GG I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. SYSTEMATIC REVIEW: KETAHANAN HIDUP PENDERITA KANKER SERVIKS DI INDONESIA SYSTEMATIC REVIEW: SURVIVAL OF CERVICAL CANCER PATIENS IN INDONESIA Suci Muchtariza. Yeffi Masnarivan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Andalas (Email:sucimuchtariza@ph. ABSTRAK Secara global kanker serviks menempati urutan keempat terbanyak pada wanita di dunia. Pada tahun 2020, diperkirakan 604. 000 wanita didiagnosis kanker serviks di seluruh dunia dan sekitar 342. wanita meninggal karena kanker serviks. Adapun tujuan penulisan adalah mengidentifikasi dari berbagai penelitian-penelitain yang sudah ada mengenai ketahanan hidup penderita kanker serviks di Indonesia serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Studi ini merupakan systematic literature review dengan metode PRISMA melalui empat tahap, yaitu identifikasi, skrining, kelayakan dan hasil yang Studi ini mengkaji beberapa literatur tentang ketahanan hidup . pasien kanker serviks. Studi ini mengkaji permasalahan berdasarkan elemen PICO dengan menggunakan beberapa database yaitu: Pubmed dan Google Scholar. Penulis menganalisa 7 artikel yang telah di screening yaitu dari 7 penelitian yang direview diperoleh desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian cross sectional retrospektif . dan kohort retrospektif . Sehubungan dengan tahun publikasi dalam artikel yang direview, rentang tahun penelitian yang diterbitkan 2019-2023. Semua sampel dalam penelitian adalah pasien kanker serviks. Terdapat perbedaan tingkat kelangsungan hidup kanker serviks serta beberapa faktor yang mempengaruhi Tingkat kelangsungan hidup pada pasien kanker serviks , diantaranya yaitu profil klinikopatologi (Usia. Histopatologi dan Stadiu. Faktor Risiko (Paritas. Pendidikan. Jumlah Pernikahan. Gangguan Menstruasi. Kontrasepsi. Riwayat Kanker. Indeks Massa Tubuh. Daerah Tempat Tingga. serta Faktor prognostic . ipe kemoradiasi, tipe kemoterapi, tipe radiasi, teknik radias. Terdapat perbedaan dalam tingkat kelangsungan hidup kanker serviks antar negara. Pada artikel ini membahas tentang Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker serviks di Indonesia. Kata Kunci : Ketahanan Hidup . kanker serviks . Indonesia ABSTRACT Globally, cervical cancer ranks as the fourth most common cancer among women worldwide. In 2020, an estimated 604,000 women were diagnosed with cervical cancer globally, and around 342,000 women died from it. The purpose of this study is to identify findings from existing research on the survival of cervical cancer patients in Indonesia and to determine the factors affecting survival rates. This study is a systematic literature review using the PRISMA method, which includes four stages: identification, screening, eligibility, and accepted results. It examines several studies related to cervical cancer survival. The research is analyzed using the PICO framework and incorporates databases such as PubMed and Google Scholar. The author analyzed seven screened articles from seven reviewed studies, finding that the research designs used included cross-sectional retrospective design . and retrospective cohort design JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Regarding the publication years of the reviewed articles, the studies were published between 2019 All study samples consisted of cervical cancer patients. There are differences in cervical cancer survival rates as well as various factors influencing patient survival, including: Clinicopathological profiles (Age. Histopathology, and Stag. Risk Factors (Parity. Education. Number of Marriages. Menstrual Disorders. Contraceptive Use. Cancer History. Body Mass Index, and Geographic