Volume 2 Nomor 1. Hal 1-8. e-ISSN: 2808-9342 Homepage: https://ojs. stiem-bongaya. id/index. php/JAB Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Herinda Mardin1*. Meilan Demulawa2. Wiwin Kobi3. Nur Mustaqimah4. Nurul Fajryani Usman5. Magfirahtul Jannah6. Devi Bunga Pagalla7 1,4,5,6,7 Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan IPA. Universitas Negeri Gorontalo Jurusan Fisika. Fakultas Matematika dan IPA. Universitas Negeri Gorontalo Jurusan Ilmu dan Teknologi Kebumian. Fakultas Matematika dan IPA. Universitas Negeri Gorontalo *herindamardin@ung. Abstrak: Tujuan kegiatan ini untuk membekali dan menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik di Mts Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Kegiatan sosialisasi menumbuhkan karakter peduli lingkungan ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 28 Mei 2022 pukul 09. 00 WITA bertempat di aula sekolah Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo yang diikuti oleh peserta didik kelas Vi berjumlah 35 orang. Metode yang gunakan dalam kegiatan sosialisasi ini adalah metode Kegiatan sosialisasi dengan tema menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo berjalan dengan lancar dan hidmat. Hal ini dapat terlihat dari antusiasme peserta dalam mendengarkan materi dan diskusi serta bertanya kepada narasumber. Kegiatan ini sangat memberikan kesan, semangat serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar kita sehingga akan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan karakter peduli lingkunganbagi peserta didik. Melalui kegiatan sosialisasimenumbuhkan karakter peduli lingkungan ini dapat menjadi langkah awal yang baik dan berkontribusi dalam menumbuhkan semangat dan kesadaran peduli lingkungan bagi peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Kata Kunci:Karakter. Peduli. Lingkungan Abstract: The purpose of this activity is to equip and grow the character of environmental care for students at Mts Al-Islam TelagaBiru. Gorontalo Regency. This socialization activity to cultivate the character of caring for the environment was carried out on Saturday. May 28, 2022 at 09. 00 WITA at the school hall of the Madrasah Tsanawiyah Al-Islam TelagaBiru. Gorontalo Regency, which was attended by 35 students of class Vi. The method used in this socialization activity is a participatory method. The socialization activity with the theme of fostering environmental care characters for students at Madrasah Tsanawiyah Al-Islam TelagaBiru. Gorontalo Regency went smoothly and solemnly. This can be seen from the enthusiasm of the participants in listening to the material and discussions and asking the speakers. This activity really gives the impression, enthusiasm and awareness of the importance of protecting the environment around us so that it will be the first step in growing the character of caring for the environment for students. Through socialization activities to grow the character of caring for the environment, this can be a good first step and contribute to fostering enthusiasm and awareness of caring for the environment for students at Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru. Gorontalo Regency. Keywords: Character. Care. Environment Herinda Mardin. Meilan Demulawa. Wiwin Kobi. Nur Mustaqimah. Nurul Fajryani Usman. Magfirahtul Jannah. Devi Bunga Pagalla PENDAHULUAN Karakter adalah serangkaian sikap, perilaku, motivasi dan keterampilan sebagai nilai, kapasitas moral, ketegaran dan kemampuan dalam menghadapi kesulitan dalam diri seseorang atau kelompok. Karakter juga merupakan kemampuan individu atau kelompok dalam mencari solusi atas keterbatasannya serta memiliki kemampuan dalam mengabdikan dirinya untuk nilainilai kehidupan yang berguna bagi diri dan lingkungan sekitarnya (Wibowo. Trisnantari. , & Hairunisya. ,2. Penanaman karakter peduli lingkungan sebaiknya diajarkan sejak usia dini karena akan mendasari perilaku