DARMA CENDEKIA e-ISSN 2963-167X Vol. No. Desember 2024, hlm. http://w. com/index. php/darmacendekia/index DOI: https://doi. org/10. 60012/dc. PENCIPTAAN LOGO MUSALA AL-IKHLAS SAWANGAN DEPOK Dhika Quarta Rosita1*. Ismail Bambang Subianto2. Duane Masaji Raharja3 Universitas Indraprasta PGRI1,2,3 Dhikaqr@gmail. com1*, ismail. bambangs@unindra. id2, duane. raharja@unindra. Kata Kunci: Penciptaan. Logo. Identitas Visual Abstrak: Musala Al-Ikhlas terletak di Perumahan Depok Jaya Agung. Sawangan. Kota Depok, memiliki peran penting sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim dan sebagai pusat interaksi sosial di lingkungan tersebut. Kota Depok sendiri memiliki banyak masjid dan Musala, namun tidak semua memiliki identitas visual yang mencolok. Salah satu contoh adalah Musala Al-Ikhlas yang meskipun memiliki peran vital dalam masyarakat setempat, belum memiliki logo yang secara khusus mencerminkan identitasnya. Oleh karena itu. Musala Al-Ikhlas memiliki potensi besar untuk memperkuat identitasnya melalui desain logo yang tepat. Tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk menciptakan logo yang tidak hanya estetis, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai spiritual dan sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat sekitar Musala Al-Ikhlas. Logo baru ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas Musala sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol yang membawa makna positif bagi komunitas setempat. Dengan adanya logo baru, tim pengabdian masyarakat berharap Musala Al-Ikhlas dapat lebih mudah mengkomunikasikan pesan-pesan pentingnya dan memperkuat hubungannya dengan warga Keyword: Creation. Logo. Visual Identity Abstract: Al-Ikhlas Mosque is located in Depok Jaya Agung Housing. Sawangan. Depok City, has an important role as a place of worship for Muslims and as a center of social interaction in the Depok City itself has many mosques and prayer rooms, but not all of them have a striking visual identity. One example is AlIkhlas Mosque, which despite having a vital role in the local community, does not yet have a logo that specifically reflects its Therefore. Al-Ikhlas Mosque has great potential to strengthen its identity through the right logo design. The community service team intends to create a logo that is not only aesthetic, but also represents the spiritual and social values upheld by the community around Al-Ikhlas Mosque. This new logo is expected to not only strengthen the identity of the mosque as a place of worship, but also become a symbol that brings positive meaning to the local community. With the new logo, the community service team hopes that Al-Ikhlas Mosque can more easily communicate its important messages and strengthen its relationship with local residents. Diserahkan: 22-11-2024 Direvisi: 30-12-2024 Diterima: 31-12-2024 Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok PENDAHULUAN Musala bukan hanya sekadar tempat ibadah. Musala merangkul peran yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Musala adalah pusat aktivitas umat Muslim, baik ibadah maupun sosial. Disamping menjadi tempat sholat maupun pengajian. Musala seringkali menjadi tempat untuk berbagi ilmu, mengadakan kegiatan sosial, atau mendiskusikan isu-isu keagamaan dan kemasyarakatan. Dengan demikian. Musala tidak hanya menjadi tempat untuk berkomunikasi dengan Tuhan, tetapi juga untuk berinteraksi dengan sesama manusia dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan. Musala merupakan fasilitas warga yang difungsikan sebagai sarana beribadah bagi kaum muslimin di wilayah Selain sebagai tempat ibadah. Musala ini juga difungsikan sebagai sarana berkumpulnya warga untuk mengadakan berbagai rapat/kegiatan masyarakat lainnya (Amalia et