Regio. Prognostic Factors (Type of Chemoradiation. Type of Chemotherapy. Type of Radiation, and Radiation Technique. Cervical cancer survival rates vary between countries. This article focuses on the survival rates of cervical cancer patients in Indonesia. Keywords: Survival. Cervical Cancer. Indonesia. PENDAHULUAN Kanker adalah penyakit yang timbul akibat pertumbuhan sel yang abnormal. Kanker terjadi dengan adanya masa laten yang sangat panjang dengan titik mulai yang tidak teridentifikasi. Selsel kanker tumbuh dengan tanpa kontrol dan tanpa tujuan yang jelas. Pertumbuhan ini akan mendesak dan merusak pertumbuhan sel-sel normal. Sel yang normal akan tumbuh dengan tujuan untuk membentuk jaringan tubuh dan mengganti jaringan yang rusak. Kanker serviks atau kanker leher Rahim merupakan kanker yang dimulai pada Serviks merupakan sepertiga bagian bawah uterus, berbentuk silindris, menonjol dan berhubungan dengan vagina melalui ostium uteri (Sangadji, 2. Kanker serviks atau kanker leher rahim disebabkan oleh infeksi yang diperoleh melalui hubungan seksual. Kanker serviks merupakan penyebab kanker terbanyak ke2 pada wanita yang tinggal di daerah yang kurang berkembang dengan perkiraan terdapat 570. kasus baru pada tahun 2018 . % dari kasus baru di seluruh duni. Pada tahun 2018 diperkirakan 000 wanita meninggal karena kanker serviks, lebih dari 85% kematian terjadi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Berdasarkan data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) tahun 2020, secara global kanker serviks menempati urutan keempat terbanyak pada wanita di dunia. Pada tahun 2020, diperkirakan 000 wanita didiagnosis kanker serviks di seluruh dunia dan sekitar 342. 000 wanita meninggal karena kanker serviks. (Khabibah. Adyani and Rahmawati, 2. JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Data daninformasi Kementerian Kesehatan pada tahun 2020 menyebutkan bahwa dari estimasi jumlah wanita usia subur 15-49 tahun di Indonesia pada tahun 2020, yaitu sebanyak 144. hanya 8,3% . wanita usia subur yang melakukan deteksi dini, 50. 171 ditemukan positif IVA, dan 584 dicurigai menderita kanker serviks. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesda. , prevalensi tumor/kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1. 4 per 1000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Prevalensi kanker tertinggi adalah di provinsi DI Yogyakarta 4,86 per 1000 penduduk, diikuti Sumatera Barat 2,47 79 per 1000 penduduk dan Gorontalo 2,44 per 1000 penduduk. (Kemenkes RI, 2. Berdasarkan kejadian yang ada, kanker serviks dapat mengakibatkan angka kesakitan, penderitaan, penurunan kualitas hidup pada wanita dan bahkan sampai kematian. Kanker serviks sangat memprihatinkan di kalangan wanita sehingga penting bagi wanita mengetahui faktor risiko kanker serviks agar bisa melakukan pencegahan secara dini. Penelitian yang dilakukan oleh Handayani . menunjukkah bahwa probabilitas Kelangsungan hidup 60 bulan . kanker serviks adalah 10% dengan nilai median 30 bulan. Rendahnya angka kelangsungan hidup 5 tahun pasien kanker serviks disebabkan juga karena pasien kanker serviks banyak yang tidak melakukan pemeriksaan kembali setelah di Kasus kanker serviks banyak ditemukan pada stadium lanjut sehingga pengobatan yang dilakukan pada fase ini menjadi kurang efektif. I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Berdasarkan hasil observasi data rekam medis di RSUP Wahidin Sudirohusodo, beberapa pasien pulang atas permintaan sendiri dan memilih untuk tidak melanjutkan pengobatan karena masalah ekonomi dan tidak memiliki jaminan asuransi. (Handayani, 2. BAHAN DAN METODE Studi ini merupakan systematic literature review dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Metaanalyse. melalui empat tahap, yaitu identifikasi, skrining, kelayakan dan hasil yang diterima. Studi ini mengkaji beberapa literatur tentang ketahanan hidup . pasien kanker serviks. Studi ini mengkaji permasalahan berdasarkan elemen PICO. Tahap awal yang dilakukan adaah melakukan pencarian literatur dengan menggunakan beberapa database yaitu : Pubmed dan Google Scholar. Pada tahap kedua setelah dilakukan pencarian literatur dilanjutkan dengan screening mengenai kelayakan untuk dijadikan referensi review. Screening terdiri dari judul, abstraks, tahun penelitian, dan metode yang digunakan. Setelah melalui proses screening penulis menemukan 7 artikel atau jurnal yang layak untuk disintesiskan dan dilakukan review. Alur pencarian dan pemilihan artikel ditunjukkan di Diagram 1. Kriteria inklusi studi yang diulas yaitu : literatur studi dilakukan dalam rentang waktu 5 tahun terakhir . , studi dilakukan di wilayah Indonesia, analisis yang dilakukan dengan output yaitu ketahanan hidup . JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Tujuan dari literature review ini yaitu mengidentifikasi dari berbagai penelitianpenelitain yang sudah ada mengenai ketahanan hidup penderita kanker serviks di Indonesia serta mengetahui factor-faktor yang mempengaruhinya. kanker serviks. Adapun kriteria ekslusinya adalah jurnal yang berbayar, textbook, jurnal yang tidak lengkap filenya serta artikel opini, komentari, report dan artikel review. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan dua database dan kemudian dilanjutkan dengan hand searching. Dua database tersebut adalah Pubmed dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah AusurvivalAy and Aucervical cancerAy, serta pada jurnal nasional yaitu Ausurvival atau ketahanan hidupAy dan Aukanker serviksAy. Untuk memastikan artikel yang di review merupakan artikel yang berkualitas, penulis melakukan penilaian dengan pedoman PRISMA untuk protokol peninjauan serta pemilihan studi. Proses pencarian hingga pemilihan literatur menggunakan metode prisma. Ekstraksi data dapat dilakukan jika semua data telah memenuhi syarat yang telah diklasifikasikan untuk semua data yang sudah ada. Setelah proses penyaringan dan penilaian literatur dilakukan, maka hasil ekstraksi data dapat diketahui pasti dari jumlah awal yang dimiliki dan data akhir yang memenuhi syarat untuk selanjutnya dilakukan sintesis data I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Identifikasi Artikel dari database: Basis data: Pubmed . = 3. Google Scholar . = . Total : 3. 986 Artikel 340 Artikel dieksekusi setelah disaring berdasarkan judul, abstrak dan duplikat 646 Artikel direview awal 637 Artikel dieksekusi setelah disaring dengan melihat keseluruhan teks dan kriteria inklusi Hasil yang potensial relevan n = . 3 Artikel tidak dimasukkan Alasan : Tidak survival kanker serviks Hasil tidak dijelaskan Artikel teks lengkap yang memenuhi kriteria . = . Diagram 1. Alur Proses Pemilihan Artikel HASIL Pada diagram 1 menyajikan bagaimana alur pencarian sistematis. Dimulai dari 3. 986 judul artikel, kemudian diidentifikasi awal berdasarkan judul, abstrak dan duplikat artikel di peroleh 1. artikel, selanjutnya didapatkan 9 artikel setelah disaring dengan melihat keseluruhan teks dan kriteria inklusi dilanjutkan menilai kualitas artikel sehingga di peroleh 7 artikel untuk dilakukan ulasan sistematik. tahun publikasi dalam artikel yang direview, rentang tahun penelitian yang diterbitkan 20192023. Semua sampel dalam penelitian adalah pasien kanker serviks. Gambaran dari 7 artikel yang dirangkum dengan hasilnya disampaikan pada Tabel 1. Penulis menganalisa 7 artikel yang telah di screening yaitu dari 7 penelitian yang direview