Usability Scale (SUS). Blackbox Testing tipe pengujian yang dilakukan dengan mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari (Krismadi Pengujian blackbox mencari kesalahan antara lain fungsi yang tidak benar, kesalahan interface, kesalahan struktur data, kesalahan dalam pengerjaan. Selain itu dilkukan pengujian usability menggunakan usability Salah satu metode pengujian usability yang paling populer adalah system usability Pada pendekatan SUS ini, pengujian usability yang menitikberatkan pada sudut pandang pengguna akhir, sehingga hasil evaluasi bisa lebih sesuai dengan keadaan nyata (Ningsih et al. , 2. Kelebihan dari metode ini adalah responden mampu mengerti dengan mudah, tidak membutuhkan responden dalam jumlah banyak akan tetapi memiliki akurasi yang tinggi, dan dengan pengujian ini dapat diketahui bahwa aplikasi mempunyai nilai kebergunaan atau tidak(Komalasari & Ulfa. Deployment. Tahapan implementasi software terhadap perusahaan, perbaikan software, evaluasi software, dan pengembangan berdasarkan feedback yang diberikan kepada perusahaan dengan tujuan sistem dapat tetap berjalan dan berkembang sesuai dengan HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 4. Desain database fisik Gambar 4 memiliki delapan datatable yang terdapat pada database masing-masing datatable memiliki primary key dan object. Jika diamati pada Gambar 4 datatable sebagai admin dari sistem yang dirancang, sistem dapat diakses oleh satu admin yang kemudian admin tersebut dapat mengkases dan mengelola dari datatable karyawan, surat keluar, surat masuk, pekerjaan, gaji, dan client. Hasil menghasilkan sebuah sistem informasi kepegawaian yang bertempatan di PT. Mitra Jasa Indonesia yang hanya dapat diakses oleh admin dari perusahaan. Berikut adalah penjelasan dari hasil yang diperoleh dari perangcangan sistem ini. Hasil Tampilan Sistem Login Login admin adalah halaman ketika akan masuk kesebuah sistem agar dapat mengakses keseluruhan sistem, pada halaman login harus menginputkan username dan password untuk JIKA | 255 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 menuju ke halaman berikutnya. Halaman utama ditunjukan pada Gambar 5. Gambar 8. Data Karyawan Gambar 5. Login Dashboard Tampilan dashboard menampilkan jumlah data dari fitur pekerjaan, karyawan, gaji, partner client, surat keluar masuk, dan user yang telah di inputkan. Tampilan dashboard dapat dilihat pada Gambar 6. Gaji Data gaji menampilkan pendapatan per karyawan, berupa tanggal input data, nama karyawan, pekerjaan, kasbon, total lembur, total cuti, thr, fee, total gaji yang diterima, dan Admin dapat mencetak slip gaji seluruh penggajian berdasarkan tanggal yang di masukkan, untuk di serahkan pada karyawan. Data gaji terdapat pada Gambar 9. Gambar 6. Dashboard Pekerjaan Data pekerjaan berisi mengenai jenis pekerjaan serta pendapatan yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan kesehatan, tunjangan ketenagakerjaan, lebur, cuti, serta fee management di setiap pekerjaan, yang terdapat pada Gambar 7. Gambar 9. Data Gaji Slip gaji output dari sistem yang menampilkan rincian data gaji yang diterima oleh karyawan. Data slip gaji berisi tanggal, nama, pekerjaan, gaji pokok, tunjangn kesehatan, tunjangan ketenagakerjaan, lebut, cuti, kasbon, thr, fee management dan jumlah perhitungan dari seluruh pendapatan. Slip gaji dapat dilihat pada Gambar 10. Gambar 7. Data Pekerjaan Karyawan Data karyawan berisi mengenai data pribadi karyawan berupa nik, nama, alamat, jenis kelamin, agama, tempat tanggal lahir, foto seta pekerjaan. Admin dapat mengubah data berupa edit atau hapus data. Data karyawan terdapat pada Gambar 8. Gambar 10. Slip Gaji Laporan penggajian merupakan output dari sistem yang berisis kumpulan data gaji dari keseluruhan karyawan berdasarkan tanggal yang di input. Isi dari laporan penggajian yaitu tanggal, nama, pekerjaan, kasbon, total lembur. JIKA | 256 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 total cuti, thr, fee management, total gaji dan. Laporan gaji mengacu pada Gambar 11. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Partner Client Pengertian perusahaan atau organisasi yang melakukan kerjasama antarsesama, data partner client terdiri dari profil dari perusahaan dan juga adanya lampiran kontrak kerja. Dilihat pada Gambar 14. Gambar 11. Laporan Penggajian Surat Keluar Surat keluar adalah surat yang dibuat yang kemudian ditujukan oleh organisasi maupun perusahaan dari pihak lain. Data surat keluar terdiri dari nomer surat, tanggal surat, hal, tujuan isi, tanggal kirim, status pengiriman dari surat tersebut dan juga terdapat lampiran dokumen yang terdapat pada opsi yang kemudian dapat di unduh. Tampilan surat pada action tambah pada kolom status memiliki 3 value yaitu diterima artinya surat disetujui oleh kedua belah pihak, kemudian menunggu artinya surat sedang menunggu keputusan dari pihak yang bersangkutan, sedangkan menolak artinya surat