al. , 2. Meskipun Depok memiliki banyak masjid dan Musala yang mewarnai keberagaman kehidupan keagamaan di kota tersebut, kenyataannya tidak semua dari mereka telah merancang atau mengadopsi logo atau identitas visual yang dapat membedakan mereka dengan yang lain. Keberadaan banyak masjid dan Musala tanpa ciri khas visual dapat menyulitkan pengenalan dan membedakan satu tempat ibadah dari yang lain di antara masyarakat. Oleh karena itu, pembuatan logo atau identitas visual yang unik dan mencolok dapat memberikan kontribusi positif dalam mengidentifikasi dan memperkuat identitas setiap masjid dan Musala di Kota Depok. Menurut Rustan . , identitas visual merujuk pada citra atau image yang dijaga oleh perusahaan untuk menghubungkan berbagai konteks dan audiens yang berkaitan dengan perusahaan Fungsi utama dari identitas visual adalah untuk membedakan perusahaan satu dengan yang lainnya, sehingga masyarakat dapat mengenali identitas perusahaan melalui elemen-elemen visual yang digunakan. Salah satu bentuk identitas visual adalah logo, yang sebaiknya memiliki makna yang diperoleh melalui pendekatan budaya, sejarah, atau aspirasi perusahaan, yang kemudian disimbolkan dalam desainnya (Doriana Pratama & Swasty, 2. Mengadopsi sebuah logo adalah langkah kunci untuk memberikan identitas dan ciri khas yang melekat pada Musala. Dengan memiliki logo. Musala dapat menciptakan pengenalan yang unik dan dapat diidentifikasi oleh masyarakat setempat. Logo menjadi simbol visual yang merepresentasikan nilai-nilai, karakter, dan tujuan Musala, memudahkan para jamaah dan anggota masyarakat untuk mengidentifikasi serta mengingatnya dengan mudah. Logo adalah wajah visual dari sebuah merek atau Ia adalah simbol yang mewakili identitas unik suatu entitas, baik itu perusahaan, institusi, atau tempat ibadah seperti Musala Al-Ikhlas (Ainun et al. , 2. Musala Al-Ikhlas, yang terletak di Perumahan Depok Jaya Agung, merupakan salah satu dari banyak Musala di Kota Depok yang belum memiliki identitas visual yang unik. Bapak Ir. Ari Wijaya Basuki Raharjo. MM. , selaku ketua RT 07, mengungkapkan bahwa pengurus RT dan DKM mengalami kesulitan dalam merancang logo untuk Musala Menyadari tantangan ini, tim pengabdian masyarakat melihat pentingnya memberikan identitas yang kuat dan mencolok bagi Musala ini. Sebagai solusi yang nyata, tim tersebut merencanakan untuk mendesain logo baru yang menarik dan meninggalkan kesan mendalam. Logo baru ini diharapkan tidak hanya menggambarkan esensi dan nilai-nilai dari Musala Al-Ikhlas, tetapi juga menjadi simbol yang mudah dikenali oleh masyarakat Melalui perancangan logo yang teliti, tim berusaha menciptakan identitas Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok visual yang membedakan Musala ini dari tempat ibadah lain di sekitarnya. Dengan hadirnya logo baru yang menarik. Musala Al-Ikhlas diharapkan dapat mempererat hubungan dengan jamaah dan masyarakat sekitar, memberikan kesan positif, serta memperkuat perannya sebagai pusat spiritual dan sosial di Perumahan Depok Jaya Agung. Melalui inisiatif pengabdian masyarakat ini, yang melibatkan proses penciptaan logo Musala, diharapkan jamaah Musala Al-Ikhlas. Perumahan Depok Jaya Agung, dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ciri khas Musala tersebut. Penciptaan logo ini bukan hanya sekadar perubahan visual, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan esensi dan nilai-nilai Musala Al-Ikhlas. Dengan adanya logo baru yang lebih jelas mencerminkan identitas Musala, diharapkan jamaah akan lebih mudah terhubung, merasa memiliki, dan terlibat dalam aktivitas keagamaan Musala. Sebagai hasilnya, desain logo ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan memperkaya pengalaman spiritual jamaah Musala Al-Ikhlas. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Musala Al-Ikhlas, yang terletak di Perumahan Depok Jaya Agung. Kecamatan Pancoran Mas. Kota Depok. Musala Al-Ikhlas dipilih sebagai lokasi untuk mengimplementasikan logo sebagai identitas visual yang unik dan menarik bagi masyarakat sekitar, khususnya jamaah Musala tersebut. Pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musala Al-Ikhlas memiliki keinginan untuk menciptakan logo yang dapat menggambarkan identitas dan ciri khas Musala. Dengan hadirnya logo baru yang lebih jelas mencerminkan identitas Musala, diharapkan jamaah akan lebih mudah terhubung, merasa memiliki, dan terlibat dalam berbagai aktivitas keagamaan di Musala. Peningkatan pemahaman ini diharapkan dapat membangkitkan semangat keagamaan di kalangan jamaah, mempererat rasa kebersamaan, serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan ibadah dan sosial di Musala. Sebagai hasilnya, penciptaan logo baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan memperkaya pengalaman spiritual para jamaah Musala Al-Ikhlas. Berikut adalah prosedur kerja dan tahapan-tahapan yang terkait dengan rencana kegiatan pengabdian kepada masyarakat: Pada tahap pertama, tim pengabdian masyarakat melakukan survei langsung di Musala Al-Ikhlas. Perumahan Depok Jaya Agung. Kota Depok, sebagai mitra yang diajak bekerja sama. Tim kemudian mengumpulkan data dan informasi terkait mitra. Dalam proses ini, tim melakukan wawancara dengan Bapak Ir. Ari Wijaya Basuki Raharjo. MM. , selaku ketua RT 07. Setelah memperoleh informasi yang relevan tentang permasalahan yang dihadapi mitra, tim mulai merancang konsep logo untuk kegiatan sosialisasi Musala Al-Ikhlas, yang akan menjadi referensi dalam desain logo. Pada tahap pelaksanaan, tim pengabdian masyarakat merancang logo yang menarik untuk identitas dan ciri khas Musala, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan sebelumnya. Setelah desain logo selesai, tim memperlihatkan desain tersebut dalam bentuk soft file kepada mitra, yaitu Pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musala Al-Ikhlas. Setelah tahapan ini, tim akan menyelesaikan proses akhir pembuatan logo. Tahap ketiga adalah evaluasi, tim pengabdian masyarakat akan mengevaluasi kendala-kendala yang muncul selama proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini. Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok Hal ini bertujuan untuk memperbaiki dan memperbaiki langkah-langkah di masa mendatang, jika tim pengabdian masyarakat akan melakukan kerja sama lagi. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik dalam kerjasama. Tahap selanjutnya adalah serah terima logo baru Musala Al-Ikhlas dengan pengurus DKM dan juga pejabat wilayah setempat bersamaan dengan kegiatan santunan Anak Yatim Piatu yang diinisiasi oleh RT. HASIL Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Musala Al-Ikhlas. Perumahan Depok Jaya Agung. Kelurahan Rangkapan Jaya. Kecamatan Pancoran Mas. Kota Depok, pada periode Oktober 2023 hingga Desember 2023. Berdasarkan kesepakatan antara tim pengabdian masyarakat dan mitra, penyerahan hasil logo dilakukan pada hari Kamis, 7 Desember 2024, di Musala Al-Ikhlas. Penyerahan logo tersebut bertepatan dengan acara santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan oleh Pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musala Al-Ikhlas. Gambar 1 Logo baru Musala Al-Ikhlas. Sawangan. Depok PEMBAHASAN Mendiskusikan hasil pengabdian masyarakat, diskusi teoritis yang relevan dengan hasil pengabdian masyarakat. Juga mendiskusikan temuan teoretis dari proses pengabdian mulai awal sampai terjadinya perubahan sosial. Pembahasan hasil pengabdian masyarakat ini dikuatkan dengan referensi dan perspektif teoretis yang didukung dengan literatur reviu yang relevan. Kegiatan ini meliputi beberapa rangkaian kegiatan, di Survei lokasi mitra Pada tahapan ini, tim pengabdian masyarakat melakukan koordinasi mengenai jadwal kegiatan pengabdian masyarakat, survei ke lokasi mitra untuk melakukan identifikasi masalah dan penetapan tujuan pengabdian masyarakat, serta persiapan peralatan maupun perlengkapan yang dibutuhkan (Dewi et al. , 2. Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan survey lokasi mitra dengan observasi langsung dengan pihak Pengurus RT dan DKM Musala Al-Ikhlas melalui wawancara dan diskusi bersama Ketua RT 07 RW 10. Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok Gambar 2 Lokasi Musala Al-Ikhlas Koordinasi dengan mitra Berdasarkan hasil observasi ini, tim mulai merancang konsep logo yang sesuai. Proses perancangan dimulai setelah tim mendapatkan informasi yang dibutuhkan, dengan tujuan menciptakan logo yang dapat memperkuat identitas dan ciri khas visual Musala Al-Ikhlas di masyarakat. Pengembangan logo ini dianggap sebagai langkah strategis, dengan harapan logo tersebut dapat mencerminkan nilai-nilai, karakteristik unik, dan peran penting Musala dalam kehidupan sosial dan keagamaan komunitas setempat. Dengan adanya logo yang menggambarkan esensi Musala Al-Ikhlas, diharapkan jamaah dan warga sekitar dapat lebih mudah mengenali dan merasakan kehadiran positif Musala. Tim berusaha bekerja sama secara maksimal untuk menghasilkan logo yang menarik, khususnya bagi warga Perumahan Depok Jaya Agung. Proses penciptaan logo Penciptaan logo dilakukan di Jakarta menggunakan perangkat lunak Adobe Illustrator, yang khusus digunakan untuk desain ilustrasi berbasis vektor. Dalam penciptaan logo ini, tim mencoba untuk mengeksplorasi bentuk logo yang berasal dari huruf dan gambar dari kubah Musala. Dalam merancang desain logo untuk suatu produk atau konten Instagram, penting untuk memperhatikan elemen-elemen desain, salah satunya adalah tipografi. Tipografi yang digunakan harus sesuai dengan konsep dan karakter produk yang akan Dalam desain komunikasi visual, tipografi dapat dianggap sebagai bahasa visual, yaitu bahasa yang dapat dilihat dengan indera penglihatan. Secara tradisional, istilah tipografi berhubungan erat dengan pengaturan huruf dan proses pencetakannya. Namun, dengan pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, makna tipografi semakin meluas. Rustan . merangkum definisi tipografi saat ini sebagai segala disiplin ilmu yang berkaitan dengan huruf (Quarta Rosita, 2. Logo yang menggabungkan gambar dan huruf disebut dengan logo kombinasi. Logo jenis ini mengintegrasikan elemen grafis . ambar atau simbo. dengan teks . iasanya nama perusahaan atau inisia. dalam satu desain yang Tujuannya adalah untuk menciptakan identitas yang mudah dikenali. Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok memadukan kekuatan visual dan verbal agar lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan menciptakan kesan yang kuat (Sukma, 2. Gambar 3 Proses penciptaan logo Penggunaan gambar kubah telah tumbuh subur dalam dunia Islam dan menjadi sebuah simbol ekspresi struktur dan identitas Islam. Dalam kurun waktu tertentu kubah tak ubahnya seperti simbol yang merepresentasikan Islam atau rumah ibadah umat Islam. Sedangkan bulan sabit telah lama menjadi simbol yang identik dengan hal-hal yang bernuansa Islami. Penggunaannya sangat beragam, mulai dari simbol di atas kubah masjid, dalam gerakan kepalangmerahan, lambang partai politik, hingga lambang negaranegara tertentu. Bentuk bulan sabit sebenarnya bervariasi tergantung pada lokasi di Bumi. Sementara itu, bulan sabit tua yang menandai akhir bulan Hijriah berbentuk seperti huruf C. Artinya, fase bulan dari sabit muda ke sabit tua di belahan Bumi utara