diperoleh desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian cross sectional retrospektif . dan kohort retrospektif . Sehubungan dengan JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Tabel 1: Systematic Review Penulis (Tahu. Judul Tujuan A1 Fauzan Kurniawan Dhani. Besut Daryanto. Kurnia Penta Seputra . Survival Outcome of Urinary Diversion in Advanced Cervical Cancer Patients with Hydronephrosis Untuk kelangsungan hidup pasien kanker serviks stadium lanjut dengan diversi urin dan faktor-faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup Survival Rate Of Cervical Cancer In National Referral Hospital In 2012 2014 Mengetahui kesintasan pasien kanker serviks di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sebagai rumah sakit rujukan nasional di Indonesia. Laila Nuranna. Aziz Fahrudin JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Desain Penelitian Kohort Retrospektif Sampel Hasil Tingkat kelangsungan hidup tidak berbeda secara signifikan antara stent ureter . ata-rata kelangsungan hidup adalah 11,00 bula. dan nefrostomi . ata-rata kelangsungan hidup adalah 15,00 bula. , p=0,749. Pada pasien kanker serviks pengalihan urin seperti stent ureter dan nefrostomi perkutan Faktor usia, stadium kanker. DM tipe 2, dan lokasi kelangsungan hidup pasien. Tingkat kelangsungan hidup kelima masing-masing sebesar 76%, 65%, 59%, 43% dan 34%, dengan median kelangsungan GG I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Yahya Irwanto Ineke Permatasari Aliesya Patricia Ainun Ganisia Eviana Norahmawati . Survival Analysis Of Clinicopathology Profile. Risk Factor. And Prognostic Factor In Cervical Carcinomas With Chemoradiation Untuk menganalisis kelangsungan hidup pasien kanker serviks berdasarkan faktor-faktor yang dianggap berpengaruh seperti profil klinikopatologi, faktor risiko, dan menentukan efektivitas terapi, dan JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Kohort Retrospektif 316 hari. Variabel yang berhubungan signifikan adalah penentuan stadium kanker . <0,. Waktu kelangsungan hidup rata-rata untuk pasien dengan stadium II, i dan IV adalah 900 hari, 1. 243 hari, dan 328 Tingkat kelangsungan hidup subjek ini adalah 58% . ahap I), 76% . ahap II), 23% . dan 0 . ahap IV). Kanker stadium i dan IV yang kelangsungan hidup 5 tahun pasien kanker serviks yaitu stadium i memiliki rasio hazard (HR) sebesar 1,68 (CI 95%: 1,05Ae2,. dan pasien kanker serviks stadium IV memiliki HR sebesar 3,93 . % CI: 2,39Ae6,. tingkat kelangsungan hidup 5 tahun adalah 57,6%. Person Time terendah 3 bulan dan terlama 60 bulan, rata-rata 45,80 bulan, standar deviasi 18,179 Terdapat GG I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. meningkatkan kualitas hidup pasien yang mendapat kemoradiasi Sri Handayani . Hubungan Stadium Klinis Dengan Kelangsungan Hidup Pasien Kanker Serviks Di Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Untuk menilai hubungan stadium Kelangsungan hidup pasien kanker RSUP Wahidin Sudirohusodo Kohort Desi Kumala Angga Arsesiana Determinan Yang Berhubungan Dengan Ketahanan Hidup Penderita Kanker Serviks Di Badan Mempelajari dan menjelaskan pengobatan berhubungan dengan ketahanan hidup penderita kanker serviks di BLUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Kohort Retrospektif JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 signifikan terhadap : Usia Histopatologi . , dan Stadium . Faktor Risiko: Paritas . Pendidikan . Jumlah Pernikahan . Gangguan Menstruasi Kontrasepsi Riwayat Kanker Indeks Massa Tubuh . Daerah Tempat Tinggal . Faktor prognostik: tipe , tipe , tipe Probabilitas Kelangsungan hidup 60 bulan . kanker serviks adalah 10% dengan nilai median 30 bulan. Ada hubungan stadium terhadap kelangsungan hidup pasien kanker serviks dengan nilai p= 0,000 dan HR= 2. Empat variabel yang mempengaruhi ketahanan hidup penderita kanker serviks yaitu : Pengobatan p value 0,007. 