ditolak oleh pihak yang bersangkutan. Tampilan surat keluar dilihat pada Gambar 12. Gambar 12. Data Surat Keluar Surat Masuk Surat masuk adalah surat yang diterima oleh perusahaan atau organisasi yang dikirim oleh pihak lain. Data surat masuk terdiri dari nomer surat, tanggal surat, hal, tujuan isi, tanggal pencatatan, status dari surat tersebut dan juga terdapat lampiran dokumen yang terdapat pada opsi yang kemudian dapat di Surat masuk ditujukan pada Gambar 13. Gambar 14. Data Partner Client Pengujian Pengujian Blackbox Pengujian blackbox merupakan teknik digunakan untuk mengevaluasi fungsionalitas Pengujian kotak hitam berfokus pada input untuk sistem dan output yang diharapkan untuk setiap input. Metode pengujian ini didasarkan pada persyaratan dan spesifik perangkat lunak (Mahardikawati & Nugiyatna. Sesuai dengan hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semua fitur fungsional dapat berjalan dengan baik, seperti penjelasan pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Pengujian Blackbox Test Case Login Menu Pekerjaan Menu Karyawan Menu Gaji Menu Surat Keluar Menu Surat Masuk Menu Partner Client Menu User Manager Status Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 2 Pengujian System Usability Scale (SUS) Metode SUS merupakan sebuah standar kuesioner yang digunakan untuk mengukur kepuasaan pengguna atau user dalam menggunakan sebuah sistem. SUS juga dikenal Auquick and dirtyAy pada pengukuran kepuasan pengguna yang artinya penggunaan kuesioner SUS sangat cepat dan data yang dihasilkan dapat dipercaya(Arwaz et al. , 2. Gambar 13. Surat Masuk JIKA | 257 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 Sistem ini diujikan kepada 30 orang yang terdiri dari 1 admin dari PT. Mitra Jasa Indonesia dan 29 orang masyarakat umum yang mendapatkan kuisioner. Kuisioner berisi untuk diisi mengenai pernyataan seputar fitur-fitur sistem ssuai pada Tabel 2. Tabel 2. Pernyataan mengenai System Usability Scale (SUS) Kode Penyataan System Usability Scale Saya akan sering menggunakan sistem ini Saya kurang memahami cara kerja dari sistem ini Saya merasa sistem ini mudah Saya membutuhkan bantuan untuk mengoperasikan sistem ini Saya merasa fitur pada sistem barjalan dengan baik Saya merasa sistem ini banyak yang tidak konsisten Saya merasa orang lain dapat memahami cara penggunaan sistem Saya merasa sistem ini terlalu rumit untuk di operasikan Saya akan menggunakan sistem ini R10 Saya perlu membiasakan diri sebelum mengoperasikan sistem ini Kuisioner SUS menggunakan 5 poin skala Likert. Responden diminta untuk memberikan penilaian AuSangat tidak setujuAy. AuTidak setujuAy. AuNetralAy. AuSetujuAy, dan AuSangat setujuAy atas 10 item pernyataan SUS sesuai dengan penilaian Jika responden merasa tidak menemukan skala respon yang tepat, responden harus mengisi titik tengah skala pengujian (Brooke, 1. Setiap item pernyataan memiliki skor Setiap skor kontribusi item akan berkisar antara 0 hingga 4. Untuk item 1,3,5,7, dan 9 skor kontribusinya adalah posisi skala Untuk item 2,4,6,8, dan 10, skor kontribusinya adalah 5 dikurangi posisi skala. Kalikan jumlah skor kontribusi dengan 2. untuk mendapatkan nilai keseluruhan system Skor SUS berkisar dari 0 hingga 100 (Brooke, 1. Perhitungan SUS dapat dilihat pada persamaan 1. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 ycIycoycuyc ycIycOycI . cI1 Oe . cI3 Oe . Oe ycI. = (. cI5 Oe . Oe ycI. cI7 Oe . Oe ycI. ) . cI9 Oe . Oe ycI. O 2. Persamaan 1. Persamaan Skor SUS Dari skor SUS yang didaapat, sistem dapat dinyatakan acceptable . apat diterim. atau not acceptable . idak dapat diterim. Maka dapat dilakukan dengan mencocokan nilai hasil dari pengujian dengan ketentuan penilaian sesuai pada Gambar 16. Gambar 16. Penilaian Skor SUS Setelah dilakukan penyebaran kuisioner kepada responden, maka diperoleh hasil 33 dan dengan ini dapat disimpulkan bahwa Rancang Bangun Sistem Informasi Kepegawaian Studi Kasus PT. Mitra Jasa Indonesia termasuk dalam kategori baik dan dapat diterima. KESIMPULAN Sistem informasi kepegawaian PT. Mitra Jasa Indonesia dirancang memiliki fitur pendataan berupa data diri karyawan, data mengenai keluar masuk surat, jenis pekerjaan, partner client, dan perhitungan gaji untuk Sistem informasi kepegawaian dirancang menggunakan metode waterfall, sistem manajemem basis data berupa MySQL, dan bahasa pemrograman PHP berbasis Berdasarkan hasil uji blackbox, sistem yang dibuat mempunyai fitur sesuai dengan apa yang diinginkan. Berdasarkan uji SUS, sistem mendapatkan skor sebesar 71. 33 yang berarti sistem termasuk dalam kategori baik dan dapat Sistem ini diharapkan mampu menjadi sebuah sistem informasi untuk mempermudah pengerjaan pendataan agar proses lebih efektif, efisien, menarik yang dibutuhkan perusahaan, meningkatkan kualitas kinerja, menjaga intergritas dari sisi manajemen JIKA | 258 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 252 - 259 DAFTAR PUSTAKA