anak dalam kehidupan sehari-harinya. Penanaman karakter merujuk pada alqurAoan prosesnya meliputi pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, internalisasi menjadi karakter. Karakter peduli terhadap lingkungan sangat perlu untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Kesadaran mengenai peduli lingkungan sekitar sekolah serta tanggungjawab dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan perlu menjadi perhatian oleh semua warga sekolah (Afriana. , & Hidayat. , 2. Setiap guru bertanggungjawab atas penanaman karakter peduli lingkungan kepada peserta didik di kelas maupun di luar kelas. Adapun prinsip penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah adalah moral universal, holistik, terintegrasi, partisipatif, kearifan lokal, kecapakan, adil, selaras dengan perkembangan peserta didik serta terukur. Timbulnya kerusakan apada alam tidak lepas dari campur tangan manusia itu sendiri sehingga pentingnya menanamkan kesadaran serta karakter peduli lingkungan kepada peserta didik agar nantinya menjadi manusia yang mampu menjaga lingkungan serta tidak membuat kerusakan di alam. Langkah praktis yang perlu diterapkan dalam rangka membangun karakter peduli lingkungan adalah dengan menerapkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dalam kehidupan seharihari (Bahrudin. , 2017. Fahlevi. Jannah. , & Sari. , 2020. Afriana. , & Hidayat. , 2. Tentu saja kita biasa melihat peserta didik yang memiliki kurangnya kesadaran peduli terhadap lingkungan misalnya membuang sampah sembarangan di sekolah. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan kesadaran untuk tidak mengotori dan merusak lingkungan (Masruroh. , 2. Untuk itu, kami melakukan kegiatan sosialisasi dalam rangka menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru. Melalui kegiatan sosialisasi dengan tema AuMenumbuhkan Karakter Peduli LingkunganAy ini dapat menjadi langkah yang baik dan berkontribusi dalam menumbuhkan semangat dan kesadaran peduli lingkungan bagi peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Rumusan Masalah Identifikasi masalah yang terjadi dalam keseharian kita terkait karakter peduli lingkunganyaitu rendahnyakesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, baik didaerah perkotaan maupun di pedesaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi seperti ini,antara lain, . Masih kurangnya kesadaran dan kepedulian akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar terhindar dari kerusakan lingkungan. Masih rendahnya kesadaran hidup bersih dan sehat. Kurangnya fasilitas kebersihan lingkungan seperti tempat sampah Untuk itu, pentingnya untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini kepada masyarakat khususnya kepada anak-anak. Manfaat Manfaat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah membekali dan menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik di Mts Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Herinda Mardin. Meilan Demulawa. Wiwin Kobi. Nur Mustaqimah. Nurul Fajryani Usman. Magfirahtul Jannah. Devi Bunga Pagalla METODOLOGI Kegiatan sosialisasi menumbuhkan karakter peduli lingkungan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 28 Mei 2022 pukul 09. 00 WITA hingga pukul 12. 00 WITA bertempat di aula sekolah Madrasah Tsanawiyyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah peserta didik kelas Vi berjumlah 35 orang. Metode yang gunakan dalam kegiatan sosialisasi ini adalah metode partisipatif, yang dimulai dengan kegiatan pembukaan kegiatan dan pemberian materi oleh narasumber. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta didik serta diskusi kemudian diakhiri dengan kegiatan games/permainan kelompok antar peserta terkait pemilahan jenis-jenis sampah organik, non-organik dan Setelah kegiatan games/permainan pemilahan jenis-jenis sampah selesai, acara ditutup dengan pembagian bibit tanaman kepada peserta. Adapun langkah-langkah dalam kegiatan ini dapat dilihat pada gambar 1 berikut. Gambar 1. Langkah-Langkah Kegiatan Sosialisasi HASIL DAN PEMBAHASAN Sosialisasi menumbuhkan karakter peduli lingkungan di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo berlangsung selama satu hari yang diikuti oleh 35 orang peserta didik yang merupakan peserta didik akhwat . antri perempua. kelas Vi. Tujuan dari kegiatan ini adalah pengenalan lingkungan dalam rangka menumbuhkan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru kabupaten Gorontalo. Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru. Gambaran mengenai kegiatan pembukaan oleh kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo dapat dilihat pada gambar 2 berikut. Herinda Mardin. Meilan Demulawa. Wiwin Kobi. Nur Mustaqimah. Nurul Fajryani Usman. Magfirahtul Jannah. Devi Bunga Pagalla Gambar 2. Kegiatan Pembukaan Sosialisasi Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan Kegiatan Pembukaan dilaksanakan di Aula Sekolah Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru, kegiatan pembukaan dihadiri oleh pihak sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, guruguru dan 35 orang peserta didik, 2 orang mahasiswa serta 7 orang dosen yang merupakan dosen Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Gorontalo. Setelah kegiatan pembukaan selesai, maka dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu pemberian materi sosialisasi dengan tema AuMenumbuhkan Karakter Peduli LingkunganAy. Pemberian materi oleh narasumber yang dipandu oleh moderator dilaksanakan dengan metode ceramah. Narasumber dalam kegiatan ini adalah ibu Nur Mustaqimah. Pd. Pd. dan yang bertindak sebagai moderator adalah ibu Nurul Fajryani Usman. Pd. Pd. Sesi tanya jawab dan diskusi berlangsung setelah pemberian materi oleh narasumber. Pemberian materi oleh narasumber dapat dilihat pada gambar 3 berikut ini. Gambar 3. Pemberian Materi Oleh Narasumber Sesi diskusi dan tanya jawab sangat partisipatif karena peserta sangat antusias untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Tim sosialisasi juga menyiapkan beberapa pertanyaan kepada peserta untuk dijawab saat sesi tanya jawab. Peserta antusias dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh tim sosialisasi dan memberikan hadiah kepada peserta yang menjawab pertanyaan maupun yang bertanya kepada narasumber. Gambaran antusiasme peserta dalam bertanya dan menjawab pertanyaan dalam sesi diskusi dan tanya jawab dapat dilihat pada gambar 4 berikut. Herinda Mardin. Meilan Demulawa. Wiwin Kobi. Nur Mustaqimah. Nurul Fajryani Usman. Magfirahtul Jannah. Devi Bunga Pagalla Gambar 4. Aktifitas Diskusi dan Tanya Jawab Setelah sesi diskusi dan tanya jawab berakhir, dilanjutkan dengan kegiatan game atau permainan antar peserta. Game ini bertema pemilahan jenis-jenis sampah yang terdiri dari sampah organik, non-organik dan residu. Peserta dipilih dan dibagi menjadi 2 . tim yang akan bermain game. Setiap tim terdiri dari 3 orang yang akan bermain dalam memilah-milah sampah berdasarkan jenisnya. Setiap tim diberikan waktu untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya dan meletakkan sampah tersebut pada tempat yang sesuai. Gambaran permainan/game pemilahan jenis Aejenis sampah dapat dilihat pada gambar 5 berikut. Gambar 5. Permaian/Game Pemilahan Sampah Berdasarkan Jenisnya Sosialisasi menumbuhkan karakter peduli lingkungan diakhiri dengan kegiatan pemberian bibit tanaman kepada peserta agar peserta mencintai lingkungan dengan aktifitas menanam dan menjaga lingkungan sekitar. Peserta sangat senang dan antusias menerima bibit tanaman yang Pemberian bibit tanaman kepada peserta dapat dilihat pada gambar 6. Herinda Mardin. Meilan Demulawa. Wiwin Kobi. Nur Mustaqimah. Nurul Fajryani Usman. Magfirahtul Jannah. Devi Bunga Pagalla Gambar 6. Pemberian Bibit Tanaman Kepada Peserta Pentingnya menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada masyarakat agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Menjaga lingkungan kita adalah tanggungjawab kita bersama sebagai makhluk hidup yang bergantung kepada lingkungan. Dibutuhkan kesadaran sejak dini mengenai pola hidup sehat, menjauhi narkoba, hidup bersih serta menjaga lingkungan sekitar demi kelestarian lingkungan (Lasalewo. Mardin. , &Hariana. , 2022. Mardin. Hariana. &Lasalewo. , 2. Untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan dimulai dari pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, hingga akhirnya menjadi karakter dalam diri seseorang. Hal ini dilakukan dari awal tahapan menumbuhkan karakter peduli lingkungan yaitu tahap pengenalan. Pengenalan terhadap jenis-jenis sampah, pengenalan terhadap lingkungan sekitar. Game yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi bertujuan agar mengenalkan dan mengedukasi peserta mengenai jenis sampah organik, non-organik dan sampah residu. Sampah organik merupakan sisa makhluk hidup seperti hewan, manusia, tumbuhan yang telah busuk dan lapuk. Sampah organik merupakan sampah yang ramah lingkungan karena dapat di urai oleh bakteri secara alami. Sementara sampah anorganik yaitu sisa manusia yang sulit untuk di urai oleh bakteri dan memerlukan waktu yang sangat lama dalam proses penguraiannya(Taufiq. , 2015. Nur. Noor. , & Elma. , 2016. Yudhistirani. Syaufina. , & Mulatsih. , 2. Sampah organik dan non-organik sudah sering didengar dan dikenal oleh peserta tetapi beberapa peserta tidak mengetahui dan mengenal sampah residu. Sampah residu merupakan sampah yang sulit untuk diolah kembali, juga merupakan salah satusampah rumah tangga yang tidak dapat digunakan atau diolah. Sampah residu bisa berupa material organik yang sulit terdekomposisi seperti kulit durian dan bongkol jagung juga bisa dari material anorganik seperti barang-barang elektronik dan bekas plastik kertas nasi. Selain itu, sampah residu juga bisa berupa B3seperti batu baterai dan lampu (Paramita R. Lisminingsih. , & Malikah. , 2. Tahap kedua dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan adalah pemahaman. Melalui pemberian materi sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada peserta terkait sampah dan jenisnya, akibat yang ditimbulkan jika tidak menjaga dan merawat lingkungan sekitar serta cara melestarikan lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, diskusi dan tanya jawab menambah wawasan dan pemahaman peserta terkait materi lingkungan yang diberikan oleh tim narasumber. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kegiatan sosialisasi dengan tema menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Telaga Biru Kabupaten Gorontalo berjalan dengan Herinda Mardin. Meilan Demulawa. Wiwin Kobi. Nur Mustaqimah. Nurul Fajryani Usman. Magfirahtul Jannah. Devi Bunga Pagalla lancar dan hidmat. Hal ini dapat terlihat dari antusiasme peserta dalam mendengarkan materi dan diskusi serta bertanya kepada narasumber. Kegiatan ini sangat memberikan kesan, semangat serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar kita sehingga akan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan karakter peduli lingkunganbagi peserta didik. Kesadaran dan karakter peduli lingkungan harus ditanamkan sedini mungkin kepada anak-anak agar kelak menjadi generasi yang peduli dan menjaga lingkungan dari kerusakan dan eksploitasi berlebihan akibat ulah manusia. Lingkungan sebagai sumber kehidupan kita bersama sehingga upaya untuk melestarikannya harus senantiasa sejalan dengan aktifitas keseharian kita. Saran Kegiatan yang bertujuan menumbuhkan karakter peduli lingkungan memerlukan upaya yang besar. Kegiatan sosialisasi merupakan tahapan pengenalan terhadap lingkungan dan pentingnya menjaga lingkungan untuk mewujudkan karakter peduli lingkungan bagi peserta Untuk itu, tahapan pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan harus terus dilakukan sehingga membentuk karakter dalam diri seseorang. DAFTAR PUSTAKA