2,315, median time 589 hari. I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Layanan Umum Daerah Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Tahun 2018 Sigit Purbadi. Ali Fadhly . Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesintasan Pasien Kanker Serviks Yang Ditatalaksana Dengan Histerektomi Radikal Dan Limfadenektomi Untuk mengetahui faktor-faktor kesintasan pasien kanker serviks Kohort Retrospektif Zubaidah. Rico Januar Sitorus. Rostika Flora Ketahanan Hidup Pasien Kanker Serviks Berdasarkan Stadium Kanker Untuk mengetahui probabilitas ketahanan hidup 3 tahun pasien kanker serviks berdasarkan stadium Kohort Retrospektif JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 sutet p value 0,001. RR 2,767, median time 524 hari, merokok 0,027. RR 0,197, median time 524 hari, umur p value 0,024. RR 2,982, median time 524 hari. Hubungan pengobatan dengan sutet p value 0,025, median time jauh dari sutet pengobatan kombinasi 930 hari, tidak kombinasi 558 hari, dekat sutet pengobatan kombinasi 621 hari, tidak kombinasi 527 har. Proporsi kesintasan subjek dengan keganasan serviks dalam 7 tahun 2 bulan masa observasi maksimum 75%. tahun pertama 90% dan tahun ketiga 88%. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesintasan adalah invasi stroma <2/3 bagian yang merepresentasikan ukuran tumor merupakan terapi ajuvan pada pasien risiko tingg . emberikan kesintasan lebih bai. Probabilitas ketahanan hidup pasien kanker serviks adalah sekitar 0,65 yang berarti bahwa sebanyak 65% pasien hingga akhir pengamatan selama 36 bulan tidak mengalami kematian GG I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Probabilitas ketahanan hidup pasien kanker serviks selama 36 kelompok stadium IV lebih rendah dibandingkan dengan kelompok stadium I. II, dan i Probabilitas ketahanan hidup pasien kanker serviks pada kelompok stadium I sebesar sekitar 80%, stadium II sekitar 70%, stadium i sekitar 60%, dan stadium IV sekitar 40%. Median ketahanan hidup pada kelompok stadium IV adalah 24 bulan, artinya adalah sebanyak 50% pasien telah meninggal Sedangkan pada stadium I,II, dan i tidak ditemukan median probabilitas ketahanan hidup semuanya di atas 50%. JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. PEMBAHASAN Terdapat kelangsungan hidup kanker serviks antar negara. Pada artikel ini membahas tentang Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker serviks di Indonesia. Berdasarkan dilakukan oleh Nuranna dan Fahrudin . , diketahui bahwa tingkat kelangsungan hidup pasien kanker serviks selama 5 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta dari tahun 2012 hingga 2014 adalah 34% dengan angka kesintasan kanker serviks hingga tahun ke-5 sebesar 76%, 65%, 59%, 43% dan 34% dengan median kesintasan sebesar 1,316 hari secara (Nuranna and Fahrudin, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Handayani . menunjukkah bahwa probabilitas Kelangsungan hidup 60 bulan . kanker serviks adalah 10% dengan nilai median 30 Rendahnya angka kelangsungan hidup 5 tahun pasien kanker serviks disebabkan juga karena pasien kanker serviks banyak yang tidak melakukan pemeriksaan kembali setelah di Kasus kanker serviks banyak ditemukan pada stadium lanjut sehingga pengobatan yang dilakukan pada fase ini menjadi kurang efektif. Berdasarkan hasil observasi data rekam medis di RSUP Wahidin Sudirohusodo, beberapa pasien pulang atas permintaan sendiri dan memilih untuk tidak melanjutkan pengobatan karena masalah ekonomi dan tidak memiliki jaminan asuransi. (Handayani, 2. Penelitian