bergerak dari sisi kanan ke kiri. Hal ini terjadi karena gerakan Bulan di belahan Bumi utara searah dengan jarum jam. Sebaliknya, di belahan Bumi selatan, bulan sabit muda terlihat seperti huruf C, sementara bulan sabit tua tampak seperti huruf C terbalik, karena pergerakan Bulan di belahan Bumi selatan berlawanan dengan arah jarum jam (Supriatna & Handayani, 2. Setelah desain logo selesai, tim menginformasikan kepada Pengurus RT dan DKM Musala Al-Ikhlas untuk mengevaluasi apakah desain sudah bisa dilanjutkan ke tahap penyelesaian atau perlu ada perbaikan. Setelah memastikan bahwa desain akhir sesuai dengan yang diharapkan, logo tersebut diserahkan kepada Pengurus RT dan DKM Musala Al-Ikhlas. Penyerahan ini menandai kolaborasi yang erat antara tim pengabdian masyarakat dan pihak terkait yang memiliki peran penting dalam pengelolaan Musala. Proses penyerahan logo tidak hanya sebagai formalitas, tetapi juga langkah penting untuk memberikan identitas visual yang baru dan kuat bagi Musala Al-Ikhlas. Kolaborasi ini bertujuan memberikan ciri khas yang mencolok dan memperluas informasi terkait kegiatan ibadah dan sosial di Musala. Dengan demikian, penyerahan logo Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok mencerminkan upaya bersama untuk memperkuat daya tarik visual Musala, memperkaya pengalaman jamaah, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberadaan serta kontribusi positif Musala Al-Ikhlas dalam kehidupan sehari-hari. Keterlibatan Pengurus RT dan DKM Musala Al-Ikhlas dalam perancangan logo menunjukkan komitmen mereka untuk memastikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Kolaborasi ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara berbagai pihak dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pengabdian kepada masyarakat. Dukungan mitra ini diharapkan dapat mendorong partisipasi yang lebih besar dan menciptakan atmosfer positif mengenai identitas Musala Al-Ikhlas di kalangan warga Tim pengabdian masyarakat juga melakukan diskusi dengan Pengurus RT dan DKM Musala Al-Ikhlas untuk mengevaluasi hambatan-hambatan yang terjadi selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan, yang akan menjadi bahan perbaikan di masa depan. Setelah semua tahapan selesai, tim melakukan serah terima logo baru yang bertepatan dengan kegiatan rutin Musala, yaitu santunan Anak Yatim Piatu yang berasal dari sekitar Musala. Gambar 3 Serah terima logo dan santunan Anak Yatim SIMPULAN Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Musala Al-Ikhlas. Perumahan Depok Jaya Agung, disambut dengan antusiasme oleh semua pihak, termasuk Pengurus Rukun Tetangga (RT). Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dan warga sekitar. Dari pihak mitra, baik Pengurus RT maupun DKM Musala Al-Ikhlas merasakan manfaat dari perancangan logo ini, yang diharapkan dapat mencerminkan nilai-nilai, karakteristik unik, serta peran penting Musala dalam kehidupan sosial dan keagamaan komunitas Penerapan prinsip visual dalam perancangan logo sangat diperlukan agar logo yang dihasilkan dapat menarik perhatian dan menjadi ciri khas Musala tersebut. Dengan adanya logo yang menggambarkan esensi Musala Al-Ikhlas, diharapkan jamaah dan warga sekitar dapat lebih mudah mengenali serta merasakan kehadiran dan makna positif dari Musala ini. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada beberapa yang terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya LPPM Unindra, mitra abdimas yaitu DKM Musala Al-Ikhlas, dan seluruh tim pelaksana. Kegiatan ini didanai secara mandiri. Darma Cendekia is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 Desember 2024 hlm. Dhika Quarta Rosita. Ismail Bambang Subianto. Duane Masaji Raharja Penciptaan Logo Musala Al-Ikhlas Sawangan Depok REFERENSI