Zubaidah, . menyatakan bahwa probabilitas ketahanan hidup 3 tahun secara umum sekitar 65%. Angka probabilitas ketahanan hidup di penelitian ini terlihat tinggi bila dibandingkan artikel lainnya. semakin tinggi kemungkinan ketahanan hidup pasien dan semakin besar kemungkinan dapat pulih ke keadaan yang normal, dan (Zubaidah. Sitorus and Flora, 2. Angka kelangsungan hidup memiliki perbedaan pada beberapa pasien dan area. Hal ini terjadi karena beberapa faktor yang Berdasarkan data penelitian, kelangsungan hidup pasien kanker serviks dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu profil klinikopatologi (Usia. Histopatologi dan Stadiu. Faktor Risiko (Paritas. Pendidikan. JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Jumlah Pernikahan. Gangguan Menstruasi. Kontrasepsi. Riwayat Kanker. Indeks Massa Tubuh. Daerah Tempat Tingga. serta Faktor prognostic . ipe kemoradiasi, tipe kemoterapi, tipe radiasi, teknik radias. Stadium memegang peranan penting untuk menentukan luasnya kanker dan sangat menentukan prognosis serta Kelangsungan hidup pasien kanker. Dari tujuh artikel diperoleh 3 artikel yang menyatakan bahwa stadium kanker mempengaruhi ketahanan hidup pasien kanker serviks diantaranya, hasil penelitian yang dilakukan oleh Nuranna dan Fahrudin . , menunjukkan bahwa secara signifikan dipengaruhi oleh stadium kanker pada saat diagnosis. Subjek dengan kanker serviks stadium i dan stadium IV memiliki peluang bertahan hidup yang lebih rendah (HRs yang disesuaikan: masing-masing 1,68 dan 3,. bila dibandingkan dengan mereka yang menderita kanker stadium I. (Nuranna and Fahrudin, 2. Selain itu, adanya hubungan stadium klinis dengan kelangsungan hidup pasien kanker serviks di RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yaitu ada perbedaan probabilitas ketahanan hidup pasien stadium awal dengan pasien stadium lanjut dimana pasien kanker serviks dengan stadium lanjut memiliki risiko meninggal 2,4 (Cl 95% : 1. kali Probabilitas kelangsungan hidup pasien dengan stadium lanjut lebih rendah dibandingkan stadium awal. Nilai probabilitas kelangsungan hidup pada stadium lanjut pada akhir pengamatan 60 bulan . %). (Handayani, 2. Penelitian Zubaidah, . menyatakan bahwa probabilitas ketahanan hidup 3 tahun secara umum sekitar 65%. Semakin rendahnya stadium klinik pasien kanker serviks maka semakin tinggi probabilitas ketahanan hidup pasien, dengan kata lain stadium klinik berbanding terbalik dengan probabilitas ketahanan hidup. Secara lebih rinci probabilitas ketahanan hidup untuk stadium I sekitar 80%, stadium II sekitar 70%, stadium i sekitar 60%, dan stadium IV sekitar Median ketahanan hidup untuk stadium I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. IV adalah 24 bulan (Zubaidah. Sitorus and Flora. Pada pasien kanker serviks stadium lanjut, teknik pengalihan urin seperti stent ureter dan nefrostomi perkutan menawarkan tingkat kelangsungan hidup yang serupa. Selain itu, usia, stadium kanker. DM tipe 2, dan lokasi hidronefrosis merupakan prediktor kuat terhadap memburuknya tingkat kelangsungan hidup (Dhani. Daryanto and Seputra, 2. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di badan layanan umum daerah dr. doris sylvanus palangka raya tahun2013-2015 diketahui bahwa variabel yang mempengaruhi ketahanan hidup penderita kanker serviks yaitu pengobatan, sutet, kebiasaan merokok dan umur. Pengobatan bagi penderita kanker servik hanya digunakan untuk memperpanjang umur harapan hidup penderita kanker serviks. Pengobatan terhadap ketahanan hidup penderita kanker serviks berkontribusi sebesar 1,3%. Keberhasilan pengobatan dalam ketahanan hidup penderita kanker serviks dipengaruhi salah satu faktor yang berhubungan yaitu tempat tinggal dekat sutet. Merokok juga merupakan faktor yang berhubungan terhadap ketahanan hidup penderita kanker serviks. Penderita kanker serviks yang tidak merokok memiliki tahan hidup 877 hari lebih panjang dibandingkan dengan yang merokok, sedangkan kontribusi merokok sebesar 9% terhadap ketahanan hidup penderita kanker serviks. Umur juga merupakan faktor yang berhubungan terhadap ketahanan hidup penderita kanker Faktor umur penderita kanker serviks yang umur tidak berisiko lebih lama tahan hidup . dibandingkan dengan yang berisiko . Umur berkontribusi sebesar 2% terhadap ketahanan hidup penderita kanker (Kumala and Arsesiana, 2. Determinan yang dominan berhubungan dengan ketahanan hidup pada penderita kanker serviks di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya yaitu tempat tinggal. Tempat tinggal dalam ketahanan hidup penderita kanker serviks berkontribusi 10,3%, dan ada hubungan yang bemakna antara tempat tinggal jauh dari sutet dengan dekat sutet terhadap ketahanan hidup penderita kanker serviks. Penderita kanker serviks yang dekat sutet 3 kali lipat berisiko dibandingkan dengan yang jauh dari sutet, lama tahan hidup yang jauh dari sutet juga lebih lama JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 dibandingkan dengan yng dekat sutet. (Kumala and Arsesiana, 2. Faktor lain yang mempengaruhi ketahanan hidup pada penderita kanker serviks berdasarkan penelitian Irwanto,dkk . diketahui bahwa penelitian ini mengungkapkan bahwa tingkat kelangsungan hidup 5 tahun adalah 57,6%. Person Time terendah 3 bulan dan terlama 60 bulan, rata-rata 45,80 bulan, standar deviasi 18,179 bulan. Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap profil Usia Histopatologi . , dan Stadium . Faktor Risiko: Paritas . Pendidikan . Jumlah Pernikahan . Gangguan Menstruasi . Kontrasepsi . Riwayat Kanker . Indeks Massa Tubuh . Daerah Tempat Tinggal . Faktor prognostik: tipe kemoradiasi . , tipe kemoterapi . , tipe radiasi . , teknik radiasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup pasien kanker serviks yang menjalani (Irwanto et al. , 2. Sedangkan untuk faktor yang berhubungan dengan kesintasan pasien kanker serviks yang ditatalaksana dengan histerektomi radikal dan limfadenektomi berdasarakan penelitian yang dilakukan oleh Purbadi dan Fadhly . menunjukkan hasil bahwa proporsi kesintasan subjek dengan keganasan serviks dalam 7 tahun 2 bulan masa observasi maksimum 75%. pertama 90% dan tahun ketiga 88%. Faktorfaktor yang berhubungan dengan kesintasan adalah invasi stroma <2/3 bagian yang merepresentasikan ukurran tumor dan terapi radiasi yang diperlukan pada pasien risiko tinggi pasca bedah. Invasi stroma >2/3 memiliki kesintasan lebih rendah. Ketika tumor menginvasi stroma lebih dalam, sel tumor memasuki pembuluh kapiler dan saluran limfe/ lymph vascular space invasion (LVSI) sehingga sel tumor memiliki risiko bermetastasis lebih Dengan demikian, besar tumor, direpresentasikan dengan kedalaman invasi dan secara mikroskopis dinilai dengan LVSI sering membutuhkan radiasi ajuvan. (Purbadi and Fadhly, 2. I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil sistematik review yang berjudul AuKetahanan Hidup Pasien Kanker Serviks di IndonesiaAy yang peneliti ambil dari tujuh artikel diketahui bahwa terdapat perbedaan tingkat kelangsungan hidup kanker serviks serta beberapa faktor yang mempengaruhi Tingkat kelangsungan hidup pada pasien kanker serviks , diantaranya yaitu profil klinikopatologi (Usia. Histopatologi dan Stadiu. Faktor Risiko (Paritas. Pendidikan. Jumlah Pernikahan. Gangguan Menstruasi. Kontrasepsi. Riwayat Kanker. Indeks Massa Tubuh. Daerah Tempat Tingga. serta Faktor prognostic . ipe kemoradiasi, tipe kemoterapi, tipe radiasi, teknik DAFTAR PUSTAKA